Minggu, 23 Agustus 2020
KAJEN – Pemerintah kabupaten Pekalongan terus berupaya agar seluruh anak di Kabupaten Pekalongan bersekolah. Mulai dari jenjang Sekolah TPQ, Paud ,TK,SD/MI , SMP /Tsanawiyah, SMA/SMK /Aliyah bahkan sampai kuliah. Jika ada orang tua yang punya anak namun tidak menyekolahkan anaknya baik di sekolah formal maupun nonformal maka akan dikenakan sanksi bagi orang tua tersebut. Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si saat memberikan sambutannya pada acara istighosah dan peringatan tahun baru Islam 1442 H di halaman TPQ madin Nurul Ghulam, Kertijayan gang 2 Kecamatan buaran, Kamis malam (20/08).
KAJEN –BUMDES Desa Bebel Kecamatan Wonokerto bekerjasama dengan PT Pertamina Tegal membuka Pertashop di Desa Bebel Kecamatan Wonokerto . Pertashop ini diresmikan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si pada hari ini, Jum’at ( 21/08) pagi di Pertashop Desa Bebel. Hal ini merupakan wujud ikhtiar pemerintah melalui struktur pemerintah desa bekerjasama dengan Pertamina memudahkan akses masyarakat membeli Bahan Bakar Minyak (BBM). Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si menjelaskan daerah-daerah Wiradesa, Wonokerto adalah salah satu sentra produksi kerajinan batik dan nelayan. Di Bebel ada lebih dari 200 nahkoda yang sangat profesional . “ Karena struktur masyarakat yang seperti itu maka tentu perputaran uang di Kabupaten Pekalongan itu 2 daerah yang cukup besar, Kedungwuni dan Wiradesa karena Wonokerto ada di Wiradesa . Dari 6 Triliun total jumlah PDRB Kabupaten Pekalongan , hampir setengahnya disumbang dari Kedungwuni dan Wiradesa, karena Wiradesa masuknya wonokerto plus Wiradesa, “ungkap bupati.
KAJEN – Sebagai desa yang melakukan pelunasan pajak tercepat di Kabupaten Pekalongan, Desa Blimbing Wuluh, Kecamatan Siwalan menerima hadiah dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang diwakili oleh Bupati Pekalongan KH.Asip Kholbihi,SH,M.Si, pada hari Kamis (20/8/2020). Dalam kesempatanya ini Bupati Asip memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Blimbing Wuluh yang memiliki kesadaran untuk membayar pajak dengan tepat waktu, walaupun masih dalam situasi pandemic Covid-19. ‘’Bapak/Ibu ini saya berterimakasih warga Blimbing Wuluh telah membayar PBB dengan tepat waktu bahkan tercepat di Kabupaten Pekalongan,’’ kata Bupati Asip Kholbihi saat hadir untuk memberikan hadiah kepada masyarakat di Desa Blimbing Wuluh, Kecamatan Siwalan (20/8).
KAJEN - Masih dalam suasana peringatan kemerdekaan RI ke 75, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si ajak masyarakat untuk bersyukur atas kemerdekaan Republik Indonesia serta mengisi kemerdekaan dengan tahlil, seperti yang dilakukan oleh Bupati yang mengisinya dengan tahlil setelah isya di makam pahlawan Kajen, Senin (17/8).
KAJEN - Dalam rangka peringatan HUT kemerdekaan RI ke-75, Pemkab Pekalongan melakukan serangkaian kegiatan, diantaranya renungan suci yang dipimpin Kapolres Pekalongan di taman makam pahlawan Bhakti wiratama, Minggu malam (16/08) , berjalan dengan khikmad dan khusuk walaupun ditengah pandemi dan dilakukan dengan standar covid 19.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan menjadi kewajiban seluruh orang tua yang ada di kabupaten Pekalongan untuk menyekolahkan anaknya. Jika ada orang tua yang tidak menyekolahkan anaknya minimal sampai tingkat SMP atau di pondokkan, akan dicari tahu permasalahannya apa. Jika permasalahannya karena tidak mampu bayar sekolah, Bupati mengatakan nanti akan dibantu. “Nanti sekolahnya akan kita dekati, sekolahnya akan kita bantu juga supaya semua anak bisa sekolah, ‘ tegasnya.
Ditambahkan pula Pemkab Pekalongan terus membantu adanya TPQ. SeluruhTPQ di kabupaten Pekalongan setiap tahun, baik lembaga maupun guru-gurunya dibantu dengan anggaran hampir 6 Milyar. Selain itu Pemkab juga membantu pondok pesantren meskipun seluruh pondok pesantren di kabupaten Pekalongan dibiayai sendiri oleh lembaga maupun para pengasuhnya. “ Pemerintah juga ikut membantu pondok pesantren karena pemerintah punya tugas agar generasi penerus kita menjadi generasi yang alim dan amil. Sebab kita yakin kalau seluruh generasi muda menjalankan tuntunan agama sesuai dengan kemampuannya maka kondisi kabupaten Pekalongan akan semakin baik, “imbuhnya.
Selanjutnya Bupati meminta doa agar pihaknya beserta semua jajaran yang menjalankan amanah masyarakat diberi kekuatan lahir batin, dapat menjalankan amanah denagn baik serta selalul diberi kesehatan. Apalagi masih pandemi corona, Bupati mengatakan jumlah kasus covid 19 di kabupaten Pekalongan semakin banyak. “Ikhtiar sarana syareat , upaya-upaya telah kita lakukan semua, oleh karena itu perlu dibarengi dengan sarana hakekat, yaitu memperbanyak istighosah, doa-doa, amal agar kondisi pandemi ini makin hari bisa turun,” tandasnya.
Dengan doanya para kyai, ustadz, anak sholeh/solekhah bupati yakin kondisi kabupaten Pekalongan semakin hari akan bertambah aman. Di akhir sambutannya bupati mengucapkan selamat kepada anak-anak yang diwisuda dan berharap mudah-mudahan mendapat ilmu manfaat , serta orangtuanya mendapat pahala dan limpahan rohmat dari Alloh SWT karena mendidik anak.
Acara istighosah dan peringatan tahun baru Islam 1442 H di halaman TPQ madin nurul Ghulam Kertijayan gang 2 Buaran tersebut menghadirkan pembicara KH Adam Fairuz dari kota Pekalongan, dihadiri pula anggota DPR RI dari fraksi PKB, KH Bisri Romly, tokoh ulama/kyai, juga para pengasuh TPQ nurul Ghullam (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 21 Agustus 2020
Lebih lanjut Bupati mengatakan uang yang ada di Kabupaten Pekalongan jumlahnya sekitar 6 Triliun. Itu dari APBD 2,5 Triliun. Kemudian ditambah 6 Triliun. Sehingga Kira-kira ada sekitar 8-9 Triliun uang yang berputar. Tinggal bagaimana memanfaatkan uang yang berputar itu untuk menambah penghasilan masyarakat.
Kemudian Bupati juga mengungkapkan Pertumbuhan ekonomi kabupaten Pekalongan tumbuh di angka 5,78 bahkan sudah mendekati angka 6 sebelum adanya musibah covid. Hal ini dinilai bagus karena diatas provinsi dan nasional. Namun mulai bulan Mei semenjak ada covid 19 tentu terjadi perlambatan bahkan nasional saat ini angkanya -5,12. Di Kabupaten Pekalongan juga minus, tapi tak separah nasional. Hal Ini dimaknai bahwa proses produksi di Kabupaten Pekalongan masih tetap berjalan. Selain itu, sebanyak 43 ribu UKM dan UMKM di Kabupaten Pekalongan juga masih jalan.
Yang penting, menurut bupati, dirinya memacu seluruh kepala desa agar kreatif karena rata-rata per desa mendapat dana desa sebesar 1,3 Milyar. Demikian juga Kelurahan mendapat hampir sama dengan dana desa.
“ Tahun 2020-2021 saya dapat yang namanya Perpres no. 79 tahun 2019 yang jumlahnya 3,5 Triliun dari APBN. Digunakan untuk pembangunan pasar Wiradesa senilai 93 Milyar, nanti Fly over di Waru hampir 300 Milyar, di Wonokerto sendiri dianggarkan sekitar 80-an Milyar. Kemudian di Mulyorejo , untuk pembangunan tanggul sebesar 38 Milyar. Nanti kita juga akan bangun bendungan senilai 1,2 Triliun di Kecamatan Talun yang airnya akan mengaliri air minum sampai ke Wonokerto., “ paparnya.
Dengan diresmikannya Pertashop Desa Bebel bupati berharap bisa menjadi kekuatan sumber PADS Kemudian Kalau BUMDES bisa melakukan akselerasi untuk pengayaan unit usahanya, maka harapannya nanti setiap unit usaha mendatangkan deviden. Devidennya diarik lagi masuk ke BUMDES kemudian sharing ke desa sehingga desa punya sumber pendapatan lain-lain yang sah. Dan ini semakin mempercapat pembangunan di desa.
bupati juga menghimbau etelah infrastruktur selesai, kepala desa harus melakukan pemberdayaan masyarakat yang belum mampu, belum bisa sekolah, belum bisa hidup layak harus dibackup pakai dana desa. “ Ayo cari duit sebanyak-banyaknya kemudian kembalikan lagi untuk kemakmuran desa. Inilah esensi paling penting dari adanya dana desa , “ pintanya.
Sementara itu Sales Branch Manager III PT Pertqmina Tegal, Dimas Aji Kharisma mengatakan produk yang dijual adalah pertamax karena ini sesuai perjanjian kerjasama Kemendagri dan Pertamina . Di kabupaten Pekalongan ada 4 Pertashop, yaitu Di Desa Kalirejo Kecamatan Talun, Desa kandangserang Kecamatan Kandangserang, Desa karanganyar Kecamatan Tirto dan Desa Bebel Kecamatan Wonokerto ( Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 21 Agustus 2020
Bupati Asip menuturkan, bahwa Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang diberikan oleh masyarakat itu akan kembali ke masyarakat lagi dalam bentuk ADD (Alokasi Dana Desa) yang akan digunakan oleh desa untuk melakukan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana desa. Jadi menurutnya warga masyarakat harus memiliki kesadaran pembayaran pajak agar upaya untuk membangun Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik lagi bisa tercapai. ‘’PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) itu untuk membangun sarana dan prasarana seperti jalan, sekolahan,termasuk lagi balik ke desa yang berupa ADD (Alokasi Dana Desa),’’ ujarnya. Ia melanjutkan bahwa setiap desa itu sekarang memiliki alokasi dana dari berbagai sumber yang diantaranya adalah dari pemerintah pusat yang ditransfer langsung ke rekening desa berupa program Dana Desa (DD) sejumlah 1,3 milyar.
Selanjutnya adalah dana dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan sendiri yang berupa ADD (Alokasi Dana Desa) yang dikatakan oleh Bupati Asip dana tersebut berasal dari pembayaran pajak dan retribusi daerah. Oleh karena itu Ia menegaskan kembali bahwa pembayaran pajak itu sangatlah bermanfaat bagi kesejahteraan bersama. ‘’ Membayar pajak ini merupakan kewajiban masyarakat, tetapi hasilnya akan balik lagi untuk kesejahteraan masyarakat,’’ tandasnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Blimbing Wuluh Riyanto mengatakan Desa Blimbing Wuluh bisa melakukan pelunasan pajak dengan cepat pada tanggal 29 Juli 2020 karena pihaknya telah melakukan inovasi metode penarikan pajak kepada masyarakat dengan menggandeng tim PKK desa, perkumpulan muslimat dan kader posyadu sebagai koordinator sehingga penarikan selesai dilakukan dalam kurun waktu 15 hari saja.
‘’Khusus ditahun ini bahwa penarik pajak dikoordinir oleh ibu perangkat desa dibantu PKK, kader posyandu dan muslimat. Ini merupakan inovasi yang kami lakukan untuk bisa melakukan pelunasan pajak tersebut,’’ paparnya. Dan pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pekalongan yang telah memberikan apresiasi kepada masyarakatnya yang telah taat membayar pajak. (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 20 Agustus 2020
‘’ Jika di medsos banyak yang mengabarkan bahwa uang ini hanya untuk souvenir dan koleksi saja itu tidak benar. Jadi bisa kita lihat di halaman belakang ada tulisan ‘ uang ini merupakan alat pembayaran yang sah BI’, ya sama lah ini namanya uang kartal dimana masyarakat dimanapun wajib menerima,’’ kata Kepala Perwakilan BI Tegal Muhammad Taufik Amrozy saat lakukan sosialisasi pengenalan uang kartal baru Rp 75.000 di Ruang Kerja Bupati Pekalongan, sore ini Selasa (18/8/2020).
Taufik menjelaskan bahwa Bank Indonesia mencetak uang pecahan baru Rp 75.000 ini hanya 75 juta lembar saja. Oleh karena itu untuk penyebaranya sendiri Taufik menuturkan bahwa per KTP atau per NIK hanya bisa menukarkan satu lembar saja supaya merata.
‘’Ini kami cetak dalam jumlah terbatas karena sesuai dengan visi kita yaitu untuk menyambut HUT RI ke-75 dan kita hanya mencetak 75 juta lembar,’’ jelasnya.
Adapun untuk mekanismenya sendiri, Taufik mengungkapkan bahwa penukaran bisa dilakukan di seluruh kantor perwakilan Bank Indonesia mulai hari ini tanggal 18 Agustus 2020 sampai 30 September 2020.
Sementara untuk pelayanan penukaran uang pecahan baru Rp 75.000 di perbankan bisa dilakukan mulai tanggal 1 Oktober 2020.
‘’Dan untuk penukaran bisa dilakukan mulai hari ini sampai 30 September 2020 di Bank Indonesia dan selanjutnya setelah tanggal 1 Oktober 2020 bisa dilakukan penukaran di perbankan, namun di Bank Indonesia masih tetap bisa dilakukan penukaran,’’ ungkapnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama Bupati Pekalongan Asip Kholbihi menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk tidak mudah mempercayai berita yang tidak benar di media social mengenai uang pecahan baru Rp 75.000 yang diluncurkan oleh Bank Indonesia.
‘’ Prinsip kita jangan terpecah belah dan jangan terpancing isu-isu yang dibuat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab berkaitan dengan eksistensi uang kartal 75 ribu ini,’’ tegasnya
Bupati Asip menghimbau masyarakat bisa bersabar sedikit untuk mendapatkan uang pecahan baru Rp 75.000 tersebut karena peredaranya masih terbatas. Namun jika sudah mulai dipasarkan secara luas dipastikan masyarakat akan bisa mendapatkannya (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 19 Agustus 2020
Bupati menjelaskan bahwa kita patut bersyukur, negara ini telah merdeka. “ jika tidak merdeka kita masih di jajah dan itu tidak enak, mau ibadah tidak bisa, alhamdulillah atas karunia Allah kita bisa merdeka tinggal bagaimana cara kita mensyukurinya.” Jelas Bupati saat sambutan pada acara pengajian umum di Pondok Pesantren Anwarul Bahri Dukuh Karangmulyo Desa Kesesi malam tadi (17/8).
Kalau para santri melakukan tahlil di pondok pesantren, mushola, masjid, Bupati juga talhlil ba’da isya di makam pahlawan kajen, kemudian jam 12 upacara resmi, Bupati mengajak untuk mendoakan para arwah syuhada dan sholihin yang sudah berjuang mendirikan negara Indonesia ini supaya amalnya di terima disisi Allah SWT. Bupati menerangkan, bentuk syukur atas kemerdekaan yaitu dengan membangun daerah Kabupaten Pekalongan yang lebih baik, utamanya yaitu jalan menuju pesantren,
Dalam sambutannya bupati juga menjelaskan bahwa untuk bisa mencapai selamat dunia akhirat tidak ada jawaban lain selain ngaji. Adapun syarat ngajiyang pertama yaitu memilih guru yang mursyid yang memberikan petunjuk tentang hukum-hukumnya AllahSWT,seperti Romo KH Turmudi. Kemudian yang kedua harus rajin ngajinya,dan yang ketiga memang butuh waktu lama yaitu tidak bosen mendengarkan ajaran dari guru. Bupati mendoakan semoga cita-cita mulia Romo KH Turmudi yang sangat mulia bisa tercapai.
Bupati juga mendoakan untuk kesehatan Romo kiyai serta ustadz ustadzah dan para pengurus,dan pondok pesantren tersebut dapat berkembang lebih pesat lagi dan bisa menjadi muara untuk masyarakat.( El-Kominfo )
Publisher : aris
Rabu, 19 Agustus 2020
Selasa, 18 Agustus 2020
Selasa, 18 Agustus 2020
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si usai mengikuti upacara bendera, Senin (17/08) di halaman pendopo Kabupaten Pekalongan mengatakan kegiatan upacara bendera diikuti unsur dari forkopimda dan peserta upacara terbatas, tentu dengan standar covid serta dilanjutkan dengan gerakan gebak masker yang diinisiasi oleh ketua Tim Penggerak PKK provinsi Jawa Tengah. “Tentu saja kita usai melaksanakan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia yang diselenggarakan pemerintah pusat dan kami dari pemerintah daerah mengikuti secara virtual. Alhamdulilah berjalan dengan lancar dan khidmad, “ terangnya.
Melalui momentum itu, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk merekatkan bersama tali persaudaraan dan persatuan untuk bersama-sama menghadapi musibah pandemi covid 19 serta bekerja lebih keras lagi menghadapi tantangan untuk mewujudkan tatanan masyarakat kabupaten Pekalongan yang adil makmur sejahtera lahir batin serta gigih dan kuat di dalam menghadapi rintangan, mewarisi cita-cita para leluhur serta para pahlawan.
Pada kesempatan upacara depan pendopo rumdin, Bupati membacakan sambutan Gubernur JawaTengah Ganjar Pranowo dalam sambutannya pada upacara pengibaran bendera merah putih peringatan proklamasi kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 2020, membagikan kisahnya ketika ketika berkunjung ke dusun Girpasang Kemalang Kabupaten Klaten. Ganjar mengutip sebuah ungkapan Mbah Padmo, urip kuwi sanajan abot tetep kudu dilakoni. Ojo sambat lan ojo ngeluh. Ojo mandeg senajan dengkul wis ndhredheg . “ Spirit itulah yang harus kita jaga untuk menhadapi tantangan ke depan,” ungkap Ganjar dalam sambutan tertulisnya. Lewat ungkapan tersebut Ganjar mengingatkan untuk tidak mengeluh seberat apapun kehidupan yang kita hadapi, termasuk kondisi di tengah pandemi seperti saat ini.
“ Kondisi ini tentunya juga bisa kita simak lewat heroisme perjuangan para pendahulu kita baik sebelum maupun setelah kemerdekaan. Saat itu persenjataan kita sangat sederhana dan terbatas. Namun kita mempunyai satu senjata pamungkas, yakni tekat bulat terbebas dari penjajahan serta tekat bulat mempertahankan kemerdekaan. Dan akhirnya kita mampu meraih kemerdekaan sekaligus mempertahankannya,” tandas Ganjar (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 17 Agustus 2020