Admin
Senin, 9 Januari 2023


KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, melalui Dinas Sosial Setempat menyampaikan stok kebutuhan logistik untuk warga terdampak banjir disejumlah desa aman , Hal tersebut disampaikan Kepada Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan saat mendistribusikan logistik ke desa Karangjompo, Tegaldowo, Mulyorejo dan Jeruksari, Senin (9/1/2023).
Banjir yang menerjang sejumlah desa di wilayah Kabupaten Pekalongan sudah 10 hari ini dirasakan warga, ketinggian air sampai saat ini masih berkisar 40-75 CM, Seperti yang disampaikan Kepala Desa Karangjompo, Sumeri di Posko Dapur Umum Kantor Desa Setempat.
"Banjir sudah sepuluh hari ini dirasakan warga, tepatnya sejak tanggal 31 Desember 2022 hingga 9 Januari 2023 ini sempat surut sebentar tapi saat ini naik lagi, paling parah di dukuh Dampyak Kulon, ketinggian air 40 sentimeter hingga 75 sentimeteran, Untuk ringankan beban warga setiap harinya dapur umum rata-rata sediakan 600an nasi bungkus untuk warga," terang Kades Sumeri.
Sedangkan disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan, Yudhi Himawan memastikan kebutuhan logistik untuk warga terdampak banjir relatif aman baik untuk dapur umum yang didirikan Dinsos dan Tagana atau untuk dapur umum dimasing-masing desa terdampak banjir di tiap Balai Desa ataupun Posko yang ada.
"Hingga hari ke-10 ini kebutuhan logistik untuk korban banjir relatif aman, Dinsos mensuport sesuai kebutuhan masing-masing desa, karena ada bahan makanan yang bisa cepat rusak kalau kelamaan disimpan atau tidak digunakan langsung jadi kami mendistribusikan sesuai kebutuhan desa, Hari ini yang kita kirim ada beras, minyak, telor, mi instan, air mineral, selimut dan tikar," terang Yudhi.
Ditambahkan, Rencananya Senin, (9/1/2023) siang ini, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM dan jajarannya juga akan turun ke lokasi desa Terdampak Banjir.(Rep/Tedy).