Admin
Senin, 5 Juni 2023


KAJEN - Sebanyak 329 Calon Haji kelompok terbang (kloter) 40 Kabupaten Pekalongan resmi dilepas oleh Bupati Fadia Arafiq, S.E, M.M didampingi oleh Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, S.H, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtaruddin Ashraff Abu, serta Forkopimda Kabupaten Pekalongan pada Senin (05/06/2023) dini hari.
Acara yang berlangsung di pendopo rumah dinas jabatan Bupati Pekalongan tersebut berjalan dengan hikmat dan penuh haru dari anggota keluarga yang hadir untuk mengantar perjalanan hingga ke Asrama Haji Donohudan, Kabupaten Boyolali.
Dalam laporan yang disampaikan oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pekalongan Anis Rosidi, S.Sos, M.Si mewakili Sekda Kabupaten Pekalongan yang berhalangan hadir menyampaikan bahwa jemaah calon haji kloter 40 ini direncanakan berangkat pada hari Selasa dini hari pukul 01.30 WIB.
"Perlu kami sampaikan bahwa atas izin bupati, nanti kami yang akan menghatar seluruh jamaah kloter 40 ini sampai nanti pemberangkatannya. Nantinya jemaah calon haji akan diterima di asrama pada pukul 06.00 WIB, dan Insya Allah akan terbang besok (Selasa) pagi pukul 01.30," Tutur Anis.
Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya memberikan ucapan selamat kepada seluruh jemaah calon haji dari kloter 40 karena termasuk orang-orang pilihan yang diberi kesempatan berkunjung ke Baitullah untuk menunaikan ibadah Haji.
"Selamat kepada bapak/ibu yang hari ini kita berangkatkan. Bapak/ibu semua adalah pilihan dan tamu-tamu Allah yang luar biasa, yang punya kesempatan untuk berangkat haji di tahun 2023 ini. Kita harus syukuri bahwa jutaan umat manusia ingin berangkat haji semua, tapi bapak/ibu-lah yang terpilih," Tutur Bupati Fadia dalam sambutannya
Orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan tersebut juga turut mendoakan semoga jemaah calon haji yang berangkat tahun ini menjadi Haji mabrur dan setelah selesai Haji menjadi pribadi yang lebih baik.
Salah satu jemaah yang berhasil berangkat menuju Baitullah dari kloter 40 Kabupaten Pekalongan adalah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro, S. KM, M. Kes, yang harus menanti 11 tahun lamanya agar bisa berkunjung ke Baitullah dan dirinya mengaku sangat bersyukur bisa berangkat haji pada tahun 2023 ini.
"Alhamdulillahirabbil alamin saya sangat bersyukur sekali tahun ini bisa menunaikan ibadah Haji bersama istri saya. Saya sudah mengantri 11 tahun sejak tahun 2001 dan tahun ini Alhamdulillah bisa berangkat. Saya berharap bahwa saya beserta istri pada saat di Madinah maupun di Mekah bisa menjalankan ibadah wajib dan sunnahnya dan bisa pulang kerumah dengan selamat, bisa kembali bertemu dengan keluarga dan juga masyarakat Kabupaten Pekalongan," Tutur Wawan sapaan akrabnya dengan penuh rasa syukur.