KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menyampaikan Jawaban Bupati Pekalongan atas Pandangan Umum Fraksi - Fraksi DPRD Kab. Pekalongan terhadap 3 (tiga) Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok; Penetapan Desa; dan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, di ruamg paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu 27 Maret 2024.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hindun, Wakil Ketua I DPRD . Sumar Rosul, perwakilan forkompimda, kepala OPD, anggota DPRD dan tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, bupati mengucapkan terimakasih dan menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada segenap anggota Dewan atas pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah yang telah disampaikan, baik yang bersifat apresiasi, masukan, saran maupun pertanyaan. “pandangan umum dari beberapa Fraksi yang berupa apresiasi, masukan, saran maupun himbauan, akan kami perhatikan dan tindaklanjuti sebagai pertimbangan dalam proses selanjutnya,” katanya.
Menangapi atas pertanyaan Fraksi PAN dan Fraksi Golkar terkait rokok elektrik, Fadia menjelaskan, materi substansi rokok elektrik belum diatur dalam Raperda namun akan dipertimbangkan. Adapun Berkaitan dengan implementasi pelaksanaan Raperda yang disampaikan oleh Fraksi PDI Perjuangan dan Fraksi Golkar, dijelaskan bahwa Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok ini tidak membatasi kepada masyarakat untuk merokok tetapi mengatur pada masyarakat agar tidak merokok disembarang tempat sesuai dengan ketentuan yang berlaku, diantaranya di fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar-mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, tempat kerja, sarana olah raga, tempat umum dan angkutan umum.
“Terkait sejauh mana implementasi atau penerapan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Pekalongan, sudah dilakukan dengan mengacu ketentuan Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 2 Tahun 2012 tentang Ketertiban Umum,” ujarnya.
Adapun langkah Pemerintah Daerah untuk mengatasi kondisi pasca kebijakan Kawasasan Tanpa Rokok, yaitu dengan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat, tokoh masyarakat, serta pihak-pihak yang terdampak atas kebijakan ini melalui berbagai media sosial, sehingga diharapkan peraturan ini bisa berjalan dan tidak menimbulkan keresahan pada masyarakat. “Terkait rokok ilegal, sudah ditangani oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar dengan pihak terkait melalui operasi rutin yang dilaksanakan setiap bulan,” jelasnya.
Senin, 1 April 2024
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berpesan kepada masyarakat untuk meningkatkan kepeduliannya kepada sesama, khususnya kepada tetangga atau saudara yang tinggal berdekatan sekiranya ada yang kekurangan atau tidak mampu utamanya dalam memenuhi kebutuhan pokoknya sehari - hari agar dibantu, atau segera dilaporkan atau dikomunikasikan ke Bupati atau perangkat pemerintah terdekat seperti Kepala Desa.
KESESI - Sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat serta memperkuat ikatan silaturahmi di bulan Ramadhan, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melaksanakan Safari Ramadhan dengan mengunjungi Masjid Fatkhul Jannah Desa Watugajah Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan Selasa malam (26/03/) 2024.
KAJEN - Sebagai sarana menghimpun saran dan masukan dari masyarakat untuk pembangunan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan Musrenbang dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2025.
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lantai 1 Setda Kamis 21 Maret 2024 dibuka oleh Bupati Pekalongan yang diwakili Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar.
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq melaksanakan Safari Ramadan dengan mengunjungi Masjid Al Fattaah yang terletak di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan pada Senin malam (18/03/2024). Kegiatan tersbeut merupakan upaya mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat serta memperkuat ikatan silaturahmi di bulan Ramadan.
Demikian disampaikan dalam sambutanya bupati saat menghadiri Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Jami Al - Hasyimi, Desa Tanjung Kulon, Kecamatan Kajen yang diselenggarakan oleh PC LDNU Kabupaten Pekalongan, Rabu (27/3/2024).
Acara menghadirkan narasumber Ketua PC LDNU Kabupaten Pekalongan KH. Ahmad Syafiq dan dihadiri oleh sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Dijelaskan Fadia, bahwa secara geografis Kabupaten Pekalongan merupakan wilayah yang luas, jadi tidak semua warga bisa dipantau dan mengetahui keadaan mereka semua,
“oleh karena itu saya titip tolong tetangganya yang kurang mampu dibantu atau bisa dikomunikasikan kepada saya sehingga saya bisa memantau secara maksimal,” ucap Fadia.
Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan berbagai program unggulan Pemkab Pekalongan, seperti Kesehatan gratis pakai KTP yang sekarang sudah naik kelas menjadi UHC, Pembangunan Alun – alun Kajen yang mampu membangkitkan UMKM dan meramaikan Kajen, serta Pembangunan infrastruktur khusunya jalan yang terus dikebut. “Namanya pemimpin pasti ada kekurangan, namun saya akan terus berusaha biar semua bisa berjalan dengan baik, untuk itu saya mohon doanya dari semua, khususnya dari para kyai dan ulama agar Pembangunan di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Fadia.
Senin, 1 April 2024
Bupati hadir didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, para Asisten Sekda, Para Kepala OPD, Forkopimam Kesesi, dan sejumlah pejabat di Lingkungan Setda Kabupaten Pekalongan.
Bupati Fadia atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyalurkan hibah untuk membantu Masjid Fatkhul Jannah. Selain itu juga, Bupati menyalurkan sembako dari BAZNAS Kabupaten Pekalongan kepada masyarakat tidak mampu di lingkungan sekitar Masjid Fatkhul Jannah.
Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan safari Ramadhan selain sebagai sarana silaturahim juga untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah, "kita berharap dapat menggali lebih banyak ide dan masukan yang mungkin sebelumnya tidak kita ketahui, sehingga kita dapat lebih memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan,” Kata Bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mensosialisasikan beberapa program Pemkab Pekalongan, seperti layanan kesehatan gratis dengan cukup menggunakan KTP, program bantuan sekolah gratis untuk siswa SD dan SMP yang tidak mampu, serta layanan lapor bupati.
Setelah memberikan sambutan, Bupati Arafiq langsung berdialog dengan masyarakat untuk mendengar langsung masukkan dari masyarakat maupun menjawab pertanyaan yang diajukan.
Senin, 1 April 2024
Bazaar yang dibuka Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq sore itu dihadiri Asisten Deputi Rantai Pasok Pengembangan Usaha Mikro KemenkopUKM RI. Kegiatan juga dihadiri Kepala Dinkop UMKM Naker dan OPD terkait lainnya di lingkungan Pemkab Pekalongan serta Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan.
Bazar UMKM Ramadhan 1445 H di Sragi digelar hingga 28 Maret 2024. Bazaar menyediakan berbagai kebutuhan pangan dan sandang murah.
Bazar diikuti 47 UKM Binaan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Pekalongan dan buka mulai pukul 15.00 hingga pukul 21.00 WiB.
Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Koperasi UKM serta berbagai pihak yang telah mensupport terselenggaranya Bazaar. Fadia berharap kegiatan bermanfaat bagi masyarakat Dia menyebutkan, Kabupaten Pekalongan berpenduduk kurang lebih 1 juta jiwa dan terdapat lebih kurang 79 ribu pelaku UMKM di Kota Santri.
Fadia mengungkapkan bahwa acara bazaar atau pasar murah sembako secara telah dilaksanakan secara bergantian di seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan, sebagai upaya untuk menekan harga sembako serta membantu masyarakat berbelanja dengan harga murah di tengah kenaikan harga barang kebutuhan pokok yang meningkat menjelang Hari Raya Idul fitri. Meskipun murah, kualitas barang yang dijual di Bazaar UMKM Ramadhan 1445 H bagus.
“Semoga acara berjalan dengan baik, dan menjadi ajang yang baik untuk para UMKM, menghasilkan rezeki yang berlimpah ruah dan juga masyarakat bisa berkumpul meramaikan bazaar ini sehingga pedagangnya laris semua,“ harap Fadia.
Asisten Deputi Rantai Pasok Pengembangan Usaha Mikro Kemenkopukm RI, Sutarmo dalam sambutannya mengutarakan bahwa bazar ini sangat dinantikan oleh para pelaku UMKM. Sutarmo berharap Pemkab Pekalongan terus menyelenggarakan kegiatan serupa di kecamatan– kecamatan yang lain, karena menurutnya kegiatan yang menghadirkan orang banyak akan memberikan imbas positif kepada semua sektor, terutama dalam membangkitkan ekonomi masyarakat.
Sutarmo dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada PLUT KUMKM Kabupaten Pekalongan yang telah memberikan pelayanan konsultasi bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Pekalongan dengan baik. “Program PLUT KUMKM kedepan akan didesain mandiri dan sedang kami dorong menjadi UPT dan BLUD. Oleh karena itu, kami berharap kolaborasi dan sinergi dari semua pihak untuk menyukseskan berbagai program Kemenkop UKM termasuk di antaranya dengan penyelenggaraan acara seperti hari ini,” ungkap Sutarno.
Kamis, 28 Maret 2024
Hadir dalam kegiatan tersebut Forkompimda, para Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Perwakilan organisasi kemasyarakatan, perguruan tinggi, LSM, unsur perempuan, disabilitas, tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutanya yang dibacakan oleh Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar mengatakan RKPD 2025 mengambil tema ‘Penguatan Kapasitas SDM, Reformasi Birokrasi serta Menciptakan Kerukunan Hidup dan Gotong Royong. “hal itu sesuai dengan visi RPJMD 2021-2026 yakni Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata (Setara) dan Berbudaya Gotong Royong,” katanya.
Bupati dalam Musrenbang ini menekankan agar program kegiatan tahun 2025 harus bisa menjadi instrument utama untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi yang mampu meningkatkan pendapatan asli daerah, memperkuat daya tahan ekonomi, serta mampu untuk mengakselerasi daya saing utamanya daya saing ekonomi. “investasi segara didorong dan difasilitasi untuk direalisasikan. Sementara Kuantitas dan Kualitas SDM perlu ditingkatkan. Serta dengan kemampuan keuangan yang terbatas, saya mengajak untuk pemangku kepentiangan untuk terus berpikir kreatif dalam memberi pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Adapun prioritas kegiatan pada tahun 2025, tambahnya, yakni penyelesaian relokasi RSUD Kraton, Keberlanjutan pemberian pengobatan gratis melalui UHC yang bekerjasama dengan BPJS serta penanganan infrastruktur jalan, jembatan dan sekolah-sekolah. “saya sampaikan banyak terimakasih kepada jajaran DPRD, ASN dan tentunya seluruh masyarakat. Dan mari bersama membangun dan mewujudkan Kabupaten Pekalongan agar ke depan semakin baik lagi, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan,” ajak Fadia.
Jumat, 22 Maret 2024
Seperti yang dilaksanakan di Masjid Al Mubarok Dukuh Blando Kidul Desa Wringin Agung, Kecamatan Doro Rabu, 20 Maret 2024 malam yang merupakan kegiatan Safari Ramadhan ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Masjid Al Fattaah di Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, dan Masjid Jami’ Baiturrahman Dukuh Wonorejo Desa Pododadi Kecamatan Karanganyar.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati hadir didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, para Asisten Sekda, Para Kepala OPD, Forkopimcam Doro, dan sejumlah pejabat di Lingkungan Setda Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya di hadapan jemaah yang hadir, Bupati menjelaskan pentingnya safari Ramadhan sebagai sarana untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. “dengan adanya masukan dari masyarakat kepada Pemkab maka diharapkan pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” kata Fadia.
Selain memberikan sambutan dalam kesempatan itu, Bupati Fadia juga menyosialisasikan program-program pemerintah yang telah berjalan, seperti pendidikan gratis dari SD sampai SMA serta bagi siswa SD dan SMP yang tidak mampu diberikan sergam gratis. Dan juga peringkat pendidikan Kabupaten Pekalongan yang tinggi di Jawa Tengah serta program kesehatan gratis dengan menggunakan KTP yang kini telah menjadi Universal Health Coverage (UHC) kepada masyarakat. “kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga menyalurkan hibah untuk membantu renovasi Masjid Al Mubarok. Semoga bantuan tersebut akan bermanfaat bagi masjid dan masyarakat sekitar karena saat ini masjid tersebut juga masih dalam masa renovasi," pungkas Bupati.
Safari Ramadhan malam itu ditutup dengan penyaluran bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Pekalongan kepada masyarakat tidak mampu di lingkungan Masjid Al Mubarok
Kamis, 21 Maret 2024
Kegiatan penutupan TMMD ditandai dengan serah terima proyek antara Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya dengan Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar serta pemotongan pita tanda dibukanya jalan hasil proyek TMMD bertempat di Lapangan Desa Rejosari Kecamatan Bojong, Rabu (20/3/2024).
Adapun tema TMMD Sengkuyung I Tahun 2024 kali ini yaitu “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah”. Artinya,TNI bersama Pemerintah Daerah, Polri dan masyarakat bersama – sama melaksanakan proses percepatan pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sebagai bentuk pengabdian TNI bersama seluruh unsur di wilayah kepada bangsa dan negara.
Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya menyampaikan, bahwa proyek TMMD kali ini yang di kerjakan adalah pembangunan jalan berupa pengaspalan jalan poros yang menghubungkan antar desa yaitu Desa Rejosari, Desa Menjangan dan Desa Ketitang Lor Kecamatan Bojong sepanjang 750 meter dan lebar 3 meter.
“Alhamdulilah berkat kerjasama TNI-Polri dan Pemda Kabupaten Pekalongan serta masyarakat, kegiatan TMMD Sengkuyung di Desa Rejosari Kecamatan Bojong telah selesai, semoga dapat menjadi manfaat bagi masyarakat semuanya”, ungkap Dandim Rizky.
Dandim juga berpesan kepada masyarakat dengan telah dibangunnya jalan poros melalui TMMD, agar senantiasa sama – sama menjaga dan merawat jalan tersebut supaya tetap awet dan tahan lama.
“Terima kasih kepada semua pihak syang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan TMMD dan diharapkan kepada masyarakat sekitar, jalan yang sudah dibangun agar dirawat dengan baik supaya tahan lama”, tuturnya.
Sementara itu Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar menyampaikan apresiasi kepada semua pihak khususnya TNI Kodim 0710/Pekalongan yang sudah membangun jalan poros di Desa Rejosari. Menurutnya, dengan terbangunnya jalan ini jelas akan memudahkan akses warga terutama anak – anak sekolah dan petani.
“Terima kasih kepada semua pihak terutama TNI yang sudah membangun jalan poros di Desa Rojosari ini, dengan akses yang sudah terbuka tentunya memudahkan masyarakat dalam beraktifitas, semoga jalan halus rejeki juga mulus”, pungkasnya.
Kamis, 21 Maret 2024
Dalam agenda tersebut, Bupati hadir didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, para Asisten Sekda, Para Kepala OPD, Forkopimam Kajen, dan sejumlah pejabat di Lingkungan Setda Kabupaten Pekalongan.
Dalam sambutannya Bupati mengajak seluruh warga Kabupaten Pekalongan, khususnya di Desa Nyamok, untuk saling peduli terhadap saudara dan tetangga. Dirinya juga mengajak untuk menjadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk lebih memperhatikan yang membutuhkan. “mari kita tingkatkan kualitas ibadah selama bulan Ramadan serta semangat berbagi dan tolong-menolong antar sesama,” kata Fadia.
Safari Ramadhan ini, jelas bupati, sebagai sarana untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah dan diharapkan kontribusi dari berbagai pihak dalam membangun Kota Santri. “saya berharap dapat menggali lebih banyak ide dan masukan yang mungkin sebelumnya tidak kita ketahui, sehingga kita dapat lebih memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan," Kata Bupati.
Seusai sambutan, Bupati Fadia atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyalurkan hibah untuk membantu renovasi Masjid Al Fattaah. Dirinya berharap bantuan tersebut akan bermanfaat bagi masjid dan masyarakat sekitar. Selain itu juga dilaksanakan penyaluran bantuan sembako dari BAZNAS Kabupaten Pekalongan kepada masyarakat tidak mampu di lingkungan Masjid Al Fattaah Nyamok.
Rabu, 20 Maret 2024
Bupati didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) M. Yulian Akbar dan Asisten Sekda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait meninjau beberapa lokasi penting, meliputi posko pengungsian yang berada di rumah Sekretaris Desa Wangandowo, serta lokasi pabrik yang menjadi lokasi banjir bandang.
Bupati Fadia dalam pernyataannya menyampaikan bahwa banjir bandang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi yang menyebabkan tanggul pabrik jebol, “Tadi malam yang sama-sama masyarakat Kabupaten Pekalongan mengetahui, bahwa ada curah hujan yang sangat tinggi yang cuma dalam waktu 1 jam, itu bisa menyebabkan terjadinya banjir bandang, di mana memang tanggul dari salah satu PT yang ada di Kabupaten Pekalongan ini jebol, dan mengakibatkan sekitar 73 rumah rusak berat dan juga ringan,” terangnya.
Bupati Fadia mengatakan bahwa pihak pemkab telah memanggil perusahaan yang bertanggung jawab atas jebolnya tanggul untuk mengganti rugi dan memperbaiki kerusakan yang telah terjadi. “Kami sudah memanggil dari pihak perusahaannya untuk bertanggung jawab, dan dari perusahaannya juga siap bertanggung jawab, siap mengganti rugi kerusakan masyarakat kita dan siap kita minta untuk bisa membuat tanggul sesuai dengan persyaratan teknis yang seharusnya. Tidak boleh membuat tanggul yang sifatnya hanya untuk darurat, tapi harus sesuai teknis karena bencana kan tidak menunggu waktu. Kita tidak tahu kapan akan terjadi. Kalau tidak seperti itu, PTnya tidak kita perbolehkan untuk berjalan lagi pembangunannya,” ungkap Fadia.
Bupati meminta masyarakat untuk tetap tenang, berhati-hati, dan waspada terutama karena prediksi cuaca menunjukkan bahwa curah hujan tinggi akan berlanjut hingga akhir Maret. "Mari kita jaga anak-anak kita, dan semoga tidak ada kejadian serupa lagi. Lebih baik berhati-hati," pesan bupati kepada masyarakat.
Terkait kerugian material akibat banjir, bupati mengungkapkan bahwa hal tersebut masih dalam proses penghitungan. Selain Bupati Pekalongan, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana juga akan melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Desa Wangandowo.
Jumat, 15 Maret 2024