KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM membuka secara resmi Turnamen Sepakbola DANYONIF 407/PK Cup IX Tahun 2022, Senin (27/6) sore di Lapangan Kompi Senapan C / Yonif 407 PK Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq mengaku senang Kabupaten Pekalongan dijadikan tuan rumah turnamen sepakbola DANYONIF 407/PK Cup IX tahun ini. “Saya senang sekali setelah lama tidak diadakan turnamen sepakbola dan tahun ini alhamdulillah Kabupaten Pekalongan menjadi tuan rumah.
Bupati berharap turnamen berjalan lancar dan membuat masyarakat semakin semangat dan semakin mencintai bola. Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengijinkan penyelenggaraan turnamen sepakbola menyusul melandainya kasus Covid-19 di wilayah ini. “PPKM Kabupaten Pekalongan saat ini level 1, acara pengajian diperbolehkan, musik diperbolehkan, sepakbola diperbolehkan, yang penting protokol kesehatan selalu dijaga,” tutur bupati.
Komandan Yonif 407/ Padma Kusuma, Mayor Inf Hermawan Setya Budi dalam sambutannya berharap, dengan penyelenggaraan turnamen sepakbola, Kompi Senapan C dikenal masyarakat. “Kami juga berharap masyarakat Pekalongan makin dicintai TNI, terutama anggota kami di 407. Melaui ajang kompetisi ini, kami ingin mendekatkan diri dengan rakyat. Apabila ada hal yang bisa kami perbuat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan, kami bisa turut serta semaksimal mungkin,” ujar Danyonif 407/ Padma Kusuma.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa esensi turnamen yaitu untuk menyiapkan generasi muda dalam meningkatkan kemampuan sepakbola dan prestasi di bidang olahraga. “Semoga makin dapat terus erlanjut dan ditingkatkan khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan.” harap Hermawan Setya Budi.
Turnamen sepakbola dijadwalkan berlangsung mulai 27 hingga 31 Juli 2022. Pembukaan Turnamen Sepakbola dihadiri Unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkab Pekalongan, Forkopimcam Wonopriggo, para kepala desa di wilayah Kecamatan Wonopringgo, tokoh masyarakat dan para peserta turnamen sepakbola.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 29 Juni 2022
KAJEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mengusulkan Dana Cadangan Pilkada Tahun 2024 dianggarkan pada Tahun 2023 sebesar Rp. 20 Miliar. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, SH saat membacakan sambutan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan dalam Rangka Penyampaian 2 Rancangan Peraturan Daerah, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (27/6).
KAJEN – Pasca dua tahun secara berturut-turut jamaah haji tidak bisa berangkat ke tanah suci karena adannya pandemi Covid-19, kini pada tahun 2022 jamaah haji dari Kabupaten Pekalongan mulai kembali bisa diberangkatkan ke tanah suci. Hal ini dibuktikan dengan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E.,M.M., yang telah melakukan acara Pelepasan 95 orang Jamaah Haji Kloter 32 dari Kabupaten Pekalongan, pada hari Jumat (24/6/2022) sore, di halaman Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.
KAJEN - Melalui inovasi Sapujagad (Semua Penduduk Disabilitas Terjamin Dalam Pengurusan Adminduk) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pekalongan menargetkan warga Kabupaten Pekalongan khususnya penyandang disabilitas dan Lanjut Usia (Lansia) mendapatkan pelayanan dokumen kependudukan. Hal ini merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memenuhi standar pelayanannya kepada masyarakat tanpa diskriminasi.
Dalam sambutannya, Riswadi mengatakan bahwa Undang-Undang Dasar 1945 memberikan amanat bahwa kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat sehingga suara rakyat haruslah menjadi acuan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Penjabaran dari pengakuan kedaulatan rakyat tersebut kemudian diterapkan dalam mekanisme demokrasi one man one vote value dalam Pilkada Langsung dimana rakyat diberikan keleluasaan untuk menentukan Kepala Daerah yang dianggap terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa pemilihan kepada daerah secara langsung memerlukan biaya yang harus disediakan oleh Pemerintah Daerah, mulai tahapan persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian Pilkada.
Untuk memastikan diselenggarakannya Anggaran Pilkada Kabupaten Pekalongan Tahun 2024, sesuai dengan Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pasal 76 ayat (5) Perda Kabupaten Pekalongan Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah bahwa pembentukan dana cadangan ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Oleh karena itu, Pemkab Pekalongan mengusulkan Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Tahun 2024. “Arah Pengaturan Dana Cadangan untuk Pilkada Tahun 2024 dianggarkan pada Tahun 2023 sebesar Rp 20 Miliar,” tutur Wabup Riswadi.
Dalam kesempatan tersebut Riswadi juga menyampaikan terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2021.
Dia menyampaikan bahwa Rancangan Peraturan Daerah yang disampaikan memuat Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 dan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Perwakilan Provinsi Jawa Tengah terhadap LKPD Tahun Anggaran 2021 telah diserahkan kepada Ketua DPRD dan Bupati Pekalongan pada tanggal 23 Mei 2022 dengan mendapatkan opini “WAJAR TANPA PENGECUALIAN (WTP),” terang Riswadi
Dia menyampaikan ucapan syukur atas pencapaian tersebut, “Alhamdulillah berhasil diraih ketujuh kalinya secara berturut-turut dengan kategori opini tertinggi dari BPK RI,” ujar Riswadi.
Oleh karena itu, dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkerja keras sehingga Kabupaten Pekalongan dapat mempertahankan predikat WTP berturut-turut,
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua stakeholders yang telah berperan dalam upaya memperoleh WTP,” ucapnya.
Riswadi dalam kesempatan itu mengajak semua stakeholders untuk tetap bersama-sama mempertahankan serta meningkatkan kualitas WTP pada tahun-tahun mendatang.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 28 Juni 2022
Acara yang mengambil tema “Padukan Potensi Wujudkan Visi” tersebut dihadiri Bupati Pekalongan dan wakil bupati pekalongan, Forkompimda, Kepala OPD, Ormas, Tokoh Masyarakat serta warga Kabupaten Pekalongan.Dalam sambutanya Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M mengatakan beberapa hari lagi merupakan saat yang tepat dimana 1 tahun lalu dirinya bersama Wakil Bupati Pekalongan dilantik oleh Gubernur. Jika pada hari sebelumnya, sudah digelar pengajian dengan mengundang Ust Nur Maulana, dan malam ini acara hiburan dengan acara musik dengan mengundang beberapa artis ibukota untuk ikut meramaikan acara. “setelah dua tahun kita tidak bisa membuat kegiatan karan pandemi covid 19, namun saat ini Kabupaten Pekalongan sudah level 1 sehingga bisa mengadakan acara, asal sesuai dengan prokes,” katanya.
Dijelaskan bupati, bahwa janji politik selama dirinya berkampanye dulu sudah terlaksana. Dan yang dijanjikan yakni pembangunan sirkuit motocross saat ini sudah masuk dalam DED dan tahun 2023 sudah akan mulai dibangun. “jadi nanti anak muda tidak boleh lagi balapan di jalan, tapi sudah kita sediakan sirkuitnya. Dan juga alun-alun Kajen akan kita percantik dengan ikon Al-qur’an dan akan ditata tamanya menjadi lebih cantik. Serta wisata Linggoasri akan kembali ditata agar pariwisata menjadi bangkit guna meningkatkan ekonomi masyarakat,” terangnya.
Selain itu, Fadia menyampaikan beberapa program unggulan dalam masa pemerintahanya, diantaranya kesehatan gratis dengan cukup menggunakan KTP bagi masyarakat Kota Santri serta penunggu pasien yang tidak mmapu mendapat bantuan 50 ribu rupiah perhari. “ini merupakan program yang luar biasa, dari ujung pantura sampai ke selatan belum ada yang berani menggratiskan biaya kesehatan. Kami lakukan karena kami ingin menjadi pemimpin yang bermanfaat,” ucap Bupati.
Disamping itu, dalam hal pembangunan infrastruktur juga terus digenjot, dengan menggelontorkan dana yang besar, yakni pada tahun 2021 sebesar 50 milyar dan pada tahun 2022 naik menjadi 130 milyar. “sehingga akan banyak jalan yang halus lagi di Kabupaten Pekalongan, namun yang belum mohon bersabar, karena sebelumnya banyak jalan yang berlobang sehingga banyak yang harus kita perbaiki,” ujar Fadia.
Untuk pendidikan, anak yang tidak mampu dan bersekolah negri, akan mendapat seragam gratis dari Pemerintah Daerah serta guru pesantren yang selama ini tidak tersentuh bantuan kini mendapat insentif bahkan para penunggu kuburan dan lainnya. “saya dan pak wakil mohon doa restu dan dukungannya semoga Allah memberi kekuatan pada kami untuk memimpin Kabupaten Pekalongan menjadi hebat dan luar biasa,” pungkasnya.(rks)
Senin, 27 Juni 2022
Acara yang dilaksanakan di saluran irigasi depan PAY tersebut dikuti ribuan orang dan dihadiri Bupati Pekalongan beserta OPD, PDM Muhamadiyah Kabupaten Pekalongan PCM Kajen serta ribuan masyarakat yang ikut memancing dilokasi.
Seusai sambutan, Bupati beserta tamu undangan melakukan tebar benih dan mancing bersama. Bupati mengaku senang atas inovasi yang dilakukan warga muhammadiyah dengan menggelar gebyar mancing yang diikuti lebih dari 2 ribu orang.
“semoga kedepan sungainya menjadi bersih sehingga bisa menjadi tempat wisata. Jika ini berkelanjuan akan kita bikin lebih menarik lagi sehingga bisa menarik wisatawan,” kata Fadia, Minggu (26/6/2022)
Dirinya berpesan melalui kegiatan ini, agar masyarakat selalu menjaga sungai agar selalu bersih sehingga tidak menyebabkan banjir. “saya harapkan di Kajen ada sesuatu yang baru lagi yang bisa dijadikan tempat wisata,” pintanya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen Ahmad Soleh menuturkan, gebyar mancing ini sudah dilakukan selama 5 kali dan sempat terhenti dengan adanya pandemi covid 19. “niat kami ingin membuat gembira masyarakat masyarakat dan dikaitkan dengan semarak Muktamar Muhammadiyah ke 48 di Surakarta,” terangnya.
Untuk ikan yang ditebar disaluran irigasi tersebut, dirinya mengaku dari panitia ada 3,5 kuintal ikan yang ditebar meliputi dari beberapa jenis diantaranya nila, tawas, bawal, patin dan lainnya. “para pengunjung diminta infaq 10 ribu yang digunakan untuk operasional panti asuhan. Ikan yang berhasil dipancing silahkan dibawa pulang. Dan bagi yang beruntung bisa mendapatkan doorprise dari sponsor,” terangnya. (Dian-Kominfo)
Senin, 27 Juni 2022
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Segenap lulusan UIN KH. Abdurrahman Wahid yang baru diwisuda. Ia mengatakan bahwa lulusan UIN Gusdur sudah sepantasnya menjadi lulusan yang terbaik dan berkualitas. “Pertama saya masuk UIN, luar biasa kampusnya megah, bangunan-bangunannya luas dan bagus, parkiran dan lain-lainnya juga, selamat saya ucapkan kepada UIN Gusdur,” terang Fadia.
Bupati menambahkan, Meskipun dari jam 5 subuh sudah berderet acara Bupati namun ia tetap memprioritaskan untuk hadir secara langsung ke UIN KH. Abdurrahman Wahid guna memberi semangat kepada wisudawan. “Saya sengaja menyempatkan hadir di sini secara langsung, saya berpesan kepada teman-teman, saatnya mengucapkan terima kasih kepada orang tua anda, saat ini adalah momen yang tetap untuk membalas segala kebaikan dan kerja keras orang tua anda,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid, Prof Dr Zaenal Mustakim MAg mengatakan, Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar wisuda perdana, setelah berubah bentuk dari IAIN Pekalongan. Wisuda Magister Ke-15 dan Sarjana Ke-43 yang dapat terselenggara secara offline.
"Semoga segenap wisudawan UIN Gusdur dapat meneladani spirit KH Abdurrahman Wahid m, mampu bertransformasi, mampu bersaing didunia kerja dan industri dengan kualitas, dan memberikan kontribusi yang riil terhadap masyarakat," terang Prof Zaenal.
Dengan mengusung tema “Menyongsong UIN KH Abdurrahman Wahid dalam Menjaga Toleransi dan Kebhinekaan Indonesia.”diharapkan seluruh wisudawan mampu merealisasikan teladan dan spiritualitas Gus Dur dalam menjalankan setiap peran ditengah masyarakat, seperti yang disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Magfur MAg dalam laporanya.
"Hari ini sebanyak 985 wisudawan yang mengikuti sidang senat terbuka, terdiri dari 961 wisudawan Sarjana dan 24 lulusan Magister, dengan predikat wisudawan terbaik diraih oleh Wisudawan Jurusan Ekonomi Syariah, Muhammad Miftachudin dengan IPK 3,93," terang Prof Magfur.
Hadir dalam prosesi wisuda segenap Senator UIN KH Abdurrahman Wahid, Tamu undangan dari Forkompimda Kabupaten dan Kota Pekalongan, serta Orang Tua wisudawan, Prosesi wisuda diakhiri dengan doa dan dilanjutkan dengan pemanggilan para wisudawan secara berurutan sekaligus pemindahan kuncir toga oleh Dekan masing masing Jurusan. (Dian-Kominfo)
Senin, 27 Juni 2022
Pada kesempatan tersebut, Ketua Forum Anak Kabupaten Pekalongan Arif Husni Mubarok mengatakan bahwa bullying merupakan segala bentuk tindakan penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain, dengan tujuan untuk menyakiti dan dilakukan secara terus menerus. Untuk itu menurut Arif tindakan bullying harus dihilangkan, terutama di sekolah-sekolah.
‘’Bullying bisa disebut juga perilaku anak yang menyimpang dari norma dan nilai ya, karena mengejek mencela menindas itu termasuk perbuatan yang melanggar nilai dan norma juga loh, jadi kami benar-benar berharap tindakan bullying ini tidak dilakukan di Kabupaten Pekalongan,’’ kata Ketua Forum Anak Kabupaten Pekalongan Arif Husni Mubarok.
Arif menambahkan, tindakan bullying juga memiliki dampak yang sangat membahayakan bagi korban, diantaranya korban tidak bisa menyatu dengan lingkungan di sekitar, turunnya rasa percaya diri, korban selalu merasa terancam dan terintimidasi karena sellau tertindas, depresi dan yang paling parah adalah sampai melakukan bunuh diri. ‘’Mengingat dampak yang sangat berbahaya ini saya mengajak teman-teman semua untuk menumbuhkan rasa saling rukun dan menyayangi sesame teman, supaya kita bisa terhindar dari tindakan bullying,’’ ujar Arif.
Dalam kesempatan yang sama Kabid Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak (PHPA) Dinas PPPA dan PPKB Kabupaten Pekalongan Tina Eri Astuti, S.E.,M.M., juga mengatakan bahwa bullying merupakan tindakan menyimpang yang seharusnya tidak dilakukan karena memiliki dampak berkepanjangan bagi korbannya.
"Oleh sebab itu, kita sebagai makhluk sosial seharusnya bisa saling merangkul bukan malah merendahkan individu lain. Mari bersama FANTRIP cegah bullying untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan damai," ungkap Tina.
Selain itu, pada kesempatan tersebut Anggota Forum Anak Kabupaten Pekalongan Nimas Mawartiaz juga menyampaikan bahwa untuk bisa mencegah tindakan bullying harus ada dukungan dari berbagai pihak seperti guru dan orang tua yang harus turut berperan serta dalam mengedukasi anaknya untuk tidak melakukan bullying terhadap orang lain.
‘’Tindakan bullying bisa kita cegah dengan cara yang pertama bisa dimulai dari diri kita sendiri sih, sebelum melakukan atau mengucapkan sesuatu itu harus dipikirin terlebih dahulu dampak nya akan seperti apa sama kita dan orang disekitar,’’ jelas Nimas Mawartiaz.
Nimas juga menambahkan, bahwa Forum Anak Kabupaten Pekalongan mengajak semua siswa-siswi dan seluruh pihak untuk tidak melakukan tindakan bullying supaya semua anak bisa tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga bisa menjadi anak yang berkualitas dan memiliki daya saing di masa depan.
‘’Untuk itu ayo bersama-sama cegah tindakan bullying sedini mungkin supaya anak-anak di Kabupaten Pekalongan bisa tumbuh dan berkembang sebagaimana mestinya tanpa adanya ancaman rasa tidak aman karena tindakan bullying,’’ pungkas Nimas. (Dian-Kominfo)
Senin, 27 Juni 2022
Pada tahun 2022 ini, sebanyak 304 orang jamaah haji akan diberangkatkan ke tanah suci yang terdiri atas dua kloter, yaitu kloter 32 dan kloter 33. Kloter 32 ada sebanyak 95 orang jamaah haji yang telah dilepas oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, dan kloter 33 sebanyak 211 orang jamaah haji akan diberangkatkan esok hari pada tanggal 25 Juni 2022.
Dalam acara Pelepasan Jamaah Haji Kabupaten Pekalongan Kloter 32 tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan bahwa dirinya sangat bersyukur bahwa tahun ini Pemerintah Kabupaten Pekalongan bisa melepas kembali jamaah haji Kabupaten Pekalongan untuk bisa berangkat ke tanah suci memenuhi undangan Allah Swt. Karena diungkapkan Bupati Fadia dua tahun terakhir jamaah haji belum bisa diberangkatkan karena adanya pandemi Covid-19.
‘’Alhamdulilah pada tahun ini saya sangat bersyukur sekali karena bisa melepas bapak/ibu semuanya yang akan berangkat ke tanah suci memenuhi undangan Allah Swt, semenjak dua tahun terakhir ditunda karena adanya Covid-19,’’.
‘’Dalam kesempatan ini saya berpesan supaya bapak/ibu semua bisa menjalankan ibadah haji dengan sebaik mungkin supaya bisa menjadi haji yang mabrur. Karena bapak/ibu semuanya ini merupakan orang-orang yang sangat beruntung bisa menjadi tamu Allah di tanah suci. Jangan lupa jaga kesehatan ya bapak/ibu,’’ ungkap Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. ( Dian-Kominfo)
Sabtu, 25 Juni 2022
Adapun ketujuh Pejabat yang dilantik diantaranya Kholid menjadi Kepala Dinas Pendidikan, Haryanto Nugroho sebagai Kepala Badan Kesbangpol, Trisno Suharsanto sebagai Kepala Bappeda Litbang, Murdiyarso sebagai kepala DPU Taru, Agus Dwi Nugroho sebagai Kepala Dinas PMD, Yudi Himawan sebagai Kepala Dinas Sosial dan Prayitno sebagai Kepala Dinas Perpustakaan Daerah Kabupaten Pekalongan.
Dalam pelantikan tersebut turut hadir, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra.Hj Hindun, MH, Asisten 1 Setda Kabupaten Pekalongan Totok Budimulyanto, PLT. Dinkominfo Kabupaten Pekalongan Anis Rosidi, S.Sos.,M.Si., dan beberapa perwakilan camat se-Kabupaten Pekalongan.
Dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan bahwa dirinya berharap pasca dilantik seluruh kepala dinas dapat langsung bekerja dengan maskimal untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Pekalongan.
‘’Saya ucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang baru saja dilantik. Saya berharap setelah ini bapak-bapak semua bisa langsung tancap gas untuk bersama-sama membantu saya dan Pak Riswadi untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Pekalongan ini, dengan program-program yang implementatif,’’
‘’Saya juga berharap program-program yang akan dijalankan itu merupakan program pembangunan yang terlihat nyata, dan dapat bermanfaat secara langsung bagi masyarakat dan tetap sesuaikan dengan visi misi bupati dan wakil bupati Pekalongan,’’ kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. (Dian-Kominfo)
Sabtu, 25 Juni 2022
Program Sapujagad tersebut diwujudkan oleh Disdukcapil Kabupaten Pekalongan dengan melakukan “jemput bola” perekaman data dan penerbitan dokumen kependudukan ke pelosok wilayah kabupaten Pekalongan. Tercatat sepanjang tahun 2021 telah 49 kali ‘jemput bola’ dilaksanakan. Dalam kegiatan tersebut Tim Sapujagad melakukan pelayanan perekaman KTP Elektronik, pembuatan KIA serta akte kelahiran. Selanjutnya di semester pertama tahun 2022 ini, yaitu bulan Januari sampai Juni 2022, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan di beberapa tempat antara lain di Kecamatan Bojong, Buaran, Kajen, Karangdadap, Kesesi, Wonopringgo dan Wiradesa.
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kabupaten Pekalongan, Moh Anggoro SH.,MM menjelaskan bahwa inovasi Sapujagad merupakan inovasi jemput bola ke rumah - rumah warga penyandang disabilitas untuk melakukan perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan bagi para penyandang disabilitas yang selama ini belum tersentuh keberadaannya.
Lebih lanjut Anggoro menuturkan, bahwa tujuan program Sapujagad adalah supaya semua warga Kabupaten Pekalongan mempunyai dokumen kependudukan seperti KTP dan KK. “ Harapannya, dokumen kependudukan tersebut bisa digunakan untuk memperoleh bantuan-bantuan baik dari pemerintah maupun yang lainnya, disamping sebagai identitas diri tentunya,’ imbuhnya.
Selanjutnya Anggoro berpesan bagi masyarakat yang mempunyai keluarga disabilitas dan belum pernah rekam data atau belum punya KTP, bisa menghubungi kantor Disdukcapil melalui desa/kelurahan setempat, dan nantinya desa / kelurahan tersebut akan menghubungi kantor Disdukcapil melalui surat untuk ditindaklanjuti. “ Semua pelayanan diberikan secara gratis,” tegas Anggoro. (Dian-Kominfo)
Rabu, 22 Juni 2022