KAJEN - Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti pagi ini melantik Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan yang baru, yaitu Ir Bambang Irianto M.Si , menggantikan sekda sebelumnya, Mukaromah Syakoer MM, di Aula lantai I setda, Jum’at (04/12). Acara Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan dihadiri oleh oleh para staf ahli, para asisten, kepala BPKD, Kepala BKD, Inspektur, rohaniwan, dan disaksikan secara virtual oleh para kepala OPD se-Kabupaten Pekalongan beserta jajarannya .
Plt Bupati Ir Arini Harimurti dalam sambutannya menjelaskan pelantikan ini dilakukan karena memang waktunya sudah sangat terbatas. “ Besok akan masuk minggu tenang, kemudian akan ada gawe besar tanggal 9 Desember, yang mana ini memerlukan penjabat yang berwenang, apalagi sekda ini yang jadi ketua Desk Pilkada, sehingga hari ini saya melantik. Demikian juga pada bulan Desember ini banyak sekali kegiatan yang memerlukan kecermatan, ketepatan, baik dalam loyalitas maupun di dalam keputusannya , “ papar Arini
Selanjutnya kepada penjabat sekretaris daerah yang baru saja dilantik Arini berpesan untuk bersyukur atas pelantikan tersebut. Selain itu, dalam rangka hajat besar nanti Arini juga meminta penjabat sekda bisa menjadi teladan dan bisa memotivasi kawan-kawan ASN untuk benar-benar melakukan netralitas terhadap calon pilkada, dan menjadi tauladan bagi semua.
“ Saya juga mohon hendaknya panjenengan bisa mengayomi, bisa bekerja dengan professional. Oleh karena itu , pegang teguh professional dan keikhlasan,” pintanya.
Arini juga menyadari bahwa bulan ini selain penuh dengan pekerjaan yang bisa diselesaikan sec ara tepat dan cepat , tetapi juga mengingat ini akhir tahun, di akhir tahun ini pandemic semakin meningkat, bahkan sudah ada kluster OPD , kemudian masalah politik. “ Namun demikian tiga permasalahan ini, saya percaya Pak Bambang bisa menyikapi hal tersebut sebagai ASN yang sudah cukup senior, sikapilah dengan baik. Dan saya percaya saudara mampu mengelola hal tersebut,” tandasnya
Pada kesempatan itu Arini juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh ASN yang selama ini sudah bekerja dengan baik. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 4 Desember 2020
KAJEN – Jelang pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pekalongan tahun 2020 yang akan jatuh pada 9 Desember 2020 nanti, Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti beserta jajarannya meninjau langsung alat kesehatan yang akan digunakan saat proses pilkada berlangsung nanti, khususnya alat pelindung diri (APD) di gudang New Coral Karanganyar, Selasa (01/12) siang.
KAJEN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan pengukuhan pengurus MUI masa khidmah 2020-2025 dengan tema ‘Peran MUI dalam menjaga persatuan dan kesatuan umat bangsa dan negara, Minggu (29/11) di aula lantai I setda. Acara ini dihadiri oleh Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti, unsur forkopimda, kepala Kemenag dan para kepala OPD terkait.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan acara doa bersama pada pagi ini, Senin (30/11/2020) di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan. Acara doa bersama tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 49 yang jatuh pada tanggal 29 November 2020 kemarin.
KAJEN – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Dra.Mukaromah Syakoer,MM., telah dilantik sebagai Widya Iswara Ahli Utama di BPSDM Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 25 November 2020 lalu. Oleh karenanya pagi ini, Jumat (27/11/2020) Ia memberikan pesan kesan selama menjabat sebagai Sekretaris Daerah di Kabupaten Pekalongan pada acara Lepas Tugas yang pelaksanaannya di halaman setda Kajen.
KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada hari Rabu, 25 November 2020 menerima penghargaan sebagai TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional (KIPP) Tahun 2020 atau yang lebih dikenal dengan nama SINOVIK. Ajang kompetisi ini diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Penghargaan TOP 45 ini diberikan kepada Laboratorium Kemiskinan.
Jumat, 4 Desember 2020
Kamis, 3 Desember 2020
Kunjungan yang dipimpin oleh Brigjen Pol Purnawirawan Oneng Subroto itu, dilakukan dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan .
Menurut Oneng Subroto, hal tersebut bertujuan untuk mengetahui secara langsung bagaimana hasil yang telah dicapai, kendala apa saja yang dihadapi, serta inovasi apa saja yang telah dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan.
‘’ Kedatangan kami ke Kabupaten Pekalongan ini dalam rangka monitoring dan pengawasan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan,’’ ungkap Oneng Subroto.
Selanjutnya, untuk hasil pantauannya sendiri, menurut Oneng Subroto, Kabupaten Pekalongan untuk tingkat kenaikan kasus positif Covid-19 tergolong tidak terlalu signifikan seperti kabupaten lainnya.
Selain itu, dikatakan Oneng Subroto, di tingkat Provinsi Jawa Tengah Kabupaten Pekalongan juga masih berada di peringkat lima dari bawah untuk kenaikan kasus positif Covid-19. Untuk itu pihaknya sangat mengapresiasi kinerja tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan yang telah melakukan kinerja dengan cukup baik.
‘’ Alhamdulilah Kabupaten Pekalongan sebetulnya kenaikannya itu landai tidak terlalu signifikan seperti kabupaten lainnya, karena secara umum rangking di Provinsi Jawa Tengah menempati posisi lima dari bawah ,’’ ujarnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro menjelaskan kondisi terkini di Kabupaten Pekalongan per tanggal 1 Desember 2020, yang menurutnya untuk angka kesembuhan atau recovery tembus angka 78,78 persen yang artinya tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pekalongan cukup tinggi.
Adapun untuk angka kematianya sendiri, lanjut Setiyawan, Kabupaten Pekalongan mencapai 4,24 persen, yang artinya tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Pekalongan tergolong sangat rendah. Oleh karena itu, Ia berpesan supaya masyarakat tetap menjaga protocol kesehatan dengan baik, supaya berbagai upaya dan inovasi yang dilakukan oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Pekalongan untuk mencegah dan menanggulangi Covid-19 bisa tercapai dengan baik.
‘’ Kondisi di Kabupaten Pekalongan per tanggal 1 Desember untuk angka kesembuhannya cukup tinggi dan angka kematiannya tergolong rendah, ini menunjukkan progress yang baik,’’ jelasnya (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 2 Desember 2020
Pada kesempatan ini peninjauan diterima oleh ketua KPU abi rizal dan PLt Bupati didampingi PLh Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto, Asisten Pemerintahan dan Kesra Totok Budi Mulyanto serta instansi terkait.
Peninjauan ini dimaksudkan agar nantinya proses pelaksanaan pilkada di Kabupaten Pekalongan dapat berjalan lancar, dan yang terpenting tidak ada kluster pilkada. Selain itu, Arini juga telah mengecek stok Alat Pelindung Diri (APD) yang telah disiapkan Komisi Pemilihan Umum ( KPU).
“Kami ucapkan terima kasih kepada KPU yang sudah menyiapkan alat pelindung diri. Mudah-mudahan nanti pilkada dapat berjalan lancar, dan tidak ada kluster pilkada. Tadi kami sudah ngecek, APD dalam keadaan baik dan cukup jumlahnya, “ ungkap Arini (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 1 Desember 2020
Plt Bupati Pekalongan Ir Arini Harimurti dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus MUI Kabupaten Pekalongan masa khidmah 2020-2025 terpilih. “Kami atas nama pemerintah juga mengucapkan terimakasih kepada MUI yang selama ini telah berkiprah bagi pembangunan kabupaten Pekalongan. Selama ini MUI khususnya di Kabupaten Pekalongan sudah berhasil menempatkan dirinya sebagai wadah, menjadi payung besar penyejuk bagi setiap kelompok. Dan fatwa, nasehat maupun bimbingan dari MUI kami harapkan dan saat ini sudah terwujud menjadi perekat dalam kebhinekaan, “ungkap Arini.
Selain itu, Arini juga menuturkan pihaknya berharap MUI mempunyai peran sebagai pencerah, pencerdas, inspirasi , solusi bagi masyarakat maupun pemerintah dalam menangani masalah-masalah yang terjadi, “ Mudah-mudahan dengan adanya MUI ini permasalahan yang ada, kita sengkuyung bersama sehingga masalah-masalah tadi bisa terkikis, ”harapnya.
Ditambahkan Arini, Pemda sangat mendukung kehadiran MUI karena memang MUI selama ini sudah memberikan bukti kemanfaatannya bagi umat dan pemerintah. “Terakhir saya mengajak jajaran Pemda, MUI, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk terus bersinergi menjalin kerjasama guna mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang sejahtera lahir batin, “ pungkas Arini
Sementara itu Ketua umum terpilih MUI Kabupaten Pekalongan Prof. Dr. KH Rozikin Daman dalam laporannya menjelaskan MUI merupakan organisasi sinergi antara ulama, syuama dan para cerdik pandai yang bersama-sama membangun organisasi yang dinamakan MUI. “ Keistimewaan dari MUI adalah tidak memiliki massa anggota meskipun tujuan dan misi saat dilahirkannya adalah untuk kepentingan umat, bangsa dan negara dalam rangka mengayomi umat di dalam wadah negara RI yang berdasarkan Pancasila,” jelasnya.
Menurutnya, MUI mempunyai fugsi diantaranya adalah memberi pertimbangan dan fatwa mengenai keagamaan pada masyarakat , umat dan pemerintah, menjadi penghubung dan perekat antar ulama dan umaro, juga memperkuat ukuwah Islamiyah dan kerukunan beragama dalam rangka persatuan dan kesatuan bangsa. ” Oleh karena itu, mengingat demikian strategis tugas dan fungsi MUI, kami mengajak segenap pengurus untuk dapat memberikan pengabdian dan dedikasinya secara sungguh-sungguh dengan penuh keihklasan dan kepada pemerintah serta semua pihak bisa memberikan dorongan spirit yang lebih kuat lagi agar MUI bisa lebih tegar dalam melaksanakan fungsinya, “ tandasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil ketua MUI Jawa Tengah Prof Dr. KH Ahmad Rofik mengingatkan bahwa menjadi pengurus MUI semakin hari terasa makin berat. Tantangan sangat banyak seperti kemungkaran merajalela, prostitusi, juga perjudian. Belum lagi persoalan IT yang berdampak makin maraknya anak-anak di warnet sementara pengajian-pengajian di masjid sedikit berkurang. Kemudian juga narkoba, sampai moderasi beragama.
“ Belum lagi soal kemiskinan, oleh karena itu kami atas nama MUI provinsi Jawa Tengah menitipkan Baznas kabupaten Pekalongan bisa dimaksimalkan. Mari kita ambil peran melalui kapasitas keilmuan kita bekerjasama dengan Pemkab melalui baznas, wakaf secara bertahap mengurangi , memberdayakan mereka, saya yakin sangat memungkinkan untuk meringankan beban saudara-saudara kita,” pintanya (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 30 November 2020
Dalam acara doa bersama tersebut tampak hadir Plt Bupati Pekalongan Ir.Hj Arini Harimurti, Ketua Korpri Kabupaten Pekalongan Dra.Mukaromah Syakoer,MM, Plh Sekda Pekalongan Bambang Irianto dan juga seluruh camat se-Kabupaten Pekalongan.
Saat memberikan sambutan pada acara tersebut, Plt Bupati Pekalongan Arini Harimurti mengatakan bahwa di tengah masa pandemic yang masih berlangsung saat ini, sebaiknya para pegawai dapat mengimplementasikan tiga makna utama sebagai ASN yang dituangkan dalam tema HUT Korpri ke-49 tahun ini yaitu melayani, professional dan ikhlas serta menjaga persatuan.
Karena menurut Arini, melayani merupakan tugas pokok ASN sebagai abdi negara yang harus dilakukan dengan profesionalitas dan keikhlasan supaya apa yang dikerjakan dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.
Selain itu, lanjut Arini, di masa Pilkada yang akan berlangsung pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang, sebagai ASN harus menjaga persatuan dengan tidak melakukan tindakan yang tidak menunjukan netralitas, integritas dan loyalitas kepada korps. Oleh karena itu, Ia berpesan supaya ASN tetap menjunjung tinggi jiwa korps supaya terhindar dari pelanggaran.
‘’Dalam rangka menyikapi perhelatan besar tersebut, maka keberadaan ASN telah diatur oleh peraturan dan ketentuan yang mengharuskan ASN harus bersikap netral. ASN wajib menjaga netralitas, solidaritas dan jiwa korps agar tidak terpengaruh untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap salah satu pihak,’’ ungkapnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Plh Sekda Kabupaten Pekalongan Bambang Irianto menjelaskan bahwa sejak didirikannya, Korpri sudah menunjukan peran dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara sebagai organisasi yang mewadai para ASN.
Ia juga berpesan supaya setiap ASN di lingkungan Kabupaten Pekalongan untuk bisa mempercepat perubahan budaya kerja guna menuju pola pikir yang lebih gigih, cerdas, inovatif dan tanggap sehingga bisa tanggap terhadap dinamika perubahan lingkungan strategis.
‘’Sebagai organisasi yang mewadai para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Korpri telah melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan telah melayani masyarakat dari berbagai bidang,’’ jelasnya.
Selanjutnya, Ketua Korpri Kabupaten Pekalongan Dra.Mukaromah Syakoer,MM., dalam kesempatan ini mengucapkan selamat hari ulang tahun Korpri ke-49 kepada semua ASN dan Ia juga sekaligus mengucapkan kesan dan pesannya karena sekarang sudah tidak lagi menjabat sebagai Sekda Kabupaten Pekalongan.
‘’Saya berterimakasih kepada semua pihak dan mohon maaf apabila selama bekerjasama, saya memiliki kesalahan baik yang disengaja maupun tidak kepada bapak/ibu semuanya,’’ ungkapnya.
Pada acara tersebut, juga diumumkan mengenai keputusan bupati terkait Top 6 pemenang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Dan untuk hasilnya, top 1 diraih oleh inovasi Si Japri dari UPTD Puskesmas Sragi 2, top 2 diraih oleh inovasi Kelas Mbah YI dari UPTD Puskesmas Karangdadap, top 3 diraih oleh inovasi Simdasa dari Kecamatan Talun, top 4 diraih inovasi Piva Jebol dari Kecamatan Kesesi, top 5 diraih oleh inovasi Sapu Jagad dari Dindukcapil, dan top 6 diraih inovasi Sinta Sah Bu dari DPM PTSP DAN NAKER.
Selanjutnya juga diserahkan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya 10 tahun (X) kepada 29 ASn , 20 tahun (XX) kepada 27 ASN dan 30 tahun (XXX) sebanyak 6 ASN yang melaksanakan pengabdian sebagai ASN (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 30 November 2020
Dalam sambutannya, Mukaromah Syakoer, MM menyampaikan rasa syukur dan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendoakannya, dan bekerjasama selama kurang lebih lima tahun lima bulan ini menjabat sebagai Sekda Kabupaten Pekalongan.
‘’Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan bekerjasama membangun Kabupaten Pekalongan selama ini,’’ ujarnya.
Ibu Mukaromah menyampaikan bahwa menjadi Widya Iswara, pihaknya telah melalui proses yang sangat panjang. Dimana proses tersebut tidak mudah dan dilalui dengan penuh perjuangan.
Menurutnya, Ia mulai tertarik untuk menjadi Widya Iswara pada tahun 2018 silam, dan baru resmi dilantik menjadi Widya Iswara pada November 2020 ini.
‘’ Ini melalui proses panjang, saya mendaftar Widya Iswara itu sejak bulan Februari tahun 2018,’’ ungkapnya.
Pada kesempatan ini, beliau juga berpesan kepada rekan-rekan ASN di Sekda untuk bisa melanjutkan apa yang sudah dicapai selama ini khususnya WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) merupakan audit dari BPK Pusat, yang menurutnya untuk mencapai itu sangat sulit. Oleh karena itu, menurut beliau bekerja harus dengan penuh professional, berintegritas tinggi dan loyalitas. Karena tanpa semua itu, lanjutnya, pekerjaan kurang berarti.
‘’ Proses untuk WTP ini sangat panjang sekali. Untuk itu bapak/ibu dengan proses yang panjang ini tinggal mempertahankan, tolong jangan sampai hal-hal yang telah kita selesaikan bersama menjadi turun gradenya,’’ jelasnya.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Asisten pemerintahan dan Kesra Setda Totok Budi Mulyanto menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Ibu Mukaromah Syakoer yang menurutnya kurang lebih lima tahun ini sudah berhasil merubah wajah baru Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik lagi, dan menurutnya hal itu harus dicontoh oleh semua pihak utamanya dalam menjunjung etos kerja yang telah ditunjukan selama ini.
‘’Saya ucapkan terimakasih kepada Ibu Mukaromah Syakoer yang telah membimbing kami semua sehingga membawa Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik,’’ ucapnya.
Publisher : aris
Jumat, 27 November 2020
Laboratorium Kemiskinan merupakan inovasi pelayanan publik yang diinisiasi oleh Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi SH.,M.Si yang kemudian diterjemahkan oleh Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan di lapangan. Inovasi ini merupakan upaya Pemkab Pekalongan dalam mengentaskan kemiskinan dengan memperhatikan kearifan lokal.
Penghargaan TOP 45 diserahkan langsung oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo di Gedung Tribrata Dharmawangsa Jakarta dan diterima oleh Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda Kabupaten Pekalongan, Drs. Rukman Hidayat AP.
"Masyarakat akan merasakan ‘kehadiran’ pemerintah ketika mereka mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas. Inovasi Pelayanan Publik adalah salah satu cara/upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan public, “ ujar Rukman dalam keterangan persnya
Rukman berharap dengan penghargaan TOP 45 yang pertama kali untuk Kabupaten Pekalongan ini akan memotivasi lahirnya inovasi-inovasi pelayanan publik lainnya di Kabupaten Pekalongan.
“ Tak lupa, kami juga mengucapkan terima kasih kepada KOMPAK dan semua pihak yang selama ini telah bekerja sama dengan Pemkab Pekalongan dalam mengawal proses inovasi pelayanan publik untuk mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik dan berkualitas, "pungkasnya (tim-kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 26 November 2020