KAJEN - Perayaan Malam Tahun Baru 2024 di Kajen yang digelar Pemerintah Kabupaten Pekalongan berlangsung meriah. Selain menghadirkan artis ibukota, acara juga diramaikan pesta kembang api.
Tampak ribuan puluhan warga memadati Jalan Mandurorejo depan Alun-Alun Kajen untuk menyaksikan acara tersebut. Dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan Hj. Fadia Arafiq juga meresmikan Monumen Al-Qur’an dan Taman Aloen-Aloen Kajen.
Tampak hadir, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan yang juga suami Bupati Pekalongan H. Ashraff Abu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun, Kapolres Perkalongan AKBP Wahyu Rohadi, Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya, Sekda M. Yulian Akbar, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengucapkan Selamat Tahun Baru 2024 dan menyampaikan rasa syukur karena tahun 2023 sudah terlewati dengan baik dan selamat serta cita-cita banyak yang terkabul.
"Tahun 2024 ini kita berusaha apabila ada cita-cita yang belum terkabul, semoga Tahun 2024 menjadi tahun keberuntungan bagi kita, dan seluruh warga Kabupaten Pekalongan semakin sejahtera, berlimpah rejeki dan diberikan anak soleh dan solehah,” ucapnya.
Dalam kesempatan malam pergantian tahun tersebut, bupati meresmikan Monumen Al-Qur’an dan Taman Aloen-Aloen Kajen. Menurutnya, Aloen-Aloen Kajen bukan hanya milik warga Kecamatan Kajen saja, akan tetapi milik seluruh warga Kabupaten Pekalongan tanpa terkecuali. “Selain itu juga ada lapangan futsal juga yang semua warga dapat mempergunakannya gratis tinggal daftar di Dinporapar,” ujarnya.
Dengan dibangunnya Alun-Alun kajen, bupati meminta kepada seluruh warga untuk menjaga dengan baik. Menurutnya, sekarang Kabupaten Pekalongan memiliki monumen kebanggaan yang menjadikan masyarakat dari Pekalongan dan sekitarnya berbondong-bondong untuk melihat ikon Kota Santri tersebut.
“Dengan adanya monumen dan taman ini semoga masyarakat yang berjulan tambah laris, semua UMKM lancar dan maju dan akhirnya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Pekalongan,” harapnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun dalam sambutannya mengharapkan agar dalam menyongsong tahun 2024, masyarakat dapat menggunakan momen untuk introspeksi untuk menjadi lebih baik dan semoga di tahun 2024 Kabupaten Pekalongan diberi keberkahan dan pembangunan berjalan lebih baik.
“Terimakasih kepada Bupati Pekalongan dan seluruh elemen masyarakat yang sudah mendukung pembangunan di Kabupaten Pekalongan dan mari kita sambut tahun 2024 dengan berdoa agar diberi kesehatan dan keberkahan dan Kabupaten Pekalongan semakin sejahtera,” tuturnya.
Selasa, 2 Januari 2024
SEMARANG - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah menerima penghargaan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) sebagai Kabupaten/ Kota Peduli HAM tahun 2023
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Pj Gubernur Jateng, Nana Sudjana untuk Peringati Hari HAM se-dunia ke -75 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Kamis (28/12/2023).
KAJEN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Paripurna untuk mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 4 Tahun 2016 mengenai Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Rabu (27/12/2023) pagi. Dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan Fadia Arafiq hadir dan memberikan sambutan usai disahkannya Raperda tersebut.
KAJEN – Memperingati Hari Ibu Tahun 2023, Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pekalongan mengadakan kegiatan senam bersama yang diikuti oleh ratusan peserta dari wilayah Kecamatan Wiradesa dan Wonokerto di Lapangan Kelurahan Pekuncen Kecamatan Wiradesa, pada Sabtu pagi (23/12/2023).
KAJEN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meluncurkan bantuan program usaha Zakat Chicken (ZChicken) untuk memberdayakan puluhan mustahik yang tersebar di Kabupaten Pekalongan.
Peluncuran program ZChicken dilakukan oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Pendopo Bupati pada Rabu (20/12/2023), dihadiri Pengurus Baznas, perwakilan OPD, Kepala Kemenag, ketua organiasasi agama serta penerima bantuan. Selain memberikan bantuan ZChicken, Baznas Kabupaten Pekalongan juga mentasyarufkan zakat produktif kepada penerima manfaat serta bantuan lainnya.
KAJEN – Dalam rangka mewujudkan masyarakat Kabupaten yang sejahtera, adil merata (Setara) dan berbudaya gotong-royong dimana salah satu prioritasnya adalah peningkatakan infrastruktur terutama infrastruktur jalan dengan ungkapan ‘Dalane Alus Rejekine Mulus’ Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq meresmikan Jalan poros Desa Tengeng Wetan dan Tengeng Kulon Kecamatan Siwalan, Selasa (12/12/2023).
Penghargaan diterima langsung oleh Asisten III Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi S,Sos M.Si, mewakili Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq SE MM.
"Untuk penilaian penghargaan ini dilihat berdasarkan pemenuhan aspek hak sipil, hak politik, serta hak ekonomi dan sosial budaya. Nilai yang diraih Kabupaten Pekalongan 87 dari 100 total nilai," terang Anis.
Pada acara tersebut, Disampaikan PJ Gubernur Jateng, Nana Sudjana, Penghargaan tahun ini dinilai istimewa dibanding tahun sebelumnya. Sebab, Jateng menjadi provinsi penerima penghargaan dengan jumlah kabupaten/kota terbanyak berpredikat peduli HAM.
Dari 35 kabupaten/ kota di Jateng, ada 34 kabupaten/ kota yang sudah memenuhi kepedulian terhadap HAM salah satunya Kabupaten Pekalongan.
" Yang mendapatkan penghargaan salah satunya, Kabupaten Pekalongan yang mendapatkan penghargaan 34 Kabupaten / Kota terbaik, ini terkait dengan pembinaan dan pengembangan P5 (penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan) HAM,” kata Nana usai menerima penghargaan.
Himbauannya, Kabupaten/ Kota yang sudah mendapatkan penghargaan ini akan terus berkomitmen meningkatkan prestasi yang sudah diraih, yaitu bekerja sama dengan Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jateng.
"Ke depan, kita harapkan agar masyarakat khususnya di Jateng dan umumnya di Indonesia, akan semakin memahami dan semakin melaksanakan HAM," harapnya.
Jumat, 29 Desember 2023
Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa sebagai respons terhadap perubahan regulasi di tingkat pusat, perlu dilakukan penyesuaian terhadap perangkat daerah, termasuk susunan, struktur organisasi, tata kerja, tugas, fungsi, dan nomenklatur Perangkat Daerah. “Dengan peningkatan tipe Perangkat Daerah, diharapkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Dinas Kelautan Dan Perikanan dapat meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya untuk melayani masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data mendukung penentuan klasifikasi perangkat daerah, ada lima perangkat daerah yang perlu disesuaikan, antara lain, Dinas Kelautan dan Perikanan yang semula tipe C, berubah menjadi Dinas Perikanan dengan tipe B. Dinas Perhubungan yang semula tipe C, kini berubah menjadi tipe B. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian serta Pengembangan yang semula tipe A, berubah menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah dengan tipe A. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan intensitas kecil berubah menjadi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan intensitas sedang dan terakhir, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan klasifikasi B, kini berubah menjadi Badan Penanggulangan Bencana Daerah dengan klasifikasi A.
Fadia menjelaskan, perubahan nomenklatur Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Dan Pengembangan (Bappeda Litbang) menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah tidak hanya berdampak pada nomenklatur, tetapi betul-betul menerapkan fungsi riset dan inovasi daerah sehingga dapat menerapkan tata kelola pengembangan ekosistem riset dan inovasi daerah dengan fokus pada sektor sosial dan produk unggulan daerah untuk meningkatkan kapasitas daya saing Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
‘saya memerintahkan kepada Sekretaris Daerah dan seluruh Perangkat Daerah terkait untuk melakukan sosialisasi kepada Masyarakat, menyusun regulasi teknis operasional berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan serta turut mendukung pelaksanaan Peraturan Daerah yang baru disetujui,” pintanya.
Kamis, 28 Desember 2023
Penghargaan ini diberikan karena Bupati Fadia dinilai mampu mengatasi 4500 anak putus sekolah untuk Kembali bersekolah melalui program KUDU SEKOLAH, Pemkab Pekalongan juga memberikan dukungan berupa seragam sekolah dari jenjang SD sampai SMP dan memberikan prioritas khusus kepada anak-anak yang berasal dari keluarga tidak mampu.
Acara ini dilaksanakan di Hotel Gumaya Semarang (23/12) lalu. Penghargaan Satria Pendidikan diserahkan langsung oleh CEO Suara Merdeka Network, Kukrit Suryo Wicaksono.
“Alhamdulillah Pemkab Pekalongan melalui program KUDU SEKOLAH mala mini dalam acara Satria Leader Award 2023 Kabupaten Pekalongan mendapatkan penghargaan Satria Pendidikan” Ujar Fadia.
Harapan Bupati setelah mendapatkan penghargaan ini adalah agar menjadi motivasi untuk program ini agar senantiasa berjalan dan berkembang, agar tidak ada lagi warga Kabupaten Pekalongan yang putus sekolah. Hal ini untuk mendukung Kabupaten Pekalongan yang lebih baik dan terus maju kedepannya.
“Harapannya kita dapat mempertahankan penghargaan yang kita dapat ini dan kita harus memperluas lebih banyak lagi, mudah-mudahan tidak ada lagi anak-anak di Kabupaten Pekalongan yang putus sekolah” Ungkap Bupati Fadia.
Kamis, 28 Desember 2023
Adapun Pospam yang dicek oleh Sekda Yulian Akbar bersama Kapolres Pekalongan AKBP Wahyu Rohadi, S.I.K., M.H. Ketua DPRD kabupaten Pekalongan Hj. Hindun, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Wahyu Kuncoro, ST., M.T, Kepala OPD, Kepala BPBD kabupaten Pekalongan, Kapolsek Bojong dan jajarannya.
Di tiap-tiap pos tersebut diisi personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD dan Dinas Kesehatan.
Sekda M Yulian Akbar dalam wawancara di pospam Exit tol Bojong mengatakan dalam persiapan Natal 2023 dan tahun baru 2024, bersama lintas sektor yang ada kita sudah bahas. " Kita sudah diskusikan bersama lintas sektor, kita undang juga stek holder dari TNI Polri, Bulog dan juga Hiswana Migas. Tentunya kita pastikan persiapan Nataru ini berjalan dengan baik, kondusif dan lancar." Katanya.
" Intinya kita sekali lagi kita pemerintah harapkan libur Nataru kali ini pastikan semua berjalan dengan lancar, kondusif, dan aman untuk libur Natal dan tahun baru." harapnya.
Selain itu sekda juga memastikan pengamanan di Gereja - Gereja, " Kita pastikan untuk yang akan melaksanakan Misa Natal 2023, terutama di kecamatan Sragi yang ada 4 Gereja para jamaah ini aman dan kondusif." Tambahnya.
Pada saat kunjungan, unsur Forkopimda juga memberikan bingkisan kepada personel yang bertugas.
Rabu, 27 Desember 2023
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Dalam sambutannya Fadia menyampaikan apresiasinya kepada KORMI atas terselenggaranya acara yang luar biasa tersebut.
Tak lupa, ia juga menyampaikan ucapan selamat hari ibu kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan, “Ini acara yang luar biasa. Saya sebagai seorang ibunya orang Kabupaten Pekalongan, mengucapkan selamat hari ibu untuk semua perempuan hebat di muka bumi ini. Tidak ada yang lebih hebat dari ibu-ibu,” ujar Bupati.
Panasnya terik mentari tidak menghalangi masyarakat untuk senam dan menggerakkan tubuhnya sambil diiringi musik-musik dengan tempo yang cepat. Dari ratusan peserta yang hadir, terdapat sebagian peserta yang usianya Sudah lanjut. Namun hal itu tidak menjadi penghalang bagi mereka, para lansia justru bertambah semangat karena memang banyaknya doorprize yang akan dibagikan.
Pada kegiatan yang juga dilangsungkan sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat kepada bidang kesehatan jasmani ini, Fadia juga berpesan agar para ibu untuk selalu memperhatikan kesehatan dan perkembangan anak – anaknya sehingga akan lahir generasi hebat di Kabupaten Pekalongan. “Semoga ibu-ibu mendapatkan kebahagiaan, lebih dicintai anak dan suaminya, terus menjadi ibu-ibu yang hebat untuk perkembangan anak-anak di Kabupaten Pekalongan,” lanjutnya.
Di akhir acara, Bupati bersama para donatur KORMI berkesempatan melakukan pengundian dan penyerahan hadiah hiburan untuk para peserta senam yang beruntung, serta menyerahkan penghargaan kepada pemenang Lomba senam beregu dan individu.
Ketua KORMI Kabupaten Pekalongan Safu Jiyanto mejelaskan kegiatan senam massal ini diselenggarakan selain dalam rangka memperingati Hari Ibu juga sebagai ajang untuk memperhatikan kesehatan ibu-ibu lansia di Kabupaten Pekalongan melalui kegiatan senam yang dipandu oleh ASKI (Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia) Kabupaten Pekalongan.
"Ini adalah Kegiatan KORMI tahun anggaran 2023 yang diselenggarakan bersama ASKI (Asosiasi Senam Kebugaran Indonesia) dengan memperingati hari ibu kita berharap nanti kedepan, kita yang masih muda-muda ini memperhatikan ibu-ibu kita yang sudah sepuh," Kata Safu.
Kegiatan senam massal diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari kelompok senam diwilayah Kecamatan Wiradesa dan Kecamatan Wonokerto.
Rabu, 27 Desember 2023
Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan mengaku senang sekali kepada Baznas yang sudah banyak membantu masyarakat, salah satunya melalui program ZChicken ini. Dirinya menegaskan siapapun yang dapat bantuan ini harus berkembang dan ada pemantauan dan penyuluhan di lapangan. “jadi harus berkembang, tidak malah menunggu dapat bantuan lain. Dan kedepannya harus bisa memberikan bantuan kepada orang lain, sehingga banyak masyarakat yang tertolong,” terangnya.
Bupati menjelaskan, para penerima bantuan ZChicken selain dikasih outletnya juga dikasih modal serta diberi pelatihan sehingga kalau tidak maju keterlaluan. “anda ini termasuk orang yang beruntung, harus bisa berkembang, ikuti pelatihan yang bener dan jika tidak tahu tanya,” ujar Fadia.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia juga mengucapkan terimakasih kepada Kemenag yang telah memberikan zakatnya kepada Baznas sehingga bisa memberikan manfaat untuk orang banyak. “kita juga akan mengoptimalkan zakat dari seluruh ASN yang ada di Kabupaten Pekalongan sehingga akan lebih besar dan lebih banyak yang ditolong,” terangnya.
Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan, Muhtarom mengungkapkan Program ZChicken ini merupakan program pemberdayaan ekonomi mustahik di bidang kuliner berupa produk ayam crispy. ZChicken dijual dengan konsep outlet gerobak dengan harga yang terjangkau sehingga dapat dinikmati semua kalangan. “Mustahik juga membentuk kelompok usaha yang membangun jaringan distribusi serta mengontrol kualitas produk baik dari rasa, promosi, dan pelayanan.,” tuturnya.
Baznas Kabupaten Pekalongan, lanjutnya, menyelenggarakan program ZChicken dengan tujuan mustahik/penerima manfaat yang telah lolos seleksi dapat mengikuti seluruh kegiatan pada program ZChicken dimulai dari pemberian pelatihan soft skill berupa pelatihan manajemen usaha kemudian dilanjutkan dengan pelatihan hard skill berupa praktik langsung pembuatan ayam goreng ZChicken.
“Selanjutnya para mustahik ini diberikan modal berupa gerobak dan seperangkat peralatan masak serta modal kerja untuk memulai usaha penjualan ayam goreng ZChicken di lokasi yang sudah ditentukan oleh para penerima manfaat. Kemudian dalam kurun waktu tiga bulan akan terjadi evaluasi perkembangan usaha dimana para mustahik dituntut untuk berdagang dan mengambil keuntungan agar usaha tersebut dapat berjalan secara mandiri,” jelasnya.
Kamis, 21 Desember 2023
Dalam kegiatan tersebut juga di launching Majelis Ta'lim Muallaf Kabupaten Pekalongan serta penyaluran secara simbolis bantuan modal usaha Zakat Produktif UPZ Kankemenag Kabupaten Pekalongan Tahun 2023 kepada lima mualaf oleh Bupati Pekalongan.
Dalam sambutanya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan bahwa menjadi pengurus dari rumah mualaf ini adalah hal hebat dan luar biasa. Fadia berharap kepengurusan ini dapat berjalan dengan aktif, mengingat jumlah mualaf di Kabupaten Pekalongan tidak hanya 80 orang, tapi mungkin lebih banyak yang belum diketahui. “saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada para ulama yang baru saja dilantik sebagai pengurus Rumah Mualaf dan apresiasi terhadap peran hebat dan luar biasa yang akan dilakukan oleh para pengurus dalam mengelola rumah bagi para mualaf ini," ujar Bupati.
Menurutnya, Masuk Islam bukan hanya tentang membaca syahadat, tapi juga perlu pembelajaran lebih lanjut, seperti cara sholat yang baik, tata cara beribadah, dan pemahaman hukum-hukum Islam. Rumah Mualaf diharapkan dapat menjadi tempat yang nyaman untuk mereka belajar dan berkumpul.
“peran Rumah Mualaf dalam membantu para mualaf yang datang, baik untuk mendaftar diri maupun meminta bantuan. Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatiannya adalah terkait proses administratif seperti penggantian KTP dari agama sebelumnya ke Islam, disamping itu juga kebutuhan akan perlunya pendampingan bagi para mualaf dalam memahami ajaran Islam dan hukum-hukumnya,” tambahnya.
Dijelaskannya, dirinya perlu memikirkan tempat yang strategis agar para mualaf bisa datang, mengadu, dan mendapatkan pelajaran. Rencananya, jika Rumah Mualaf sudah berkembang dengan baik, pihaknya akan mempertimbangkan untuk menyediakan gedung. “saya berkeinginan untuk memastikan adanya tempat yang memadai bagi keberlanjutan rumah mualaf di Kabupaten Pekalongan, " ujar bupati.
Dalam kesempatan tersebut bupati juga menyampaikan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah diberikan bantuan hibah dari Pemkab Pekalongan sebesar 100 juta rupiah pada tahun 2023 ini. Serta meminta peran Baznas dalam membantu para mualaf meningkatkan kehidupannya menjadi lebih baik.
Jumat, 15 Desember 2023
Dua ruas jalan poros desa tersebut merupakan jalan desa yang diambil alih perbaikannya oleh Pemkab Pekalongan dan diperbaiki menggunakan APBD Tahun Anggaran 2023 sebesar 5,2 M untuk ruas jalan Tengeng Wetan dan 1 M untuk ruas jalan Tengeng Kulon.
Bupati mengatakan, peningkatan infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan pengembangan wilayah Kecamatan Siwalan. “dengan telah diperbaikinya jalan poros Desa hari ini, ekonomi masyarakat akan bertambah lancar, apapun usaha masyarakat bisa lebih lancar karena jadi lebih mudah transportasinya, anak sekolah juga selamat dan aman,” katanya.
Ditegaskan Bupati bahwa program “Dalane alus rejekine mulus” merupakan program utama pemerintahannya, dan walaupun PR terkait jalan rusak di Kabupaten Pekalongan masih banyak, Fadia berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaiki jalan selagi dirinya masih menjabat. “ Jalan ini tadinya jalan poros desa yang kita ambil alih supaya masyarakat dapat menikmati jalan alus, tadi juga dilaksanakan tradisi udik-udikan (menyebar uang recehan), dengan tujuan membagikan sedikit rezeki kepada masyarakat dengan harapan agar masyarakat ikut mendoakan supaya jalan ini umurnya Panjang dan awet” ungkap Fadia.
Fadia berpesan kepada masyarakat sekitar agar memanfaatkan jalan yang telah dibangun dengan sebaik-baiknya, dan dirawat dengan baik sehingga awet dan berumur panjang.
“masyarakat juga saya minta untuk senantiasa menjaga kondusifitas menjelang pemilu 2024,” pintanya
Jumat, 15 Desember 2023