Senin, 29 Juni 2020
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan sebagai pihak yang menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan masyarakat yang bertujuan untuk memajukan potensi pada masing-masing desa termasuk di Desa Lemahabang Kecamatan Doro. Salah satu usaha yang sedang dilakukan adalah dengan menyiapkan perbaikan infrastruktur jalan menuju Desa Lemahabang. Karena Desa Lemahabang merupakan desa wisata yang sangat berpotensi di Kabupaten Pekalongan sehingga perbaikan akses jalan merupakan hal yang dianggap sangat penting. Hal ini dikatakan oleh Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH.M.Si, dalam kunjungannya ke Desa Lemahabang,Kecamatan Doro pada hari Kamis (25/6/2020).
KAJEN – Kabupaten Pekalongan, khususnya Wiradesa punya sejarah tersendiri khususnya bagi Muhammadiyah. Pada tahun 1972 di Wiradesa menjadi tempat diselenggarakannya muktamar Muhammadiyah. Ini menunjukkan bahwa eksistensi keberadaan persarikatan Muhammadiyah di kabupaten Pekalongan sangat dipertimbangkan di kancah perkembangan Muhamadiyah national. Demikian dikatakan Bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi,SH.,M.Si saat mengisi acara pengajian patlikuran /silaturahim warga Muhammadiyah sekaligus penyerahan hibah dan bansos di masjid Sabilurahman desa Kauman Wiradesa pada Rabu ( 24/06) malam. Melalui pengajian ini Pemkab mengucapkan terima kasih atas sumbangsih, pemikiran, dukungan dari segenap persarikatan Muhammadiyah di Pekalongan ini terhadap jalannya kebijakan-kebijakan pemerintah”, ucap bupati mengawali sambutannya.
KAJEN - Semenjak adanya pandemi Covid 19 membuat seluruh pelaku usaha terkena dampaknya, termasuk para pelaku pekerja seni. Untuk itu Paguyupan para pekerja seni Kabupaten Pekalongan mengadakan koordinasi dengan Bupati Pekalongan di Pendopo Kajeni,senin (22/6). Dijelaskan bupati, para pekerja seni dan pemkab berkoordinasi mengatur penyelenggaraan hajatan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Selama ini Kabupaten Pekalongan masih mengalami pandemi covid 19, sehingga kegiatan-kegiatan yang mengundang kerumunan orang akan di atur.
KAJEN – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pekalongan melantik pengurus baru DPD, pengurus cabang , pengurus anak cabang sekaligus silaturokhim pada minggu ( 21/06) di masjid Al Barokah desa Bondansari Wiradesa. Acara silaturokhim pengurus baru dihadriri oleh bupati Pekalongan KH Asip Kholbihi,SH.,M.Si., sekaligus penyerahan bantuan pemkab Pekalongan untuk pembangunan masjid Al Barokah sebesar Rp. 200.000.000 serta hibah untuk PD.LDII kabupaten Pekalongan sebesar Rp.50.000.000. Pembangunan Masjid Al barokah sudah dimulai pada tahun 2006 dan sampai saat ini masih dalam proses pembangunan.
Publisher : aris
Minggu, 28 Juni 2020
Prinsip,Lemahabang sebagai sebuah desa budaya,desa wisata sekaligus desa penghasil Durian. Sehingga dari situ kita bisa melihat potensi bagus yang ada di Lemahabang
‘’Ini kita tadi sudah berkoordinasi dengan pak Bambang Kepala Dinas DPU yang InsyaAllah akan melakukan perbaikan jalan di Desa Lemahabang,’’ kata Bupati Asip.
Acara kunker ini Bupati Asip Kholbihi, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Totok Budimulyanto,Inspektur Ali Riza,Kepala Dinas DPU Taru Bambang Iriyanto,Kepala Dinporapar Bambang Irianto,Kepala Dinas Perkim LH Trinanto, Kepala Dinas PMD P3A dan PPKB Muhammad Afif .
Bupati Asip Kholbihi dalam sambutanya menyampaikan saat ini Pemkab sedang fokus dalam melakukan pembangunan dan pengembangan daerah baik desa maupun kota. Menurutnya, Desa Lemahabang masuk dalam salah satu desa yang sedang dikembangkan, karena di desa ini merupakan desa kuno yang memiliki nilai budaya,pariwisata,dan aspek sejarah peradaban wilayah Jawa Tengah maupun Pekalongan sejak awal.
‘’ Bahwa saat ini pemerintah sedang konsen dalam membangun baik di desa-desa maupun di kota. Kemudian Desa Lemahabang ini setelah kita teliti sejak dahulu, desa ini sebenarnya desa kuno, dan meninggalkan jejak peradaban,baik itu peradaban Jawa Tengah maupun Peradaban Pekalongan jaman awal,’’ kata Bupati Asip.
Selain itu,untuk semakin memberikan kesan nilai sejarah peradaban yang ada di Desa Lemahabang, Bupati Asip menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk mendirikan museum peradaban di Desa Lemahabang dan saat ini tahapnya sudah pada tahapan survei.
‘’Bahkan nanti sudah ada kesepakatan kita dengan lembaga akan dibuat museum peradaban atau rumah peradaban yang akan kita buat di Lemahabang yang surveinya sudah jalan,’’ Jelas Bupati Asip.(lus Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 26 Juni 2020
Kamis, 25 Juni 2020
Kamis, 25 Juni 2020
Berkaitan dengan kebijakan pemkab menyikapi pandemi covid19 , Bupati menuturkan pemkab sudah ikhtiar lahir batin agar musibah ini tidak sampai menjadikan masyarakat ketakutan dan khawatir. “ Dengan situasi yang semi terbuka, kami tidak melakukan kebijakan lockdown dan PSBB , tidak melakukan PKM ( Pembatasan Kegiatan Masyarakat ) semua berjalan alamiah, sesuai dengan apa yang dikehendaki masyarakat tapi tentu saja ada koridor yang harus ditaati bersama”, ujarnya
Pada saat kabupaten Pekalongan dinyatakan sebagai zona mera, pemkab mengeluarkan maklumat agar seluruh pusat kegiatan ibadah tidak hanya umat Islam, melakukan penutupan sementara. Kemdan perkembangan berikutnya progress report laporan dari pemerintah pusat, pada minggu ke-23, karena ini bersifat fluktuatif, kondisi kabupaten Pekalongan semakin baik. Pada minggu ke-23 Kabupaten Pekalongan dinyatakan sebagai zona hijau. Oleh karena itu kegiatan-kegiatan sosial keagamaan, kegiatan ekonomi, kegiatan yang berkaitan dengan kerumunan masyarakat pelan-pelan dibuka tapi dengan syarat prosedur protocol kesehatan. Hal ini menurut bupati Karena dua alasan medis. Pertama, tidak ada satupun ahli epidemologi yang bisa memprediksi kapan covid19 ini akan hilang. Kedua, sampai hari ini belum ada satu vaksinpun yang standar yang sudah disepakati oleh WHO menjadi obat. Menyikapi hal tersebut pemkab sudah mengeluarkan edaran kepada masyarakat untuk memulai pengajian-pengajian , tapi tetap menaati protocol kesehatan demi kebaikan semua.
Buapti juga memaparkan Pemkab mengikuti petunjuk dari pemerintah pusat dan pemprov tentunya disesuaikan dengan kondisi masyarakat kabupaten Pekalongan . Secara komulatif, posisi kabupaten Pekalongan tergolong baik. Masih nomor tiga terbawah Jateng. Hari ini, yang positif corona bertambah, dari jumlah 9 bertahan beberapa minggu, kini tambah 3 orang sehingga jumlahnya menjadi 12 orang. Dari 12 positif tersebut, 5 orang sudah sehat.
Seluruh warga masyarakat kabupaten Pekalongan walaupun dalam situasi wabah seperti saat ini, tetap sehat lahir batin berkat doa para kyai, ikhtiar lahir, termasuk gugus tugas yang dibentuk Muhammadiyah dan ormas lain , pemuda masjid, semua bergerak membantu sehingga hasilnya secara komulatif kabupaten Pekalongan masih baik, dibanding daerah lain yang melakukan proses PSBB, lockdown maupun PKM. “ Terlihat di kabupaten Pekalongan pasar, toko, warung masih ramai, kita jaga diri masing-masing agar keadaan kita semakin baik. Melalui pengajian ini monggo silahkan mulai malam ini njenengan ngaos. Dalam masa covid ini standar WHO hanya menyelamatkan raga atau badan saja. Melalui momentum ini mari kita bangun jiwa kita, kita sehatkan badan kita sehingga Insyaalloh menjadi insan kamil, bertakwa kepada Alloh SWT, sehat jiwa dan raganya sekaligus memberikan manfaat kepada sesama,” harap Bupati.
Sementara itu H. Nadhim selaku pengurus masjid mengungkapkan sejak berdirinya masjid Sabilurahman sudah banyak kegiatan anak muda. Sebelum adanya pandemi covid19, setiaphati jum’at ada sodaqoh nasi bungkus tidak kurang dari 400 bungkus. Namun sejak adanya covid19 kegiatan tersebut dihentikan, diganti sodakoh penguatan pangan berupa sembako tidak kurang dari 700 kg beras. Sedang pendistribusiannya dibantu para pemuda jamaah masjid.
Pada kesempatan tersebut dibagikan hibah , antara lain PD. Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan sebesar Rp. 1 Milyar, masjid Al hikmah desa Pangkah Karangdadap sebesar Rp.100.000.000,-, pembangunan panti asuhan yatim putri Aisyiyah Pekajangan Pekalongan sebesar Rp. 143.000.000,-. Sedangkan bansos kepada panti asuhan MPPKM PCM Muhammadiyah Wonopringgo dengan nominal Rp. 7.200.000,-, panti asuhan yatim putra putri Muhammadiyah Kajen senilai Rp. 22.000.000,-, panti asuhan anak yatim la Tahzan Muhammadiyah cabang Pencongan Wiradesa senilai Rp. 16.600.000,- Bansos saat ini masih dalam proses ( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Kamis, 25 Juni 2020
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menyampaikan bahwa Rapat Paripurna membahas dua Raperda yaitu, Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Pekalongan , serta Raperda tentang detail tata ruang bagian wilayah perencanaan Kecamatan Kedungwuni tahun 2020-2040.
Untuk Raperda tentang pertanggung jawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Pekalongan tahun anggaran 2019, dijelaskan oleh bupati Asip bahwa laporan ini mengacu pada struktur laporan keuangan berdasarkan PP No.71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah.
Dimana pendapatan daerah Kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp2.288.761.562.831,00 dan terealisasi sebesar Rp2.182.770.952.455,51 atau 95,37 %, sehingga terdapat selisih kurang sebesar Rp105.990.610.375,49 atau 4,63 % . Pendapatan Daerah tersebut dikatakan oleh Bupati Asip terdiri dari Pendapatan Asli Dareah,Pendapatan Transfer dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah.
‘’laporan ini mengacu pada struktur laporan keuangan berdasarkan PP No.71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah,’’ Pendapatan Daerah Kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 dianggarkan sebesar Rp2.288.761.562.831,00 dan terealisasi sebesar Rp2.182.770.952.455,51 atau 95,37 persen. Dan pendapatan daerah itu bersumber dari PAD,Pendapatan Transfer dan lain-lain pendapatan daerah yang sah
Sementara itu, untuk Raperda tentang Rencana Detail Tata Ruang Bagian Wilayah Perencanaan Kecamatan Kedungwuni tahun 2020-2040, diungkapkan oleh bupati Asip bahwa Kecamatan Kedungwuni telah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat sebagai salah satu wilayah dengan nilai investasi tinggi. Oleh karena itu, menurutnya Pemkab Pekalongan akan berupaya untuk mendorong pertumbuhan investasi daerah dengan menetapkan hukum dan peraturan zonasi sebagai dasar penertiban izin pemanfaatan ruang investasi di Kabupaten Pekalongan.
‘’Kecamatan Kedungwuni merupakan salah satu wilayah yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai wilayah dengan nilai investasi tinggi. Oleh karena itu, kami akan terus berupaya mendorong supaya pertumbuhan nilai investasi ini bisa lebih baik lagi,’’ ungkap Bupati Asip.
Dan hal ini sejalan dengan dengan Kebijakan Nasional yang tertuang dalam Perpres RI Nomor 91 Tahun 2017 Tentang Percepatan Pelaksanaan Berusaha dimana pemerintah daerah wajib memberikan dukungan dan kemudahan bagi para investor untuk mengembangkan usahanya di daerah. ‘’ Untuk itu, kami akan berupaya untuk mendorong pertumbuhan investasi yang sudah baik ini. Dan kami akan menetapkan aturan hukum terkait rencana detail tata ruang dan peraturan zonasi sebagai dasar penertiban izin pemanfaatan ruang investasi di Kabupaten Pekalongan,’’ ujar Bupati Asip.
Publisher : aris
Senin, 22 Juni 2020
Saat ini kabupaten Pekalongan sudah zona hijau. Bupati menghimbau kalau ingin mengadakan hajatan silahkan namun karena masih pandemi tetap harus hati-hati dan menggunakan protokolnya. Pemkab sangat menghargai dan tidak membatasi, serta memberikan petunjuk-petunjuk dan koridor agar semua bisa berjalan dengan baik dan masyarakat bisa sadar, selain itu Pemkab juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, dan pengajian-pengajian juga sudah mulai jalan namun protokol tetap digunakan.
Prinsipnya, lanjut bupati, masyarakat harus menjaga barsama-sama agar zona hijau semakin mantap dan Kabupaten Pekalongan segera kembali ke zona normal.
Sementara itu, ketua tim pekerja seni Pekalongan Puryanto menyampaikan pihaknya sudah sedikit lega karena penyelenggaraan hajatan sudah boleh dimulai dengan protokol yang sudah ditentukan ( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Senin, 22 Juni 2020
“ Pemerintah mempunyai tugas mewujudkan kebijakan pembangunan untuk kemaslahatan masyarakat. Salah satu wujud melaksanakan kemaslahatan tersebut diantaranya pemberian bantuan 200 juta untuk pembangunan masjid Al Barokah. Insyaalloh dengan sedikit bantuan dari pemerintah ini semogamen jadi spirit kita, semangat untuk segera menyelesaikan pembangunan masjid Albarokah ini”, ucap bupati. Masjid Al barokah yang tengah dalam proses pembangunan tersebut menurut bupati merupakan ruh dari organisasi LDII khususnya di kabupaten Pekalongan, tidak hanya menjadi tempat ibadah orang per orang menunaikan sholat fardhu maupun sunah saja.
Bupati mengajak jamaah menjadikan masjid Al Barokah sebagai salah satu episentrum atau pusat kegiatan dakwah Islamiyah dari LDII agar memberikan manfaat yang lebih besar , manfaat bagi jamaah sehingga cita-cita seluruh jamaah yaitu mewujudkan kehidupan selamat dunia akherat bisa terwujud.
Disampaikan pula sampai hari pemkab terus ikhtiar lahir batin untuk mengatasi musibah pandemi covid19. Secara umum penilaian dari Bappenas bahwa kabupaten Pekalongan sekarang sudah zona hijau. Tetapi karena saat ini masih masa pandemi, bupati berpesan agar masyarakat ikhtiar lahir batin. “ Lahiriahnya pakai masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, makan bergizi dan tidur cukup. Kalau tatanan itu dijalankan Insyaalloh kita aman dari virus covid19”, tandasnya.
Selanjutnya bupati berharap bantuan dari pemerintah tersebut bisa menyelesaikan pembangunan masjid sehingga masjid bisa berfungsi sec ara optimal. (Humas Kominfo)
Publisher : aris
Minggu, 21 Juni 2020