Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Hari pertama tugas sebagai Bupati Fadia Arafiq, S.E.,M.M dan Wakil Bupati H. Riswadi, S.H., langsung adakan Rapat Dinas Pemkab Tahun 2021 yang dilaksanakan pada siang ini, Selasa (29/6/2021) di lantai 1 Aula Setda Kabupaten Pekalongan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Pekalongan yaitu Fadia Arafiq, S.E.,M.M., Selain itu turut hadir diantaranya adalah Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, S.H., Plh.Sekda Kabupaten Pekalongan beserta para Staf Ahli Bupati dan juga seluruh Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Pekalongan.
Dalam rapat tersebut Bupati Fadia menyampaikan bahwa Ia dan wakilnya akan bekerja dengan sebaik mungkin dalam 3,5 tahun kedepan dan fokus membangun Kabupaten Pekalongan untuk maju ke arah yang lebih baik, adil, sejahtera dan merata.
Untuk itu, Ia berharap seluruh Kepala OPD dan ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat bersatu untuk bekerjasama dengan baik supaya visi misi membangun Kabupaten Pekalongan dapat tercapai.
‘’ Saya juga minta untuk seluruh kepala dinas juga seluruh ASN untuk satu komando, satu suara dan tidak terpecah-pecah,’’ ungkapnya.
Selanjutnya, Bupati Fadia juga mengatakan bahwa dirinya dan Wakil Bupati Pekalongan yaitu H. Riswadi, S.H., memiliki prinsip yang kurang lebihnya sama yaitu untuk menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten Pekalongan di masa pandemi saat ini dengan secara kekeluargaan. Sehingga dengan hal tersebut, lanjut Bupati Fadia, permasalahan tersebut dapat dientaskan dengan baik dan tetap saling menghargai.
‘’Saya dan Pak Riswadi ini memiliki prinsip yang kurang lebihnya itu sama, banyak sekarang jadi biasanya ada bupati atau walikota itu suka marah-marah saat menghadapi suatu permasalahan, tetapi saya dengan beliau berprinsip akan kami tanggapi secara kekeluargaan yang baik,’’ terangnya.
Selain itu, Bupati Fadia juga menegaskan dalam rapat tersebut, bahwa masing-masing dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan harus bisa membuat program-program yang jelas, baik dan bermanfaat secara langsung kepada masyarakat. ‘’ Jadi saya mau kalau membuat program harus benar-benar bagus, serta benar-benar yang bermanfaat. Karena kalau tidak jelas arah dan tujuannya saya tidak akan memberikan anggaran dan saya berani berbuat seperti itu karena saya tidak mau ngecer-ngecer anggaran yang akhirnya tidak jadi apa-apa. Jadi itu harap untuk ditekankan,’’ tegasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, S.H., juga mengatakan bahwa dengan adanya acara Rapat Dinas ini, semua pihak yang terlibat di pemerintahan dapat dengan bersungguh-sungguh untuk mensukseskan pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Sehingga, ungkap Riswadi, tujuan puncak dari pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat terwujud.
‘’ Saya menyadari, Kami meiliki waktu yang pendek, dimana masa kerja kita hanyalah 3,5 tahun saja. Oleh karena itu kami memohon bantuan kerjasamanya yang baik di dalam mengimplementasikan visi misi kami yang bekerja dalam situasi sulit seperti saat ini,’’ kata Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, S.H.
(Lusi Rismawati) menyelenggarakan acara Rapat Dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan Tahun 2021, yang dilaksanakan pada siang ini, Selasa (29/6/2021) di lantai 1 Aula Setda Kabupaten Pekalongan.
Dimana Acara Rapat Dinas tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pekalongan yaitu Fadia Arafiq, S.E.,M.M.,. Selain itu turut hadir diantaranya adalah Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, S.H., Plh.Sekda Kabupaten Pekalongan beserta para Staf Ahli Bupati dan juga seluruh Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Pekalongan.
Dalam rapat tersebut Bupati Fadia menyampaikan bahwa Ia dan wakilnya akan bekerja dengan sebaik mungkin dalam 3,5 tahun kedepan dan fokus membangun Kabupaten Pekalongan untuk maju ke arah yang lebih baik, adil, sejahtera dan merata.
Untuk itu, Ia berharap seluruh Kepala OPD dan ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat bersatu untuk bekerjasama dengan baik supaya visi misi membangun Kabupaten Pekalongan dapat tercapai.
‘’ Saya juga minta untuk seluruh kepala dinas juga seluruh ASN untuk satu komando, satu suara dan tidak terpecah-pecah,’’ ungkapnya.
Selanjutnya, Bupati Fadia juga mengatakan bahwa dirinya dan Wakil Bupati Pekalongan yaitu H. Riswadi, S.H., memiliki prinsip yang kurang lebihnya sama yaitu untuk menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten Pekalongan di masa pandemi saat ini dengan secara kekeluargaan. Sehingga dengan hal tersebut, lanjut Bupati Fadia, permasalahan tersebut dapat dientaskan dengan baik dan tetap saling menghargai.
‘’Saya dan Pak Riswadi ini memiliki prinsip yang kurang lebihnya itu sama, banyak sekarang jadi biasanya ada bupati atau walikota itu suka marah-marah saat menghadapi suatu permasalahan, tetapi saya dengan beliau berprinsip akan kami tanggapi secara kekeluargaan yang baik,’’ terangnya.
Selain itu, Bupati Fadia juga menegaskan dalam rapat tersebut, bahwa masing-masing dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan harus bisa membuat program-program yang jelas, baik dan bermanfaat secara langsung kepada masyarakat. ‘’ Jadi saya mau kalau membuat program harus benar-benar bagus, serta benar-benar yang bermanfaat. Karena jika tidak jelas arah dan tujuannya saya tidak akan memberikan anggaran dan saya berani berbuat seperti itu karena saya tidak mau menghamburkan anggaran yang akhirnya mubbazir. Jadi itu harap untuk diperhatikan OPD ,’’ tegasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, S.H., mengatakan bahwa dengan adanya acara Rapat Dinas ini, semua pihak yang terlibat di pemerintahan dapat dengan bersungguh-sungguh untuk mensukseskan pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Sehingga, ungkap Riswadi, tujuan puncak dari pembangunan yaitu kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat terwujud.
‘’ Saya menyadari, Kami meiliki waktu yang pendek, dimana masa kerja kita hanyalah 3,5 tahun saja. Oleh karena itu kami memohon bantuan kerjasamanya yang baik di dalam mengimplementasikan visi misi kami yang bekerja dalam situasi sulit seperti saat ini,’’ kata Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, S.H. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 29 Juni 2021
KAJEN - Usai pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan terpilih periode 2021 -2026 oleh Gubernur Jawa Tengah pada Minggu (27/06 ) di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang, hari ini Senin 28 Juni 2021 dilaksanakan Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Pekalongan masa jabatan 2016-2021 kepada Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan masa Jabatan 2021-2026 serta Serah Terima Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan di Kajen. Acara Serah Terima Jabatan digelar secara langsung dengan protocol kesahatan yang ketat dan disiarkan pula secara live streaming. Tampak hadir dalam acara Serah Terima Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Bupati Pekalongan periode 2016-2021 Asip Kholbihi SH.,M.Si beserta istri, Bupati Pekalongan terpilih periode 2021-2026 Fadia Arafiq SE.,MM beserta suami, Wakil Bupati Pekalongan periode 2016-2021 Ir Arini Harimurti beserta suami, Wakil Bupati Pekalongan terpilih periode 2021-2026 Riswadi SH beserta istri, Ketua DPRD kabupaten /kota, Forkopimda kabupaten/kota, Plh Sekda M Yulian Akbar SSos M.,Si beserta seluruh OPD yang hadir dan para tamu undangan. Tampak pula Kepala Biro Otonomi Daerah dan Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah yang hadir secara virtual mewakili Gubernur.
KAJEN - Pemkab akan terus mendorong upaya target pencapaian vaksinasi masyarakat Kabupaten Pekalongan. Hal ini disampaikan Plh Sekda M Yulian Akbar S Sos.,M.Si disela-sela tinjauannya pada kegiatan vaksinasi masal serentak, Sabtu (26/06) pagi bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen. Pada kegiatan vaksinasi masal ini tampak hadir pula Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH.,S.IK dan Dandim 0710/Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan, S.IP
KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si atas nama bupati beserta wakil bupati Pekalongan mengucapkan terimakasih kepada seluruh pimpinan dan anggota DPRD yang selama 5(lima)tahun ini telah bekerjasama dengan sangat baik, harmonis, bersama sama bertanggungjawab untuk menyelenggarakan kesejahteraan masyarakat di kabupaten Pekalongan yang secara statistic hasilnya bisa dirasakan. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan Dalam Rangka Persetujuan Bersama Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020, Kamis (24/06) di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan. Rapat paripurna dihadiri oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si, Ketua DPRD Hj Hindun MH, perwakilan anggota DPRD, Forkopimda, dan beberapa kepala OPD Kabupaten Pekalongan.
- Menyikapi perkembangan kasus covid 19 yang melonjak sehingga berdampak Kabupaten Pekalongan berada di zona merah, Pemkab menyelenggarakan Rapat Evaluasi Penanganan Covid 19 dan Antisipasi Lonjakan yang Terpapar Covid 19 di Kabupaten Pekalongan, Senin (21/06) di Aula Lantai I Setda Kabupaten Pekalongan. Rapat evaluasi dipimpin langsung oleh Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si dan dihadiri Wakapolres Pekalongan Kompol I Ketut Tutut, Pjs Perwira Penghubung Kodim 0710 Pekalongan Kapten Inf. Nurkhan, serta Kasie Datun Kejari Kabupaten Pekalongan Juwari SH. Tampak hadir pula Pj Sekda Ir Bambang Irianto M,Si bersama para asisten dan staf ahli serta para kepala OPD terkait.
KAJEN – Guna mencegah terjadinya praktik KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme), Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah melakukan penguatan dua sistem pencegahan. Hal tersebut dikatakan oleh Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH.M.Si., saat menghadiri acara Rapat Monitoring Center Prevention (MCP) Kabupaten Pekalongan Tahun 2020-2021, yang diselenggarakan di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan pada pagi ini, Kamis (17/6/2021).
KAJEN - Dalam rangka membantu pelaku ekonomi kreatif di kabupaten/kota Pekalongan yang terdampak Covid 19, Direktorat Pemasaran Ekonomi Kreatif Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi bekerja sama dengan Komisi X DPR RI menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Pemasaran Ekonomi kreatif. Kegiatan yang dilangsungkan di hotel Nirwana kota Pekalongan, Minggu (13/06) ini dihadiri oleh Direktur pemasaran ekonomi kreatif beserta jajaran Kemenkraf, anggota Komisi X DPR RI Bisri Romly, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj Hindun MH, anggota Komisi D DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinporapar, Ketua Dekranasda kabupaten Pekalongan Ny Munafah Asip serta para peserta bimbingan teknis dari wilayah eks karisidenan Pekalongan.
Acara Serah Terima Jabatan ditandai dengan penandatanganan naskah berita acara serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan masa jabatan 2021-2026. Kemudian dilanjutkan penyerahan buku memori jabatan Bupati Wakil Bupati Pekalongan masa jabatan 2016-2021.Disusul penandatanganan berita acara serah terima jabatan Ketua TP PPK dan Ketua Dekranasda, dilanjutkan penyerahan buku memori.
Dalam sambutannya, Bupati Pekalongan periode 2016-2021, Asip Kholbihi SH.,M.Si mengatakan bahwa pada waktu dirinya dilantik, ia beserta Wakil Bupati diberi mandat spesifik oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. “ Ada dua hal besar yang harus diselesaikan, yaitu persoalan kemiskinan dan penanggulangan rob. Dua program instruksional Gubernur Alhamdulilah bisa kita laksanakan meskipun saya sadar itu belum sempurna. Angka kemiskinan, kita berhasil menurunkan sampai single digit pada tahun 2019. Untuk penanggulangan rob, Alhamdulilah disamping kita sudah melakukan upaya-upaya taktis strategis, dengan bantuan pemerintah pusat maupun pemprov, program ini cukup berhasil meskipun masih harus disempurnakan,” papar Asip
Disamping program instruksional itu, Asip juga membeberkan pihaknya sudah melaksanakan apa yang menjadi mandat dari RPJMD. “ Sehingga Alhamdulilah wajah kesejahteraan, setidak-tidaknya menurut para ahli indicator makro kita mengarah ke wajah kesejahteraan yang bisa dihadirkan selama 5 (lima) tahun ini. Terbukti dari peningkatan Produk Domestik Rasional Bruto kita yang sekarang sudah 25,24 juta perkapita per tahun. Saya meyakini dan tentu kita harus mendukung semua agar bu Fadia dan pak Riswadi nanti akan semakin meningkatkan lagi indeks perkapita kita. Karena itu adalah salah satu indikator dari makna kesejahteraan yang tentu menjadi tanggungjawab kita semua sebagai pemimpin, ” ungkapnya.
Selanjutnya melalui momentum Serah Terima Jabatan Bupati Wakil Bupati tersebut, atas nama pribadi dan Ibu Arini (Wakil Bupati) , Asip menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Pekalongan yang telah bahu membahu, dukung mendukung sepenuhnya serta mendoakan agar proses jalannya roda pembangunan di kabupaten Pekalongan dari masa ke masa, dari pemimpin ke pemimpin selanjutnya tetap berjalan dengan baik.
Mengakhiri sambutannya, Asip juga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas dukungan seluruh pihak, terutama instansi vertical yang atas kerjasamanya stabilitas daerah dan kondusifitas masyarakat bisa berjalan dengan baik. Selain itu ia juga berterimakasih kepada lembaga DPRD, seluruh jajaran ASN yang menunjukkan kinerja yang cukup baik. Demikian juga kepada para tokoh ormas, tokoh politik yang telah sangat berjasa.
‘Sekali lagi saya menyampaikan selamat bertugas kepada Bu Fadia dan Pak Riswadi, maturnuwun sanget kepada Bu Arini dan Pak Antono dan kepada kawan-kawan saya mengucapkan jazakumulloh akhsanal jaza,” pungkasnya.
Sementara itu Bupati Pekalongan terpilih periode 2021-2026, Fadia Arafiq SE.,MM dalam sambutan singkatnya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Pekalongan periode 2016-2021,Asip Kholbihi SH.,M.Si dan Ir. Arini Harimurti yang selam 5 (lima) tahun ini menurutnya telah membangun kabupaten Pekalongan dengan sangat baik dan ia juga meminta ide ataupun masukan untuk membangun kabupaten Pekalongan.
“ Saya berharap melalui visi misi saya, terwujudnya masyarakat kabupaten Pekalongan yang sejahtera adil merata dan berbudaya gotong royong dapat terjalankan dengan baik. Pada masa musim covid ini memang harus kita sikapi dengan bijak, kita juga harus memikirkan ekonomi masyarakat kabupaten Pekalongan. Kehidupan harus tetap berjalan, tapi protocol kesehatan juga harus tetap diterapkan. Saya minta kerjasama yang baik dari seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan, semua teman-teman Forkopimda untuk bisa memperkecil covid 19 yang zonanya dari merah ke hijau ,” pinta Fadia. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 28 Juni 2021
Pelantikan dilaksanakan secara langsung di Gedung Gradika Bhakti Praja Semarang dengan protokol kesehatan yang ketat, dan disiarkan secara langsung di kanal media sosial milik Pemprov. Jateng, Youtube dan facebook serta Radio Kota Santri. Acara ini juga disaksikan secara virtual oleh DPRD Kabupaten Pekalongan, Muspida, serta para kepala OPD dilingkungan Pemkab. Pekalongan.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan pelantikan Ketua TP PKK Kab. Pekalongan, yaitu Ibu Widi Roati Riswadi dan Ketua Dekranada Kab. Pekalongan, Bapak Mukhtaruddin Ashraff Abu oleh Ketua TP PKK Prov. Jawa Tengan sekaligus Ketua Dekranasda Prov. Jawa Tengah, Ibu Hj. Atiqoh Ganjar Pranowo.
Usai melantik Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengungkapkan kesan dan pesannya, Gubernur menangkap kesan yang sangat baik dalam pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan kali ini yang dihelat tepat di hari minggu yang seharusnya menjadi hari libur kerja. “ Mudah-mudahan ini menjadi pengingat pertama bagi Ibu Bupati dan Wakil Bupati bahwa kita harus senantiasa berinisiatif dan mengikhlaskan diri untuk melayani masyarakat tanpa kenal waktu,” ungkap Ganjar.
Tak lupa Ganjar juga mengingatkan kepada Fadia dan Riswadi untuk membawa amanah dengan baik, dan jangan ragu untuk selalu berkonsultasi dan berkoordinasi dengan Forkopinda, Gubernur bahkan Bapak Presiden kalau ada kesulitan untuk dipecahkan bersama-sama. “ Anda dilantik dalam kondisi situasi yang tidak mudah, kita dalam masa pandemi, namun saya percaya saudara akan mampu melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Ganjar
Gubernur juga mengingatkan bahwa Pakta Integritas yang telah ditandangani merupakan hal yang harus dipegang teguh. Pertama ganjar mengingatkan agar Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan yang baru dilantik untuk senantiasa pro aktif dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, tidak menerima gratifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung, bersikap transparan dan akuntabel.
“ Kalo dibilang capek, pasti capek namun dengan niat yang baik pasti bisa, karena kita harus siap –siap dadi Babune rakyat, dudu dadi ndorone rakyat,” tegas Ganjar.
Hal lain yang juga diingatkan oleh Gubernur adalah, agar Bupati dan Wakil Bupati dapat menghindari conflict of interest, mematuhi peraturan Perundang-undangan yang berlaku, menyampaikan informasi jika ada pelanggaran untuk kemudian dievaluasi, serta siap menghadapi konsekuensi jika melanggar.
Terakhir, Ganjar juga mengungkapkan pentingnya peran TP. PKK dan Dekranasda, dimana dalam situasi Pandemi PKK bisa menjadi agen untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya 5 M, sedangkan Dekranasda dapat berperan mendampingi UMKM sebagai sektor yang paling besar terkena pukulan agar mereka mampu bangkit lagi secara ekonomi.
Usai acara, Bupati Pekalongan dan Wakil Bupati Pekalongan memberikan pernyataan singkatnya, diantaranya pernyataan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan atas kepercayaanya memilih mereka berdua untuk memimpin Kota santri lima tahun kedepan. “ Doakan agar kami dapat bekerja dengan baik, InsyaAllah kami akan membuat masyarakat Kabupaten Pekalongan bangga, dan lebih maju, sejahtera dan adil merata,’’ ungkapnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE.,MM., juga berharap pihaknya dan seluruh elemen masyarakat bisa bersama-sama membangun Kabupaten Pekalongan menjadi jauh lebih baik lagi.
Dan tidak lupa, Bupati Fadia juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan yang telah mempercayakan amanah kepada Ia dan wakilnya untuk memimpin Kabupaten Pekalongan lima tahun kedepan.
‘’Saya ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan, dan ayo bangun bersama-sama Kabupaten Pekalongan menjadi jauh lebih baik lagi,’’ tuturnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pekalongan H.Riswadi, SH., mengatakan bahwa Ia berharap seluruh warga masyarakat Kabupaten Pekalongan dapat mendoakan supaya Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan bisa mengemban amanah dengan baik untuk menciptakan pembangunan di Kabupaten Pekalongan yang lebih maju, sejahtera dan adil merata.
‘’Doakan kami supaya bisa bekerja dengan baik. Karena kami berprinsip hari ini harus lebih baik daripada hari kemarin,’’ jelas Wakil Bupati Pekalongan H.Riswadi, SH. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Minggu, 27 Juni 2021
“Terkait dengan pencapaian target vaksinasi, kita akan dorong terus terkait dengan pencapaian target vaksinasi di masyarakat, “ ungkap Yulian Akbar.
Yulian menyampaikan kegiatan vaksinasi masal kali ini mendapat bantuan dari Polres dan direncanakan kegiatan serupa akan dilaksanakan minggu depan bekerjasama dengan TNI/Kodim. “Saya kira ini akan mengakselerasi apa yang sudah kita lakukan terkait dengan target vaksinasi di masyarakt,” ujar Akbar.
Sementara itu Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH.,S.IK menjelaskan kegiatan vaksinasi masal ini merupakan kerjasama Polres , Dinkes dan TNI/Polri. “Jumlah target untuk Kabupaten Pekalongan hari ini 4 ribu dari 27 fasilitas kesehatan (faskes) yang ada dan juga ada 2 faskes yang kita siapkan di GPU Kajen dan di Gedung NU,” terang AKBP Darno.
Kapolres mengungkapkan antusias warga mengikuti vaksinasi sangat tinggi terlihat dari banyaknya antrian di lokasi vaksinasi. Namun demikian pihaknya tetap mengatur antrian warga sesuai dengan aturan protokol kesehatan .
Ditambahkan pula bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti sampai disini karena kedepan TNI/Polri dan Dinkes Kabupaten Pekalongan akan menambah speed untuk pelaksanaan ataupun percepatan vaksinasi. Untuk itu pihaknya mengharap masyarakat agar menyiapkan diri. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Sabtu, 26 Juni 2021
Dijelaskan bupati, gambaran dari esensi kesejahteraan masyarakat bisa dilihat antara lain dari aspek struktur Pendapatan Perkapita daerah yang mengalami kenaikan serta angka kemiskinan yang mengalami penurunan.Begitu juga dengan pertumbuhan ekonomi yang pertumbuhannya jauh diatas nasional dan provinsi.
“ Keberhasilan tadi semata-mata karena kerja kita bersama. Kekuatan kolektifitas kita itulah yang mengantarkan beberapa prestasi yang mengantarkan beberapa capaian indicator pembangunan. Bahkan kabupaten Pekalongan salah satu diantara 62 kabupaten/kota di Indonesia yang dinilai on the track dalam tata kelola pemerintahan oleh Bappenas , baik penilaian oleh internal maupun oleh lembaga-lembaga independen lain. Itu semua karena control lembaga DPRD yang sangat baik, terus menerus memberikan input yang konstruktif untuk kemajuan kita,” ungkap Bupati.
Terkait kabupaten Pekalongan yang masih zona merah sepekan terakhir, Bupati berharap dengan ikhtiar yang terus menerus dilakukan, pada bulan Juli nanti grafiknya makin turun dan minimal bisa mencapai zona kuning. Bupati juga mengatakan penanggulangan covid di kabupaten Pekalongan mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Tengah yang dirasa cukup baik. Bahkan, Gubernur memberi masukan kepada para kepala daerah untuk belajar di kabupaten Pekalongan terutama berkaitan bagaimana mendesain Rumah Sakit darurat covid.
Selanjutnya Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada Dandim dan Kapolres Pekalongan yang telah bekerjasama dengan Pemkab dalam upaya penanggulangan covid 19. Selain itu, ia juga mengucapkan terimakasih kepada instansi vertical yang bersama-sama membangun kabupaten Pekalongan sehingga selama 5 (lima) tahun ini tercipta kondisi masyarakat yang kondusif.
“ Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih atas kejasama selam ini yang sudah berjalan dengan sangat baik, harmonis, semua bekerjasama untuk masyarakat kabupaten Pekalongan, “ pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Publlisher : aris
Kamis, 24 Juni 2021
Berkaitan sejak tiga hari terakhir Kabupaten Pekalongan memasuki zona merah, dalam rapat evaluasi tersebut Bupati Asip Kholbihi SH.,M.Si menyampaikan perlu adanya penanganan yang lebih maksimal lagi. “ Yang paling penting untuk kita ambil langkah, pertama adalah di tingkat masyarakat. Apapun kita masih memedomani agar protocol kesehatan (prokes) kita jaga secara ketat,” ucap Bupati.
Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada kepolisian yang konsisten melakukan operasi bahkan menutup tempat-tempat yang dipandang menimbulkan potensi kerumunan massa. “ Penjabat Sekda juga sudah mmbuat langkah-langkah internal, ASN yang perkembangannya ternyata banyak yang terpapar, sudah diambil langkah untuk dirumahkan (isoman), dan Dinas Dindikbud kaitannya persiapan tatap muka, ini juga harus diantisipasi, “ tandasnya.
Diakui Bupati, secara teori pihaknya memang belum mempunyai alat ukur yang efektif. Namun pihaknya tetap mengacu pada apa yang disampaikan Kementerian Kesehatan dan pihak-pihak otoritas terkait. “ Beberapa hari lalu posisi kita naik ke zona merah . Parameter apa yang menjadikan kita ini naik ke zona merah, kemudian nanti kita rumuskan secara sitematik langkah-langkah konkrit yang berbasis situasi lokal kita. Kemudian setelah itu bisa kita laporkan kepada Gubernur,” papar Bupati.
Wakapolres Pekalongan Kompol I Ketut Tutut mengatakan Kepolisian bersama instansi terkait, Kodim maupun Satpol PP telah melakukan kegiatan-kegiatan yang intinya berupaya meminimalisir penyebaran covid 19 baik kegiatan pencegahan, penanganan, pendisiplinan dan sebagainya. Menurutnya kegiatan penegakan kedisiplinan prokes akan terus dioptimalkan. “ Lonjakan kasus covid 19 salah satunya karena kurang sadarnya masyarakat terkait prokes, seperti menjaga jarak, termasuk juga penggunaan masker. Oleh sebab itu kedepan kita akan berkoordinasi lagi dengan instansi terkait, agar kegiatan ini kita optimalkan lagi, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pendisiplinan masyarakat termasuk kegiatan yustisi bagaimana menyadarkan masyarakat bahwa salah satu penyebab penyebaran covid 19 di wilayah Pekalongan ini karena salah satunya menyangkut masalah prokes,” terang Ketut.
Untuk itu pihaknya tetap bekerjasama dengan Kodim maupun Satpol PP untuk mengajak, mengedukasi masyarakat agar mereka sadar bahwa prokes belum dillaksanakan secara sempurna.
Sementara itu Pjs Perwira Penghubung Kodim 0710 Pekalongan Kapten Inf. Nurkhan menyampaikan ada beberapa factor yang menyebabkan lonjakan kasus covid 10 di kabupaten Pekalongan diantaranya kejenuhan masyarakat untuk melaksanakan 5M. “Kita tahu bersama untuk memakai masker saja masyarakat sudah mulai jenuh. Kemudian ada mobilisasi dari warga kabupaten Pekalongan keluar kota ataupun dari luar kota masuk ke kabupaten Pekalongan. Berikutnya, pasar-pasar tradisional dimana para pedagang hanya memakai masker ketika ada operasi saja. Dan hal ini membuat kerawanan,” ungkap Kapten Inf. Nurkhan.
Selanjutnya Kapten INf Nurkhan mengusulkan cara efektif untuk mengantisipasinya, yakni dengan mengefektifkan kembali fungsi dari PPKM mikro. “ Kami bersama TNI Polri telah melaksanakan operasi yustisi dan melibatkan seluruh PPKM mikro sehingga harapannya yang melaksanakan ini bukan hanya tiga pilar saja, TNI Polri dan Kabupaten , dalam hal ini tingkat kecamatan Polsek, Koramil dan Kecamatan, akan tetapi di level paling bawah yaitu PPKM mikro melaksanakan operasi yustisi juga, yang nanti dibantu babinsa dan babinkamtibmas,” paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kasie Datum Kejari Kabupaten Pekalongan Juwari SH menyatakan Kejaksaan mendukung penuh kebijakan dari Pemkab maupun dari TNI Polri terkait dengan penanganan covid 19 terutama penegakan disiplin. “ Mudah-mudahan nanti dengan adanya penegakan disiplin kepada masyarakat , bisa berkurang penyebaran covid 19 di Kabupaten Pekalongan,”tutur Juwari SH. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 22 Juni 2021
Bupati Asip mengatakan penguatan dua sistem pencegahan praktik korupsi di Pemerintahan Kabupaten Pekalongan, yang pertama yaitu dengan melakukan penguatan pada pembangunan sistem. Dan yang kedua adalah langkah-langkah terbaik dalam tata kelola pemerintahan sehingga bisa mengurangi resiko yang berportensi terjadinya korupsi serta dapat mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.
‘’Karena kita punya komitmen bahwa seluruh tata kelola pemerintahan Kabupaten Pekalongan ini berjalan dengan baik,’’ ungkapnya.
Bupati Asip melanjutkan, penguatan sistem ini harus kita dorong terus sehingga bisa berkembang, perbaikan sistem harus segera dilakukan, dimana sisrtem yang lama agar bisa mengikuti perkembangan jaman supaya bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat sehingga tercipta sebuah transparansi.
Oleh karena itu, Bupati Asip mengatakan bahwa ‘’ Dengan penguatan sistem dan tata kelola pemerintahan yang baik, maka transparansi dan keamanan terhindar dari praktik KKN bisa tercapai di pemerintahan Kabupaten Pekalongan,’’.
Selanjutnya, dikatakan Bupati Asip, bahwa selain menjalankan dua penguatan sistem supaya terhindar dari praktik korupsi, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga harus menjalankan mandat dari masyarakat dengan mencontoh dari teori Imam Ghazali bahwa manusia itu diberi fitrah atau ilham dari Allah untuk bisa melakukan kebaikan. Karena baik itu, lanjut Bupati Asip, memang ada fitrah yang diberikan oleh Allah kepada kita. Jadi melakukan kebaikan bukan karena adanya faktor eksternal melainkan kita baik karena datang dari diri kita sendiri sebagai anugerah yang diberikan oleh Allah SWT.
‘’Marilah kita menebar kebaikan dan melaksankan kebaikan dalam menjalankan roda pemerintahan di Kabupaten Pekalongan atas dasar memang kita ini ingin menjadi baik. Karena kalau kita ini baik, maka energi kebaikan kita itu akan menyebar ke masyarakat Kabupaten Pekalongan, sehingga menjadi masyarakat yang baik, menjadi masyarakat yang bertanggung jawab, sehingga kita bisa terhindar dari perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum. Baik hukum syariat maupun hukum positif kita,’’ jelasnya.
Selain itu Bupati Asip juga mengungkapkan bahwa untuk managemen aset daerah di Kabupaten Pekalongan sudah lumayan bagus, tata kelola dana desa juga sudah cukup baik, karena menurutnya pada tahun 2020 ini Kabupaten Pekalongan zero problem, tidak ada kepala desa yang terlibat masalah dengan dana desa seperti pada tahun 2018.
‘’ Kemudian yang paling penting lagi yang perlu kami sampaikan , bahwa intervensi sampai pada tahun ini progresnya sudah lumayan. Kemudian untuk mendukung program aksi cegah korupsi kami juga sudah melakukan penguatan intervensi pada area peningkatan pendapatan daerah,’’ ungkapnya.
Dan adapun untuk kendala yang biasa dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan terkait LKPD (Laporan Keuangan Pemerintah Daerah), dalam hal pengelolaan dan management aset dikatakan Bupati Asip sudah dapat diatasi. Dimana menurutnya, hal tersebut sudah dibuktikan dengan diperolehnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Kantor Perwakilan Jawa Tengan sebanyak enam kali berturut-turut .
‘’ Konsolidasi masalah aset menjadi masalah terus saat kita diperiksa oleh BPK, dan alhamdulilah kurang lebih enam kali berturut-turut kita mendapatkan opini WTP dari BPK RI yang menandakan LKPD kita sudah baik,’’ pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 17 Juni 2021
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si didampingi Penjabat (Pj) Sekda Ir Bambang Irianto M.Si beserta Asisten I dan Kabag Kesra, Inspektur Drs. Ali Riza M.Si, Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Ny Munafah Asip, serta Camat Paninggaran bertakziyah untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga besar HjKhoiriyah ( Eriyah), atas nama seluruh warga kabupaten Pekalongan karena kehilangan tokoh inspiratif yang menggerakkan masyarakat pada masanya sehingga menjadi panutan/trendsenter untuk perubahan desa.
“Sebelum beliau memimpin Kaliboja, desa Kaliboja tidak dikenal bahkan tertinggal. Kemudian setelah beliau pimpin, dengan kegigihan, kesabaran dan keuletan serta kreatifitas yang dimiliki, bisa mengangkat nama desa Kaliboja sampai ke tingkat internasional. Saya kira sangat sedikit tokoh wanita yang berperan besar merubah desanya sehingga bisa diangkat dan mendapat penghargaan dari pemerintah pusat,” terang Bupati Asip di kediaman Almarhumah Hj Khoiriyah di desa Kaliboja Paninggaran, Rabu (16/06) siang.
Dalam kesempatan itu bupati juga berharap agar sosok Hj Khoiriyah menjadi inspiring bagi para tokoh wanita di kabupaten Pekalongan untuk meniru jejak langkahnya. “ Kebetulan juga sudah terbit buku yang ditulis anaknya yang berbentuk novel, mudah-mudahan bisa dibaca oleh kita, sebagai bentuk penghargaan dan mencari teladan dari beliau,” harapnya.
Ditambahkan pula, Hj Khoiriyah adalah seorang pemimpin yang tegas dan lugas. “Walau beliau orang desa, pendidikannya juga desa, tapi punya pemikiran global. Think globally, act locally, itu adalah beliau. Beliau berpikir secara global walau actionnya ada di lokal. Saya kira menjadi inspirasi yang sangat baik untuk kita semua,” imbuhnya.
Kepada keluarga Almarhumah Hj Khoiriyah, bupati Asip juga mengucapkan ikut berduka cita dan berharap keluarga yang ditinggalkan tabah, sabar dan terus menerus melakukan pengayaan sumber-sumber inspirasi dari beliau untuk disebarkan pada para generasi muda termasuk kepemimpinan yang ada di desa Kaliboja. (Dian-Kominfo)
[Gambar]
Publisher : aris
Rabu, 16 Juni 2021
Bupati Pekaongan Asip Khobihi SH. M.Si mengatakan kegiatan bimbingan teknis pemasaran ekonomi kreatif tersebut sangat bermanfaat dan ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kemenparekraf maupun anggota komisi X DPR RI yang telah mendorong memberdayakan ibu- ibu rumah tangga untuk lebih mengerti tentang ekonomi kreatif.
“ Ekonomi kreatif itu terminology ekonomi baru yang berbasis kreatifitas dan informasi. Dulu njenengan bikin kripik tempe, dibuat lalu dijual ke tetangga ,sudah rampung. Di era sekarang, tidak seperti itu. Bikin keripik tempe, keripik pisang dikemas secara baik, kemudian diinformasikan melalui media, kemudian dijual. Dan ini berlaku untuk produk apa saja,” terang Bupati saat memberikan sambutan pada pembukaan bimbingan teknis pemasaran ekonomi kreatif.
Bupati juga berharap kepada para peserta agar kesempatan tersebut digunakan sebaik-baiknya karena tidak semua orang bisa mendapatkan ilmunya. “ Nanti panjenengan akan mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana stratergi pemasaran. Dan ini beda dengan ekonomi regular / konvensional. Karena ekonomi kreatif menggunakan srategi tertentu,” tegasnya.
Selanjutnya kegiatan bimbingan teknis diisi paparan materi yang disampaikan oleh Direktur Pemasaran Ekonomi Kraetif dan anggota DPR RI komisi X Bisri Romly, serta paparan materi tentang trik kelola keuangan usaha dengan handphone oleh narasumber. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 14 Juni 2021