KAJEN - H. Riswadi, Wakil Bupati Pekalongan menjadi Inspektur Upacara (Irup) upacara penurunan bendera sang merah putih dalam acara hari ulang tahun (HUT) Kemerdekaan RI di Lapangan Alun-alun Kajen, kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Sabtu (17/8/2024) sore.
Sebelum acara dimulai, ada penampilan dari siswa-siswi SMA Negeri 1 Kajen yang membawakan lagu-lagu kebangsaan seperti Hari Merdeka, Maju Tak Gentar, Berkibarlah Benderaku dan Satu Nusa Satu Bangsa dan pembacaan Ikrar Pelajar.
Selesai upacara tim paskibraka membawa kembali bendera pusaka dari lapangan Alun-alun Kajen menuju ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Pekalongan.
Selasa, 20 Agustus 2024
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq berkesempatan menghadiri acara hiburan rakyat yang dilaksanakan oleh masyarakat Dukuh Regenan Desa Bligorejo Kecamatan Doro, Jumat 9 Agustus 2024. Bupati hadir bersama sejumlah kepala OPD dan juga Kapolres Pekalongan beserta jajarannya. Serta sejumlah tokoh Kecamatan Doro.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq berkesempatan memberikan materi dan motivasi kepada calon Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pekalongan, Kamis (08/08/2024) siang.
Bupati Pekalongan didampingi oleh Kepala OPD terkait melakukan mentoring calon Paskibraka yang akan bertugas pada Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 79 agar siap secara fisik dan mental.
KAJEN - Komandan Kodim 0710/Pekalongan Letkol Inf Rizky Aditya, S.Sos., M.Han, dan Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, MH dalam hari yang sama berikan motivasi kepada calon pengibar bendera pusaka kabupaten pekalongan dalam kegiatan pemusatan pendidikan dan pelatihan di Alun-alun Kajen, Rabu (7/8/2024).
KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri acara Seni Dan Budaya Desa Kwagean Kecamatan Wonopringgo, Rabu 7 Agustus 2024 malam. Acara yang digelar di Lapangan desa setempat di hadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan yang juga suami Bupati yakni Ashraff Abu, para kepala OPD, Forkompimcam Wonopringgo, serta para kepala desa dan warga sekitar Wonopringgo.
KAJEN - Kajen Fun Run 5K yang dilaksanakan pada Kamis pagi (8 Agustus 2024) di Depan Gedung Setda Kabupaten Pekalongan menjadi penutup rangkaian Kejuaraan Tarkam Kemenpora di Kota Santri. Tarkam yang telah berlangsung dari tanggal 6 sampai 8 Agustus 2024 mempertandingkan empat cabang olahraga yaitu badminton, senam, voli dan fun run.Kajen fun run 5K diikuti sekitar 550 peserta yang terdiri dari kategori umum maupun pelajar.
Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Pengibaran Bendera Merah Putih tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah termasuk Wakil Bupati Riswadi, Ketua Sementara DPRD H. Abdul Munir, unsur Forkompimda, Sekda, serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan.
Upacara diikuti berbagai unsur antara lain ASN, TNI, Polri, , pelajar, mahasiswa, ormas, organisasi kepemudaan dan elemen masyarakat lainnya.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam amanatnya, membacakan sambutan dari Plt. Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana antara lain mengingatkan, bahwa tanggal 27 November 2024 mendatang akan dilaksanakan Pilkada Serentak untuk memilih gubernur dan bupati/ walikota.
Pada Pemilu Februari 2024 yang lalu, tingkat partisipasi pemilih di Jawa Tengah cukup tinggi, mencapai 82,5% melebihi target nasional 79.5%. Ini merupakan kesuksesan kita bersama, di mana salah satu indikator sukses Pemilu adalah tingginya partisipasi masyarakat. Kesuksesan tersebut kiranya dapat terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan pada Pilkada Serentak Bulan November mendatang.
“Memasuki momentum Pilkada, ada tiga point yang perlu saya sampaikan. Pertama, seluruh masyarakat Jawa Tengah adalah “satu bangsa yang bersaudara”. Ke-dua, walaupun berbeda pilihan politik, semangat sila ke-tiga Pancasila “Persatuan Indonesia” harus terus kita gelorakan. Ke-tiga, beda pilihan politik, adalah bagian dari “Bhineka Tunggal Ika”,” pintanya.
Upacara diakhiri dengan penyerahan tali asih kepada para veteran sebagai penghargaan atas jasa-jasa mereka yang berjuang dalam meraih kemerdekaan.
Senin, 19 Agustus 2024
Dalam sambutannya Bupati Fadia mengatakan bahwa dalam rangka memperingati HUT RI Ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402, masyarakat Dukuh Regenan Desa Bligorejo menyambutnya dengan suka cita yakni dengan menyelenggarakan hiburan rakyat. “masyarakat Dukuh Regenan ini anak mudanya hebat-hebat, bisa menyelenggarakan acara seperti ini,” katanya.
Bupati berpesan kepada masyarakat khususnya kepada pemuda untuk tidak membuat keributan dan selalu menjaga nama baik Kabupaten Pekalongan. “jangan sampai ada yang ribut ya, jaga nama baik Kabupaten Pekalongan khususnya Kecamatan Doro,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Bligorejo Titik Erowati dalam sambutanya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dan Kapolres Pekalongan yang sudah berkenan menghadiri acara hiburan rakyat di desanya. “meskipun ini tingkatnya dukuh atau RT namun Bupati dan Kapolres mau hadir, ini menandakan beliau ini adalah pemimpin yang baik dan mau mendekatkan diri dengan masyarakat,” jelasnya.
Senin, 12 Agustus 2024
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan Materi Kepemimpinan dalam Pemusatan Pendidikan calon Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pekalongan.
Bupati Fadia dalam materi yang disampaikannya, menekankan bahwa calon Paskibraka 2024 harus mempersiapkan fisiknya sebaik mungkin agar dapat bertugas secara maksimal, “ Tetap fokus dan jaga fisiknya karena 17 Agustus sebentar lagi, tampil sebaik mungkin serta buat orang tua bangga, dari ribuan pelajar SMA kalian adalah yang terbaik,” jelasnya.
Bupati Fadia juga menyampaikan motivasinya kepada para calon Paskibraka untuk selalu memiliki semangat kepemimpinan seperti para pejuang, “Kalian adalah anak anak hebat, semoga diberi kelancaran dan dapat menjalankan tugas dengan baik serta selalu tekankan semangat kepemimpinan, “ katanya.
Lebih lanjut, Bupati Fadia berharap agar Kabupaten Pekalongan dapat terus mengirimkan lebih banyak perwakilannya ke Tingkat Provinsi, “Tahun lalu kita hanya mengirim satu orang dan sekarang 2 wakil kita berangkat ke Provinsi, saya berharap kita dapat terus mengirim lebih banyak wakil bahkan hingga ke Nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Pekalongan Haryanto Nugroho, menyampaikan harapannya kepada calon Paskibraka untuk dapat menampilkan yang terbaik, “Saya mohon adek-adek Paskibraka dapat melakukan tugas dengan baik, kami juga memohon kesediaan Bupati untuk membimbing kita agar pada tanggal 17 nanti dapat maskimal,” katanya.
Senin, 12 Agustus 2024
Ketua DPRD Hj. Hindun menyampaikan bahwa anak-anak harus disiplin dan bisa bertanggung jawab untuk masa depannya kelak. “Kita memotivasi saja agar anak-anak disiplin, bertanggung jawab dalam rangka nanti dapat berbuat lebih banyak kepada kehidupannya, baik untuk dirinya maupun masyarakatnya dan negaranya.”
Selanjutnya dalam menjawab tantangan di era saat ini anak-anak harus mendapatkan Pendidikan mental, moral dan akhlak. “Pendidikan mental, moral dan akhlak penting sehingga bisa mengerem dirinya sendiri, agar bisa memimpin dirinya terlebih dahulu dan berguna lebih banyak agar dapat mencapai tujuan hidupnya dengan baik, tuturnya dalam wawancara langsung.
Dua jam kemudian disusul dengan Dandim 0710/Pekalongan Rizky Aditya, M.Han yang menghadiri kegiatan pemusatan tersebut mengajak kapada seluruh anggota Capaska untuk tetap fokus dan semangat serta ikhlas dalam melaksanakan latihan, sehingga dalam pelaksanaannya dapat berjalan sukses dan lancar. “Jalani latihan ini dengan penuh semangat dan ikhlas serta jaga kekompakan agar pada saat tampil pada hari H dapat berjalan maksimal,” jelas Dandim Rizky.
Dandim berpesan kepada anggota Paskibraka untuk tetap menjaga kesehatan, istirahat yang cukup, berdoa sebelum melaksanakan kegiatan serta konsentrasi dalam melaksanakan kegiatan.
Lanjutnya Ia juga berharap dengan terpilihnya para pelajar ini menjadi anggota Paskibra tingkat Kabupaten Pekalongan, bisa menjadi generasi pemimpin bangsa yang senantiasa mempunyai jiwa merah putih dan nasionalisme yang kuat dalam diri mereka.
Ivan capaska smk negeri satu sragi menuturkan bahwa kegiatan ini cukup membantu bagi para capaskah dan dapat membuka wawasan serta memberi pengalaman untuk kedepannya.
Jumat, 9 Agustus 2024
Dalam acara pagelaran seni dan budaya tersebut dimeriahkan penampilan “Wayang Santri” dengan dalang Haryo Enthus Susmono.
Dalam sambutanya, Bupati Fadia mengucapkan terimakasih kepada Kecamatan Wonopringgo khususnya Desa Kwagean yang menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke 79 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke 402 dengan meriah. “pagelaran ini sekaligus sedekah bumi atau mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Semoga kedepan rezeki kita semakin melimpah, dikabulkan seluruh hajat dan acaranya bisa berlangsung dengan baik,” pintanya.
Fadia juga menyampaikan sejumlah program unggulan dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan, salah satunya program Universal Health Coverage (UHC), yang bertujuan memastikan seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak dan merata. "Program UHC tersebut, masyarakat Kabupaten Pekalongan yang belum memiliki jaminan kesehatan, hanya perlu menunjukkan KTP untuk mendapatkan kemudahan akses pelayanan kesehatan secara gratis di seluruh Indonesia."
Sementara itu, Kepala Desa Kwagean Seto Bayu mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pekalongan yang sudah hadir dalam acara pagelaran seni dan budaya di desanya. Dirinya berharap kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar. “semoga kita bisa mengambil hikmah dari pertunjukan Wayang Santri yang dibawakan oleh Ki Dalang Haryo Enthus Susmono,” harapnya.
Jumat, 9 Agustus 2024
Pelantikan dihadiri Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff Abu. Selain itu turut hadir juga, unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan, Beberapa Ketua KONI dari Kabupaten/Kota sekitar, para Pengurus Cabang Olahraga (Cabor), dan tamu undangan lainnya.
Bupati Fadia dalam sambutannya, berharap dengan kepengurusan yang baru, KONI Kabupaten Pekalongan bisa memperbaiki citra organisasi dan menjalankan tugas dengan baik hingga akhir masa jabatan. "Semoga dengan pengurus yang baru, KONI Kabupaten Pekalongan dapat kembali fokus pada pembinaan olahraga dan mengangkat nama baik Kabupaten Pekalongan,” harapnya
Bupati juga meminta agar pengurus KONI yang baru melakukan koreksi dan bersikap tegas terhadap cabor-cabor yang tidak tertib administrasi. Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan lebih selektif dalam memberikan dana hibah. “sekarang pemda akan berhati-hati dalam memberikan hibah, Saya minta juga dikoreksi sekali lagi cabor-cabor mana yang tidak tertib,” ujar Fadia.
Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah Bona Ventura Sulistiana, berharap agar adap pendampingan dari berbagai instansi agar kepengurusan KONI Kabupaten Pekalongan dapat menjalankan tugasnya dengan baik. “pelantikan ini merupakan langkah penting dalam sejarah KONI Kabupaten Pekalongan sebagai pemegang amanat pembinaan atlet berprestasi. Saya menekankan tentang perlunya pendampingan bagi KONI Kabupaten Pekalongan kedepan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam sambutanya, Ketua KONI Kabupaten Pekalongan yang baru dilantik, Rindiansyah Elnoviasnyah, menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diamanatkan kepadanya. Menurutnya, pengelolaan organisasi olahraga yang professional dan bersih merupakan keniscayaan. “kami memerlukan masukan, saran dan kritik dari semua pihak agar KONI dapat menjalankan amanahnya dengan baik dan bisa meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Pekalongan,” pintanya.
Jumat, 9 Agustus 2024
Kepala Dinporapar Kabupaten Pekalongan Wahyu Kuncoro menuturkan, Kajen Fun Run 5K yang dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus merupakan rangkaian terakhir dari kejuaraan Tarkam Kemenpora di Kabupaten Pekalongan. “banyak respon dan masukan dari masyarakat agar fun run dilaksanakan pada hari libur, namun karena jadwal dari Kemenpora saat ini belum bisa, semoga kedepan bisa dilaksanakan pada hari libur sehingga bisa lebih banyak lagi peserta yang mengikuti,” terangnya.
Dijelaskannya, bagi 250 peserta fun run yang masuk pertama akan diberikan sertifikat kepesertaan, dan bagi pemenang disediakan hadiah pembinaan dari Kemenpora. “ada dua kategori yakni umum putra dan putri serta pelajar putra dan putri, dan masing-masing juara akan mendapatkan hadiah pembinaan. Untuk juara pertama sebanyak 1 juta rupiah, juara kedua Rp. 750 ribu dan juara ketiga Rp. 500 ribu,” terangnya.
Wahyu menambahkan, bahwa Tarkam ini dilaksanakan untuk meningkatkan semangat masyarakat dalam berolahraga dan olahraga bisa dinikmati oleh masyarakat. Sehingga kuantitas indeks keolahragaan masyarakat menjadi meningkat.
“Tarkam ini untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memupuk semangat olahraga di masyarakat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung acara ini. Mari kita terus tingkatkan semangat berolahraga untuk kesehatan dan kebugaran kita semua”, pinta Wahyu.
Jumat, 9 Agustus 2024
Penyerahan dilakukan di Ponpes Syarif Hidayatullah dihadiri Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan H. Ashraff Abu, para Kepala OPD, Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan serta para wali murid santri Ponpes Syarif Hidayatullah.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengatakan bahwa penyerahan tanah ini sebagai wujud cara dirinya berterimakasih kepada seluruh para Kiai di Kabupaten Pekalongan yang telah membantu Bupati Pekalongan dalam mendidik anak sehingga menjadi anak yang hebat, pintar, baik, akhlaqnya bagus dan bisa membanggakan Kabupaten Pekalongan. “karena terus terang dengan keterbatasan yang ada tidak bisa ngurusin anak satu per satu,” katanya.
Dijelaskannya tidak ada yang lebih berharga bagi orang tua kecuali memiliki anak yang memiliki karakter yang baik. Untuk menciptakan karakter yang baik itulah, salah satu caranya dengan menempatkan di pondok pesantren.
“Saya ini salah satu bupati yang sangat memperhatikan pondok pesantren. Kalau saya dengar ada pondok pesantren yang memang bermasalah saya bergerak cepat dan bertindak tegas,” tambah bupati.
Dirinya berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan bisa menjadikan Yayasan Syarif Hidayatullah lebih maju dan lebih semangat dalam mendidik santri-santrinya.
Sementara itu, Pengasuh Yayasan Syarif Hidayatullah KH. Ahmad Fauzi Amin mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak terkait utamanya kepada Bupati Pekalongan yang telah memberikan bantuan. Dirinya berharap bantuan ini bisa menjadi amal baik dan bisa digunakan untuk sarana belajar di ponpes. “secara resmi umur pondok ini menginjak 35 tahun, adapun luas tanahnya sekitar 20.000 meter. Kami berterimakasih kepada bupati sebagai pengantar fadhol dari Allah SWT,” ujarnya.
Hal senada dikatakan Ketua PCNU Kabupaten Pekalongan KH. Muslih Khudlori, dirinya menyampaikan bahwa penyerahan hibah ini merupakan bentuk kerjasama dan komitmen bupati dalam pembangunan mental di Kabupaten Pekalongan. “pondok pesantren tidak bisa berjalan sendiri, akan tetapi perlu sentuhan dari Pemda. Ini bentuk sinergitas yang saling menguntungkan, kami ucapkan terimakasih,” paparnya.
Kamis, 8 Agustus 2024