KAJEN - Menjelang Bulan Suci Ramadhan, sebagian Pondok Pesantren meliburkan para santrinya, meski begitu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq meminta kepada para santri meski libur, pada saat Bulan Ramadhan para santri diminta untuk lebih semangat beribadah.
“bukan libur ngaji terus ibadahnya juga libur akan tetapi malah semakin semangat, sholatnya ditambah dengan tahajud misalnya, atau membaca al-qura’anya diperbanyak sehingga puasanya dapat bernilai dan pahalanya diterima oleh Allah SWT,” kata Bupati saat menghadiri acara Khotmil Qur’an dan Pengajian Umum di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Desa Podo Kecamatan Kedungwuni, Sabtu (11/3/2023) malam.
Menurut Bupati Pondok Pesantren merupakan tempat yang tepat untuk belajar anak-anak, karena tidak hanya belajar agama saja namun akhlaknya juga diajarkan. “tidak hanya ngaji saja namun akhlaknya dibina sehingga jika suatu saat nanti jika dia jadi pemimpin ia akan menjadi pemimpin yang berakhlak, mau jadi apapun dia selalu mengedepankan akhlaknya,” katanya.
Dikatakan bupati, Kabupaten Pekalongan terkenal sebagai Kota Santri dimana banyak anak-anak yang mengaji ilmu agama, dan itu menurutnya menjadi berkah tersendiri bagi kemajuan Kabupaten Pekalongan.
Selain itu, lanjutnya, Pemkab Pekalongan pada masa kepemimpinannya juga memperhatikan para guru di Pondok Pesantren, dimana ada sebanyak 1.000 guru pesantren mendapat insentrif sebanyak 300 ribu per orang.
“memang jumlahnya tidak terlalu banyak karena anggaran yang ada juga untuk keperluan yang lain seperti pembangunan yang memakan biaya yang besar. Namun itu sebagai bentuk bahwa Pemkab Pekalongan peduli dengan pondok pesantren,” terangnya.
Senin, 13 Maret 2023
KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) telah menyepakati adanya 16 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) pada tahun anggaran 2023.
Demikian disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar yang mewakili Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pasa kegiatan Rapat Paripurna DPDR dalam Rangka Penetapan Keputusan DPRD Kabupaten Pekalongan Tentang Perubahan PROPEMPERDA Kabupaten Pekalongan Tahun 2023 dan Penyampaian Tiga Rancangan Peraturan Daerah di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Jumat (10/3/2023).
KAJEN – Para pelajar, khususnya yang masih duduk dibangku sekolah menengah atas merupakan generasi masa depan yang perlu dibina agar tidak terjerumus kedalam hal-hal negative terutama narkoba. Untuk itu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M datang secara langsung ke SMAN 1 Kesesi guna memotivasi siswa agar mereka menggunkan masa muda dengan sebaik-baiknya.
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E, M.M hadir ke Desa Randusari, Kecamatan Doro untuk meresmikan Masjid Al-Hikmah dan Mushola Al-Karomah pada Kamis (09/05/23). Bupati yang saat itu hadir bersama Asisten I Setda Kabupaten Pekalongan Totok Budi Mulyanto, S. E, dan Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo, S.H, M.M disambut meriah oleh masyarakat. Sesampainya di lokasi, Bupati Fadia disambut dengan lantunan sholawat dan Banyak dari masyarakat yang berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama Bupati kebanggan Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Guna meningkatkan cakupan kepemilikan Identitas Kependudukan Digital (IKD)/Digital Id, Disdukcapil Kabupaten Pekalongan secara terus menerus mengadakan Sosialisasi IKD kepada masyarakat.
Memanfaatkan kesempatan berkumpulnya masyarakat pemohon dokumen kependudukan di Ruang Tunggu Pelayanan yang sedang menunggu antrian, Drs. Munif, M.Kes - Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Pemanfaatan Data dan Inovasi, pada Rabu (8/3) menyampaikan informasi tentang IKD dan manfaatnya serta menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan aktivasi IKD di loket khusus yang sudah disediakan (Loket 9).
Adapun ke 16 Raperda tersebut terdiri dari empat Raperda Inisiatif DPRD dan Dua Belas Raperda usulan dari Pemerintah Daerah. “empat Raperda inisiatif DPRD diantaranta, Raperda Tentang Pendiidkan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan, Raoerda Tentang Ketertiban Umum, Raperda tentang Perubahab Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Hak Keuangan dan Administrasif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Pekalongan serta Raperda tentang Desa Wisata,” katanya.
Sedangkan Raperda usulan dari Pemerintah Daerah yaitu, Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022, Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggran 2023, Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2024, Raperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Raperda tentang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Raperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Raperda tentang Penyelenggaraan Jalan, Raperda tentang Perumahan dan Pemukiman Kumuh, Raperda tentang Bangunan Gedung, Raperda tentang Penetapan Status Desa, Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok dan Raperda tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 4 tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pekalongan.
Dirinya berharap dengan kepada perangkat daerah yang terkait penyusunan dan pembahasan Raperda baik inisiatif DPRD maupun usulan Pemerintah Daerah agar benar-benar melaksanakan dengan penuh tanggung jawab dengan mempedomani peraturan perundang-indangan. “sehingga Peraturan Daerah yang dihasilkan berkualitas, tepat waktu dalam penyusunan dan pembahasanya serta dapat diimplementasikan dengan baik,” pintanya.
Senin, 13 Maret 2023
Pemberian insentif sudah dimulai sejak tahun lalu, dan tahun ini juga akan segera dibagikan. Hal itu merupakan salah satu bukti bahwa Pemkab Pekalongan tidak hanya memperhatikan guru di lingkungan pendidikan formal saja namun juga guru di pesantren juga diperhatikan. Demikian disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam sambutannya saat menghadiri Haflah Akhirussanah di Ponpes Syarif Hidayatullah, Desa Jetak Kidul, Kecamatan Wonopringgo pada Kamis malam (9/03/2023).
Pada kesempatan tersebut Bupati mengucapkan selamat kepada para santri yang malam itu di wisuda, dan berpesan agar mereka mengamalkan ilmu yang telah mereka dapatkan di pesantren, selalu berbakti kepada kedua orang tua, dan menjadi anak yang sholeh dan sholekha. “ Ponpes Syarif Hidayatullah adalah pesantren yang baik, mengajarkan yang baik, dan saya mendukung ponpes agar semakin berkembang, semoga dari tempat ini akan lahir anak – anak yang sukses, dan hebat,” ujar Fadia.
Tak lupa Bupati menyampaikan kepada pengasuh Ponpes Syarif Hidayatullah, Kyai Ahmad Fauzi Amin, beserta tamu undangan bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki program berobat gratis bagi warga Kabupaten Pekalongan hanya dengan menunjukkan KTP, sedangkan khusus untuk anak-anak yang ditunjukkan cukup Kartu Keluarga (KK) saja. “ Bagi anak – anakku yang di Ponpes, yang tidak punya BPJS Kesehatan, bisa berobat ke Puskesmas atau RSUD dengan menunjukkan KK, semoga ini dapat membantu, tapi sementara hanya dikhususkan untuk warga Kabupaten Pekalongan saja,” ungkap Bupati.
Senin, 13 Maret 2023
Demikian disampaikan Bupati saat hadir dan memberikan sambutan dalam acara Haflah Attasyakur Lil Iktitam Ke-33 Pondok Pesantren (Ponpes) Putra Putri Baitul Muqoddas Kranji Kecamatan Kedungwuni, Kamis (09/03/2023) malam. “Anak yang shalih perlu kita persiapkan dan ciptakan melalui pendidikan akhlak. Karena kalau kita sudah meninggal keluarga kita tidak bisa mengirimkan harta, pakaian, atau uang. Tapi yang bisa dikirimkan adalah doa dari anak yang sholih dan pahala-palahanya. Ini dapat kita persiapkan dengan mamasukkan anak-anak kita untuk belajar di ponpes,” kata bupati.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Ponpes Putra Putri Baitul Muqoddas yang selama ini telah turut berperan membangun akhlak yang baik anak-anak di Kabupaten Pekalongan,“Saya melihat lulusan dari Ponpes Putra Putri Baitul Muqoddas ini banyak yang menjadi orang yang berhasil dan luar biasa. Terima kasih kepada segenap kyai, ustad, dan uztadzah Ponpes Putra Putri Baitul Muqoddas yang membantu saya dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk mendidik anak-anak Kabupaten Pekalongan untuk menjadi anak-anak yang berakhlak baik,” ujar bupati.
Kepada para santri yang diwisuda malam itu, Bupati berharap agar mereka dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh selama belajar di ponpes baik dilingkungan sekitar maupun secara luas, “Semoga anak-anak semuanya menjadi anak-anak yang shalih dan salihah. Ilmunya semoga bisa berguna untuk bangsa, negara, dan keluarga,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa anak yang memiliki dasar pendidikan akhlak yang baik jika terjun ke masyarakat akan menjadi orang yang bermanfaat dan membawa kebaikan untuk lingkungan sekitarnya, “Kalau sudah berakhlak insya allah mau jadi apapun pasti ada dasar akhlaknya. Jika jadi pemimpin ia akan jadi pemimpin yang baik dan amanah, jika dia jadi polisi dia akan jadi polisi yang baik atau pun profesi lainnya. Kalau sudah akhlaknya memang baik akan jadi baik,” pungkasnya.
Senin, 13 Maret 2023
Dalam acara bertajuk Bupati Fadia Menyapa di SMA Negeri 1 Kesesi, Kamis (09/03/2023). Bupati Pekalongan Fadia Arafiq memberikan edukasi dan pembinaan tentang Bahaya Narkoba, Minuman Keras (Miras), dan Pernikahan Dini kepada ratusan siswa SMA Negeri 1 Kesesi Kabupaten Pekalongan
Dalam kegiatan itu, Bupati menyampaikan alasannya menyasar siswa SMA untuk diberikan edukasi dan pembinaan karena menurutnya usia SMA merupakan masa transisi dari usia remaja ke dewasa, dimana anak-anak biasanya memiliki rasa keingintahuan yang tinggi terhadap hal-hal yang tidak ia ketahui sebelumnya.“Selain itu dengan pesatnya kemajuan teknologi digital dan kemudahan akses informasi melalui ponsel pintar. Siswa SMA dipandang perlu untuk mendapatkan pemahaman tentang dampak negatif dari narkoba, miras, dan pernikahan dini. Ada cara lain untuk menjadi keren yaitu dengan berkarir, berkarya, belajar yang pintar, sholat yang rajin, dan ke masjid yang rajin. Itu akan membuat kalian jadi lebih keren,” tutur bupati kepada para siswa.
Dibandingkan untuk menikah di usia muda, bupati justru mendorong dan memberikan semangat kepada para siswa SMA khususnya yang saat ini sudah kelas 3 dan akan segera lulus untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya sekarang ini di Indonesia sudah banyak sekolah kedinasan yang bisa membantu untuk dapat kuliah tanpa biaya. “Ibu juga berpesan kepada anak-anakku semua. Kalian setelah lulus SMA jangan langsung kawin. Di Pekalongan ini angka perkawinan dini di Kabupaten Pekalongan tinggi yang mengakibatkan juga angka kematian ibu dan anak tinggi di Kabupaten Pekalongan,” lanjutnya.
Ia menegaskan kepada para siswa bahwa pilihan apapun yang mereka ambil baik kuliah maupun langsung bekerja setelah lulus yang terpenting adalah mereka bisa membuat kedua orang tuanya bangga dan tidak menyia-nyiakan usaha dan pengorbanan mereka yang telah bersusah payah mencari uang setiap harinya agar anak-anaknya bisa sekolah.
Terakhir, bupati menyampaikan pesan dukungan moril bahwa tidak ada yang tidak mungkin diraih oleh para siswa jika mereka mau berdoa dan berusaha semaksimal mungkin.
Menutup acara, Bupati dan para siswa SMA N 1 Kesesi bermain kuis tanya jawab. Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan bingkisan hadiah kepada sejumlah siswa yang menjawab dengan benar pertanyaan yang ia lontarkan. Sementara itu, Para siswa tampak sangat antusias dan senang atas kegiatan yang diselenggarakan siang itu.
Senin, 13 Maret 2023
Dalam sambutan yang disampaikan, Bupati Fadia berharap dengan diresmikannya Masjid Al-Hikmah dan Mushola Al-Karomah Desa Randusari nantinya bukan hanya tempatnya saja yang bertambah bagus, namun juga akhlak dari masyarakat Desa Randusari juga ikut bertambah baik.
"Dari ngaji, dari akhlak itu harus kita didik dari sekarang. Insya Allah dengan adanya masjid yang kita cintai ini tempatnya dan akhlaknya bisa lebih baik lagi, oleh karen itu Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat memperhatikan Pembangunan Masjid dan turut membantu dalam membangun masjid," Ucap Bupati Fadia dalam sambutanya.
Dalam Kesempatan tersebut, Bupati juga turut menyampaikan beberapa program unggulan Pemkab Pekalongan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Diantaranya adalah Program Kesehatan Gratis Cukup Pakai KTP dan Program Bantuan untuk penunggu pasien di Rumah Sakit. Meskipun kedua program tersebut terdapat batasan-batasan, Bupati Fadia berharap bisa membantu masyarakat di Kota Santri yang kurang mampu.
"Sekarang cukup pakai KTP kalo yang anak-anak pakai Kartu Keluarga Insya Allah sudah bisa terpenuhi. Terus juga ada lagi untuk penunggu pasien sakit di rumah sakit, misalnya suaminya sakit terus istrinya nungguin per hari dibantu 50 ribu rupiah dan itu sudah berlaku sejak tahun kemarin. Walaupun dibatasi tiga hari semoga bisa membantu," Tutur Bupati.
Sebagai perwakilan masyarakat, Kepala Desa Randusari Muhammad Sholeh mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati yang sudah meresmikan Masjid Al-Hikmah dan Mushola Al-Karomah. Dirinya berharap semoga dengan peresmian masjid dan mushola tersebut bisa bermanfaat bagi warga Randusari yang dibangun dari sumbangsih donatur-donatur di sekitar Desa Randusari dan juga Dibantu Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui anggota DPRD Kabupaten Pekalongan H. Achmad Khozin, ST.
"Alhamdulillah Masjid Al-Hikmah dan Mushola Al-Karomah sudah diresmikan oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Semoga dengan peresmian masjid dna mushola ini bisa bermanfaat bagi warga Desa Randusari yang sumber dana pemangunannya dari donatur-donatur di sekitar Desa Randusari dan juga dari Bupati Pekalongan melalui bapak Haji Khozin," Ujar Muhammad Sholeh Kepala Desa Randusari.
Senin, 13 Maret 2023
Dalam kegiatan tersebut Bupati Pekalongan memonitor langsung proses perekaman KTP-el Pemula dan berpesan kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Kesesi yang telah berusia 17 tahun atau menjelang 17 tahun untuk memanfaatkan dan mengikuti perekaman KTP-el ini dengan baik.
"Dengan dimilikinya KTP-el menandakan bahwa kalian harus bersiap-siap memasuki gerbang masa depan, karena nantinya akan banyak manfaatnya, salah satunya akan digunakan untuk persyaratan pendaftaran ujian masuk perguruan tinggi. Masa depan kalian ditentukan dengan apa yang kalian lakukan saat ini. Jika kalian melakukan hal-hal yang baik maka sesungguhnya kalian sedang merangkai masa depan yang baik", kata Bupati.
Dalam program Bupati Menyapa ini, Bupati Pekalongan juga berpesan kepada siswa-siswi SMA Negeri 1 Kesesi untuk terus semangat belajar, hormati guru dan orang tua, tingkatkan prestasi, kuasai iptek, bijak dalam bermedsos, jauhi narkoba, jangan membully teman, tidak tawuran, dan tidak buru-buru menikah.
Sementara itu, Ajid Suryo Pratondo, S.STP, M.Si Kepala Disdukcapil Kabupaten Pekalongan mengatakan bahwa jemput bola perekaman KTP-el merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Disdukcapil, apalagi menjelang pelaksanaan Pemilu 2024, masih banyak wajib KTP-el yang belum melakukan perekaman terutama anak-anak sekolah dan warga lanjut usia, maka perekaman KTP-el semakin digencarkan agar nantinya mereka mendapatkan hak-hak kewarganegaraannya dan akses pendidikan, sosial, kesehatan, hak pilih dalam Pemilu serta akses pelayanan publik lainnya.
Jumat, 10 Maret 2023
Dengan telah memiliki IKD maka akan mempermudah dan mempercepat transaksi dan akses pelayanan publik/privat yang dilakukan dalam bentuk digital. "Misalnya saat kita bertransaksi di bank, pesan tiket/checking tiket saat mau naik kereta, atau di tempat pelayanan publik lainnya seringkali diminta menunjukkan KTP, maka kita tidak panik kalau lupa bawa KTP karena sudah tersimpan di HP, jadi lebih simpel dan praktis, dan tidak hanya KTP saja yang ada di IKD, tapi ada dokumen lainnya seperti KK, kartu BPJS, NPWP, kartu vaksin Covid-19, kartu pemilih dalam Pemilu (DP4) dari KPU, data keluarga dan masih banyak lainnya ", jelas Munif.
Aplikasi IKD bisa didownload di PlayStore, tapi untuk aktivasi IKD masyarakat harus datang ke Disdukcapil, MPP atau kecamatan dengan membawa KTP-el atau KK untuk dilakukan verifikasi terlebih dahulu.
Aplikasi IKD dijamin aman karena dilengkapi dengan fitur keamanan data berupa PIN, pencegahan tangkap layar (screenshoot), QR code yang selalu berubah untuk membagi informasi data kepada orang lain, dan menu lepas perangkat jika akan ganti HP.
Aplikasi IKD bisa diinstall ulang. Jika HP hilang pemilik IKD bisa lapor ke Disdukcapil untuk dinonaktifkan sementara, namun data digitalnya tetap aman, orang lain tidak bisa membuka akses karena telah dikunci dengan PIN tersebut dan untuk membuka sistemnya dilengkapi dengan teknologi pengenalan wajah.
Ayo bertransformasi ke IKD...!!! Download dan instal aplikasinya, hubungi petugas Disdukcapil untuk verifikasi.
Kamis, 9 Maret 2023
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M saat kegiatan Bupati Fadia Arafiq menyapa yang diselenggarakan SMAN 1 Kandangserang, Rabu (8/03/2023).
Bupati Fadia menyapa adalah program Bupati Pekalongan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) di wilayah Kab. Pekalongan dalam rangka mensosialisasikan Pencegahan Pemberatasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), penanggulangan kekerasan di sekolah (bullying), pencegahan pernikahan dini, pencegahan terjadinya tawuran antar pelajar/tawuran antara kelompok, serta program unggulan Pemkab Pekalongan lainnya.
Menurutnya, setelah menjabat sebagai bupati, dirinya mendapat warisan berupa banyak jalan yang rusak, selain itu juga ada persoalan banjir dan juga longsor di daerah atas. Sehingga harus secara bertahap diselesaikan. “tetapi saya berkomitmen, sesuai visi misi ‘setara’ saya tidak mau ada perbedaan antara daerah atas dan bawah, sehingga saya alokasikan anggaran infrastruktur yang banyak di daerah atas,” katanya.
Kepada siswa dan siswi SMAN 1 Kandangserang, Fadia menyampaikan himbauan agar menjauhi Narkoba, karena ga keren dan akan merugikan diri kita, menghancurkan masa depan kita dan juga membuat sedih dan malu orang tua kita. Fadia juga menghimbau agar para siswa dan siswi waspada terhadap oknum – oknum yang memanfaatkan anak-anak sekolah menjadi kurir narkoba untuk menyebarluaskan narkoba yang berakibat pada rusaknya masa depan.
Lebih lanjut, Bupati juga memberikan pesan khususnya kepada siswa- siswi SMAN 1 Kandangserang agar tidak buru-buru menikah setelah lulus. “Jangan terlena oleh cinta, saya minta kalian kejar cita – cita dulu, matangkan diri kalian dulu, bikin bangga orang tua dulu, jangan langsung kawin, jadilah anak yang mampu mengangkat derajat hidup orang tua, dan Ibu yakin kalian bisa, karena di dunia ini tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan berdoa,” ungkap Fadia.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Kandangserang Bambang Wirudi menuturkan bahwa kedatangan bupati memberikan motivasi sekolah untuk untuk berprestasi serta memberikan rasa bahagia khususnya para siswa. “terimkasih atas kedatangannya kepada Ibu Bupati di sekolah kami, semoga dengan kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan ini bisa memberi dorongan semangat kepada kami semua untuk lebih bersemangat lagi dalam belajar dan meraih cita-cita,” katanya.
Kamis, 9 Maret 2023