KAJEN - Ratusan warga Kabupaten Pekalongan dan sekitarnya berbondong bondong menyerbu gerai vaksin yang diselenggarakan oleh pemerintah Kabupaten Pekalongan berkolaborasi bersama Yayasan Pundi Amal peduli kasih (YPP) Emtek, di Alun alun Kajen,Minggu (18/9/2022).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Setiawan Dwi Antoro mengatakan, masyarakat sangat antusias mengikuti kegiatan vaksinasi yang diselenggarakan selama 2 hari, dari tanggal 17 - 18 September 2022 di alun-alun Kajen ini.
"Dengan adanya YPP ini masyarakat antusias untuk mengikuti booster, Alhamdulillah target 500 peserta vaksinasi ini bisa tercapai. Dan vaksinasi di gerai ini untuk umum siapapun bisa mengikuti vaksinasi ini," jelas Setiawan.
Menurut Wawan, Kegiatan vaksinasi tersebut ada 4 tim yang bertugas untuk melayani masyarakat. Dan bagi setiap warga yang selesai vaksin, mereka diberikan bingkisan berupa sembako.
"Sembako tersebut merupakan bentuk dukungan dari YPP yang juga sedang melakukan Ulang tahun ke -32, dan berkolaborasi juga dengan pemerintah Kabupaten Pekalongan yang ulang tahun ke 400 " tuturnya.
Dia menambahkan, Antusias masyarakat untuk datang ke gerai vaksin ini sangat tinggi, sehingga target 500 peserta bisa tercapai, dikarenakan pertama, jadwal booster yang dimiliki bertepatan dengan hari digelarnya kegiatan vaksinasi. Kedua, Hiburan yang disuguhkan memiliki daya tarik masyarakat untuk datang. Ketiga, adanya bingkisan berupa sembako yang diberikan.
Sementara salah satu warga dari Kajen yang ikut vaksinasi Rizkika menuturkan, bahwa dia datang ke gerai vaksinasi dikarenakan memang kebetulan belum mendapat vaksin booster dan ingin melihat hiburan yang melibatkan para artis ibukota tersebut. (Dian-Kominfo)
Senin, 19 September 2022
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM me-launching pemindahan Pedagang Pasar Kedungwuni, di Pasar Kedungwuni Minggu (18/9) pagi.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Bupati Fadia menyampaikan bahwa penempatan para pedagang lama Pasar Kedungwuni nantinya akan menggunakan skema undian. Para pedagang dapat menyaksikan pengundian kios dan loos Pasar Kedungwuni dilakukan sehingga lebih adil dan transparan.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM masak penthol mercon bareng artis Sarwendah dalam Karnaval SCTV di Alun-alun Kajen, Minggu (18/9) siang.
Fadia juga ditemani tiga putrinya, yaitu si bungsu Faqira Ashraf, Nazira Ashraf dan Nabira Ashraf saat memasak 1000an lebih penthol mercon siang itu. Masakan berbahan bakso sapi yang dimasak dengan bumbu pedas.
KAJEN – Pendapatan Daerah Kabupaten Pekalongan pada Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon dan Prioritas Anggaran Sementara (Perubahan PPAS) Tahun 2022 turun sebesar 0,85 persen dari APBD Penetapan TA 2022. Sementara itu, belanja daerah naik sebesar 5,98 persen dari APBD Penetapan TA 2022.
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, SH bersama Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pekalongan dan para Kepala OPD di Kabupaten Pekalongan mencoba olahraga Woodball yang diselenggarakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pekalongan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, di Taman Depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, tepat pada peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) Ke-39 Tahun 2022, Jum’at (9/9).
KAJEN – Para pedagang bisa menempati kios atau loos Pasar Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, mulai minggu depan setelah launching atau peresmian yang rencananya digelar Minggu, 18 September mendatang.
Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si bersama Plt Kepala Disperindag Wahyu Kuncoro, ST, MT dan sejumlah pejabat terkait melakukan tinjauan bangunan Pasar Kedungwuni, Jum’at (9/9), untuk mengecek kesiapan launching pembukaan Pasar Kedungwuni. “Fisik bangunan sudah siap untuk dibuka dan ditempati pedagang,” tutur Sekda.
Bupati mengatakan telah meminta kepada dinas terkait untuk dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.
Dalam kesempatan tersebut bupati juga meminta kepada para pegadang Pasar Kedungwuni agar menjaga pasar Kedungwuni dengan baik.
“Pasar Kedungwuni ini kita sudah bangun 10 blok. Saya minta untuk dijaga kebersihannya, parkirnya. Bahkan kalau bisa jadikan pasar Kedungwuni ini sebagai percontohan untuk pasar-pasar lainnya. Pasar yang tempatnya bersih, rapi, megah sehingga nyaman untuk masyarakat semuanya yang berbelanja dapat merasakan manfaatnya dan para pedagang pun laris dan rejekinya lancar semua,” tutur Bupati Fadia.
Ketua APSI Kabupaten Pekalongan Mochtarudin Ashraff Abu yang juga hadir dalam kegiatan tersebut berpesan kepada para Pedagang Pasar Kedungwuni agar dapat tertib menempati lapak yang diperoleh nantinya.
“Pasar Kedungwuni ini ada 10 blok dan sudah dibagi berdasarkan jenis-jenisnya sendiri. Saya berharap para pedagang pasar nantinya dapat tertib menempati lapaknya masing-masing dan menaati aturan yang telah dibuat agar semuanya teratur,” ujar Ashraff.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Pasar Kedungwuni H. M. Abdul Ghoni mewakili para pedagang Pasar Kedungwuni menyampaikan ucapan terima kasihnya atas pembangunan Pasar Kedungwuni dan acara yang digelar.
”Ini merupakan hari yang bersejarah untuk APSI dan para pedagang Pasar Kedungwuni, karena akhirnya setelah 5 tahun lamanya dapat kembali berdagang dan beraktifitas di Pasar Kedungwuni yang sekarang lebih megah. Terima Kasih Pemkab Pekalongan, Ibu Bupati, dan seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan pembangunan pasar Kedungwuni dan peresmiannya hari ini,” ujarnya.
Plt Kepala Disperindag Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro, ST., MM dalam laporannya menyampaikan bahwa pembangunan Pasar Kedungwuni telah dimulai sejak tahun 2016 hingga tahun 2021. Dimulai dengan pembangunan Blok B atau pasar unggas hingga selesai sejumlah 10 blok beserta sarana dan prasarana pendukungnya dengan total anggaran mencapai 71 Miliar rupiah.
“Berikut juga kami laporkan bahwa jumlah pedagang Pasar Kedungwuni sejumlah 1934 pedagang. Namun setelah dilakukan verifikasi dan validasi berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pekalongan ditetapkan skala prioritas pedagang calon pemakai lapak Pasar Kedungwuni berjumlah 1912 orang pedagang dengan rincian pedagang tetap 885 orang dan pedagang eceran 1.027 orang,” papar Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu menuturkan bahwa pengundian lapak Pasar Kedungwuni nantinya akan dilaksanakan secara bertahap untuk masing-masing blok. Dimulai tanggal 19 sampai 28 September 2022 atau 10 hari dan dimulai dari pukul 9 pagi sampai dengan selesai.
Wahyu juga menandaskan bahwa acara launching Pasar Kedungwuni dimulai dengan kegiatan jalan sehat yang diikuti oleh para pedagang Pasar Kedungwuni dan masyarakat dengan jumlah lebih dari 2000 orang. Acara tersebut merupakan kerjasama dengan APPSI Pasar Kedungwuni dengan konsep acara ‘Dari pedagang, oleh pedagang, dan untuk pedagang’.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 19 September 2022
Di sela-sela memasak, Host Irfan Hakim bertanya kepada Bupati Fadia Arafiq. “Denger-denger Ibu Bupati suka masak juga ya,” tanya Irfan. Bupati Fadia menjawab “Ya, sedikit-sedikit, ya walaupun sebagai bupati, tapi tetap seorang ibu,” ucap Fadia.
Sarwendah juga menanyakan bagaimana cara Bupati Fadia mengatur waktu untuk kerja dan untuk keluarga. “Aku mau nanya nih. Ibu Bupati kan hobi masak juga ya, di tengah-tengah kesibukan ibu, gimana cara mengatur waktunya tuh,” tanya Wendah.
Bupati Fadia mengatakan selalu menyempatkan memasak untuk keluarga pada hari libur maupun pada hari kerja sebelum berangkat tugas. “Ketika hari libur, memang hari untuk anak, masak, ngumpul bareng keluarga. Pada hari kerja, sebelum berangkat bertugas, Saya sempatkan untuk masak, terutama untuk bekal si kecil, dia suka dibawain. Pagi tetap masak. Walaupun tidak masak semua, tapi beberapa menu khusus,” tutur bupati.
Dalam kesempatan itu, Irfan juga menanyakan ke anak-anak Fadia-Ashraf menu favorit mereka. “Eh, mau tau donk, Mama kalau masak, menu yang paling kalian suka menu apa?. Nazira dan Nabira Ashraf menjawab “Ayam goreng, bakso, dan ayam gulai,” ujar keduanya.
Irfan melanjutkan, Faqira disebut-sebut paling suka request masakan yang enak-enak. “Iya,” jawab Faqira. Kemudian Irfan pun menanyakan menu favoritnya. “Ayam goreng, bakso, dan ayam gulai,” ujar Faqira Ashraf senada dengan kakak-kakaknya.
Setelah selesai memasak, Bupati dan ketiga putrinya serta Sarwendah dan para host membagi-bagikan penthol mercon kepada para penonton dan para artis. Berdasarkan testimoni penonton yang mencicipi masakan Bupati Fadia bersama Sarwendah, menyatakan bahwa penthol mercon yang dimasak mereka enak rasanya. “Enak banget. Pedasnya mantul,” ujar salah satu penonton. Penonton lainnya juga berujar senada. “Enak banget,” ungkapnya. Dara dan Mitha dari The Virgin juga memuji masakan Sarwendah dan Fadia Arafiq. “Enak banget,” ujar Dara dan Mitha kompak.
Ruben Onsu dan Irfan Hakim mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pekalongan dan Bupati Fadia Arafiq atas diijinkannya penyelenggaraan Karnaval SCTV di Kabupaten Pekalongan.
Karnaval SCTV hari ke-2 di Alun-alun Kajen digelar 2 sesi, yakni pagi dan siang.
Sesi pagi dimulai pukul 07.00 hingga pukul 09.30 dan dimeriahkan senam bersama Unity, penampilan Lyla, Nabila dan Tri Suaka serta Abah Lala. Selain itu juga Cast sinetron Cinta Setelah Cinta, battle of mob, dan fashion show berbahan bungkus mie instan. Acara juga dimeriahkan dengan game egrang raksasa.
Sesi siang, yang dimulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 dimeriahkan dengan penampilan Bertrand Peto, Dadali, dan The Virgin serta Cast Sinetron Takdir Cinta Yang Kupilih.
Sumber : Tim Prokompim Kab Pekalongan
Senin, 19 September 2022
Kajen Fashion Week merupakan bagian dari acara Karnaval SCTV dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-400 Tahun Kabupaten Pekalongan.
Bupati Fadia Arafiq dalam sesi bincang singkat bersama para host acara mengungkapkan bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki kekayaan yang menawan berupa batik.
"Selain batik, Kabupaten Pekalongan juga terkenal akan produksi jinsnya bahkan sudah mendunia," Terang Bupati.
Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mochtarudin Ashraff Abu yang juga hadir mendampingi bupati menjelaskan bahwa batik Kabupaten Pekalongan memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan batik-batik lainnya di Indonesia yakni dari segi warna.
"Batik Kabupaten Pekalongan coraknya lebih detail, warnanya sedikit lebih terang dan mencolok, akan tetapi tetap keren," tuturnya.
Ashraff juga menambahkan bahwa batik Kabupaten Pekalongan sekarang ini tidak hanya diminati oleh para orang tua saja tetapi juga anak muda. "Dulu batik identik dengan orang-orang tua. Tetapi anak muda sekarang banyak yang memakai batik dan tetap tampil keren," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah koleksi batik pria dan wanita ditampilkan oleh para model. Bupati Fadia beserta suami, Ashraff Abu juga menjadi model dan mengenakan batik khas Kabupaten Pekalongan.
Penampilan mereka berhasil mengundang decak kagum dan pujian dari para penonton dan host yang memandu acara yakni Irfan Hakim dan Ruben Onsu.
Irfan dan Ruben bahkan memuji batik Pekalongan dengan “Koleksi Batik Pekalongan ini bagus sekali,” tutur Irfan dan disambut pujian lainya dari Ruben yang mengatakan bahwa Batik Pekalongan keren.
Acara Karnaval SCTV hari itu dimeriahkan atraksi sintren, pertunjukan musik oleh sejumlah artis Ibu Kota, diantaranya Five Minutes, Fatin Shidqia. serta penampilan dari artis Sinetron Cinta Dua Pilihan. Happy Asmara dan Hip Hop Pekalongan juga turut memeriahkan Karnaval SCTV.
Karnaval SCTV di Alun-alun Kajen dijadwalkan selama dua hari, hingga 18 September 2022.
Masyarakat Kajen dan sekitarnya dapat menyaksikan berbagai pertunjukan menarik dan menghibur yang bertabur artis-artis ternama Ibu Kota secara langsung maupun melalui layar kaca.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Minggu, 18 September 2022
Demikian antara lain struktur Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Kabupaten Pekalongan yang disampaikan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM dalam sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Kabupaten Pekalongan TA 2022 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Jum’at (16/9).
Selain itu, komponen Pembiayaan yang terdiri dari penerimaan pembiayaan direncanakan sekitar sebesar Rp 160 Miliar atau naik sebesar Rp. 152 miliar lebih yang berasal dari pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) TA 2021 yang telah diaudit BPK RI dan tercantum dalam Perda No 4 Tahun 2022 tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan TA 2021.
Namun demikian, pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp. 5,250 Miliar, atau naik sebesar Rp. 750 juta dari Penetapn APBD TA 2022. Sehingga pembiayaan netto setelah perubahan menjadi sebesar sekitar Rp. 156 Miliar. Dikatakan, pembiayaan netto tersebut, untuk menutup defisit anggaran secara struktur yaitu selisih kurang antara pendapatan daerah dengan belanja daerah yang direncanakan.
“Perubahan KUA dan Perubahan PPAS Tahun Anggaran 2022 ini akan menjadi acuan dan pedoman penyusunan perubahan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) bagi Perangkat Daerah serta penyusunan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 dalam rangka mengatur dan menjalankan fungsi-fungsi pemerintahan yang menjadi kewenangan kita untuk melindungi, melayani, memberdayakan dan menyejahterakan masyarakat,” tutur bupati.
Dikatakan, Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) memuat komponen-komponen pelayanan dan tingkat pencapaian yang diharapkan pada setiap bidang kewenangan pemerintah daerah yang akan dilaksanakan dalam tahun anggaran berkenaan. Komponen dan kinerja pelayanan yang diharapkan tersebut disusun disamping berdasarkan aspirasi masyarakat juga mempertimbangkan kondisi dan kemampuan keuangan daerah. “Termasuk memperhatikan perkembangan terkini yang merupakan instruksi pemerintah dalam rangka program penanganan dampak inflasi yang diarahkan pada belanja yang diperuntukkan perlindungan sosial sebagaimana Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.07/2022 Tanggal 5 September 2022,” ucap bupati.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 17 September 2022
Dalam kegiatan yang berlangsung pagi itu, Wabup Riswadi membagikan kesannya mencoba olahraga yang tergolong baru di Kabupaten Pekalongan itu, “Woodball ini ternyata asik juga untuk dimainkan. Walaupun tadi banyak yang baru pertama mencoba memukul tetapi sudah banyak yang bisa,” ujarnya.
Wabup mengungkapkan pendapatnya terkait masa depan olahraga Woodball di Kabupaten Pekalongan, “Jika ini diperkenalkan dan disosialisasikan secara berkelanjutan kepada masyarakat dan atlet-atletnya dibina langsung, saya rasa ini memiliki potensi prestasi di olahraga cabang woodball yang di KONI itu sendiri,” kata wabup.
Ketua KONI Kabupaten Pekalongan Suryan mengungkapkan bahwa kegiatan yang digelar hari itu merupakan kegiatan dalam rangka memperingati HaOrNas RI yang jatuh pada tanggal 9 September 2022.
“Kami dari KONI Kabupaten Pekalongan dalam rangka Hari Olahraga Nasional menggelar kegiatan ini untuk menyemangati semua atlet dan juga memperkenalkan olahraga woodball kepada semua pejabat daerah dan kepada masyarakat.untuk bersama-sama melakukan olahraga di Hari Olahraga Nasional ini dengan riang gembira,” katanya.
Selain itu, dikatakanya bahwa olahraga woodball adalah olahraga yang menyenangkan, “Menurut saya ini adalah olahraga yang sangat riang gembira. Artinya bisa diikuti oleh semua kalangan usia, ramah secara lingkungan, dan murah segalanya. Murah tempat, murah biaya, murah alat, jadi ini bisa menjadi olahraga publik atau olahraga masyarakat,” imbuhnya.
Dia berharap melalui kegiatan pagi itu, dapat mengenalkan olahraga woodball kepada masyarakat dan membuat masyarakat juga menjadi gemar berolahraga, “Semoga masyarakat Kabupaten Pekalongan selalu sehat. Olahraga ini juga gratis dan menyehatkan kita semua,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 13 September 2022
SEMARANG – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq meraih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2022 untuk Kategori Komitmen Penyediaan Layanan Kesehatan Gratis.
Bupati mendapatkan penghargaan atas komitmennya dalam menyediakan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan. Dalam program ini, masyarakat cukup menunjukkan KTP Kabupaten Pekalongan untuk mendapatkan layanan kesehatan di fasilitas kesehatan milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Penghargaan diterima Sekda Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, pada Malam Puncak Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2022 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jum’at (9/9).
“Kami mewakili Bupati Pekalongan, Ibu Fadia Arafiq atas ide-idenya, atas program, atas eksekusi terkait program berobat gratis cukup dengan KTP. Program ini mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari Radar Semarang,” tutur Yulian Akbar dalam wawancara usai menerima penghargaan.
Menurutnya, penghargaan yang diterima, akan lebih memacu pemkab untuk bisa berbuat lebih baik lagi, mengevaluasi program yang sudah ada, dan meningkatkan jangkauan terkait program berobat gratis.
“Tentu penghargaan ini bukan tujuan utama kami. Kami ingin memastikan semua warga kita yang sakit, dilayani di fasilitas-fasilitas kesehatan kita yang ada di puskesmas dan rumah sakit. Nawaitunya tidak boleh ada orang sakit yang tidak dilayani di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Menurutnya, program kesehatan gratis, memberikan manfaat yang luar biasa. “Dan alhamdulillah anggarannya masih tercover. Kita sdh melakukan banyak koreksi selama delapan bulan terakhir. Terutama ketika program ini masih ada pembatasan-pembatasan dari sisi nominal maupun mereka pemegang kartu BPJS Non Aktif. Dikatakannya, plafon program berobat gratis maksimal Rp. 15 juta per orang.
Pihakmya akan senantiasa memperhatikan masukan masyarakat dan menjadikannya sebagai evaluasi dengan menyesuaikan anggaran yang ada.
Mengenai upaya sosialisasi yang dilakukan terkait program tersebut, pihaknya melakukan sosialisasikan secara intens. “Syiar program ini sudah kita lakukan kepada para ASN, para camat, para lurah dan kades, dan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui kanal-kanal informasi milik Pemkab maupun OPD terkait,” ujarnya.
Pihaknya juga akan mengajak tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk ikut mensosialisasikan sekaligus mengevaluasi program. “Ini adalah program yang merupakan ide bupati. Saya rasa ini akan menjadi program masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Alhamdulillah mendapat apresiasi dari Jawa Pos malam ini,” ungkap Sekda. Saat menghadiri Malam Anugerah Jawa Pos, Sekda didampingi Kepala Bappeda Litbang Trisno Suharsanto dan Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro.
Kegiatan juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Tengah H. Taj Yasin Maimoen, Forkopimda Provinsi Jawa Tengah dan para penerima penghargaan lainnya.
Terpisah, Setiawan menjelaskan, Program Kesehatan Cukup Pakai KTP didasari Perbup Nomor 68 Tahun 2021 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Pemberian Bantuan Biaya Pelayanan Kesehatan bagi Masyarakat yang belum menjadi Peserta Jaminan Kesehatan Nasional.
Jaminan kesehatan dianggarkan sekitar Rp. 54 Miliar pada tahun 2022 ini.
Disebutkan, jumlah warga yang telah dibantu program pengobatan gratis cukup dengan KTP hingga Juli 2022 yaitu sebanyak 11.224 pasien rawat jalan, 1.018 pasien rawat inap, dan 486 pasien persalinan puskesmas dengan nilai total bantuan Rp. 5.696.365.267
Dalam pelaksanaan program, pihaknya mengalami kendala, antara lain, pengajuan klaim maksimal tanggal 10 bulan berikutnya, pengajuan klaim banyak yang masih terlambat. “Kendala lainnya yaitu, banyak peserta yang tidak sesuai kriteria (sudah memiliki jaminan), proses verifikasi tidak masuk kriteria,” ujarnya. Selain itu, juga ada yang membutuhkan biaya persalinan (operatif) di rumah sakit melebihi pagu dan perawatan bayi baru lahir yang memerlukan penanganan khusus (inkubator). Kendala lainnya, kata dia, tenaga verifikator yang masih kurang.
Sebelumnya, dalam malam Anugerah, Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Anugerah Jawa Pos Radar Semarang sudah digelar sebanyak 7 kalinya, termasuk diantaranya adalah pada 2 tahun masa pandemi Covid-19 yang lalu.
“Penghargaan ini dilandasi oleh keinginan untuk memberikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berjasa untuk memajukan negeri ini. Khususnya di wilayah Jawa Tengah. Lebih-lebih belakangan ini, di saat kita berada dalam arus globalisasi dan digitalisasi. Informasi demikian kuatnya. Melalui berbagai saluran terutama platform media digital dan media sosial,” ungkapnya.
CEO Jawa Pos Media Leak Koestiyo mengatakan bahwa sekarang ini banyak berita heboh di berbagai media. Namun, timnya, kata dia, tetap berkomitmen independen untuk melihat dengan dalam siapa yang bekerja dengan sungguh-sungguh, dengan komitmen tinggi, dengan dedikasi sesuai dengan tanggung jawabnya masing-masing untuk diberikan penghargaan dengan baik.
“Semoga apa yang dilakukan oleh Jawa Pos dapat membawa kebaikan untuk kita semua dan kemajuan untuk kita bersama. Memberikan kontribusi terbaik kepada Masyarakat dan Negeri ini,” ujarnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 13 September 2022
Membacakan sambutan Bupati Pekalongan, Sekda Akbar menyampaikan bahwa Raimuna memiliki arti yakni sekelompok orang yang hidup dalam suatu kekuatan dengan dijiwai daya kekuatan yang selalu memberi semangat tinggi dalam mencapai tujuan.
Lebih lanjut dikatakannya bahwa para peserta Raimuna perlu menghayati maksud dan tujuan kegiatan, yaitu sebagai kawah candradimuka, atau tempat penggemblengan calon pemimpin.
“Jadikanlah kegiatan ini sebagai tempat menimba ilmu, tempat praktikum, uji keterampilan, ketangkasan, mencari pengalaman, meraih prestasi dan bersosialisasi,” pesan Sekda kepada para peserta.
Ketua Pelaksana Raicab, Lutfi Dwi Andrian melaporkan bahwa peserta kegiatan Raimuna Tahun 2022 diikuti 28 Gugus Depan yang berpangkalan di SMA/MA/SMK Se-Kwartir Cabang Kabupaten Pekalongan dan 32 orang Dewan Kerja Ranting Se-Kwartir Cabang Kabupaten Pekalongan sebagai Pimpinan Kontingen dengan total keseluruhan 527 peserta.
“Tema kegiatan ini adalah Mandiri, Terampil, Aktif, dan Sigap, serta memiliki motto Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubhaktikan,” terangnya.
Kegiatan Raicab VIII Tahun 2022 berlangsung 10-13 September 2022. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti berbagai bentuk kegiatan menarik dan menyenangkan yang bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar peserta serta mampu membentuk karakter para peserta agar memiliki jiwa kepemimpinan, kreatif dan inovatif.
Kegiatan meliputi Giat Umum, Giat Pinkon dan Bindamping, Giat Wawasan, Global Development Village, Giat Persaudaraan , Giat Rutin, Giat Prestasi dan Subcamp.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 12 September 2022
Sekda mengatakan, pedagang mulai bisa menempati Pasar Kedungwuni setelah menerima kunci kios atau loos hasil pengundian yang dimulai 19 September mendatang.
Pihaknya memperkirakan proses perpindahan akan selesai sampai akhir September. “Diharapkan awal Oktober seluruh pedagang sudah menempati kios maupun loos pasar,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa prioritas pedagang yang dipindahkan yaitu sebanyak 1.934 pedagang lama. “Ini Sesuai SK Bupati terkait database Pedagang Pasar Kedungwuni,” ujarnya.
Sementara itu, untuk pedagang baru, lanjutnya, menunggu hasil pengundian.
Dijelaskan, revitalisasi Pasar Kedungwuni dimulai sejak 2017 dan selesai dibangun tahun 2021. “Dan pada tahun 2022 dilengkapi utilitas pasar seperti air bersih, genset dan fasilitas lainnya, sehingga siap untuk dioperasionalkan,” ujar Sekda.
Terpisah, Plt Kepala Disperindag, Wahyu Kuncoro mengatakan, lokasi launching direncanakan di depan blok I Pasar Kedungwuni. Disebutkan, jumlah kios dan loos Pasar Kedungwuni yang terbangun sekitar 2400an kios dan loos.
“Selama direvitalisasi, para pedagang ditempatkan di pasar darurat di perbatasan Kedungwuni Timur dan Kwayangan/Prawasan, ujar Wahyu.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 12 September 2022