Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, SH menyampaikan apresiasi terhadap Muhammadiyah atas peran sertanya dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pembukaan Pameran dalam Rangka Semarak Mukhtamar Muhammadiyah dan Aisyiyah Ke-48 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kajen, Sabtu (30/07).
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Wabup Riswadi mengatakan bahwa upaya pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan berjalan dengan optimal tanpa diiringi pembangunan SDM yang mumpuni. Karenanya dia mengapresiasi peran serta Muhammadiyah dalam peningkatan SDM melalui Bidang Kesehatan dan Pendidikan.
“Kami menyadari begitu besar kontribusi pemikiran Muhammadiyah untuk pembangunan Kabupaten Pekalongan contoh melalui majunya pendidikan Muhammadiyah di TK, SD, sampai ke Universitas,” tutur Wabup Riswadi.
Dia menambahkan bahwa pembangunan SDM yang dilaksanakan Muhammadiyah yang telah selama berlangsung puluhan tahun di Kabupaten Pekalongan menjadikan Muhammadiyah memiliki kualitas SDM yang unggul dan maju. Oleh karenanya dia berharap Muhammadiyah dapat terus menjalankan peran untuk mendukung pembangunan di kabupaten Pekalongan.
“Mari bersama-sama Pemerintah Kabupaten Pekalongan kita bangun infrastruktur sekaligus kita bangun SDM di Kabupaten Pekalongan,” ajaknya.
Lebih lanjut, dia juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Gebyar Muktamar Muhammadiyah yang rencananya akan dilaksanakan di Solo.
“Pra Muktamar Muhammadiyah di Solo nanti akan ada gebyar pasar dan pameran. . Hari ini saya lihat masyarakat ramai, saya rasa masyarakat sudah rindu karena sudah 2 tahunan vakum,” ujarnya.
Melalui kegiatan Gebyar Mukhtamar tersebut, dia berharap ekonomi masyarakat akan kembali tumbuh dan target pertumbuhan ekonomi yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat terwujud.
Walaupun begitu, Wabup Riswadi tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan walaupun kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan perhari itu tercatat 0 kasus. Tetapi masyarakat tetap di himbau untuk tetap waspada. “Masyarakat harus tetap waspada dan selalu menjaga protokol kesehatan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup Riswadi meminta Muhammadiyah untuk ikut berperan menyosialisasikan instruksi-instruksi Pemerintah kepada masyarakat serta mentaatinya dengan baik sebagai bentuk pendidikan SDM yang berkualitas.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan KH. Drs. Mulyono berharap agar kolaborasi pembangunan yang selama ini berjalan antara Muhammadiyah melalui pembangunan SDM dan Pemkab Pekalongan melalui pembangunan infrastruktur dapat terus berlanjut. “Jika kedua pihak ini saling menyatu Insya Allah akan semakin maju,” ujarnya.
Dia mengungkapkan bahwa Gebyar Muktamar merupakan rangkaian dari Muktamar yang memang sebagai ajang pemanasan untuk menyongsong suksesi pergantian kepemimpinan dari yang lama menuju ke yang baru.
“Penyegaran-penyegaran kepemimpinan diperlukan karena di belakang kami banyak pemuda-pemuda yang merupakan tunas-tunas bangsa di Kabupaten Pekalongan yang antri untuk bisa memimpin negeri ini dan memimpin Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan ,” tuturnya.
Sementara itu dari pihak panitia, Mardi Raharjo, S.Pd.I dalam sambutannya mamaparkan bahwa serangkaian kegiatan lainnya juga digelar oleh Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan dalam rangka menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah Ke-48.
“Kegiatan lainnya seperti menyanyi, membaca Al Qur’an, gerak dan lagu oleh anak-anak BA/TA/SA. Lomba menyanyi Muktamar dan lagu nasional. Selain itu kami juga mempersiapkan pameran selama 2 hari, ada pula donor darah. Serta besok kami akan menyerahkan kursi roda sejumlah 15 yang sudah disiapkan Muhammadiyah untuk membantu Pemkab dalam upaya menangani anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus,” terang Mardi.
Dia mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan yang digelar tersebut merupakan bagian dari peran serta Muhammadiyah dalam upaya memperhatikan masyarakat Kabupaten Pekalongan serta sebagai upaya mendukung program Pemkab Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Minggu, 31 Juli 2022
KAJEN – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Pekalongan telah resmi pindah ke gedung Korpri. Dengan pemindahan ini diharapkan PWRI dapat semakin aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan karena lebih dekat dengan Pusat Pemerintahan Kabupaten Pekalongan. PWRI diharapkan dapat mengadakan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk para pensiunan dan juga masyarakat Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-114 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 menargetkan pembangunan infrastruktur berupa Peningkatan Jalan Shandseet sepanjang 1.260 meter dengan lebar 3 meter dan membangun turap dengan panjang 10 meter dengan tinggi 1,5 meter di Desa Pedawang.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersholawat bersama-sama masyarakat Kecamatan Bojong dalam kegiatan Kabupaten bersholawat yang digelar di Aula Pendopo Kecamatan Bojong, Selasa (26/07) malam.
Dalam sambutannya Bupati Fadia menyampaikan besarnya manfaat dari kegiatan sholawat bersama yang diselenggarakan tersebut.
Dalam sambutannya Bupati Fadia menyampaikan suka citanya dapat bertatap muka langsung dengan Gus Miftah dan Masyarakat Kabupaten Pekalongan melalui kegiatan tersebut. “Saya senang sekali bisa hadir di sini bertemu masyarakat Kabupaten Pekalongan semuanya dan saya senang bisa kenal langsung Gus Miftah karena saya biasanya hanya melihat Gus Miftah di TV saja,” ujarnya.
Bupati berharap melalui kegiatan tersebut Kabupaten Pekalongan dan warganya akan mendapatkan keberkahan. “Mudah-mudahan di malam Tahun Baru Islam ini, Tahun Barunya Umat Islam di seluruh dunia, kita mendapatkan barokah. Amin,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati juga berharap agar melalui ceramah yang disampaikan Gus Miftah dalam kegiatan tersebut, seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan mendapatkan keselamatan, “Semoga Pandemi Covid-19 dapat segera hilang dan masyarakat Kabupaten Pekalongan tambah sukses semuanya, panjang umur, berlimpah ruah rejekinya,” ungkap bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia juga menyampaikan agar Tahun Baru Islam dapat dimanfaatkan sebagai saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, “Mudah-mudahan di Tahun Baru Islam ini kita bisa tambah introspeksi diri. Mungkin di tahun sebelumnya ada yang masih belum kita lakukan Insya Allah tahun ini bisa kita lakukan, ada cita-cita yang masih terhambat Insya Allah tahun ini bisa segera terlaksana,” ucapnya.
Pengajian malam itu berlangsung meriah oleh antusiasme dan gelak tawa warga mendengarkan ceramah Gus Miftah malam itu yang membawakan tema seputar bulan Muharram sebagai bulan dengan sejuta kebaikan.
“Pada bulan ini Allah akan mengabulkan doa-doa para Nabi dan Rosul, itu terjadi di Bulan Muharram,” tuturnya.
Akan tetapi, lanjutny, Bulan Muharram yang merupakan bulan suci dan mulia bagi Umat Islam, malah menjadi bulan yang terkesan penuh misteri bagi sebagian masyarakat, khususnya di Jawa. Bahkan warga enggan menggelar resepsi pernikahan pada bulan Muharram atau lebih akrab dikenal sebagai bulan Suro dalam penanggalan Jawa.
Melalui ceramahnya, dia mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki keteguhan hati untuk mempercayai Bulan Muharram adalah bulan baik yang penuh berkah serta mengajak masyarakat untuk memiliki keimanan kepada Allah SWT.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Minggu, 31 Juli 2022
Demikian disampaikan bupati saat sambutan pada kegiatan Doa Bersama Awal dan Akhir Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah di Masjid Al Muhtaram Kajen, Jum’at (29/07).
“Apa saja yang sudah kita lakukan dan bermanfaat untuk orang banyak. Apa rencana-rencana kita yang masih belum bisa kita lakukan. Apa tujuan-tujuan kita lebih baik yang bisa kita lakukan pada tahun depan. Agar kita di tahun berikutnya segala cita-cita kita atau segala tujuan kita yang masih belum tercapai bisa kita tingkatkan lagi dan apa yang masih belum tercapai dan kurang bermanfaat bisa kita perbaiki untuk menjadi jauh lebih baik lagi,” tutur bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan harapan agar di Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah Kabupaten Pekalongan dijauhkan dari Covid-19, “Semoga Kabupaten Pekalongan ini kasus Covid-19 bisa nol,” ujarnya.
Selain itu bupati juga berharap seluruh warga Kabupaten Pekalongan diberikan kesehatan, kesejahteraan, aman, kondusif serta tidak ada masalah apapun di Kabupaten Pekalongan.
Dia juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat melaksanakan segala rencana dan program dengan baik. “Semoga semua Visi-Misi dan Program Bupati dan Wakil Bupati semuanya berjalan dengan baik terlaksana dengan baik, program-program yang direncanakan dapat tercapai semua,” tandasnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 30 Juli 2022
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM dalam sambutannya pada kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun PWRI Ke-60 Tahun yang digelar di Gedung Korpri Kecamatan Kajen, Kamis (28/07) siang.
“Misalnya bisa diadakan kegiatan bersama PMI, kemudian juga dapat berkolaborasi dengan UMKM supaya para pensiunan ini dapat terus aktif, mandiri dan bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat,” tutur Bupati Fadia.
Lebih lanjut, dia mengatakan akan mengupayakan agar PWRI dapat memperoleh bantuan kios dari UMKM sehingga Koperasi PWRI dapat menjual lebih banyak barang.
Selain itu karena letak kantornya yang stategis dan mudah diakses, Bupati Fadia berharap agar PWRI dapat membantu Pemkab Pekalongan untuk menyentuh masyarakat dengan memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana cara agar dapat memperoleh bantuan-bantuan dari pemerintah.
“Karena anggota PWRI ini merupakan tokoh-tokoh hebat dan juga merupakan tokoh-tokoh dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Jadi tahu bagaimana cara untuk bisa mendapatkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah,” kata Fadia.
Menurutnya, walaupun sudah purna tugas, pensiunan yang tergabung dalam PWRI tetap memiliki peran penting dalam memajukan Kabupaten Pekalongan.
“Kami, Pemerintah Kabupaten Pekalongan masih membutuhkan saran, dan masukan dari tokoh-tokoh PWRI dan juga tokoh pemikir dari masyarakat agar kami dapat lebih baik lagi,” ujarnya.
Ketua PWRI Kabupaten Pekalongan Ir. H. Susiyanto, M.M. dalam sambutannya menandaskan bahwa walaupun PWRI telah berusia 60 tahun tetapi semangat anggotanya harus tetap membara untuk tetap mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa. “Pensiun bukan berarti akhir dari sebuah pengabdian,” tuturnya.
Terkait pemindahan kantor PWRI ke Kajen yang sebelumnya bertempat di Wiradesa, Susiyanto berharap pemindahan kantor ini akan mejadikan PWRI semakin eksis dikenal oleh masyarakat dan terutama seluruh ASN di Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 29 Juli 2022
Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan menggelar Gebyar Muharram 1444 Hijriah, 29-30 Juli 2022, Peringatan pergantian tahun Baru Islam ini akan dilangsungkan di Masjid Al Muhtarom, Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, seperti yang disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM, melalui Kepala Bagian Kesra Kabupaten Pekalongan, H Subagyo, usai rapat koordinasi, Selasa (26/7/2022).
"Rangkaian acara Gebyar Muharram tahun ini akan dimulai dari hari Jum'at 29 Juli 2022 dengan acara Doa Bersama Akhir Tahun dan Awal Tahun 1444 Hijriyah di Masjid Al Muhtarom, dilanjutkan Hari Sabtu 30 Juli 2022, dari jam 06.00 WIB s/d 09.00 WIB acara Pembacaan Khataman Qur’an. 30 ribu Juz atau 1000 Khataman oleh santri TPQ. Seluruh rangkaian acara bertempat di dalam Masjid Al Muhtaram, Kajen Kabupaten Pekalongan," terang Subagyo.
Ditambahkan, Tujuan kegiatan selain untuk peringati Tahun Baru Islam juga sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak muslim di wilayah Kabupaten Pekalongan, supaya menjadi generasi penerus yang Islami dan berkualitas.
"Dengan Mengkhatamkan 30 Ribu Juz bacaan Al-Qur'an, Oleh santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), Kegiatan ini juga akan diikuti dengan santunan 200 anak yatim-piatu," jelas Kabag Kesra.
Ditambahkan, Acara seremonial Gebyar 1 Muharram 1444 Hijriyah dengan santunan untuk 300 anak yatim-piatu, serta penyerahan bantuan sosial secara simbolis pada 21 lembaga non pemerintah dengan total bantuan sebesar Rp.331.600.000, yang akan dilangsungkan Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.
Rapat diikuti Kepala Bagian Kesra Kabupaten Pekalongan, Ketua Badko LPQ Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua Badko LPQ Kabupaten Pekalongan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinkominfo, Prokompim, Polres Pekalongan, Dinas Kesehatan dan Panitia. (Red)
Kamis, 28 Juli 2022
Kegiatan TMMD Reguler ke-114 dan Sengkuyung Tahap II resmi dibuka melalui upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, SH, di Desa Pedawang Kecamatan Karanganyar, Selasa (26/07).
Dalam wawancara seusai memimpin kegiatan tersebut, Wabup Riswadi mengatakan bahwa TMMD Sengkuyung II merupakan wujud kegotongroyongan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bersama masyarakat, TNI, serta Polri untuk bersama-sama memajukan infrastruktur daerah.
“Kegiatan ini untuk membangun kebersamaan masyarakat dan meningkatkan ekonomi serta laju distribusi barang menjadi semakin baik, semakin nyaman, serta apa yang kita inginkan yaitu peningkatan ekonomi akan bisa dilaksanakan,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa dalam proses pembangunan, Pemerintah Daerah membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat. “Bersama rakyat, Insya Allah apa yang menjadi program-program untuk rakyat sejahtera, infrastruktur menjadi jawaban,” tuturnya.
Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Rizki Aditya S.Sos M.Han mengatakan kegiatan pembangunan infrastruktur akan dikerjakan oleh personel sebanyak kurang lebih 45 orang dibantu oleh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa lebih maju dalam membangun daerahnya,” ujarnya.
Terkait pemilihan lokasi, dia mengatakan Desa Pedawang dipilih guna membantu pemerataan ekonomi di Kabupaten Pekalongan.
“Jadi TMMD ini, tidak hanya di daerah perkotaan atau daerah yang mudah di jangkau tetapi kita lebih menuju kepada daerah yang sulit atau terisolir sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Sengkuyung II Komandaan SST Arif Munajat, S.Sos dalam laporannya mengatakan selain kegiatan pembangunan fisik berupa infrastruktur, TMMD Sengkuyung juga memiliki sasaran non fisik yang ingin dicapai melalui kegiatan penyuluhan kepada masyarakat,
“Kami juga mempunyai rencana kegiatan lainnya seperti penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Penerimaan Prajurit TNI, Penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, Penyuluhan BUMDes, Penyuluhan kebencanaan, dan penyuluhan PKK,” paparnya.
Ia juga mengatakan kegiatan TMMD Reguler Ke-114 Sengkuyung Tahap II akan dilaksanakan antara tanggal 26 Juli 2022 sampai dengan 24 Agustus 2022 dengan sumber dana berasal dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.
Dalam kesempatan tersebut dia juga menyampaikan harapan agar proyek yang dibangun pada kegiatan TMMD Reguler Ke-114 dan Sengkuyung Tahap II dapat bermanfaat untuk masyarakat.
“Kita harapkan manfaat proyek ini nantinya supaya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, memperlancar arus lalu lintas, membangun semangat masyarakat untuk membangun desanya, serta meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 27 Juli 2022
Melalui sholawat, harapannya, Kabupaten Pekalongan dijauhkan dari bala dan mendapatkan kemudahan dalam segala urusan. “Membangun tidak hanya dengan uang, namun juga harus atas bantuan dan ridho Allah,” ungkap Fadia dalam sambutan pada kegiatan Kabupaten Pekalongan Bersholawat Tingkat Kecamatan di Desa Sinangohprendeng, Selasa (26/7) malam.
Bupati Fadia dalam kesempatan tersebut berdo’a agar seluruh masyarakatnya panjang umur, sehat dan diberi keberkahan dan para pemimpin diberikan keselamatan dan kemudahan untuk memimpin Kabupaten Pekalongan. “Mudah-mudahan dengan bersholawat, akan memudahkan rejeki kita dan keberkahan, kesehatan, cita-cita kita dimudahkan Allah. Anak-anak kita jadi anak yang sholeh dan sholehah. Pemimpinnya bisa membangun dengan mudah, tepat sasaran dan dengan kekeluargaan,” harap bupati.
Kegiatan Kabupaten Pekalongan Bersholawat sudah digelar secara rutin setiap malam Rabu Wage, namun sempat terhenti karena level Covid-19 di Kabupaten Pekalongan yang cukup tinggi waktu itu. “Kegiatan sebagai ajang untuk silaturahmi, mengunjungi wilayah kecamatan, bertemu secara langsung dengan masyarakat. Saat ini alhamdulillah level PPKM Kabupaten Pekalongan level 1, sehingga kegiatan masyarakat sudah boleh kembali digelar. Yang penting protokol kesehatan tetap dijaga, ” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin booster.
Dia juga menyampaikan program-program unggulan Kabupaten Pekalongan, di antaranya yaitu kesehatan gratis cukup dengan KTP dan pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya.
Sebelumnya, Camat Kajen, Agus Purwanto dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Kabupaten Pekalongan Bersholawat ide awalnya dari Bupati Pekalongan. “Sebagai Kota Santri, kegiatan membaca sholawat sudah sering dilaksanakan. Pemkab Pekalongan ingin terus mendorong, ingin membumikan bacaan sholawat di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Di kecamatan Kajen, lanjutnya, sudah beberapa kali dilaksanakan di Aula Kecamatan Kajen. “Sudah dapat kami rasakan manfaatnya,” katanya. Harapannya faedah dan manfaatnya dapat masyarakat oleh masyarakat di wilayah Kecamatan Kajen. “Sehingga digeser di balai desa balai desa di wilayah Kecamatan Kajen. Alhamdulillah malam ini Desa Sinangohprendeng melaksanakan,” ucap dia.
Kades Sinangohprendeng, Titi Istiyaningsih, dalam sambutannya mengajak warganya, khususnya yang beragama Islam, untuk senantiasa bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Di desanya, kegiatan bersholawat sudah dilaksanakan di unit yang lebih kecil, seperti RT, RW, masjid maupun mushola. Menurutnya, dengan adanya kegiatan Kabupaten Pekalongan Bersholawat, silaturahmi warga Desa Sinangohprendeng menjadi lebih luas lagi. Kegiatan diikuti unsur Forkopimcam Kajen, aparat desa dan PKK Sinangohprendeng serta warga masyarakat
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 27 Juli 2022
“Sholawat ini besar sekali manfaatnya dan barokahnya untuk kita semua karena dengan bersholawat semoga masalah yang besar menjadi mudah terselesaikan dan masalah yang kecil semoga bisa segera selesai dan hilang,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, berharap agar Covid-19 segera berakhir dan ekonomi masyarakat dapat segera kembali tumbuh.
Menurut Bupati Fadia kegiatan sholawat bersama semacam itu juga dapat menjadi momentum bersilaturahmi yang baik antara Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ada di Kabupaten Pekalongan, khususnya Kecamatan Bojong, “Melalui kegiatan ini juga kita bisa saling berbagi keluh kesah dan bisa sama-sama sharing sehingga apa yang seharusnya mendapat perhatian Pemkab dapat tersampaikan sehingga apa yang dapat pemkab bantu di Kecamatan Bojong ini dapat bersama-sama kita memberikan saran dan masukan,” kata bupati.
Dia pun meminta kepada perangkat desa terkait kegiatan sholawat bersama semacam itu agar dapat digelar secara rutin di desa-desa, “Terutama agar saya bisa mengunjungi desa-desa yang memang perlu mendapatkan perhatian dan bantuan dari Pemerintah Daerah,” tutur Bupati.
Dalam kesempatan tersebut bupati juga membahas mengenai potensi daerah Bojong yang menurutnya perlu digali. “Bojong ini salah satu kecamatan yang mempunyai kelebihan karena pintu tol ada di Bojong sehingga ekonomi berjalan dengan baik di Bojong ini,” terangnya.
Bupati juga menceritakan bahwa Pemerintah Kabupaten juga sering mengajak tamu dari pusat maupun dari daerah lain yang datang ke Kabupaten Pekalongan untuk mampir makan di area Bojong agar dapat mempersingkat waktu karena Kecamatan Bojong dekat dengan pintu masuk dan keluar tol. “Dengan begitu saya harap ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Bojong bisa selalu baik serta pontensi-potensi lainnya dapat tergali,” ujarnya.
Terakhir, Bupati Fadia juga menyosialisasikan program-program unggulan yang sedang berjalan seperti kesehatan gratis cukup pakai KTP di puskesmas dan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan, program pembangunan infrastruktur, program bantuan seragam sekolah untuk siswa tidak mampu di sekolah negeri, serta bantuan bagi penunggu pasien rumah sakit.
Camat Bojong Farid Abdul Khakim dalam kesempatan tersebut mengajak masyarakatnya untuk mendukung Bojong sebagai wajah Kabupaten Pekalongan karena letaknya yang strategis. Bojong memiliki akses masuk dan keluar Jalan Tol.
“Kita juga programkan konsep Bojong Intan Pari yaitu Industri, Pertanian, dan Pariwisata. Kecamatan Bojong ini terdiri atas 2 wilayah, yang satu adalah urban yang merupakan daerah industrial karena banyak sekali industri seperti konveksi dan satunya lagi adalah industri pertanian karena sanggup menyangga untuk menjaga ketahanan pangan di daerah Bojong dan sekitarnya serta Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya,” terangnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 27 Juli 2022
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE, MM dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Pekalongan (Wabup) H. Riswadi, SH pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (25/07).
Wabup Riswadi mengatakan bahwa Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan merupakan amanat dari ketentuan Peraturan perundang-undangan yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.
Riswadi menambahkan bahwa penyampaian Raperda kepada Gubernur juga dimaksudkan untuk menghindari agar Perda tentang APBD yang ditetapkan tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan lainnya.
“Kita telah berupaya agar Raperda tentang Pertanggungjawaban yang kita susun bersama memenuhi kriteria tersebut. Apabila masih ada catatan dan koreksi dari Gubernur Jawa Tengah, maka hasil evaluasi tersebut akan kita jadikan pedoman dalam rangka penyempurnaannya,” katanya.
Disamping itu, lanjutnya, bahwa selama proses penyusunan hingga pembahasan Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021, segala masukan yang disampaikan akan menjadi bahan penyempurnaan Raperda.
“Perbedaan pendapat, persepsi maupun pemikiran adalah sebuah dinamika, namun hal tersebut telah dapat kita selaraskan dan kita sepakati bersama dengan mengutamakan semangat mencapai hasil yang terbaik. Saran, pemikiran dan catatan yang telah disampaikan oleh segenap anggota Dewan melalui Rapat Kerja Badan Anggaran maupun Fraksi-fraksi yang tertuang dalam Pandangan Umum dan Kata Akhir akan kami perhatikan dan sebagai bahan masukan untuk menyempurnaan langkah selanjutnya,” ujar Riswadi.
Dalam rapat paripurna hari itu, juga dibahas terkait Raperda tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.
Wabup mengatakan bahwa olahraga merupakan sarana pembangunan Sumber Daya Manusia berkualitas tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan masyarakat agar penyelenggaraan keolahragaan di Kabupaten Pekalongan dapat dilaksanakan secara terpadu dan terarah.maka diperlukan pengaturan yag menjadi pedoman bagi sinegritas semua unsur yang terlibat.
“Kami berharap dengan disetujuinya Raperda ini, dapat mendorong peningkatan kualitas pembangunan manusia secara jasmaniah, rohaniah, dan sosial dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang cerdas, berprestasi, sehat, dan bugar,” tuturnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 26 Juli 2022