Jumat, 13 Maret 2020
KAJEN - Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi,SH,M.Si mengajak para generasi kader IPPNU kabupaten Pekalongan untuk bersama sama dengan pemkab mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal itu sampaikan bupati saat memberikan sambutan pada acara Konferensi Cabang IPPNU Kabupaten Pekalongan ke-20, Kamis ( 12/03/20 ) malam di SMP Islam Simbang Wetan Buaran.
KAJEN - Seluruh ASN dihimbau untuk bersikap netral dalam Pilkada mendatang. “ PNS itu regulasinya, satu sisi ada yang sebagai penyelenggara ( PPK). Di tingkat PPK, PNS netralitasnya harus betul-betul menjadi aruan kalau tidak maka akan merusak sistem . Karena itu ada dalam sistem secara integral di dalam proses pemilihan bupati dan wakil bupati. Bagi ASN yang tidak ada dalam sistempun harus netral sesuai dengan undang-undang ASN “. Hal itu diucapkan Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi,SH,M.Si dalam wawancara saat menghadiri acara Pelantikan dan Penandatangan Pakta Integritas Sekretariat PPK Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Tahun 2020 di gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kajen, Sabtu (7/03).
KAJEN - Seiring merebahnya kekhawatiran virus corona di masyarakat, Pemkab terus sosialisasikan kepada masyarakat terkait pencegahan virus corona, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan dengan memperbanyak sholawat tibbil qulub mudah-mudahan bisa menjauhkan diri dari virus corona, pada acara Khol Mbah Adam di siwalan, pada Jum;at (6/3) malam.
Jumat, 13 Maret 2020
Menurut bupati Pemkab Pekalongan sudah dibantu oleh seluruh jajaran pengurus cabang NU dari tingkat cabang sampai ranting. “ Salah satu ciri utama dari organisasi NU adalah mengembangkan sifat toleran terdiri pada aspek kejujuran, kemudian tetap istiqomah serta memaknai makna toleransi dengan referensi yang begitu luas sehingga kita bisa diterima di seluruh golongan. Banyak persoalan kemasyarakatan yang ini bisa kita sengkuyung bareng- bareng karena kita melaksanakan bersama sama apa yang menjadi tanggung jawab kita kepada masyarakat “, ujar bupati.
Bupati juga menuturkan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa adalah mandat didirikannya NKRI sekaligus mandat didirikannya jam’iyyah NU. “KH Hasyim Ashari dalam sebuah risalah, beliau menyatakan bahwa tujuan utama pembentukan jam’iyyah NU adalah untuk mendampingi , untuk mengentaskan ,untuk bersama sama mensejahterakan kaum agar selamat baik dunia maupun di akhirat.”, paparnya. Oleh karena itu tugas utama generasi IPPNU adalah memperkaya khasanah keilmuan, memperbanyak khasanah yang ini nanti akan jadi bekal ketika menjadi pemimpin di masa yang akan datang.
Pemkab Pekalongan menyambut baik adanya konferensi IPPNU ke-20 kabupaten Pekalongan. Harapannya dengan berkonferensi ini dijadikan wahana untuk melatih diri, berdisiplin organisasi, menghargai pendapat sesama. Kemudian menjunjung tinggi keputusan yang sudah diputuskan bersama. “Selamat berkonferensi, mudah-mudahan nanti bisa memilih atau meneruskan ketua baru dengan prinsip mempertahankan hal lama yang sudah dicapai pada periode lama, kemudian harus mencari lagi hal baru yang lebih inovatif , jangan lupa harus melakukan proses inovasi”, ucap bupati mengakhiri sambutannya ( Humas Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 12 Maret 2020
Selasa, 10 Maret 2020
‘’ Dalam rangka Harlah ini saya minta tolong, seluruh dunia masih terkena musibah , termasuk di Indonesia, yaitu ada wabah Virus Corona , lalu hal yang harus kita lakukan sesuai bapak Presiden Jokowi yang mengingatkan kita untuk tidak boleh ketakutan yang berlebihan, karena namanya wabah itu dimana-mana sering terjadi , serta tidak semua orang itu terkena wabah karena itu urusan Allah SWT.’’ Kata Bupati Asip.
Menurutnya,supaya terhindar dari wabah virus Corona, Masyarakat Kabupaten Pekalongan diharapkan untuk tetap menjaga kesehatan dan kebersihan diri.‘’ yang pertama menurut pak presiden adalah menjaga kesehatan. Wudhu untuk orang Islam yang biasanya wudhu 5 kali dianjurkan untuk berwudhu sehari 7 kali supaya terhindar dari virus Corona , dan ditambahi sholat malam. Syukur-syukur kita semua wudhu terus,sehingga kita bisa tetap dalam keadaan suci dan bersih,karena secara medis ini baik untuk menghindari virus Corona.’’ Jelas Bupati.
Adapun langkah kedua menurut bupati Asip yang harus dilakukan adalah dengan memperbanyak solawat dan ikhtiar batin supaya terhindar dari wabah virus Corona.‘’ yang kedua menurut pengurus NU kita harus banyak-banyak baca sholawat , perbanyak membaca doa-doa,dan ikhtiar batin lainnya untuk menolak virus Corona.’’ Kata Bupati.
Selain itu, Bupati juga mengatakan dalam sambutanya bahwa masyarakat diharapkan untuk merefleksikan sifat dari pendiri NU dalam menjalankan misi social yang salah satunya adalah mengentaskat masyarakat yang belum bisa mengenyam kehidupan yang layak.‘’Semoga dari acara ini kita dapat merefleksikan sifat dari pendiri NU seperti Syekh Khasim Azhari dengan menjalankan misi yang menjadi dasar NU didirikan, yaitu supaya masyarakat yang tergolong belum bisa mengenyam kehidupan yang layak melalui program-program social bisa diatasi.’’ Kata Bupati Asip Kholbihi.
Bupati menambahkan, untuk menjalankan misi social ini diharapkan ada sinergi antara program para pengurus NU,Pemerintah Kabupaten ,Kecamatan dan desa , untuk mewujudkan kesejahteraan dalam masyarakat.‘’saya sangat mengapresiasi program MWC NU Kesesi ini,kita dukung pengurus-pengurusnya,kita dukung program-programnya yang diharapkan bisa bersinergi dengan program pemerintah kabupaten,kecamatan dan desa’’,tambahnya.
‘’Kepala desa sinergikan program untuk pemberdayaan masyarakat dan ini akan berkolaborasi dengan kekuatan NU dan semuanya untuk membangun kabupaten Pekalongan supaya masyarakatnya sejahtera ,aman dan yang paling penting adalah seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan bisa hidup senang di dunia dan di akhirat.’’ Jelas Bupati Asip. ( Red )
Publisher : aris
Minggu, 8 Maret 2020
Yang paling penting , menurut Asip, bahwa pilkada ini hendaknya dijadikan sarana untuk jangan sampai soliditas sosial, kohefisitas masyarakat ini jadi terganggu. Siapapun yang terpilih harus disikapi biasa saja. “ Proses demokratisasi tingkat kabupaten ini harus berjalan dengan baik karena akan mencerminkan kualitas Sumber Daya Manusia kita sekaligus kualitas demokrasi kita. Kalau kualitas demokrasi kita baik, maka tentu kita akan dipercaya oleh pihak lain yang selama ini sedang menjalin kerjasama dengan kita untuk melakukan investasi tentu mereka akan percaya”, ujar bupati Asip.
Bupati berharap dengan dukungan semua pihak, baik TNI Polri, tokoh masyarakat, maka proses pilkada di kabupaten Pekalongan ini mudah mudahan akan berjalan dengan aman, menyenangkan, seperti tema yang diusung KPU Kabupaten Pekalongan( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Minggu, 8 Maret 2020
Hal ini diungkapkan oleh Bupati pada sambutanya pada acara tersebut. ‘’ Jadikan kegiatan pesta siaga tahun ini sebagai wahana kita untuk melatih kedisiplinan,tepat waktu.kemudian menghargai kerjasama,serta sifat terpuji lainya.’’
‘’adek-adek semua,kita jadikan ajang ini untuk saling mengenal,saling interaksi,kemudian saling beradu sportifitas dalam rangka memupuk kemampuan dan ketahanan kita serta memupuk rasa kerjasama kita’’ kata Bupati Asip.
Bupati Asip juga mengajak seluruh peserta pesta siaga untuk menjadikan kegiatan pesta siaga ini sebagai sarana untuk belajar dan mempelajari hal-hal baru. ‘’Begitulah adek-adek, jadikan pesta siaga ini sarana untuk belajar, sarana edukasi, mempelajari dari rekan-rekan yang sudah bisa,sudah senior.Kita menimba pengalaman dari para kakak-kakak’’ jelas Bupati.
Selain itu, Bupati berpesan kepada para peserta untuk selalu semangat dalam meraih cita-cita dengan melakukan konsep umum dalam atau universal untuk meraih cita-cita. ‘’Untuk bisa mencapai cita-cita, jangan lupa belajar yang giat,kemudian menghargai orangtua,guru dan teman-teman,serta jangan lupa untuk berdoa,karena inilah konsep umum atau universal untuk mencapai cita-cita,sehingga adek-adek bisa berguna bagi bangsa,agama dan negara.’’ Pesan Bupati Asip kepada seluruh peserta.(Red)
Publisher : aris
Sabtu, 7 Maret 2020
Bupati menyampaikan. “Kita hadapi cobaan dari Allah dengan 2 hal pertama secara syariat dengan meningkatkan kebersihan di semua tempat, umat islam sehari wudhu 5 kali mudah-mudahan bisa menjauhkan dari virus corona, yang ke dua perbanyak sholawat tibbil qulub, mudah-mudahan dengan cara kita membersihkan lahiriyah kita dengan cara memperbanyak sholawat tibil qulub jauh dari corona,” Jelas Bupati dalam sambutannya.
Pemkab Pekalongan terus menerus melakukan ikhtiar agar masyarakat bisa berlaku imbang, Pemkab mendorong agar generasi muda mau meneruskan sekolah, dan juga tidak lupa ilmu ada 2 yaitu ilmu syariah dan khairu syariah yang merupakan tuntutan para wali.
Bupati menambahkan. “Silahkan cari sekolah yang tinggi tapi jangan lupa ngaji, prinsip yang diajarkan oleh para wali, yang merupakan para leluhur kita adalah pertama dikenalkan dengan ilahiah tauhid, dengan tauhid dan keyakinan yang kuat segala sesuatu kita sandarkan, termasuk hari ini tidak hanya warga pekalongan tetapi juga seluruh dunia gencar virus corona,”
Bupati juga menyampaikan, bahwa tugas kita sebagai generasi penerus, dalam acara khaul ini ada 2 pertama membaca lagi tarekh mbah adam sejarah beliau, kemudian melanjutkan apa yang beliau rintis sesuai dengan kondisi kita masing-masing dengan prinsip bahwa beliau pertama wali yang tidak mementingkan dirinya.
Bupati juga menceritakan ketika Mbah Adam memilih Kyai Amir sebagai mantu, pertimbangannya adalah keilmuan dan kemaslahatan yang lain, oleh karena itu masyarakat diharapkan juga setelah hadir di khaul ini bisa meneruskan satu prinsip perjuangan beliau yaitu mementingkan keilmuan, karena dengan keilmuan bisa menjadikan masyarakat selamat bersama.
Yang terakhir bupati meminta doa kepada masyarakat dalam khol tersebut, semoga pemkab bisa mengemban amanah dengan baik untuk mewujudkan tujuannya untuk kemaslahatan masyarakat kabupaten pekalongan dan semoga ziarah ini bisa mendapat berkah.(Red)
Publisher : aris
Jumat, 6 Maret 2020
Bupati Asip juga mengatakan banyak dampak positif pada pembangunan keluarga dan perempuan dari hasil pendidikan di Akademi Paradigta. Di antaranya para peserta dan alumni akademi kini memiliki kemampuan dan keberanian untuk bicara. Dengan begitu para perempuan menjadi mampu memberikan pendapat dan akhirnya lahir inisiatif-inisiatif dan prakarsa untuk menyelesaikan persoalan di desa. Ia mengungkapkan sektor pemberdayaan perempuan mempunyai bobot yang besar dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Pemerintah daerah, ujarnya, sangat komit pada upaya pemberdayaan perempuan sehingga nantinya mampu berkontribusi dalam proses percepatan pembangunan Desa.
“Rumusnya kalau kita bicara tentang rumah tangga-rumah tangga, maka perempuan itu punya peranan dan pengaruh signifikan atau sebagai tiangnya. Karena itu dalam proses penguatan desa-desa, ini juga termasuk penguatan peran perempuan supaya rumah tangga-rumah tangga itu terjamin bisa berdaya. “terangnya.
Mewakili Pemerintah pihaknya berharap para alumni Akademi Paradigta dapat berperan menggerakkan masyarakat juga dapat membantu menggerakkan ekonomi rumah tangga seperti melalui usaha mikro kecil menengah dan penguatan pemberdayaan ekonomi keluarga termasuk di sektor pertanian atau pangan rumah tangga. Melalui cara tersebut dirinya meyakini rumah tangga akan menjadi lebih cepat mandiri (Red)
Publisher : aris
Rabu, 4 Maret 2020