KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memberikan perhatian berupa uang pembinaan kepada 300 orang penghafal Al Qur’an atau Hafidz Hafizoh dan insentif kepada sebanyak 285 penjaga makam di tiap desa yang ada di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM menyerahkan secara simbolis uang pembinaan dan insentif tersebut kepada perwakilan penerima dalam kegiatan silaturahmi yang digelar di Pendopo Bupati Pekalongan Rumah Dinas Bupati Pekalongan Kecamatan Kajen, Selasa (29/11).
Melalui sambutannya, Bupati Pekalongan mengatakan berharap agar uang pembinaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi hafidz dan hafizoh agar lebih bersemangat menghafal Al Qur’an,” Saya berharap ini bisa menjadi dorongan dan motivasi bagi para penghafal Al Qur’an supaya mereka semakin giat menghafalnya,” kata bupati.
Terkait pemberian insentif kepada penjaga makam, bupati menuturkan bahwa itu merupakan bentuk perhatian dari pemerintah atas jasa-jasa para penjaga makan yang selama ini belum tersentuh bantuan, “Ini merupakan bentuk perhatian kita sebagai pemerintah. Karena tidak bisa kita pungkiri bahwa para penjaga makam ini memiliki jasa yang besar untuk masyarakat kita karena selalu membantu masyarakat ketika ada keluarga maupun saudaranya yang meninggal,” ujar bupati.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo, SH, MM dalam laporannya menuturkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan sebagai ajang silaturahmi, selain itu juga untuk mempersiapkan generasi yang sejak usia remaja gemar membaca dan menghafal al qur’an dan juga untuk menumbuh kembangkan generasi muda Al Qur’an yang mampu menjaga dan memelihara kemurnian Al Qur’an di Kabupaten Pekalongan.
“Jumlahnya 300 anak. Yang difasilitasi dengan pemberian insentif ini masing-masing 500 ribu dengan rincian masing-masing 205 ini yang hafal 30 juz, dan 95 adalah masih 20 juz keatas,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bagyo juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap pihak yang telah membantu Pemkab Pekalongan sehingga acara tersebut dapat terselenggara dengan baik.
Diketahui dalam bahwa kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Pekalongan, Para Asisten Sekda Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, para camat, para kepala desa, dan sejumlah para tokoh masyarakat.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022
KAJEN – Memperingati hari menanam pohon sedunia, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk turut serta menjaga kelestarian lingkungan sekitar melalui kegiatan penanaman pohon yang diselenggarakan di Desa Mulyorejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (29/11).
KAJEN – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Ke-51 sekaligus Upacara Peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Ke-77 Tahun dan Hari Guru Nasional Tahun 2022 Kabupaten Pekalongan digelar di Alun-alun Kajen Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Selasa (29/11).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. baru-baru ini meresmikan pengingkatan ruas jalan yang menghubungkan antara Desa Krasak Ageng dengan Desa Tegal Suruh Kecamatan Sragi dalam kegiatan peresmian yang digelar di Depan Mushola Daussaadah Desa Tegal Suruh Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan berkomitmen untuk terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis keterbukaan informasi publik. Demikian disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi, S.Sos, M.Si, saat menerima Tim Visitasi dan Verifikasi Evaluasi Keterbukaan Publik dari Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah, di Aula Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pekalongan, baru-baru ini.
KAJEN – Kegiatan Keakraban dan Jalan Sehat yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-58 di Kabupaten Pekalongan diharapkan menjadi momentum meneguhkan serta meningkatkan kembali komitmen jajaran kesehatan di Kabupaten Pekalongan untuk mencapai berbagai indikator program kesehatan masyarakat seperti penurunan angka kematian ibu melahirkan, kematian balita, gizi buruk dan stunting.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq turut hadir dalam kegiatan tersebut dan mengatakan bahwa khitanan massal diselenggarakan dalam rangka membantu anak-anak khususnya yang kurang mampu di Kabupaten Pekalongan untuk dapat dikhitan, “Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk membantu pemulihan ekonomi masyarakat Kabupaten Pekalongan pasca pandemi Covid-19,” imbuh bupati.
Bupati berharap melalui kegiatan tersebut dapat meningkatkan rasa percaya diri dan semangat bersekolah anak-anak yang dikhitan, “Kita berharap kegiatan ini dapat membuat anak-anak kita lebih percaya diri, motivasi sekolahnya meningkat, dan kita juga berharap agar masyarakat Kabupaten Pekalongan ekonominya segera pulih dan bangkit lebih kuat,” ujar bupati.
Dalam kegiatan yang digelar siang itu, Pemkab Pekalongan sekaligus menyalurkan bantuan kepada anak-anak yang dikhitan berupa bantuan uang, koko, sarung, peci, sandal dan perlengkapan sekolah.
Atas terselenggaranya kegiatan tersebut, bupati mengatakan senang pemerintah dapat hadir untuk membantu anak-anak di Kabupaten Pekalongan khususnya anak-anak kurang mampu.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo melalui sambutannya melaporkan bahwa kegiatan tersebut dihadiri sebanyak 98 peserta.
“Pagi tadi juga sudah dilaksanakan rangkaian kirab atau arak-anakan para peserta khitanan massal ini dengan 50 becak dan juga pertunjukan drum band,” ujarnya.
Bagyo juga menuturkan bahwa para peserta yang mengikuti kegiatan khitanan massal merupakan perwakilan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Ia berharap kedepannya seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan dapat terus mendukung dan dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan tersebut.
sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022
“Mudah-mudahan dengan adanya acara hari ini, banyak masyarakat kita tergerak untuk menjaga kelestarian lingkungan. Karena penebangan pohon itu merusak lingkungan sekitar terutama jika tempat yang dipilih itu tidak tepat bisa menjadikan lingkungan sekitar rusak. Karena itu hari ini kita ajak masyarakat untuk bersama-sama menanam pohon,” jelas bupati.
Lebih lanjut, bupati menuturkan bahwa dalam kegiatan siang itu dilakukan penanaman bibit pohon berjenis cemara laut sebanyak 100 pohon dan juga pembagian 4150 bibit pohon manga arum manis dan kelapa genjah.
“Di Tirto ini kita memiliki banyak PR diantaranya rob. Karenanya hari ini kita tanam cemara laut sesuai kebutuhan dan kondisi daerahnya. Kemudian untuk warga masyarakat juga kita bagikan bibit pohon manga dan kelapa,” ujar bupati.
Namun begitu, bupati mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan khususnya bahwa menanam pohon apapun baik untuk lingkungan sekitar, “Menanam pohon apapun jenisnya itu baik apalagi yang hasilnya bisa dinikmati kita dan keluarga,” kata bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan juga sempat menuturkan bahwa dalam rangka memperingati Hari Penanaman Pohon Sedunia di Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan kegiatan apel, “Hari ini juga kita penyelenggarakan apel untuk memperingati hari menanam pohon sedunia dimana kita bersama-sama meneguhkan kembali komitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan khususnya di wilayah Kecamatan Tirto dan juga mengingatkan kita bahwa menanam pohon itu baik dan penting untuk lingkungan,” tandas bupati.
Diketahui bahwa kegiatan apel dan penanaman pohon siang itu diikuti oleh berbagai unsur masyarakat yang peduli lingkungan seperti Pramuka Peduli Kwarcab Pekalongan, Bank Sampah Induk Kabupaten Pekalongan, Karang Taruna Kecamatan Tirto, Kelompok Tani Benawa Sekar, HAKLI Kabupaten Pekalongan, IAKMI Kabupaten Pekalongan, Relawan Bank Sampah Unit Desa Rowokembu, Iqro Club Kabupaten Pekalongan, CDK Wilayah IV DLHK Provinsi Jawa Tengah, Warga Tirto, dan Saka Kalpataru Pangkalan Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022
Dalam upacara tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. bertindak selaku inspektur upacara dan membacakan sambutan dari Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Zudan Arif Fakrulloh.
Di akhir sambutannya, Bupati Pekalongan menyampaikan ucapan selamat HUT Korpri, HUT PGRI, dan juga HGN Tahun 2022, “Saya atas nama Pribadi dan atas nama Bupati Pekalongan mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-51 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI), Selamat Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-77 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2022,” ujar bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati sekaligus meminta agar para ASN dan Guru di Kabupaten pekalongan untuk terus kompak, “Saya minta kepada seluruh ASN dan guru-guru di Kabupaten Pekalongan agar dapat bersama-sama meningkatkan etos kerja, solidaritas, serta kekompakan,” katanya.
Dikatakan bupati bahwa kekompakan adalah hal yang paling penting karena jika semua kompak tidak akan ada yang bisa menggoyahkan termasuk untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata dan Berbudaya Gotong Royong, “Dengan kita kompak, Insya Allah Kabupaten Pekalongan SETARA bisa terwujud dengan cepat dan aman,” tandas bupati.
Demikan kegiatan upacara peringatan HUT Korpri Ke-51, HUT PGRI Ke-77 dan HGN Tahun 2022 diikuti peserta dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan juga unsur guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, kegiatan upacara juga turut dihadiri oleh Jajaran Unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Para Kepala OPD dan Kabag di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Pekalongan, Pengurus PGRI Kabupaten Pekalongan, Para Kepala Unit Korpri se-Kabupaten Pekalongan, serta Para Pengurus PGRI Kecamatan se-Kabupaten Pekalongan.
Setelah kegiatan upacara, Bupati Pekalongan menyerahkan secara simbolis bonus penghargaan kepada para Juara PORPROV KORPRI.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 Desember 2022
Kegiatan peresmian ruas jalan tersebut ramai dipadati warga Desa Tegal Suruh dan sekitarnya yang antusias datang untuk menyaksikan berlangsungnya acara serta bertemu dan berinteraksi langsung dengan Bupati Pekalongan.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa peningkatan ruas Jalan Krasak Ageng – Tegal Suruh bernilai hingga ratusan juta rupiah, “Peningkatan jalan ini nilainya 960 Juta lebih,” terang bupati.
Lebih lanjut, dia berharap agar peningkatan ruas jalan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat sekitar, “Semoga dengan jalan yang sudah alus ini dapat bermanfaat untuk masyarakat semuanya. Masyarakat rejekinya dapat semakin lancar, dan juga untuk anak-anak sekolah agar semakin aman berkendaranya sehingga berangkat sekolah juga semakin lancar,” ujar bupati.
Selain itu, bupati juga berharap agar jalan yang sudah dibangun tersebut bisa awet dan tidak cepat rusak, “Semoga jalan ini awet bisa digunakan untuk jangka panjang. Saya berharap masyarakat sekitar juga dapat turut serta menjaga jalan ini supaya tidak cepat rusak,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Desa Tegal Suruh Subagyo dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Pekalongan atas peningkatan jalan didesanya, “Atas nama Pemerintah Desa Tegal Suruh serta seluruh warga pengguna jalan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Bupati Pekalongan yang telah memberikan kepedulian kepada Desa Tegal Suruh dengan dibangunnya jalan didesa kami. Semoga jalan yang sudah baik ini dapat bermanfaat untuk kami semuanya,” katanya.
Sementara itu dalam kegiatan peresmian tersebut, Bupati Pekalongan hadir didampingi sejumlah pejabat dan kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan serta turut hadir pula dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul, SIP.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 29 November 2022
10 Desa yang dideklarasikan menjadi Desa Gong Ceting yakni Desa Kebonsari Kecamatan Karangdadap, Desa Jeruksari Kecamatan Tirto, Desa Watusalam Kecamatan Buaran, Desa Srinahan Kecamatan Kesesi, Desa Kutorejo Kecamatan Kajen, Desa Salakbrojo Kecamatan Kedungwuni, Desa Legokgunung Kecamatan Wonopringgo, Desa Tlogopakis Kecamatan Petungkriyono, Desa Luragung Kecamatan Kandangserang, dan Desa Winduaji Kecamatan Paninggaran.
Dalam kegiatan siang itu juga disajikan sebanyak 1000 Si Porsi Cegah Stunting (Si Ceting) dalam rangka pencatatan rekor MURI berupa penyajian 14.000 Si Ceting se-Jawa Tengah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si. yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa kegiatan itu digelar sebagai upaya pencegahan stunting di Kabupaten Pekalongan, “Sebagaimana kita ketahui bahwa stunting ini masih menjadi isu strategis dan termasuk permasalahan serius bagi Pemerintah Indonesia termasuk juga di Kabupaten Pekalongan,” jelasnya.
Lebih lanjut, sekda menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga merupakan langkah nyata yang dilakukan pemerintah daerah untuk menurunkan stunting melalui kolaborasi pentahelik, “Ini adalah langkah nyata yang pemerintah lakukan melalui kolaborasi pentahelik. Hari ini kita menggandeng Universitas Jenderal Soedirman (Unseod) dan alhamdulillah berbagai kegiatan telah dilakukan dan sudah berlangsung selama hampir 2 bulan,” imbuh sekda.
Melalui kolaborasi tersebut, sekda menuturkan bahwa Pemkab Pekalongan optimis target penurunan stunting sebesar 3,5% pertahun dapat terwujud, “Angka stunting Kabupaten Pekalongan berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021 kita masih diangka 19,5% tetapi kalau berdasarkan Elektronik Pencatatan Dan Pelaporan Berbasis Gizi Masyarakat (EPPBGM) tahun 2022 sudah diangka 11,04% dan target kita adalah 3,5% pertahun. Kita optimis target penurunan stunting tiap tahun 3,5% ini bisa tercapai. Insya Allah bisa kita selesaikan tentu saja dengan membangun kolaborasi pentahelik,” ujarnya.
Sekda menandaskan bahwa untuk mengatasi permasalahan stunting, Pemkab Pekalongan tidak bekerja sendiri tetapi terus berkolaborasi dengan berbagai stakeholder yang peduli, “Kita perlu mempersiapkan diri dengan segala potensi resolusi yang ada seperti APBD, APBDes, maupun dari perguruan tinggi dan tokoh masyarakat yang peduli. Kita sengkuyung bareng-bareng bergotong royong menangani stunting di Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman Dr. sc. hum. Budi Aji., S.KM., M.Sc menuturkan bahwa dalam kegiatan tersebut juga disajikan berbagai macam menu sehat yang mengandung gizi lengkap, ”Untuk menu kali ini ada protein, ada karbohidrat, ada serat, ada vitamin, dan juga hari ini ada menu variasi, ada yang menggunakan telur dan ada yang menggunakan lele, kemudian protein lainnya yang tujuan utamanya meningkatkan nutrisi bagi masyarakat dalam rangka pencegahan dan penurunan stunting,”ujarnya.
Budi berharap agar menu-menu yang disajikan dapat menjadi dorongan untuk masyarakat menyiapkan gizi yang seimbang bagi keluarganya dirumah, “Harapannya ini menjadi contoh bahwa nanti masyarakat juga perlu menyiapkan dengan basis keluarganya untuk menyiapkan gizi yang bagus untuk keluarganya, dan ini pencegahan jangka panjang artinya tidak hanya sekarang tetapi untuk generasi selanjutnya,” ucapnya.
Untuk itu, dia mengajak kepada unsur pemerintah daerah, pemerintah pusat, swasta, masyarakat dan juga media untuk bersama-sama berkolaborasi dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Pekalongan,” Tentunya universitas sendiri juga tidak mampu tanpa dukungan dari semua pihak,” tandasnya.
Dalam kegiatan yang digelar siang itu, Sekda Akbar secara langsung menyerahkan sertifikat kepada para kepala desa Gong Ceting, serta kepada 14 anggota Bapak Kawal Air dan Sanitasi Layak (Pakwalisanak) Kabupaten Pekalongan, dan juga menyrahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan kepada para Duta Remaja Gong Ceting Kabupaten Pekalongan.
Demikian bahwa kegiatan siang itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan, Tim pendamping Stunting Universitas Jenderal Soedirman, serta Perwakilan Ibu Peserta Pelatihan Penyusunan Menu, Pengolahan dan Penyajian Makanan Sehat Kabupaten Pekalongan, dan tamu undangan lainnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 29 November 2022
"Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk menyelenggarakan tata kelola pemerintahan berbasis Keterbukaan Informasi Publik, sesuai amanat Undang-Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, yang muaranya yaitu terwujudnya pemerintahan yang efektif, efisien, tertib dan transparan. " tutur Anis.
Oleh karena itu, lanjut Anis, Pemkab Pekalongan sangat mengapresiasi kunjungan tim dan siap menerima masukan-masukan KIP Jateng demi terwujudnya penyelenggaraan tata pemerintahan berbasis keterbukaan informasi publik.
Komisioner KIP Jateng, Zaenal Abidin Petir, S.Pd, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan dia bersama tim yang berjumlah 4 orang, berkunjung untuk melakukan verifikasi faktual terkait Self Assessment Questionaire (SAQ) yang sudah dikirim pihaknya dan sudah diisi badan publik yang bersangkutan "Apakah SAQ tersebut sudah benar adanya atau belum serta apakah badan publik bisa mempresentasikan berkaitan dengan UU Keterbukaan Publik atau tidak Hasil SAQ akan dinilai bersama dengan presentasi," tutur Zaenal.
Dikatakannya, hasil presentasi bisa menambah penilaian, namun juga bisa mengurangi penilaian.
Kegiatan Visitasi dan Verifikasi Keterbukaan Informasi Publik Badan Publik Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 oleh KI Provinsi Jateng dihadiri Plt Kepala Dinkomifo Aditomo Herlambang, SH, PPID Kabupaten Pekalongan dan PPID Pembantu, dan sejumlah pejabat dari sepuluh OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Sumber : Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan
Selasa, 29 November 2022
Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si dalam kegiatan keakraban dan jalan sehat HKN Ke-58 yang digelar di Halaman Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan Kecamatan Kajen, Minggu (27/11).
“Tahun 2023 nanti, ayo kita bersama-sama bahu-membahu dan bekerja keras lagi. Masih banyak indikator-indikator kita yang masih memerlukan keseriusan dan kerja keras kita terutama terkait dengan angka kematian ibu melahirkan, kematian balita, gizi buruk, dan juga stunting,” ujar sekda.
Lebih lanjut, sekda mengatakan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya melakukan berbagai pembangunan dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, “Bidang kesehatan ini salah satu prioritas kita. Jadi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) serta pembangunan infrastruktur terus kita lakukan. Tahun ini RSUD Kajen dan RSUD Kraton mencapai predikat paripurna. Tahun 2023 nanti kita targetkan agar RSUD Kesesi dapat melakukan akreditasi,” jelas sekda.
Dalam kegiatan tersebut, sekda sekaligus menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran dinkes Kabupaten Pekalongan yang telah bekerja keras terutama saat pandemi Covid-19 melada, “Ijinkan saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang selama 2 tahun terakhir telah bekerja keras dalam rangka memerangi Pandemi Covid-19,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro, SKM, M.Kes atau akrab disapa Wawan melaporkan bahwa berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam rangka memperingati HKN Ke-58 di Kabupaten Pekalongan, “Rangkaian Hari Kesehatan Nasional Ke-58 telah dilaksanakan mulai dari tanggal 1 November 2022 sampai terakhir kemarin tanggal 22 November 2022. Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik dan menghasilkan beberapa juara-juara yang mana yang mana hari ini juga akan ada penyerahan hadiah-hadiah lomba,” tuturnya.
Selain itu, Wawan juga mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut para peserta kegiatan bersama-sama akan melakukan tiktok pencegahan stunting, “Dalam kegiatan ini juga ada tiktok untuk pencegahan stunting nanti kita lakukan dengan minum tablet darah bersama-sama. Ini untuk mensosialisasikan kepada masyarakat perlunya tablet tambah darah untuk upaya pencegahan stunting,” ujarnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 29 November 2022
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pekalongan hadir didampingi oleh pejabat dan para kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten pekalongan seperti Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Pekalongan, Kepala Bappeda Kabupaten Pekalongan, Kepala DPU Taru Kabupaten Pekalongan, Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan, Plt. Kepala Kominfo Kabupaten Pekalongan, serta Kepala Kesbangpol Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul, SIP, serta anggota DPRD Kabupaten Pekalongan Candra Saputra dan Shinanta Previta Anggraeni.
Bupati melalui sambutannya pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa peningkatan Ruas Jalan Sragi-Ketanon Ageng bernilai hingga miliaran rupiah, “Jalan ini sepanjang 2 KM dan bernilai hampir 2,4 Miliar Rupiah. Semoga dengan jalan yang alus ini rejeki masyarakat sekitar menjadi semakin mulus,” kata bupati.
Lebih lanjut, dikatakan juga bahwa ruas jalan lainnya di wilayah Kecamatan Sragi akan mendapatkan perbaikan, “Sebentar lagi juga akan diteruskan pembangunan jalan di Tegalontar Sragi, sudah tahap lelang dan tahun ini juga mulai kami perbaiki. Jadi nanti banyak jalan yang alus di daerah ini,” ujar bupati.
Kepada warga, bupati berharap agar dapat menjaga jalan yang sudah diperbaiki tersebut supaya awet dan berumur panjang, “Saya titip kepada masyarakat semuanya untuk dapat menjaga jalan ini sehingga awet dan dapat berumur panjang,” tandas bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati Fadia sekaligus menyampaikan kepada warga tentang program unggulan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan seperti, program berobat gratis cukup pakai KTP dan melahirkan gratis di puskesmas dan RSUD milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan, bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa sekolah negeri yang tidak mampu, serta bantuan bagi penunggu pasien rumah sakit yang tidak mampu.
Sebelumnya, Kepala Desa Sijeruk Sragi Rutiyati dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Pekalongan atas peningkatan jalan di desanya, “Kami sebagai perwakilan perangkat desa dan warga Desa Sijeruk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu bupati yang sudah melaksanakan perbaikan jalan diwilayah kami yaitu Desa Sijeruk,” ujarnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 29 November 2022