KAJEN – Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM mengajak warganya untuk bersedekah, terlebih pada bulan Ramadhan ini. Ajakan tersebut disampaikan bupati saat memberikan sambutan pada Peringatan Nuzulul Qurán di Masjid Al Muhtarom, Kajen, Selasa (19/4) malam.
“Bulan Ramadhan ini, marilah kita tingkatkan amal sedekah. Pertama perhatikan keluarga dekat-dekat kita dulu serta tetangga kita. Insya allah kalau kita shodaqoh, bukannya tambah miskin, tapi malah tambah kaya. Kita harus tingkatkan kepedulian,” ajak bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga berharap ekonomi Kabupaten Pekalongan segera membaik di tengah terkontrolnya pandemi Covid-19, “Insya Allah agar yang namanya pandemi Covid agar cepat berlalu, dan membaiklah Kabupaten Pekalongan ini. Ekonomi bisa membaik lagi,” ujar bupati.
Pemkab juga memberi stimulus meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjelang Lebaran, dengan menyiapkan sejumlah bantuan sosial atau Tunjangan Hari Raya (THR) kepada sejumlah pihak. Bantuan tersebut antara lain untuk 300 hafidz/ hafidzoh sebesar Rp. 500 ribu, bantuan untuk 860 imam masjid sebesar Rp. 1 juta per orang, 860 marbot masjid sebesar Rp. 1 juta/ orang, dan bantuan untuk penjaga makam sebesar Rp. 300 ribu per orang dari masing-masing desa/kelurahan.
Bupati mengatakan bahwa dana tersebut telah disiapkan pemda, “Datanya sudah ada di kesra yang mengelola nama-namanya,” kata bupati.
Data penerima bantuan saat ini dalam tahap seleksi dan verifikasi oleh Bagian Kesra Setda, terutama untuk hafidz/hafidhoh dan penjaga makam. Sedangkan bantuan untuk imam masjid dan marbot, data penerima didasarkan pada masjid yang terdaftar di Kemenag sebagaimana dipublikasikan di website www.simas.kemenag.go.id
Dalam kegiatan tersebut bupati juga menyosialisasikan program-program unggulan pemkab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Program tersebut yaitu kesehatan gratis cukup pakai KTP, melahirkan gratis di puskesmas dan rumah sakit milik pemkab, bantuan bagi penunggu pasien, dan bantuan seragam sekolah bagi siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu yang bersekolah di sekolah negeri.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Agung Al-Muhtaram Kajen menghadirkan penceramah Habib Muhammad Syahab, dari Jakarta. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 21 April 2022
KAJEN - Dalam satu dekade terakhir , sistem tata kelola pemerintahan telah memasuki paradigma baru. Paradigma tata kelola pemerintahan baru tersebut yaitu tata kelola pemerintahan berbasis Keterbukaan Informasi Publik, tata kelola berbasis e-goverment (SPBE), dan tata kelola berbasis keterbukaan (single dan open data). Ketiga tata kelola pemerintahan tersebut muaranya adalah terwujudnya efektivitas efisiensi dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan public.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyalurkan hibah dan bantuan sosial senilai sekitar Rp. 1,5 miliar untuk ormas Muhammmadiyah. Hibah tersebut antara lain disalurkan untuk pembangunan 17 masjid dan mushola, hibah kepada Pengurus Daerah Muhammadiyah, hibah pada panti asuhan, serta bantuan sosial untuk Yayasan Muhammadiyah yang terdiri atas 6 lembaga.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan akan membangun sirkuit balap motor pada tahun 2023. Sirkuit balap motor akan dibangun untuk memfasilitasi para pebalap motor Kabupaten Pekalongan untuk latihan agar tidak perlu latihan di tempat yang jauh. Selain itu, dengan pembangunan sirkuit balap motor, diharapkan nantinya tidak ada lagi balap liar di jalan umum, yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan akan menata Alun-alun Kajen agar menjadi lebih indah dan menarik pengunjung. Penataan akan dimulai tahun 2022 ini.
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq,SE, MM, dalam sambutan pada kegiatan Tarawih Keliling Safari Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Baiturrokhim, Desa Sijeruk, Kecamatan Sragi, Rabu (13/4) malam.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE., MM berharap Kabupaten Pekalongan masuk 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah yang akan digelar tahun 2023 nanti. Hal itu disampaikan bupati dalam sambutan pada acara Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Pekalongan masa bakti 2019-2023 di Pendopo Bupati, Rabu (13/4) sore.
KAJEN - Isu aktual yang tengah terjadi di masyarakat Indonesia saat ini berpotensi memicu gejolak kondisi kehidupan social. Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok dan munculnya wacana ini itu bisa saja dimanfaaatkan oleh pihak tertentu untuk melakukan pergerakan, seperti pergerakan mahasiswa, aliansi dan sebagainya, termasuk elemen masyarakat yang lain yang melanda di beberapa kota besar saat ini. Namun hal tersebut tidak terjadi di wilayah kabupaten Pekalongan yang sampai memasuki minggu kedua Ramadhan dalam situasi kondusif. Hal ini disampaikan Plt. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik ( Badan Kesbangpol) kabupaten Pekalongan, Haryanto Nugroho,S.STP,M.AP saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/04) pagi.
“Di bulan ini, akan ada konsumsi yang tinggi. Mereka duitnya mau dibelanjakan ke mana. Cepet ditangkap. Siapkan UKM kita, tawarkan itu. Saya terima kasih pada kawan-kawan bupati/walikota, yang tahun lalu kita bareng-bareng termasuk Kementrian/ Lembaga yang ada di Jawa Tengah, umpama sederhana saja, seperti membeli parsel, tapi tidak dikasihkan ke pejabat ya, nanti bisa jadi gratifikasi, tapi kita kasih ke mereka yang berhak,” tutur Ganjar dalam arahan pada Dialog Gubernur Jawa Tengah dengan Bupati/Wali Kota wilayah Pengembangan Petanglong (Kabupaten Pekalongan, Batang, Kota Pekalongan) dan Kedungsepur (Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, Grobogan, Kota Semarang, Kota Salatiga) di Pendopo Bupati Pekalongan, Selasa (19/4).
Menurut Ganjar, jika hal tersebut bisa dijalankan, ada dua hal yang bisa didapat, yang pertama produk UMKM laku, selain itu, juga berarti pemda mengedukasi UMKM bahwa produk mereka berkualitas dan layak untuk dibeli. “Jadi nanti ada libur panjang, ada mudik, orang akan datang, mereka akan belanja. Itu dari sisi ekonomi,” ujar Ganjar. Sementara itu, nilai spiritualnya, kuluturalnya, lanjut Ganjar, orang akan berkangen-kangen ria, bertemu dengan keluarga, sungkem dan sebagainya merupakan nilai-nilai yang dimiliki masyarakat Jawa Tengah dan seluruh Nusantara.
Usai mendengarkan paparan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, Gubernur Ganjar Pranowo sempat bertanya kepada Fadia, tentang bagaimana upaya dan inovasi Pemkab Pekalongan untuk mengembalikan kondisi ekonomi daerah setelah dua tahun diterpa pandemi Covid-19. “Setelah dua tahun diserang pandemi, bagaimana cara meningkatkan ekonomi atau mengembalikan kondisi ekonomi dengan kekuatan lokal yang ada di Kabupaten Pekalongan, termasuk inovasinya dan bagaimana cara menurunkan kemiskinan. Ada tidak ide-ide original dari Kabupaten Pekalongan,” tanya Ganjar.
Menjawab pertanyaan Gubernur Ganjar Pranowo, Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menyampaikan, Pemkab Pekalongan melakukan berbagai upaya mensupport UMKM agar bangkit kembali setelah dihantam pandemi Covid-19. Upaya tersebut antara lain dengan menyalurkan bantuan usaha bagi UMKM. “Kami mensupport dengan bantuan dari BUMD dan bank-bank yang ada. Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan cenderung naik seperti yang kami paparkan sebelumnya,” ujar bupati.
Lebih lanjut bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Pekalongan terkenal dengan batik dan produk jeans serta industri lainnya dan saat ini, industry tersebut sudah mulai buka dan beraktivitas kembali. “Pabrik dan industri sudah mulai buka kembali, setelah pandemi Covid-19,” imbuh Fadia.
Pertumbuhan Ekonomi 3,54%
Sebelumnya, dalam paparannya Bupati Fadia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan pada tahun 2021 yakni 3,54%. Pada Tahun 2020, pertumbuhan ekonomi – (minus) 1,89%. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,11 (tahun 2020 69,63). Sementara itu, angka Kemiskinan Kabupaten Pekalongan tahun 2021 yaitu 10,57% dan Tingkat Pengangguran Terbuka 4,28% (Tahun 2020 6,97%), dan inflasi 1,35 persen (Tahun 2020 2,35%).
Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, Bupati Fadia Arafiq juga menyampaikan, selama pandemi, pihaknya tidak menutup sama sekali aktivitas UMKM, namun lebih hanya membatasi jam operasional dan senantiasa mengimbau supaya menerapkan protokol kesehatan yang ketat dalam aktivitas usaha.
Selain itu, pemkab melalui OPD terkait juga menyelenggarakan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas, dan daya saing serta pemasaran produk UMKM.
Pada tahun ini, pemkab juga akan melakukan penataan Alun-alun Kajen yang merupakan salah satu pusat kegiatan pemerintahan dan masyarakat serta merupakan pusat kuliner, agar menarik banyak pengunjung. “Kami akan menata Alun-alun Kajen dengan mengusung Al Qur’an sebagai ikon Kota Santri dan air mancur warna-warni serta menata pedagang kaki limanya,” ungkap bupati saat sambutan di beberapa kegiatan dengan masyarakat sebelumnya.
Pemkab Pekalongan juga memiliki UMKM Center di wilayah Kecamatan Wonopringgo yang dapat menjadi Pusat Perdagangan UMKM. Bupati dalam kesempatan Ulang Tahun Dekranas ke-42, 19 Maret 2022 lalu meminta agar pelaku UMKM dan masyarakat meramaikan UMKM Center.
Dalam kegiatan Dialog dengan Gubernur di Pendopo Bupati Pekalongan digelar pameran produk unggulan Kabupaten Pekalongan mulai produk makanan, minuman, kopi, teh, produk kerajinan tangan dan tekstil serta batik khas Kabupaten Pekalongan, yang sudah merambah ke pasar ekspor. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 20 April 2022
Hal ini disampaikan Plt. Kepala Dinas Kominfo Anis Rosidi,S.Sos.,M.Si dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan diskusi serial Implementasi UU Keterbukaan Informasi Publik untuk Memperkuat Partisipasi Masyarakat Dalam Kebijakan Pembangunan Daerah, Kamis (14/04) pagi di aula lantai II Dinkominfo Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya Anis mengatakan Pemkab mengapresiasi dan mendukung kegiatan diskusi ini sekaligus dalam rangka bentuk pemberdayaan antara Pemkab dengan mitra strategis kabupaten Pekalongan, salah satunya USAID Madani. Terkait mewujudkan efektivitas efisiensi dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan public, kabupaten Pekalongan perlahan-lahan telah menyusun instrument-instrumen dan langkah strategis untuk melaksanakan /mengimplementasikan amanat UU no. 14 tahun 2018 tenteng Keternukaan Informasi Publik. “ Tiap tahun kita dimonitor oleh KIP Jateng kaitannya sejauh mana kabupaten Pekalongan melaksanakan amanat UU no . 14 tersebut. Instrumen-instrumen kita buat kanal-kanal yang memungkinkan masyarakat untuk bisa menyampaikan aspirasi, juga untuk mengetahui apa yang dilaklukan dan apa yang tidak dilakukan oleh pemerintah ,” terang Anis
Anis berharap melalui diskusi ini para peserta mengetahui struktur UU no 14 tentang keterbukaan informasi publik dan selanjutnya menyampaikan kepada berbagai pihak /khalayak khususnya yang dari internal kabupaten Pekalongan untuk benar-benar melaksanakan tentang beberapa hal terkait keterbukaan informasi publik.
Ketua FC MADANI Kabupaten. Pekalongan, Nurjanah, dalam sambutannya memaparkan program USAID Madani jateng bermitra dengan 6 kabupaten/kota, salah satunya di kabupaten Pekalongan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akuntabillitas pemerintah dan keberagaman social di masyarakat melalui penguatan peran masyarakat sipil di kabupaten/kota. Program ini lebih kepada menguatkan kapasitas legitimasi kabupaten/kota, terutama di 6 mitra kabupaten/kota di Jateng.
Di kabupate Pekalongan, Nurjanah menerangkan program Madani dimulai tahun 2020 melalui Bappeda, dengan mitra utama Muslimat NU. Muslimat NU secara teknis menjalankan program Madani bersama Simpul Belajar Madani. Sudah banyak hal terkait dengan peningkatan kapasitas legitimasi dan keberlanjutan yang telah dilakukan. Penguatan masyarakat sipil Madani ini mensaratkan adanya tata kelola pemerintahan kolaboratif ( Kolaborative govermance) yang semakin kuat untuk mencapai tujuan strategis pembangunan.
Kolaboratif govermance ini dimaknai sebagai cara untuk mengelola hal-hal publik dimana badan public dalam hal ini pemerintah, bekerja secara kolektif dengan pihak non pemerintah dalam membuat kebijakan atau melaksanakan program yang bersifat multilateral/formal.
Dikatakan pula tujuan dari diskusi ini untuk mengetahui implementasi UU keterbukaan informasi public di kabupaten Pekalongan dan relevansinya dengan timgkat partisipasi masyarakat/public dalam pengambilan kebijakan pembangunan. Outputnya, peserta diharapkan memahami urgensi pentingnya dan ruang lingkup UU keterbukaan Informasi public, dapat mengetahui hasil evaluasi uji kepatuhan badan public terhadap UU keterbukaan informasi public di kabupaten Pekalongan. Selain itu juag dapat mengetahui relevansinya keterbukaan informasi public dengan partisipasi masyarakat termasuk juga ormas sipil yang ada di kabupaten Pekalongan dalam pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
“ Tidak hanya mengetahui dan evaluasi, tetapi diharapkan juga adanya rekomendasi untuk memperkuat implementasi UU KIP ini terutama di kabupaten Pekalongan,”imbuh Nurjanah
Sementara itu Ketua tim pelaksana Forum Serasi Madani, H.M Safrudin Huna menambahkan pentingkan kolaborasi 3 pilar dalam mewujudkan good govermance. Ketiga pelar tersebut yaitu pemerintahan yang baik, masyarakat yang kuat ( masyarakat madani) dan swasta (dunia bisnis). 3 pilar ini harus membangun kolaborasi untuk mewujudkan good govermance. Tanpa kolaborasi dari 3 pilar ini mustahil kita bisa menciptakan sebuah tata kelola pemerintahan yang baik. Salah satu prasarat agar terbangun kolaborasi yang efektif adalah adanya trust(percaya). Syarat percaya ini a dasarnya harus saling terbuka. Sedangkan bagaimana Instrumen UU Ketrbukaan Informasi Publik ini bisa menjadi akselerasi partisipasi baik masyarakat maupun dunia usaha, maka instrumennya disediakan di UU no 14 2018.
Kegiatan ini terselenggara hasil kerjasama Dinkominfo dengan USAID MADANI Prov. Jateng. Materi disampaikan oleh Drs Drs Sosiawan ( Ketua Komisioner Informasi Provinsi Jawa Tengah ). Diskusi dihadiri oleh beberapa perwakilan OPD terkait dan Muslimat NU Kabupaten Pekalongan. (Dian-Kominfo)
Senin, 18 April 2022
Bantuan hibah tersebut disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq,SE, MM, secara simbolis dalam kegiatan Tarawih Keliling Safari Ramadhan 1443 Hijriyah di Masjid Attaqwa, Kelurahan Pekajangan, Kecamatan Kedungwuni, Kamis (14/4) malam.
Selain hibah dan bantuan sosial tersebut, tahun ini pemkab juga memberikan bantuan kepada sebanyak 860 marbot masjid, masing-masing Rp. 1 juta per orang, 860 imam masjid Rp. 1 juta per orang, 300 hafidz/hafidzah, masing-masing Rp. 500 ribu per orang, dan 285 orang penjaga makam, masing-masing Rp. 300 ribu per orang.
Dalam kesempatan tarawih keliling tersebut, bupati juga menyampaikan program unggulan yang dilaksanakan pada tahun 2022. Program tersebut antara lain perbaikan atau rehabilitasi jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya, program pengobatan gratis cukup dengan KTP, melahirkan gratis, bantuan bagi penunggu pasien kurang mampu dan bantuan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu di sekolah negeri mulai jenjang SD hingga SMP.
Terkait pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, bupati mengatakan, pada tahun 2022 ini, Pemkab menganggarkan sekitar Rp. 130 Miliar. Tahun sebelumnya dianggarkan sekitar Rp. 50 Miliar. “Insya allah akan banyak jalan yang halus di Kabupaten Pekalongan,” ungkap Fadia.
Dalam Safari Tarawih Keliliq di Masjid Attaqwa juga digelar dialog antara Bupati Fadia Arafiq dengan masyarakat. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 18 April 2022
“Kenapa saya ingin bangun sirkuit balap motor, supaya tidak ada lagi yang balap liar. Kalau ada sirkuit, insya allah nanti lebih aman,” tutur bupati saat memberikan pengarahan kepada Ikatan Remaja Masjid Jami’ Al Qodim, Kauman (IKAREMAJA) Wiradesa, dalam Kuliah Senja di masjid Jami’ Al Qodim, Kamis (14/4) sore.
“Belum satu tahun saya menjabat menjadi bupati, alhamdulillah semua janji saya sudah saya penuhi, kecuali sirkuit motor yang belum saya penuhi. Tahun 2023, insya allah sirkuit motor pun akan kita bangun. Saat ini gambarnya sedang kita siapkan,” tutur bupati.
Dalam kesempatan tersebut bupati menyampaikan apresiasi kepada para remaja yang tergabung dalam IKAREMAJA yang merupakan wadah bagi para remaja untuk melakukan kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan serta kegiatan-kegiatan positif lainnya. Bupati berharap, IKAREMAJA dapat menjadi benteng dari budaya pergaulan bebas serta faham radikal dan pengaruh negatif lainnya menyusul semakin terbukanya akses informasi bagi masyarakat beberapa tahun terakhir ini. “Alhamdulillah di Kauman ini kegiatan remaja nya positif, terima kasih kepada adik-adik IKAREMAJA,” ungkap bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan janji-janjinya yang sudah terealisasi pada tahun ini, antara lain perbaikan atau rehabilitasi jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya, program pengobatan gratis cukup dengan KTP, melahirkan gratis,bantuan bagi penunggu pasien kurang mampu dan bantuan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu di sekolah negeri mulai jenjang SD hingga SMP. “Kami berharap para remaja dapat membantu menyosialisasikan program-program tersebut, terutama terutama program kesehatan gratis dan seragam sekolah gratis, siapa tahu ada masyarakat yang membutuhkan,” ujar bupati.
Terpisah, Kabid Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Pekalongan, Abdul Ghoni ST menerangkan, sirkuit balap motor rencananya akan dibangun di atas lahan seluas 4,9 hektare milik pemkab di Desa Kalijoyo, Kecamatan Kajen. Tanah tersebut senula akan dibangun lapas di atasnya. “Tahun ini nanti baru DED (Detail Engineering Design) nya,” jelas Abdul Ghoni. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 18 April 2022
Pengundian dilakukan langsung oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE., MM di Balai Desa Rowolaku Kecamatan Kajen, Kamis (14/4) siang.
Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada pemenang yang beruntung dan berharap bagi peserta lain yang belum mendapatkan hadiah untuk tidak kecewa karena vaksinasi adalah upaya kita bersama untuk menjaga diri dan orang-orang sekitar dari bahaya Covid-19.
Selain hadiah sepeda motor, ada pula hadiah menarik lainya yang disediakan oleh panitia seperti minyak goreng dan payung. Kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian warga sekitar untuk datang secara langsung.
Dalam sambutanya bupati memuji Kepala Desa (Kades) Rowolaku yang telah mengadakan acara tersebut dan berhasil menarik antusiasme warga, “Hari ini saya lihat walaupun puasa semangat warga desa kita luar biasa. Berkumpul semua dari satu ujung ke ujung semuanya penuh karena senang sekali punya pak lurah yang bermanfaat untuk desanya,” tutur bupati.
Bupati juga mengapresiasi seluruh pihak yang terus berupaya meningkatkan capaian vaksin dengan cara membuat terobosan-terobosan seperti pelaksanaan kegiatan tuntas vaksin Kabupaten dengan hadiah sebuah sepeda motor.
Selain kegiatan pengundian, bupati juga meresmikan Pondok Bersalin Desa (Polindes) Desa Rowolaku Kecamatan Kajen. Bupati menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Desa setempat yang telah membangun polindes karena menurutnya merupakan salah satu contoh pembangunan yang baik dan bermanfaat untuk masyarakat.
Bupati berpesan kepada masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi dosis ke-3 atau booster, “Saya minta untuk dapat dipastikan seluruh warga desa kita ini kalau bisa sudah booster.” tutur bupati.
Pada kegiatan tersebut pemkab juga menyelenggarakan kegiatan vaksinasi gratis untuk warga yang datang.
Kades Rowolaku, Sugiono melaporkan bahwa kegiatan vaksinasi terlaksana dengan baik, “Kegiatan vaksinasi tadi pagi sampai jam 1 sudah terlaksana dengan sukses. Alhamdulillah tidak ada gangguan atau tidak ada kendala apapun kami mengucapkan terima kasih kepada warga Rowolaku yang sudah antusias mengikuti kegiatan vaksinasi.” ujar Sugiono.
Sugiono berharap Polindes Desa Rowolaku yang baru saja diresmikan dapat bermanfaat untuk warga Desa Rowolaku dan sekitarnya. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 16 April 2022
“Insya allah akan kita bangun ikon Kota Santri berupa Al Qur’an di sekitar Alun-alun Kajen dan air mancur warna-warni. Para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di Alun-alun juga akan kita tata, sehingga kelihatan rapi nanti, ” kata bupati.
Diharapkan, setelah Alun-alun ditata, Kajen yang notabene merupakan Ibu Kota Kabupaten Pekalongan nantinya akan menjadi ramai dan dikunjungi masyarakat banyak.
Selain penataan Alun-alun, pada tahun 2023, pemkab akan melakukan penataan objek wisata Linggo Asri, Kajen. Setelah ditata, objek wisata pegunungan itu diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung objek wisata tersebut. Bahkan, harapannya, Linggoasri bisa menjadi daerah tujuan wisata unggulan Kabupaten Pekalongan yang diminati wisatawan.
Dalam kesempatan tarawih keliling tersebut, bupati juga menyampaikan program unggulan yang dilaksanakan pada tahun 2022. Program tersebut antara lain perbaikan atau rehabilitasi jalan dan jembatan serta infrastruktur lainnya, program pengobatan gratis cukup dengan KTP, melahirkan gratis, bantuan bagi penunggu pasien kurang mampu dan bantuan seragam sekolah bagi siswa kurang mampu di sekolah negeri mulai jenjang SD hingga SMP.
Terkait pembangunan jalan dan infrastruktur lainnya, bupati mengatakan, pada tahun 2022 ini, Pemkab menganggarkan sekitar Rp. 130 Miliar.Tahun sebelumnya dianggarkan sekitar Rp. 50 Miliar. “Saya memang prioritaskan pembangunan jalan jembatan, karena sebagus apa pun desa kita, kalau jalannya rusak, tidak akan menarik untuk dikunjungi oleh siapa pun, apalagi wisatawan,” tutur bupati.
Bupati mengatakan, dalam perjalanan dari Kajen menuju Desa Sijeruk Sragi, mendapati jalan yang rusak saat memasuki desa tersebut. “Jadi kegiatan (tarawih keliling) ini bermanfaat ya Bapak/Ibu. Saya jadi melihat langsung dan merasakan langsung jalan rusaknya,” ujar bupati.
Di wilayah Kecamatan Sragi, tahun ini dianggarkan sekitar Rp. 13 M untuk pembangunan jalan. Tahun sebelumnya hanya sekitar Rp. 2 Miliar. “Insya allah di Sragi akan banyak jalan yang halus nantinya,” ungkap Fadia. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 15 April 2022
“Saya yakin dibawah kepemimpinan ketua yang baru yang sudah berpengalaman Insya Allah prestasi rangking 7 paling bawah menjadi insya allah 7 paling atas. Minimal masuk sepuluh besar.” tutur bupati.
Sejalan dengan pelantikan yang dilaksanakan, Ketua KONI juga diharapkan mampu memajukan olahraga di Kabupaten Pekalongan, “Saya berharap KONI Kabupaten Pekalongan bisa betul-betul mensupport olahraga. Ketua dan pengurus yang baru saja dilantik saya harapkan juga dapat bekerja sesuai dengan tupoksinya pekerjaannya, bukan hanya dilantik saja tetapi bisa benar-benar bekerja untuk membuat olahraga di Kabupaten Pekalongan ini menjadi bagus dan hebat dan bisa mendapatkan juara dari tingkat Provinsi maupun nanti tingkat Nasion,“ harap bupati.
Sejalan dengan itu, Bupati berpesan kepada para ketua cabang olah raga (Cabor) untuk lebih memperhatikan altet-atletnya yang telah mengharumkan nama daerah, “Para atlet kita ini bersemangat. Jangan sampai mereka pulang ke Kabupaten Pekalongan membawa hadiah untuk kabupaten pekalongan tapi sampai ini tidak diperhatikan, itu sangat sayang sekali.” tutur bupati.
Bupati juga mendorong kepada para Ketua Cabor untuk dapat menunjukkan prestasi atlet-atletnya, “Ayo prestasi atletnya ditunjukkan, karena saya lihat ada beberapa cabor kita dan hanya beberapa yang kelihatan nah itu yang sangat disayangkan.”
Bupati menilai jika Cabor KONI dapat giat melakukan upaya-upaya untuk membesarkan olahraga di Kabupaten Pekalongan, Pemkab juga akan memberikan dukungan, “Kami Pemerintah Kabupaten Pekalongan siap mendukung olahraga Kabupaten Pekalongan jadi bagus,” Ungkap Fadia.
Sebelumnya, Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah Bona Ventura Setya dalam sambutanya menuturkan bahwa peringkat Kabupaten Pekalongan temasuk ke dalam 7 terendah se-Jawa Tengah, “Kalau kita lihat periode yang lalu KONI kabupaten Pekalongan dari 35 kabupaten dan kota, posisinya ada di 28. Padahal tetangga sebelah ada yang diposisi 2. Posisi 28 berarti posisi 7 dari bawah ini menjadi perhatian kita bersama,” tutur Bona.
Ketua KONI terpilih, Suryan, mengatakan, akan berusaha maksimal dalam kejuaraaan yang akan datang, “Tahun 2022 ada kegiatan Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), ada sekitar 18 cabang olahraga yang kita kirimkan. Kami akan berusaha semaksimal mungkin agar atlet-atlet kita bisa lolos mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) dan mendapatkan prestasi yang lebih baik,” harap Ryan, sapaan akrab Suryan.
Lebih lanjut dia melaporkan, sepanjang tahun 2022 ini, Kabupaten Pekalongan telah mengikuti beberapa perlombaan dan mendapatkan medali di antaranya, yaitu cabang Hapkido pada Kejurprov Hapkido di Kendal, dari 6 atlet yang dikirimkan 2 atlet mendapat emas, 2 perak, 2 perunggu. Selain itu juga dari cabang binaraga, dari 4 atlet yang dikirimkan 3 atlet mendapat medali perunggu, serta cabang selam 1 atlet Kabupaten Pekalongan mewakili Tim Jawa Tengah di tingkat Nasional berhasil meraih posisi 4 secara Nasional. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 15 April 2022
Dalam kesempatan ini Haryanto menyampaikan tentang dinamika politik yang terjadi di pusat maupun daerah terkait pemilu maupun pilkada serentak tahun 2024 mendatang. “ Seperti yang disampaikan Presiden bahwa pemerintah sedang focus mempersiapkan pemilu maupun pilkada serentak 2024. Faktanya, pertama, pada 12 April 2022 Komisi Pemilihan Umum (KPU) dilantik. Artinya sebagai unsur penyelenggara sudah dipersiapkan. Tentu setelah itu independensi KPU akan segera berjalan, mulai menyusun tahapan-tahapan, Dan beberapa waktu lalu pemerintah pusat melalui Kemendagri sudah melaksanakan kegiatan dengan mengudang dari tingkat daerah, Badan Kesbangpol. KPU, Bawaslu bahkan sampai unsur partai politik guna mensosialisasikan rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum ( PKPU). Artinya ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mempersiapkan pemilu 2024. Sosialisasi rancangan PKPU tentang pendaftaran, verifikasi parpol peserta pemilu 2024, “ tuturnya.
Selasa, 12 April 2022 , 7 anggota KPU dan 5 anggota Bawaslu (periode 2022-2027) telah sah dilantik langsung oleh presiden. Momen pelantikan tersebut sekaligus menandai dimulainya langkah besar suskseskan Pemilu Februari 2024.
Dinamika di Kabupaten Pekalongan
Pada tahun 2022 ini Badan Kesbangpol sedang menyusun rancangan Perda terkait dengan pembentukan dana cadangan untuk PIlkada 2024 karena pelaksanaannya sesuai UU adalah pada bulan November dan untuk Pemilu pada bulan Februari 2024. Di tingkt kabupaten Pekalongan sendiri, Perda sedang digodog untuk diproses bersama DPRD, yang itu akan menjadi dasar dalam menganggarkan baik untuk unsur penyelenggara ( KPU/Bawaslu), unsur pengamanan (TNI/Polri) dan kebutuhan lainnya. Dengan dasar Perda itu, Haryanto memastikan paling tidak di 2023 dan 2024 daerah sudah mempersiapkan untuk yang berkaitan dengan pemlu dan Pilkada.
Selanjutnya, dinamika di partai politik sendiri, Haryanto mengatakan pihaknya sudah menerima 2 (dua) partai politik baru yang akan memproses pendaftaran. “ Beberapa waktu lalu kami sudah menerima dari Partai Ummat dan partai Gelora. Selain itu ada parpol lama yang berubah nama. ( Partai pakar pangan menjadi PKN). Mungkin dinamika akan berjalan terus, termasuk untuk partai politik yang saat ini mempunyai keterwakilan di parlemen, setiap tahun, sesuai aturan mereka masih menerima bantuan keuangan parpol dari APBD dan proses saat ini kita masih menunggu Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK untuk penyaluran bantuan keuangan parpol,” terangnya.
Kewaspadaan kunci utama
Situasi kondusif di kabupaten Pekalongan tak lepas dari sinergi lintas sector yang saling bahu membahu baik pemenrintah daerah, dan elemen pendukung lainnya. Untuk itu Badan Kesbangpol menyampaikan apresiasi kepada mereka, karena menurut Haryanto terkait kewaspadaan tidak hanya ketika menjelang hajatan besar seperti pemilu atau PIlkada saja , tapi kewaspadaan di kabupaten Pekalongan itu selalu setiap saat. “ Sehingga kunci untuk menjaga kondusivitas diantaranya kami selalu lakukan koordinasi intens dengan kawan-kawan yang tergabung baik dalam tim kewaspadaan dini pemerintah daerah maupun tim terpadu penanganan konflik social. Karena didalamnya lintas sekor, tidak hanya pemerintah daerah, OPD terkait, tapi juga disitu ada dari unsur kepolisisan, TNI, Kejaksaan Imigrasi, BIN dan sector lainnya, “ ucap Haryanto.
Sebagai penutup, Haryanto menghimbau kepada masyarakat untuk memamfaatkan kanal kanal resmi Badan Kesbangpol seperti website maupun medsos (fb, instagram) dalam menyampaikan informasi penting. “ Menyikapi derasnya informasi lewat media social, prinsip yang berusaha kami terapkan, jangan sampai kita keduluan informasi dari media sosial. Melalui medsos kami juga memantau (patroli cyber), dengan adanya informasi yang beredar di medsos, kita juag bisa mendapat informasi awal disitu yang akhirnya bisa kita jadikan bahan untuk pendalaman lebih lanjut di lapangan tentang benar atau tidaknya informasi tersebut, "pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Rabu, 13 April 2022