KAJEN - Pekan Raya Kajen 2023 resmi ditutup, penutupan dilakukan oleh Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq dengan mengundang bintang tamu artis ibukota yakni Lala Widy. Hadir dalam penutupan, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Muhtarudin Ashraff Abu yang juga suami Bupati Pekalongan, Forkompimda Kabupaten Pekalongan, para Asisten dan Staff Ahli, Para Kepala OPD, Camat serta perwakilan BUMN dan BUMD dan disaksikan ribuan masyarakat yang hadir.
Bupati dalam sambutannya mengatakan, bahwa Pekan Raya Kajen 2023 telah berlangsung selama 6 hari yang merupakan kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 401.
“setiap hari di PRK ini ada berbagai macam hiburan, ada dangdut, wayang, music rock dan ada juga artis ibu kotanya yang khusus untuk menghibur masyarakat Kabupaten Pekalongan,” terangnya, Minggu (27/8/2023).
PRK 2023 ini, lanjut bupati, dibuat dengan sederhana tapi meriah, karena dirinya lebih memprioritaskan dananya untuk pembangunan jalan dan sekolah. “karena masih banyak PR di Kabupaten Pekalongan ini yang perlu dilakukan. Namun sederhana seperti ini tetap meriah nggeh?,” Tanya bupati kepada para pengunjung.
Dijelaskan bupati, selama enam hari, PRK tekah dikunjungi lebih dari 8 ribu orang dengan perputaran uang sebanyak 7 milyar. “ini belum termasuk malam ini, yang penting UMKM bisa hidup dan berani berkompetisi serta ekonomi bisa berjalan,” papar Fadia.
Selain PRK, Pemkab Pekalongan juga mengadakan Job fair yang diikuti sebanyak 29 perusahaan besar yang menyediakan 2.224 lowongan pekerjaan. “lebih dari 3 ribu orang sudah mendaftar dan semoga semua diterima, dan bisa meringankan masyarakat Kota Santri mendapat pekerjaan sehingga menekan angka pengangguran,” ujar bupati.
Fadia menambahkan, bahwa rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten ke 401 akan ditutup pada tanggal 31 Agustus mendatang, dengan kegiatan pengajian.
“semoga Kabupaten Pekalongan aman, kondusif dan dijauhkan dari kehinaan sehingga bisa menjadi hebat dan luar biasa,” pungkasnya.
Senin, 28 Agustus 2023
KAJEN - Warga Dukuh Simonet Desa Semut Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan akan direlokasi ke tempat baru yang ada di Desa Tratebang, Kecamatan Wonokerto.
Demikian dikatakan Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq saat menghadiri secara langsung acara jalan sehat yang diselenggarakan oleh Kecamatan Wonokerto dalam rangka memperingati HUT RI Ke 78 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 401, Sabtu (26/8/2023). Dukuh Simonet, Desa Semut, Kecamatan Wonokerto yang merupakan daerah terdampak bencana rob terparah di Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq,SE.MM berharap stunting di kabupaten Pekalongan benar benar turun. Hal ini dikatakannya saat membuka secara resmi peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tingkat kabupaten Pekalongan tahun 2023. Peringatan Harganas tahun 2023 yang mengusung tema “ Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju” ini dilangsungkan di obyek wisata Linggoasri, Kamis (24/08/2023) pagi, dihadiri pula ketua Dekranasda kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu, para kepala OPD terkait serta para tamu undangan.
KAJEN - Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq memberikan tali dari keluarga besar Korpri Kabupaten Pekalongan kepada para pensiunan PNS Kota Santri di Pendopo Bupati, Selasa (22/8/2023).
Selain tali asih juga diberikan KTP Pensiun TMT 01 Juni 2022 sampai dengan 10 Juli 2023 dan penyerahan simboolis JKM, THT dan SK Pensiun TM 01 Desember 2023.
Apel digelar di Lapangan belakang kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan dan setelah itu dilanjutkan dengan rapat paripurna yang bertempat di Gedung Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Jum’at (25/8/2023).
Hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut, Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq, yang didampingi suami, Mukhtarudin Ashraff Abu. Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Wakil Bupati Pekalongan, unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan, Ketua Pengadilan Agama Kajen, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Pekalongan, serta ASN di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Fadia Arafiq yang didampingi suami, Ashraff Abu tampak serasi mengenakan pakaian khas Kabupaten Pekalongan, begitupun para peserta apel perempuan yang juga mengenakan kebaya sedangkan peserta laki – laki mengenakan sorjan lengkap dengan blankon.
Bupati Pekalongan, dalam sambutanya mengucapkan terimakasih, penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang selama ini telah memberikan dukungan dan bantuan bagi terlaksananya seluruh amanat, tugas dan tanggung jawab yang melekat dalam kapasitasnya selaku Bupati Pekalongan.
“Saya mengajak seluruh ASN untuk mempunyai tekad yang kuat untuk maju, terus memegang komitmen sebagai abdi Negara dan pelayan masyarakat serta semangat untuk terus melakukan perubahan-perubahan kearah yang lebih baik,” ujar Bupati Fadia.
Senin, 28 Agustus 2023
Dikatakan bupati, relokasi tersebut dianggarkan semilai 7 milyar. Selain itu, Bupati juga memaparkan program-program Pemkab Pekalongan untuk wilayah Kecamatan Wonokerto diantaranya jalan Bebel-Wonokerto Kulon akan tersambung dan dianggarkan senilai 1 milyar.
“pada tahun kemairn dana untuk perbaikan infrastruktur di Kecamatan Wonokerto sebanyak 20 milyar, dan masih banyak jalan yang rusak, insyaAllah akan kita perbaiki pelan-pelan. Karena saya baru menjabat selama dua tahun tapi warisan jalan rusak banyak,” paparnya
Selain pembangunan jalan, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Wonokerto juga akan diperbaiki dengan anggaran senilai 600 juta. Pemkab Pekalongan juga akan membantu untuk rehab sarana pendidikan.
“Wonokerto ini hebat karena ada Wakil Ketua DPRD dan anggota DPRD yang peduli dengan masyarakatnya. Dan saya juga meminta doa agar selalu diberi keselamatan dan kemampuan untuk membuat Kabupaten Pekalongan menjadi hebat. Permasalahan jalan, banjir, rob, pendidikan dan kesehatan akan terus menjadi prioritas kami,” ujar bupati.
Pada momen hari jadi ke 401 ini, bupati berharap agar Kabupaten Pekalongan semakin dimudahkan, masyarakatnya lebih sejahtera. “seluruh pedagangnya laris semuanya, nelayannya mendapat hasil yang banayka, dan koperasainya bisa bertumbuh dengan baik,” harapnya.
Senin, 28 Agustus 2023
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 1 Setda, Sabtu (26/8/2023) dihadiri Kepala Dinas Perkim LH, Ketua Basnaz serta para penerima zakat.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengucapkan terimakasih kepada Baznas Kabupaten Pekalongan karena luar biasa, hebat dan pintar dalam membantu orang yang membutuhkan.
“di Kabupaten Pekalongan ada bantuan RTLH, ada bantuan masjid dan lainnnya. Tapi prosesnya lama dan panjang. Tapi itu aturan dari pusat bukan dari bupati, seprti harus membuat proposal, kejelasan hukumnya ada atau nggak dan sebagainya,” katanya.
Beda dengan Basnaz, lanjut Fadia, untuk itulah dirinya mendukung Baznas karena bisa membantu masyarakat yang tidak terbantu dari pemerintah.
“seperti ada saat ini 600 rumah yang tidak layak huni yang jumlahnya setiap tahunnya bertambah dan kebanyakan karena kondisi ekonominya mereka tidak bisa memperbaiki,” lanjutnya.
Dirinya berpesan, agar Basnaz tidak hanya membantu dalam bentuk uang namun juga transfer ilmu dan juga peralatan usaha yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan ekonominya.
‘jika dikasih ilmu akan terus bermanfaat. Dan juga ada dari masyarakat yang butuh pelatihan pengemasan produk, juga kalau bisa Baznas memiliki tim medsos sendiri untuk memasarkan produk-produk dari masyarakat yang dibantu,” pinta Fadia.
Sementara itu, Ketua Basnaz Kabupaten Pekalongan Muhtaram menuturkan, pada kali ini Basnaz menyalurkan bantuan sebesar 429 juta lebih yang rinciannya untuk program RTLH dan bantuan rumah tidak layakhuni sebesar 300 juta untuk 30 mustahik.
“sedangkan lainnya ditasyarufkan untuk santunan biaya hidup, tanggap darurat, bantuan sembako, tambahan modal usaha dan lainnya,” jelasnya.
Senin, 28 Agustus 2023
Seperti yang dijelaskan oleh Ketua Panitia Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-78 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-401 Kabupaten Pekalongan Yudhi Himawan, S.T, M. Sc, M.T untuk pelaksanaan malam resepsi tahun ini ada sedikit perbedaan dari tahun sebelumnya. Dimana biasanya berlokasi di halaman Pendopo Rumah Dinas Jabatan Bupati Pekalongan, untuk tahun ini berlokasi di Panggung PRK 2023. Sesuai arahan dari Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M bahwa pihaknya ingin malam resepsi kali ini bisa lebih dekat dengan masyarakat.
"Kami menyampaikan bahwa resepsi hari jadi ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, berdasarkan saran dan arahan dari bupati bahwa untuk resepsi hari jadi yang sebelumnya dilakukan di pendopo kita geser ke area PRK, hal ini bertujuan supaya resepsi kali ini bupati bisa lebih dekat dengan masyarakat Kabupaten Pekalongan," Tutur Yudhi dalam laporannya selaku Ketua Panitia.
Yudhi menambahkan bahwa malam resepsi ini adalah puncak dari kegiatan Hari Jadi ke-401 Kabupaten Pekalongan. Sebelumnya sudah diadakan beberapa agenda diantaranya adalah apel hari jadi dilanjutkan dengan sidang paripurna di pagi harinya dan pawai mobil hias di siang hari yang berlangsung sangat meriah.
Tidak hanya itu saja pada awal rangkaian juga telah dilaksanakan pelayanan terpadu sidang isbat nikah, jalan sehat dan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian tali asih oleh KORPRI, lomba sepak bola mini, Ziarah ke Makam Mandurorejo.
Dalam kegiatan malam itu Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M ditemani suami tercinta yang menjabat sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu, kemudian Sekda M. Yulian Akbar, S. Sos, M. Si, serta Ketua Panitia Yudhi Himawan, S.T, M. Sc, M.T memberikan Penghargaan dan juga thropi untuk para juara yang sudah berpartisipasi dalam perlombaan yang digelar oleh panitia.
Senin, 28 Agustus 2023
Terbukti disekitar lokasi start, finish dan disepanjang rute karnaval dipenuhi ribuan masyarakat yang sudah stand by untuk menyaksikan karnaval secara langsung.
Karnaval mobil hias sendiri dimulai sejak pukul 13.30 WIB dengan start awal dari Alun-alun Kajen. Adapun rute setelah dari Alun-alun Kajen, peserta pawai akan ke barat menuju ke Kesesi, Kecamatan Sragi, belok ke Bojong dan menuju ke timur sampai di Surobayan menuju ke Wonopringgo kemudian Karanganyar dan terakhir finish di Alun-alun Kajen.
Tampak Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq beserta suami Mukhtaruddin Ashraf Abu yang juga ketua Dekranasda, Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi beserta istri dan juga Forkompinda Kabupaten. Ada sekitar 90 mobil hias yang mengikuti pawai ini baik dari unsur pemerintahan, BUMN, BUMD, organisasi vertikal dan lainnya.
Acara dibuka secara langsung oleh Bupati Pekalongan. Saat ditemui Bupati Fadia mengatakan bahwa pawai ini diikuti oleh keluarga besar Kabupaten Pekalongan yang bersama-sama membuat Hari Jadi ini menjadi lebih semarak. "semua dinas bersatu padu sehingga masyarakat bisa merasakan bahwa hari ini adalah ulang tahun Kabupaten Pekalongan," katanya.
Dirinya berharap di Hari Jadi yang ke 401 ini Kabupaten Pekalongan menjadi lebih aman dan kondusif dan dijauhkan dari kehinaan dari Allah SWT. "dan semoga pawai mobil hias ini berjalan dengan lancar dan sepertinya cuacanya mendukung," ucap Fadia.
Saat ditanya apakah tahun depan akan dilakukan pawai mobil hias lagi, Fadia menuturkan bahwa akan melihat nanti, pasalnya dirinya akan membuat kegiatan untuk menyemarakkan Hari Jadi setiap tahunya akan berbeda-beda.
Senin, 28 Agustus 2023
Dalam sambutannya Fadia mengatakan bahwa peringatan Harganas ke-30 tingkat Kabupaten Pekalongan kali ini diadakan secara meriah, dimana semua penyuluh KB di kabupaten Pekalongan dihadirkan untuk bersama-sama berkomitmen agar stunting di kabupaten Pekalongan turun. “Stunting adalah PR yang besar buat kita. Kabupaten Pekalongan ini stuntingnya saya lihat masih tinggi, walaupun angkanya dibawah provinsi Jawa Tengah. Tahun 2023 ini stunting di kabupaten Pekalongan Alhamdulilah menurun. Ini tidak mungkin terjadi tanpa kerjasama yang baik antara penyuluh KB di tiap desa ,ibu/bapak dari dinas juga yang telah bekerjasama dengan baik sehigga stunting di kabupaten Pekalongan turun. Tapi saya maunya stunting harus benar benar turun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fadia memaparkan pentingnya peran penyuluh KB dalam upaya penurunan stunting. Menurutnya banyak yang harus diajarkan kepada masarakat kaitannya dengan stunting, misalnya ajaran tentang pola makan anak yang benar. Hal ini bisa dilakukan dengan berkolaborasi dengan dinas kesehatan. “ Saya minta untuk mengajarkan ibu-ibu penyuluh KB tentang cara menghadapi ibu yang baru melahirkan. Seperti pemberitahuan tentang gizi apa yang terbaik untuk anak anak yang selanjutnya diajarkan ke masyarakat, “ terangnya.
Selain penurunan stunting, Fadia juga berharap angka perkawinan dini serta angka akematian ibu dan anak juga harus menurun. Dan untuk mewujudkannya diperlukan kerjasama yang baik mulai dari tingkat desa sampai kabupaten. ´ Saya minta diadakan penyuluhan, dan kalau di desa ditemukan ada yang perlu disikapi Pemkab, ibu/bapak tinggal memberitahukan ke dinas , nanti kita akan turun ke desa bapak/ibu. Kita harus kerjsama agar angka perkawinan dini turun, stunting menurun, angka kematian ibu dan anak juga harus menurun,’ pungkasnya
Tak lupa Fadia juga memberikan kesempatan sesi tanya jawab dengan para penyuluh KB seputar kendala yang dihadapi di desa mereka.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pekalongan, dr. Eko Wigiantoro,M.Kes dalam laporannya menyampaikan tujuan peringatan Harganas ke-30 tingkat kabupaten Pekalongan tahun 2023 adalah meningkatkan peran stakeholder, tokoh masyarakat dan keluarga dalam pembangunan keluarga, meningkatkan kinerja pengelola dan petugas bangga kencana ( Pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga Berencana ) dalam meningkatkan program bangga kencana, dan meningkatkan mutu keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting.
Peringatan Harganas ke-30 tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2023 diikuti sebanyak 670 orang. Terdiri dari PPKBD 570 orang dari 19 kecamatan, penyuluh KB serta OPD dan instansi terkait. Rangkaian peringatan Harganas ke-30 ini diawali dengan kegiatan senam pagi bersama. Selain itu dilakukan juga pemberian penghargaan secara simbolis kepada para pemenang baik juara 1, 2 dan 3 untuk lomba menu dahsyat cuci piringku, web Kampung KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Hebat.
Jumat, 25 Agustus 2023
Bupati ditemani Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu yang juga suami, Forkompimda Kabupaten Pekalongan, para Kepala OPD serta tokoh Agama Kabupaten Pekalongan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga memberikan tali asih kepada ahli waris dan juru kunci makam Mandurorejo.
Ziarah ini dilakukan memperingati hari jadi Kabupaten Pekalongan ke 401. Bupati Hj. Fadia Arafiq mengatakan selain berziarah ke makam, tujuannya juga bentuk menghormati untuk meluhurkan para sesepuh Pekalongan.
“Ini adalah kegiatan rutin yang biasa digelar untuk mengunjungi Makam Bupati Pekalongan Pertama Kanjeng Pangeran Adipati Kiai Mandurorejo,” kata Fadia, Rabu (23/8/2023).
Dia mengungkapkan, pihaknya datang bersama jajaran Pemkab Pekalongan dan Forkompinda Kabupaten Pekalongan, dengan harapan silaturahmi dan apa yang telah diperjuangkan oleh Pangeran Mandurorejo ini bisa dilanjutkan.
“Mudah-mudahan, Kabupaten Pekalongan lebih baik lagi, aman, kondisif, selalu maju dan dimudahkan segalannya,’ ucapnya.
Fadia juga berharap, Kabupaten Pekalongan jauh lebih baik, dirinya dimudahkan dalam segalanya untuk mengurus daerah, dijauhkan dari yang dihinakan dan dipermalukan dan dimudahkan dalam mendatangkan bantuan dari pusat maupun propinsi sehingga membangun lebih cepat dan bagus.
“Tidak lupa silaturahmi antar daerah tetangga seperti Batang dan Kota Pekalongan selalu terjalin sebagaimana tema kali ini, yaitu Kokohkan Sinergi Wujudkan Kota Santri. Insya Allah kita sinergi bareng bangun Kabupaten Pekalongan lebih baik,” pungkasnya.
Kamis, 24 Agustus 2023
Dalam sambutannya bupati Fadia mengatakan, acara ini merupakan kegiatan yang penting karena sebagai bentuk penghargaan dan menghormati para pejuang Kabupaten Pekalongan yang menjadikan Kabupaten Pekalongan ini menjadi hebat dan luar biasa.
“kegiatan ini murni untuk menghargai para pensiunan, tidak ada maksud lain, karena mereka ini yang setiap hari bangun pagi selama puluhan tahun untuk memikirkan Kabupaten Pekalongan dan mendampingi saya setiap hari. Dan biasanya mereka pensiun tidak diberi apa-apa, makanya saya minta mereka dikasih piagam atau yang lain supaya mereka merasa dihargai, tidak seperti melepas anak ayam,” katanya.
Dikatakan Fadia, bahwa setelah dirinya berkomunikasi dengan Kepala Taspen Pekalongan, kegiatan ini merupakan acara yang luar biasa dan baru pertama kali di Indonesia, sebagai bentuk penghargaan kepada pensiunan terutama yang pensiun satu tahun terakhir.
Dirinya berharap, agar tali silaturahmi atara mantan ASN dan Pemkab Pekalonagn dapat berjalan dengan baik, karena pemikiran dan masukan untuk membangun Kabupaten Pekalongan masih sangat dibutuhkan.
“semoga nanti ada kegiatan-kegiatan yang dikolaborasikan dengan Pemkab Pekalongan sehingga masih bisa memberikan hal-hal positif untuk masyarakat,” pinta Fadia.
Sementara itu Pembina Korpi Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar menuturkan, Kegiatan pemberian tali asih dan KTP Pensiun ini merupakan kegiatan dalam rangka HUT RI ke 78 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 401, sekaligus sebagai ucapan terima kasih dari Korpri kepada para senior yang sudah purna tugas.
Rabu, 23 Agustus 2023