KAJEN - Kejuaraan ABNtar Kampung Kemenpota tahun 2023 Tingkat Kabupaten resmi dibuka, Senin (23/10/2023) di Alun-Alun Kajen. Kegiatan dibuka Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Iman Gunawan dan dihadiri Sekretaris Daerah mewakili bupati Pekalongan, Forkomimda, para Kepala OPD, Camat serta para perwakilan peserta.
Sebelum pembukaan kegiatan diawali defile peserta dari 19 kecamatan dan SKJ 2022. Selain itu juga ada pemberian penghargaan bagi para atlet berprestasi tingkat Jawa Tengah.
Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Iman Gunawan saat dikonfirmasi usai pembukaan mengatakan, tujuan kejuraan Tarkam adalah menggerakkan unsur keolahragaan diantaranya prestasi, kebugaran, pembudayaan dan aspek industri olahraga.
“melalui kerja kolaborasi antar semua pihak yang rapi maka beberapa aspek itu akan tercapai baik dalam jangka menegah maupun jangka Panjang,” katanya.
Untuk kejuaraan Tarkam sendiri, di Jawa Tengah tidak semua Kota/Kabupaten mendapat diselenggarakan namun hanya tiga Kabupaten saja yakni Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Kebumen.
“kita lihat dari kesiapan Kota/Kabupaten yang ada, dan dari beberapa penyelenggaraan tidak terlalu meriah seperti di Kabupaten Pekalongan ini. Animo masyarakatnya tinggi ini menjadi salah satu indikasi bahwa spirit dan budaya olahraga di Kota Santri ini baik,” terang iman.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengaku bersyukur karena Pemkab Pekalongan terpilih menjadi salah satu tempat untuk menyelenggarakan kejuaraan Tarkam.
“kita coba menyelenggarakan dengan baik, namun tidak hanya itu akan tetapi tujuan utama dari Tarka mini adalah untuk menemukan bibit unggul atlet,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, tambahnya, dengan bertemu dari perwakilan Kemenpora, Pemkab tidak hanya fokus pada pengembangan olahraga saja akan tetapi juga tentang kepemudaan.
Selasa, 24 Oktober 2023
KAJEN - Pemerintah Kabupaten akan segera memperbaiki Jembatan Kalijambe Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Hal itu diungkapkan Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq saat meninjau langsung jembatan milik PG Sragi yang merupakan akses masyarakat dari Desa kalijambe Kecamatan Sragi menuju ke Desa Pantianom Kecamatan Bojong, Jumat (6/10/2023).
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq diwakili Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar menghadiri rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka Penyampaian Jawaban Bupati Pekalongan Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD tahun anggaran 2024, Rabu (11/10/2023), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq bersama Sekretaruis Daerah M. Yulian Akbar dan beberapa Kepala OPD meninjau jalan poros Desa Wonosari Kecamatan Siwalan menuju ke Desa Tegalontar Kecamatan Sragi. Dalam kunjunganya, jalan tersebut saat ini kondisinya rusak dan akan diperbaiki oleh Pemkab Pekalongan.
KAJEN - Sebanyak ratusan titik jalan poros desa yang diambil alih untuk diperbaiki oleh Pemkab Pekalongan, hal itu lantaran banyak jalan tersebut rusak dan tidak diperbaiki.
Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq menuturkan sekitar ada 292 titik jalan desa yang diambil alih pemkab untuk diperbaiki, hal itu lantaran agar pembangunan jalan bisa dilakukan dengan cepat.
KAJEN - Perwakilan Kabupaten Pekalongan berhasil mengamankan lima medali dalam Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) SD Tingkat Provinsi Jawa Tengah.Lomba yang dilaksanakan di Magelang,selama tiga hari dari sejak tanggal 28-30 September 2023 Kabupaten Pekalongan berhasil menjadi juara pertama pada lomba macapat dan Sholat putra.
KAJEN - Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar mewakili Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq mengikuti kegiatan Trabas Kamtibmas yang diselengarakan oleh Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan.
Kegiatan yang mengambil start dan finis di Lapangan Kecamatan Kesesi ini dihadiri juga Kapolres Pekalongan, Dandim 0710 Pekalongan, Wakil Ketua DPRD serta komunitas trabas dari berbagai daerah.
KAJEN – Untuk meningkatkan produksi pertanian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyalurkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani dan gabungan kelompok tani. Selain itu, untuk meningkatkan produktivitas pertanian, di bidang peternakan, pemkab juga membangun pabrik atau bank pakan ternak.
Dalam sambutannya, H. Riswadi mengatakan, suatu kehormatan bagi Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu tempat Kirab Pemilu Damai yang melanjutkan estafet bendera kirab dari Kabupaten Kendal. Dirinya berharap kegiatan ini tidak hanya sekedar perpindahan bendera antar wilayah akan tetapi menjadi semangat untuk menyambut pesta demokrasi dan masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu 2024.
“saya meminta kegiatan ini tidak hanya sekedar seremoni akan tetapi bisa menjadi simbol keragaman politik di Indonesia. Di Kabupaten Pekalongan ini selama empat hari akan keliling di beberapa kecamatan dan pada 25 Oktober akan diserahkan ke Kabupaten Pemalang,” katanya.
Menurutnya, pemilu damai merupakan bukti berbeda pendapat tanpa berkonflik serta menunjukkan bahwa setiap suara memiliki nilai yang sama dalam menentukan arah kemajuan bangsa.
“pemilu damai juga sebagai cerminan kedewasaan dalam mengelola perbedaan, dan mari kita jadikan pemilu 2024 sebagai komitmen untuk membangun demokrasi yang kokoh dan bermartabat,” ajak Riswadi.
Wakil Bupati juga mengajak kepada masyarakat dan seluruh peserta pemilu untuk menjaga ketertiban, ketenangan dan keamanan selama proses pemilu serta memlihar semangat toleransi dan perbedaa berpendapat.
“saya juga berpesan kepada KPU Kabupaten Pekalongan untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik sebagai penyelenggara pemilu agar pelaksanaan pemilu berjalan adil dan transparan,” pintanya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal menuturkan, adanya Kirab Pemilu 2024 ini menjadi sarana bagi kita semua untuk bisa mensosialisasikan pemilu damai, pemilu yang berintegritas dan tentunya pemilu yang bersih.
“semoga Kirab Pemilu ini bisa membawa nama baik dari masing-masing partai politik untuk menjunjung Pemilu yang jauh dari isu-isu negative,” harapnya.
Jumat, 20 Oktober 2023
Dalam tinjuanya Bupati didampingu suami yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Muhtarudin Ashraff Abu, Sekretaris daerah beserta Asisten, Kepala OPD serta Forkompimcam dan Kepala Desa setempat.
Dikatakan Bupati Fadia, setelah melihat langsung kondisi Jembatan Kalijambe dirinya mengatakn kondisinya sangat mengkhawatirkan, sehingga saat melewati jembatan tersebut merasa takur karena kayunya sudah keropos. “masyarakat mengeluhkan dengan kondisi ini, karena ini akses satu-satunya dari Desa Kalijambe ke desa Pantianom untuk itu harus segera diperbaiki,” katanya.
Perbaikan jembatan ini, lanjutnya, akan memakan biaya sekitar 1,3 milyar dan akan ditambah dengan perbaikan tebing jembatan yang longsor. “besok akan kita mulai pengerjaanya agar cepat selesai,” ujarnya.
Dijelaskan bupati, perbaikan jembatan ini sudah sesuai aturan, karena jembatan ini sudah dipinjamkan ke Pemkab Pekalongan dari PG Sragi. “kita ikuti aturanya terlebih dahulu sehingga bisa diperbaiki. Dari segi bangunan masih kokoh sehingga tidak perlu membangun lagi tapi diperbaiki,” terang Fadia.
Dirinya berharap dengan diperbaikinya jembatan ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga mempermudah akses pendidikan. “masyarakta yang lewat jadi mudah, anak sekolah jadi gampang dan tentunya warga tidak perlu khawatir lagi jika melewati jembatan ini,” harapnya.
Jumat, 13 Oktober 2023
Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun, dan dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Perwakilan Forkompimda, para Kepala OPD serta tamu undangan lainnya.
Mengawali sambutannya yang dibacakan Sekda, Bupati Fadia mengucapkan terimakasih dan menyampaika penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap anggota dewan atas pandangan umum terhadap Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2024 yang telah disampaikan baik yang bersifat masukan, saran maupun pertanyaan.
“semua itu sebagai wujud kebersamaan dan tanggungjawab kita dalam penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2024,” katanya.
Dijelaskannya, terkait dengan peningkatan pendapatan asli daerah dilakukan dengan strategi mendorong digitalisasi/elektronifikasi pajak maupun retribusi daerah, melakukan monev secara berkala dilapangan, dan menggandeng mitra dalam upaya penagihan serta berupaya untuk memaksimalkan pemanfaatan asset.
Selain itu mengenai pelayanan kesehatan, ditambahkanya, saat ini capaian UHC Kabupaten Pekalongan sudah 88,5 % sehingga perlu didorong dari semua pihak agar mencapai UHC 98%.
“bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di Puskesmas dan RS namun belum memiliki JKN-KIS dapat menggunakan program pengobatan gratis dengan cukup menunjukan KTP. Terkait kesiapan RSUD Kesesi saat ini sudah melaksanakan persiapan survey akreditasi dengan survey simulasi. Pelatihan nakes ke instansi lain dan penambahan sarana dan prasarana untuk menuju BLUD di tahun 2024,” terangnya.
Terkait penyediaan air bersih sebagai dampak kekeringan ditahun 2023 dan 2024, lanjutnya, telah dianggarkan penyediaan prasarana air bersih/air minum bagi masyarakat melalui APBD dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mendistribusikan.
Jumat, 13 Oktober 2023
Fadia mengatakan bahwa jalan poros desa tersebut diambil alih oleh Pemkab Pekalongan agar bisa diperbaiki dan ditarget tahun ini bisa selesai. “karena biasanya kalua jalan poros sulit karena desa sini tidak mau memperbaiki dan desa lainya juga tidak mau, makanya kita ambil alih biar bisa diperbaiki,” terangnya, Jumat (6/10/2023).
Rencananya, jalan penghubung desa tersebut akan dibangun dengan anggaran 5,2 milyar dan dibangun dengan rigid beton bukan aspal agar lebih tahan lama. “panjangnya sekitar 1,9 km dan lebar 5 meter, karena kita mau awet jalannya,” ujar bupati.
Pembangunan jalan tersebut, tambahnya, diharapkan bisa meningkatkan ekonomi UMKM, memperlancar akses ekonomi dan akses Pendidikan. “ibu-ibu yang nai motor pun tidak takut jatuh karena jalannya bagus tidak seperti sekarang yang seperti kali asat. Jalan tersebut, tidak tersentuh pembangunan lebih dari 5 tahunan,” tuturnya.
Dirinya meminta kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk bersabar karena PR jalan rusak masih banyak dan akan satu persatu diperbaiki.
Rabu, 11 Oktober 2023
“sejak saya memimpin sudah dari dulu sampai sekarang yaitu ditahun 2021 banyak jalan desa yang sudah kita betulkan,” katanya saat meninjau perbaikan jalan poros desa yang menghubungkan Desa Tengeng-Rembun, Jumat (6/10/2023).
Dalam tinjauan tersebut Bupati ditemani Sekda dan beberapa kepala OPD. Pengambil alihan jalan poros desa tersebut, menurutnya karena banyak jalan poros yang tidak tersentuh perbaikan, karena dari kepala desa satu dan lainnya tidak mau untuk memperbaiki. “memang dijaman saya memimpin banyak jalan yang saya ambil alih, supaya bisa diperbaiki,” ujarnya.
Dikatakan Bupati, dirinya bersama rombongan dating langsung untuk mengecek perbaikan jalan poros Desa Tengeng-Rembun yang tengah dikerjakan dengan anggaran kurang lebih 1 milyar dengan Panjang sekitar 1 kilometer lebih dan lebar 4 meter. “semoga dengan pembangunan jalan ini ekonomi lancer, akses Pendidikan mudah, UMKM lebih semangat lagi karena akses jalan antar desa sudah bagus,” harapnya.
Rabu, 11 Oktober 2023
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan, Kholid ketika dihubungi, Minggu (01/10/2023) menyampaikan adanya peningkatan pretasi luar biasa berkat kerja keras guru- guru yang ada di Kabupaten Pekalongan terutama guru PAI yang mendidik anak anaknya untuk terus belajar dalam meraih prestasi di Jawa Tengah “prestasi ini berkat dorongan dari semua pihak, peserta Lomba MAPSI tingkat SD asal Kabupaten Pekalongan berhasil mendapat juara. Untuk itu, bagi siswa yang berhasil menjadi juara pastinya akan mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan,“ katanya.
Adanya pretasi tersebut, Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan berharap, peserta kedepan untuk ditingkatkan terus dalam belajar. Kemudian guru memberikan Pembinaan kepada anak anak. “Kami dari Dinas Pendidikan pastinya akan mendatangi sekolah untuk bertemu dengan anak anak yang mendapat juara, sebagai bentuk apresiasi dan motivasi,” imbuhnya.
Dikatakan, prestasi pendidikan Kabupaten Pekalongan untuk saat ini terus menunjukan peningkatan. “Dengan dorongan semua Kabupaten Pekalongan terus bergerak untuk meningkatkan prestasi pendidikan menuju lebih baik, “lanjutnya.
Adapun lima siswa yang berhasil meraih juara dalam MAPSI tingkat Provinsi Jawa Tengah diantaranya, Juara 1 Macapat Putra Alaric Mahersa Arik dari SDN 01 Kepatihan, Wiradesa,
Juara 1 Sholat Putra, M Edsel Dwi Pranaja SD Plus Alburhan Buaran. Kemudian Juara harapan 2 Khitobah putra M Fakri Husein dari SDN 03 Songgowedi Petungkriyono, Juara 3 Hifdzil Putra, M Qosdhan Liard dari SDN Plus Alburhan Buaran dan Amrina Rosyida Rochim dari SDM Kajen Kecamatan Kajen.
Rabu, 4 Oktober 2023
Ditemui usai pemberangkatan trabas, Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar mengatakan, Pemkab Pekalongan mensupport adanya kegiatan Trabas Kamtibmas ini, karena menurutnya selain memberikan wadah bagi komunitas trabas juga ada kegiatan bakti sosial.
“dan tak kalah penting adalah adanya sinergitas antara Polres, Pemkab, Kodim serta kecamatan dan desa,” katanya, Minggu (01/10/2023).
Selain itu, lanjutnya, trabas kali ini juga sebagai Langkah antisipastif terhadap adanya kebakaran yang marak terjadi di musim kemarau seperti saat ini.
“musim kemarau ditambah dengan fenomena el nino diprediksi masih panjang, untuk itu kami menghimbau kepada warga agar mewaspadai kebakaran lahan dan wilayah sekitar hutan. Dan kami juga telah mensiagakan OPD terkait yakni Damkar, karena keterbatasan alat kami juga meminta partisipasi masyarakat untuk mengatasi jika sewaktu-waktu ada kebakaran,” pintanya.
Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi menjelaskan, sesuai jadwal Polres Pekalongan menggelar Trabas Kamtibmas pada tanggal 1 Oktober.
“selain trabas juga ada kegiatan bakti sosial diantara pemberian sembako kepada warga yang membutuhkan, bantuan bibit tanaman, pemberian 50 sak semen kepada masjid di Desa Ujungnegoro serta pemeriksaan Kesehatan gratis,” ujarnya.
Kegiatan ini, tambah Kapolres, juga sebagai wahana edukasi kepada warga agar tidak sembarang membakar sampah. Hal itu lantaran saat ini banyak terjadi kebakaran lahan dan hutan di wilayah Kabupaten Pekalongan.
“jika para peserta trabas menemukan adanya kebakaran lahan atau hutan kami minta untuk turut memadamkan api,” jelasnya.
Senin, 2 Oktober 2023
Penyaluran bantuan alsintan secara simbolis dan peresmian pabrik pakan ternak dilakukan oleh Bupati Pekalongan, Hj. Fadia Arafiq, di Desa Sawangan, Kecamatan Paninggaran, Rabu (27/09/2023).
Bantuan tersebut terdiri dari 4 unit pabrik pakan ternak yang dibangun di wilayah Kecamatan Paninggaran dan Karanganyar, 1 unit mesin tanam padi atau transplanter, 1 unit mesin penggilingan padi (RMU), 22 unit traktor mini atau cultivator, 23 pompa air Diesel, 19 unit mesin perontok multiguna (Power Threser), 3 unit alat pasca panen tembakau.
Selain itu, untuk membantu warga memenuhi kebutuhan pangan di tengah tingginya harga beras saat ini, pemkab juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras untuk 84.909 keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan, termasuk untuk 342 KPM di Desa Sawangan, Paninggaran. Bantuan beras yang diberikan sebanyak 10 kilogram untuk setiap KPM.
Direktur Pakan Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian RI, drh. Nur Sapta Hidayat, dalam wawancara usai kegiatan, mengutarakan, alat mesin (alsin) fungsinya untuk mempercepat proses. “Sehingga jangka waktu kosong penanaman itu kita hindari. Dengan kecepatan, diharapkan masa tanam bisa bertambah, bisa menjadi 2 kali atau bahkan 3 kali. Perontok untuk menghindari losis.Jangan sampai gabah yang dirontokkan banyak yang berjatuhan. Losis kita kurangi dengan alat,” ujarnya.
Sedangkan alat pengolah pakan, dikatakannya adalah alat hilirisasi. “Bagaimana bahan baku yang ada di sekitar kita olah, kita manfaatkan, kita simpan dan kita jual belikan,” ungkapnya. Sehingga, lanjutnya membangkitkan iklim bisnis sehingga warga dapat mendapatkan tambahan penghasilan, disamping bertani atau beternak.
Bupati Hj. Fadia Arafiq berharap dengan bantuan yang diberikan diharapkan para petani dan peternak dapat meningkat kesejahteraannya. “Petani dan peternak akan lebih modern, sehingga hasilnya lebih bagus,” tutur bupati. Harapannya, dengan pabrik pakan ternak yang dibangun, para peternak tidak akan mengalami kelangkaan pakan untuk ternaknya.
Bupati Fadia Arafiq juga sedang mengupayakan bantuan drone pembasmi hama untuk para petani di wilayah Kabupaten Pekalongan “Supaya tidak ada gagal panen di Kabupaten Pekalongan. Drone nantinya dapat dipinjam oleh kelompok-kelompok tani secara bergantian,” imbuh bupati.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan, Ari Lailani, menyampaikan, bantuan bersumber dari Anggaran DAK, APBN dan Anggaran khusus DBHCHT Tahun 2023.
Dengan penyaluran bantuan tersebut, pihaknya menargetkan, adanya efisiensi dan efektifitas waktu, tenaga kerja dan biaya sehingga bisa menekan biaya produksi dari pra tanam sampai pasca panen dan kualitas gabah pun meningkat.
Dengan Pembangunan pabrik pakan ternak, diharapkan akan tersedia pakan ternak dengan kandungan nutrisi yang lengkap.
Sedangkan bantuan alat perajang tembakau diharapkan dapat meningkatnya kualitas rajangan tembakau sehingga menghasilkan rajangan tembakau yg seragam
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pekalongan, Kepala Bappeda Litbang, Kepala DPU, Kepala Disperindag, Kepala Dinsos, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan, Plt. Kabag Perekonomian, Kabag Prokompim Setda, Perum Bulog, unsur Forkompimcam Paninggaran, para kades, kelompok tani dan gabungan kelompok tani serta keluarga penerima manfaat.
Jumat, 29 September 2023