Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
SEMARANG – Bupati Pekalongan Dr. Hj Fadia Arafiq, SE, MM berhasil membawa pulang penghargaan dalam acara Satria Brand Award 2024 dengan kategori “Inovatif tingkatkan dirajat kesehatan masyarakat melalui pelayanan kesehatan gratis,” di Hotel Tentrem (6/12/2024).
Satria Brand Award ini diselenggarakan oleh Suara merdeka network yang ke 12 kali sebagai bentuk apresiasi kepada brand di Jawa Tengah baik kepala daerah maupun pimpinan perusahaan atau CEO.
Bupati Fadia mengapresiasi kepada seluruh elemen bahwa penghargaan ini tidak akan bisa dicapai tanpa adanya kerja hebat dari semua elemen yang ada. “Kepada seluruh masyarakat kabupaten pekalongan, seluruh pemimpin, pak sekda beserta seluruh jajarannya karena penghargaan ini kita bisa capai tapi karena kerja hebat semuanya”.
Salah satu hal yang dilakukan untuk mendapatkan kategori ini ialah dengan konsistensi terhadap kesehatan gratis karena ini merupakan program utama dalam pemerintahan era Bupati Fadia.
“Kita konsisten bahwa kesehatan gratis cukup KTP itu menjadi program utama kami bahwa kesehatan itu yang utama bagi seluruh masyarakat di kabupaten pekalongan bahkan sekarang juga bisa diseluruh Indonesia dengan UHC,” tuturnya.
Pengobatan gratis menggunakan KTP ini untuk saat ini jangkauannya tidak hanya di area Kabupaten Pekalongan saja melainkan sudah seluruh Indonesia karena telah UHC. “Asalkan rumah sakitnya bisa pakai BPJS tidak ada yang ditolak yang penting tidak punya BPJS Mandiri, kalau punya BPJS mandiri memang mereka bayar sendiri lalu yang belum baru dicover pemerintah.” imbuhnya
Senin, 9 Desember 2024
KAJEN - Dalam rangka memaksimalkan implementasi Keterbukaan Informasi Publik di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota santri menggelar agenda Implementasi UU Keterbukaan Informasi Publik (Pembentukan Admin Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Pekalongan.
KAJEN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan mengadakan rapat paripurna terkait Persetujuan Bersama Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD tahun anggaran 2025.
Persetujuan itu ditandai dengan penandatanganan bersama antara pihak Eksekutif dan Legislatif pada Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir, Jumat 29 November 2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, melalui Tim Desk Pilkada yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) M. Yulian Akbar, melakukan monitoring di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (27/11/2024). Kegiatan bertujuan untuk memastikan agar Pilkada 2024 berjalan dengan lancar dan kondusif.
KAJEN - Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah Widi Hartanto menyampaikan laporan pertanggungjawaban selama menjadi Pjs Bupati Pekalongan sejak 25 September - 23 November 2024 kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bertempat di Aula Lantai 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan pada Senin (25/11/2024)
KAJEN - Peringati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2024 sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Bupati Pekalongan, Dr Hj Fadia Arafiq komitmen tingkatkan kualitas pendidik. Hal tersebut disampaikan saat pimpin upacara Hari Guru Nasional usai cuti Kampanye di Alun-alun Kajen, Kab.Pekalongan, Senin (25/11/2024).
Acara yang dibuka oleh Kepala Dinkominfo Kabupaten Pekalongan Supriyadi, S.E., M.M. dan dihadiri Sekretariat DPRD Kabupaten Pekalongan serta dari semua OPD yang ada di Pemkab Pekalongan.
Dalam sambutannya, Dinkominfo Kabupaten Pekalongan Supriyadi, S.E., M.M. mengatakan, bahwa menurut Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Peraturan Komisi Informasi (KI) Nomor 1 Tahun 2010 Tentang Standar Pelayanan Informasi Publik maka setiap badan publik wajib membentuk dan menetapkan PPID serta mampu mengumpulkan dan mengkategorikan informasi.
"ada empat pengklasifikasian informasi publik dalam peraturan tersebut, diantaranya informasi publik yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala, informasi publik yang wajib diumumkan secara sertamerta, informasi publik yang wajib tersedia setiap saat dan informasi publik yang dikecualikan," terangnya.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dinkominfo Kabupaten Pekalongan, Ari Wahyu Mukti Wibowo, S.Kom. menambahkan dengan adanya PPID akan menjadi sinergitas Pemerintah dalam meningkatkan kinerja dalam hal pelayanan informasi masyarakat, sehingga dapat mewujudkan keterbukaan informasi publik yang lebih baik. “pengelolaan informasi mengedepankan prinsip transparan, akuntabel, dan partisipasi publik dalam mewujudkan good governance,” jelasnya.
Kamis, 5 Desember 2024
Kunjungan tersebut dihadiri oleh Wakil ketua DPRD Jawa Tengah, H Setya Arinugroho, rombongan komisi A, wakil ketua komisi A, kepala dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi jawa tengah dan kepala OPD.
Sekda Kabupaten pekalongan, M Yulian Akbar menuturkan bahwa kunjungan ini merupakan hal yang tepat karena di Kabupaten Pekalongan pernah berprestasi di Nasional. "Dinas kearsipan kami pernah mendapat prestasi nasional yaitu mba musfiroh juara lomba kearsipan tahun 2023," terangnya.
Secara regulasi telah diatur dalam UU no. 43 tahun 2009 tentang kearsipan dan pemerintah daerah telah membuat perda dan secara arsip digitalisasi telah dimulai sejak empat tahun lalu. "Jadi insyaallah SDM kami dikearsipan ini handal semua, " tutur sekda Kabupaten pekalongan.
Sementara itu Wakil ketua DPRD provinsi Jawa tengah menyampaikan dalam sambutannya bahwa senang telah sampai di Kabupaten Pekalongan karena kearsipan terbaik di jawa tengah. "Jadi kehadiran kami pada kesempatan kaii ini kita ingin banyak belajar dan kita akan ada RPJ raperda kearsipan. Lalu bagaimana pengelolaannya, manajemennya dan SDMnya kita kepengenan belajar dari sini," paparnya dalam sambutan pembukaan.
Kamis, 5 Desember 2024
Rapat Pleno yang dilaksanakan di Aula KPU Kabupaten Pekalongan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir, Perwakilan Forkompimda, perwakilan partai politik, Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), serta aparat keamanan. Agenda utama dalam rapat ini adalah merekapitulasi hasil penghitungan suara dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pekalongan.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Lailatul Izzah menyatakan bahwa proses rekapitulasi ini dilakukan secara transparan, akurat, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan.
"Kami memastikan bahwa setiap suara rakyat dihitung dengan cermat dan disampaikan secara terbuka," ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Drs. H. Abdul Munir menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan tahapan Pemilu yang berjalan dengan lancar dan transparan. Menurutnya, proses demokrasi yang sedang kita jalani ini merupakan wujud nyata dari komitmen bersama dalam menjaga kedaulatan rakyat.
“ Saya mengapresiasi kerja keras KPU dan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu ini, Kami juga berharap semua pihak dapat menerima hasil dengan bijaksana demi menjaga kondusivitas daerah" ungkapnya.
Dari hasil rekapitulasi KPU, untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati, pasangan calon nomor urut 01 yakni Fadia Arafiq – Sukirman memperoleh suara sah sebanyak 306.443 suara. Sedangkan untuk pasangan calon nomor urut 02 Riswadi – Mukhammad Amin memperoleh suara sah sebanyak 238.486 suara. Adapun selisih suara sebanyak 67.957, dengan suara sah 544.929 dan suara tidak sah 21.751 suara dengan total suara pada pilbup sebanyak 566.680 suara.
Sedangkan untuk Pemilihan Calon Gubernur Jawa Tengah, pasangan nomor urut 01 Andika Perkasa-Hendrar Prihadi memperoleh 193.084 suara. Dan pasangan nomor urut 02 Ahmad Luthfi-Taj Yasin memperoleh 314.672 suara.
Kamis, 5 Desember 2024
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutanya mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota dewan yang telah mencurahkan segala perhatiannya guna membahas Rancangan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2025, sehingga rancangan peraturan daerah tersebut dapat disetujui bersama tepat waktu. “pendapatan daerah tahun anggaran 2025 direncanakan sebesar Rp. 2.338.379.978.662,00. Pendapatan daerah ini meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer dari pusat dan pemerintah provinsi serta lain-lain pendapatan daerah yang sah,”jelasnya.
Dikatakannya, untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 2.359.079.978.662,00 dimana dari komposisi pendapatan dan belanja daerah akan terjadi defisit sebesar Rp. 20.700.000.000,00 yang ditutup dengan pembiayaan netto. “untuk pembiayaan daerah dalam rancangan anggaran APBD diperkirakan sebesar Rp. 20.700.000.000,00 yang berasal dari Silpa,”terang bupati.
Bupati menuturkan bahwa dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, segenap potensi, kemampuan dan pemikiran telah dicurahkan bersama, namun demikian masih banyak harapan masyarakat yang harus diwujudkan. Untuk itu diperlukan tekad dan kerja keras serta jalinan semangat kebersamaan oleh para pemangku kepentingan dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan. “sehingga mampu mencapai sasaran yang dapat dinikmati secara demokratis, adil dan merata oleh seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan,”ujarnya.
Senin, 2 Desember 2024
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan di Alun-alun Kajen. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, bertindak sebagai pembina upacara.
Bacakan sambutan Presiden RI, Prabowo Subianto, Yulian Akbar menyampaikan, Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. KORPRI sebagai satu-satunya wadah bagi ASN, kini tengah bertransformasi menjadi Korps Pegawai ASN Republik Indonesia.
"Sesuai sambutan Presiden yang sudah kita bacakan, Aparatur Sipil Negara, KORPRI sebagai satu-satunya wadah bagi ASN, kini tengah bertransformasi menjadi Korps Pegawai ASN Republik Indonesia," jelasnya.
Ditambahkan Sekda, Pihaknya berharap peringatan HUT KORPRI ini dapat memperkuat solidaritas, integritas, dan profesionalisme anggota KORPRI, khususnya di Kabupaten Pekalongan. Ia juga berpesan agar para ASN menjadi teladan, perekat, dan pemersatu di tengah masyarakat, terutama setelah pelaksanaan Pilkada.
“KORPRI harus memperkuat solidaritas, integritas, dan profesionalitas dalam melayani masyarakat Kabupaten Pekalongan. Kepada kawan-kawan KORPRI Kabupaten Pekalongan, apalagi ini pasca pelaksanaan Pilkada, mari kita tumbuhkan kembali prinsip netralitas dan profesionalisme. KORPRI harus mampu menjadi perekat di tengah masyarakat,"ujarnya.
Senin, 2 Desember 2024
Kegiatan turut dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, yakni Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, serta perwakilan dari Dandim 0710 Pekalongan Mayor Kav Purbo Suseno. Selain itu, hadir juga perwakilan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy S. Bramiyanto.
Sekda Yulian Akbar beserta rombongan dalam kesempatan itu mengunjungi empat TPS yang tersebar di beberapa kecamatan, antara lain TPS 02 Desa Tanjungkulon (Kecamatan Kajen), TPS 03 Desa Rowokembu (Kecamatan Wonopringgo), TPS 03 Desa Tegaldowo (Kecamatan Tirto), dan TPS 02 Desa Bojongwetan (Kecamatan Bojong).
Dalam keterangannya, Sekda Yulian Akbar mengungkapkan bahwa hasil monitoring menunjukkan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pekalongan berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Ia juga menjelaskan bahwa tim Desk Pilkada sempat mengunjungi TPS yang berada di daerah rawan rob. "Tadi kita sengaja melakukan sampling di wilayah yang terkena rob, dan memang sudah dipersiapkan untuk beberapa titik. Ada lima TPS yang terpaksa harus dilakukan direlokasi, namun semua sudah dipersiapkan jauh-jauh hari oleh KPU," ujarnya.
Lebih lanjut, Yulian Akbar berharap Pilkada tahun ini dapat berjalan dengan baik, dan Pekalongan tetap aman serta kondusif. “Pilkada adalah ritual lima tahunan, dan setelah ini kita berharap bisa rukun kembali untuk membangun Pekalongan yang lebih baik,” katanya.
Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Abdul Munir, juga menyampaikan rasa syukur atas kelancaran pemungutan suara di semua TPS. "Semoga hasil Pilkada ini menghasilkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Eddy S. Bramiyanto, mengungkapkan bahwa proses monitoring yang dilakukannya sudah dimulai sejak kemarin dan berjalan lancar hingga hari ini. Mewakili Pemprov Jateng, ia berharap Pilkada di Kabupaten Pekalongan dapat berlangsung sukses tanpa hambatan. "Kami bersama masyarakat menginginkan Pilkada berjalan dengan lancar," pungkasnya.
Sumber : Tim Prokompim Setda Kab Pekalongan
Kamis, 28 November 2024
Widi Hartanto mengucapkan terima kasih atas sambutan dan kerja sama dari seluruh jajaran birokrasi di Kabupaten selama dua bulan dirinya menjadi Pjs Bupati Pekalongan.
"Selama saya bertugas sebagai penjabat sementara Bupati Pekalongan terus terang saya sampaikan sekalian kepada ibu Bupati juga. Saya mendapatkan kesan yang sangat baik masuk ke dalam hati saya dari temen-teman pak Sekda dan kawan-kawan melayani saya dan sudah mendukung saya dengan sangat luar biasa sehingga pelaksanaan pemerintahan berlangsung dengan baik," tutur Widi Hartanto pada saat penyerahan Tugas kepada Bupati Fadia.
Widi Hartanto mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bupati Fadia Arafiq karena dirinya mengira untuk penyerahan tugas akan dilaksanakan dalam acara informal, namun ternyata dibuat dengan acara formal dan cukup meriah.
"Karena di awal saya sudah diterima dengan baik, maka hari ini saya juga yg undur diri dan mohon pamit kepada ibu Bupati, Pak Sekda, dan seluruh jajaran OPD, camat dan seluruh masyarakat Kabuapaten Pekalongan. Semoga kerja sama tidak hanya tapi bisa seduluran sak lawase," lanjut Widi Hartanto.
Beberapa tugas dan kegiatan yang telah dilakukan diantaranya adalah pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap IV bersama TNI dan Polri, ASN Peduli Petani dan gerakan pangan murah, kemudian yang terakhir adalah kemarin pengendalian inflasi dan pemantauan logistik Pilkada 2024 di tingkat kecamatan.
Bupati Fadia Arafiq juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Widi Hartanto karena selama ini telah membantu tugas pemerintahan selama menjadi Pjs Bupati Pekalongan. Bisa berkoordinasi dengan mitra dan seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik.
"Alhamdulillah Pak Widi bisa bekerjasama dengan baik dengan seluruh mitra Kabupaten Pekalongan, Pak Sekda beserta seluruh jajarannya sehingga pemerintahan bisa berjalan dengan baik," tutur Bupati Fadia selepas menerima tugas kembali sebagai Bupati Pekalongan.
Setelah ini Widi Hartanto akan melanjutkan tugasnya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah.
Selasa, 26 November 2024
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti yang menekankan pentingnya peran guru dalam membangun bangsa. Ada tiga makna utama yang disisipkan pada tema yang diangkat Guru Hebat, Indonesia Kuat. “Momentum ini memiliki makna menegaskan peran guru sebagai pendidik profesional yang bertugas mendidik dan membimbing siswa, Guru sebagai agen peradaban, membentuk karakter, keterampilan, dan kecerdasan generasi muda dan Kualitas guru menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan,”terangnya.
Ditambahkan, Pihaknya sangat mengapresiasi seluruh guru di Kabupaten Pekalongan atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa. Keberhasilan Dinas pendidikan kabupaten Pekalongan dalam mendongkrak berbagai prestasi sangat luar biasa hingga kini menjadi yang terbaik secara nasional, Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga sejumlah penghargaan bagi siswa-siswi berprestasi. “Komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas guru melalui tiga program prioritas yang meliputi peningkatan kualifikasi pendidikan guru, pelatihan kompetensi, dan peningkatan kesejahteraan. Program ini bertujuan mendukung guru agar dapat bekerja dengan lebih baik dan berdedikasi tinggi,”terangnnya.
Selasa, 26 November 2024