Admin
Rabu, 29 Maret 2023


KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E, M.M lakukan kegiatan tarawih keliling di Masjid Nurul Iman Dukuh Kasri, Desa Sawangan, Kecamatan Doro pada hari Selasa (28/03/2023). Bupati yang hadir bersama dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar S. Sos, Asisten I Setda Totok Budi Mulyanto, S. E, Asisten II Wahyu Kuncoro, S.T, M.T, Kabag Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo, S.H, M.M kemudian beberapa Kepala Dinas yang ada di Pemerintahan Kabupaten Pekalongan diantaranya Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas Dukcapil, Kepala Dinas PU dan TARU, Kepala Dinas Sosial, Kepala Inspektorat, Kepala Bakesbangpol, Serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan yang disambut antusias warga Dukuh Kasri, Desa Sawangan yang sudah menanti kedatangan Bupati Fadia Arafiq.
Kegiatan tarawih keliling tersebut bertujuan untuk mendekatkan pimpinan daerah dalam hal ini adalah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang memposisikan diri sebagai ibu dari masyarakat Kabupaten Pekalongan. Sehingga sudah selayaknya seorang ibu mendengar keluh kesah dari anaknya salah satunya adalah masyarakat Dukuh Kasri, Desa Sawangan. Dalam sambutan yang disampaikan beliau mengungkapkan bahwa kehadirannya di tengah masyarakat adalah memberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada bupati terkait permasalahan di kabupaten Pekalongan, khususnya yang ada di Desa Sawangan.
“saya malam hari ini beserta rombongan datang memang sengaja bukan cari masjid yang bagus tapi cari masjid yang sedang dibangun, jadi bisa melihat langsung masjidnya kurang apa sehingga nanti bisa dibantu. Kalau dari bapak atau ibu ada yang ingin bertanya ke saya, mumpung banyak kepala dinas yang hadir dan ada pak sekda juga. Nanti bisa bertanya nggeh, manfaatkan kesempatan ini dengan baik, Tutur Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya di Desa Sawangan.
Masyarakat yang berkesempatan untuk berdialog dengan Bupati Arafiq satu persatu mulai menyampaikan aspirasinya mulai dari meminta adanya perbaikan jalan, mengusulkan penerangan jalan, adapula yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk curhat kepada ibu bupati. Salah satu masyarakat yang beruntung bisa bertanya langsung dan sedkit mencurahkan isi hatinya adalah Rukayah. Seorang ibu yang bercerita tentang kondisi keluarganya yang hidup pas-pasan, namun tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Dalam kesempatan tersebut dirinya juga bercerita bahwa ia punya tunggakan BPJS Kesehatan Non-PBI selama enam tahun. Rukayah berharap Bupati Fadia Arafiq dapat membantu meringankan beban keluarganya.
“keadaan ekonomi keluarga saya bisa dibilang pas-pasan bu, anak saya yang pertama SMP yang kedua masih SD, dan yang ketiga ini masih balita. Kalau suami saya kerja di Jakarta jualan siomay bu. Kondisi rumah saya masih ada yang beralas tanah dan tembok belum di aci tapi saya belum pernah mendapat bantuan bu. Padahal saya sangat membutuhkan bantuan tersebut. Kemudian satu lagi bu, dulu saya pas melahirkan itu karena tidak punya biaya akhirnya saya buat BPJS Kesehatan yang berbayar bu, tapi sekarang ini saya nggak bisa membayar iurannya sampai sekarang sudah nunggal sekitar enam tahun, padahal kalau mau digunakan harus dilunasi dulu tunggakannya, tapi saya nggak mampu gimana ya bu, ujar Rukayah kepada Bupati Fadia sambil menggendong anaknya yang masih balita.
Mendengar permasalahan yang disampaikan Rukayah tersebut Bupati Fadia kemudian memberi solusi agar Kepala Desa Sawangan Agus Hidayat, S.Pd.I untuk mendata ulang keluarga Rukayah dan melaporkannya ke Dinas Sosial terkait DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Sedangkan untuk persoalan penunggakan BPJS Non-PBI nantinya pihak Dinas Kesehatan akan mendata dan mengalihkan keluarga tersebut kepada program Kartu Indonesia Sehat (KIS).
“untuk ibu Rukayah itu nanti bapak Kepala Desa bisa datang ke Dinas Sosial untuk agar nanti bisa dimasukan ke DTKS. Ini adalah barokahnya kalo orang berani bertanya, bisa berkomunikasi langsung dengan bupati dan didengar oleh kepala dinas terkait insya Allah masalah apapun bisa diselesaikan. Nanti juga akan kami carikan solusinya dengan Dinas Kesehatan terkait BPJS kesehatannya, ucap Bupati Fadia.
Selain berdialog langsung dengan masyarakat, malam hari itu (28/03) juga dilakukan penyerahan dana hibah untuk pembangunan beberapa masjid yang ada di Kecamatan Doro melalui Bagian Kesra Setda Kabupaten pekalongan. ( Tim Dinkominfo )