KAJEN – Seminggu menjelang hari raya Idul fitri 1442 Hijriyah, Bupati Pekalongan H.Asip Khobihi, SH.M.Si., menutup acara Pengajian Jumat Pagi yang biasa dilaksanakan setiap hari Jumat selama bulan ramadhan. Acara tersebut dilaksanakan pada pagi ini, Jumat (7/5/2021) di Aula lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
Dalam acara tersbut, Bupati Asip menyampaikan bahwa Ia sangat bersyukur ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan bisa rutin mengikuti acara Pengajian Jumat Pagi yang dilaksanakan oleh Pemkab sejak awal Ramadhan. Karena menurutnya ‘pengajian itu penting sebagai sarana untuk mempelajari ajaran agama Islam yang terdapat dalam Al quran.
Menurut Bupati dalam mengaji pun harus teliti dan mencari guru yang benar. Karena menurutnya, agama itu tidak bisa dipelajari dengan menggunakan pendapat sendiri dan harus diajarkan oleh orang yang benar-benar paham. ‘’Jika menafsirkan agama dengan pendapat sendiri itu mesti banyak kelirunya. Dan yang benar adalah melalui rangkaian-rangkaian proses panjang, tentang siapa yang berhak menentukan hukum, kemudian kita generasi berikutnya hanya mencari referensi-referensi yang kita cari, kemudian kita sesuaikan dengan kondisi kontekstual’’ jelasnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini Bupati Asip juga mengucapkan terimakasih kepada Ustad Abi yang telah berkenan mengisi acara Pengajian Jumat Pagi selama bulan Ramadhan di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan. ‘’Oleh karena itu, saya mengucapkan terima kasih kepada ustad Abi dan kita doakan beliau panjang umur, sehat selalu dan ilmunya bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan, serta terus-menerus membina generasi kita,’’ tuturnya.
Dalam kesempatan ini Bupati Asip juga menghimbau seluruh ASN yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk tidak mudik ke luar kota. Karena menurutnya, apabila tetap nekat melakukan mudik, ini akan memperparah penularan covid-19. Untuk itu pihaknya sangat melarang para ASN dilingkungan kerjanya untuk tidak melakukan mudik. ‘’ Dan yang paling penting kita semua yang dari luar kota untuk bisa mematuhi aturan, serta saudara-saudaranya yang ada di luar kota juga tidak boleh mudik sejak kemarin ( Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 7 Mei 2021
KAJEN - Menjelang hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1442 H, Polres Pekalongan melaksanakan apel gelar pasukan operasi ketupat candi 2021 dengan tema ‘ melalui apel gelar pasukan operasi ketupat candi 2021 kita tingkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1442 H di wilayah hukum Polres Pekalongan’. Dalam apel gelar pasukan tersebut dibacakan amanat dari Kapolri yang menekankan rasa aman bagi masyarakat dalam rangka memperingati 1 syawal 1442 H.
KAJEN - Desa Wonorejo Kecamatan Kajen terpilih menjadi desa diterapkannya aplikasi sistem informasi managemen dan pelayanan desa (Simpeldesa) yang disediakan oleh pemerintah untuk membantu masyarakat mengetahui informasi terbaru serta mempermudah proses administrasi dari masyarakat dan mempermudah proses pendataannya. Pemkab Pekalongan didukung Telkom melaunching aplikasi simpeldesa ‘Penerapan Digitalisasi Pembangunan Desa berbasis SDGs Desa dalam Rangka Peningkatan Pelayanan Public dan Pemulihan Ekonomi Desa Melalui Padat Karya Digital’, pada Senin (03/05) sore di Balai desa Wonorejo.
KAJEN – Guna memastikan masing-masing sekolah yang melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka di Kabupaten Pekalongan mematuhi protocol kesehatan, tim satgas Covid-19 yang pimpin Pj Sekretaris Daerah Ir. Bambang Irianto M.Si didampingi Asisten Pemerintahan Kesra Totok Budi Mulyanto SE, bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiyawan Dwi Antoro, serta Ketua tim ahli Covid-19 Kabupaten Pekalongan melaksanakan kegiatan monitoring di sejumlah sekolah pada pagi ini, Jumat (30/04/2021).
KAJEN – Marbot adalah pemangku utama di masjid, oleh karena itu posisinya sangat penting dalam mengawal masyarakat dalam melaksanakan ibadah. "Untuk itu para marbot hendaknya bisa menyampaikan kepada jamaah di masjid untuk tetap mematuhi protocol kesehatan, supaya indeks penularan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan bisa cepat menurun" Ungkap Bupati Pekalongan Asip kholbihi SH.,M.Si pada acara silaturahmi bersama Marbot se-Kabupaten Pekalongan di bulan Ramadhan ini, yang dilaksanakan pada hari Rabu (28/4/2021) kemarin, yang bertempat di Pendopo Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Pekalongan Ir Bambang Irianto M.Si beserta jajaran Pemkab, dan forkopimca Bojong menunaikan sholat Isya berjamaah dilanjut sholat taraweh di Masjid Al Huda Desa Kalipancur Kecamatan Bojong, Selasa (27/04) malam. Sholat Isya dan taraweh bersama tersebut dalam rangka silaturahmi antara jajaran Pemkab dengan waga desa Kalipancur bojong sekaligus pantauan penerapan protokol kesehatan selama pelaksanaan ibadah bulan Romadhon.
KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si didampingi staf Pos Angkatan Laut (Posal) Wonokerto, baru baru ini mengunjungi kediaman Bapak Mujiono, ayahanda salah satu putra terbaik dari Kabupaten Pekalongan, Achmad Faisal yang beralamat di Desa Kebangkerep Kecamatan Sragi, Minggu (25/04) malam.
“Hal yang paling esensial adalah aman dari covid 19. Kita sangat kuatir karena angka pemudik sudah cukup tinggi, per hari ini di angka 7 ribu,” ucap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si usai mengikuti apel gelar pasukan operasi ketupat candi 2021 di halaman Polres Kajen, Rabu (05/05)pagi.
Oleh karena itu, menurut Bupati, daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) juga perlu diperketat. Dan pihaknya telah memerintahkan para camat/kepala desa agar menelisik kembali potensi para pemudik yang baru datang dari luar kota supaya tidak menimbulkan kluster baru yaitu kluster pemudik,seperti yang ditekankan Kapolri.
“Tetapi saya melihat Alhamdulilah kerjasama selama ini dengan pihak kepolisian berjalan dengan baik sehingga tentu ini berkorelasi terhadap penurunan penyebaran covid 19 di kabupaten Pekalongan,” terangnya.
Dikatakan pula Pemkab sangat apresiasi terhadap pemusnahan miras yang sudah berhasil disita oleh Polres Pekalongan.
“Alhamdulilah kita dari jajaran pemerintah sigap menaggapi keluhan-keluhan dari masyarakat. Insyaalloh Polres Pekalongan selalu siap mengayomi warga masyarakat kabupaten Pekalongan terutama untuk menjalankan 2(dua) agenda sangat penting bagi umat Islam yaitu puasa Romadhon dan Syawal 1442 H,”tandasnya.
Sementara itu Kapolres PekalonganAKBP Darno SH.,SIK menyebut pihaknya telah mendirikan pos pengamanan lebaran di 4 titik, yaitu di Siwalan, IBC, tugu Nol dan Kedungwuni. Sedangkan sebagai alternatif seandainya exit tol Bojong dibuka, pihaknya juga telah menyiapkan pospasm di exit tol Bojong.
Lebih lanjut, AKBP Darno mengungkapkan Polres Pekalongan menurunkan sekitar 320 personel , yang nanti juga akan dibantu dari TNI, Brimob dan stakeholder lain seperti dinas perhubungan, satpol PP dan Dinkes termasuk BPBD. “Jadi nanti dengan adanya kegiatan penyekatan atau pengecekan terhadap para pemudik yang ada ini tentunya akan membutuhkan banyak personel, termasuk stakeholder yang lain yang akan kita laksanakan seperti contohnya cek antigen dan lain sebagainya,” paparnya. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 5 Mei 2021
Launching ini dihadiri Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si, Kepala Dinas Kominfo Anis Rosidi SSos.,M.Si, Plt Kepala Dinas PMD PPPA PPKB Sri Yuliasih, Camat Kajen ,Kapolsek ,Danramil serta Kades Wonorejo. Sementara dari Telkom tampak hadir GM Witel Pekalongan Nanang Setyo Utomo beserta tim, juga CEO Simpeldesa Reno Sundara dan Smart City Experience Managemen Harun Triyantoro.
Launching Simpeldesa adalah salah satu upaya mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) desa. SDGs desa ini merupakan perintah dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) agar seluruh desa di dunia bisa membangun desanya dengan baik, warga masyarakat mendapat akses ke pemerintah secara baik, dari tingkat kesehatan, pendidikan, ekonomi, semuanya juga berjalan dengan baik. Maka muncullah upaya-upaya bagaimana menciptakan suprastruktur dan infrastruktur yang mendukung ke arah SDGs desa. Hal tersebut dikatakan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si dalam sambutannya.
“Di desa-desa di kabupaten Pekalongan yang jumlahnya 273, mempunyai setidaknya empat sumber daya yang kalau dimaksimalkan maka akan menjadi kekuatan utama dalam mendukung terwujudnya SDGs desa, “ujar Bupati.
Dijelaskan, keempat sumber daya itu antara lain sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya social dan sumber daya financial. ‘Sumber daya pertama adalah sumber daya alam. Seluruh desa di kabupaten Pekalongan alamnya subur. Yang kedua, kita punya sumber daya manusia. Yang ketiga sumber daya social. Ada tatanan nilai-nilai yang ini merupakan kekuatan desa seperti gotong royong, tepo sliro. Sumber daya yang keempat, yang menurut saya menjadi daya dukung utama, yaitu sumber daya financial (keuangan), “ terangnya.
Ditambahkan, sumber daya manusia sebagai salah satu sumber daya utama untuk menopang pembangunan desa ini sangat menentukan.
Melalui simpeldesa ini, Bupati juga meminta Kades Wonorejo mendidik anak muda agar lebih produktif dalam penggunaan smartphone dan bisa memberikan nilai lebih. “ Saya pesen monggo kita dukung launching ini, kemudian agar dimanfaatkan sebaik-baiknya ,” pintanya
Wahyu Andi Prasetyoatmojo , kepala desa Wonorejo dalam sambutannya menyampaikan terkait simpel desa, mengacu kebijakan dari pusat bahwa prioritas dana desa tahun 2021 salah satunya adalah digitalisasi desa. “ Desa harus mandiri, siap dalam layanan, regulasi, apalagi yang berhubungan dengan SDGs pembangunan berkelanjutan, ke depannya untuk masalah data, pembangunan fisik,human progress, pembangunan manusia, sumber daya manusianya harus siap, harus kerja untuk maju bersama,” ungkap Wahyu.
Wahyu menambahkan Desa Wonorejo,dari semua pihak baik lembaga, masyarakat, semuanya membantu membangun bersama dalam sebuah aplikasi yaitu simple desa.
Sementara itu GM Witel Pekalongan Nanang Setyo Utomo berharap pihaknya bisa memberikan sumbangsih dalam aplikasi simpel desa tersebut.” Sebagaimana namanya simpel desa, harapannya kita membuat semuanya simpel. Jadi simpel informasinya, simpel pengurusan keperluan-keperluan yang berkaitan dengan desa, dan juga simpel dalam peningkatan perekonomian di desa,” tutur Nanang.
Nanang juga meminta kerjasama para pejabat, masyarakat agar aplikasi tersebut bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai pemicu untuk meningkatkan perekonomian di masa pandemic ini. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 4 Mei 2021
Totok Budi Mulyanto, selaku tim satgas Covid-19, saat melakukan monitoring di SMK N 1 Sragi, menyampaikan bahwa intinya monitoring kali ini dilaksanakan untuk melihat apakah pendidikan tatap muka di Kabupaten Pekalongan sudah benar-benar mentaati protocol kesehatan atau belum. ‘’ Kalau protocol kesehatan itu ditaati ya kita sangat mengapresiasi tentunya kepada kepala sekolah, kepada bapak/ibu guru dan kepada anak-anak didik serta semuanya yang terlibat di sekolahan,’’ ungkapnya.
Namun, lanjut Totok, jika protocol kesehatan belum dilaksanakan dengan baik, menjadi kewajiban pihaknya untuk mengingatkan agar protocol kesehatan betul-betul ditaati, karena menurutnya protocol kesehatan merupakan harga mati. ‘’ Pendidikan tatap muka itu harga matinya adalah mentaati protocol kesehatan. Kalau sudah tidak taat protocol kesehatan ya nanti kita tinjau kembali,’’ ujarnya.
Totok menambahkan, bahwa rekomendasi pendidikan tatap muka itu diserahkan kepada satgas Covid-19 kabupaten/kota bukan dari gubernur, sehingga yang mengizinkan dan merekomendasikan adalah satgas Covid-19 kabupaten/kota. ‘’Oleh sebab itu, kami mewajibkan satgas ini untuk melihat pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka ini,’’ tuturnya.
Adapun untuk hasil dari monitoring sendiri, dijelaskan Totok bahwa secara umum pelaksanaanya sudah baik, hanya saja ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan lagi. ‘’ Hasilnya tadi di SMA 1 Kajen, SMP 1 Kajen, MTS 2 Kesesi dan ini SMK N 1 Sragi secara umum sudah baik, hanya saja seperti yang sudah saya sampaikan tadi masih ada beberapa hal yang masih perlu ditingkatkan lagi dan lalu diawasi,’’ jelasnya.
Selain itu, Totok juga berpesan kepada masing-masing kepala sekolah yang telah Ia monitor untuk dapat melakukan evaluasi secara berkala, supaya perkembangan yang sekecil apapun yang berpotensi memicu penularan itu bisa segera diatasi. ‘’Termasuk juga saya berpesan kepada kepala sekolah untuk memberikan izin kepada anak didik, guru dan karyawan di sekolah apabila ada gejala flu, batuk dan suhu badan melebihi 37,3 untuk tidak masuk ke lingkungan sekolah,’’ pesannya.
Totok juga menambahkan, untuk uji coba pembelajaran tatap muka di tahap kedua di Kabupaten Pekalongan ada penambahan delapan sekolah, diantaranya adalah SMK Negeri Kedungwuni, SMA 1 Kajen, SMP 1 Kajen, SMP N 1 Bojong, SMP N Petungkriyono, SMP Negeri Lebakbarang, SMP Negeri Talun dan SMK N 1 Sragi. "Di tahap kedua ini ada penambahan delapan sekolah lagi yang melaksanakan pembelajaran tatap muka,’’ pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Jumat, 30 April 2021
‘’Jamaah yang ada di masjid saya titip kepada pengurus masjid supaya saat melaksanakan sholat tarawih bisa menjalankan protocol kesehatan bisa tetap dijaga karena kecenderungannya yang sakit Covid-19 bulan-bulan ini semakin naik,’’ pesannya.
Ia menambahkan pihaknya sangat bersyukur bulan ramadhan tahun ini bisa mengadakan kembali acra silaturahmi bersama para Marbot masjid/mushola se-Kabupaten Pekalongan.
‘’Alhamdulilah saat ini kita bisa bersama-sama berkumpul dalam rangka silaturahmi di Pendopo Kabupaten Pekalongan,’’ kata Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si.
Selanjutnya, Bupati Asip mengatakan bahwa dalam kesempatan ini Ia meminta doa kepada para marbot. Diantaranya adalah supaya musibah pandemic Covid-19 bisa cepat hilang dan semoga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pekalongan bisa cepat meningkat. ‘’Karena ada musibah sehingga keadaan ekonomi kita ini tidak stabil. Dan ini saya minta do'anya ya,’’ ucapnya.
Pada kesempatan ini diserahkan bantuan kepada para marbot sebagai bentuk apresiasi atas kinerjanya mengadi untuk umat dan dengan ikhlas telah mengurus masjid. ‘Bantuan dari pemerintah ini untuk kemaslahatan marbot masjid, silahkan digunakan sebaik mungkin,’’ ungkap Bupati Asip Kholbihi. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 28 April 2021
Pada kesempatan itu Pj Sekda mewakili Bupati menyampaikan terimakasih kepada warga desa Kalipancur khususnya yang telah mematuhi protokol kesehatan selama menjalankan ibadah. Pj Sekda juga menyampaikan pesan dari Bupati, Gubernur bahkan Presiden terutama dalam menghadapi Idul fitri tahun ini, yakkni himbauan larangan mudik.
“Pemerintah mengambil kebijakan menghimbau untuk tidak melaksanakan mudik karena pengalaman tahun lalu bahwa dengan mudik ini terjadi kontak antar kota, antar provinsi yang kita tidak tahu apakah mereka ini aman dari covid 19, sehingga kasusnya meningkat.” Ungkap Pj Sekda Bambang Irianto, saat memberikan sambutan usai sholat taraweh.
Dijelaskan,hal ini bukan berarti pemerintah membatasi atau menghalangi silaturahim namun semata mata demi kebaikan semua.
“ Bupati menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas partisipasi dari seluruh warga masyarakat selama ini dalam pembangunan di kabupaten Pekalongan. Alhamdulilah, berkat kerjasama kita semua kabupaten Pekalongan dalam kondisi aman, tertib dan kita semua bisa menjalankan ibadah dengan leluasa, tanpa ketakutan karena kondisi keamanan yang terjamin,” lanjutnya.
Selanjutnya Pj Sekda berharap kondisi tersebut bisa terus dipertahankan untuk menghindari ada unsur yang berusaha memecah belah bangsa. Tak lupa Pj Sekda juga berpesan kepada para lansia untuk mengikuti vaksinasi lansia. “Khususnya untuk covid 19 sekali lagi mohon untuk tetap waspada dan jangan merasa longgar. Kita tetap harus terus berusaha dan saya harapkan kebijakan pemerintah untuk menvaksinasi para lansia diikuti, Insyaalloh tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Rabu, 28 April 2021
Bupati Asip mengapresiasi bangunan masjid Al Huda yang tampak megah. Menurutnya kemegahan tersebut mencerminkan kehidupan social warga sekitar yang makmur sejahtera. “ Masjid merupakan gambaran kehidupan social masyarakat sekitar. Tahun 2021 ini tingkat kesejahteraan masyarakat Kalijambe sampun sae. Alhamdulilah ini direfleksikan/diwujudkan dalam bentuk masjid,” tuturnya.
Selanjutnya, bupati menerangkan bahwa pemerintah menjalankan tugas bersama para kyai sebagai panggilan jiwa supaya kehidupan masyarakatnya menjadi orang yang sejahtera. Dijelaskan pula tokoh-tokoh Indonesia seperti KH Hasim Ashari, KH Ahmad Dahlan , sejak dulu telah mengajarkan prinsip hubbul wathon minal iman ( mencintai tanah air sebagian dari iman).
Selain itu, tugas pemerintah mewujudkan rasa aman bagi masyarakat seperti aman dalam mencari rejeki halal, juga aman dalam beribadah. “ Inilah karunia atau nikmat yang luar biasa, nikmat Iman Islam, juga nikmat aman,” paparnya.
Mengakhiri sambutannya Bupati berharap Kabupaten Pekalongan aman, tambah sejahtera lahir batin, generasi penerus sholeh/sholekhah, rejeki barokah untuk bekal ibadah serta menjadi orang-orang yang husnul khotimah.
Sementara itu Takmir Masjid Al Huda Kalijambe, Ustad H Badrudin dalam sambutannya berharap kehadiran Bupati beserta rombongan di Masjid Al Huda tersebut dalam rangka silaturahim betul-betul akan membawa keberkahan khususnya masyarakat Kalijambe, baik berkah umur maupun rejeki.
” Berbicara tentang silaturahmi, dalam konsep agama Islam di dalam Al Qur’an adalah disyare’atkan/diperintah. Sehingga dengan melaksanakan ibadah-ibadah, siang puasa dan malam sholat sunah dilanjutkan silaturahim, semoga ibadah kita sejak awal Romadhon sampai hari ini diterima Alloh SWT. Karena 10 hari pertama di bulan Romadhon adalah Rahmat atau kasih sayang dari Alloh SWT,” ucapnya.
Selain itu Ustad H Badrudin juga menyampaikan terimakasih atas dukungan Pemkab bagi pembangunan masjid Al Huda. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 26 April 2021
Wakil Bupati Arini mengikuti peringatan hari Otda bersama Ketua DPRD Dra. Hj. Hindun, MH, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Czi Hamonangan Lumban Toruan, S.IP, Kajari Kabupaten Pekalongan Abun Hasbullah Syambas, SH.MH, Wakapolres Pekalongan Kompol I Ketut Tutut. Selanjutnya, Pj. Sekda Ir. H. Bambang Irianto, M.Si, bersama para Asisten dan para Staf Ahli Bupati Pekalongan.
Acara puncak peringatan Otda tahun ini digelar secara virtual dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma'ruf Amin diikuti Gubernur, Bupati dan Wali Kota se-Indonesia.
Wapres mengungkapkan, peringatan hari otonomi daerah menjadi momentum yang tepat untuk melihat kembali dinamika dan tantangan yang akan dihadapi pemerintahan daerah di masa mendatang.
Dengan kebijakan otonomi daerah, pemerintah daerah memiliki keleluasaan menyelenggarakan pemerintahan sendiri atas dasar kreativitas dan peran serta masyarakat, khususnya untuk mengembangkan dan memajukan daerahnya.
Selain itu, menurut Wapres, otonomi daerah juga meningkatkan daya saing daerah melalui pemberdayaan masyarakat dan pemerintah daerah untuk mencapai tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Usai dibuka Wakil Presiden, acara dilanjutkan dengan pengarahan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Pada peringatan hari Otda ke-25 tersebut, Mendagri melaunching 3 Sistem aplikasi diantaranya Sistem Informasi Mutasi Daerah (Simudah), Sistem Elektronik Peraturan Daerah (e-Perda), dan Sistem Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Si-LPPD).
Mendagri Tito Karnavian mengatakan, ketiga sistem tersebut merupakan terobosan dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah untuk mengakomodasi urusan pemerintah daerah.
"Misalnya bagaimana aplikasi Simudah dapat membantu ASN pemerintah daerah dalam mengurus mutasi, dengan Simudah ASN yang bersangkutan cukup mengunggah berkas persyaratan ke dalam sistem, tanpa perlu datang ke kantor Kemendagri," ujarnya. (Dian-Kominfo) Sumber : Dari beberapa sumber
Publisher : aris
Senin, 26 April 2021
Achmad Faisal (Sertu Kom, 29 tahun) merupakan salah satu dari 53 personil KRI Nanggala-402 yang dinyatakan tenggelam ( subsunk ) di laut Bali saat melaksanakan tugas.
"Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Pekalongan, kami menyampaikan rasa duka yang sebesar-besarnya dan dukungan kepada keluarga agar tabah, diberi kekuatan lahir batin, tetap optimis serta husnudzon terhadap ketentuan Allah SWT sambil tentunya tak berhenti berdo’a," Ungkap Bupati. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 26 April 2021