KAJEN – Sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Pekalongan terhadap para petani, serta membantu para petani agar terhindar dari kekeringan dan meningkatkan frekuensi panen. Pemerintah Kabupaten memberikan bantuan Irigasi Perpompaan kepada 25 Kelompok Tani di Kabupaten Pekalongan.
Bantuan diserahkan secara simbolis sekaligus meresmikan oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, berupa rumah pompa, pompa air, dan jaringan irigasinya kepada 25 kelompok tani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Bantuan irigasi perpompaan diberikan kepada kelompok tani dari Kecamatan Bojong, Kajen, Karanganyar, Kesesi, Siwalan, Sragi, Talun, dan Wonopringgo.
Acara penyerahan ini turut dihadiri oleh Dandim 0710 Pekalongan, Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan, sejumlah Kepala OPD, para Camat, Kepala Desa se-Kecamatan Bojong, serta Danramil dan Babinsa dari Kecamatan Bojong.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan ucapan selamat kepada para penerima bantuan. Dirinya optimis dengan bantuan ini petani bisa terhindar dari kekeringan serta hasil pertanian bisa lebih maksimal. "Saya mengucapkan selamat karena ini adalah salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Kita ingin para petani bisa panen lebih dari sekali dalam setahun," ujar Bupati Fadia.saat acara penyerahan bantuan di Desa Legokclile, Kecamatan Bojong, pada Jum’at (20/09/2024) pagi.
Bupati berharap agar para petani semakin bersemangat dalam menanam dan selalu berkoordinasi dengan dinas terkait apabila membutuhkan bantuan tambahan. “Saya harap para petani kita lebih semangat lagi, dan bisa berkoordinasi dengan Dinas Pertanian untuk kebutuhan lain yang mungkin bisa kami dukung,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan, Ari Liani, mengungkapkan bahwa bantuan irigasi perpompaan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2024. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya program ini, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati yang telah mengupayakan sejak awal hingga pompa ini bisa dimanfaatkan oleh petani di Kabupaten Pekalongan. Terima kasih juga kepada Bapak Dandim, Danramil, dan Babinsa yang terus mendampingi dan mengawal kegiatan irigasi perpompaan ini,” ungkap Ari Liani.
Senin, 23 September 2024
SEMARANG – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq meraih penghargaan atas Inovasi Pelayanan Kesehatan Gratis. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, menjadi salah satu kepala daerah penerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2024 "Dedikasi Membangun Negeri" atas kebijakan inovatifnya yakni pelayanan kesehatan gratis cukup dengan menunjukan KTP. Kini setiap warga Kabupaten Pekalongan dapat mengakses kesehatan secara gratis di rumah sakit manapun.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq menekankan pentingnya silaturahmi dan pengajian sebagai sarana efektif untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.Hal itu dikatakannya pada saat menghadiri Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan yang digelar di Masjid Al Khuzaemah, Kecamatan Kajen, pada Minggu (15/09/2024).
Penghargaan diserahkan oleh Direktur Jawa Pos Radar Semarang Baehaqi kepada Bupati Pekalongan untuk Kategori Inovasi Pelayanan Kesehatan Gratis pada Malam Apresiasi Anugerah Jawa Pos Radar Semarang, di Gracia Convention, Hotel Grasia, Kota Semarang, Jumat (20/9/2024) malam. Jawa Pos Radar Semarang memberikan apresiasi kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang efektif menerapkan program “Pelayanan Kesehatan Gratis Cukup dengan Menunjukkan KTP “.
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq usai menerima penghargaan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Jawa Pos Radar Semarang yang telah memberikan penghargaan pada pihaknya. Fadia bersyukur, meski dengan anggaran yang terbatas, pihaknya dapat membangun Kabupaten Pekalongan, salah satunya melalui Program Universal Health Coverage (UHC). “Dengan Program UHC, masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat berobat secara gratis pada fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia tanpa batasan biaya. Ini adalah kerja hebat dan kerja yang solid dari kita semua Tim Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” ujar Fadia. Program sebelumnya yaitu Berobat Gratis Cukup dengan KTP, plafonnya dibatasi maksimal Rp. 15 juta per orang dan hanya dapat dilayani faskes milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Setelah meraih penghargaan, Fadia berharap dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan ketercapaian UHC, serta meningkatkan sarana kesehatan di Kabupaten Pekalongan dengan baik serta membangun Kabupaten Pekalongan dengan maksimal dan berkelanjutan.
Pj. Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Dinas Komunikasi Dan Informatika Provinsi Jawa Tengah, Riena Retnaningrum, menyampaikan apresiasi kepada Jawa Pos Radar Semarang yang telah menyelenggarakan acara yang merupakan forum sebagai Pengakuan dan Pemberian Penghargaan atas karya-karya luar biasa dari insan-insan kreatif yang telah berkontribusi bagi pembangunan dan kemajuan Jawa Tengah serta memberikan yang terbaik bagi masyarakat.
“Saya berharap raihan prestasi bapak/Ibu sekalian malam ini dapat menjadi virus-virus kebaikan yang menyebarluas ke masyarakat mendorong semua pihak untuk membuktikan prestasinya di bidang masing-masing. Semoga prestasi yang diraih dapat memotiviasi kita semua untuk dapat berkarya dan berinovasi mendukung pelaksanaan pembangunnan Jawa Tengah,” tutur Nana Sudjana.
Senin, 23 September 2024
Hal itu dikatakan Bupati saat mengukuhkan Pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Pekalongan Masa Bhakti 2023-2028 yang dilaksanakan di Rumah Dinas Jabatan Bupati Pekalongan pada Kamis (19/09/2024).
“Saya atas nama Bupati Pekalongan dan pribadi mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dikukuhkan. Semoga PPDI yang mewakili ribuan perangkat desa dan sekdes bisa berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik dengan kepala daerah, sehingga semua kegiatan dapat berjalan lancar,” ucap Bupati Fadia.
Tak lupa, Bupati Fadia mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PPDI yang baru saja dikukuhkan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas selama tahun politik. Ia menegaskan bahwa semua pihak, baik perangkat desa maupun masyarakat, harus saling mendukung dan tidak memicu perpecahan, "Kita semua ini saudara, niat kita sama yaitu membangun Kabupaten Pekalongan bersama-sama. Siapapun pilihan masyarakat, yang penting jangan sampai menimbulkan keributan. Jika suasana gaduh, maka kerja kita juga tidak akan tenang,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Pekalongan, Slamet Fahrudin, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Fadia yang telah mendukung terbentuknya pengurus PPDI. Ia menyebut bahwa pengukuhan ini terlaksana berkat dukungan penuh dari Bupati Pekalongan,“PPDI di Kabupaten Pekalongan memang yang mengukuhkan harus Ibu Bupati, dan mungkin ini pertama kalinya di Indonesia PPDI dikukuhkan langsung oleh Bupati,” tambahnya.
Salam pengukuhan tersebut turut hadir Para Kepala OPD, Camat Se-Kabupaten Pekalongan, Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Pekalongan, Para Kades, serta pengurus PPDI Kabupaten Pekalongan.
Jumat, 20 September 2024
Hal itu diungkapkan bupati dalam sambutanya saat secara resmi menutup kegiatan Orientasi Pengenalan Nilai dan Etika bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun 2024. Acara penutupan berlangsung pada Kamis (19/09/2024) di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan.
"Saya ucapkan selamat kepada seluruh PPPK Kabupaten Pekalongan. Setelah menyelesaikan orientasi ini, saya berharap bapak ibu semua memahami dengan jelas tugas pokok dan fungsi yang harus dijalankan di dinas masing-masing. Keberhasilan visi dan misi pemerintah daerah sangat bergantung pada sinergi dan kerja sama. Tanpa itu, visi dan misi tidak akan terlaksana secara maksimal,” ujarnya.
Bupati Fadia juga mengucapkan selamat kepada seluruh PPPK yang telah mengikuti orientasi. Fadia juga mengingatkan bahwa kontrak kerja PPPK berlaku selama lima tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kinerja. Oleh karena itu, ia meminta seluruh PPPK bekerja dengan maksimal untuk memberikan kontribusi optimal bagi kemajuan Kabupaten Pekalongan, “Kehadiran PPPK ini sangat dibutuhkan untuk menunjang kerja di setiap dinas. Kami berharap kehadiran Bapak dan Ibu dapat meningkatkan semangat kerja, dan mempercepat pencapaian visi misi yang telah ditetapkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pekalongan, Suprayitno, mengungkapkan bahwa kegiatan orientasi diikuti sebanyak 398 peserta dengan rincian 119 peserta dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, 229 peserta dari Dinas Kesehatan, serta 50 peserta dari OPD lainnya, “Hasil pelaksanaan orientasi ini setelah kita evaluasi. Seluruh peserta sejumlah 398 orang dinyatakan lulus dan memenuhi syarat,” tambahnya.
Jumat, 20 September 2024
Selain bupati, turut hadir Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ashraff Abu, Pimpinan dari berbagai organisasi seperti Muhammadiyah, Baznas, Kemenag, dan Dinas terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan kekagumannya terhadap pendidikan yang diterapkan di Ponpes Miftahul Ulum yang mampu mengembangkan bakat para santri di berbagai bidang,
“Saya tadi kaget melihat di pondok pesantren kita ini, kita bisa mengembangkan bakat bukan hanya ngaji, bukan hanya sekolah, tapi tadi menjadi tim drama yang hebat, penyanyi-penyanyi yang hebat, dan grup vokal yang hebat. Ini adalah hal yang membahagiakan bagi saya selaku Bupati Pekalongan,” Ujarnya.
Ia juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap perkembangan Ponpes Miftahul Ulum yang terus menunjukkan kemajuan setiap tahunnya. “Meski di tengah kesibukan yang padat, saya selalu menyempatkan diri hadir di acara Pondok Pesantren ini. Setiap tahun saya hadir dan setiap tahun saya bangga melihat kemajuannya tambah meningkat,” ujar Fadia.
Bupati Fadia berharap santri-santri dari Ponpes Miftahul Ulum kelak menjadi pemimpin-pemimpin hebat di seluruh Indonesia, serta bisa memberikan kontribusi positif saat mereka kembali ke daerah masing-masing, “Saya doakan anak-anak kita disini menjadi anak-anak yang hebat, menjadi pemimpin-pemimpin di seluruh Indonesia karena ada anak-anak dari 22 provinsi di Miftahul Ulum ini. Jadi kalau mereka sudah lulus dan kembali ke daerah mereka masing-masing, pasti mereka akan memberikan ilmu yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Jumat, 20 September 2024
Menurutnya, pembangunan di Kabupaten Pekalongan tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat. "Silaturahmi seperti ini mempercepat penyampaian informasi kepada masyarakat. Melalui pengajian, informasi penting seperti penanggulangan stunting, pencegahan pernikahan dini, hingga penurunan angka kematian ibu dan anak dapat lebih mudah disampaikan," jelas Fadia.
Bupati Fadia juga mengapresiasi peran Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor. Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Pekalongan turut menyalurkan bantuan hibah untuk mendukung kegiatan Muhammadiyah dan Aisyiyah. "Tahun ini, kami memberikan bantuan hibah kepada Muhammadiyah dan bantuan hibah untuk Aisyiyah. Harapannya, kegiatan Aisyiyah bisa berjalan lebih lancar dan pengajian seperti ini semakin aktif," ungkapnya.
Ketua DPD Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, Ustad M. Irwan, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Pemkab Pekalongan. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam bidang pendidikan dan kesehatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat. "Terima kasih Ibu Bupati. Kami dari Muhammadiyah selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk bersama-sama membangun dalam berbagai bidang, seperti pendidikan dan kesehatan," ujarnya.
Selasa, 17 September 2024
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang hadir dalam kegiatan tersebut dalam sambutanya mengatakan bahwa kegiatan lomba mancing ini memberikan manfaat yang baik bagi desa khususnya dalam hal pengembangan pariwisata. “dengan lomba mancing ini semua orang jadi tahu bahwa di desa ini ada wisata yang bagus dengan pemandangan yang bagus yang layak untuk dikunjungi,” katanya.
Selain itu, lanjut bupati, dengan danya kegiatan ini ekonomi dapat berjalan dan bisa mengambangkan UMKM ditingkat desa. Dan juga dengan peserta yang tidak hanya dari Kabupaten Pekalongan menjadikan wisata ini dikenal hingga ke Jawa Tengah. “bagi yang menang berarti beruntung hari ini, bagi yang belum menang, ini merupakan ajang untuk mencari kesenangan dan mengembangkan hobi,” tuturnya.
Menutup pidatonya, Bupati Fadia berpesan agar semua peserta menikmati lomba ini sebagai ajang kebersamaan dan kreativitas.
Selasa, 17 September 2024
Adapun pelaksanaan tasyakuran dan peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, di Desa Wringinagung, Kecamatan Doro, Jum’at 13 September 2024.
Hadir bersama bupati yakni Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Ashraff Abu, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Para Kabag dari Setda Kab Pekalongan, Forkopimcam Doro, Kepala Desa Wringinagung, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat sekitar.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan KPSPAM "TIRTAYASA" yang sebelumnya masih dalam tahap pembangunan saat kunjunganya sebelumnya. “Pamsimasnya sudah jadi. Sudah bisa dinikmati masyarakat. 160 rumah sudah terairi dan sudah dipasang alatnya. Nanti kalau ada yang membutuhkan lagi dari dukuh yang lainnya itu juga bisa dipikirkan juga,” ujar Fadia.
Kepada masyarakat, Bupati Fadia berpesan untuk menjaga fasilitas ini dengan baik agar manfaatnya bisa terus dirasakan masyarakat. Ia juga menjelaskan bahwa iuran yang dibayarkan warga untuk pengelolaan air bukan untuk pemerintah, tetapi untuk dikelola desa.
"Iurannya dibayar dengan benar, karena itu bukan untuk saya atau Pemerintah Kabupten Pekalongan tapi uangnya itu masuk ke desa. Kalau masuk ke desa nanti bisa dikelola uangnya. Terus kalau misalkan meningkat bagus bisa menjadi PAD-nya dari desa. Pendapatan desanya meningkat,” jelasnya.
Kemudian, Bupati Fadia juga menyampaikan bahwa dalam enam bulan ke depan akan ada pengecekan terhadap kualitas air. Jika ditemukan masalah, dinas terkait akan turun untuk memperbaiki dan memastikan air tetap sehat serta fasilitas tetap berfungsi. “Ini dipantau oleh pemerintah pusat dan dinas Kabupaten Pekalongan. Jadi, tolong dijaga dengan baik agar bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” kata Fadia.
Kepala Desa Wringinagung, Bambang Sugiat, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Fadia dan DPU TARU Kabupaten Pekalongan yang telah merealisasikan harapan masyarakat sejak tahun 2021. "Alhamdulillah, sekarang harapan masyarakat sudah terwujud, airnya sudah jalan dengan baik dan kencang," ungkap Bambang.
Selasa, 17 September 2024
Bupati Fadia didampingi oleh Wakil Ketua Sementara DPRD Kabupaten Pekalongan, Ruben Prabu Faza, Ketua Askab PSSI Kabupaten Pekalongan, Chandra Saputra, Camat Kedungwuni, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam pertandingan final mempertandingakan antara kesebelasan AKA Krompeng Talun melawan tim Garuda Doro. Dimana pertandingan berlangsung seru, pada awal babak kedua tim bermain seimbang dengan 1-1, namun menjelang menit-menit akhir AKA Krompeng berhasil menyarangkan dua gol untuk membawa timnya meraih juara pertama Salakbrojo Cup 1.
Seusai pertandingan, bupati mengundi doorprize bagi penontong yang beruntung, dengan hadiah berupa sepeda listrik yang didapatkan Musbihin warga Kecamatan Talun. Bupati juga menyerahkan bantuan kepada panitia pertandingan berupa uang tunai sebagai bentuk dukungan penyelenggaran turnamen.
Setelah itu, Bupati berkesempatan menyerahkan trophy dan hadiah kepada para juara. Klub Sepak bola Krompeng Talun berhasil keluar sebagai juara pertama dan menerima hadiah sebesar Rp 20 juta.
Sementara itu, Juara II mendapatkan hadiah Rp 15 juta, dan Juara III yang terdiri dari dua tim masing-masing memperoleh Rp 7 juta. Selain penghargaan untuk para juara, panitia juga memberikan hadiah bagi pemain dengan predikat Top Skor dan Pemain Terbaik, masing-masing menerima hadiah Rp 500 ribu.
Bupati Fadia menyampaikan apresiasi atas terlaksananya turnamen ini sebagai bentuk upaya memajukan dunia olahraga di Kabupaten Pekalongan. "Semoga melalui kegiatan ini, muncul bibit-bibit pesepakbola muda yang berbakat dari desa-desa di Kabupaten Pekalongan," ujarnya.
Dikatakan bupati dalam penyelenggaran kegiatan dirinya meminta kepada para penontong untuk menjaga kondusivitas agar pertandingan berjalan dengan baik.
Selasa, 17 September 2024