KAJEN - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Pekalongan menggelar acara Rapat Kerja, sekaligus Bazar Murah Ramadhan di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan, pada Kamis (27/2/2025) pagi.
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua DWP Kabupaten Pekalongan Tri Rafika Yulianti Yulian Akbar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro, S.KM.,M.Kes, para anggota DWP se-Kabupaten Pekalongan, unsur pelaksana dinas Kesehatan, serta masyarakat yang antusias mengikuti berbagai kegiatan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis.
Kegiatan diawali dengan laporan kinerja dari masing-masing bidang DWP Kabupaten Pekalongan, dilanjutkan dengan pemaparan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dan dimeriahkan dengan Cek Kesehatan Gratis serta Bazar Murah Ramadhan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DWP Kabupaten Pekalongan, Tri Rafika Yulianti Yulian Akbar mengatakan bahwa Ia sangat mengapresiasi kinerja dari masing-masing bidang yang ada di DWP Kabupaten Pekalongan, serta Ia berharap untuk kedepanya bisa lebih ditingkatkan lagi.
Dan dengan adanya cek kesehatan gratis serta bazar murah ramadhan pada acara Rapat Kerja DWP tersebut, Ia berharap dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan.
“Dengan adanya program pemeriksaan kesehatan gratis dan bazar murah ini, DWP Kabupaten Pekalongan berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro, S.KM.,M.Kes., dalam paparanya juga mengatakan bahwa program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) merupakan inisiatif pemerintah dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
“Program ini diberikan kepada seluruh kelompok masyarakat dengan berbagai mekanisme, seperti PKG Ulang Tahun yang mulai berjalan pada Februari 2025 untuk usia 0-6 tahun dan 10 tahun ke atas, PKG Sekolah pada Juli 2025 yang menyasar anak usia 7-17 tahun, serta PKG Khusus yang diperuntukkan bagi ibu hamil dan balita sesuai jadwal di puskesmas dan posyandu,” jelasnya.
Ia melanjutkan, Kabupaten Pekalongan menargetkan cakupan pemeriksaan kesehatan minimal 80% dari jumlah penduduk.
Senin, 3 Maret 2025
Paninggaran – Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo melakukan kunjungan ke Desa Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (24/02) siang Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung salah satu desa yang dinilai berhasil dalam pengelolaan potensi serta pencapaian prestasi di berbagai bidang.
Semarang - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jawa Tengah Ny Galuh Kirana Sukirman dilantik menjadi ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Periode 2025 - 2030, sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Pekalongan, acara pelantikan dipimpin langsung oleh Istri Wakil Gubernur Jawa Tengah Ny. Nawal Arafah Yasin, pada hari Senin (24/2/2025). Pada acara yang berlangsung di Grhadhika Bhakti Praja Provinsi Jawa Tengah.
JAKARTA – Menjelang pelantikan kepala daerah serentak di Istana Kepresidenan RI di Jakarta pada Kamis (20/2/2025) mendatang, Bupati Pekalongan terpilih Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M bersama wakilnya H.Sukirman, S.S melakukan pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), pada Minggu (16/2/2025) siang.
KAJEN – DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Pekalongan meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pekalongan untuk menyajikan laporan lebih rinci terkait penggunaan anggaran Pilkada 2024. Permintaan ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi A dengan KPU Dalam Rangka Evaluasi Pilkada 2024 yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna Lantai 1 Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan pada Senin (17/02) siang.
WIRADESA - Bupati Fadia Arafiq ditemani Sekda Yulian Akbar pada Rabu (12/02) siang meninjau ruas jalan Bojong-Wiradesa yang rusak akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pekalongan beberapa waktu yang lalu.
Beberapa wilayah yang menjadi titik lokasi peninjauan adalah jalan raya wangandowo (dekat kantor kepala Desa Wangandowo), Kecamatan Bojong dan jalan raya Wiradesa (dekat kantor PLN Wiradesa). Dari banyaknya kerusakan yang terjadi di ruas jalan Wiradesa-Kajen, sudah banyak yang diperbaiki dengan cara tambal sulam oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah.
Pemilihan Desa Paninggaran sebagai contoh desa unggulan diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi pemerintah daerah, khususnya pemerintah desa, untuk terus berinovasi dalam upaya memajukan desa di Kabupaten Pekalongan. Beberapa penghargaan yang pernah diterima oleh Desa Paninggaran adalah Desa Anti Korupsi, kemudian Teh Parama yang berhasil mendapatkan medali perunggu/juara 3 pd The Golden Leaf Award 2022 di kategori Feature Green Tea dalam Golden Tea Award Australia dan diundang untuk hadir di Australia Tea Expo 2023 di Melbourne, dan masih banyak lagi prestasi lain yang telah didapat.
Sekretaris Daerah M. Yulian Akbar menuturkan bahwa kunjungan ini menjadi tambahan motivasi agar desa-desa lain bisa berinovasi dengan memanfaatkan potensi yang ada di wilayah masing-masing.
“Kunjungan ini memberikan inspirasi dan tambahan motivasi bagi kita, pemerintah daerah, termasuk pemerintah desa, untuk berbuat lebih baik lagi dan lebih inovatif dalam rangka memajukan desa di Kabupaten Pekalongan,” ujar M. Yulian Akbar kepada tim Media.
Selain itu, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Dr. Drs. La Ode Ahmad P. Bolombo, AP, M. Si menekankan pentingnya menyebarluaskan inisiatif dan praktik terbaik yang telah dilakukan oleh Desa Paninggaran ke desa-desa lain di Kabupaten Pekalongan. Salah satu gagasan yang disoroti adalah inisiatif kerja sama antar desa atau aglomerasi desa, yang diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar pemerintah desa dan berbagai pemangku kepentingan.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Harus ada kolaborasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD), antar desa, serta dengan pemangku kepentingan lainnya,” tambahnya
Tidak hanya itu, Dirjen La Ode Ahmad juga berpesan kepada seluruh kepala desa, camat, dan para stakeholder yang hadir bahwa di bulan depan sudah mulai disibukan dengan bulan puasa yang identik dengan tradisi mudik, desa harus mempersiapkan agar layanan-layanan atau tempat wisata agar para pemudik betah di kampung halaman bukan justru berlibur ke tempat lain.
"Bulan depan kita sudah mulai sibuk, Desa sebagai tujuan mudik sudah siap belum. Jangan sampai orang mudik ke kampung halaman dalam hal ini Paninggaran, baru sehari menaruh koper kemudian bosan dan memilih pergi ke tempat lain untuk berlibur, hal seperti inilah yang bisa mendatangkan potensi ekonomi," imbuhnya
Diskusi lebih lanjut dengan Dinas Teknis akan dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana konsep aglomerasi desa dapat diterapkan secara efektif. Pemerintah berharap upaya ini akan mempercepat pembangunan desa yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Pekalongan.
Jika mengutip perkataan bung Hatta bahwa Indonesia tidak akan bercahaya Karena obor besar di Jakarta tapi akan bercahaya karena lilin-lilin di desa. Inilah yang disebut memajukan negara melalui pembangunan desa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Murtono, S. STP, M. Si, Direktur Fasilitasin dan penataan administrasi pemerintahan desa Dra. Luse Anneke Tabalujan, M. Pd, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Tengah Nur Kholis, S.E, M.S.I, para Kepala OPD, Camat Se-kabupaten Pekalongan, Forkopincam Paninggaran, Paguyangan Kepala Desa se-Kecamatan Paninggaran,
Rep. Reza & Pras
Kamis, 27 Februari 2025
Ny Galuh Sukirman, ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu saat di wawancarai mengatakan akan ikut menyukseskan semua progam TP PKK Jawa Tengah Ny Nawal Taj Yasin. Selain 10 progam pokok PKK juga progam posyandu, " Apa yang kurang di kabupaten Pekalongan bisa kita perbaiki, juga pastinya membantu dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten agar bisa terlaksana progam untuk kesejahteraan masyarakat." Katanya.
Sementara itu PLH Bupati Pekalongan H. Sukirman S.S., M.S mengatakan tentunya akan menyukseskan program-program oleh Bupati yang melalui PKK seperti kemiskinan, stunting, pemberdayaan perempuan, " Program-progam dari Bupati melalui PKK harus didukung apalagi sesuai arahan dari Bapak Gubernur tadi, Dengan pelantikan ini, diharapkan TP-PKK Kabupaten Pekalongan dapat semakin kuat dan efektif dalam menjalankan program-program pemberdayaan kesejahteraan keluarga, serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kabupaten." Katanya.
Sementara itu Ketua TP PKK Jawa Tengah Ny Nawal Taj Yasin mendorong gerakan PKK bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga tangguh bencana, agar semua keluarga siap menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi, dengan memperkuat ketahanan pangan keluarga, meningkatkan kesehatan keluarga, meningkatkan pengetahuan keluarga. “Dalam melaksanakan program kerjanya, Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu tentu tidak mampu bekerja sendiri, oleh karena itu kerja sinergi dan kolaboratif sangat diperlukan antara Tim Penggerak PKK dan Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota dengan Provinsi dan berbagai organisasi, termasuk dengan Tim Pembina PKK demi tercapainya tujuan bersama,” terangnya.
Sementara, Plh Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik dengan upaya dan inovasi TP PKK Jawa Tengah maupun kabupaten/kota, yang mampu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. “Kami berharap pekerjaan-pekerjaan TP PKK dan Pembina Posyandu nanti, bisa berkolaborasi dan bersinergi dengan program yang dicanangkan oleh kepala daerah. Utamanya adalah perintah dari Pak Presiden soal ketahanan pangan, kesejahteraan masyarakat, layanan kesehatan, dan sebagainya. Dan saya senang dengan program yang disampaikan untuk lima tahun ke depan,”
Kamis, 27 Februari 2025
Bagi Bupati Fadia pelantikan pada hari ini adalah kali kedua dirinya menjadi Bupati Pekalongan setelah terpilih kembali pada Pilkada Serentak 27 November 2024 kemarin. Sekaligus berhasil mematahkan mitos "tidak adanya Bupati Pekalongan terpilih dua periode secara berurutan".
Disampaikan Bupati Fadia bahwa Pelantikan kali ini menjadi lebih spesial karena dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto sekaligus menjadi momen bersejarah yang penuh makna. Suasana kebersamaan terasa kuat, dengan peserta yang mengikuti prosesi sesuai aturan dan menjalani latihan baris-berbaris dengan disiplin. "Ini adalah pelantikan kedua, apalagi kali ini dilaksanakan oleh Pak Presiden. Kesannya sangat mendalam, karena kebersamaannya tinggi, dan kita mengikuti aturan dengan lebih baik," ujar salah satu peserta.
Setelah kegiatan pelantikan kepala daerah tidak dengan wakilnya langsung bertolak menuju Magelang untuk mengikuti kegiatan pembekalan atau retreat di Akademi Militer, Magelang, 21-28 Februari 2025. "Setelah ini, saya langsung ke Magelang untuk mengikuti agenda retreat bersama para kepala daerah lain," tambahnya.
Ketika ditanya perihal efisiensi anggaran Bupati menambahkan nantinya Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan menghilangkan program namun memilih program yang menjadi prioritas utama. Kemudian pemerintah berupaya untuk mencarikan pembiayaan baik ditingkat provinsi maupun pusat untuk membangun Kabupaten Pekalongan lebih cepat. "Efisiensi bukan berarti menghilangkan hal yang tidak penting, tapi kita harus menentukan prioritas agar bisa menjalankan program dengan optimal," ujar Bupati Fadia kepada Tim media.
Sejalan dengan yang disampaikan Bupati Fadia, Wakil Bupati Sukirman menjelaskan sebagai bagian dari pemerintah pihaknya akan mendukung Presiden dalam merealisasikan program-program kerja yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berkomitmen mendorong keberhasilan berbagai bidang guna memastikan pelayanan terbaik bagi rakyat. "Pesan yang disampaikan sangat jelas, kita harus melayani rakyat dengan baik dan bekerja dengan penuh dedikasi," tutupnya.
Jumat, 21 Februari 2025
Pemeriksaan kesehatan yang meliputi tes gula darah, kadar kolesterol, asam urat dan tekanan darah tersebut merupakan rangkaian awal sebelum pelaksanaan pelantikan, di mana kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih juga akan mengikuti geladi kotor dan geladi bersih pelantikan.
Hal tersebut senada dengan apa yang dikatakan oleh Bupati Pekalongan Dr.Hj Fadia Arafiq, S.E.,M.M saat melakukan wawancara bersama Kompas Tv di Desa Lolong, Kecamatan Karanganyar, pada Jumat (14/2/2025) lalu, ‘’Saya untuk pelantikan yang kedua ini, akan melakukan tes kesehatan di Kemendagri Jakarta bersama Pak Sukirman yang akan dijadwalkan pada hari Minggu tanggal 16 Februari 2025 mendatang. Dan akan disusul dengan serangkaian agenda lain menjelang pelantikan serentak, seperti gladi bersih dan gladi kotor,’’ ungkap Bupati Fadia.
Selain itu, Bupati Fadia juga mengatakan bahwa setelah menjalani pelantikan serentak kepala daerah di Istana Kepresidenan RI pada hari Kamis, 20 Februari mendatang, keesokan harinya pada Jumat, 21 Februari 2025 Ia akan segera bertolak ke Magelang untuk menghadiri acara Retret kepala dan wakil kepala daerah selama tujuh hari di Borobudur International Golf and Country Club kawasan akademi militer, Lembah Tidar, Magelang. ‘’Jadi setelah pelantikan, besoknya saya akan langsung berangkat ke Magelang untuk menjalani agenda selama tujuh hari kedepan,’’ ujarnya.
Adapun untuk persiapan untuk acara tersebut, Bupati Fadia menjelaskan bahwa dirinya tidak melakukan persiapan fisik khusus, melainkan membiarkannya mengalir secara alami. ‘’Sebelum pelantikan, saya pasti akan melakukan ziarah ke makan orang tua saya di Jakarta. Kalau ke Jakarta, saya pasti ziarah. Selain itu, saya juga akan mengunjungi ibu saya yang sedang sakit,’’ jelasnya.
Rabu, 19 Februari 2025
Menurut Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Pekalongan Kholis Jazuli, anggaran yang dialokasikan untuk pemilu terbagi dalam dua tahap dengan total sekitar Rp32,46 miliar. Sesuai ketentuan, KPU harus melaporkan penggunaan dana hibah dari pemerintah daerah kepada DPRD paling lambat 9 April. Namun, dalam evaluasi yang dilakukan, DPRD menilai laporan dari KPU masih bersifat global dan belum memuat rincian yang diperlukan.
“Kami ingin mengetahui secara detail bagaimana anggaran ini digunakan, termasuk alokasi untuk kampanye, logistik, dan kebutuhan lainnya. Saat ini, laporan yang kami terima masih terlalu umum, sehingga perlu dilakukan evaluasi lanjutan,” ujar Kholis Jazuli Ketua Komisi A DPRD Pekalongan.
Selain itu, DPRD menilai laporan realisasi anggaran yang disampaikan KPU masih bersifat global dan belum memberikan rincian yang diperlukan untuk memastikan transparansi penggunaan dana. Ketua Komisi A DPRD meminta agar laporan tersebut diperjelas dengan detail pengeluaran di setiap tahapan Pilkada.
Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kabupaten Pekalongan Laelatul Izzah mengakui bahwa laporan yang dibawa dalam evaluasi kali ini memang belum mencantumkan rincian yang diharapkan. Pihaknya berkomitmen untuk segera menyusun laporan yang lebih detail sesuai permintaan DPRD.
“Kami menyadari bahwa laporan yang kami sampaikan masih dalam bentuk global. Ini menjadi tugas kami untuk segera melengkapinya agar lebih rinci dan transparan,” kata perwakilan KPU.
Sebagai tindak lanjut, DPRD berencana menggelar pertemuan evaluasi lanjutan dengan KPU. Tidak menutup kemungkinan, evaluasi berikutnya akan melibatkan pimpinan DPRD serta gabungan komisi lainnya untuk memastikan seluruh aspek penggunaan anggaran dapat dikaji dengan lebih mendalam.
“Ini juga penting dalam rangka efisiensi anggaran, sesuai arahan Presiden. Kami ingin memastikan apakah ada sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) dari tahun 2024 yang perlu dilaporkan,” tambahnya.
Dengan adanya evaluasi lanjutan ini, DPRD berharap laporan penggunaan anggaran KPU dapat lebih transparan dan rinci, sehingga masyarakat dapat mengetahui bagaimana dana pemilu dikelola dengan baik.
Selasa, 18 Februari 2025
Bupati Fadia menyampaikan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak mempunyai wewenang untuk memperbaiki jalan provinsi. Akan tetapi masyarakat bisa menyampaikan laporan terkait kerusakan jalan melalui aplikasi Jalan Cantik milik DPU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah.
Jalan cantik adalah aplikasi yang berfungsi untuk melaporkan kerusakan jalan dan jembatan yang berada di wilayah provinsi Jawa Tengah. Aplikasi Jalan Cantik di bangun oleh DPU Bina Marga Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah ( DPU BINMARCIPKA JATENG ) sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat jawa tengah melalui aplikasi tersebut.
Masyarakat bisa melaporkan situasi kerusakan jalan atau jembatan yang anda lihat melalui aplikasi yang tersedia di play store. Laporan yang telah masuk bisa di pantau melalui aplikasi dari proses pengerjaan jalan hingga selesai akan kami laporkan kepada anda melalui aplikasi Jalan Cantik
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Murdiarso, Kepala BAPPERIDA Trisno Suharsanto, dan Kepala Dinas Perhubungan Agus Purwanto.
Kamis, 13 Februari 2025
Disampaikan Gus Mensos Saifullah, Alat berat ini sebelumnya berada di Sentra Kemensos yang berada di Sukabumi. Karena, melihat Kabupaten Pekalongan sangat membutuhkan untuk penanganan danpa Bencana Longsor Petungkriyono kemudian alat ini diserahkan ke Pemkab Pekalongan. "Kami serahkan alat berat ini kepada ibu Bupati Pekalongan, tujuannya untuk membantu evakuasi longsor yang saat in terjadi di Petungkriyono. Selain itu, semoga alat berat bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat yang lainnya," terangnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan Hj Fadia Arafiq menyampaikan terimakasihnya kepada Kementrian Sosial, Mensos Gus Ipul yang sudah memberikan bantuan alat berat ini. Menurutnya baru kali ini ada menteri yang cepat sekali memberikan bantuan ke daerah, pihaknya berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial karena pada saat kami sangat membutuhkan, bantuan langsung diberikan. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan," ujarnya.
Ditambahkan Bupati Fadia, Kondisi geografis Kabupaten Pekalongan yang memiliki banyak daerah dataran tinggi membuat ketersediaan alat berat menjadi sangat penting, terutama dalam penanganan bencana. Rencananya, ekskavator yang diterima dari Kemensos RI akan langsung dibawa ke Petungkriyono untuk mendukung pembukaan dan penyambungan jalan di daerah-daerah yang terisolasi akibat bencana.
“Di wilayah kami terdapat banyak daerah tinggi. Alat yang kami miliki terkadang tidak mencukupi, dana dari kami juga tidak mencukupi. Sehingga, memang bantuan ini sangat diperlukan masyarakat,” jelasnya,”pungkasnya.
Kamis, 13 Februari 2025
Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan tersebut telah menambah jadwal pelayanan poliklinik. Saat ini sudah tersedia poli siang, dari sebelumnya hanya pagi saja, Hal tersebut diungkapkan Direktur RSUD Kajen, dr Imam Prasetyo melalui Kasi Rawat Inap, Rawat Jalan dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Endang Sulistiawati, Rabu (12/2/2025).
"Dengan dibukanya poli siang juga diharapkan dapat mengurai kepadatan antrean poli pagi, supaya tidak penuh baik layanan untuk pasien ataupun area parkirnya. Masyarakat bisa manfaatkan poli siang ini biar lebih nyaman, tidak mengantre terlalu lama dan Panjang," terangnya.
Ditambahkan, Saat ini jumlah pasien yang berobat rawat jalan di RSUD Kajen berkisar antara 500-700 orang per hari. Dengan membuka poli siang dipastikan masyarakat yang berobat ke RSUD Kajen akan lebih nyaman.
Senada ditambahkan, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Kajen, Mila Ratnaningrum bersama Kepala Sub Bagian Perencanaan, Pemasaran, dan Hubungan Masyarakat, Jumhanudin, Layanan Poliklinik siang di RSUD Kajen saat ini sudah dioptimalkan dengan penambahan tenaga Dokter Spesial dan tenaga medis lainya. Dengan optimistis kehadiran poli siang ini diharapkan dapat mengurai antrean pasien.
“Kami mengajak masyarakat memanfaatkan adanya layanan Poli Siang ini, selain itu juga memanfaatkan pendaftaran periksa via daring atau online. Sampai saat ini pendaftaran via online ini baru dimanfaatkan 70 persen dari total pasien per hari,” terangnya.
Rabu, 12 Februari 2025