KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Kajen, Selasa (30/5/2023). Acara yang digelar di GPU Kajen tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta para tamu undangan. Kegiatan yang diisi dengan berbagai tampilan dan seni dari para siswa tersebut turut menyemarakkan acara.
Dalam kesempatan tersebut Bupati meminta kepada para siswa yang telah lulus untuk tetap melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi baik SMA/SMK sesuai dengan bakat dan minat mereka. “harapan saya mereka bisa tetaop melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, karena PR kita salah satunya adalah banyaknya pernikahan dibawah umur. Sehingga dengan kita beri semangat dan dorongan untuk melanjutkan jenjang Pendidikan maka kan meminimalisir pernikahan dini,” terangnya.
Dikatakan bupati, selain untuk menekan pernikahan dibawah umur, juga agar mereka bisa menggapai cita-cita dan menjadi kebanggaan Kabupaten Pekalongan nantinya. “semoga anak-anaku semua bisa menjadi anak hebat, dan punya karir yang bagus serta mampu menjadi kebanggaan Kota Santri,” pintanya.
Dalam kesempatan tersebut, Fadia menambahkan, bahwa prestasi Pendidikan Kabupaten Pekalongan naik pesat dari rangking terbawah menjadi nomor dua terbaik se Jawa Tengah. “kemarin kita juga menerima penghargaan Anugerah Merdeka Belajar karena kita karena berhasil meningkatkan nilai Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengalokasikan anggaran APBD murni tertinggi dan menetapkan aturan daerah yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah,” ujarnya.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan bahwa Pemkab Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan berhasil termasuk kedalam 74 Kota/Kabupaten penerima Anugerah Merdeka Belajar di Indonesia. “Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim dalam acara Puncak Peringatan Bulan Merdeka Belajar bertempat di Candi Prambanan Yogyakarta Senin (29/05/2023).” Papar Bupati.
Sementara itu Kepala SMPN 1 Kajen Darsono menuturkan, pada pelepasan kelas IX tahun ini ada 288 siswa, dirinya berharap agar anak-anak tetap semangat belajar dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. “tetap semangat belajar dan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lagi,” pintanya.
Selasa, 30 Mei 2023
KAJEN - Sebanyak ratusan siswa –siswi SMP mengikuti seleksi lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Seni Islam (MAPSI) Tingkat Kabupaten Pekalongan tahun 2023 yang diselenggarakan di wilayah Kecamatan Doro, Sabtu (27/5/2023).
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, Syaiful Bahri mewakili Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah merupakan momentum yang tepat dalam meningkatkan kreatifitas anak dalam mengembangkan intelektual , ketrampilan dan budaya islami, pendidikan anak usia dini , termasuk anak-anak setara sekolah dasar, “Momen ini juga sangat penting dalam upaya membentuk karakter anak yang kokoh, tegar dan mandiri dalam menghadap tantangan di jaman global sekarang ini” katanya.
KAJEN – Kabupaten Pekalongan memiliki 3 topografi yakni daerah pantai, dataran rendah, dan dataran tinggi yang memiliki potensi dan permasalahannya masing-masing dan membutuhkan treatment atau upaya dari Pemkab Pekalongan melalui kegiatan Kelitbangan (penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan) serta pengabdian masyarakat dari Perguruan Tinggi dalam rangka memberikan masukan pada Perencanaan Pembangunan.
KAJEN – Asisten perekonomian dan pembangunan Sekda Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, Erin Wiranda beserta rombongan, hari ini (22/5/2023) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pekalongan. Dalam sambutannya Erin mengungkapkan beberapa maksud dan tujuan kunjungannya, diantaranya dalam rangka konsultasi atau studi banding terkait pengelolaan BLUD bidang kesehatan ( RSUD dan Puskesmas) di Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar melepas secara langsung atlet NPCI (National Paralympic Committee Indonesia) Kabupaten Pekalongan, yang akan berkompetisi pada Pekan Paralympic Pelajar Daerah Tahun 2023 di Surakarta 23 sampai dengan 25 Mei 2023.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemkab Pekalongan karena berhasil meningkatkan nilai Standar Pelayanan Minimal (SPM) dengan mengalokasikan anggaran APBD murni tertinggi dan menetapkan aturan daerah yang mendukung peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam acara Puncak Peringatan Bulan Merdeka Belajar bertempat di Candi Prambanan Yogyakarta Senin (29/05/2023).
Puncak Peringatan Bulan Merdeka Belajar merupakan serangkaian kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Mei. Kegiatan diselenggarakan pada Hari Minggu 28 Mei 2023 sampai dengan Tanggal 29 Mei 2023 berpusat di Yogyakarta. Kegiatan dihadiri oleh Gubernur, Walikota, dan Bupati.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq usai menerima penghargaan Anugerah Merdeka Belajar menyampaikan bahwa Pemkab Pekalongan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan berhasil termasuk kedalam 74 Kota/Kabupaten penerima Anugerah Merdeka Belajar di Indonesia.
“Saya ucapkan selamat untuk seluruh keluarga besar Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan, semangat untuk terus mengejar prestasi dan juga tingkatkan pendidikan di Kabupaten Pekalongan,” tutur Fadia.
Kedepannya Fadia berharap Dindikbud Kabupaten Pekalongan dapat terus mempertahankan prestasi yang telah dicapai dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pekalongan.
“Mudah-mudahan untuk kedepannya tim Pendidikan Kabupaten Pekalongan bisa mempertahankan penghargaan yang ada, mendapatkan penghargaan-penghargaan yang lain dan mengingkatkan mutu pendidikan yang ada di Kabupaten Pekalongan ini, khususnya program visi dan misi Bupati yaitu untuk anak-anak yang tidak mampu di Kabupaten Pekalongan ini agar semuanya bisa sekolah tanpa terkecuali,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dindikbud Kabupaten Pekalongan Kholid yang juga hadir mendampingi Bupati Pekalongan menyampaikan bahwa penghargaan yang diperoleh merupakan hasil dari dukungan yang selama ini diberikan oleh Bupati terutama terkait penganggaran, “Jadi atas perintah Bupati dan komitmen Ibu Bupati tentang anggaran sehingga pada hari ini kita mendapatkan penghargaan dari Kementerian berkaitan dengan masalah penganggaran dan regulasinya. Jadi Ibu Bupati betul-betul mendukung program yang ada di Dinas Pendidikan,” Pungkasnya.
Sumber : Tim Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan
Selasa, 30 Mei 2023
Total ada 68 sekolah dengan jumlah peserta 368 siswa yang mengikuti lomba Mapsi tahun ini. Dikatakannya, Pelaksanakan lomba Mapsi kali ini ada beberapa jenis lomba, diharapkan dari masing-masing perwakilan sekolah bisa mengikuti secara serius sehingga akan membuahkan hasil yang maksimal yang nantinya juga membawa nama baik dari sekolahnya masing-masing. “ada tujuh cabang yang diperlombakan diantaranya, rebana, cerdas cermat islami, tilawah, tartil, pidato, tahfidz dan kaligrafi,” terangnya.
Dielaskanya, Kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi presiden untuk mewujudkan indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada tuhan yang maha esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global. Dalam hal ini sangat terkait dengan upaya pengembangan potensi peserta didik yang berkarakter.
“saya meminta kepada para dewan yuri diharapkan bisa menyeleksi dan melakukan penilaian lomba ini secara obyektif. Kepada anak-anak-ku sekalian selamat berlomba semoga bisa melaksanakan dengan sportif,dan penuih semangat, Sehingga nanti perwakilan dari masing-masing sekolah yang maju ke tingkat kabupaten ini betul-betul merupakan wakil sekolah yang berkualitas dan patut dibanggakan,” harapnya.
Dalam lomba Mapsi tahun ini keluar sebagai juara lomba rebana yakni SMPN 1 Lebakbarang, disusul SMP IT Manufa Sragi dan SMP Al-Fusha. Untul lomba Cerdas Cermat Islami juara pertama SMPN 1 Kajen, juara kedua SMPN 1 Lebakbarang dan ditempat ketiga SMPN 1 Bojong. Untuk lomba Tilawah Putra keluar sebagai juara 1 untuk Putri SMP NU Karangdadap, kemudian SMPN 2 Sragi dan SMPN 1 Keses. Untuk tilawah putra jura pertama diraih SMPN 1 Kesesi, juara dua SMP Muhammadiyah Plus Doro dan ditempat ketiga SMPN 1 Kedungwuni.
Untuk cabang Tartil putri juara pertama SMP Islam Takhasus Simbang, disusul SMP Islam Salkbrojo dan SMP Islam Yawapi Bojong. Untuk tartil putra jura 1 SMPN 1 Sragi, kemudian SMPN 1 Siwalan dan SMP Muhammadiyah Plus Doro. Untuk Lomba Pidato putrid diraih SMPN 1 Kedungwuni, kemudian SMPN 1 Lebakbarang dan selanjutnya SMPN 1 Sragi. Untuk lomba pidato putra juara pertama diraih SMPN 1 Kedungwuni, SMP NU Pajomblangan dan SMP Al Fusha ditempat ketiga.
Untuk cabang Tahfid putri juara pertama SMP IT Manufa Sragi, disusul SMP Muhammadiyah Pekajangan dan SMP Islam Wonopringgo. Untuk Tahfid putra juara pertama SMP Muhammadiyah Wonopringgo, kemudian SMPN 1 Wonopringgo dan SMP IT Manufa Sragi. Untuk Lomba Kaligrafi putri, juara pertama diraih SMPN 1 Kedungwuni, SMPN 1 Lebakbarang, dan SMP Takhasus Simbangkulon. Untk Kaligrafi Putra juara pertama diraih SMP Takhasus Simbangkulon, ditempat kedua SMPN 1 Bojong, dan ditempat ketiga SMPN 1 Sragi.
Senin, 29 Mei 2023
Atas kerja keras dan kerjasama yang baik tersebut, Pemkab Pekalongan akan mendapatkan Penghargaan Anugerah Merdeka Belajar dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset , dan Teknologi (KEMENRISTEK) Republik Indonesia dalam puncak acara peringatan Hari Pendidikan Nasional yang akan dipusatkan di Yogyakarta pada tanggal 28-29 Mei 2023.
Atas capaian yang telah diperoleh, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru, OPD terkait, dan para stakeholder yang telah bekerja keras menyukseskan penerapan Merdeka Belajar di Kabupaten Pekalongan, “Alhamdulillah ini bukan karena upaya Bupati saja, namun juga berkat para guru di Kabupaten Pekalongan dan juga Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten pekalongan. Terima kasih. Mudah-mudahan capaian ini bisa terus kita tingkatkan lagi bersama-sama,” ujar Bupati.
Kedepannya, Bupati meminta seluruh pihak yang terlibat dalam Merdeka Belajar di Kabupaten Pekalongan untuk dapat terus bersinergi dengan baik dan kompak untuk terus menjaga konsitensi capaian yang ada dan meningkatkannya, “Kita harus bisa jadikan mereka tim yang sholid dari tingkat PAUD sampai tingkat SMA/SMK dan juga dapat terus membuat inovasi-inovasi yang terbaru terkait apa yang harus kita lakukan sehingga Kabupaten pekalongan bisa lebih unggul di Jawa Tengah,” tutur Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pekalongan Kholid saat ditemui di Kantor Dindikbud Kabupaten Pekalongan pada Kamis (25/05/2023) menyampaikan bahwa keberhasilan yang dicapai Kabupaten Pekalongan dalam menerapkan Merdeka Belajar merupakan hasil arahan dari Bupati Pekalongan,
“Merdeka Belajar ini berkaitan dengan arahan kebijakan yang disampaikan oleh Bupati Pekalongan. Dimana para kepala dinas atau eselon 2 harus berinovasi, harus berani menghadapi tantangan-tantangan didalam rutinitas kerjanya. Dengan apa yang disampaikan bupati tersebut, Dindikbud Kabupaten Pekalongan melaksanakan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya yakni berkaitan dengan pendidikan,” terangnya.
Sumber : Tim Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan
Senin, 29 Mei 2023
Seperti Final Turnamen Sepakbola Wuled Open Piala Kepala Desa Wuled Tahun 2023 yang dilaksanakan di Lapangan HW Wuled Tirto, Jumat (26/5/2023) yang disaksikan kurang lebih dari 10 ribu penonton.
Selain dibanjiri penonton, turut hadir Wakil Bupati Pekalongan, Sekretaris Daerah, Anggota DPR RI, Anggota DPR Provinsi Jawa Tengah, Forkompimda, Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan serta tamu undangan lainnya.
Ditemui usai pertandingan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengatakan, antusisme masyarakat terhadap sepakbola ini merupakan PR bersama, karena turnamen tingkat desa saja masyarakat banyak yang tertarik untuk menyaksikan. “ini harus dimanajemen dengan baik, Pengkab PSSI harus bisa menangkap peluang ini dengan menyelenggarakan turnamen lebih banyak lagi,” katanya.
Di Turnamen Sepakbola Wuled Open Piala Kepala Desa Wuled Tahun 2023, lanjutnya dari sisi penonton sangat luar biasa, selain itu juga di Kota Santri banyak berkembang Sekolah Sepak Bola (SSB). “tidak hanya tugas pemerintah saja, namun Pengkab dan Persekap untuk bisa memfasilitasi turnamen lokal,” pintanya.
Dirinya atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengapresiasi kepada seluruh panitia, penonton dan penggemar sepakbola. “sepakbola merupakan salah satu sarana hiburan masyarakat, selain itu juga sebagai ajang untuk meningkatkan prestasi dan pembinaan atlet,” ujar Yulian.
Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan Candra Saputra mengatakan, turnamen ini merupakan turnamen pertama setelah lebaran dan yang pertamna ditahun ini. Meski begitu antusias penonton luar biasa hingga tembus 10 ribu tiket. “Para pemain juga bermain fair play, setelah pertandingan mereka tetap menjaga silaturahmi sehingga pertandingan bisa dinikmati dan menghibur masyarakat,” terangnya.
“saya berharap turnamen berikutnya seperti ini, aman kondusif sehingga selain menghibur kita bisa menyaksikan talenta atlet sepakbola Kabupaten Pekalongan,” pungkasnya.
Senin, 29 Mei 2023
Dalam agenda tersebut rencananya akan berlangsung pameran dan berbagai perlombaan untuk memeriahkan Hari Lingkungan Hidup 2023 yang bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca.
Berdasarkan penuturan Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Bambang Ruswanto, S.KM, M.Kes yang juga sekaligus sebagai ketua panitia festival iklim 2023 menjelaskan bahwa berbagi jenis kegiatan yang akan berlangsung adalah pameran kreasi produk berbahan dasar limbah yang pesertanya adalah masyarakat umum, BSU, TPS3R, dan perwakilan dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan, kemudian lomba video kreatif untuk tingkat SMA/SMK/MA/Sederajat, serta lomba mewarnai untuk tingkat PAUD/TK dan SD/MI.
Bagi para peserta yang ingin berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, pendaftaran akan dibuka pada tanggal tanggal 1-16 Juni 2023.
Bambang juga menjelaskan, selain kegiatan lomba dan pameran akan ada program tukar sampah jadi telur yang pada saat Kajen Expo 2022 kemarin banyak diminati masyarakat, kemudian terdapat pembagian bibit tanaman dan juga akan diramaikan hiburan live musik.
"Pengunjung bisa mengumpulkan sampah kemudian dibawa ke sekretatiat festival iklim 2023 untuk ditukar dengan telur yang telah disediakan, kemudian ada juga pembagian bibit tanaman penghijauan, dan dari pihak panitia juga menyedikan live musik, jadi untuk masyarakat yang suka berjoget dan bernyanyi silakan bergabung pada Festival Iklim 2023," Tutur Bambang Ruswanto saat ditemui tim RKS di tempat kerjanya.
Jumat, 26 Mei 2023
Untuk itu Kabupaten Pekalongan berinovasi meluncurkan aplikasi Si Ilmuan (Sistem Informasi Integrasi Kelitbangan dan Pembangunan) yaitu sebuah aplikasi yang dapat mengintegrasikan program pembangunan dengan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan di Kab. Pekalongan sejak Tahun 2019 – 2023, sebagai salah satu referensi pengembangan potensi daerah serta solusi jika terjadi permasalahan dalam proses pembangunan di Kab. Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berharap adanya “Si Ilmuan” dapat menghasilkan solusi dan rekomendasi atas permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah daerah dengan berbasis riset. “Alhamdulillah, inovasi si ilmuan ini telah berhasil memberikan ide-ide solutif atas permasalahan yang selama ini dihadapi oleh pemerintah daerah berbasis riset dan kedepan saya berharap akan lebih banyak lagi solusi serta rekomendasi yang muncul dari hasil riset dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Bupati Pekalongan.
“Saya Senang dan sangat mendukung sekali dengan adanya si Ilmuan yang digagas oleh Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan. karena dengan inovasi ini semua kegiatan kelitbangan terdokumentasi secara rinci dan terintegrasi dengan program pembangunan,” lanjutnya.
Rabu, 24 Mei 2023
“ Kami sangat menghargai dan mengapresiasi atas sambutan Pemkab Pekalongan, kami ingin belajar banyak pada Pemkab Pekalongan utamanya terkait fasilitasi dan pengelolaan BLUD di rumah sakit dan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan,” terang Erin.
Rombongan diterima secara langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, beserta Asisten ekonomi dan pembangunan Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, serta Kepala RSUD Kajen dan beberapa Kepala Puskesmas di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam sambutannya yang diwakili oleh Sekda menyampaikan selayang pandang tentang Kabupaten Pekalongan, dan berharap kunjungan kali ini juga dapat mempererat jalinan silaturahmi kedua daerah. Diungkapkan Sekda bahwa Kabupaten Pekalongan memiliki 2 BLUD rumah sakit yaitu RSUD Kraton ( Tipe B), RSUD Kajen ( Tipe C) serta 1 rumah sakit baru, yaitu RSUD Kesesi ( Tipe D) yang sedang dalam proses menjadi BLUD.
“BLUD itu regulasinya sudah jelas Permendagri No. 79 Tahun 2018, dimana selaku entitas perlu penertiban dan fleksibilitas dalam berbagai bidang diantaranya manajemen pendapatan, pola belanja, dan SDM, dan nawaetu atau tujuan utama pembentukan BLUD adalah agar pemerintah lebih mudah mempercepat pelayanan publik, disamping untuk menyehatkan dan membangun kemandirian BLUD, ” tegasnya.
Acara yang dilangsungkan di Aula lantai 1 Gedung Sekretaiat Daerah Kabupaten Pekalongan ini selanjutnya diisi dengan paparan seputar pengelolaan BLUD di Kabupaten Pekalongan oleh Asisten ekonomi dan pembangunan Sekda, Wahyu Kuncoro serta tanya jawab seputar hal tersebut.
Selasa, 23 Mei 2023
Sebanyak 5 atlet yang terdiri dari 3 atlit cabor atletik dan 2 atlet cabor renang didampingi pelatih dan official serta orang tua disambut hangat di Ruang Rapat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda pada Senin (22/5/2023).
Dalam sambutannya, Bupati yang diwakili Sekda memberikan wejangan kepada para atlet agar ditengah keterbatasan, jangan pernah berkecil hati dan terus semangat mewujudkan mimpi dan cita- cita. “ NPCI agar terus berikhtiar dan saya terus mendorong agar terus berprestasi,” tegasnya.
Bupati mengungkapkan bahwa Pemkab telah menyiapkan anggaran untuk pembibitan dan kesejahteraan atlet difabel di Kabupaten Pekalongan, yang akan dicairkan dalam waktu dekat. Pemkab menyadari betapa susahnya mencari atlet difabel, padahal prestasi NPCI Kabupaten Pekalongan sangat baik, levelnya sudah nasional, oleh karena itu Pemkab Pekalongan terus berupaya mencari bibit – bibit potensial, diantaranya melalui ajang seleksi atlet difabel tahun lalu.
“ Pemkab Pekalongan terus berusaha dan berikhtiar memberikan pelayanan yang terbaik bagi kaum difabel, kami membuat program yang berpihak kepada kaum difabel, diantaranya termasuk pembuatan kartu difabel agar warga kita yang difabel terlayani dengan baik, di berbagai layanan seperti pendidikan, kesehatan, kependudukan,” terangnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menegaskan akan memberikan pendampingan sepenuhnya pada atliet yang akan berlaga di Pekan Paralympic Pelajar Daerah. “ Pemerintah tidak akan tinggal diam, saya minta Dinporapar untuk mendampingi sepenuhnya,” tegasnya.
Selasa, 23 Mei 2023