KAJEN - Disela-sela kesibukannya di Bulan Suci Ramadhan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berkesempatan meresmikan Mushola Al-Muhajirin di Perumahan Cahaya Pegaden Asri Desa Pegaden Kecamatan Wonopringgo, Senin (2/4/2023).
Dalam kegiatan tersebut juga secara simbolis Bupati memulai perbaikan dan normalisasi Jalan Wan Agung yang menuju lokasi tersebut. “ini kita resmikan Mushola yang dibangun oleh salah satu Warga Kabupaten Pekalongan dan dibantu masyarakat sekitar sehingga ini merupakan wujud masyarakat Kabupaten Pekalongan dengan ikon Kota Santri bukan hanya slogan namun juga melekat pada diri masing-masing warganya,” kata Bupati.
Fadia berharap, Mushola ini akan membawa kegiatan yang baik dan positif dan menjadi barokah di desanya serta meningkatkan iman dan ketakwaan kepada seluruh masyarakat sekitar. “musholanya bagus dan adem sehingga membuat kita betah berada disini, yang tadinya ngajinya satu jam bisa lima jam di mushola ini,” ujarnya.
Sebelum meresmikan mushola, bupati berkesempatan melihat jalan menuju perumahan, dan dirinya berjanji akan melakukan perbaikan dalam waktu dekat. “tadi kita lihat jalannya kurang bagus, tadi sudah saya diskusikan dengan dinas PU dan akan kita perbaiki dengan anggaran 85,5 juta rupiah ditahun ini. Biasanya kalau saya sudah ngomong tidak lama lagi akan dimulai perbaikannya,” tutur Fadia.
Kepala Desa Pegaden Ahmad Rofiq berharap apa yang diinginkan warga bisa terwujud yakni perbaikan jalan. “warga disini berharap jalan dari jalan utama menuju ke Desa Wonorejo bisa halus, semoga dengan kedatangan ibu Bupati itu semua bisa terwujud,” pintanya
Selasa, 4 April 2023
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E, M.M lakukan kegiatan tarawih keliling di Masjid Nurul Iman Dukuh Kasri, Desa Sawangan, Kecamatan Doro pada hari Selasa (28/03/2023). Bupati yang hadir bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar S. Sos, Asisten I Setda Totok Budi Mulyanto, S. E, Asisten II Wahyu Kuncoro, S.T, M.T, Kabag Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo, S.H, M.M kemudian beberapa Kepala Dinas yang ada di Pemerintahan Kabupaten Pekalongan diantaranya Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas PU dan TARU, Kepala Dinas Sosial, Kepala Inspektorat, Kepala Bakesbangpol, Serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan yang disambut antusias warga Dukuh Kasri, Desa Sawangan yang sudah menanti kedatangan Bupati Fadia Arafiq.
KAJEN - Dalam rangka menyemarakan Bulan Suci Ramadhan 1444 H tahun 2023, berbagai kegiatan positif dilakukan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, salah satunya kegiatan Safari Ramadhan berupa Tarawih keliling (Tarling). Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengawali kegiatan tarling tersebut di Masjid Al-Ikhsan, Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran, Senin malam, (27/3/2023). Dalam kegiatan itu, Bupati didampingi Asisten Sekda, para Kepala OPD serta Forkompimcam Paninggaran.
KAJEN - Menjawab masih banyak nya warga desa di Kecamatan Kesesi yang belum melakukan perekaman KTP-el berdasarkan hasil coklit KPU, mulai malam ini (27/3) Disdukcapil Kabupaten Pekalongan menerjunkan Tim Jamrud guna melakukan road show perekaman KTP-el bagi warga Desa Karyomukti, Brondong dan Karangrejo, yang dipusatkan di Balai Desa Karyomukti.
“biasanya memasuki Bulan Puasa ini harga-harga kebutuhan masyarakat naik tidak terkontrol. Bazaar ini diadakan untuk menekan angka inflasi di Kabupaten Pekalongan,” kata Bupati kepada awak media seusai acara pembukaan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bekerjasama dengan BUMN dan BUMD membuat bazaar ini agar masyarakat dapat membeli kebutuhan dengan mudah.
“harapan saya UMKM yang ada disini bisa laris dan maju, berani berkiprah, berani mengeluarkan produk-produk andalannya,” kata Fadia.
Untuk lebih mensuppor UMKM, rencananya kedapan gedung UMKM Center akan dibuka untuk para UMKM dengan biaya yang murah.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtarudin Ashraff Abu mengucapkan terimaksih kepada beberapa pihak yang telah membantu terselenggaranya bazaar ini, daiantaranya Kementerian, BI dan lainnya. “semoga acaranya bisa lancar dan semoga acara seperti ini bisa kita adakan setiap tahun,” harapnya.
Ashraff yang juga suami dari Bupati Pekalongan berharap UMKM di Kota Santri tidak patah semangat, jangan merasa kecil dan rendah diri akan tetapi harus berani bersaing.
“setiap pebisnis besar asalnya dari kecil, kalau kita tidak percaya diri, tidak berani bersaing, kita tidak akan besar,” ucapnya.
Senin, 3 April 2023
Di kegiatan Tarawih keliling kali ini Bupati juga memberikan bantuan kepada 5 Masjid dan 6 Musholla yang ada di kecamatan Karanganyar. Bantuan ditunjukkan ke Masjid Baitussalam desa Karanggondang, Masjid Al Barokah dan Masjid Baiturrahman desa Pododadi, Masjid Nur Rohmat desa Kulu, Mushola Al Barokah desa Pododadi, Mushola Al barokah desa Gutomo, Mushola Almuhajidin desa Sidomukti, Mushola Al Mustari desa Kutosari, dan Mushola Nurul Huda desa Wonosari. Serta paket sembako untuk masyarakat sekitar.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya mengatakan Kecamatan Karanganyar ini merupakan kecamatan yang dekat dengan ibukotanya Kabupaten Pekalongan, di kecamatan ini akan dibangun Rumah Sakit Kajen yang hebat senilai 47 miliar. "Alhamdulillah itu kita dapat bantuan yang diambil dana dari pusat bisa kita membangun rumah sakit Kajen yang lagi Di sebelahnya gedung baru untuk rumah sakit Kajen. Kenapa Rumah Sakit kita dahulukan karena Bupati mempunyai visi misi berobat gratis cukup pakai KTP" Kata Bupati.
Selain itu, lanjut Bupati mengatakan di Karanganyar ini di tahun ini untuk dana pendidikannya akan mendapat dana kurang lebih Rp 2,3 miliar. "di malam hari ini ada banyak kepala desa. Saya minta bapak kepala desa semua disini itu sudah mulai mengecek sekolah-sekolah negeri yang tidak layak agar bisa difoto dan dikirimkan langsung dan dikomunikasi dengan kepala dinas pendidikan, karena Pendidikan di tahun 2023 ini anggarannya untuk biaya pembangunan sekolah, banyak sekolah negeri yang rusak sedangkan anak yang bersekolah Negeri ini saya utamakan agar bisa diperbaiki." Lanjut Bupati.
Sementara itu takmir masjid Baitussalam Abdul Aziz mengucapkan terima kasih kepada Bupati yang sudah datang di masjid Baitussalam desa karanggondang kecamatan karanganyar ini, "kami masyarakat desa Karanggondang mengucapkan terimakasih dan mendoakan ibu bupati semoga selalu sehat dan Semoga bantuan itu bisa digunakan dengan baik dan membawa manfaat bagi kami masyarakat desa Karanggondang. Harapnya.
Senin, 3 April 2023
Dalam kesempatan tersebut diberikan juga bantuan untuk membantu pembangunan masjid setempat dan bantuan untuk masjid lainnya di Kecamatan Kesesi seperti Masjid Miftahul Huda, Masjid At taufik, Masjid Baitusalam, Masjid Jami Al Istiqomah serta bantuan untuk masyarakat sekitar berupa paket sembako.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya mengatakan, bahwa dalam kegiatan Tarling pihaknya sengaja tidak mencari masjid yang bagus akan tetapi mencari masjid yang sedang dibangun, agar kedatanganya beserta rombongan bisa membawa barokah dan manfaat bagi masjid yang ditempati.
“kami dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan memberikan sumbangan 100 juta rupiah, mudah-mudahan bisa membantu membangun masjid ini dengan lebih baik lagi, masjidnya lebih bagus jamaahnya tambah ramai sehingga bisa bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dirinya mengatakan, bantuan yang diberikan diharapkan bisa menambah masyarakat untuk membantu pembangunan masjid. “shodaqoh untuk masjid pahalanya tidak putus selama masjid digunakan. Shodaqoh tidak perlu besar yang penting ikhlas, apalagi besar,” terangnya.
Bupati menambahkan, ditahun 2023 ini Kabupaten Pekalongan mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 120 milyar, dan khusus untuk Kecamatan Kesesi sebanyak 8,5 milyar. “saya minta kepada masyarakat khususnya para Kepala Desa disini jika ada sekolah yang rusak segera lapor. Saya tidak mau ada sekolah yang rusak apalagi pada bocor. Kami memang mengutamakan sekolah yang negeri karena disitu banyak anak tidak mampu. Biar mereka sekolah dengan nyaman,” pintanya.
Untuk jalan, pada tahun 2023, di Kecamatan Kesesi alokasi anggaran untuk peningkatan infrastruktur mendapat alokasi yang cukup besar. “di Kesesi ini selain ada peningkatan jalan juga ada perbaikan jembatan ditahun ini,” ujar Fadia.
Sementara itu, Takmir Masjid Al Muttaqin, Timbul dalam sambutannya, menghaturkan terimakasih atas kunjungan Bupati Pekalongan beserta rombongan. Dengan kedatangan bupati diharapakan pembangunan cepat selesai dan tahun depan bisa diresmikan oleh bupati.
“pembangunan masjid ini dimulai pada Mei 2022 yang lalu, dan masih sekitar 30 persen. Dan sudah menghabiskan dana 1,4 milyar dari yang dibutuhkan sebanyak 5 milyar. Meski begitu masjid ini sudah digunakan untuk kegiatan beribadah seperti sholat lima waktu, sholat jumat dan lainnya,” terangnya.
Senin, 3 April 2023
Kegiatan tarawih keliling tersebut bertujuan untuk mendekatkan pimpinan daerah dalam hal ini adalah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang memposisikan diri sebagai ibu dari masyarakat Kabupaten Pekalongan. Sehingga sudah selayaknya seorang ibu mendengar keluh kesah dari anaknya salah satunya adalah masyarakat Dukuh Kasri, Desa Sawangan. Dalam sambutan yang disampaikan beliau mengungkapkan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat adalah memberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada bupati terkait permasalahan di kabupaten Pekalongan, khususnya yang ada di Desa Sawangan.
“saya malam hari ini beserta rombongan datang memang sengaja bukan cari masjid yang bagus tapi cari masjid yang sedang dibangun, jadi bisa melihat langsung masjidnya kurang apa sehingga nanti bisa dibantu. Kalau dari bapak atau ibu ada yang ingin bertanya ke saya, mumpung banyak kepala dinas yang hadir dan ada pak sekda juga. Nanti bisa bertanya nggeh, manfaatkan kesempatan ini dengan baik, Tutur Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya di Desa Sawangan.
Masyarakat yang berkesempatan untuk berdialog dengan Bupati Arafiq satu persatu mulai menyampaikan aspirasinya mulai dari meminta adanya perbaikan jalan, mengusulkan penerangan jalan, adapula yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk curhat kepada ibu bupati. Salah satu masyarakat yang beruntung bisa bertanya langsung dan sedkit mencurahkan isi hatinya adalah Rukayah. Seorang ibu yang bercerita tentang kondisi keluarganya yang hidup pas-pasan, namun tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Dalam kesempatan tersebut dirinya juga bercerita bahwa ia punya tunggakan BPJS Kesehatan Non-PBI selama enam tahun. Rukayah berharap Bupati Fadia Arafiq dapat membantu meringankan beban keluarganya.
“keadaan ekonomi keluarga saya bisa dibilang pas-pasan bu, anak saya yang pertama SMP yang kedua masih SD, dan yang ketiga ini masih balita. Kalau suami saya kerja di Jakarta jualan siomay bu. Kondisi rumah saya masih ada yang beralas tanah dan tembok belum di aci tapi saya belum pernah mendapat bantuan bu. Padahal saya sangat membutuhkan bantuan tersebut. Kemudian satu lagi bu, dulu saya pas melahirkan itu karena tidak punya biaya akhirnya saya buat BPJS Kesehatan yang berbayar bu, tapi sekarang ini saya nggak bisa membayar iurannya sampai sekarang sudah nunggal sekitar enam tahun, padahal kalau mau digunakan harus dilunasi dulu tunggakannya, tapi saya nggak mampu gimana ya bu, ujar Rukayah kepada Bupati Fadia sambil menggendong anaknya yang masih balita.
Mendengar permasalahan yang disampaikan Rukayah tersebut Bupati Fadia kemudian memberi solusi agar Kepala Desa Sawangan Agus Hidayat, S.Pd.I untuk mendata ulang keluarga Rukayah dan melaporkannya ke Dinas Sosial terkait DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Sedangkan untuk persoalan penunggakan BPJS Non-PBI nantinya pihak Dinas Kesehatan akan mendata dan mengalihkan keluarga tersebut kepada program Kartu Indonesia Sehat (KIS).
“untuk ibu Rukayah itu nanti bapak Kepala Desa bisa datang ke Dinas Sosial untuk agar nanti bisa dimasukan ke DTKS. Ini adalah barokahnya kalo orang berani bertanya, bisa berkomunikasi langsung dengan bupati dan didengar oleh kepala dinas terkait insya Allah masalah apapun bisa diselesaikan. Nanti juga akan kami carikan solusinya dengan Dinas Kesehatan terkait BPJS kesehatannya, ucap Bupati Fadia.
Selain berdialog langsung dengan masyarakat, malam hari itu (28/03) juga dilakukan penyerahan dana hibah untuk pembangunan beberapa masjid yang ada di Kecamatan Doro melalui Bagian Kesra Setda Kabupaten pekalongan. ( Tim Dinkominfo )
Rabu, 29 Maret 2023
Mengawali sambutannya, Bupati berpesan kepada para jamaah Masjid Al-Ikhsan agar senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan di Bulan Suci Ramadhan ini. “di bulan suci ini kita semuanya melakukan ibadah secara bersama-sama di masjid sehingga semua warga bisa berkumpul, bisa nambah silaturahmi, memperpanjang umur menambah rejeki dan menambah rasa persaudaraan diantara para warga,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Fadia juga mengingatkan aakn persoalan di Kota Santri, diantaranya angka kematian ibu dan anak yang masih tinggi. Dirinya meminta kepada para jamaah apabila mempunyai anak yang sedang hamil harus diperiksakan ke Puskesmas atau Rumah Sakit. “sebab kalau ada apa-apa bisa langsung dirujuk. Dan warga tidak usah takut untuk berobat karena Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempunyai program berobat gratis dengan menunjukan KTP,” terangnya.
Untuk pada anak muda, Bupati berpesan agar tidak cepat menikah dan meunggu waktu yang tepat, agar dapat menghindari resiko yang bisa ditimbulkan oleh pernikahan dini daiantaranya kematian ibu dan anak serta stunting. Bagi orang tua yang mempunyai anak yang akan lulus atau sudah lulus tetapi belum bekerja, maka bisa mengikuti pendafataran untuk bekerja di Jepang. Dimana pendaftaranya bisa dilakukan di gedung BLK dekat dengan UIN Abdurahman Wahid. “jika ada yang lulus tes tetapi tidak mampu maka bisa berkoordinasi dengan Kadesnya dan selanjutnya berkoordinasi dengan pemerintah daerah. Intinya lulus dulu nanti kalau tidak mampu akan kita bantu,” tutur Bupati.
Menutup acara, secara simbolis Bupati Pekalongan Fadia Arafiq memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga serta bantuan untuk pembangunan masjid.
Rabu, 29 Maret 2023
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia H. Arsul Sani, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi, beserta Forkompimda Kabupaten Pekalongan dan para OPD, camat serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Bupati berharap pembangunan gedung Polsek Kedungwuni akan tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran. Hal itu karena saat ini gedung polsek yang ada tidak memadai karena Kedungwuni merupakan wilayah yang padat penduduk serta ada pasar terbesar di Kota Santri. “dengan anggaran pembangunan sebesar 3,7 milyar, akan ada polsek megah disini. Semoga menambah semangat masyarakat Kedungwuni dan meminimalisir kejahatan umumnya untuk Kabupaten Pekalongan,” harapnya.
Dikatakan bupati, pada bulan November tahun ini akan ada peresmian dua polsek di Kabupaten Pekalongan, selain Polsek Kedungwuni juga ada Polsek Wiradesa. “insyaAllah bulan November akan kita resmikan dua polsek tersebut, dan untuk Polsek Wiradesa, tahun ini merupakan tahun kedua pembangunan, karena pembangunannya sudah dimulai tahun lalu secara dua tahap,” tutur Fadia.
Bupati juga menyampaikan, bahwa di Kota Santri sinergitas antara Pemkab, TNI-Polri terjalin erat bahkan tak jarang TNI-Polri sebagai garda terdepan saat terjadi musibah. “dengan adanya Jumat Curhat yang dilakukan oleh Polres Pekalongan menjadikan kedekatan Polisi dan masyarakat menjadi lebih dekat sehingga permasalahan dimasyarakat bisa disampaikan langsung ke Kapolres,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi dihadapan awak media menyampaikan, bahwa pembangunan gedung baru Polsek Kedungwuni ini selaras dengan pemikiran Kapolri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Bangunan Polsek sebelumnya kurang representatif. Kita mohon doa restu dengan polsek yang baru ini anggota Polri, khususnya Polsek dan Polres Pekalongan dapat menangkap harapan masyarakat dengan lebih baik lagi dari sebelumnya. Bangunan baru, pelayanan dan perhatian kepada masyarakat juga harus baru,” tandas Kapolda.
Selasa, 28 Maret 2023
Tim Jamrud (Jemput Bola Perekaman KTP-el dan Penerapan Identitas Kependudukan Digital di Bulan Ramadhan) yang dipimpin langsung oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Pekalongan, Ajid Suryo Pratondo, S.STP, M.Si malam ini menargetkan sejumlah 134 orang dapat terekam KTP-el. "Alhamdulillah sambutan warga sangat baik, kita akan kebut terus sampai seluruh warga yang belum terekam sejumlah 1.661 orang di Kecamatan Kesesi dapat terekam, sudah kita jadwalkan sampai tanggal 11 April mendatang. " tegas Ajid.
Rencananya Tim Jamrud akan melanjutkan road show serupa besok tanggal 28 Maret 2023 bertempat di Balai Desa Kwasen Kecamatan Kesesi, dengan mengambil waktu malam hari selepas sholat Tarawih jam 20.00 WIB sampai dengan selesai.
Inilah wujud komitmen Disdukcapil menuntaskan perekaman KTP-el dalam menyongsong Pemilu 2024. Selain Kecamatan Kesesi, Tim Jamrud akan terus melakukan road show ke Kecamatan lainnya sesuai jadwal yang telah disusun.
Selasa, 28 Maret 2023
Pengajian Jumat kali ini merupakan pengajian perdana di bulan Ramadhan dan dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar dengan menghadirkan narasumber Prof. Dr. KH. Imam Hanafi, M.Ag. Hadir pula dalam kesempatan tersebut para Asisten dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab. Pekalongan.
Dalam sambutannya Sekda berharap ASN dapat lebih meningkatkan keshalehan individu maupun keshalehan sosial, diantaranya dengan meningkatkan kepedulian kepada lingkungan kita. “pengajian rutin ini diharapkan mampu memberikan pencerahan dan merubah kita menjadi lebih baik. Selain juga sebagai sarana silaturahmi dan healing,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Akbar juga menghimbau para ASN Pemkab pekalongan mengadakan buka bersama, dan mendorong untuk hidup sederhana, ngerem perilaku seperti bergaya hidup mewah apalagi menampakkannya di medsos. “Saya berharap Ramadhan justru memacu kita untuk lebih produktif dan diniatkan sebagai ibadah, apalagi di Bulan Ramadhan pahala kita akan dilipatgandakan, ” ujarnya.
Sementara itu, KH. Imam Hanafi dalam tausiyahnya mengungkapkan bahwa ASN diharapkan mampu menjaga lisan dan perilakunya, bermanfaat bagi sesamanya, serta memuliakan pemimpinnya dan menjadi imam atau pemimpin yang adil bijaksana agar mendapatkan pengayoman dari Rasulullah SAW di yaumul akhir. “semoga kita termasuk umat Nabi Muhammad yang senantiasa menebar kemanfaatan bagi sesama,” harapnya.
Senin, 27 Maret 2023