KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengakhiri kegiatan ‘Tarawih Keliling (Tarling) Bulan Ramadhan 1444 Hijriah di Wilayah Kabupaten Pekalongan’ di Masjid Al Hikmah Desa Pandanarum Kecamatan Tirto pada Rabu (12/04/2023) malam.
Dalam sambutannya Bupati Pekalongan menyampaikan malam Lailatul Qadar sebagai malam 1000 bulan yang istimewa bagi umat muslim. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk dapat meningkatkan ibadahnya agar menjadi manusia yang beruntungan bisa mendapatkan malam Lailatul Qadar.
“Malam ini kita memasuki malam ke-22 artinya sudah memasuki 10 hari terakhir ramadhan. Mari manfaatkan ini dengan baik, dengan meningkatkan ibadah kita, serta dengan meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati Pekalongan menyampaikan hikmah bulan suci ramadhan yang mana menjadi bulan penuh berkah bagi seluruh umat muslim untuk menjalin tali persaudaraan antar sesama, “Hikmah bulan suci ramadhan ini membuat kita jadi bisa meluangkan waktu lebih banyak untuk silaturahmi. Yang tadinya jarang berkumpul dan jarang bertemu di masjid. Namun di bulan suci ini bisa bersama-sama bertemu untuk shalat tarawih di masjid dengan tetangga maupun saudara,” tuturnya.
Selanjutnya, Bupati Pekalongan mengungkapkan bawa ia bersama rombongan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan melaksanakan tarling ke masjid-masjid di Kabupaten Pekalongan guna melihat langsung kondisi tempat ibadah di desa-desa Kabupaten Pekalongan dan juga sekaligus memberikan bantuan pembangunan untuk masjid maupun mushola agar pembangunannya bisa cepat selesai.
Menutup sambutannya, Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam kesempatan itu akan menyalurkan hibah bantuan untuk pembangunan Masjid Al Hikmah supaya bisa cepat selesai, “Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa bermanfaat untuk membantu membangun masjid Al Hikmah supaya cepat selesai,” kata Bupati.
Diketahui selain Masjid Al Hikmah, Bupati Pekalongan secara simbolis turut menyerahkan hibah bantuan untuk beberapa masjid dan mushola di Kecamatan Tirto, yakni meliputi Masjid Arridho Desa Wuled, Masjid Baitul Makmur Desa Pacar, Masjid Baiturrohim Desa Wuled, Masjid Al Mubarokah Desa Pacar, Mushola Al Ikhlas Desa Pacar, Mushola Baitussalam Desa Ngalian, Mushola Al Barokah Desa Pacar, dan Mushola Al Isitqomah.
Selain itu, Bupati Pekalongan juga menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di sekitar Masjid Al Hikmah.
Sumber : Tim Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan
Jumat, 14 April 2023
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menandatangani kesepakatan bersama atau MoU terkait komitmen percepatan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) atau Open Defecation Free (ODF), pada Rabu (12/04/2023) di Ruang Rapat Bupati Pekalongan. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim SBS Provinsi Jawa Tengah, Arif Sugeng beserta tim, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Totok Budi Mulyanto, serta para Kepala OPD terkait seperti BAPPEDA Litbang, DPU Taru, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, serta Dinperkim dan LH Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri kegiatan Peringatan Nuzulul Quran 1444 H Tingkat Kabupaten Pekalongan yang bertempat di Masjid Muhtaram Kabupaten Pekalongan. Selasa (11/04/2023) malam.
Kegitan ini juga dihadiri oleh Ketua DPRD, seluruh Forkopimda, para Kepala Perangkat Daerah, tokoh agama serta tokoh masyarakat dan mengundang pembicara KHR. Raden Rahmat RA, SQ, MA pendiri Ponpes Ummul Qura Tanggerang Selatan.
KAJEN – Pengunjung Alun-alun Kajen kini bisa internetan gratis. Fasilitas wifi publik di Kawasan Alun-alun Kajen sudah tersedia dan sudah dapat diakses sejak 6 April lalu.
“Wifi di kawasan Alun-alun Kajen dulu pernah ada, namun selama beberapa tahun terakhir mengalami kerusakan. Dan sekarang sudah bisa di akses lagi, Jumlah pengunjung Alun-Alun Kajen terus meningkat dengan keberadaan Al Qur’an yang berputar sebagai ikon Kota Santri, dan air mancur warna-warni serta keberadaan videotron di Kawasan Alun-alun Kajen. Wifi mulai aktif di awal April ini,” tutur Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Kabupaten Pekalongan, Supriyadi, SE MM, Rabu (12/4/2023).
KAJEN- Menjelang Hari Raya Lebaran 1444 H, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Pekalongan melakukan pantauan sejumlah pasar rakyat, Selasa (11/04/2023). Dalam pantauanya didapati harga sejumlah komoditi dan stok barang kebutuhan masyarakat di Kabupaten Pekalongan dipastikan stabil.
KAJEN - Guna memastikan bus layak untuk mengangkut penumpang selama arus mudik lebaran 2023, Dinas perhubungan Kabupaten Pekalongan bersama Satlantas Polres Pekalongan menggelar ramp check di Terminal Kajen, Senin (10/4/2023) sore. Mereka mengecek mulai teknis, kelengkapan surat-surat kendaraan, sampai kesehatan sopir dan kernet bus.
KAJEN - Pemudik tahun 2023 diperkirakan akan mengalami kenaikan dibanding tahun 2022. Pasalnya pada tahun ini sudah tidak ada lagi pembatasan orang melakukan perjalan seperti yang terjadi pada tahun 2022 dimana pandemi covid masih kental. Selain itu, secara nasional diperkirakan arus mudik akan mengalami kenaikan sebanyak 14,2 persen.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM meraih penghargaan kategori kategori Top Pembina BUMD 2023 dalam ajang TOP BUMD Awards 2023 yang diselenggarakan Majalah Top Business bekerja sama dengan Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) serta beberapa lembaga, asosiasi dan konsultan bisnis. Kegiatan juga didukung oleh Kementerian Dalam Negeri RI. Puncak acara penganugerahan penghargaan TOP BUMD Awards 2023 digelar Rabu (5/4/2023), di Dian Ballrom, Hotel Raffles Jakarta.
KAJEN - Bulan Ramadhan 1444 Hijriyah atau tahun 2023 sudah memasuki pertengahan, dan sebentar lagi umat islam terutama di Kabupaten Pekalongan akan menyambut datangnya lebaran atau Idul Fitri. Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas baik pra maupun pasca Idul Fitri.
Bupati dalam sambutannya mengungkapkan, dirinya sangat ingin sesegera mungkin agar semua warganya punya jamban, namun diakuinya bahwa untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan bantuan banyak pihak terutama dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan CSR dari BUMN atau BUMD serta pihak swasta di tingkat provinsi atau pusat, mengingat keterbatasan kemampuan Pemkab Pekalongan, karena menurutnya kalau hanya mengandalkan dari dana Pemkab dan CSR BUMD masih sangat kurang.
Diutarakan Fadia, bahwa sejatinya sebagai manusia pasti ada rasa malu kalau buang air besar (BAB) sembarangan, namun karena keterbatasan keuangan, maka mereka terpaksa melakukannya, oleh karena itu selain bantuan jamban, masyarakat juga harus diberikan bantuan untuk membangun sanitasi jamban tersebut. “ Tahun ini ada lebih kurang 1.200 jamban yang akan dibangun, yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat dan Pemkab Pekalongan, Point saya hari ini adalah saya sangat memerlukan sentuhan bantuan dari Provinsi Jawa Tengah, agar permasalah jamban di Kabupaten Pekalongan bisa nol, kalau komitmen kami jangan diragukan lagi, karena sebagai bupati saya ga ikhlas kalo ada warga saya BAB di sungai, saya liatnya juga sedih, oleh karena itu saya selalu berusaha mencari cara agar secara bertahap warga saya semua punya jamban, meski dana kami terbatas,” tegasnya.
Sementara itu terkait edukasi kepada masyarakat agar tidak BAB sembarangan, diungkapkan Fadia bahwa hal tersebut sudah selalu dilakukan, namun menurut perhatiannya, masyarakat melakukan hal tersebut karena memang tidak punya jamban di rumahnya, menurutnya yang perlu di edukasi tinggal orang – orang tua (generasi tua) yang memang telah terbiasa buang air di sungai.
Pada kesempatan tersebut, Asisten Pemerintahan dan Kesra menyampaikan bahwa kegiatan hari itu merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Jawa Tengah tentang Percepatan SBS kepada 6 (enam) Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah pada 29 Maret 2023, salah satunya adalah Kabupaten Pekalongan.
Disampaikan Totok bahwa semboyan Pak Ganjar, Biso ora biso kudu biso, atau bisa ga bisa harus bisa, akhir 2023 program ODF harus tuntas, dan menyikapi hal tersebut , tim dari Provinsi Jateng hadir langsung untuk melakukan audiensi dengan Bupati Pekalongan beserta jajaran sekaligus menandatangani kesepakatan bersama atau MoU untuk menyelesaikan ODF.
Sementara itu Ketua Tim SBS Provinsi Jateng, Arif Sugeng dalam sambutannya mengungkapkan, Jawa Tengah berkomitmen 2023 untuk bebas SBS atau ODF, tujuannya agar Jateng dari sisi kesehatan dan infrastruktur bisa menyelesaikan tugas dalam pencapaian sanitasi. Diutarakan Arif bahwa Program ini sudah bergulir cukup lama dan Jateng berkomitmen untuk menyelesaikan bersama sama dengan Pemkab dan Pemkot, oleh karena itu Tim SBS berkomitmen akan terus mendampingi, dan bersinergi dengan Pemkab dan Pemkot agar target ODF selesai pada 2023 bisa tercapai.
Arif optimis Kabupaten Pekalongan akan bisa memenuhi target ODF tahun ini, karena Pemkab Pekalongan sudah berkomitmen, tinggal proses verifikasi saja. “ Kami optimis karena angka capaiannya sudah lebih 90 % yaitu 92 %, masih kurang 8 persen saja, dan angka ini membuat kami optimis,” ujarnya.
Ditambahkan arif bahwa ketersediaan jamban, akan lebih cepat diatasi, dengan banyaknya stakeholders yang terlibat, dan Pemprov Jateng terus berkomitmen untuk bersinergi dengan membantu Pemkab dan Pemkot dengan mengerahkan CSR untuk membantu, diantaranya dengan menggandeng UNICEF dan memasukkan jamban sehat dalam target RTLH (Rumah Tidak Layak Huni). “Kami sangat optimis 2023 Kabupaten Pekalongan dapat mencapai target yang dikehendaki, dan kalau Jawa Tengah bisa menyelesaikan ODF di Tahun 2023, maka Jawa Tengah akan menjadi provinsi nomer 3 secara nasional setelah DIY. NTB, yang mampu mencapai target ODF,” tegas Arif.
Jumat, 14 April 2023
Dalam sambutannya Bupati Fadia menyampaikan bahwa malam ini merupakan malam yang bersejarah untuk umat Islam di seluruh dunia, karena malam ini merupakan malam dimana Al-qur’an diturunkan. “saya yakin yang hadir pada malam ini merupakan orang yang mencintai Al-qur’an karena meski dengan berbagai kesibukannya masih menyempatkan untuk datang dalam pengajian ini,” katanya
Fadia menambahkan, jika Al-qur’an diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dijadikan imam dalam kehidupan maka akan selamat dunia dan akhirat. “kadang kita bingung bagaimana cara mendapatkan anak sholeh, bagaimana cara mendapatkan rezeki, bagaimana cara hidup tenang. Padahal semua itu ada dalam Al-qur’an. Sayiddina Ali Bin Abi Thalib berkata siapa yang menjadikan Al-qur’an sebagai imam maka dia akan menuntunnya untuk mendapatkan surga dunia-akhirat,” sambungnya.
Pada kesempatan ini, lanjut Bupati, umat Islam sudah memasuki 10 hari terakhir Bulan Ramadhan dan sebentar lagi akan menyambut Lebaran. “sampai saat ini Alhamdulillah Kabupaten Pekalongan masih aman, tidak ada perang sarung atau perang ini itu, semua mensikapi perbedaan dengan aman dan damai. Semoga kondisi ini berlangsung hingga lebaran nanti,” harapnya.
Selain itu, kata Fadia, sebentar lagi kita akan menyambut saudara kita yang mudik, dirinya meminta agar para pemudik disambut dengan baik dan ramah.
“dan saya berpesan nanti pada malam takbiran jangan sampai ada petasan. Saya titip bapak/ibu supaya memantau anak-anaknya, agar kita dapat menikmati lebaran dengan aman dan damai tidak ada insiden yang membahayakan,” pintanya.
Dalam kesempatan tersebut KHR. Raden Rahmat RA, SQ, MA menjelaskan bahwa suatu ketika Rosulullah ditanya mengapa beliau puasa setipa hari Senin. Beliau menjawab karena pada hari Senin dirinya dilahirkan dan juga hari dimana Al-qur’an diturunkan. “hadis inilah yang menjadi pegangan para ulama untuk mengadakan peringatan Maulid mapun Nuzulul Qur’an,” katanya.
Dirinya menambahkan, bahwa Nabi Muhammad merupakan figur keteladanan bagi Umat Muslim baik dia sebagai ayah yang membina rumah tangga, sebagai hamba yang tekun ibadah, sebagai seseorang yang mustajab doanya dan menjadi pemimpin yang bisa membina umatnya. “akhlak Rosul merupakan cerminan akhlak Al-qur’an tidak kurang tidak lebih. Jika sebuah keluarga ingn berhasil, Kepala Desa, Bupati/Wali Kota bahkan Kepala Negara ingin berhasil, jadikan Al-qur’an sebagai bacaan utama dan perhatikan para penghafalnya,” ucapnya.
Jumat, 14 April 2023
Selain di Alun-Alun Kajen, tersedia juga wifi gratis di sekitarnya, yaitu di Taman Pendopo Bupati Pekalongan bagian timur dan Taman Pendopo Bupati Pekalongan bagian barat.
Warga dapat mengakses wifi dengan nama ALUN-ALUN KAJEN, TAMAN PENDOPO TIMUR dan TAMAN PENDOPO BARAT tanpa password atau sandi.
Dengan kecepatan 100 mbps di setiap lokasi tersebut, wifi dapat diakses sekitar 100 orang per titiknya dan sinyal dapat dijangkau hingga radius 200 meter. “Namun kecepatan yang akan didapatkan tergantung jumlah pengguna, perangkat dan hal lainnya seperti penghalang, ini akan terus kita evaluasi” jelas Supriyadi.
Selain di Kawasan Alun-alun Kajen dan sekitarnya, wifi gratis juga tersedia di Halaman Dinas Kominfo Kabupaten Pekalongan, RSUD Kraton, RSUD Kajen, dan kawasan International Batik Center (IBC) di Wiradesa.
Supriyadi berharap, dengan adanya wifi publik di era digitalisasi ini, masyarakat dapat dengan mudah memperoleh informasi dan atau hiburan yang dibutuhkan. “Harapan kami, dengan banyaknya orang yang berkumpul, semakin mempermudah penyebaran informasi. Siapapun bisa memanfaatkan wifi ini. Masyarakat juga bisa cepat menggali informasi dan hiburan. Tetap jaga nilai-nilai positif, bijak dalam menggunakan internet, serta tetap memperhatikan etika dan moral. Lebih bagus lagi digunakan untuk sarana menuntut ilmu para pelajar dan mahasiswa dapat memanfaatkan untuk menyelesaikan tugas atau keperluan pendidikan lainnya.,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap, dengan adanya layanan internet gratis di ruang-ruang publik, berdampak pada semakin efektifnya penyebarluasan informasi positif di Kabupaten Pekalongan. “Baik kegiatan pemerintahan, pembangunan, maupun kemasyarakatan, sehingga Kabupaten Pekalongan semakin bisa dikenal,” ungkap Supriyadi.
Dia mengatakan, jika masyarakat memiliki keluhan-keluhan terkait wifi publik di wilayah Kabupaten Pekalongan, dapat menyampaikan laporan melalui WA Aduan Lapor Bupati pada nomor 085600900300. WA tersebut juga menerima laporan/ aduan terkait pelayanan publik lainnya. (Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Jumat, 14 April 2023
Selain itu, pasokan atau stok barang ternyata masih aman hingga usai Lebaran 1444 H. Kemudian untuk harga sejumlah komodisi juga masih stabil, bahkan terdapat barang kebutuhan cenderung turun.
Pantauan dilakukan di Pasar Rakyat Karanganyar, Pasar Wonopringgo, Pasar Kedungwuni dan Pasar Bojong dan dilakukan secara langsung oleh Kepala Dinperindag Kabupaten Pekalongan, Susanto Widodo bersama tim.
Dari pantauan harga Cabe rawit merah/cabe setan Rp. 30.000 sampai Rp 33.000, Cabe merah besar Rp 25.000 sampai Rp 28.000, Cabe merah keriting Rp 28.000 sampai Rp 30.000, Cabe rawit hijau Rp 20.000 sampai Rp 22.000, Daging ayam ras Rp 35.000 sampai Rp 37.000, Daging sapi Rp 125.000 sampai Rp 140.000, Telur ayam ras Rp 25.500 sampai Rp 27.000, Beras Rp 11.500 sampai Rp 12.500. kemudian Bawang merah Rp 30.000 sampai Rp 33.000, Bawang putih Rp 28.000 sampai Rp 30.000 dan Minyak goreng curah Rp 14.500 sampai Rp 15.000.
"Untuk mengetahui kondisi di pasaran, kami melakukan monitoring harga dan ketersedian stok barang, kebutuhan pokok di berbagai pasar rakyat. Diantaranya Pasar Karanganyar, Pasar Wonopringgo, Pasar Kedungwuni, Pasar Bojong, " kata Susanto.
Susanto Widodo menyampaikan bahwa sebagai upaya untuk menjaga stabilisasi harga dan ketersedian barang kebutuhan pokok, menjelang hari raya idul fitri 1444 H/ 2023 dilakukan pemantauan sejumlah Pasar Rakyat.
“Pemantauan dilakukan mulai pukul 08.00 wib sampai pukul 12.00 wib. Pemantauan dilakukan secara langsung dengan menanyakan harga kebutuhan kepada para pedagang yang ada. Berdasarkan hasil pemantauan harga barang pokok cukup stabil dan stok tersedia,"pungkas Susanto.
Rabu, 12 April 2023
Kepala Dishub Kabupaten Pekalongan Agus Purwanto mengatakan ada sekitar 10 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang dicek petugas. "Kita lakukan check secara keseluruhan mulai dari surat-suratnya, maupun juga kelayakan secara fisik kendaraan." Katanya
Adapun pemeriksaan yang dilaksanakan yaitu berkaitan dengan sistem pengereman, penerangan, kemudi, kualitas ban, kaca tidak pecah, dan alat tanggap darurat. "Hasilnya, sementara ini belum ada temuan bus yang tak layak beroperasi," kata Kepala Dishub Kabupaten Pekalongan Agus Purwanto.
Sementara untuk administratif yaitu masa berlaku buku uji, STNK, nomor rangka dan kesesuaian dokumen wajib pengemudi. Termasuk, memeriksa kesehatan dan tes urine untuk para pengemudi yang dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan. "Bus yang tidak layak itu dilarang beroperasi. Dishub hanya akan menempel stiker pada bus yang sudah lolos pemeriksaan."
Pihaknya mengungkapkan, sebelumnya kegiatan ramcek ini sudah dilakukan beberapa kali pada pekan lalu. Sasarannya, di garasi-garasi perusahaan otobus (PO). Tujuannya untuk memastikan angkutan lebaran aman beroperasi. Kalau yang di garasi ada temuan. Beberapa bus sistem penerangannya tidak memenuhi syarat atau redup.
Sementara itu, Muhammad Setiabudi sopir bus Kramat Jati jurusan Pekalongan-Jakarta mengaku, setuju dengan pemeriksaan yang dilakukan Dishub. Meskipun, dari pihak perusahaannya juga sudah melakukan pemeriksaan. "Ini juga demi penumpang dalam menghadapi arus mudik lebaran. Walupun dari kantor rutin melakukan pengecekan." katanya.
Selasa, 11 April 2023
Untuk mengantipasi arus mudik tahun ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral (Linsek) Pengamanan Lebaran 1444 H pada Kamis (6/04/2023). Rapat yang digelar di Aula Lantai 1 Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan tersebut dibuka oleh Bupati Pekalongan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar.
“para pemudik ingin mengunjungi kampung halaman, dan tugas kita sebagai pemerintah daerah adalah melayani pemudik dan memastikan kondisi Kabupaten Pekalongan kondusif dan Kamtibmas terjaga,” kata Bupati Pekalongan dalam sambutannya yang dibacakan Sekda.
Untuk itu, dirinya meminta Kepada para Camat dan OPD untuk meningkatkan sinergitas dengan pihak Kepolisian dan Kodim untuk menciptakan iklim yang yang kondusif di daerahnya masing-masing.
Selain arus mudik, hal lain yang tidak kalah penting adalah terkait dengan kebutuhan pokok. Dirinya meminta agra ketersediaan pasokan dan harga kebutuhan pokok bisa di kendalikan.
“jika diperlukan Pemerintah harus turun dengan menggelar operasi pasar. Kami minta juga ke Pertamina agar ketersediaan gas terutama yang subsidi 3 kg dan BBM ketersediaanya dalam kondisi aman,” pintanya.
Terkait dengan tradisi melepas balon udara pada saat jelang dan pasca Idul Fitri dirinya meminta semu pihak termasuk Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi. “tradisi melepas balon udara di Pekalongan pada saat Lebaran perlu diantisipasi. Karena menurut data, pesawat yang lalu-lalang diatas kita antara 750 hingga 1.000 perharinya. Jadi termasuk jalur sibuk,” terangnya.
Dalam Rakor Linsek disampaikan pula paparan dari Dinas Perhubungan KabUpaten Pekalongan terkait rencana pengendalian angkutan lebaran, Polres Pekalongan terkait persiapan pengamanan operasi ketupat candi 2023 di wilayah Kabupaten Pekalongan, BPS Kabupaten Pekalongan terkait Forum Konsultasi Publik Regsosek dan sensus pertanian 2023, serta dari Bulog terkait kesiapan penyediaan stok pangan pada Lebaran 2023
Senin, 10 April 2023
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, hadir pada Puncak acara Penganugerahan penghargaan TOP BUMD Awards 2023 untuk menerima penghargaan tersebut bersama Direktur PDAM Tirta Kajen Kabupaten Pekalongan, Nur Wachid S.I.Kom yang juga menerima penghargaan untuk kategori Top CEO 2023. Selain itu, Pemkab Pekalongan melalui PDAM Tirta Kajen juga meraih penghargaan kategori Top BUMD 2023. Pemkab Pekalongan menempati level/ predikat Bintang 4 atau sangat baik dalam ajang penghargaan tersebut.
Hadir pula dalam Puncak Acara Penganugerahan Penghargaan TOP BUMD Awards 2023, Sekda Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, S.Sos, M.Si selaku Dewan Pengawas BUMD, dan Plt. Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Pekalongan, Siti Hanikatun, S.STP, M.Si, mendampingi Bupati Pekalongan. Acara dihadiri ratusan undangan dari seluruh Indonesia.
Atas penghargaan yang diraih, Bupati Fadia Arafiq mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian PDAM Tirta Kajen, dan berharap kedepan PDAM Tirta Kajen mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan dan bisa meraih penghargaan lebih tinggi lagi, yaitu bintang 5. “Pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah yang terpenting, sedangkan penghargaan merupakan bonus atas hasil kinerja yang telah dilaksanakan. Saya berharap semua BUMD di Kabupaten Pekalongan terus meningkatkan kinerjanya dan memberikan pelayanan terbaik bagi warga Kabupaten Pekalongan,” tegas Fadia.
Dijelaskan dalam form yang dikirim pihak penyelenggara TOP BUMD Awards 2023 kepada para pemenang, Level TOP BUMD Awards Bintang 4, sebagaimana diraih Pemkab Pekalongan, meliputi aspek penilaian yaitu, memiliki pencapaian kinerja yang baik, kepemimpinan dan manajemennya baik dan relatif selaras dengan Visi BUMD, telah melakukan inovasi/perbaikan namun kurang didukung tekonologi informasi, dan memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi di daerah. Secara umum, kombinasi pencapaian kinerja, upaya perbaikan & kontribusi BUMD, berpredikat sangat baik.
Kegiatan TOP BUMD Awards 2023 diselenggarakan untuk mendukung program dan kebijakan Kementerian Dalam Negeri RI, karena sejalan dengan arah dan kebijakan Pemerintah untuk mempercepat peningkatan kinerja BUMD dan pembangunan perekonomian di daerah. (Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Kamis, 6 April 2023
Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) di Masjid Raudhatul Mutaqien Desa Wonokerto Wetan Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan, Selasa (4/4/2023) malam.
Dalam kesempatan tersebut didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Sumar Rosul, Asisten III Administrasi Umum Anis Rosidi, Kepala Inspektorat Ali Riza beserta para Kepala OPD, Forkompimcam Wonokerto dan Tokoh Agama setempat.
Dikatakan H. Riswadi, pada saat jelang idul fitri kondisi masyarakat sangat sensitif, untuk itu menjaga kondusifitas merupakan tugas bersama, termasuk juga tokoh agama dan tokoh masyarakat salah satunya yakni melarang meledakan petasan yang biasanya dilakukan oleh para remaja. “kita dari pemerintah daerah juga akan menjaga kondusifitas salah satunya dengan cara mengeluarkan regulasi, terutama tentang ketersediaan bahan makanan di masyarakat,” terangnya.
Dijelaskan Wakil Bupati, bahwa akhir-akhir ini banyak beredar pesan melalui Whatshap (WA) atau lewat media lain yang mencatut nama dari para tokoh yang ada di Kabupaten Pekalongan yang menawarkan bantuan untuk masjid. Dirinya menegaskan bahwa pesan itu tidak bisa dipertanggungjawabkan. “salah satunya mencatut nama saya, pemerintah tidak ada program begitu. Karena hibah menurut aturan usulannya satu tahun. Saya himbau bagi pengurus masjid untuk berhati-hati,” pinta Riswadi.
Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati juga memberikan secara simbolis bantuan kebeberapa Masjid yang ada di Kecamatan Wonokerto serta memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para warga sekitar yang tidak mampu
Kamis, 6 April 2023