KAJEN - Hadiri Acara Halal Bi Halal HIMPAUDI Kabupaten Pekalongan, Bupati Fadia Arafiq S.E, M.M sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Pekalongan sampaikan bahwa anggaran pendidikan untuk tahun 2023 ini mencapai Rp 120 miliar. Upaya tersebut dilakukan agar tidak ada lagi anak Kabupaten Pekalongan yang putus sekolah, Minggu (14/05/2023).
"Anak-anak sekolah negeri yang tidak mampu sekarang sudah dibantu pakaian seragamnya. Saya lakukan upaya tersebut supaya tidak ada anak Kabupaten Pekalongan yang tidak bisa bersekolah. Di tahun 2023 ini kami menganggarkan untuk pendidikan di Kabupaten Pekalongan itu sebesar 120 miliar rupiah," Tutur Bupati Fadia saat menyapa guru-guru PAUD di GPU Kajen.
Selain itu Orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut juga mengungkapkan bahwa Upaya Pemerintah Kabupaten Peklaongan dalam memajukan pendidikan dilakukan dengan sangat serius. Terbukti dengan prestasi yang dicapai yaitu Kabupaten Pekalongan berdasarkan penilaian yang telah dilakukan, platform merdeka belajar masuk peringkat ke-2 di Jawa Tengah setelah sebelumnya hanya berada di posisi terakhir yaitu 35.
Halal Bi Halal yang dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Kholid, S.IP, M.M, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pekalongan Muhammad Sohib, S. Pd., Ketua Himpaudi Jawa Tengah Dedy Andriyanto S.Sos, S. Pd. AUD yang sekaligus mengisi workshop dengan tema "Keterampilan Abad 21" yang menjadi rangkaian acara halal bi halal HIMPAUDI di Gedung Pertemuan Umum (GPU), Komplek Alun-alun Kajen.
Kegiatan workshop tersebut disampaikan oleh Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pekalongan Muhammad Sohib bertujuan untuk mengenal keahlian seperti apa yang akan diberikan kepada anak didik di era yang serba modern atau di abad 21 ini, karena sudah banyak perubahan yang sudah terjadi dan sulit untuk diprediksi.
"Kita yang hadir di sini tidak hanya mendapat pahala silaturahmi tapi juga ilmu-ilmu yang bermanfaat sebagai bekal mendidik anak-anak di sekolah masing-masing. Kita akan diberi pemahaman oleh pak Dedy terkait Keterampilan abad 21 yang sudah banyak terjadi perubahan yang sangat cepat, saking cepatnya, menjadi sulit untuk kita prediksi," Ujar Muhammad Sohib dalam sambutannya.
Senin, 15 Mei 2023
KAJEN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan selaku Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar meminta DWP Kabupaten Pekalongan untuk menumbuhkan kemandirian didalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya yakni memberdayakan dan juga berkontribusi dalam pembangunan di Kabupaten Pekalongan terutama pembangunan kaum perempuan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Halalbihalal Dharma Wanita Persatuan di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan, Kamis (11/05/2023) pagi.
KAJEN - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 41 tahun, SMA PGRI Kajen menggelar acara yang bertajuk Gebyar Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) SMA PGRI Ke 41 Tahun.
Acara yang digelar di halaman sekolah setempat dihadiri langsung oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq beserta suami Muhtarudin Ashraff Abu yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Guna meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Pejabat Fungsional Kesehatan Dinas Kesehatan kabupaten Pekalongan mengadakan uji kompetensi (UKOM) bertempat di Aula Gedung PPNI (KNC) Kajen, Pekalongan dimulai dari tanggal 9 – 10 Mei 2023. Pelaksanaan UKOM ini dilaksanakan oleh dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dengan pendaftaran melalui organisasi profesi masing-masing. Organisasi Profesi yang mengikuti antara lain PPNI, IBI, IDI, IDGI, dan Profesi kesehatan lainnya dengan jumlah 100 peserta.
KAJEN - Hadi Tjahjanto, menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) membagikan sertifikat tanah ke warga Desa Kemplong Kecamatan Wiradesa kabupetan Pekalongan, rabu (10/5/2023) pagi. Pembagian sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dilakukan secara door to door ke rumah warga.
Dalam sambutannya, Sekda Akbar menyampaikan bahwa DWP perlu membangun kemandirian karena DWP adalah organisasi yang beranggotakan istri-istri PNS, dimana didalam konteks politik demokrasi, para PNS termasuk dalam golongan menengah atau kelompok dengan penghasilan diatas rata-rata masyarakat, “Saya minta kemandirian DWP ini mulai dirintis dan tupoksinya juga dilaksanakan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Sekda mengatakan bahwa kemandirian tersebut dapat dibangun salah satunya melalui pemanfaatkan iuran anggota seperti yang saat ini telah berjalan, “Tapi saya berpesan juga dalam menarik iuran anggota harus hati-hati karena sekarang jaman serba transparan dan terbuka. Tapi yang penting anggaran harus bisa dipertanggung jawabkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sekda juga menyampaikan pesan kepada para suami dari anggota DWP yang hadir untuk dapat memberikan dukungan terhadap para istri dan juga DWP Kabupaten Pekalongan, “Support dari para Bapak-bapak sangat dibutuhkan. Karena support dari Bapak-bapak ini adalah kunci kebahagiaan dari para istri,” katanya.
Terakhir, Sekda berpesan kepada ibu-ibu anggota DWP untuk dapat mendukung para suami dalam melaksanakan tugas kedinasanya, “Saya minta ibu-ibu DWP untuk mensupport para suaminya dalam melaksanakan tugas. Tugas suami kalian sangat berat, anggaplah ini adalah tupoksi yang dibebankan oleh pemerintah dan menjadi ibadah. Terus doakan juga para suami,” tuturnya..
Sebelumnya, Ketua DWP Kabupaten Pekalongan Tri Rafika Yuliyanti Yulian Akbar yang akrab disapa Fika menyampaikan bahwa menjadi anggota DWP bukanlah merupakan suatu pilihan namun menjadi kewajiban sebagai istri dari seorang PNS, “Kewajiban kita selaku istri PNS adalah menjadi support sistem untuk suami kita, karenanya, kita harus mempunyai kepercayaan diri bahwa kita bisa menjadi istri yang baik untuk suami kita,” ujarnya.
Akan tetapi, Fika juga menegaskan kepada para Anggota DWP Kabupaten Pekalongan bahwa walaupun tugas seorang istri adalah memberikan dukungan kepada suami namun para istri diminta tidak terlibat dalam urusan pekerjaan suami, “Tugas kita mensupport. Tapi bukan berarti kita bisa mencampuri pekerjaan suami kita. Apalagi kita mengintervensi kebijakan yang sudah menjadi hak prerogatif dan menjadi tanggung jawab rahasia jabatan,” tegasnya.
Terakhir, dalam sambutannya Fika mengungkapkan bahwa dalam acara Halalbihalal tersebut, DWP Kabupaten Pekalongan akan menyerahkan tali asih kepada 20 orang petugas kebersihan di Kabupaten Pekalongan, “Hari ini DWP Kabupaten Pekalongan memberikan tali asih kepada saudara-saudara kita yang selama ini bekerja membantu untuk membuat lingkungan Kabupaten Pekalongan menjadi bersih dan indah. Mereka bekerja dari subuh jam 3. Semoga apa yang dikerjakan menjadi ladang ibadah untuk Bapak/Ibu,” Pungkasnya.
Sumber : Tim Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan
Jumat, 12 Mei 2023
Dalam acara tersebut hadir Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan yang juga suami Bupati Pekalongan Muhtarudin Ashraff Abu beserta ketua PWRI Kabupaten Pekalongan dan anggota.
Dalam sambutannya Bupati mengatakan, bahwa anggota PWRI adalah orang-orang hebat yang dulu ikut membangun Kabupaten Pekalongan, dan Kota Santri bisa maju seperti ini juga merupakan jasa dari para anggota pensiunan ASN ini. "Disini juga ada dulu mantan Sekda, Kepala Dinas, Camat dan lainnya, sehingga saya masukkan dari bapak ibu sangat berarti bagi saya," katanya.
Fadia menambahkan, PWRI bisa satu visi dengan Bupati dan bekerjasama untuk membangun Kabupaten Pekalongan. " Tahun depan PWRI akan mendapatkan dana hibah semoga bisa lebih aktif lagi dan lebih bermanfaat bagi masyarakat," pintanya.
Bupati berpesan, di usia 60 tahun lebih para anggota PWRI diminta untuk dapat mengisi dengan hal-hal positif. "Jika kita aktif maka akan lebih sehat serta bisa membahagiakan diri dengan mengikuti kegiatan seperti PWRI atau lainnya," pintanya.
Di akhir sambutan, Fadia meminta kepada anggota PWRI untuk didoakan agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk memimpin dan membangun Kabupaten Pekalongan.
Jumat, 12 Mei 2023
Dalam sambutannya Bupati mengatakan meski bukan sekolah negeri, namun lulusan SMA PGRI banyak lulusanya yang menjadi orang hebat diantaranya ada yang menjadi Kepala Dinas dan lainnya.
"Semoga para siswa-siswi nanti yang akan lulus bisa mengikuti jejak para alumninya sehingga bisa menjadi orang yang hebat dan berguna bagi nusa bangsa khusunya Kabupaten Pekalongan," harapnya.
Masih dalam bulan Syawal, bupati atas nama pribadi dan keluarga meminta maaf kepada keluarga besar SMA PGRI apabila ada kebijakan yang masih kurang ataupun ada kesalahan.
Diakhir sambutannya, Fadia berpesan kepada para guru untuk menjadikan anak didiknya sebagai sahabat yang baik bukan hanya hubungan guru dan murid.
"Jika mereka bisa dijadikan sahabat yang baik mereka akan bisa berkeluh kesah dan bercerita kepada kita sehingga kita bisa mengontrol mereka untuk selalu berada di jalur yang baik," terangnya.
Dalam kegiatan HUT SMA PGRI Kajen tahun ini, sebelumnya juga telah digelar berbagai lomba diantaranya lomba kebersihan kelas, lomba balik antar kelas, lomba fashion show, lomba duet dangdut, lomba Voli dan Sepak Takraw antar SMP/MTs se Kabupaten Pekalongan.
Jumat, 12 Mei 2023
Penyerahan catatan strategis dan rekomendasi tersebut dipaparkan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan yang kemudian diserahkan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, M.H, pada akhir pemaparan tersebut beliau mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Pekalongan masa kepemimpinan Bupati Fadia Arafiq, meskipun masih ada beberapa yang perlu diperbaiki.
"Mewakili DPRD Kabupaten Pekalongan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang telah melaksanakan pembangunan di tahun 2022. Semoga dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. Adapun target anggaran dan capaian yang belum terwujud bisa diperbaiki di tahun 2023," Tutur Ketua DPRD Kab. Pekalongan Hj. Hindun.
Catatan strategis dan rekomendasi DPRD diberikan kepada seluruh bidang yang ada di Pemrintahan Kabupaten Pekalongan. Seperti bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang komunikasi dan informatika, serta bidang perdagangan.
Bupati Fadia Arafiq yang ditemui awak media setelah selesai acara menuturkan bahwa pembangunan yang dilakukan di wilayah Kabupaten Pekalongan ini memang dilakukan secara bertahap. Kedepannya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk DPRD untuk Kabupaten Pekalongan yang lebih baik lagi.
"Kita akan bertemu dengan Sekda bersama OPD yang menjadi catatan akan kami tindak lanjuti. Kalo bisa dimasukan di perubahan anggaran tahun 2023 akan kita lakukan. Tapi kalo tidak memungkinkan kita masukan di anggaran tahun 2024. Memang tidak bisa kita pungkiri bahwa pekerjaan rumah Kabupaten Pekalongan ini sangat banyak, contohnya adalah jalan rusak di kabupaten pekalongan, apalagi di daerah atas. Oleh karena itu kedepannya kami bersama tim Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan bekerja sama dengan seluruh pihak termasuk DPRD Kabupaten Pekalongan untuk membawa Kabupaten Pekalongan lebih baik lagi," Ucap Bupati Fadia saat diwawancarai oleh awak media.
Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh seluruh Kepala Dinas di Kabupaten Pekalongan dan juga Forkopimda Kabupaten yang menyaksikan pemaparan catatan strategis dan rekomendasi DPRD atas LKPJ Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2022.
Jumat, 12 Mei 2023
Lomba yang diikuti sebanyak 70 peserta tersebut kini telah memasuki Grand Final dimana diambil 13 ide bisnis terbaik yang akan dinilai oleh para juri. Grand final sendiri akan berlangsung selama tiga hari yakni mulai Selasa 9 Mei hingga Kamis 11 Mei 2023.
Kepala Bidang Pemuda pada Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Pekalongan Ari Arifiyanto mengatakan, nantinya ide bisnis dari para finalis ini akan diimplementasikan di desa-desa ekstrim miskin di Kabupaten Pekalongan. “para juara nantinya bisa bersama Dinporapar diajak mengedukasi desa ekstrim miskin yang ada di Kota Santri untuk mampu meningkatkan jiwa kewirausahaan masyarakat,” terangnya, Selasa (9/5/2023).
Dijelaskan Ari, Lomba Ide Bisnis Pemuda ini dikhususkan bagi warga Kabupaten Pekalongan pada rentang usia 16 hingga 30 tahun sesuai dengan UU Kepemudaan. “khususnya bagi mereka yang punya jiwa berwirausaha, sehingga nantinya ide bisnis mereka bisa diaplikasikan,” ujarnya.
Dirinya berharap, nantinya dari lomba ini bisa membentuk jiwa beriwrausaha bagi pemuda, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.
Dalam lomba tersebut bagi yang juara pertama akan mendapatkan hadiah uang senilai 8 juta rupiah, juara kedua 6 juta, dan juara ketiga 4 juta rupiah. Sedang untuk juara harapan 1-10 akan mendapatkan uang senilai 1 juta rupiah.
Kamis, 11 Mei 2023
Dalam kegiatan tersebut hadir Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya, perwakilan Polres Pekalongan serta para Camat dan kepala desa.
Bupati mengatakan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan meminta bantuan kepada TNI-Polri yang selalu siap untuk membantu pemerintah. Menurutnya di Desa Wangkelang ini merupakan salah satu desa yang mempunyai jalan rusak. “di Kabupaten Pekalongan ini jalan rusaknya banyak, saya dan wakil bupati bulan depan baru dua tahun menjabat dan PR jalan rusak ini akan sedkit demi sedikit kita perbaiki,” katanya.
Perbaikan jalan, lanjutnya, perbaikian jalan ini salah satu tujuannya adalah agar program pemerintah bisa cepat berjalan. “terutama untuk daerah terpencil, yang mengakibatkan anak menjadi sulit untuk ke sekolah, mobilitas warga menjadi terganggu sehingga menyebabkan ekonomi menjadi semakin sulit,” ujarnya.
Dengan kucuran dana lebih dari satu milyar rupiah, bupati berharap program ini akan bermanfaar bagi masyarakat salah satunya agar ekonomi mereka semakin maju. “selain itu anak bersekolah menjadi lebih nyaman, kecelakaan berkurang, wisatanya menjadi meningkat, dan para ibu-ibu yang hamil akan lebih mudah untuk mengecek kehamilannya di Puskesmas dan ini adalah salah satu program kita untuk menekan Angka Kematian Ibu dan Anak (AKI) di Kabupaten Pekalongan,” terangnya.
Sementara itu, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya mengatakan sasaran poko dari TMMD kali ini adalah peningkatan jalan burda dengan panjang 1.441 meter dan lebar 3 meter. peningkatan jalan shanseet panjang 1.850 meter dan lebar 3 meter. Dan pekerjaan pembuatan turap dengan panjang total 97 meter dan tinggi 0,9 sampai dengan 2 meter. Serta sasaran tambahan berupa rehap RTLH sejumlah 1 unit. ” sasaran non fisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan kebencanaan, penyuluhan UMKM, penyuluhan kesehatan, penyuluhan PKK dan keterampilan keluarga serta kampanye kreatif penerimaan prajurit TNI,” terangnya
Ditambahkan Dandim, TMMD dimulai pada 10 Mei dan ditarget selesai pada 8 Juni 2023. Melalui kegiatan ini dirinya berharap, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan memperlancar arus lalu lintas. “serta dapat mendorong semangat masyarakat dalam membangun desanya dan meningkatkan kemanunggalan TNI-rakyat,” pungkasnya.
Kamis, 11 Mei 2023
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro saat di dihubungi selasa (9/5/2023) malam mengatakan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme Pejabat Fungsional Kesehatan perlu dilaksanakan uji kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan. “ Uji kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan adalah suatu proses untuk mengukur pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja Pejabat Fungsional Kesehatan yang dilakukan oleh Tim Penguji dalam rangka memenuhi syarat kenaikan jenjang jabatan setingkat lebih tinggi.
“Perlunya uji kompetensi Jabatan Fungsional didasarkan pada suatu kenyataan bahwa lingkup pekerjaan Jabatan Fungsional tersebut memiliki cakupan yang cukup luas, membutuhkan penguasaan pengetahuan standar teoritis di bidangnya, serta memerlukan penguasaan khusus secara substansial menurut tingkat keahlian pada bidang tertentu.”Tambahnya.
“Dengan dilaksanakan uji kompetensi ini diharapkan dapat semakin meningkatkan profesionalisme, tenaga kesehatan yang berkualitas dalam rangka pembangunan kesehatan dan pelayanan kesehatan yang bermutu bagi masyarakat,” harapnya.
Kamis, 11 Mei 2023
Total sertifikat yang dibagikan adalah sebanyak 9 bidang dibagikan ke rumah masing masing, Pengurus PCNU dan Kepala Desa Kemplong, Kecamatan Wiradesa. Adapun dalam pembagian sertifikat door to door dihadiri juga oleh Sekretaris Daerah, M. Yulian Akbar, asisten 1 Pemerintahan, Muspika kecamatan Wiradesa, Pemerintah Desa dan tamu undangan lainnya.
Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa pembagian sertifikat tanah secara langsung merupakan program pemerintah. Dalam pembagian sertifikat secara door to door secara simbolis dilakukan oleh Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto kepada lima warga Desa Kemplong Kecamatan Wiradesa. Kemudian tiga sertifikat tanah kas desa dan satu sertifikat wakaf milik NU. “Baru saja kita menyerahkan sertifikat perwakilan warga di Desa Kemplong, Kecamatan Wiradesa kepada sejumlah warga dalam program PTSL. Hari ini yang kami serahkan total 9 sertifikat dari total hampir selesai 2000 bidang dan kita serahkan perwakilan 9 bidang. Kami bersyukur untuk BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) nol rupiah,” katanya.
“Ini program nasional untuk mensertifikatkan tanah wakaf ini terlaksana dengan baik. Kita juga menyerahkan sertifikat tanah kas desa karena tidak seluruh desa itu tanah kasnya disertifikatkan. Saya minta tanah kas desa di sertifikat untuk apa?, Supaya tidak disalah gunakan ada tanah kas desa hilang tidak tahu rimbanya. Jadi saya masuk ke desa desa ini adalah untuk menertibkan administrasi pertanahan, ” Tambahnya.
Sementara itu Kepala Kantor ATR/ BPN Kabupaten Pekalongan, Imawan Abdul Ghofur mengatakan untuk yang diserahkan oleh Menteri ada 9 bidang tanah. “Terbagi untuk masyarakat 5 bidang tanah kas desa 3 bidang dan 1 bidang tanah wakaf milik NU. Untuk luasan bervariasi ada yang kecil adapula yang besar, kalau rumah kecil kalau yang tadi tanah kas desa sawah itu cukup luas. Sedangkan untuk yang belum bersertifikat khusus Desa Kemplong Kecamatan Wiradesa itu sudah 85 persen tinggal sedikit. Mungkin nanti sampai ditahun 2025 mau kita tuntaskan yang belum selesai. ” Katanya.
“Kalau se Kabupaten Pekalongan dari 565 ribu bidang kita sudah selesaikan 72 persen masih ada sekitar 28 persen dan insyaallah nanti sampai 2025 selesai atau tuntas,” sambungnya.
Kamis, 11 Mei 2023