KAJEN – Dalam rangka memberikan jaminan perawatan yang baik bagi pasien korban longsor Petungkriyono, Bupati Pekalongan Dr.Hj.Fadia Arafiq, S.E.,M.M dengan Forkopimda dan para OPD terkait mengunjungi sejumlah korban di RSUD Kajen, pada Rabu (23/1/2025) siang.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap korban selamat yang sedang di rawat di RSUD Kajen. Menurutnya ‘’Saya sangat prihatin dengan kondisi semacam ini, dan saya sangat berharap bapak/ibu dapat segera sembuh baik secara fisik maupun psikologis, setelah mengalami musibah besar ini,’’. Ucapnya.
Dan untuk mempercepat proses pemulihan korban, Ia mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan menjamin perawatan yang baik untuk pemulihan korban. Sehingga korban dapat segera pulih. Dan hal tersebut menurutnya menjadi perhatian khusus pemerintah. ‘’Setelah mengalami musibah ini, selain fisik kondisi mental para korban juga pastinya terguncang. Untuk itu ini menjadi perhatian khusus peemrintah untuk menjadim perawatannya,’’.Ujarnya.
Selain itu dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia juga menuturkan bahwa total korban selamat yang dirawat di RSUD Kajen saat ini ada delapan orang dan satu orang sedang dioperasi karena dislokasi tulang di RS Banjarnegara. ‘’Saya terus berdoa dan berusaha semoga para korban bisa segera pulih,’’ tambahnya.
Dan untuk korban meninggal dituturkan Bupati Fadia hingga saat ini per tanggal 23 Januari 2025 sejumlah 21 orang dan masih ada beebrapa yang belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. ‘’Kami akan terus melakukan proses pencarian korban yang hilang. Selain itu, kami juga akan memberikan bantuan kepada para korban yang terdampak,’’ tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Fadia juga menghimbau masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk tetap waspada dan berhati-hati di musim penghujan saat ini. Dan diharapkan masyarakat dapat menjaga keluarganya masing-masing, jangan sampai lepas dari pantauan. ‘’Musim hujan saat in intensitasnya masih tinggi. Untuk itu saya berharap bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan baik itu yang berada di bagian atas maupun bawah, untuk tetap waspada dan berhati-hati,’’pesannya.
Jumat, 24 Januari 2025
– Dalam rangka gerak cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. PJ Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (P) Drs.Nana Sudjana A.S., M.M., dengan didampingi Bupati Pekalongan Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M melakukan tinjauan langsung ke lokasi longsor terparah di Kabupaten Pekalongan yaitu Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono, pada Rabu (22/1/2025) pagi.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan resmi tetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari kedepan. Hal tersebut menyusul dengan adanya 17 korban meninggal yang berhasil dievakuasi seperti disampaikan oleh Bupati Pekalongan Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M yang didampingi Sekertaris Daerah Kabupaten Pekalongan M.Yulian Akbar dan Forkopimda saat melakukan tinjauan ke sejumlah titik bencana alam di Kabupaten Pekalongan, pada Selasa (21/1/2024).
KAJEN - Usai resmi ditetapkan menang dalam Pilkada 2024 Kabupaten Pekalongan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan dalam rapat pleno penetapan Bupati dan wakil Bupati Terpilih, Kamis (9/1/2024). Pasangan Bupati Terpilih periode 2025-2030 Fadia Arafiq dan Wakil Bupati terpilih Sukirman menggelar tasyakuran di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.
Bupati Fadia bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan mendatangi Korban banjir yang masih mengungsi di Gedung Kopindo. Sejumlah warga yang masih mengungsi ada sebanyak 120 jiwa berasal dari Kelurahan Bener, Wiradesa dan Desa Pesanggrahan, Wonokerto. Bupati Hadir dengan memberikan bantuan berupa mie instan, Beras, minyak goreng, Susu, dan juga Telur.
Terkait kondisi banjir di Kabupaten Pekalongan, Bupati Fadia menyampaikan berdasarkan laporan saat ini intensitas hujan sudah mulai menurun, kemudian kondisi banjir juga sudah mulai surut, kemungkinan 1-2 Hari diperkirakan pengungsi bisa kembali ke rumah. "berdasarkan laporan saat ini intensitas hujan juga sudah mulai menurun kemudian banjirnya juga sudah mulai surut, Insya Allah besok sudah bisa kembali ke rumah," tutur Fadia.
Beberapa hari yang lalu Lanjut Fadia, bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga telah melakukan upaya dengan membuat tanggul darurat dengan dibantu personil TNI Angkatan laut, Kodim 0710/Pekalongan, dan Polres Pekalongan.
Namun untuk tanggul karena bersifat sementara sehingga terbuat dari karung yabg berisi pasir seharusnya akan lebih kuat jika diisi tanah. Namun karena musim hujan seperti sekarang ini untuk mencari tanah lebih sulit. Saat ini Pemkab Pekalongan masih berusaha untuk mencari ke daerah lain karen apabila tanggul tersebut tidak diatasi bisa berdampak ke 11 desa.
Jumat, 24 Januari 2025
Dalam kesempatan tersebut PJ Gubernur Jateng mengatakan bahwa Pemprov Jateng dengan Pemkab Pekalongan akan terus bersinergi mempercepat penanganan korban. Menurutnya, pemerintah pastikan proses penanganan serta pencarian korban hilang akan terus dilakukan oleh tim gabungan. ‘’Kami bersama Forkopimda Jateng dan Pemkab Pekalongan turut berduka cita atas terjadinya bencana longsor ini yang mengakibatkan sejumlah korban jiwa. Proses pencarian korban yang masih hilang akan terus dilakukan,’’ jelasnya.
Dan atas nama Pemprov Jateng, Nana Sudjana mengucapkan rasa duka cita dan bela sungkawa yang mendalam kepada para korban bencana longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono dan keluarga yang ditinggalkan. ‘’Saya atas nama Pemprov jateng dan pribadi mengucapkan duka cita yang teramat dalam atas kejadian ini. Semoga untuk para korban yang masih selamat segera diberikan kesembuhan. Dan untuk korban yang meninggal, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,’’ ucapnya.
PJ Gubernur Nana Sudjana melanjutkan, adapun untuk korban jiwa yang meninggal per 22 Januari 2024 di Kecamatan Petungkriyono ada sejumlah 20 orang, dan korban yang masih hilang berjumlah tujuh orang. ‘’Saya berharap untuk korban yang masih hilang saat ini, untuk segera ditemukan. Dan sesuai komitmen kami, pemerintah dan tim gabungan akan terus melakukan pencarian,’’ terangnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Bupati Pekalongan Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M saat mendampingi PJ Gubernur Jateng menyampaikan hal senada atas komitmen bersama Pemprov Jateng dan Pemkab Pekalongan yang akan terus bersinergi melakukan pencarian korban hilang dan penanggulangan bencana di Kecamatan Petungkriyono akibat bencana longsor tersebut. ‘’Selaras yang dikatakan oleh Bapak PJ Gubernur, kami akan terus bersinergi melakukan pencarian,’’ ucapnya.
Bupati Fadia melanjutkan, adapun untuk langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Pemkab Pemkab Pekalongan saat ini adalah mengevakuasi korban dan membersihkan material tanah longsor untuk membuka akses jalan. ‘’Adapun untuk proses mitigasi bencana, kami sudah menyampaikan melalui dinas terkait untuk menyampaikan kepada masyarakat yang tinggal di daerah atas untuk selalu waspada dan berhati-hati, mengingat intensitas hujan yang masih tinggi hingga saat ini,’’ pungkasnya.
Kamis, 23 Januari 2025
Dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia mengatakan bahwa saat ini Kabupaten Pekalongan sedang dilanda bencana alam diberbagai titik lokasi, mulai dari daerah atas yang terkena bencana longsor dan daerah bawah yang terkena musibah banjir.
Ia mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Pekalongan dan Forkopimda sedang berfokus dalam penanganan korban bencana alam dan penanggulangan dampak bencana yang menimpa sebagian besar wilayah di Kabupaten Pekalongan. ‘’Saat ini Kabupaten Pekalongan sedang darurat bencana alam, untuk itu dalam acara yang sangat baik ini saya menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dan tetap meningkatkan kewaspadaan,’’ ungkapnya.
Bupati Fadia melanjutkan, adapun langkah-langkah yang sedang dilakukan oleh pemkab saat ini utamanya dalam pencarian korban longsor di Petungkriyono yang belum ditemukan adalah dengan terus melakukan pencarian hingga 14 hari kedepan, dengan meminta bantuan kepada pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan para relawan yang terlibat mengingat lokasi menuju ke Ptungkriyono yang masih sulit diakses karena banyak akses jalan yang terputus. ‘’Berbagai daya upaya akan kami lakukan untuk mencari korban yang belum ditemukan, yaitu warga kita di Kecamatan Petungkriyono,’’ ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia juga mengatakan bahwa dihari baik Peringatan Harlah NU Ke-104 para Kiai dan seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat mendoakan saudara-saudara kita yang sedang terkena bencana alam baik itu tanah longsor dan banjir supaya mereka diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadai musibah ini. ‘’Saya berharap dengan doa parai kiai dan masyarakat, musibah ini cukup sampai disini saja, dan tidak berlanjut,’’terangnya.
Selain itu, Bupati Fadia juga berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk meningkatkan kewaspadaan dan tetap berhati-hati di musim penghujan dengan intensitas yang tinggi saat ini. Menurutnya, saat hujan lebat jika tidak ada kepentingan yang sangat mendesak, untuk dikurangi mobilitas masyarakat di jalan. ‘’Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, harap tetap waspada dan kurangi mobilitas di jalan saat hujan. Untuk menjaga keselamatan kita bersama,’’ pungkasnya.
Kamis, 23 Januari 2025
Lokasi yang ditinjau meliputi Dukuh Paesan Kelurahan Kedungwuni Barat, Dukuh Kranji Kelurahan Kedungwuni Timur, dan Jembatan Gantung Desa Galang Pengampon. Bupati Fadia juga meninjau tanggul jebol di Desa Pesanggarahan Wonokerto.
Dalam tinjauan tersebut, Bupati Fadia mengatakan ‘’Terhitung dari tanggal 21 Januari hingga 4 Februari 2025 Pemkab pekalongan tetapkan status darurat bencana. Dan kami telah menyiapkan posko di masing-masing 4 kecamatan terdampak longsor yaitu Petungkriyono, Lebakbarang, Paninggaran dan Kandangserang’’ ungkapnya.
Selain itu, lanjut Bupati Fadia, untuk daerah bawah yang terdampak banjir seperti Kecamatan Kedungwuni, Doro, Wonopringgo, Wonokerto, Siwalan, Wiradesa dan Tirto, juga sudah disiapkan posko yang dilengkapi dengan petugas dan relawan yang siap membantu masyarakat.
‘’Total ada 11 kecamatan dari hulu hingga hilir yang terdampak longsor dan banjir bandang. Dan pemkab sudah menetapkan darurat bencana, kita siapkan posko di masing-masing kecamatan,’’ kata Bupati Fadia.
Untuk kecamatan yang paling parah terdampak bencana longsor, yaitu Kecamatan Petungkriyono. Disampaikan Bupati Fadia bahwa ini menjadi perhatian serius Pemkab Pekalongan. Ia juga meminta dukungan dari pemerintah pusat dan peemrintah provinsi, terutama karena akses menuju daerah terdampak, seperti Petungkriyono, terputus akibat longsor.
‘’Kami ingin segera ke lokasi, tetapi jalannya terputus. Tapi sudah kami atur jalur lain melalui kabupaten tetangga. Insyaallah Kapolres dan Dandim juga akan ikut membantu kesana’’ ungkapnya.
Dan untuk mengatasi dampak bencana di Petungkriyono, Pemkab Pekalongan telah mengirimkan tim dari dinas terkait untuk meninjau kondisi di Petungkriyono. Bupati Fadia juga mengungkapkan akan berupaya membangun infrastruktur yang rusak dengan menggun akan dana tidak terduga (DTT),’’Kita harus cepat bangun dengan DTT, Dana Tidak Terduga agar tidak putus ekonomi masyarakat dan sekolah,’’ ungkapnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Sekda Kabupaten Pekalongan M.Yulian Akbar juga menyampaikan bahwa untuk proses evakuasi dan pencarian korban bencana longsor akan terus dilakukan dengan menyesuaikan kondisi c uaca di lapangan.
‘’Untuk evakuasi kita lakukan bersama tim dan relawan, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca. Dan untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk tetap waspada dan berdoa’’ ucapnya.
Rabu, 22 Januari 2025
DPRD Kabupaten Pekalongan tetapkan Hj Fadia Arafiq - Sukirman sebagai Kepala Daerah di Kabupaten Pekalongan.
Terdapat dua agenda pada paripurna ini, Yakni penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan terplih dalam pemilihan tahun 2024 dan tentang masa jabatan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan dalam pemilihan tahun 2020.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD kabupaten Pekalongan, H Abdul Munir membacakan beberapa pengumuman, di antaranya penetapan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan terpilih dalam pemilihan tahun 2024 yakni Hj Fadia Arafiq dan H Sukirman.
“Usai penetapan ini, Kami akan segera mengusulkan peresmian pengangkatan keduanya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan kepada Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Gubernur Jawa Tengah sesuai kalender pelantikan, direncanakan pada bulan Februari,”terang Munir.
Dikesempatan yang sama, Bupati Pekalongan terpilih, Fadia Arafiq didampingi Sukirman mengucapkan terimakasihnya kepada semua pihak karena pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pekalongan tahun 2024 berlangsung aman dan kondusif.
Dengan adanya penetapan ini, pihaknya akan terus melanjutkan program kerja kepemimpinannya periode lalu, Bidang infrastruktur, kesehatan dam pendidikan tetap menjadi program utama di Kota Santri.
“Kami berdua lebih berkomitmen meneruskan saja yang sudah ada dan kami fokus infrastruktur, kesehatan gratis tetap kami jalankan, pendidikan,” tuturnya.
Selain program tersebut akan ada penambahan program yang menyasar kepada anak muda terkait usaha online yang sedang ramai saat ini seperti penganggaran dana untuk pelatihan mereka. Terkait penganggarannya akan ada yang diambil dari APBD dan dari pusat.
Kamis, 16 Januari 2025
Bupati Fadia Masuk dalam sesi Artis Pejabat Terpilih yg dikemas dengan kuis teka teki silang bersama Ramzi wakil bupati terpilih Cianjur dan Raffi Ahmad sebagai Utusan Khusu Presiden bidang pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni. Dengan slogan “pejabat artis yang dipilih bukan karena popularitas melainkan memang memiliki kapasitas”dan Rina nose berhasil membawa acara hingga akhir sesi tersebut.
Lagu cik icik bum bum yang sempat viral pada tahun 2000-an mengiringi langkah kaki Bupati Fadia memasuki panggung studio 6 Indosiar. Pertanyaan pertama pembuka mengenai tugas dan wewenang pejabat di jawab dengan tegas dan jelas yaitu untuk memastikan pemerintahan lancar, masyarakat mendapatkan pelayanan yang baik dan pembangunan berjalan baik.
Selain itu juga ditambahkan bahwa daerah juga harus pintar mendapatkan anggaran dari pusat atau provinsi. “Tugas bupati itu bukan hanya mengandalkan pendapatan daerah saja tapi harus bisa mendapatkan anggaran dari pusat atau provinsi ke daerah agar pembangunan lebih cepat, tuturnya.
Terobosan lain yang dipaparkan ada dari bidang kesehatan yaitu berobat gratis hanya dengan KTP yang bisa digunakan diseluruh Indonesia khusus warga Kabupaten Pekalongan.
Dalam sesi akhir, kuis dimenangkan oleh Bupati Fadia dengan skor 200, ramzi skor 100 dan Raffi Ahmad skor 100. Fadia sebagai pemenang kuis mendapatkan hadiah program penghijauan dari yayasan Pundi Peduli Kasih, dan Bupati Fadia memilih daerah wonokerto untuk menjadi target penghijauan tersebut.
Senin, 13 Januari 2025
Tasyakuran diawali dengan pembacaan surat keputusan KPU Kabupaten Pekalongan yang menyatakan bahwa pasangan Fadia-Sukirman (Beriman) berhasil meraup suara sebanyak 306.443 (56,4% dari surat suara sah). Dengan perolehan suara tersebut pasangan Fadia-Sukirman berhak menjadi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan periode 2025-2030.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia Arafiq sampaikan terimakasihnya kepada seluruh tim yang sudah solid sehingga kemenangan ini bisa terwujud. Pihaknya saat ini tinggal menunggu jadwal Pelantikan dari KPU Kabupaten Pekalongan pada Maret 2025 mendatang. "Hari ini adalah hari kemenangan kita semua yang sudah secara resmi diumumkan oleh KPU. Secara jujur saya sampaikan bahwa pilkada di tahun 2024 ini adalah pilkada terberat," ucap Bupati Fadia dalam sambutannya.
Senada, Wakil Bupati terpilih, Sukirman menyampaikan, Pihaknya berpesan kepada seluruh tim pemenangan bahwa saat ini yang paling penting adalah persatuan Kabupaten Pekalongan. Sesuai visi dan misi Fadia-Sukirman (Beriman) dalam pilkada 2024. "Sekarang tidak ada lagi 01, tidak ada 02, tapi yang ada adalah 03 yaitu persatuan Kabupaten Pekalongan dan persatuan Indonesia," ajak Sukirman.
Turut hadir dalam tasyakuran tersebut Ketua Tim Pemenangan pasangan Beriman Asip Kholbihi, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Abdul Munir, Anggota DPRD Fraksi PKB Hj. Hindun, dan beberapa ormas pendukung seperti Lindu Aji, Bapera, Probojoyo, Grib Jaya, dan Bolone Mase.
Senin, 13 Januari 2025
Rapat tersebut diihadiri oleh paslon nomor 1 wakil H. Sukirman, bawaslu, KPPS, Forkopimda kabupaten Pekalongan dan media. Calon Bupati terpilih melalui wakil bupati Pekalongan H. Sukirman mengemukakan stetmen senang karena terpilih. “Ya tentu bersyukur, ibu menyampaikan salam kepada kita semua karena beliau tidak bisa hadir. “
Selain itu, ia juga menyampaikan pendapat bahwa proses demokrasi telah selesai dan sudah saatnya untuk semua elemen kembali ke kerjaannya masing-masing. yang dipartai politik tentu fokus dengan basis massanya dan konsolidasi, yang pegawai ya Kembali ke pegawai, yang tim sukses ya Kembali bekerja seperti sebelumnya, “ tuturnya.
Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izzah bahwa acara hari ini telah selesai dan berjalan lancar untuk tahapan selanjutnya tergantung keputusan dari Kemendagri. “Untuk KPU sendiri tahapannya sampai ini penetapan dan kita memberikan berkas-berkas untuk melengkapi pelantikan itu atau pengajuan pelantikan,” ujar Izzah dalam wawancara langsung.
Untuk sebelumnya rapat pleno ini di agendakan pada tanggal 6 Januari 2025, dikarenakan surat dari KPU RI yang belum turun akhirnya diundur hingga hari ini. “surat dari KPURI Dimana itu sebagai dasar pelaksanaan kita pelaksanaan pleno hari ini sedangkan untuk suratnya sendiri baru kami terima di senin sore,” Jelasnya
Senin, 13 Januari 2025