Admin
Senin, 28 Agustus 2023


KAJEN - Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq menyalurkan bantuan secara simbolis kepada para penerima zakat program dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pekalongan yang terdiri dari Penyaluran Bantuan LAB (Layanan Aktif Baznas) dan penyaluran bantuan RTLH (Rumah Tidak layak Huni).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 1 Setda, Sabtu (26/8/2023) dihadiri Kepala Dinas Perkim LH, Ketua Basnaz serta para penerima zakat.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengucapkan terimakasih kepada Baznas Kabupaten Pekalongan karena luar biasa, hebat dan pintar dalam membantu orang yang membutuhkan.
“di Kabupaten Pekalongan ada bantuan RTLH, ada bantuan masjid dan lainnnya. Tapi prosesnya lama dan panjang. Tapi itu aturan dari pusat bukan dari bupati, seprti harus membuat proposal, kejelasan hukumnya ada atau nggak dan sebagainya,” katanya.
Beda dengan Basnaz, lanjut Fadia, untuk itulah dirinya mendukung Baznas karena bisa membantu masyarakat yang tidak terbantu dari pemerintah.
“seperti ada saat ini 600 rumah yang tidak layak huni yang jumlahnya setiap tahunnya bertambah dan kebanyakan karena kondisi ekonominya mereka tidak bisa memperbaiki,” lanjutnya.
Dirinya berpesan, agar Basnaz tidak hanya membantu dalam bentuk uang namun juga transfer ilmu dan juga peralatan usaha yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan ekonominya.
‘jika dikasih ilmu akan terus bermanfaat. Dan juga ada dari masyarakat yang butuh pelatihan pengemasan produk, juga kalau bisa Baznas memiliki tim medsos sendiri untuk memasarkan produk-produk dari masyarakat yang dibantu,” pinta Fadia.
Sementara itu, Ketua Basnaz Kabupaten Pekalongan Muhtaram menuturkan, pada kali ini Basnaz menyalurkan bantuan sebesar 429 juta lebih yang rinciannya untuk program RTLH dan bantuan rumah tidak layakhuni sebesar 300 juta untuk 30 mustahik.
“sedangkan lainnya ditasyarufkan untuk santunan biaya hidup, tanggap darurat, bantuan sembako, tambahan modal usaha dan lainnya,” jelasnya.