KESESI - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri peresmian Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Pasar Kesesi yang merupakan bantuan dari BRI melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan melaksanakan kegiatan BRI Peduli Gerakan Anti Sampah “Yok Kita Gas”.
Persemian dihadiri juga Pimpinan Cabang BRI Pekalongan Purwanto, Asisten 2 Setda Wahyu Kuncoro, serta para Kepala OPD, pengelola TPST serta perwakilan pedagang pasar.
Ditemui usai meninjau TPST, Bupati Fadia mengatakan bahwa Pasar Kesesi merupakan salah satu dari 5 pasar yang ada di Indonesia yang mendapat CSR dari BRI dengan program gerakan anti sampah.
“mesinya lengkap, kantornya ada, gudang, gerobak serta motor pengangkut sampah juga ada. Pasar ini bisa menjadi percontohan dimana bisa menciptakan rasa nyaman bagi pembeli dengan kondisi pasar yang bersih dan bebas sampah dan pedagangnya pun nyaman,” katanya, Rabu (8/11/2023).
Fadia berharap, selain Pasar Kesesi, pasar-pasar lain di Kabupaten Pekalongan juga diberi bantuan termasuk dua pasar besar yang baru dibangun yakni Pasar Kedungwuni dan Wiradesa. “pasar yang baru perlu dilengkapi seperti ini agar kebersihannya terjaga, termasuk Pasar Kajen,” pintanya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BRI Pekalongan Purwanto saat disinggung terkait Pasar Kesesi yang mendapat bantuan, dirinya menyebut bahwa di Kota Santri bantuan yang paling memungkinkan diberikan di Pasar Kesesi, karena sudah melakukan pembelanjaan by online dan sudah menggunakan aplikasi pasar.id.
“kedepan akan diusulkan lagi, namun keputusan ada dipusat. Namun kita sudah menganggarkan 2-4 persen dari keuntungan untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Jumat, 24 November 2023
KAJEN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jawa Tengah memberikan bantuan modal usaha ekonomi produktif kepada ratusan warga. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana didampingi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Ketua Baznas Provinsi Jawa Tengah, Ahmad Daroji di Hotel Grand Dian, Kabupaten Pekalongan, Kamis, (26/10/2023).
KAJEN - Kejuaraan ABNtar Kampung Kemenpota tahun 2023 Tingkat Kabupaten resmi dibuka, Senin (23/10/2023) di Alun-Alun Kajen. Kegiatan dibuka Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Iman Gunawan dan dihadiri Sekretaris Daerah mewakili bupati Pekalongan, Forkomimda, para Kepala OPD, Camat serta para perwakilan peserta.
KAJEN - Pemerintah Kabupaten akan segera memperbaiki Jembatan Kalijambe Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan. Hal itu diungkapkan Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq saat meninjau langsung jembatan milik PG Sragi yang merupakan akses masyarakat dari Desa kalijambe Kecamatan Sragi menuju ke Desa Pantianom Kecamatan Bojong, Jumat (6/10/2023).
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq diwakili Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar menghadiri rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka Penyampaian Jawaban Bupati Pekalongan Atas Pandangan Umum Fraksi Terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD tahun anggaran 2024, Rabu (11/10/2023), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.
Dirinya mendatangi SMP 1 Kesesi beserta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta para kepala OPD lain serta Forkompimcam dan disaksikan para penerima bantuan.
Bupati juga memberikan bantuan secara simbolis berupa seragam sekolah bagi para siswa-siswi. Bantuan yang diberikan tersebut diterima melalui transfer.
Ditemui usai kegiatan, Bupati Fadia mengatakan dirinya sengaja datang ke sekolah untuk memastikan bantuan sampai tanpa potongan. “kegiatan ini agar tidak terjadi penyelewengan, bantuan diterima yang membutuhkan dan tepat sasaran,” katanya, Rabu (8/11/2023) pada kegiatan Pembinaan, Monitoring dan Evaluasi Bantuan Operasional Dindikbud Kabupaten Pekalongan Tahun 2023.
Selain itu, Bupati juga memantau progres bantuan rehab yang diterima SMP 1 Kesesi senilai 700 juta. “kita lihat apakah sudah terbangun dengan baik, karena ini sudah bulan November yang harus selesai pembangunan di sekolah ini,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga berpesan kepada para siswa untuk tidak melakukan bulliying terhadap temannya di sekolah. “saya berpesan untuk anak-anak untuk jauhi bullying, saya marah besar jika ada buli di sekolah,” tuturnya.
Dirinya menambahkan, bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah menganggarkan dana untuk untuk pendidikan pada tahun 2023 sebesar 120 milyar. “dengan harapan sekolahnya bagus dan anak di Kabupaten Pekalongan tidak ada yang tidak sekolah,” harapnya.
Jumat, 24 November 2023
Dalam Kegiatan juga turut dihadiri oleh para ulama, kyai, ustadz, unsur ormas, tokoh Masyarakat, serta Masyarakat sekitar.
Bupati Fadia dalam sambutanya mengungkapkan Malam ini kita merayakan hari lahir Nabi Muhammad SAW, insya Allah Nabi Muhammad akan mengingat kita dan doa kita akan diijabah oleh Allah. “degan adanya peringatan Maulid Nabi ini akan meningkatkan iman dan taqwa Masyarakat kepada Allah SWT, " tambahnya, Jum’at malam (27/10/2023).
Selain itu, bupati juga meminta masyarakat untuk selalu bersholawat serta meneladi akhlak Rosulullah SAW. “kepada masyarakat untuk saya himbau untuk meningkatkan sholawat dan meneladani perilaku Rasulullah SAW guna diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, " ujarnya.
Bupati juga menjelaskan pentingnya peringatan Hari Santri. Menurutnya, kita semua harus menunjukkan sikap baik, tingkah laku yang baik, terutama menjelang pemilu. Berbeda pendapat adalah hal biasa, namun yang penting adalah kita akur, berbuat baik, dan menghindari provokas. “Kabupaten Pekalongan dikenal sebagai kota santri harus mencerminkan sikap dan perilaku layakanya santri yang baik, terutama saat-saat menjelang pemilu seperti sekarang, " tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sumurjomblangbogo, Sunaryo, mengatakan bahwa acara ini digelar sebagai ungkapan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Dan berharap peringatan Maulid Nabi ini menjadi momen untuk memperoleh hikmah dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah. "Kita harus merasakan hasil positif dari acara ini, seperti lebih rajin dalam beribadah dan menambah rasa takwa kepada Allah," pinta Sunaryo.
Senin, 30 Oktober 2023
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq bertindak selaku Inspektur Upacara dengan peserta upacara terdiri dari unsur santri, pelajar dari Dinas Pendidikan, Siswa MAN serta tamu undangan dengan total ada 25 ribu peserta.
Upacara ini turut dihadiri oleh Jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan , Sekda, Kepala OPD, Kakan Kemenag Pekalongan, Organisasi Kepemudaan serta organisasi, forum dan undangan lainnya.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dalam sambutanyya yang membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Ario Bimo Nandito Ariotedjo yang dibacakannya, kembali mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah gotong royong seluruh elemen pemuda yang berhasil menebar semangat jiwa patriotisme sekaligus menyatukan visi kebangsaan dalam Sumpah Pemuda 1928.
"Hal tersebut yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia," ucapnya.
Ditambahkannya, Posisi Indonesia memang sedang berproses menyelesaikan persoalan korupsi, kemiskinan, pengangguran, narkoba, pornografi, hoax, ujaran kebencian serta sejumlah problem bangsa lainnya.
“Pemerintahan Republik Indonesia telah membuka luas partisipasi pemuda-pemudi generasi muda Indonesia, hari ini telah seiring sejalan mewujudkan harapan masa depan Indonesia bersama-sama. Inklusifitas dalam ekosistem kolaborasi lintas generasi telah membangun optimisme kolektif bahwa sekarang para pemuda-pemudi mendapatkan tempat terhormat di dalam pembangunan nasional,” ujarnya.
Pada momen Hari Sumpah Pemuda ini, harus canangkan kebulatan tekad semua stakeholder baik Kementerian dan lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten Kota, Organisasi Kepemudaan, Komunitas serta elemen – elemen lain.
Senin, 30 Oktober 2023
Penyaluran itu diberikan kepada 150 mustahik produktif dan 30 pendamping mustahik yang ada di Kabupaten Pekalongan, Kendal, Batang, dan Kota Pekalongan.
Total bantuan yang diberikan kepada 180 penerima manfaat sebanyak Rp 472,5 juta, meliputi masing-masing Rp 3 juta untuk 150 mustahik usaha produktif ditambah masing-masing Rp 100 ribu uang transport. Selain itu, masing-masing Rp 250 ribu untuk 30 pendamping mustahik.
Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana mengatakan, pemberian bantuan dalam bentuk modal usaha yang diberikan kepada 180 orang ini dalam rangka untuk penanggulangan dan pengentasan kemiskinan.
“kami dari Pengprov Jateng berterimakasih dan mengapresiasi atas Kerjasama dan sinergitas antara Pengprov Jateng dan Baznas yang selama ini telah berjalan dengan baik,” katanya.
Dijelaskannya, pada tahun 2023 ini Baznas menargetkan memberikan bantuan kepada 3000 mustahik atau penerima manfaat dan program tersebut akan dilanjutkan pada tahun 2024.
“180 penerima manfaat ini sebelumnya diberikan pembinaan dan pelatihan usaha serta menagemen keuangan oleh Baznas. Bantuan ini minimal untuk memacu masyarakat untuk berusaha dan berbisnis serta rangsangan untuk mengembangkan usaha,” harapnya.
Sementara itu, Bupati Pekalongan saat memberikan sambutannya mengungkapkan akan peran pentingnya Baznas baik baik Pemerintah Provinsi maupun Kabupaten. Karena menurutnya Baznas bisa membantu dengan dengan cepat termasuk membantu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
“Pemerintah dalam membantu masyarakat kadang terkendala waktu dan aturan, akan tetapi Baznas bisa membantu dengan dengan cepat dan mudah istilahnya ‘mengatasi masalah tanpa masalah’, karena selain bisa membantu bapak/ibu semua juga bisa membantu UMKM,” terangnya.
Jumat, 27 Oktober 2023
Sebelum pembukaan kegiatan diawali defile peserta dari 19 kecamatan dan SKJ 2022. Selain itu juga ada pemberian penghargaan bagi para atlet berprestasi tingkat Jawa Tengah.
Analis Kebijakan Ahli Utama Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Iman Gunawan saat dikonfirmasi usai pembukaan mengatakan, tujuan kejuraan Tarkam adalah menggerakkan unsur keolahragaan diantaranya prestasi, kebugaran, pembudayaan dan aspek industri olahraga.
“melalui kerja kolaborasi antar semua pihak yang rapi maka beberapa aspek itu akan tercapai baik dalam jangka menegah maupun jangka Panjang,” katanya.
Untuk kejuaraan Tarkam sendiri, di Jawa Tengah tidak semua Kota/Kabupaten mendapat diselenggarakan namun hanya tiga Kabupaten saja yakni Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Kendal dan Kabupaten Kebumen.
“kita lihat dari kesiapan Kota/Kabupaten yang ada, dan dari beberapa penyelenggaraan tidak terlalu meriah seperti di Kabupaten Pekalongan ini. Animo masyarakatnya tinggi ini menjadi salah satu indikasi bahwa spirit dan budaya olahraga di Kota Santri ini baik,” terang iman.
Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengaku bersyukur karena Pemkab Pekalongan terpilih menjadi salah satu tempat untuk menyelenggarakan kejuaraan Tarkam.
“kita coba menyelenggarakan dengan baik, namun tidak hanya itu akan tetapi tujuan utama dari Tarka mini adalah untuk menemukan bibit unggul atlet,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, tambahnya, dengan bertemu dari perwakilan Kemenpora, Pemkab tidak hanya fokus pada pengembangan olahraga saja akan tetapi juga tentang kepemudaan.
Selasa, 24 Oktober 2023
Dalam sambutannya, H. Riswadi mengatakan, suatu kehormatan bagi Kabupaten Pekalongan menjadi salah satu tempat Kirab Pemilu Damai yang melanjutkan estafet bendera kirab dari Kabupaten Kendal. Dirinya berharap kegiatan ini tidak hanya sekedar perpindahan bendera antar wilayah akan tetapi menjadi semangat untuk menyambut pesta demokrasi dan masyarakat berpartisipasi dalam Pemilu 2024.
“saya meminta kegiatan ini tidak hanya sekedar seremoni akan tetapi bisa menjadi simbol keragaman politik di Indonesia. Di Kabupaten Pekalongan ini selama empat hari akan keliling di beberapa kecamatan dan pada 25 Oktober akan diserahkan ke Kabupaten Pemalang,” katanya.
Menurutnya, pemilu damai merupakan bukti berbeda pendapat tanpa berkonflik serta menunjukkan bahwa setiap suara memiliki nilai yang sama dalam menentukan arah kemajuan bangsa.
“pemilu damai juga sebagai cerminan kedewasaan dalam mengelola perbedaan, dan mari kita jadikan pemilu 2024 sebagai komitmen untuk membangun demokrasi yang kokoh dan bermartabat,” ajak Riswadi.
Wakil Bupati juga mengajak kepada masyarakat dan seluruh peserta pemilu untuk menjaga ketertiban, ketenangan dan keamanan selama proses pemilu serta memlihar semangat toleransi dan perbedaa berpendapat.
“saya juga berpesan kepada KPU Kabupaten Pekalongan untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik sebagai penyelenggara pemilu agar pelaksanaan pemilu berjalan adil dan transparan,” pintanya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Abi Rizal menuturkan, adanya Kirab Pemilu 2024 ini menjadi sarana bagi kita semua untuk bisa mensosialisasikan pemilu damai, pemilu yang berintegritas dan tentunya pemilu yang bersih.
“semoga Kirab Pemilu ini bisa membawa nama baik dari masing-masing partai politik untuk menjunjung Pemilu yang jauh dari isu-isu negative,” harapnya.
Jumat, 20 Oktober 2023
Dalam tinjuanya Bupati didampingu suami yang juga Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Muhtarudin Ashraff Abu, Sekretaris daerah beserta Asisten, Kepala OPD serta Forkompimcam dan Kepala Desa setempat.
Dikatakan Bupati Fadia, setelah melihat langsung kondisi Jembatan Kalijambe dirinya mengatakn kondisinya sangat mengkhawatirkan, sehingga saat melewati jembatan tersebut merasa takur karena kayunya sudah keropos. “masyarakat mengeluhkan dengan kondisi ini, karena ini akses satu-satunya dari Desa Kalijambe ke desa Pantianom untuk itu harus segera diperbaiki,” katanya.
Perbaikan jembatan ini, lanjutnya, akan memakan biaya sekitar 1,3 milyar dan akan ditambah dengan perbaikan tebing jembatan yang longsor. “besok akan kita mulai pengerjaanya agar cepat selesai,” ujarnya.
Dijelaskan bupati, perbaikan jembatan ini sudah sesuai aturan, karena jembatan ini sudah dipinjamkan ke Pemkab Pekalongan dari PG Sragi. “kita ikuti aturanya terlebih dahulu sehingga bisa diperbaiki. Dari segi bangunan masih kokoh sehingga tidak perlu membangun lagi tapi diperbaiki,” terang Fadia.
Dirinya berharap dengan diperbaikinya jembatan ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan juga mempermudah akses pendidikan. “masyarakta yang lewat jadi mudah, anak sekolah jadi gampang dan tentunya warga tidak perlu khawatir lagi jika melewati jembatan ini,” harapnya.
Jumat, 13 Oktober 2023
Rapat dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun, dan dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Perwakilan Forkompimda, para Kepala OPD serta tamu undangan lainnya.
Mengawali sambutannya yang dibacakan Sekda, Bupati Fadia mengucapkan terimakasih dan menyampaika penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap anggota dewan atas pandangan umum terhadap Raperda tentang APBD Tahun Anggaran 2024 yang telah disampaikan baik yang bersifat masukan, saran maupun pertanyaan.
“semua itu sebagai wujud kebersamaan dan tanggungjawab kita dalam penyusunan Rancangan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2024,” katanya.
Dijelaskannya, terkait dengan peningkatan pendapatan asli daerah dilakukan dengan strategi mendorong digitalisasi/elektronifikasi pajak maupun retribusi daerah, melakukan monev secara berkala dilapangan, dan menggandeng mitra dalam upaya penagihan serta berupaya untuk memaksimalkan pemanfaatan asset.
Selain itu mengenai pelayanan kesehatan, ditambahkanya, saat ini capaian UHC Kabupaten Pekalongan sudah 88,5 % sehingga perlu didorong dari semua pihak agar mencapai UHC 98%.
“bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di Puskesmas dan RS namun belum memiliki JKN-KIS dapat menggunakan program pengobatan gratis dengan cukup menunjukan KTP. Terkait kesiapan RSUD Kesesi saat ini sudah melaksanakan persiapan survey akreditasi dengan survey simulasi. Pelatihan nakes ke instansi lain dan penambahan sarana dan prasarana untuk menuju BLUD di tahun 2024,” terangnya.
Terkait penyediaan air bersih sebagai dampak kekeringan ditahun 2023 dan 2024, lanjutnya, telah dianggarkan penyediaan prasarana air bersih/air minum bagi masyarakat melalui APBD dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mendistribusikan.
Jumat, 13 Oktober 2023