Admin
Senin, 15 Mei 2023


KAJEN - Hadiri Acara Halal Bi Halal HIMPAUDI Kabupaten Pekalongan, Bupati Fadia Arafiq S.E, M.M sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Pekalongan sampaikan bahwa anggaran pendidikan untuk tahun 2023 ini mencapai Rp 120 miliar. Upaya tersebut dilakukan agar tidak ada lagi anak Kabupaten Pekalongan yang putus sekolah, Minggu (14/05/2023).
"Anak-anak sekolah negeri yang tidak mampu sekarang sudah dibantu pakaian seragamnya. Saya lakukan upaya tersebut supaya tidak ada anak Kabupaten Pekalongan yang tidak bisa bersekolah. Di tahun 2023 ini kami menganggarkan untuk pendidikan di Kabupaten Pekalongan itu sebesar 120 miliar rupiah," Tutur Bupati Fadia saat menyapa guru-guru PAUD di GPU Kajen.
Selain itu Orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut juga mengungkapkan bahwa Upaya Pemerintah Kabupaten Peklaongan dalam memajukan pendidikan dilakukan dengan sangat serius. Terbukti dengan prestasi yang dicapai yaitu Kabupaten Pekalongan berdasarkan penilaian yang telah dilakukan, platform merdeka belajar masuk peringkat ke-2 di Jawa Tengah setelah sebelumnya hanya berada di posisi terakhir yaitu 35.
Halal Bi Halal yang dihadiri oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Kholid, S.IP, M.M, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pekalongan Muhammad Sohib, S. Pd., Ketua Himpaudi Jawa Tengah Dedy Andriyanto S.Sos, S. Pd. AUD yang sekaligus mengisi workshop dengan tema "Keterampilan Abad 21" yang menjadi rangkaian acara halal bi halal HIMPAUDI di Gedung Pertemuan Umum (GPU), Komplek Alun-alun Kajen.
Kegiatan workshop tersebut disampaikan oleh Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pekalongan Muhammad Sohib bertujuan untuk mengenal keahlian seperti apa yang akan diberikan kepada anak didik di era yang serba modern atau di abad 21 ini, karena sudah banyak perubahan yang sudah terjadi dan sulit untuk diprediksi.
"Kita yang hadir di sini tidak hanya mendapat pahala silaturahmi tapi juga ilmu-ilmu yang bermanfaat sebagai bekal mendidik anak-anak di sekolah masing-masing. Kita akan diberi pemahaman oleh pak Dedy terkait Keterampilan abad 21 yang sudah banyak terjadi perubahan yang sangat cepat, saking cepatnya, menjadi sulit untuk kita prediksi," Ujar Muhammad Sohib dalam sambutannya.