KAJEN – Menyikapi maraknya kabar penculikan di sejumlah daerah akhir-akhir, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan meminta agar sekolah meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kejahatan tersebut. Sebagai langkah antisipastif, Dindikbud Kabupaten Pekalongan juga membuat surat imbuaan agar sekolah atau satuan pendidikan meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penculikan anak.
Surat tersebut ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan, Kholid, S.IP, MM, tanggal 30 Januari 2023.
Kholid, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin, mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat imbauan ke satuan pendidikan di Kabupaten Pekalongan. “Satuan pendidikan, terutama guru, untuk lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penculikan anak,” tutur Kholid.
Kholid menyampaikan, sampai saat ini, belum ada laporan kasus penculikan anak di Kabupaten Pekalongan. Ia berharap tidak terjadi kasus penculikan di Kabupaten Pekalongan. Pihaknya juga melakukan langkah antisipatif dengan mengedarkan imbauan agar sekolah meningkatkan kewaspadaan. “Anak-anak saat jam istrirahat atau pulang sekolah untuk diperhatikan dan dipantau. Saat pulang sekolah, pastikan yang menjemput adalah orang tuanya atau pihak keluarga yang sudah dikenali,” imbuhnya.
Menurutnya, satuan pendidikan di Kabupaten Pekalongan juga langsung menyosialisasikan surat edaran tersebut. “Surat edaran ini juga sudah tersebar di grup-grup whats app wali murid. Diharapkan para orang tua lebih waspada dan berhati-hati,” ujar Kholid.
Pihaknya juga meminta para guru agar memberi nasehat kepada siswa-siswinya untuk waspada terhadap orang asing, menyusul maraknya isu penculikan anak akhir-akhir ini. Bahkan beberapa lembaga pendidikan, kata Kholid, mengimbau agar anaknya dijemput hanya oleh oleh orang tuanya, atau oleh anggota keluarga lainnya yang diketahui identitasnya oleh si anak. (Tim Dinkominfo)
Rabu, 1 Februari 2023
KAJEN - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM meresmikan hasil rehabilitasi atau perbaikan Jalan Dukuh Bumiroso-Dukuh Panumbangan, Kecamatan Paninggaran sepanjang 2,3 kilometer, Kamis (26/1).
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan, pekerjaan tersebut menggunakan dana sebesar Rp. 4,6 Miliar, dengan kualitas terbaik yang diharapkan agar tahan lama. "Jalan yang diperbaiki menggunakan aspal dan cor agar tidak ada pergeseran jalan, artinya memang disiapkan agar tahan lama dan masyarakat bisa memanfaatkan dengan baik," ujarnya.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE MM, meresmikan Peningkatan Ruas Jalan Paninggaran – Werdi sepanjang 1,7 kilometer di wilayah Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Kamis (26/1).
Dalam sambutannya, bupati mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat memperbaiki jalan yang tadinya rusak menjadi halus. “Karena apa?. Karena desa mau bagus seperti apapun, Kalau jalannya rusak, percuma nggih. Mau ada wisatanya bagus kayak apa aja juga percuma, kalau jalannya rusak,” tutur bupati. Oleh karena itu, lanjutnya, pemkab berusaha memperbaiki, sedikit demi sedikit.
KAJEN - Perolehan Bulan Dana PMI Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 naik sebesar Rp. 247.645.850 atau naik sekitar 22,34 persen dari tahun sebelumnya.
Tahun 2022, Bulan Dana PMI Kabupaten Pekalongan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 1.356.274.600. Sementara itu, perolehan Bulan Dana PMI Tahun 2021 yaitu sebesar Rp. 1.108.628.750.
Dalam kunjungan tersebut, saat menemui anak-anak, bupati mengimbau kepada para guru pendamping agar senantiasa menjaga keselamatan dan keamanan anak didiknya di lingkungan Kelompok Bermain."Bu guru semuanya, saya titip anak-anak, dijaga dengan baik. Diajarkan yang baik, jaga keselamatan," ujarnya.
Terkait maraknya penculikan di beberapa daerah, sebagaimana diberitakan media massa dan media sosial akhir-akhir ini, bupati mengimbau kepada seluruh sekolah untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan sekolah. "Saya minta setiap sekolah ada pengamanan masing-masing, agar anak kita tidak terlepas, karena kemarin sudah ada kabar percobaan penculikan di Kota Pekalongan. Sehingga kita sebagai orang tua harus lebih ekstra perhatian kepada anak-anaknya," ungkap bupati.
Bupati juga berpesan kepada wali murid agar tetap senantiasa memperhatikan keamanan anak-anaknya, meskipun sibuk.
Dalam kesempatan tersebut, bupati memberikan bingkisan kepada anak-anak.
Kepala KB Annisa Pekajangan, Laili Silvia, mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan upaya memperkenalkan ikon-ikon di Kabupaten Pekalongan. "Tujuan kita yaitu untuk memperkenalkan ikon Kabupaten Pekalongan kepada anak didik kami. Karena kebetulan untuk Tema Pembelajaran kita Rekreasi, jadi kita lebih menekankan ikon Pekalongan, dan harapannya bisa lebih mengenal dan memberikan edukasi kepada anak- anak," jelasnya. (Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Rabu, 1 Februari 2023
Warga tampak antusias untuk menyaksikan festival yang mengusung potensi durian dari Desa Lolong dan desa/kelurahan lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan. Pengunjung tampak tak mau ketinggalan untuk menyantap dan membeli oleh-oleh durian lokal Kabupaten Pekalongan untuk keluarganya di rumah.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan merupakan syukuran dari petani yang sudah dua tahun vakum tidak menggelar festival karena Pandemi Covid-19.
Festival dimeriahkan kirab gunungan durian dan hasil bumi dari 19 kecamatan dan 4 RW di Desa Lolong. “Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik, walaupun dalam keadaan hujan,” ujar Fadia dalam sambutannya.
Fadia berharap, semoga ke depannya, festival bisa diadakan di tempat yang lebih memadai, mengingat festival diadakan di bulan Februari yang memiliki curah hujan tinggi.
Tak hanya warga Kabupaten Pekalongan, dalam Festival Durian Lolong, juga dihadiri pengunjung dari luar kota. “Saya dengar, banyak pengunjung yang datang dari luar kota untuk melihat dan mencoba durian di acara ini,” jelasnya.
Selain kirab gunungan durian dan hasil bumi, serta bazar UMKM, festival juga dimeriahkan dengan kontes durian lokal se-Kecamatan Karanganyar. Dalam kontes tersebut, Juara Pertama diraih petani asal Pedawang serta untuk peringkat ke dua dan ke tiga diraih oleh petani dari Desa Lolong.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), Bambang Irianto, M. Si. melaporkan bahwa kegiatan merupakan ajang mempromosikan sektor pariwisata. "Dalam hal ini durian sebagai potensi unggulan di Kabupaten Pekalongan, khususnya di Kecamatan Karanganyar, Talun, Doro, dan Lebakbarang," ujar Bambang. (Tim Dinkominfo)
Rabu, 1 Februari 2023
Fadia juga berharap dengan perbaikan ruas jalan tersebut, dapat memberikan banyak manfaat, diantaranya, terangkatnya objek wisata, berjalannya UMKM, serta memberikan kemudahan bagi anak-anak sekolah dalam mengakses jalan.
Di akhir sambutannya, Fadia berpesan kepada seluruh kepala desa di tahun 2023 untuk memperbaiki jalan desanya, serta mengatur skala prioritas terkait pembangunan jalan pada tahun 2024, demi menunjang kemajuan desa setempat.
"Saya berpesan untuk kepala desa agar di tahun 2023 dapat menyiapkan wilayah yang akan dibangun di tahun 2024, yang menunjang objek wisata, dan sering dilalui orang banyak," pungkasnya.
Kepala Desa Lembanggelun, Abdul Hadi menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Pekalongan atas perbaikan jalan di desanya yang merupakan jalan kabupaten.
Abdul Hadi juga mengungkapkan syukur atas perbaikan jalan tersebut, karena dapat menunjang objek wisata Curug Siwatang yang sempat sepi selama pandemi.
"Alhamdulillah sudah merintis kembali, dengan terbangunnya jalan sampai menuju ke area Curug Siwatang, karena potensi yang ada di desa ini sangat memungkinkan," tambahnya. (Tim Dinkominfo)
Jumat, 27 Januari 2023
Fadia meminta kepada warga agar bersabar, hingga sebagian besar jalan Kabupaten Pekalongan halus, karena dirinya baru menjabat sebagai Bupati Pekalongan baru satu setengah tahun. “Jadi memang harus sabar ya Bapak Ibu semua. Sedikit-sedikit saya perbaiki. Tahun ini seluruh kecamatan merata saya bagi semua. Daerah-daerah atas, Paninggaran, Lebakbarang, Kandangserang Petungkriyono, saya bagi,” ujar bupati.
Dikatakannya, pada tahun 2023 juga akan dilakukan perbaikan sejumlah ruas jalan di sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Sementara itu, terkait usulan perbaikan jalan menuju perbatasan wilayah Kandangserang dan jalan poros menuju Desa Sigugur yang disampaikan Kades Werdi, sebelumnya, akan diusulkan untuk diperbaiki pada Tahun 2024.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia Arafiq juga menyampaikan sejumlah program unggulannya, selain “Jalan Halus Rejeki Mulus”, juga Program Berobat Gratis Cukup dengan KTP, dan Program Seragam Gratis bagi Siswa Kurang Mampu.
Sebelumnya, Kades Werdi, Agus Susilo, dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih kepada Bupati Pekalongan atas diperbaikinya Ruas Jalan Paninggaran-Werdi. Namun demikian, dikatakannya, masih ada sisa ruas jalan sepanjang sekitar 500 meter menuju perbatasan Kandangserang yang perlu diperbaiki. Selain itu, juga Jalan poros menuju Desa Sigugur. “Jalan belum tersentuh sama sekali. Mohon jalan dapat dibuka untuk jalan poros desa,” harap Agus Susilo. Diharapkan dengan dibukanya akses jalan tersebut, perekonomian warga desanya meningkat. (Tim Dinkominfo)
Jumat, 27 Januari 2023
Peserta Silatnas diberangkatkan dari Halaman Rumah Dinas Bupati Pekalongan. Para peserta Silatnas mengendarai 20 armada bus dan dua mobil Elf menuju Jakarta.
Pelepasan ditandai dengan pengibasan bendera oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi suami, Muhkhtaruddin Ashraff Abu selalu Ketua Dekranasda dan sejumlah pejabat Pemkab Pekalongan.
Dalam sambutan sebelum pemberangkatan peserta, bupati meminta agar perwakilan PPDI Kabupaten Pekalongan yang berangkat ke Jakarta dapat menjaga nama baik Kota Santri dan berperilaku baik selama mengikuti acara Silatnas.
”Saya harap semuanya bisa menyampaikan pendapat dengan kata-kata yang baik. Tidak boleh anarkis, menghina-hina, dan memaki-maki selama mengikuti Silatnas, serta harus mewaspadai agar jangan sampai ditunggangi oleh orang-orang tertentu,” ujar Bupati.
Apalagi, menurutnya, saat-saat menjelang tahun politik seperti ini, banyak orang yang ingin memanfaatkan peluang demi kepentingan dan keuntungan pribadi.
”Semoga hajat dan maksud dari perwakilan PPDI Kabupaten Pekalongan dalam Silatnas dapat dikabulkan Allah SWT. Musyawarahlah dengan baik, Insya Allah hajatnya akan terkabul,”harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Agus Dwi Nugroho, menandaskan, meski para perangkat desa mengikuti Silatnas Ke 3, pelayanan kepada masyarakat di desa tetap berjalan seperti biasa.
“Tidak seluruhnya perangkat desa dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan berangkat, melainkan hanya perwakilan saja yang berjumlah 922 orang, sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan seperti biasanya,” jelasnya. (Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Rabu, 25 Januari 2023
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM yang hadir dalam kegiatan tersebut meminta agar PPS segera melakukan pemutakhiran data warga Kabupaten Pekalongan yang dinilai penting dalam tahapan Pemilu 2024, seperti pemilih yang sudah meninggal, pemilih di luar kota, serta pemilih baru, supaya pemilu tahun depan berjalan kondusif.
Bupati Fadia Arafiq juga berpesan agar anggota PPS dapat menjalankan tugasnya sesuai aturan dan undang-undang yang berlaku. Fadia juga berharap agar anggota PPS terpilih untuk segera berkoordinasi dengan perangkat desa masing-masing.
"Koordinasi dengan kepala desa dan perangkat desanya masing-masing, untuk memastikan bapak ibu merupakan KPU yang ada di setiap desa masing-masing,” tutur Bupati Fadia. Dia juga berharap penyelenggaraan pemilu berjalan dengan baik dan jujur.
Dalam kesempatan tersebut, bupati juga meminta agar anggota PPS dapat memberikan edukasi pada setiap warga terkait pelaksanaan pemilu dan agar dapat berjalan dengan lancar.
"Semua anggota PPS bisa memberikan edukasi pada warga desa bagaimana memilih yang baik, tertib dan Insya Allah 2024 pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan lancar." Pungkasnya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan, Abi Rizal mengatakan bahwa para peserta yang dilantik telah melalui seleksi wawancara yang ketat. Dikatakannya, usai dilantik anggota PPS akan diberikan pembekalan sebelum nantinya bertugas setiap desa atau kelurahan masing - masing.
"Anggota PPS yang telah dilantik secara serentak hari ini, akan diberikan pembekalan sebelum terjun ke lapangan guna menjalankan tugas pokok dan fungsinya. Setelah itu, mereka akan bertugas mengawal tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang," terang Abi Rizal.
Pelantikan PPS dihadiri Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Ketua Bawaslu Kabupaten Pekalongan, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan, para camat, lurah dan kepala desa se-Kabupaten Pekalongan. ( Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan )
Rabu, 25 Januari 2023
Hal itu disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi SSosMSi, usaimenerima hasil Penilaian Kepatuhan Pelaksanaan Pelayanan Publik Tahun 2022,mewakili Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM, Jum’at (20/1).
Hasil penilaian kepatuhan pelaksanaan pelayanan publik diserahkan oleh Kepala perwakilan Ombudsman Semarang.
"Tahun 2022 Kabupaten Pekalongan mendapat raport yang meningkat kepatuhannya dibanding tahun 2021 yang berada di zona kuning atau sedang dengan nilai 67,33. Untuk Tahun 2022 nilainya 78,51.Ini opininya B, jadi kualitas tinggi. Memang ada opini yang lebih tinggi lagi yakni kualitas tertinggi itu ada pada batas nilai 88, kita ini masih di 78" terang Anis.
Dijelaskan, untuk penilaian diperoleh dari 7 sampel unit pelayanan Kabupaten Pekalongan yang dinilai dan disurvei langsung oleh Ombudsman pada bulan September 2022. Ketujuh unit tersebut yaitu, Puskesmas Kesesi 2, Puskesmas Kajen, Dindukcapil, Dinas PMPTSP, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan.
"Indikator penilaian kepatuhan standar pelayanan publik meliputi standar pelayanan, sarpras pelayanan, kejelasan Prosedur, survei kepuasan masyarakat, pelayanan publik kelompok khusus, pengelolaan pengaduan, sistem informasi pelayanan / website," jelas Anis.
Selain indikator penilaian tersebut, Ombudsman juga menilai dari masyarakat bagaimana masyarakat memandang layanan yang diberikan apakah ada maladministrasi atau tidak seperti adanya pungli, dipersulitnya pelayanan dan sebagainya.
Anis mengatakan, dengan adanya peningkatan penilaian bagi Kota Santri, diharapkanPemkab Pekalongan dapat terus berkomitmen dan berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan publik untuk masyarakat. Dikatakan, raihan tersebut telah dilaporkan kepada Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq SE MM untuk mendapatkan arahan terkait optimalisasi indikator pelayanan publik yang belum sesuai target.
"Kami sudah berkoordinasi dengan semua OPD daninstansi terkait untuk terus melakukan upaya peningkatan.Ombudsman juga siap bekerja sama dan berkolaborasi untuk membenahi hal-hal yang memang perlu dibenahi. Sehingga diharapkan tahun depan Kabupaten Pekalongan bisa mendapat nilai yang lebih tinggi lagi," harap Anis. (Tim Dinkominfo)
Selasa, 24 Januari 2023
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE. MM mengucapkan terima kasih kepada panitia bulan dana yang telah bekerja keras selama ini menghimpun dana dari masyarakat. “Saya mengucapkan terima kasih atas kerja kerasnya selama ini, meskipun tidak memenuhi target, namun ada kenaikan sebesar 22,34 persen,” tutur bupati saat sambutan pada kegiatan Serah Terima Perolehan Bulan Dana PMI Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 dan Penyerahan Piagam Penghargaan Donor Darah Sukarela 25 kali di Aula Lantai 1 Setda, Rabu (18/1).
Bupati berharap pada tahun selanjutnya, Bulan Dana PMI dapat mengumpulkan lebih banyak lagi dana untuk kemanusiaan. “PMI ini sangat membantu pemkab serta masyarakat, mereka biasa terjun dan ada di setiap bencana yang ada, baik banjir, longsor maupun yang lainnya,” tambahnya. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua PMI beserta jajaranya yang selalu siap membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Selain itu, bupati juga menyampaikan apresiasi kepada para pendonor yang sudah 25 kali mendonorkan darahnya kepada yang membutuhkan.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan dan Forkopimda yang telah mendukung dan memberi semangat kepada PMI.
“Kami juga ucapkan terima kasih kepada Panitia Bulan Dana PMI, terutama Bapak Dandim yang mana hasilnya tidak sedikit dan lebih banyak dari tahun kemarin. Dana tersebut dengan susah payah dikumpulkan dari masyarakat dan akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk kegiatan kemanusiaan,” kata Arini.
Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan 150 pendonor yang sudah mendonorkan darahnya minimal 25 kali, sehingga terkumpul 3.750 kantong darah dari berbagai golongan darah untuk disalurkan kepada yang membutuhkan.
“Tetesan darah mereka menjadi obat untuk kesembuhan pasien yang ada di rumah sakit di Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya. Sebagian pendonor juga ada yang berdomisili di luar Kabupaten Pekalongan yang kebetulan juga bekerja disini,” terangnya. (Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan)
Kamis, 19 Januari 2023