Admin
Selasa, 28 Maret 2023


KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Polsek Kedungwuni, Senin (27/3/2023). Rencananya Polsek yang berada di wilayah terpadat di Kabupaten Pekalongan tersebut akan dibangun megah dengan dua lantai dengan anggaran 3 milyar lebih.
Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia H. Arsul Sani, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi, beserta Forkompimda Kabupaten Pekalongan dan para OPD, camat serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Bupati berharap pembangunan gedung Polsek Kedungwuni akan tepat waktu, tepat guna dan tepat sasaran. Hal itu karena saat ini gedung polsek yang ada tidak memadai karena Kedungwuni merupakan wilayah yang padat penduduk serta ada pasar terbesar di Kota Santri. “dengan anggaran pembangunan sebesar 3,7 milyar, akan ada polsek megah disini. Semoga menambah semangat masyarakat Kedungwuni dan meminimalisir kejahatan umumnya untuk Kabupaten Pekalongan,” harapnya.
Dikatakan bupati, pada bulan November tahun ini akan ada peresmian dua polsek di Kabupaten Pekalongan, selain Polsek Kedungwuni juga ada Polsek Wiradesa. “insyaAllah bulan November akan kita resmikan dua polsek tersebut, dan untuk Polsek Wiradesa, tahun ini merupakan tahun kedua pembangunan, karena pembangunannya sudah dimulai tahun lalu secara dua tahap,” tutur Fadia.
Bupati juga menyampaikan, bahwa di Kota Santri sinergitas antara Pemkab, TNI-Polri terjalin erat bahkan tak jarang TNI-Polri sebagai garda terdepan saat terjadi musibah. “dengan adanya Jumat Curhat yang dilakukan oleh Polres Pekalongan menjadikan kedekatan Polisi dan masyarakat menjadi lebih dekat sehingga permasalahan dimasyarakat bisa disampaikan langsung ke Kapolres,” katanya.
Sementara itu, Kapolda Jawa Tengah Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Luthfi dihadapan awak media menyampaikan, bahwa pembangunan gedung baru Polsek Kedungwuni ini selaras dengan pemikiran Kapolri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Bangunan Polsek sebelumnya kurang representatif. Kita mohon doa restu dengan polsek yang baru ini anggota Polri, khususnya Polsek dan Polres Pekalongan dapat menangkap harapan masyarakat dengan lebih baik lagi dari sebelumnya. Bangunan baru, pelayanan dan perhatian kepada masyarakat juga harus baru,” tandas Kapolda.