Admin
Rabu, 1 Februari 2023


KAJEN - Meskipun hujan mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan, Festival Durian Lolong di Lapangan Rejomulyo, Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, Minggu (29/1), tetap dipadati pengunjung dari berbagai daerah.
Warga tampak antusias untuk menyaksikan festival yang mengusung potensi durian dari Desa Lolong dan desa/kelurahan lainnya di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan. Pengunjung tampak tak mau ketinggalan untuk menyantap dan membeli oleh-oleh durian lokal Kabupaten Pekalongan untuk keluarganya di rumah.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan merupakan syukuran dari petani yang sudah dua tahun vakum tidak menggelar festival karena Pandemi Covid-19.
Festival dimeriahkan kirab gunungan durian dan hasil bumi dari 19 kecamatan dan 4 RW di Desa Lolong. “Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik, walaupun dalam keadaan hujan,” ujar Fadia dalam sambutannya.
Fadia berharap, semoga ke depannya, festival bisa diadakan di tempat yang lebih memadai, mengingat festival diadakan di bulan Februari yang memiliki curah hujan tinggi.
Tak hanya warga Kabupaten Pekalongan, dalam Festival Durian Lolong, juga dihadiri pengunjung dari luar kota. “Saya dengar, banyak pengunjung yang datang dari luar kota untuk melihat dan mencoba durian di acara ini,” jelasnya.
Selain kirab gunungan durian dan hasil bumi, serta bazar UMKM, festival juga dimeriahkan dengan kontes durian lokal se-Kecamatan Karanganyar. Dalam kontes tersebut, Juara Pertama diraih petani asal Pedawang serta untuk peringkat ke dua dan ke tiga diraih oleh petani dari Desa Lolong.
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), Bambang Irianto, M. Si. melaporkan bahwa kegiatan merupakan ajang mempromosikan sektor pariwisata. "Dalam hal ini durian sebagai potensi unggulan di Kabupaten Pekalongan, khususnya di Kecamatan Karanganyar, Talun, Doro, dan Lebakbarang," ujar Bambang. (Tim Dinkominfo)