KAJEN – Memasuki datangnya musim penghujan, PMI Kabupaten Pekalongan telah mempersiapkan segala sesuatu terkait kebencanaan seperti tenaga maupun alat yang diperlukan. Saat ini posko PMI juga siap melayani 24 jam. Hal ini diungkapkan ketua PMI Kabupaten Pekalongan sekaligus wakil Bupati Ir Arini Harimurti saat meresmikan Gedung PMI Kabupaten Pekalongan yang berada di Kajen, Rabu (13/01) siang.
“ Kami dari PMI, memasuki musim hujan ini, dan juga adanya covid 19, itu memang mempersiapkan beberapa kegiatan. Yang pertama tentu saja Sumber Daya Manusia(SDM). SDM sudah kami persiapkan, termasuk poskonya. Posko kita sudah kita dirikan untuk 24 jam sehingga apabila terjadi kebencanaan, masyarakat bisa melapor ke posko tersebut, sehingga bisa cepat tertanggulangi,” ungkap Arini
Selain itu, menurut Arini, pihaknya juga telah menyiapkan semua peralatan. “ Kami cek semua peralatan, apakah itu ambulans, perahu karet, dan peralatan yang lain,” lanjutnya
Arini merasa bersyukur ditengah-tengah kesibukan anggota PMI melaksanakan kegiatan kemanusiaan dalam rangka musim pandemi, gedung PMI bisa jadi.
Dikatakan Arini, Gedung PMI tersebut mempuyai 2 (dua) fungsi. Pertama sebagai markas, dimana semua komando para relawan semua ada disini. Kedua, sebagai klinik. “ Ada klinik dengan fasilitas yang memadai. Kalau dulu masih seadanya, klinik kita saat ini sudah representatif,ada dokter baik dokter umum maupun dokter gigi, termasuk perawat juga sudah kita persiapkan,”ujarnya
Sementara itu kegiatan yang pertama pada periode baru ini akan dilaksanakan pada sore hari. Kemudian di pagi hari akan dilakukan kegiatan pemeriksaan rapid antigen. Dan rencananya kegiatan tersebut akan dimulai pekan depan. “ Sehingga kepada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan rapid antigen, bisa di PMI. Untuk waktu (jam) nya akan disampaikan, “tandas Arini. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 13 Januari 2021
KAJEN – Dengan suasana yang masih berkabung atas tragedi kecelakaan pesawat Sriwijaya Air rute penerbangan Jakarta-Pontianak yang terjadi pada Sabtu kemarin (9/1), Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi,SH.M.Si., menyambangi rumah salah satu warganya yang menjadi korban tragedi jatuhnya pesawat tersebut, pada hari ini, Senin (11/1/2020), di Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi.
KAJEN – Sebanyak 397 Calon Pegawai Negeri Sipil formasi tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan hari ini, Kamis (7/1/2021) menerima Surat Pengangkatan CPNS yang secara simbolis diserahkan oleh Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.,M.Si, bertempat di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
KAJEN - Menghadapi musim penghujan yang biasanya disertai munculnya bencana alam seperti tanah longsor terutama di 4 wilayah yakni Petungkriyono, Paninggaran, Kandangserang dan Lebakbarang, Pemerintah Kabupaten bersama Polres dan Kodim 0710/Pekalongan mengadakan acara pembinaan kepala desa se-kecamatan Paninggaran pada Senin (04/01/21) pagi. Acara ini digelar di aula kantor kecamatan Paninggaran.
KAJEN – Kabupaten Pekalongan kini menambah daftar destinasi wisata yang dimilikinya. Kali ini, obyek wisata Curug Bendo Taman Sidoasri siap menjadi destinasi wisata alternatif khususnya di Kecamatan Doro, selain Bengkelung Park yang telah ada sebelumnya. Masyarakat Dukuh Pakuluran desa Sidoharjo terutama Pokdarwis dan LMDH selaku pengelola wisata Curug bendo mengadakan selamatan sebagai tanda pembangunan di wisata Curug bendo yang sudah mulai nampak hasilnya. Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si beserta rombongan dari Dinporapar meresmikan obyek wisata Curug Bendo dukuh Pakuluran desa Sidoharjo Kecamatan Doro, Sabtu(02/01/2021) pagi.
KAJEN - Dewan Koperasi Indonesia (Dekopinda) Kabupaten Pekalongan hari ini, Rabu, (30/12/2020) menggelar acara Musyawarah Daerah Dekopinda Kabupaten Pekalongan dalam rangka laporan pertanggungjawaban kinerja kepengurusan masa bakti 2015/2020 dan juga pemilihan kepemimpinan baru masa bakti 2020/2025. Acara tersebut digelar di Rumah Makan Tirta Alam Kulu, Kajen.
KAJEN – Permudah layanan hukum bagi masyarakat di Kabupaten Pekalongan, Pemerintah Kabupaten Pekalongan bersama Pengadilan Negeri Pekalongan menyelenggarakan acara Sosialisasi Layanan Aplikasi Kembang Desa ( Kemitraan Membangun Desa), pada hari ini, Senin (28/12/2020), yang bertempat di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
Bupati juga telah memerintahkan kepala dinas kesehatan untuk melakukan simulasi. Selain simulasi, juga disiapkan data yang update berkaitan dengan siapa atau prioritas yang menerima vaksin.
“ Tentu forkopimda. Bupati duluan, kemudian wakil bupati, ketua DPRD. Untuk memberi contoh kepada masyarakat, “ ujarnya
“ Kemudian prioritas kedua adalah para tenaga kesehatan. Inipun dipilah lagi, mana tenaga kesehatan yang menjadi ujung tombak dalam rangka menghadapi covid19,” lanjutnya
Dikatakan pula secara umum Pemkab sudah sering melakukan koordinasi berkaitan dengan penegakan disiplin. Hal ini dikarenakan meski kabupaten Pekalongan termasuk zona orange, trendnya makin hari terjadi lonjakan kasus covid19.
“ Oleh karena itu kita harus terus melakukan upaya-upaya agar penyebaran covid ini bisa dikendalikan. Istilah gas dan rem tetap kita pakai sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat berkaitan dengan bagaimana kita menyikapi perkembangan covid ini. Tapi yang jelas seluruh aparatur kita sudah siaga untuk ini, “tandas Bupati
Saat ini Dinas kesehatan punya 50 lebih tenaga vaksinator yang nanti akan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan. Adapun jenis vaksin yang akan digunakan , pemkab masih menunggu dropping dari pemerintah pusat melaui pemerintah provinsi Jawa Tengah. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 12 Januari 2021
Dalam kunjungannya, Bupati Asip menyampaikan agar kepada keluarga korban untuk bersabar dan tabah atas musibah yang menimpa salah satu anggota keluarga. ‘’ Kita menyampaikan duka atas nama pribadi dan masyarakat Kabupaten Pekalongan atas musibah ini,’’ ungkapnya.
Disampaikan Bupati Asip, korban bernama Didik Gunardi yang merupakan warga asli Desa Srinahan, Kecamatan Kesesi, dimana korban merupakan Captain Pilot NAM Air, anak perusahaan dari Sriwijaya Air. ‘’Korban merupakan warga Desa Srinahan, namun bertempat tinggal di Bekasi bersama anak dan istrinya,’’ ucapnya.
Dikatakan Bupati Asip, sesuai penuturan kakak korban, bahwa biasanya rute penerbangan korban itu ke Jakarta, Bali, dan kejadian kemarin beliau disuruh untuk mengambil pesawat ke Pontianak, sehingga masuk menjadi salah satu daftar penumpang pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di Kepulauan Seribu. ‘’Korban hendak mengambil pesawat ke Pontianak, sehingga masuk menjadi penumpang di pesawat Sriwijaya Air SJ182,’’ jelasnya.
Selain itu, Bupati Asip juga menambahkan, korban merupakan putra terbaik dari Kabupaten Pekalongan karena memang sejak sekolah prestasinya sudah menonjol dan selalu bersemangat dalam meraih cita-citanya untuk menjadi pilot. Untuk itu, Ia berharap ini bisa dijadikan contoh dan motivasi kepada anak-anak muda di Kabupaten Pekalongan untuk bisa memiliki semangat seperti capt Didik Gunardi untuk bisa mencapai cita-cita setinggi mungkin.
‘’ Sejak kecil capt Didik ini bercita-cita ingin menjadi pilot, dan alhamdulilah tercapai tercapai, semangat beliau untuk mencapai cita-citanya itu yang harus kita apresiasi,’’ ujarnya. Dan selanjutnya Ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk ikut mendoakan agar para crew dan penumpang kecelakaan pesawat ini bisa segera ditemukan. (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 11 Januari 2021
“Saya berharap pasar ini nanti akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di pantura khususnya di Wiradesa, kemudian bisa meningkatkan pendapatan para pedagang,” ungkap Bupati Asip di lokasi pembangunan pasar Wiradesa.
Dijelaskan bupati, ada 2000 lebih pedagang yang nanti akan ditampung dan ditata sedemikian rupa dan Ia optimis hal ini bisa menggairahkan sekaligus meningkatkan pendapatan.
“Oleh karena itu mudah-mudahan pasar ini bisa dibangun tepat waktu dengan memperhatikan standar kualifikasi (kualitas) yang bisa kita pertanggungjawabkan sekaligus menambah pengembangan potensi baru, karena ini disamping ada pedagang baru juga tidak menutup kemungkinan kapasitasnya akan kita tambah.sehingga memungkinkan pedagang pendatang atau pedagang baru, “lanjutnya
Kemudian kepada seluruh warga masyarakat, Bupati memohon doa agar pembangunan pasar Wiradesa bisa lancar, tepat waktu dan tepat mutu serta bermanfaat untuk ikhtiar meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat kabupaten Pekalongan.
Sementara itu Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah Kementerian PUPR, Cakra Nagara, ST.MT.ME menambahkan bahwa pasar Wiradesa dibangun dengan luas 1,8 Hektar, dan durasi pekerjaan selama 300 hari, dimulai tanggal 24 November 2020 sampai dengan 19 September 2021.
“Memang kemarin ada sedikit hal yang harus kita benahi bersama Pemda yaitu pembebasan lahan,supaya bersih semua, kalau bersih kita cepet, “ ujar Cakra.( Ar-Kominfo)
[Gambar]
Publisher : aris
Kamis, 7 Januari 2021
Pada kesempatan tersebut, Kepala BKD Diklat Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso, S.IP.,M.H., mengatakan bahwa yang menerima Surat Pengangkatan secara langsung berjumlah 15 orang yang terdiri dari 5 orang perwakilan formasi tenaga pendidik, 5 orang perwakilan tenaga kesehatan dan 5 orang perwakilan formasi tenaga teknis. Sedangkan untuk Calon Pegawai Negeri Sipil lainnya mengikuti acara penyerahan Surat Pengangkatan secara daring di kantor OPD masing-masing.
Selanjutnya, Kepala BKD Diklat Kabupaten Pekalongan Wiryo Santoso menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan pada tahun 2019 memperoleh alokasi formasi CPNS sebanyak 409 formasi yang terdiri dari guru sejumlah 250, tenaga kesehatan 90, kemudian tenaga teknis 69. Namun, dikatakan Wiryo, dari 409 formasi tersebut terdapat 12 formasi yang tidak bisa terisi, karena tidak ada pelamar dan tidak lulus passing grade.
‘’ Oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini mohon berkenan Bapak Bupati untuk berkenan menyerahkan Surat Keputusan Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan formasi tahun 2019 sebanyak 397 orang,’’ ungkapnya.
Dan untuk tingkat persaingan pada rekrutmen CPNS di Lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan formasi 2019 sendiri, dikatakannya sangat sengit karena dari 409 formasi terdapat 10.182 peserta pelamar melalui tahapan seleksi administrasi, tahapan kompetensi teknis, dan seleksi kompetensi bidang, hingga menjadi 397 orang yang lolos.
‘’ Dari 409 formasi terdapat puluhan ribu yang melamar untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Tentunya ini tidak sedikit,’’ ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pekalongan yang berkesempatan menyerahkan secara simbolis Surat Pengangkatan tersebut kepada para perwakilan CPNS, mengatakan bahwa proses seleksi CPNS formasi Tahun 2019 di lingkungan Kabupaten Pekalongan telah melalui proses yang cukup panjang dengan tingkat transparansi yang tinggi, dengan jumlah pelamar yang sangat membeludak. Untuk itu Ia berpesan kepada 397 CPNS yang telah terpilih untuk bisa memberikan etos kerja yang baik upaya bisa mengikuti mandat kerja yang akan diberikan oleh pimpinan.
‘’ Kalau kita lihat seluruh instrumen regulasi mengenai Aparatur Sipil Negara ini berubah begitu cepat dan terus berlangsung sampai hari ini, karena memang nanti akhirnya untuk mencari para aparatur sipil negara yang benar-benar profesional,’’ katanya.
Selain itu, Bupati Asip juga berharap para Calon Pegawai Negeri Sipil yang hari ini memperoleh Surat Pengangkatan untuk mempelajari betul tentang regulasi yang mengatur tentang kinerja, kemudian alur tugas yang dimandatkan oleh pimpinan, karena menurutnya, itu merupakan kuncinya untuk dapat menjadi abdi negara yang baik.
‘’Birokrasi kedepan mengharuskan setiap pegawai untuk terus belajar dan terus mengikuti perkembangan, serta mengetahui ekspektasi masyarakat,’’ jelasnya. (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 7 Januari 2021
Tampak hadir dalam acara Pembinaan Kepala Desa se-kecamatan Paninggaran ini Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si,Kapolres AKBP Darno SH.,SIK, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan SH.,SIP , Pj Sekda Ir Bambang Irianto M.Si, Ketua BPBD, Camat serta para kepala desa se-kecamatan Paninggaran.
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si mengungkapkan perlu dilakukan upaya-upaya preventif sehubungan dengan kondisi ekstrim alam anomali cuaca yang perubahannya terlihat sangat cepat . “Di 4 kecamatan ( Petungkriyono, Paninggaran, Kandangserang dan Lebakbarang) ini secara geologis lempengannya hampir sama, tanahnya juga hampir sama, kita menghadapi persoalan tanah gerak, longsor, ini yang perlu diantisipasi, “ ungkap bupati
Lebih lanjut Bupati menjelaskan bahwa diperkirakan kita menghadapi cuaca ekstrim pada bulan Maret. “ Karena itu sangat penting bagi para kepala desa se-Paninggaran ini nanti akan kita perbanyak EWS (early warning system) nya daerah-daerah yang kemarin ada longsoran,” lanjutnya
Menurutnya, secara normatif pihaknya sudah punya tahapan, antara lain dari BPBD yang juga sering melakukan pembinaan ke daerah. Untuk itu Bupati menekankan bahwa yang paling penting adalah bagaimana melakukan upaya pencegahan.
Dijelaskan pula Kabupaten Pekalongan dalam peta bencana regional Jateng termasuk daerah yang perlu diperhatikan terutama 4 kecamatan tersebut. Oleh karena itu Bupati meminta para kades harus terus, sekecil apapun perubahan yang terjadi di struktur geografis masyarakatnya agar dilaporkan. Selain itu, ada aspek social yang mana masyarakat harus paham betul tentang bagaimana menghadapi persoalan –persoalan seperti longsor maupun angin.
Sementara itu Kapolres Pekalongan AKBP Darno SH.,SIK kepada para kepala desa se-kecamatan Paninggaran mengingatkan untuk waspada terhadap ancaman bencana alam di wilayahnya “ Maka tanggung jawab bapak/ibu kepala desa ini untuk melihat apa yang menjadi ancaman. Kita harus paham terhadap daerah kita yang menjadi tanggungjawab dari bapak/ibu mengenai desanya masing-masing,” tutur AKBP Darno
Selain itu, menurut Kapolres, dengan dibukanya exit tol Bojong, semua pihak yang terkait harus mulai mempersiapkan diri terhadap kerawanan yang timbul. “ Jadi selain rawan bencana, tanah longsor, juga rawan kriminal sehingga perlu dikelola, “ tandasnya
Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0710/Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan SH.,SIP mengatakan mayoritas yang dialami di Paninggaran adalah longsor. Untuk itu Ia meminta kerjasama para lurah dan camat memulai mengantisipasi terjadinya hal tersebut. “ Di kampung kita Paninggaran ini, mulai hari ini saya mengajak khususnya para lurah, kita sampaikan kepada warga yang belakang rumahnya ada tebing yang curam ataupun yang rawan longsor, itu sebelum terjadi longsor ayo kerahkan gotong royong. Saya juga sudah perintahkan Babinsa untuk turun tangan membantu kesulitan masyarakat ,” ajak Dandim Hamonangan.
Dandim juga mengungkapkan pihaknya akan memonitor seluruh situasi yang terjadi di wilayah dan telah menyiapkan personel siaga. (Ar-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 4 Januari 2021
Walaupun secara umum belum dibuka luas, tapi secara terbatas wisata Curug Bendo sudah mulai diuji coba. Hal ini diungkapkan Bupati Asip Kholbihi SH.,M.Si saat berada di lokasi wisata tersebut. “ Pasca pandemi covid, maka akan kita buka secara luas dan masyarakat silahkan menikmati eksotisme keindahan alam Curug bendo ini. Bupati Asip menggambarkan kondisi Curug bendo, yang berupa paduan antara water fall (air terjun) dengan river (sungai). Airnya sangat bersih dan menyehatkan. Selain itu, yang tak kalah menarik adalah sudah bnyak warga masyarakat yang datang kesini karena airnya sangat alami sehingga sangat bagus untuk pengobatan.
“ Disamping untuk wisata umum, juga untuk wisata healthy(kesehatan). Udaranya sangat bersih, airnya sangat jernih dan makanannya (lokal foodnya) juga banyak. Ada kopi khas Sidoharjo, ada pula juruh(semacam legen), “terang Asip
Dikatakan pula Pemerintah akan mendorong agar destinasi wista yang berbasis komunitas dan dikelola oleh anak-anak muda semacam itu akan terus didorong supaya lebih bagus dan lebih berdayaguna lagi, sehingga bisa memberikan income tambahan untuk desa. “ Prinsip, penataan-penataan wisata menjadi konsen kami, untuk menambah penghasilan masyarakat sekaligus tujuan besarnya adalah memelihara alam agar tetap lestari dan satu sisi masyarakat kabupaten Pekalongan punya pilihan menentukan destinasi, “ujarnya
Bupati juga menerangkan bahwa masing-masing wisata punya keunggulan kompetitif dan komparatif. Di Curug bendo ini ada air terjunnya yang bening , sungainya juga bening, dan panorama alam yang luar biasa. “ Saya kira ini menjadi alternatif warga masyarakat kabupaten Pekalongan, kota Pekalongan dan sekitarnya bahkan sudah bnyak tamu kita dari Jakarta yang menikmati keindahan alam dan keasrian alam Pakuluran ini,” imbuhnya
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Kades Sidoharjo, Surono menjelaskan wisata Curug bendo ini pertama dirintis pada tahun 2017. Namun karena permasalahan modal dan akses jalan kurang mendukung, obyek wisata ini sempat vakum dan bahkan mangkrak. “Pada tahun 2020 ini pembangunan mulai masuk di Pakuluran akhirnya masyarakat yang tadinya patah semangat , motivasinya menggeliat lagi dan akhirnya masyarakat, pemuda, karang taruna dan LMDH bekerjasama untuk menghidupkan lagi wisata tersebut, “tutur Surono
Surono mengatakan karena masih pandemi dan belum cukup terkenal, rata-rata pengunjung per hari baru sekitar ratusan pengunjung.
Namun demikian dari sisi ekonomi, dengan adanya wisata ini jelas menumbuhkan adanya nilai-nilai ekonomi baru bagi masyarakat Pakuluran. “ Harapannya kami ingin memajukan desa melalui wisata ini. Dengan mengandalkan kopi khas Pakuluran dengan brand ‘Kopi gunung Prabuto’, juga gula semut, “pungkas Surono. (Ar-Kominfo)
[Gambar]
[Gambar]
[Gambar]
Publisher : aris
Sabtu, 2 Januari 2021
Pada acara tersebut tampak hadir Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, Ketua Dekopinda Kabupaten Pekalongan H.Basori, Dewan Pimpinan Dekopinwil Jawa Tengah Syamsul.
Dikatakan Ketua Dekopinda Kabupaten Pekalongan H.Basori dalam sambutannya, bahwa Dekopimda merupakan wadah gerakan koperasi yang salah satu fungsinya adalah sebagai wadah gerakan perjuangan, cita-cita dan nilai koperasi. Dimana menurutnya ,koperasi merupakan salah satu wadah lembaga ekonomi kerakyatan yang secara konstitusional itu tertuang dalam pasal 33 ayat (1) yang berbunyi ‘’Perekonomian disusun bersama berdasarkan atas asas-asas kekeluargaan’’ yang implementasinya memang terjadi kompetisi dengan lembaga-lembaga ekonomi yang lain seperti BUMN dan BUMS.
‘’Yang berikutnya memang fungsi sebagai Dekopimda adalah wakil dari gerakan ke dalam maupun keluar, dan yang ketiga fungsi Dekopimda itu sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan di bidang ekonomi,’’ ungkapnya.
Selanjutnya Ia mengatakan, di Kabupaten Pekalongan secara kuantitatif memiliki 671 koperasi, namun yang masih aktif hanya sekitar 261 saja. Untuk itu, menurutnya ini menjadi suatu tantangan tersendiri yang harus diperjuangkan agar ekonomi kerakyatan itu bisa meningkat dan kesejahteraan juga bisa meningkat. ‘’Karena memang salah satu bentuk yang paling ideal dan yang paling cocok adalah koperasi,’’ ujarnya.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Dewan Pimpinan Dekopinwil Jawa Tengah Syamsul menjelaskan sejak musyawarah nasional yang dihadiri oleh lebih dari 700 orang di Makassar dan dihadiri oleh 3 orang mentri, bahwa putusan Munas pada tanggal 29 Oktober 2019 itu sampai hari ini adalah putusan organisasi yang sifatnya konstitusional secara organisasi. Oleh karena itu pihaknya berharap semua daerah termasuk Kabupaten Pekalongan dan daerah lain untuk selalu mengikuti hasil musyawarah nasional supaya usaha dalam memajukan perkoperasian di Indonesia bisa dengan mudah diwujudkan. ‘’ Karena kita memiliki hasil Munas yang merupakan hasil keputusan tertinggi maka saya berharap semua bisa mengikuti hasil Munas dan Musda dengan baik,’’ jelasnya.
Selain itu dalam kesempatan yang sama, Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., menyampaikan bahwa Dekopimda sebagai holding dari koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan, harus digerakan lebih dinamis lagi supaya lebih bisa menjawab tantangan zaman. Karena menurutnya, sesuatu akan bisa tetap eksis atau bertahan apabila dapat mengikuti perkembangan zaman. ‘’ Harus tahu perkembangan zaman utamanya tentang perkoperasian baik di tingkat pusat maupun daerah,’’ ujarnya.
Sehingga, Ia sangat mendukung penuh Dekopinda untuk selalu melakukan inovasi-inovasi supaya koperasi-koperasi yang ada di Kabupaten Pekalongan masih bisa tetap aktif sebagai penggerak ekonomi kemasyarakatan. (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 30 Desember 2020
Aplikasi Layanan Aplikasi Kemitraan Membagun Desa atau Kembang Desa, merupakan aplikasi layanan hukum yang diprakarsai oleh Pengadilan Tinggi Negeri Provinsi Jawa Tengah, yang bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengakses semua informasi serta layanan hukum yang dibutuhkan oleh masyarat, yang secara resmi telah dilaunching oleh Gubernur Jawa Tengah pada tanggal 1 September 2020 lalu.
Mewakili Bupati Pekalongan, Pj Sekda Kabupaten Pekalongan Ir.Bambang Irianto, M.Si., menyampaikan bahwa aplikasi Kembang Desa ini merupakan inovasi layanan Pengadilan Tinggi Jawa Tengah yang terintegrasi dengan seluruh Pengadilan Negeri di bawahnya, dalam berkomitmen untuk meningkatkan layanan terhadap masyarakat. Untuk itu, Ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inovasi tersebut, sehingga masyarakat Kabupaten Pekalongan bisa terbantu.
‘’ Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi atas peluncuran Aplikasi Kembang Desa yang diprakarsai oleh Pengadilan Tinggi Jawa Tengah,’’ ucapnya.
Selanjutnya, dikatakan Pj Sekda Bambang Irianto, layanan Kembang Desa mengambil inisiatif pelayanan terhadap masyarakat di kantor desa/kelurahan. Yang menurutnya hal tersebut tentunya dapat memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan mengingat di era digital ini kebutuhan akses informasi dituntut harus cepat.
‘’ Melalui aplikasi layanan Kembang Desa masyarakat yang membutuhkan layanan hukum dapat terbantu untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan tanpa harus datang ke kantor pengadilan,’’ jelasnya.
Selain itu, Ia berharap setelah sosialisasi ini dilakukan, perangkat desa maupun kelurahan di Kabupaten Pekalongan dapat mempelajari dan menggunakan aplikasi Kembang Desa agar benar-benar siap dalam melayani masyarakat yang membutuhkan akses mengenai layanan hukum yang ada.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan H.Sutaji,SH.,MH., mengatakan bahwa aplikasi Kembang Desa merupakan aplikasi yang dibuat untuk mendekatkan layanan pengadilan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan hukum, sehingga menurutnya, dengan adanya aplikasi ini masyarakat dapat mendapatkan pelayanan hukum yang lebih mudah, cepat dan bahkan mempermurah biaya perkara.
‘’ Jadi, banyak sekali manfaatnya aplikasi ini dan salah satunya adalah mempermudah, mempercepat dan bahkan mempermurah biaya perkara,’’ paparnya.
Selanjutnya, Ia juga mengatakan bahwa aplikasi Kembang Desa ini memiliki sembilan layanan yang tersedia diantaranya adalah pendaftaran perkara elektronik, pelayanan surat keterangan, info perkara banding dan Pengadilan Negeri Jawa Tengah, izin besuk tahanan, sumber informasi berisi prosedur atau tata cara dan syarat pendaftaran perkara seperti perbaikan nama, wali izin menjual serta live stream pengadilan. Selain itu, menurutnya,terdapat pula layanan akademisi seperti layanan permohonan narasumber, izin riset dan bantuan hukum, serta yang terakhir adalah layanan telepon dan pesan whatsupp.
Dan dengan semua layanan yang tersedia pada aplikasi Kembang Desa tersebut, Ia berharap masyarakat bisa benar-benar memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang ada. ‘’ Harapan saya sebagai Ketua Pengadilan tentunya masyarakat yang membutuhkan layanan kami itu benar-benar memanfaatkan aplikasi layanan ini sehingga beban pekerjaan dan pengeluaran biaya yang tidak perlu,serta terbuangnya waktu yang percuma itu bisa dihindari,’’ jelasnya. (Lus-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 28 Desember 2020