KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si menerima tim Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) tahun 2020 atas Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2019 oleh Inspektorat Provinsi selaku Tim Daerah Provinsi di Aula lantai I Setda hari ini, Senin (27/07) pagi. Bupati mengemukakan bahwa secara prinsip, tata kelola pemerintahan di Kabupaten Pekalongan cukup akuntabel.
“ Tahun 2018 kemarin kita rangking 14, sebelumnya kita rangking 18 Jateng. Kenapa kita harus mengikuti evaluasi ini dengan serius? Saya tekankan, bekerja itu paling bagus punya landasan, falsafahnya. Sehingga tahu, tidak hanya sekedar menjalankan kerja rutinitas tapi ada makna pertanggungjawaban,” tutur bupati. Menurutnya para kepala OPD, ketika sudah bekerja, harus punya data dukung yang kuat. Karena biasanya mereka kerja, tapi data dukungnya kurang kuat.
Tidak seperti di daerah lain yang menerapkan adanya punishment bagi para kepala OPD yang tidak memenuhi target, bupati Asip lebih memilih menggunakan sistem edukasi.
“kita edukasi, kita bina supaya bisa lebih dirtingkatkan lagi karena ujung dari kebaikan pengelolaan penyelenggaraan pemerintahan daerah itu adalah kebaikan, kemaslahatan untuk masyarakat. Kemaslahatan untuk masyarakat itu harus nyata wujudnya tidak boleh abstraksi. Kita membangun jalan, pasar, meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi, membangun sarana pendidikan, itu nyata, terukur,” jelasnya
Dikatakan pula data menjadi point penting yang harus ada sebagai pendukung untuk penyelenggaraan pemerintahan daerah ( Humas Kominfo)
Publisher :aris
Senin, 27 Juli 2020
KAJEN -Pondok pesantren merupakan representasi model pendidikan akhlak yang baik dalam membentuk kepribadian santrinya. Hal itu diungkapkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si pada acara Pengajian Haflah Ikhititamuddirosah di halaman asrama putra Pondok Pesantren Assaamianiy, Srinahan, Kesesi, Sabtu malam (25/7/2020). Menurutnya, pesantren mempunyai dua model pendidikan yang membedakan model pendidikan pesantren dengan model pendidikan non pesantren. “Pertama adalah model pendidikan. Pendidikan adalah apapun yang telah dilaksanakan, dan apapun yang telah dijalani oleh kyai beserta para ustad,’’ jelasnya. Selain itu, yang tidak kalah penting adalah model pengajaran fiqih yang menurutnya itu pengajaran akhlak yang baik bagi para santri.
KAJEN - Almarhum Romo Ky. H Izzurrohman Khozin merupakan salah satu Kyai yang berwawasan sangat luas dan bisa ditiru perjalanan hidupnya, karena sejak kecil sudah mengaji di pesantren dan mempelajari bahasa Inggris dan bahasa asing yang lain. Tidak hanya itu, beliau juga memiliki banyak ilmu, salah satu ijazah yang dulu diwariskan ke Bupati yaitu sholawat masisyiah. Hal ini dijelaskan oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si saat sambutan di acara peringatan Khoul Almarhum Romo Ky. H Izzurrohman Khozin di Ponpes Najhul Hidayah Capgawen, Kedungwuni, Minggu (26/7).
KAJEN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dengan difasilitasi anggota DPR RI Komisi X Bisri Romli mengadakan kegiatan Gerakan BISA (Bersih Indah Sehat dan Aman) yang digelar di pantai Depok Indah Kecamatan Siwalan , Sabtu (25/07) pagi. Dalam kegiatan ini menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Wishnutama datang langsung mengikuti kegiatan bersih-bersih pantai Depaok Indah didampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si serta Bisri Romli (Anggota DPR RI Komisi X) Dikatakan bupati pihaknya akan mereview perkembangan pantai Depok sebagai salah satu andalan pariwisata pemkab. Saat ini masih dipikirkan ada pengembangan baru untuk pengembangan pantai Depok. “Karena ini potensi yang akan kita kembangkan dengan berbagai keunggulan kompetitif dan komperatif antara lain letaknya dekat dengan pantura, aksesnya mudah, pantainya bersih, juga lahannya luas
KAJEN - Desa Wuled Kecamatan Tirto merupakan salah satu desa yang memiliki potensi sumberdaya yang baik di Kabupaten Pekalongan, Jajaran Pemerintahan Desa Wuled ikhtiarnya bagus karena berusaha selalu membuat perubahan ke arah lebih baik, "orang sukses adalah yang dapat melakukan perubahan, tujuannya yaitu mencari hal baru yang lebih baik," ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi saat acara jumat bersih di desa Wuled Kecamatan Tirto baru baru ini. (24/7)
KAJEN – Kesejahteraan masyarakat adalah titik balik dari representasi keberhasilan pemerintah dalam mengelola desa. Hal itulah yang menjadi acuan Bupati Asip Kholbihi saat melakukan monitoring desa di Desa Babalan Lor, Kecamatan Bojong, hari ini Jumat (24/7/2020). Bupati Asip mengatakan, Desa Babalan Lor ini merupakan desa yang masih perlu dibina karena penyelenggaraan pemerintahan desanya masih perlu diperbaiki. ‘’Desa Babalan Lor ini merupakan desa yang masih perlu kita bina dengan serius, tapi niki pemerintahnya bukan masyarakatnya,’’ ujarnya.
KAJEN – Sebagai warga yang punya hak pilih, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si beserta istri Dra. Munafah menerima kedatangan petugas untuk dicoklit, pada selasa (21/07). ” Kami mengikuti prosedur,yaitu dicoklit, karena saya berharap seluruh warga Kabupaten Pekalongan yang sudah punya hak pilih dan terdaftar agar membuka rumahnya juga untuk dicoklit oleh para petugas,” ucap bupati saat wawancara di rumah dinas bupati didampingi istri.
KAJEN – Salah satu bentuk memelihara kekayaan budaya lokal sekaligus melakukan tradisi sedekah bumi, pemerintah desa Kalipancur kecamatan Bojong bersama warga masyarakat menggelar acara pertujukan wayang golek dan campur sari ‘Ngudi Laras’ pada Rabu malam (22/07) bertempat di balai desa Kalipancur dengan dalang Ki Hadi. Acara pagelaran wayang golek sekaligus sedekah bumi ini dihadiri oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si didampingi Asisten I, Camat Bojong, unsur muspika, kades serta tokoh masyarakat setempat.
‘’ Disamping pendidikan yang juga kuat adalah pengajaran dan fiqih yang sangat berpengaruh untuk para santri,’’ kata Bupati Asip. Karena dengan pendidikan dan pengajaran fiqih, lanjut bupati, itu yang akan menjadi bekal para santri saat terjun di masyarakat, baik ketika bekerja maupun saat berinteraksi di lingkungan sosialnya. Dijelaskan pula pentingnya sopan santun, tata krama, menghormati pranata sosial yang ada di lingkungan sekitar. “Ketika kita sudah dididik sopan santun maka ilmu akan menyusul. Adab itu didahulukan dari pada ilmu,’’ lanjutnya.
Selain itu, Bupati Asip juga berpesan kepada para santri untuk menuntut ilmu dengan ikhlas dan penuh semangat, karena menurutnya tidak semua anak bisa berkesempatan untuk bisa mondok dan mendapatkan ilmu yang tidak didapatkan di tempat lain. Pihaknya juga sangat mendukung penuh para santri untuk menimba ilmu dan besungguh-sungguh dalam menjalankan program pendidikan di Kabupaten Pekalongan supaaya lebih baik lagi.
‘’Kalian harus serius saat belajar di pondok supaya mendapat ilmu dan pelajaran yang bermanfaat bagi diri kita dan orang banyak,’’ pungkasnya. (Lusi Rismawati)
Publisher : aris
Minggu, 26 Juli 2020
Dalam sambutannya Bupati yang pernah berguru dengan beliau, menjelaskan, “Salah satu keutamaan kalau kita mendalamkan sholawat tersebut seperti tahu apa yang akan terjadi tapi itu bukan ketentuan mutlak hanya tanda-tanda.” Jelas Bupati.
Bupati menambahkan, beliau mengajarkan untuk selalu hormat kepada para sesepuh, termasuk yang paling penting, beliau menerima semua golongan, tidak hanya orang Islam saja, namun semua masyarakat dari suku dan agama apapun beliau terima dengan besar hati. Bupati berharap para generasi sekarang bisa meneruskan semangat beliau dan meneladani perilaku beliau.
Dalam kesempatan tersebut Bupati berpesan kepada masyarakat agar untuk mendo’akan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Pekalongan supaya diberi kesehatan karena tugasnya melayani masyarakat.
Bupati juga mengajak masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam hal apapun, jika pergi ke luar kota harus tetap memakai masker, tak lupa cuci tangan dan jaga jarak dengan orang lain sebab saat ini Kabupaten Pekalongan masih zona kuning, Bupati juga berharap agar pandemi Covid 19 ini segera berakhir.( Ela Nurfadhila)
Publisher : aris
Minggu, 26 Juli 2020
Secara kuantitatif terjadi pelonjakan jumlah destinasi wisata di kabupaten Pekalongan. Sampai saat ini ada 30 destinasi wisata. Yang milik pemerintah hanya 3 destinasi wisata , sisanya diinisiasi oleh masyarakat. Dijelaskan bupati, pemerintah hanya mendorong dari 2 aspek , regulasi dan fasilitasi. “Semua berjalan, mendatangkan income, ini akan meningkatkan kesejahteraan sekaligus menambah penghasilan . Ini konsep pengelolaan pariwisata yang berbasis kemasyarakatan dan kita kembangkan secara masif di kabupaten Pekalongan, karena kita memang punya potensi.,” ungkapnya
Disamping itu pemkab memberikan supoting kepada Kementerian Pariwisata berkaitan dengan wisata belanja . Keunggulan kabupaten Pekalongan adalah sentra batik terbesar di Indonesia, isehingga perlu ada juga pengembangan terutama aspek pemasaran Selanjutnya Bupati mengutarakan gagasan bahwa seluruh destinasi wisata yang ada di Indonesia ini dengan bekerjasama dengan Kemenpar mudah-mudahan bisa memprotek batik etnic yang secara kuantitatif bisa diproduksi di kabupaten Pekalongan dengam keungulannya. “ Pertama karena kita punya SDM dan SDA termasuk bahan bakunya. Ini merupakan suatu keunggulan yang perlu disinergikan seluruh pengelola destinasi wisata nasional, apalagi pada saat pandemi covid kita harus mempunyai ide, inovasi baru sekaligus memberi spirit agar kolaborasi antar daerah/wilayah menjadi sebuah keharusan yang dibangun, dengan fasilitasi dari pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian Pariwisata,” lanjutnya
Disamping itu secara spesifik di tingkat regional Jateng , bupati akan melakukan kerjasama dengan para kepala Daerah untuk saling menukar informasi tentang pariwisata dan saling berkunjung . “ ini menjadi kekuatan ditengah situasi covid ini kita harus melakukan 2 hal. Pertama pencegahannya, karena pertambahan jumlah kasus coviddi kabupateb Pekalongan cukup tinggi, tapi kita juga harus ngegas berkaitan dengan ekonomi. Dengan kegiatan ekonomi ini kami akan berkomunikasi dengan daerah lain untuk memasarkan produk keunggulan kabupateb Pekalongan , ada batik, sarung, jeans, daster.
Sementara itu anggota DPR RI Komisi X, Bisri Romli menilai pantai Depok Siwalan merupakan salah satu destinasi wisata pantai di Kabupaten Pekalongan yang masih bertahan cukup bagus sehingga cocok untuk dilakukan kegiatan gerakan BISA tersebut
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Wishnutama mengungkapkan kegiatan tersebut adalah program Kementerian Parariwisata untuk para pelaku pariwisata ekonomi kreatif yang terdampak di masa pamdenmi. KemenPar bersama seluruh stakeholder yang terlibat terutama masyarakat ingin agar destinasi-destinasi pariwisata kembali bergeliat, tumbuh dan berkembang tetapi tetap dengan mempertahankan protokol kesehatan. “Jadi pariwisata yang merupakan salah satu sektor unggulan nasional bisa kembaki berkembang, berkontribusi kepada kesejahteraan masyarakat,” terangnya.
Dijelaskan pula lebih dari 30 persen anggaran dari Kementrian Pariwisata dialokasikan untuk penanganan covid baik masa covid maupun nanti pemulihannya, dan juga refocusing kegiatan. ( Humas Kominfo )
Publisher : aris
Sabtu, 25 Juli 2020
Desa ini punya 4 sumber daya, yaitu sumber daya alam yang strategis jika dikelola dengan baik, punya sumber daya manusia , pendidikannya dan kesehatannya. "Sumber daya ke tiga yaitu sumber daya sosial, ada satu lagi yaitu sumber dana baik itu dana desa atau pendapatan desa.” Jelas Bupati.
Ia menambahkan apabila ke 4 sumberdaya ini dikelola dengan baik maka akan menjadi pendorong utama seluruh desa karena di Kabupaten Pekalongan itu desanya maju-maju. Syukur-syukur tanah yang luas ini bisa memberi manfaat untuk masyarakat Wuled, seluruh potensi desa diperdayakan.
salah satunya adalah potensi wisata di Kabupaten Pekalongan seperti ada telaga di Desa Telogohendro Petungkriyono yang letaknya di kaki pegunungan kendeng dengan ketinggian kira-kira 2000 MDPL yang bisa menjadi destinasi wisata, banyak sekali tempat wisata yang tadinya belum buka kini satu persatu sudah di buka hingga berjumlah ada 40an tempat wisata,
oleh karenanya Bupati mendorong Kades Wuled yang punya Visi bagus dalam memajukan desa dengan optimalisasi sumberdaya yang ada bisa dimanfaatkan dengan baik dan harus ada perubahan, karena pemimpin itu dituntut untuk melakukan perubahan.
Bupati menambahkan selain potensi wisata, Kabupaten Pekalongan juga sudah cukup maju dalam sektor pendidikannya. "Kita bersyukur karena di Kabupaten Pekalongan saat ini sudah ada 8 perguruan tinggi dalam waktu 4 tahun, termasuk Universitas kebanggaan yaitu Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP)," tandasnya.
Pada satu kesempatan para Rektor dan civitas academikanya diskusi dengan Bupati menyampaikan optimisnya bahwa UMP akan menjadi perguruan tinggi yang lonjakannya sangat pesat. Oleh karenanya Bupati juga mengajak study banding ke UM Malang yang maju. Selain itu, UMPP juga sudah kerjasama dengan banyak Negara yaitu Jepang, Thailand, dan banyak lembaga.
Bupati menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen Tidak hanya perguruan tinggi saja, sekolah-sekolah yang ada di kabupaten Pekalongan harus ikut maju. Pemkab Pekalongan berencana akan membangun SMA Negeri di Tirto karena sampai saat ini Tirto belum punya SMA Negeri. langkah yang sudah diambil diantarnya dengan melakukan diskusi dengan tokoh-tokoh Tirto karena Tirto secara geografis wilayah yang strategis karena perbatasan dengan wilayah Kota Pekalongan, hal ini harus di dorong. Pemkab juga sudah sampaikan kepada Gubernur bahwa tanahnya sudah disiapkan dan akan di bangun SMA Negeri 1 Tirto untuk Kemajuan.
Selanjutnya Bupati minta tolong kepada masyarakat untuk terus-menerus melakukan ikhtiar, terutama ikhtiar keamanan, yaitu keamanan yang berkaitan dengan Covid 19, sampai bulan juli kasus di Kabupaten Pekalongan hanya ada 11 sehingga oleh Pemerintah Pusat ditetapkan sebagai daerah zona hijau dan oleh Pemerintah Provinsi ditetapkan dengan daerah dengan resiko rendah, “Setelah itu menjadi 30, namun yang 11 sehat, mungkin sekarang sudah 15 yang sembuh, kemudian ada yang meninggal 2, dan yang seterusnya msih di rawat,” Terang Bupati.
Bupati berpesan saat ini memasuki era new normal, 4 kebiasaan baru harus menjadi sesuatu yang biasa dikerjakan yaitu cuci tangan, pakai masker, dan sosial pshycal distanching, ikhtiar merupakan hal yang itu penting untuk menjaga keselamatan hidup, kemudian pola hidup sehat, karena virus tidak mengenal siapapun, siapa saja bisa terkena, oleh karena itu Bupati mengajak barsama-sama ikhtiar menjaga kesehatan. Bupatipun meminta do’a dari masyarakat untuk jajaran pemerintahan supaya tetap sehat, agar bisa melayani masyarakat dengan baik. (Ela )
Publisher : aris
Jumat, 24 Juli 2020
Untuk itu, menurut bupati, pemerintah desa Babalan Lor harus bekerja keras untuk menata kembali pengelolaan desa, utamnya pada laporan pertanggungjawaban dana desa yang menurutnya harus lebih tepat waktu lagi. ‘’ Tata kelola pemerintahan desa harus diperbaiki, baik itu pertanggungjawaban dana desa, maupun lainya harus dikelola tepat waktu untuk melakukan pelaporan. Dan mudah-mudahan desa Babalan Lor ini tidak kalah dengan desa lain,’’ ungkapnya.
Karena semua upaya yang dilakukan pemerintah desa, dikatakan bupati Asip, harus mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.oleh karena itu, pihaknya sangat mendorong pemerintah desa untuk segera memperbaiki dan melakukan inovasi desa supaya masyarakat dapat merasakan manfaatnya. ‘’ Saya meminta tolong supaya tata kelola desa dijalankan lebih baik lagi supaya manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,’’ tuturnya.
Disamping itu, Bupati juga mensosialisasikan program program ‘Jogo Tonggo’, yang merupakan program inisiasi dari pemerintah provinsi Jawa Tengah untuk mencegah penularan Covid-19. Karena Ia menyadari, saat ini Kabupaten Pekalongan masih dalam zona kuning, sehingga program-program semacam ini sangat perlu digalakan untuk tetap menjaga keamanan masyarakat. ‘’Kami juga melakukan sosialisasi program Jogo Tonggo dari provinsi sebagai bentuk ikhtiar kita dalam mencegah penyebaran Covid-19, sehingga keamanan masyarakat tetap terjaga’’ katanya.
Pada kesempatan ini, Bupati Asip juga menjawab pertanyaan yang sering diajukan para orangtua khususnya, tentang kapan kegiatan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Pekalongan kembali dilaksanakan. Ia menjelaskan bahwa sesuai dengan aturan dari pemerintah pusat untuk daerah yang masih berzona kuning seperti Kabupaten Pekalongan, untuk kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring. Kebijakan itu diambil untuk mencegah kembali penularan virus Covid-19 di daerah yang dianggap belum aman. ‘’ Pemerintah mengambil kebijakan untuk semua daerah yang masih berzona kuning kegiatan pembelajaran tatap muka seperti Pekalongan ini, masih dilakukan secara daring,’’ jelasnya. (Lusi Rismawati)
Publisher : aris
Jumat, 24 Juli 2020
Bupati menuturkan dirinya beserta keluarga telah dicoklit petugas dari dukuh Kranji kelurahan Kedungwuni timur di TPS 23. “Alhamdulilah datanya cocok dan mudah-mudahan seluruh warga kabupaten Pekalongan juga membuka diri untuk bisa dicoklit oleh para petugas,” lanjutnya.
Dalam situasi pandemic covid19 saat ini, seluruh petugas dipastikan sudah melalui screaning kerjasama dengan Dinas Kesehatan dan dilengkapi APD. Untuk itu bupati menghimbau warga masyarakat tidak perlu khawatir sebab para petugas yang ada di lapangan semuanya sudah menggunakan protocol kesehatan. Dikatakan pula untuk warga yang kebetulan mengalami sakit, termasuk yang sakit karena virus covid19, nanti akan ada solusinya. Bisa menggunakan daring atau menunggu setelah sehat.
“Prinsip, sebagai warga negara, ayo sukseskan coklit di Kabupaten Pekalongan dengan para petugas yang sudah terlatih dan dilengkapi dengan protocol kesehatan,” pungkasnya. (Humas Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 24 Juli 2020
Momentum acara sedekah bumi menurut bupati Asip dijadikan sarana masyarakat berkumpul dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sekaligus pihaknya akan sosialisasi kaitannya dengan “urip anyar’.
“Urip anyar itu bagaimana? maskeran, sering cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, lalu setelah acara seperti ini sampai rumah ganti baju, untuk jaga kesehatan, ” terangnya.
Bupati kembali mengingatkan setelah sekian lama lockdown, dirinya minta masyarakat agar kalau keluar rumah jangan lupa pakai masker. ”Ini program pemerintah karena hari ini musibah covid19 belum hilang. Jadi masih tetap harus diwaspadai. Yang belum pakai masker, tolong pakai masker karena penting sekali untuk kesehatan kita bersama,” pinta bupati.
Mengenai beredarnya berita di medsos yang mengabarkan kalau Kabupaten Pekalongan zona hitam, bupati mengkonfirmasi bahwa berita itu salah. “Kita zona kuning. Sebab yang dirawat di Rumah Sakit akibat covid19 jumlahnya sekarang ada 11 orang,” paparnya. Meski di desa Kalipancur tidak ada kasus positif, bupati menginstruksikan Kades agar warga masyarakatnya dianjurkan supaya hidup sehat.
Selanjutnya bupati berharap pagelaran wayang golek tersebut bisa menjadi tuntunan untuk mencintai tanah air dan hasil kerja masyarakat desa. Bupati juga berpesan kepada Kades Kalipancur agar sedekah bumi dijadikan acara untuk sosialisasi program desa.
Sementara itu Kades Kalipancur dalam kesempatan tersebut menyampaikan pihaknya minta maaf kepada warga kaitannya masalah dana bantuan BLT dan lainnya yang tidak bisa merata pembagiannya ( Humas Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 23 Juli 2020
Selasa, 21 Juli 2020