KAJEN – Wabah virus Corona yang sedang melanda seluruh dunia termasuk Indonesia , menyebabkan ketakutan yang dialami oleh seluruh masyarakat temasuk masyarakat Kabupaten Pekalongan. Namun masyarakat Kabupaten Pekalongan diharapkan untuk tetap tenang dan waspada dalam menghadapi wabah virus Corona ini, serta tidak takut secara berlebihan. Hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Bupati Asip Kholbihi,SH.M.Si.dalam sambutanya pada acara Pengajian Umum Dalam Rangka Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan Harlah NU Ke 97/94 MWC NU Kesesi yang dilaksanakan di Desa Kalimade,Kecamatan Kesesi pada Minggu ( 8/3/2020 ).
‘’ Dalam rangka Harlah ini saya minta tolong, seluruh dunia masih terkena musibah , termasuk di Indonesia, yaitu ada wabah Virus Corona , lalu hal yang harus kita lakukan sesuai bapak Presiden Jokowi yang mengingatkan kita untuk tidak boleh ketakutan yang berlebihan, karena namanya wabah itu dimana-mana sering terjadi , serta tidak semua orang itu terkena wabah karena itu urusan Allah SWT.’’ Kata Bupati Asip.
Menurutnya,supaya terhindar dari wabah virus Corona, Masyarakat Kabupaten Pekalongan diharapkan untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri.‘’ yang pertama menurut pak presiden adalah menjaga kesehatan. Wudhu untuk orang Islam yang biasanya wudhu 5 kali dianjurkan untuk berwudhu sehari 7 kali supaya terhindar dari virus Corona , dan ditambahi sholat malam. Syukur-syukur kita semua wudhu terus,sehingga kita bisa tetap dalam keadaan suci dan bersih,karena secara medis ini baik untuk menghindari virus Corona.’’ Jelas Bupati.
Adapun langkah kedua menurut bupati Asip yang harus dilakukan adalah dengan memperbanyak solawat dan ikhtiar batin supaya terhindar dari wabah virus Corona.‘’ yang kedua menurut pengurus NU kita harus banyak-banyak baca sholawat , perbanyak membaca doa-doa,dan ikhtiar batin lainnya untuk menolak virus Corona.’’ Kata Bupati.
Selain itu, Bupati juga mengatakan dalam sambutanya bahwa masyarakat diharapkan untuk merefleksikan sifat dari pendiri NU dalam menjalankan misi social yang salah satunya adalah mengentaskat masyarakat yang belum bisa mengenyam kehidupan yang layak.‘’Semoga dari acara ini kita dapat merefleksikan sifat dari pendiri NU seperti Syekh Khasim Azhari dengan menjalankan misi yang menjadi dasar NU didirikan, yaitu supaya masyarakat yang tergolong belum bisa mengenyam kehidupan yang layak melalui program-program social bisa diatasi.’’ Kata Bupati Asip Kholbihi.
Bupati menambahkan, untuk menjalankan misi social ini diharapkan ada sinergi antara program para pengurus NU,Pemerintah Kabupaten ,Kecamatan dan desa , untuk mewujudkan kesejahteraan dalam masyarakat.‘’saya sangat mengapresiasi program MWC NU Kesesi ini,kita dukung pengurus-pengurusnya,kita dukung program-programnya yang diharapkan bisa bersinergi dengan program pemerintah kabupaten,kecamatan dan desa’’,tambahnya.
Minggu, 8 Maret 2020
KAJEN - Seluruh ASN dihimbau untuk bersikap netral dalam Pilkada mendatang. “ PNS itu regulasinya, satu sisi ada yang sebagai penyelenggara ( PPK). Di tingkat PPK, PNS netralitasnya harus betul-betul menjadi aruan kalau tidak maka akan merusak sistem . Karena itu ada dalam sistem secara integral di dalam proses pemilihan bupati dan wakil bupati. Bagi ASN yang tidak ada dalam sistempun harus netral sesuai dengan undang-undang ASN “. Hal itu diucapkan Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi,SH,M.Si dalam wawancara saat menghadiri acara Pelantikan dan Penandatangan Pakta Integritas Sekretariat PPK Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Tahun 2020 di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kajen, Sabtu (7/03).
KAJEN - Seiring merebahnya kekhawatiran virus corona di masyarakat, Pemkab terus sosialisasikan kepada masyarakat terkait pencegahan virus corona, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan dengan memperbanyak sholawat tibbil qulub mudah-mudahan bisa menjauhkan diri dari virus corona, pada acara Khol Mbah Adam di siwalan, pada Jum;at (6/3) malam.
KAJEN - Dalam rangka mengembangkan budaya menabung sejak dini di kalangan pelajar di Kabupaten pekalongan, Pemkab Pekalongan melaunching “ Gerakan Indonesia Menabung ( GIM ) bagi para pelajar di Kabupaten Pekalongan”. Acara ini diresmikan oleh Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi SH.M.Si, pada Selasa (03/03/20) pagi di boulevard alun-alun Kajen. Bupati Asip dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Percepatan Akses Keuangan Daerah di Kabupaten Pekalongan guna meningkatkan inklusi keuangan bagi para siswa/pelajar di 84 SMP dan 35 MTs. Otoritas Jasa Keuangan bersama industri jasa keuangan khususnya bank umum dan BPR/S saat ini sedang melakukan kegiatan edukasi untuk menumbuhkan budaya menabung sejak usia dini. Kegiatan dimaksud telah direalisasikan melalui inisiasi program Simpanan Pelajar (SimPel/SimPel iB) yang memiliki fitur bebas biaya administrasi dan setoran yang terjangkau.
‘’Kepala desa sinergikan program untuk pemberdayaan masyarakat dan ini akan berkolaborasi dengan kekuatan NU dan semuanya untuk membangun kabupaten Pekalongan supaya masyarakatnya sejahtera ,aman dan yang paling penting adalah seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan bisa hidup senang di dunia dan di akhirat.’’ Jelas Bupati Asip. ( Red )
Publisher : aris
Yang paling penting , menurut Asip, bahwa pilkada ini hendaknya dijadikan sarana untuk jangan sampai soliditas sosial, kohefisitas masyarakat ini jadi terganggu. Siapapun yang terpilih harus disikapi biasa saja. “ Proses demokratisasi tingkat kabupaten ini harus berjalan dengan baik karena akan mencerminkan kualitas Sumber Daya Manusia kita sekaligus kualitas demokrasi kita. Kalau kualitas demokrasi kita baik, maka tentu kita akan dipercaya oleh pihak lain yang selama ini sedang menjalin kerjasama dengan kita untuk melakukan investasi tentu mereka akan percaya”, ujar bupati Asip.
Bupati berharap dengan dukungan semua pihak, baik TNI Polri, tokoh masyarakat, maka proses pilkada di kabupaten Pekalongan ini mudah mudahan akan berjalan dengan aman, menyenangkan, seperti tema yang diusung KPU Kabupaten Pekalongan( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Minggu, 8 Maret 2020
Hal ini diungkapkan oleh Bupati pada sambutanya pada acara tersebut. ‘’ Jadikan kegiatan pesta siaga tahun ini sebagai wahana kita untuk melatih kedisiplinan,tepat waktu.kemudian menghargai kerjasama,serta sifat terpuji lainya.’’
‘’adek-adek semua,kita jadikan ajang ini untuk saling mengenal,saling interaksi,kemudian saling beradu sportifitas dalam rangka memupuk kemampuan dan ketahanan kita serta memupuk rasa kerjasama kita’’ kata Bupati Asip.
Bupati Asip juga mengajak seluruh peserta pesta siaga untuk menjadikan kegiatan pesta siaga ini sebagai sarana untuk belajar dan mempelajari hal-hal baru. ‘’Begitulah adek-adek, jadikan pesta siaga ini sarana untuk belajar, sarana edukasi, mempelajari dari rekan-rekan yang sudah bisa,sudah senior.Kita menimba pengalaman dari para kakak-kakak’’ jelas Bupati.
Selain itu, Bupati berpesan kepada para peserta untuk selalu semangat dalam meraih cita-cita dengan melakukan konsep umum dalam atau universal untuk meraih cita-cita. ‘’Untuk bisa mencapai cita-cita, jangan lupa belajar yang giat,kemudian menghargai orangtua,guru dan teman-teman,serta jangan lupa untuk berdoa,karena inilah konsep umum atau universal untuk mencapai cita-cita,sehingga adek-adek bisa berguna bagi bangsa,agama dan negara.’’ Pesan Bupati Asip kepada seluruh peserta.(Red)
Publisher : aris
Sabtu, 7 Maret 2020
Bupati menyampaikan. “Kita hadapi cobaan dari Allah dengan 2 hal pertama secara syariat dengan meningkatkan kebersihan di semua tempat, umat islam sehari wudhu 5 kali mudah-mudahan bisa menjauhkan dari virus corona, yang ke dua perbanyak sholawat tibbil qulub, mudah-mudahan dengan cara kita membersihkan lahiriyah kita dengan cara memperbanyak sholawat tibil qulub jauh dari corona,” Jelas Bupati dalam sambutannya.
Pemkab Pekalongan terus menerus melakukan ikhtiar agar masyarakat bisa berlaku imbang, Pemkab mendorong agar generasi muda mau meneruskan sekolah, dan juga tidak lupa ilmu ada 2 yaitu ilmu syariah dan khairu syariah yang merupakan tuntutan para wali.
Bupati menambahkan. “Silahkan cari sekolah yang tinggi tapi jangan lupa ngaji, prinsip yang diajarkan oleh para wali, yang merupakan para leluhur kita adalah pertama dikenalkan dengan ilahiah tauhid, dengan tauhid dan keyakinan yang kuat segala sesuatu kita sandarkan, termasuk hari ini tidak hanya warga pekalongan tetapi juga seluruh dunia gencar virus corona,”
Bupati juga menyampaikan, bahwa tugas kita sebagai generasi penerus, dalam acara khaul ini ada 2 pertama membaca lagi tarekh mbah adam sejarah beliau, kemudian melanjutkan apa yang beliau rintis sesuai dengan kondisi kita masing-masing dengan prinsip bahwa beliau pertama wali yang tidak mementingkan dirinya.
Bupati juga menceritakan ketika Mbah Adam memilih Kyai Amir sebagai mantu, pertimbangannya adalah keilmuan dan kemaslahatan yang lain, oleh karena itu masyarakat diharapkan juga setelah hadir di khaul ini bisa meneruskan satu prinsip perjuangan beliau yaitu mementingkan keilmuan, karena dengan keilmuan bisa menjadikan masyarakat selamat bersama.
Yang terakhir bupati meminta doa kepada masyarakat dalam khol tersebut, semoga pemkab bisa mengemban amanah dengan baik untuk mewujudkan tujuannya untuk kemaslahatan masyarakat kabupaten pekalongan dan semoga ziarah ini bisa mendapat berkah.(Red)
Publisher : aris
Jumat, 6 Maret 2020
Bupati Asip juga mengatakan banyak dampak positif pada pembangunan keluarga dan perempuan dari hasil pendidikan di Akademi Paradigta. Di antaranya para peserta dan alumni akademi kini memiliki kemampuan dan keberanian untuk bicara. Dengan begitu para perempuan menjadi mampu memberikan pendapat dan akhirnya lahir inisiatif-inisiatif dan prakarsa untuk menyelesaikan persoalan di desa. Ia mengungkapkan sektor pemberdayaan perempuan mempunyai bobot yang besar dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Pemerintah daerah, ujarnya, sangat komit pada upaya pemberdayaan perempuan sehingga nantinya mampu berkontribusi dalam proses percepatan pembangunan Desa.
“Rumusnya kalau kita bicara tentang rumah tangga-rumah tangga, maka perempuan itu punya peranan dan pengaruh signifikan atau sebagai tiangnya. Karena itu dalam proses penguatan desa-desa, ini juga termasuk penguatan peran perempuan supaya rumah tangga-rumah tangga itu terjamin bisa berdaya. “terangnya.
Mewakili Pemerintah pihaknya berharap para alumni Akademi Paradigta dapat berperan menggerakkan masyarakat juga dapat membantu menggerakkan ekonomi rumah tangga seperti melalui usaha mikro kecil menengah dan penguatan pemberdayaan ekonomi keluarga termasuk di sektor pertanian atau pangan rumah tangga. Melalui cara tersebut dirinya meyakini rumah tangga akan menjadi lebih cepat mandiri (Red)
Publisher : aris
Rabu, 4 Maret 2020
Bupati berharap masyarakat semua sebagai umat islam dan merupakan warga NU tidak usah khawatir dengan musibah virus corona. “Tidak usah berlebihan ya ibu-ibu, ada resep, resepnya 2, satu dari aspek kesehatan kita harus lebih bersih lagi, yang ke dua ada petunjuk dari pengurus besar NU disamping dari pemerintah agar kita meningkatkan lagi hidup bersih. Alhamdulillah sebagai umat islam sudah suci setiap wudhu Insya Allah akan jauh dari virus corona,” Jelas Bupati.
Bupati berharap agar Masjid Jami’ Al Ula ini dijadikan sarana ibadahnya masyarakat warga menjangan, dan karena masjid ini dibangun oleh warga menjangan dengan cucuran keringat panitia, sejak awal 5 tahun yang lalu para panitia masyarakat menjangan sangat luar biasa.
Kemudian rencananya madrasah akan di geser dengan bantuan dari Pemkab melalui bapak Masbukhin selaku DPR, sehingga halaman masjid akan semakin luas dan bagus, sesuai dengan komitmen Pemkab yaitu agar lembaga pendidikan di Menjangan ini berjalan dengan baik.
Publisher : aris
Rabu, 4 Maret 2020
Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan kesadaran menabung dan inklusi keuangan bagi para pelajar, tanggal 20 Agustus telah ditetapkan sebagai Hari Indonesia Menabung yang kemudian diimplementasikan melalui Gerakan Indonesia Menabung, dengan Provinsi Jawa Tengah sebagai daerah pilot project dan pelajar SMP/MTs/setingkat sebagai prioritas sasaran. Yang penting diperhatikan, menurut bupati Asip, bahwa GIM ini menjadi tanggung jawab semua, tidak hanya kalangan perbankan, tapi juga pemerintah, kemudian bagaimana kita melakukan sosialisasi agar seluruh warga masyarakat kabupaten Pekalongan berpartisipasi.
Harapannya, dengan launching Gerakan Indonesia Menabung bagi para pelajar di Kabupaten Pekalongan tersebut dapat meningkatkan budaya menabung pada kalangan pelajar di Kabupaten Pekalongan dan juga menumbuhkan edukasi mengenai pentingnya menabung sejak usia dini
Sementara itu Kepala OJK Tegal Ludy Arlianto mengatakan Gerakan Indonesia Menabung ( GIM ) merupakan salah satu langkah strategis hasil dari survei nasional literasi keuangan. Bahwa salah satu strategi nasional yang telah ditetapkan pemerintah adalah bagaimana kita bisa mendorong kemandirian generasi muda melalui suatu gerakan nasional yang namanya GIM.
Gerakan ini dimaksudkan untuk terus mengedukasi masyarakat agar lebih hemat dan membudayakan menabung, khususnya bisa mengenalkan industri jasa keuangan/ perbankan sebagai sarana untuk kegiatan menabung karena salah satu masalah yang utama di masyarakat adalah tingkat konsumtif yang sangat tinggi.” Kita coba ajarkan ke generasi muda di tingkat SMP/SMA untuk hidup hemat. Di akhir tahun ini, diharapkan lebih dari 80 persen pelajar di wilayah Jawa Tengah sudah memiliki rekening di tabungan” paparnya ( Humas Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 3 Maret 2020
Selasa, 3 Maret 2020
Selasa, 3 Maret 2020