KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq,SE.MM berharap stunting di kabupaten Pekalongan benar benar turun. Hal ini dikatakannya saat membuka secara resmi peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tingkat kabupaten Pekalongan tahun 2023. Peringatan Harganas tahun 2023 yang mengusung tema “ Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju” ini dilangsungkan di obyek wisata Linggoasri, Kamis (24/08/2023) pagi, dihadiri pula ketua Dekranasda kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu, para kepala OPD terkait serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya Fadia mengatakan bahwa peringatan Harganas ke-30 tingkat Kabupaten Pekalongan kali ini diadakan secara meriah, dimana semua penyuluh KB di kabupaten Pekalongan dihadirkan untuk bersama-sama berkomitmen agar stunting di kabupaten Pekalongan turun. “Stunting adalah PR yang besar buat kita. Kabupaten Pekalongan ini stuntingnya saya lihat masih tinggi, walaupun angkanya dibawah provinsi Jawa Tengah. Tahun 2023 ini stunting di kabupaten Pekalongan Alhamdulilah menurun. Ini tidak mungkin terjadi tanpa kerjasama yang baik antara penyuluh KB di tiap desa ,ibu/bapak dari dinas juga yang telah bekerjasama dengan baik sehigga stunting di kabupaten Pekalongan turun. Tapi saya maunya stunting harus benar benar turun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Fadia memaparkan pentingnya peran penyuluh KB dalam upaya penurunan stunting. Menurutnya banyak yang harus diajarkan kepada masarakat kaitannya dengan stunting, misalnya ajaran tentang pola makan anak yang benar. Hal ini bisa dilakukan dengan berkolaborasi dengan dinas kesehatan. “ Saya minta untuk mengajarkan ibu-ibu penyuluh KB tentang cara menghadapi ibu yang baru melahirkan. Seperti pemberitahuan tentang gizi apa yang terbaik untuk anak anak yang selanjutnya diajarkan ke masyarakat, “ terangnya.
Selain penurunan stunting, Fadia juga berharap angka perkawinan dini serta angka akematian ibu dan anak juga harus menurun. Dan untuk mewujudkannya diperlukan kerjasama yang baik mulai dari tingkat desa sampai kabupaten. ´ Saya minta diadakan penyuluhan, dan kalau di desa ditemukan ada yang perlu disikapi Pemkab, ibu/bapak tinggal memberitahukan ke dinas , nanti kita akan turun ke desa bapak/ibu. Kita harus kerjsama agar angka perkawinan dini turun, stunting menurun, angka kematian ibu dan anak juga harus menurun,’ pungkasnya
Tak lupa Fadia juga memberikan kesempatan sesi tanya jawab dengan para penyuluh KB seputar kendala yang dihadapi di desa mereka.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Pekalongan, dr. Eko Wigiantoro,M.Kes dalam laporannya menyampaikan tujuan peringatan Harganas ke-30 tingkat kabupaten Pekalongan tahun 2023 adalah meningkatkan peran stakeholder, tokoh masyarakat dan keluarga dalam pembangunan keluarga, meningkatkan kinerja pengelola dan petugas bangga kencana ( Pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga Berencana ) dalam meningkatkan program bangga kencana, dan meningkatkan mutu keluarga Indonesia dalam pencegahan stunting.
Peringatan Harganas ke-30 tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2023 diikuti sebanyak 670 orang. Terdiri dari PPKBD 570 orang dari 19 kecamatan, penyuluh KB serta OPD dan instansi terkait. Rangkaian peringatan Harganas ke-30 ini diawali dengan kegiatan senam pagi bersama. Selain itu dilakukan juga pemberian penghargaan secara simbolis kepada para pemenang baik juara 1, 2 dan 3 untuk lomba menu dahsyat cuci piringku, web Kampung KB dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Hebat.
Jumat, 25 Agustus 2023
KAJEN - Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq memberikan tali dari keluarga besar Korpri Kabupaten Pekalongan kepada para pensiunan PNS Kota Santri di Pendopo Bupati, Selasa (22/8/2023).
Selain tali asih juga diberikan KTP Pensiun TMT 01 Juni 2022 sampai dengan 10 Juli 2023 dan penyerahan simboolis JKM, THT dan SK Pensiun TM 01 Desember 2023.
KAJEN - Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq menghadiri acara Sragi Gemuruh Dan Karvanal tingkat Kecamatan Sragi dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 78, Minggu (20/8/2023).
Acara yang dilaksanakan di Lapangan Desa Tegalontar tersebut hadir pula Ketua Dekranasda Pekalongan H. Muhtarudin Ashraff Abu, Kepada Dinas Pendidikan, Kepala Dinas PMD, Kepala Kesbangpol serta Forkompimcam Kecamatan Sragi.
KAJEN - Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq, S.E, M.M menghadiri acara jalan sehat yang digelar di Desa Windurojo, Kecamatan Kesesi pada Sabtu pagi (19/08/23). Dalam sambutan yang disampaikan oleh Bupati, Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan memperbaiki berbagai macam infrastruktur seperti jalan, jembatan, sekolah, dan juga membantu TPQ dengan total anggaran sebesar 1,95 miliar.
Bupati ditemani Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu yang juga suami, Forkompimda Kabupaten Pekalongan, para Kepala OPD serta tokoh Agama Kabupaten Pekalongan.
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga memberikan tali asih kepada ahli waris dan juru kunci makam Mandurorejo.
Ziarah ini dilakukan memperingati hari jadi Kabupaten Pekalongan ke 401. Bupati Hj. Fadia Arafiq mengatakan selain berziarah ke makam, tujuannya juga bentuk menghormati untuk meluhurkan para sesepuh Pekalongan.
“Ini adalah kegiatan rutin yang biasa digelar untuk mengunjungi Makam Bupati Pekalongan Pertama Kanjeng Pangeran Adipati Kiai Mandurorejo,” kata Fadia, Rabu (23/8/2023).
Dia mengungkapkan, pihaknya datang bersama jajaran Pemkab Pekalongan dan Forkompinda Kabupaten Pekalongan, dengan harapan silaturahmi dan apa yang telah diperjuangkan oleh Pangeran Mandurorejo ini bisa dilanjutkan.
“Mudah-mudahan, Kabupaten Pekalongan lebih baik lagi, aman, kondisif, selalu maju dan dimudahkan segalannya,’ ucapnya.
Fadia juga berharap, Kabupaten Pekalongan jauh lebih baik, dirinya dimudahkan dalam segalanya untuk mengurus daerah, dijauhkan dari yang dihinakan dan dipermalukan dan dimudahkan dalam mendatangkan bantuan dari pusat maupun propinsi sehingga membangun lebih cepat dan bagus.
“Tidak lupa silaturahmi antar daerah tetangga seperti Batang dan Kota Pekalongan selalu terjalin sebagaimana tema kali ini, yaitu Kokohkan Sinergi Wujudkan Kota Santri. Insya Allah kita sinergi bareng bangun Kabupaten Pekalongan lebih baik,” pungkasnya.
Kamis, 24 Agustus 2023
Dalam sambutannya bupati Fadia mengatakan, acara ini merupakan kegiatan yang penting karena sebagai bentuk penghargaan dan menghormati para pejuang Kabupaten Pekalongan yang menjadikan Kabupaten Pekalongan ini menjadi hebat dan luar biasa.
“kegiatan ini murni untuk menghargai para pensiunan, tidak ada maksud lain, karena mereka ini yang setiap hari bangun pagi selama puluhan tahun untuk memikirkan Kabupaten Pekalongan dan mendampingi saya setiap hari. Dan biasanya mereka pensiun tidak diberi apa-apa, makanya saya minta mereka dikasih piagam atau yang lain supaya mereka merasa dihargai, tidak seperti melepas anak ayam,” katanya.
Dikatakan Fadia, bahwa setelah dirinya berkomunikasi dengan Kepala Taspen Pekalongan, kegiatan ini merupakan acara yang luar biasa dan baru pertama kali di Indonesia, sebagai bentuk penghargaan kepada pensiunan terutama yang pensiun satu tahun terakhir.
Dirinya berharap, agar tali silaturahmi atara mantan ASN dan Pemkab Pekalonagn dapat berjalan dengan baik, karena pemikiran dan masukan untuk membangun Kabupaten Pekalongan masih sangat dibutuhkan.
“semoga nanti ada kegiatan-kegiatan yang dikolaborasikan dengan Pemkab Pekalongan sehingga masih bisa memberikan hal-hal positif untuk masyarakat,” pinta Fadia.
Sementara itu Pembina Korpi Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar menuturkan, Kegiatan pemberian tali asih dan KTP Pensiun ini merupakan kegiatan dalam rangka HUT RI ke 78 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 401, sekaligus sebagai ucapan terima kasih dari Korpri kepada para senior yang sudah purna tugas.
Rabu, 23 Agustus 2023
Pembukaan yang dilangsungkan di Alun-Alun Kajen dihadiri Forkompimda, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Kepala OPD serta pengunjung Pekan Raya Kajen.
Pembukan ditandai oleh pemecahan kendi yang dilakukan oleh Bupati Pekalongan, Ketua Dekranasda serta Forkompimda.
Ditemui usai melakukan peninjaun stan Pekan Raya Kajen, Bupati Fadia menuturkan bahwa tahun 2023 ini PRK jauh lebih bagus dari tahun sebelumnya, terbukti peminatnya melebihi dari jumlah stand yang disediakan.
“dengan melihat antusias ini, insyaAllah tahun depan akan diperluas lagi dan akan kita perlebar serta standnya akan kita lipatgandakan. Karena saat ini Alun-alun masih dalam pembangunan,” katanya, Selasa (22/8/2023).
Dirinya menambahkan, PRK tahun ini diselenggarakan dengan dana yang minimal namun tetap meriah. Pasalnya dirinya tidak ingin membuang dana milyaran rupiah hanya untuk acara yang berlangsung satu minggu.
“lebih baik uang itu digunakan untuk rakyat, misal untuk pembangunan jalan atau lainnya. PRK tahun ini sederhana tapi meriah,” tambah bupati.
Hal senada dikatakan, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu yang juga suami Bupati Pekalongan. dirinya senang sekali melihat Pekan Raya Kajen tahun ini, karena lebih bagus dari tahun sebelumnya.
“saya sendiri tertarik, sampai muter-muter lihat stand. Semoga bisa dilanjutkan tahun depan. Dan ini merupakan peluang bagi UMKM untuk memperkenalkan produk mereka, saya suka produknya berkualitas dan bagus-bagus. Semoga pelaku UMKM Kabupaten Pekalongan bisa go internasional,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Pekalongan, Siti Masruroh dalam sambutanya mengatakan, PRK tahun 2023 akan dilaksanakan selama 6 hari dimulai dari Selasa-Minggu 22-27 Agustus 2023 yang bertempat di Alun-Alun Kajen yang dimulai dari pukul 10.00 wib sampai pukul 21.00 wib
Rabu, 23 Agustus 2023
Bupati Fadia duduk di panggung kehormatan didampingi oleh Kepala Inspektorat Drs. Ali Riza, M. Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Agus Dwi Nugroho, S.STP, serta Camat Kajen Rudy Sulaiman, S. Sos menyambut kedatangan kontingen karnaval yang terdiri dari berbagai unsur yaitu siswa-siswi SD/SMP/SMA, desa/kelurahan, dan lembaga-lembaga di wilayah Kecamatan Kajen.
Sebanyak 32 Kontingen mengikuti karnaval kemerdekaan dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-401 Kabupaten Pekalongan dan Hari Ulang Tahun Ke-78 Republik Indonesia. Para peserta memulai karnaval dari Lapangan Dukuh Tambor, Desa Nyamok, Kecamatan Kajen kemudian menuju Kantor Kecamatan Kajen melalui Tugu Km 0, dan kemudian Finish di Terminal Kajen.
Semangat dan antusias para peserta terlihat dari kreativitas kostum yang dikenakan. Banyak dari peserta yang menggunakan limbah namun disulap menjadi sebuah kostum yang menarik. Serta kostum-kostum unik bertemakan perjuangan pada zaman kolonial.
Ketua pelaksana Karnaval Kemerdekaan Kecamatan Kajen Ikhsan, S. Pd menuturkan bahwa kegiatan karnaval ini adalah kategori lomba terakhir yang dilaksanakan oleh Kecamatan Kajen dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang penyerahan hadiahnya akan diberikan pada saat malam resepsi yaitu tanggal 23 Agustus 2023 di Halaman Kantor Kecamatan Kajen.
"Kegiatan karnaval ini adalah lomba terakhir dari rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Pekalongan dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia di tingkat Kecamatan Kajen yang hadiahnya nanti akan diberikan pada malam resepsi tanggal 23," Tutur Ikhsan.
Selasa, 22 Agustus 2023
Dengan mengambil start di Kecamatan Sragi, para peserta berjalan kaki menuju Desa Tegalontar. Karnaval diiikuti ribuan peserta dari tingkat TK/SD/SMP/SMA se Kecamatan Sragi juga dikuti oleh Desa dan juga komunitas budaya.
selain menampilkan berbagai kostum unik para peserta khususnya yang membawa grub drum band diminta untuk membawakan lagu Maju Tak Gentar secara bersama-sama sehingga lagu tersebut bergemuruh di lapangan pada saat itu.
Bupati yang saat duduk di panggung kehormatan, memberikan intruksi untuk Bersama-sama menyanyikan lagu tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan terimakasih kepada seluruh peserta Sragi Gemuruh dan Karnaval. Meski cuaca pada saat itu sangat panas, namun tidak menghalangi semangat dan antusias masyarakat untuk mengikuti kegiatan.
“terimkasih kepada semua pihak yang telah mensuksekan acara ini, dan tetap semangat ya,” kata bupati.
Acara yang dimulai sekitar pukul 13.00 Wib tersebut diakhiri saat semua peserta semuanya sudah berada di Lapangan dan berkumpul setelah itu, menyanyikan lagu perjuangan bersama-sama dan kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 wib.
Selasa, 22 Agustus 2023
Hal itu dikatakan Bupati saat menghadiri karnaval di Kecamatan Karanganyar dan Kecamatan Wonopringgo, Sabtu (19/8/2023). Dalam kesempatan tersebut Bupati ditemani suami Muhtarudin Ashraff Abu yang juga sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinas PMD, Kepala Bakesbangpol, serta para forkompimcam setempat.
Bupati Fadia mengatakan, dalam menyambut hari kemerdekaan, masyarakat Kabupaten Pekalongan tidak main-main. Karena setiap kecamatan mengeluarkan atraksinya masing-masing.
“ini sebagai salah satu pesta dan kebahagiaan masyarakat, dan kegiatan semacam ini sudah biasa dilakukan dan semoga dapat terus dilaksanakan. Yang penting berjalan aman, tertib dan setelah itu bisa kembali bersih,” katanya.
Dirinya berharap, dengan kegiatan semacam ini, masyarakat lebih mencintai kemerdekaan dan lebih semangat untuk lebih mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.
“saya juga berharap para pemuda dan pemudinya juga lebih rajin dalam belajar sehingga bisa menjadikan Kabupaten Pekalongan lebih baik dan tetap kondusif,” paparnya.
Hal senada juga dikatakan, Muhtarudin Ashraff Abu, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, dirinya senang dan bangga dengan melihat antusias masyarakat yang sangat menghargai kemerdekaan. Namun dirinya mengingatkan bahwa mengerti bagaimana arti perjuangan pendahulu juga tak kalah pentingnya.
“anak muda jangan hanya ikut pawai, pakai pakaian yang beragam, tetapi juga harus mengerti arti perjuangan untuk kemerdekaan dan itu harus dimasukkan dalam hati,” pintanya
Senin, 21 Agustus 2023
Acara yang diselenggarakan di Halaman Rumah Dinas Bupati tersbeut dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Muhtarudin Ashraff Abu, Kapolres Pkeloangn Dandim 0710 Pekalongan, Asisten 3 Setda, Para Kepala OPD serta peserta jalan sehat.
Ditemui usai acara Bupati Fadia berharap di usia 18 tahun ini RSUD Kajen menjadi lebih baik, karena RSUD ini merupakan penyangga bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Pekalongan karena letaknya yang strategis sehingga masyarakat atas dan bawah bisa mengakses Rumah Sakit milik Pemkab Pekalongan ini.
“kami selalu mensupport RSUD Kajen ini agar menjadi lebih baik, aman dan komplit sehingga masyarakat akan lebih senang,” katanya, Minggu (20/8/2023).
Dijelaskan Bupati, bahwa ditahun ini RSUD Kajen mendapat bantuan gedung senilai kurang lebih 50 milyar yang akan dibangun 4 lantai. Sehingga nantinya tidak ada lagi ada istilah kamar tidak cukup, pelayanan tidak baik dan antrian terlalu padat.
“untuk Rumah Sakit Tipe C, saya kira RSUD Kajen sudah baik dan sudah menjadi sahabat masyarakat karena menudahkan pelayanan terutama masyarakat menengah kebawah untuk berobat gratis cukup pakai KTP. Sampai saat ini sudah berjalan baik dan tidak ada komplain semoga bisa terus dipertahankan,” pintanya.
Sementara itu Direktur RSUD Kajen Imam Prasetyo menuturkan, diusia yang ke 18 ini, RSUD Kajen diharapkan akan lebih maju, berkembang dan bersinergi dengan stakeholder Kabupaten Pekalongan.
“kami ucapkan terimakasih atas arahan dan bimbingan Bupati Pekalongan sehingga RSUD Kajen menjadi lebih maju dan berkembang. Dan dengan bantuan gedung empat lantai ini semoga bisa meningkatkan pelayanan kedepannya,” harapnya.
Senin, 21 Agustus 2023
Selain karena melihat langsung kondisi jalan menuju desa Windurojo. Bupati juga menerima laporan dari Kepala Desa Windurojo Rohmat terkait rusaknya jalan dan juga fasilitas yang ada di Desa Windurojo diantaranya adalah SDN 03 dan 04 Windurojo, Kecamatan Kesesi.
"Warisan jalan rusak di sini itu banyak sekali bapak/ibu. Insya Allah nanti ruas jalan Kwasen-Windurojo yang saya lewati itu kan rusak ya. Itu saya di dalam mobil sampe goyang-goyang sendiri. Dan ketika saya tanyakan ternyata statusnya jalan Kabupaten Pekalongan. Sehingga masih menjadi tanggung jawab Bupati. Insya Allah Tahun 2023 ini ruas jalan Kwasen - Windurojo akan kita bangun dengan anggaran 500 juta, biar nggak iuran lagi," Tutur Bupati Fadia dalam sambutannya.
Beberapa infrastruktur yang direncanakan diperbaiki pada tahun ini diantaranya adalah ruas jalan Kwasen - Windurojo dengan total anggaran sebesar 500 juta rupiah, kemudian perbaikan jembatan Desa Brondong dianggarkan sebesar 500 juta rupiah.
Tidak hanya jalan dan jembatan saja, Pemkab Pekalongan juga berencana memperbaiki infrastuktur pendidikan yaitu perbaikan untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) 03 dan 04 Windurojo akan digelontorkan dana sebesar 900 juta rupiah dan juga membantu Taman Pendidikan Alquran (TPQ) Al-Ikhlas Winduroji sebesar 50 juta rupiah. Selain itu Bupati Fadia akan berunding dengan Dinas Pendidikan dan berbagai stakeholder terkait pembangunan SMP Satu atap di Windurojo dengan anggaran yang direncanakan mencapai 1,2 miliar rupiah.
Terkait pembangunan SMP, Rohmat menyampaikan bahwa pihak desa sudah menyiapkan lahan. Pihaknya berharap agar rencana pembangunan tersebut agar segera terealisasi karena kondisinya saat ini kurang layak.
Senin, 21 Agustus 2023