KAJEN – Hadiri Khaul Mbah Wali Tandur yang ke- 38 pada Rabu (31/5/2023), Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq yang didampingi sang suami Ashraf Abu, mengungkapkan kekagumannya terhadap sosok Mbah Wali Tandur.
“ Saya kagum dan sangat apresiasi karena barokahnya Mbah Wali Tandur luar biasa, khaul sudah yang ke- 38 saja masih ribuan masyarakat yang hadir, ini luar biasa sekali, karena dengan ribuan masyarakat yang hadir maka Desa Paninggaran ekonominya jalan, orangnya sudah meninggal lama, sudah 38 tahun yang lalu tapi masih membawa keberkahan untuk Desa Paninggaran dan sekitarnya,” ungkap Fadia.
Fadia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk mengambil pelajaran dari sosok Mbah Wali Tandur yang berkat kebaikan - kebaikan semasa hidupnya, sampai sekarang masih membawa keberkahan yang luar biasa.
“ Mbah Wali Tandur mengajarkan kita cara menanam yang baik, cara bagaimana berakhlak yang baik,tutur kata, sopan santun, sehingga apa yang mbah wali tandur ajarkan itu sudah tertanam di Paninggaran dengan baik, dan itu harus kita lestarikan dan InsyaAllah akan kita kembangkan lebih baik lagi
Khaul yang digelar di kompleks makam Mbah Wali Tandur tersebut dihadiri oleh ribuan masyarakat dari berbagai elemen, Kyai Haidar Muhaimin pengasuh Ponpes Bambu Runcing, KH. Sholeh M. Basalamah, KH. Tajuddin Soreh, KH. Nasirudin, Staf Ahli Bupati, Asisten Administrasi Umum Sekda, serta Kepala OPD Kabupaten Pekalongan.
Senin, 5 Juni 2023
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2022 dan Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah pada Rapat Paripurna DPRD Kab. Pekalongan, Selasa (30/5/2023).
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Kajen, Selasa (30/5/2023). Acara yang digelar di GPU Kajen tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta para tamu undangan. Kegiatan yang diisi dengan berbagai tampilan dan seni dari para siswa tersebut turut menyemarakkan acara.
KAJEN - Sebanyak ratusan siswa –siswi SMP mengikuti seleksi lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Seni Islam (MAPSI) Tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2023 yang diselenggarakan di wilayah Kecamatan Doro, Sabtu (27/5/2023).
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Syaiful Bahri mewakili Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah merupakan momentum yang tepat dalam meningkatkan kreatifitas anak dalam mengembangkan intelektual , ketrampilan dan budaya islami, pendidikan anak usia dini , termasuk anak-anak setara sekolah dasar, “Momen ini juga sangat penting dalam upaya membentuk karakter anak yang kokoh, tegar dan mandiri dalam menghadap tantangan di jaman global sekarang ini” katanya.
Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan pada acara Halal Bi Halal Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Pekalongan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IGTKI yang ke 73 di Lapangan Futsal Galang Sport Desa Galang Pengampon Kecamatan Wonopringgo, Kamis (31/05/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mukhtarudin Ashraff Abu yang juga suami Bupati Pekalongan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas PMD, Kepala Kesbangpol, serta Forkompimcam Wonopringgo dan guru TK se Kabupaten Pekalongan.
Menurut Bupati, awalnya jumlah TK Negeri di Kabupaten Pekalongan berjumlah tiga sekolah dan tahun ini akan di tambah enam. “jadi ada sembilan TK Negeri nanti, memang tidak mudah untuk membangun sekolah negeri, makanya kita support dana untuk pendidikan sebesar 120 milyar tahun ini,” katanya.
Dijelaskan Fadia, pada saat dirinya belum memimpin para guru TK mendapat insentif sebanyak 250 ribu perbulan, dan setelah dirinya menjabat menjadi 300 ribu perbulan. “penambahan tersebut belum terlalu dignifikan karena masih banyak PR yang masih perlu diselesaikan di Kabupaten Pekalongan seperti masalah infrastruktur, kesehatan dan laiinya. Intinya duit sedikit supaya bisa dibagi-bagi,” terangnya.
Dirinya berpesan kepada para guru untuk tetap semangat dalam mendidik anak. Dirinya percaya meski mendapat uang yang tidak seberapa namun para guru tetap memberikan kasih saying yang besar kepada anak didiknya. “untuk itu meski jadwal padat saya tetap menghadiri acara ini, karena saya menghargai guru yang ada di Kabupaten Pekalongan,” terangnya.
Pada kesempatan tersebut, para guru juga memberikan kue dan ucapan selamat ulang tahun kepada Bupati yang pada bulan ini merupakan hari ulang tahunnya yang ke 45 tahun. “saya senang sekali, terimkasih dan hampir semua tempat masyarakat menghargai. Terimkasih buat para guru,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Pekalongan, Azir, menuturkan Halal Bi Halal IGTKI Kabupaten Pekalongan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IGTKI yang ke 73 dimaksudkan agar menambah solidaritas para guru TK dan juga sebagai sarana sarana komunikasi dengan bunda paud yang juga merupakan Bupati Pekalongan.
Terkait dengan besaran insentif, Azir menjelaskan, bahwa seberapa pun pemberian patut untuk disyukuri dan dirinya berharap kedepan bisa lebih ditingkatkan lagi. “di Kabupaten Pekalongan ada sekitar 335 TK dan akan bertambah 3 lagi dengan jumlah guru sekitar 1.500 an,” tuturnya.
“awalnya kita akan mengadakan Halal Bi Halal IGTKI Kabupaten Pekalongan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) IGTKI yang ke 73, namun setelah kita ngasih undangan ternyata ibu Bupati kita ulang tahun sehingga sekalian memperingati Hari Ulang Tahun Bupati Pekalongan,” paparnya.
Senin, 5 Juni 2023
Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kab. Pekalongan Tahun Anggaran 2022 tersebut memuat Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2022 yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tanggal 31 Januari 2023 sampai dengan 18 April 2023.
Disampaikan Bupati bahwa hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah telah diserahkan kepada Ketua DPRD Kab. Pekalongan dan Bupati Pekalongan pada tanggal 16 Mei 2023, dan memperoleh opini “WAJAR TANPA PENGECUALIAN (WTP)”. “ Alhamdulillah Opini WTP berhasil kita raih kedelapan kalinya secara berturut-turut dengan kategori opini tertinggi dari BPK RI, prestasi tersebut merupakan buah kerja keras, kerja sama dan komitmen kita bersama sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing – masing, oleh karena itu, kami menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi -tingginya kepada semua stakeholders yang telah berperan dalam upaya memperoleh opini WTP. Kami juga mengajak semua stakeholders untuk tetap Bersama - sama mempertahankan serta meningkatkan kualitas opini WTP pada tahun - tahun mendatang,” ujar Fadia.
Dijelaskan Fadia bahwa berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Tahun 2022 yang telah diaudit BPK, terdapat SILPA sebesar Rp106.680.281.662,36, yang penjelasannya disajikan dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2022.
Sementara itu terkait Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, disampaikan Bupati bahwa Raperda tersebut diajukan dalam rangka optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat, Pemkab Pekalongan berencana melaksanakan restrukturisasi pajak dengan penambahan dan pengurangan objek pajak, diantaranya dengan menyederhanakan jumlah objek retribusi dari sebelumnya 32 jenis menjadi 18 jenis pelayanan, serta penyesuaian tarif maksimal pajak daerah. Restrukturisasi pajak juga dilakukan dengan penambahan opsen atas PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) yang sejatinya merupakan pengalihan dari bagi hasil pajak provinsi.
“Mekanisme ini diharapkan dapat meningkatkan kemandirian daerah tanpa menambah beban Wajib Pajak, karena penerimaan perpajakan akan dicatat sebagai PAD, serta memberikan kepastian akan penerimaan pajak dan memberikan keleluasaan belanja atas penerimaan tersebut pada tiap-tiap level pemerintah dibandingkan dengan skema bagi hasil,” ungkap Fadia.
Menutup sambutannya, Bupati berharap kehadiran Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah akan menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah untuk meningkatkan penerimaan daerah, serta diharapkan dapat memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan di masyarakat dalam pelaksanaan pemungutan pajak daerah dan retribusi daerah.
Rabu, 31 Mei 2023
Dilangsungkan di Lapangan Kantor Kecamatan Kesesi pagi tadi (30/5/2023), kegiatan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan, M. Yulian Akbar mewakili Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq sebagai unsur pemerintah, Dandim 0710 Pekalongan, Letkol Inf. Rizky Aditya, Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, anggota TNI – POLRI serta berbagai lapisan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Ditemui usai acara, Sekda mengungkapkan bahwa tema kegiatan hari ini sangat tepat karena saat ini kita sudah memasuki tahun politik 2023-2024, dan Pemkab Pekalongan mendukung apa yang menjadi tema penting kegiatan hari ini. “Menjadi tugas, kewajiban pemerintah untuk memastikan keamanan dan kondusivitas wilayah yang dalam hal ini juga menjadi tugasnya TNI dan POLRI,” ujarnya.
Ditegaskan Akbar bahwa Pemkab Pekalongan siap memfasilitasi langkah- langkah untuk mewujudkan kondusivitas di Kab. Pekalongan, dan dalam konteks persiapan Pemilu 2024, pemerintah siap memberikan support, memfasilitasi dukungan terhadap tugas - tugas baik TNI maupun POLRI untuk memastikan keamanan,ketertiban dan kondusivitas wilayah.
Diungkapkan Akbar bahwa Pemkab Pekalongan sangat mengapresiasi kegiatan hari ini, dimana konsepnya sangat baik, yaitu membaur bersama antara TNI, POLRI, juga ada peran serta pemerintah daerah melalui kecamatan dan para kepala desa dan warga.
Terakhir, Akbar menghimbau kepada masyarakat agar hal baik, hal positif seperti kegiatan hari ini dapat dijaga. “ Kita pengin memasuki tahun politik di 2023 - 2024, Kabupaten Pekalongan harus kita jaga Kamtibmasnya tidak usah terkotak – kotak, kita sudah terbiasa dengan pilihan – pilihan yang berbeda, saya kira masyarakat Kabupaten Pekalongan sudah sangat dewasa, sudah sangat cerdas. keamanan, ketertiban, kekeluargaan, kesadaran itu yang sangat penting,” himbaunya.
Rabu, 31 Mei 2023
Dalam kesempatan tersebut Bupati meminta kepada para siswa yang telah lulus untuk tetap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi baik SMA/SMK sesuai dengan bakat dan minat mereka. “harapan saya mereka bisa tetaop melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, karena PR kita salah satunya adalah banyaknya pernikahan dibawah umur. Sehingga dengan kita beri semangat dan dorongan untuk melanjutkan jenjang Pendidikan maka kan meminimalisir pernikahan dini,” terangnya.
Dikatakan bupati, selain untuk menekan pernikahan dibawah umur, juga agar mereka bisa menggapai cita-cita dan menjadi kebanggaan Kabupaten Pekalongan nantinya. “semoga anak-anaku semua bisa menjadi anak hebat, dan punya karir yang bagus serta mampu menjadi kebanggaan Kota Santri,” pintanya.
Dalam kesempatan tersebut, Fadia menambahkan, bahwa prestasi Pendidikan Kabupaten Pekalongan naik pesat dari rangking terbawah menjadi nomor dua terbaik se Jawa Tengah. “kemarin kita juga menerima penghargaan Anugerah Merdeka Belajar karena kita karena berhasil meningkatkan nilai Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengalokasikan anggaran APBD murni tertinggi dan menetapkan aturan daerah yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah,” ujarnya.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan bahwa Pemkab Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan berhasil termasuk kedalam 74 Kota/Kabupaten penerima Anugerah Merdeka Belajar di Indonesia. “Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim dalam acara Puncak Peringatan Bulan Merdeka Belajar bertempat di Candi Prambanan Yogyakarta Senin (29/05/2023).” Papar Bupati.
Sementara itu Kepala SMPN 1 Kajen Darsono menuturkan, pada pelepasan kelas IX tahun ini ada 288 siswa, dirinya berharap agar anak-anak tetap semangat belajar dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. “tetap semangat belajar dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” pintanya.
Selasa, 30 Mei 2023
Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemkab Pekalongan karena berhasil meningkatkan nilai Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengalokasikan anggaran APBD murni tertinggi dan menetapkan aturan daerah yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam acara Puncak Peringatan Bulan Merdeka Belajar bertempat di Candi Prambanan Yogyakarta Senin (29/05/2023).
Puncak Peringatan Bulan Merdeka Belajar merupakan serangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Kegiatan diselenggarakan pada Hari Minggu 28 Mei 2023 sampai dengan Tanggal 29 Mei 2023 berpusat di Yogyakarta. Kegiatan dihadiri oleh Gubernur, Walikota, dan Bupati.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq usai menerima penghargaan Anugerah Merdeka Belajar menyampaikan bahwa Pemkab Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan berhasil termasuk kedalam 74 Kota/Kabupaten penerima Anugerah Merdeka Belajar di Indonesia.
“Saya ucapkan selamat untuk seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, semangat untuk terus mengejar prestasi dan juga tingkatkan pendidikan di Kabupaten Pekalongan,” tutur Fadia.
Kedepannya Fadia berharap Dindikbud Kabupaten Pekalongan dapat terus mempertahankan prestasi yang telah dicapai dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan.
“Mudah-mudahan untuk kedepannya tim Pendidikan Kabupaten Pekalongan bisa mempertahankan penghargaan yang ada, mendapatkan penghargaan-penghargaan yang lain dan mengingkatkan mutu pendidikan yang ada di Kabupaten Pekalongan ini, khususnya program visi dan misi Bupati yaitu untuk anak-anak yang tidak mampu di Kabupaten Pekalongan ini agar semuanya bisa sekolah tanpa terkecuali,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan Kholid yang juga hadir mendampingi Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa penghargaan yang diperoleh merupakan hasil dari dukungan yang selama ini diberikan oleh Bupati terutama terkait penganggaran, “Jadi atas perintah Bupati dan komitmen Ibu Bupati tentang anggaran sehingga pada hari ini kita mendapatkan penghargaan dari Kementerian berkaitan dengan masalah penganggaran dan regulasinya. Jadi Ibu Bupati betul-betul mendukung program yang ada di Dinas Pendidikan,” Pungkasnya.
Sumber : Tim Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan
Selasa, 30 Mei 2023
Total ada 68 sekolah dengan jumlah peserta 368 siswa yang mengikuti lomba Mapsi tahun ini. Dikatakannya, Pelaksanakan lomba Mapsi kali ini ada beberapa jenis lomba, diharapkan dari masing-masing perwakilan sekolah bisa mengikuti secara serius sehingga akan membuahkan hasil yang maksimal yang nantinya juga membawa nama baik dari sekolahnya masing-masing. “ada tujuh cabang yang diperlombakan diantaranya, rebana, cerdas cermat islami, tilawah, tartil, pidato, tahfidz dan kaligrafi,” terangnya.
Dielaskanya, Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi presiden untuk mewujudkan indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global. Dalam hal ini sangat terkait dengan upaya pengembangan potensi peserta didik yang berkarakter.
“saya meminta kepada para dewan yuri diharapkan bisa menyeleksi dan melakukan penilaian lomba ini secara obyektif. Kepada anak-anak-ku sekalian selamat berlomba semoga bisa melaksanakan dengan sportif,dan penuih semangat, Sehingga nanti perwakilan dari masing-masing sekolah yang maju ke tingkat kabupaten ini betul-betul merupakan wakil sekolah yang berkualitas dan patut dibanggakan,” harapnya.
Dalam lomba Mapsi tahun ini keluar sebagai juara lomba rebana yakni SMPN 1 Lebakbarang, disusul SMP IT Manufa Sragi dan SMP Al-Fusha. Untul lomba Cerdas Cermat Islami juara pertama SMPN 1 Kajen, juara kedua SMPN 1 Lebakbarang dan ditempat ketiga SMPN 1 Bojong. Untuk lomba Tilawah Putra keluar sebagai juara 1 untuk Putri SMP NU Karangdadap, kemudian SMPN 2 Sragi dan SMPN 1 Keses. Untuk tilawah putra jura pertama diraih SMPN 1 Kesesi, juara dua SMP Muhammadiyah Plus Doro dan ditempat ketiga SMPN 1 Kedungwuni.
Untuk cabang Tartil putri juara pertama SMP Islam Takhasus Simbang, disusul SMP Islam Salkbrojo dan SMP Islam Yawapi Bojong. Untuk tartil putra jura 1 SMPN 1 Sragi, kemudian SMPN 1 Siwalan dan SMP Muhammadiyah Plus Doro. Untuk Lomba Pidato putrid diraih SMPN 1 Kedungwuni, kemudian SMPN 1 Lebakbarang dan selanjutnya SMPN 1 Sragi. Untuk lomba pidato putra juara pertama diraih SMPN 1 Kedungwuni, SMP NU Pajomblangan dan SMP Al Fusha ditempat ketiga.
Untuk cabang Tahfid putri juara pertama SMP IT Manufa Sragi, disusul SMP Muhammadiyah Pekajangan dan SMP Islam Wonopringgo. Untuk Tahfid putra juara pertama SMP Muhammadiyah Wonopringgo, kemudian SMPN 1 Wonopringgo dan SMP IT Manufa Sragi. Untuk Lomba Kaligrafi putri, juara pertama diraih SMPN 1 Kedungwuni, SMPN 1 Lebakbarang, dan SMP Takhasus Simbangkulon. Untk Kaligrafi Putra juara pertama diraih SMP Takhasus Simbangkulon, ditempat kedua SMPN 1 Bojong, dan ditempat ketiga SMPN 1 Sragi.
Senin, 29 Mei 2023
Atas kerja keras dan kerjasama yang baik tersebut, Pemkab Pekalongan akan mendapatkan Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset , dan Teknologi (KEMENRISTEK) Republik Indonesia dalam puncak acara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang akan dipusatkan di Yogyakarta pada tanggal 28-29 Mei 2023.
Atas capaian yang telah diperoleh, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, OPD terkait, dan para stakeholder yang telah bekerja keras menyukseskan penerapan Merdeka Belajar di Kabupaten Pekalongan, “Alhamdulillah ini bukan karena upaya Bupati saja, namun juga berkat para guru di Kabupaten Pekalongan dan juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten pekalongan. Terima kasih. Mudah-mudahan capaian ini bisa terus kita tingkatkan lagi bersama-sama,” ujar Bupati.
Kedepannya, Bupati meminta seluruh pihak yang terlibat dalam Merdeka Belajar di Kabupaten Pekalongan untuk dapat terus bersinergi dengan baik dan kompak untuk terus menjaga konsitensi capaian yang ada dan meningkatkannya, “Kita harus bisa jadikan mereka tim yang sholid dari tingkat PAUD sampai tingkat SMA/SMK dan juga dapat terus membuat inovasi-inovasi yang terbaru terkait apa yang harus kita lakukan sehingga Kabupaten pekalongan bisa lebih unggul di Jawa Tengah,” tutur Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan Kholid saat ditemui di Kantor Dindikbud Kabupaten Pekalongan pada Kamis (25/05/2023) menyampaikan bahwa keberhasilan yang dicapai Kabupaten Pekalongan dalam menerapkan Merdeka Belajar merupakan hasil arahan dari Bupati Pekalongan,
“Merdeka Belajar ini berkaitan dengan arahan kebijakan yang disampaikan oleh Bupati Pekalongan. Dimana para kepala dinas atau eselon 2 harus berinovasi, harus berani menghadapi tantangan-tantangan didalam rutinitas kerjanya. Dengan apa yang disampaikan bupati tersebut, Dindikbud Kabupaten Pekalongan melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya yakni berkaitan dengan pendidikan,” terangnya.
Sumber : Tim Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan
Senin, 29 Mei 2023
Seperti Final Turnamen Sepakbola Wuled Open Piala Kepala Desa Wuled Tahun 2023 yang dilaksanakan di Lapangan HW Wuled Tirto, Jumat (26/5/2023) yang disaksikan kurang lebih dari 10 ribu penonton.
Selain dibanjiri penonton, turut hadir Wakil Bupati Pekalongan, Sekretaris Daerah, Anggota DPR RI, Anggota DPR Provinsi Jawa Tengah, Forkompimda, Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan serta tamu undangan lainnya.
Ditemui usai pertandingan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengatakan, antusisme masyarakat terhadap sepakbola ini merupakan PR bersama, karena turnamen tingkat desa saja masyarakat banyak yang tertarik untuk menyaksikan. “ini harus dimanajemen dengan baik, Pengkab PSSI harus bisa menangkap peluang ini dengan menyelenggarakan turnamen lebih banyak lagi,” katanya.
Di Turnamen Sepakbola Wuled Open Piala Kepala Desa Wuled Tahun 2023, lanjutnya dari sisi penonton sangat luar biasa, selain itu juga di Kota Santri banyak berkembang Sekolah Sepak Bola (SSB). “tidak hanya tugas pemerintah saja, namun Pengkab dan Persekap untuk bisa memfasilitasi turnamen lokal,” pintanya.
Dirinya atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengapresiasi kepada seluruh panitia, penonton dan penggemar sepakbola. “sepakbola merupakan salah satu sarana hiburan masyarakat, selain itu juga sebagai ajang untuk meningkatkan prestasi dan pembinaan atlet,” ujar Yulian.
Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan Candra Saputra mengatakan, turnamen ini merupakan turnamen pertama setelah lebaran dan yang pertamna ditahun ini. Meski begitu antusias penonton luar biasa hingga tembus 10 ribu tiket. “Para pemain juga bermain fair play, setelah pertandingan mereka tetap menjaga silaturahmi sehingga pertandingan bisa dinikmati dan menghibur masyarakat,” terangnya.
“saya berharap turnamen berikutnya seperti ini, aman kondusif sehingga selain menghibur kita bisa menyaksikan talenta atlet sepakbola Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Senin, 29 Mei 2023