KAJEN – Menginjak hari ke sembilan di bulan suci Ramadhan, Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., berkesempatan melakukan kegiatan sholat tarawih di Desa Rembun, Kecamatan Siwalan, pada Rabu (21/4/2021) malam. Bupati Asip didampingi Sekda Kabupaten Pekalongan Ir.Bambang Irianto M.Si, Asisten Pemerintahan Setda Toto Budi Mulyanto, dan Kepala Dinas Kesehatan Setiyawan Dwiantoro.
Dalam kesempatanya tersebut, Bupati Asip mengatakan bahwa Ia hadir melakukan kegiatan tarawih keliling dalam rangka mengamalkan adab atau tradisi pemimpin Kabupaten Pekalongan terdahulu yang telah memprakasai kegiatan yang menurutnya sangat baik ini. ‘’ Niat tarawih di masjid sini dan silaturahmi karena Rembun ini menurut sejarah merupakan bagian dari salah satu pusat pengembangan pendidikan Islam di Kabupaten Pekalongan.,’’ ungkapnya.
Selain itu, Ia juga menurutkan bahwa kedatangannya ke desa Rembun juga dalam rangka ikhtiar tentang mencari cara untuk bagaimana membangun masyarakat supaya bisa lebih baik dalam konteks mencari nilai-nilai baru. ‘’ Inilah yang menjadi tugas pemerintah karena tugas pemerintah itu mewujudkan kesejahteraan melalui program pembangunan,’’ ujarnya.
Dalam kesempatannya ini Bupati Asip juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan kemaslahatan dalam masyarakat, menurutnya antara pemimpin dan kyai dapat bersinergi guna mewujudkan kemaslahatan tersebut. Sebab, lanjut Bupati Asip, peran pemimpin adalah mewujudkan kesejahteraan dengan cara pembangunan, sedangkan peran kyai adalah menjaga masyarakat supaya bisa selamat dunia akhirat.
Oleh karena itu, Bupati Asip berharap bahwa para kyai bisa bersama-sama dengan pemimpin untuk mewujudkan kemaslahatan tersebut sehingga masyarakat di Kabupaten Pekalongan bisa semakin maju dan bisa selamat dunia dan akhirat. ‘’ Jadi sinergitas antara dua komponen inilah yang menjadi tumpuan warga masyarakat agar masyarakat menjadi semakin baik lagi,’’ tuturnya.
Selain itu, dalam kesempatan ini Bupati Asip juga mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat Desa Rembun yang kurang lebih selama lima tahun masa kepemimpinannya telah membantu pemerintah. Ia juga mengucapkan mohon maaf apabila ada kesalahan dan hal yang kurang berkenan selama kepemimpinannya. ‘’ Terimakasih atas kerjasama dan dukungannya, dan saya mohon maaf apabila pemerintahan selama lima tahun ini yang saya pimpin ada hal yang kurang berkenan, saya atas nama bupati dan selaku pemimpin saya minta mohon maaf,’’ pungkasnya.(Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Kamis, 22 April 2021
KAJEN - Stunting menjadi istilah yang cukup populer akhir-akhir ini karena berkaitan dengan kualitas hidup manusia. Dimana menurutnya, stunting merupak gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang dialami oleh anak-anak yang disebabkan oleh gizi buruk, kemudian infeksi berulang, stimulasi psikososial yang tidak memadai. ‘’Seorang anak dianggap stunting jika tinggi badannya berada di bawah standar deviasai di bawah standar ukuran anak. Hal ini dijelaskan oleh WHO yang harus menjadi pedoman kita semua,’’ ungkap Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, pada hari ini, Selasa (20/4/2021) pada acara Rembug Stunting yang diselenggaran oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan secara langsung maupun melalui zoom meeting di aula lantai 1.
KAJEN – Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si., melakukan Safari Ramadhan perdananya di Bulan Ramadhan tahun 1442 H ini dengan berkunjung ke Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran pada Senin (19/4/2021) malam. Dalam kunjungannya Bupati melakukan sholat tarawih di Masjid Jami Al Khairul Huda Kecamatan Paninggaran serta menyerahkan bantuan sembako bagi warga kurang mampu di desa setempat dan memberikan bantuan Al -Quran untuk masjid.
KAJEN – Dalam rangka mendukung kebijakan dari pemerintah pusat terkait adanya larangan mudik lebaran tahun 2021 mendatang, Bupati Pekalongan H.Asip Kholbihi, SH.M.Si, menghimbau warganya untuk mematuhi aturan tersebut demi keselamatan bersama. Hal tersebut dikatakan Bupati Asip Kholbihi saat di Makodim 0710 Pekalongan, pada Jumat (16/4/2021) malam. ‘’Kita sudah menerima surat edaran terkait dengan larangan mudik, tentu kita akan menyikapi, dengan mengamankan kebijakan dari pemerintah pusat,’’ ungkap Bupati Asip Kholbihi.
KAJEN - Selama bulan Ramadhan 1442 Hijriyah ini, Pemkab Pekalongan mengadakan kegiatan Pengajian Ramadhan Jum’at Pagi bagi para ASN di lingkungan pemkab Pekalongan. Pengajian Ramadhan Jum’at pagi perdana, Jum’at (16/04) di aula lantai I Setda Kabupaten Pekalongan menghadirkan penceramah ustad Hadi Wibowo,S.Pd.I dari Kajen, dihadiri Penjabat (Pj)Sekda Ir. Bambang Irianto M.Si beserta para asisten, para kepala OPD serta para ASN. Pengajian dibuka oleh bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si. Dalam sambutannya Bupati menerangkan bahwa ngaji merupakan hal penting karena wajib bagi kita semua untuk bekal supaya dalam setiap melangkah, baik ibadah yang bersifat personaliti maupun social, ada patokan yang sesuai dengan hukum.
KAJEN - Melalui perencanaan pembangunan yang mengusung tema " Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Melalui Gerakan Kudu Sekolah" Kabupaten Pekalongan kembali memperoleh penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2021 dari pemerintah provinsi Jawa Tengah. Pemerintah Kabupaten Pekalongan berhasil meraih juara III untuk kategori kabupaten.
KAJEN - Menyambut datangnya bulan Ramadhan 1442 Hijriyah, Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si atas nama pemerintah Kabupaten Pekalongan berpesan kepada warga masyarakat agar dalam melakukan ibadah selama bulan suci tetap memperhatikan penerapan protocol kesehatan mengingat situasi saat ini masih dalam pandemic covid 19. Hal itu disampaikan Bupati saat melaksanakan sholat tarawih berjamaah di masjid Al Muhtarom Kajen, Senin (12/04/2021) malam atau 1 Ramadhan 1442 H.
KAJEN - Jelang bulan puasa Bupati Pekalongan Asip Kholbih melantik kepala desa Pringsurat Kecamatan Kajen di Pendopo rumdin Bupati, Senin (12/4/2021). Dalam kesempatan itu Bupati menyampaikan, pelantikan sehari menjelang puasa maknanya sangat besar. dengan harapan supaya bersih kedepan tidak ada masalah di dalam tata kelola pengelolaan keuangan desa. Bupati menambahkan sebenarnya akan melantik saat puasa siang dengan maksud untuk menginternalisasi nilai-nilai orang puasa karena orang puasa harus menahan diri dari semua hal-hal yang tidak baik, dan melakukan hal-hal yang lebih baik untuk kepentingan Desa Pringsurat.
KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si menghadiri dan mengucapkan selamat atas dilantiknya Pengurus Cabang Gerakan Pemuda Anshor periode tahun 2021-2024. Pelantikan PC GP Anshor Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2020-2024 dengan tema “Sinergitas Gerakan Kader Menuju Kemandirian Organisasi” digelar di Aula gedung PCNU, Jalan Karangdowo kecamatan Kedungwuni, Minggu (11/04)
Bupati Asip melanjutkan, bahwa secara data sendiri di Kabupaten Pekalongan telah mengalami penurunan angka stunting dari tahun 2019 sampai tahun 2020 kemarin. Menurutnya ‘’Di kita catatannya adalah pada tahun 2020 ada sebanyak 1631 anak yang stunting atau 15,81% dari 10.316 balita yang di timbang. Dan ini juga menurun dari tahun 2019 yang sebesar 21,43%,’’Dan menurut Bupati Asip angka 15.81% ini juga harus dipikirkan melalui rembug stunting ini secara sistematik sehingga dari tahun ke tahun penurunannya lebih tajam lagi.
Selain itu Ia juga mengatakan bahwa stunting ini harus dicegah sedini mungkin karena akibatnya yang sangat fatal. ‘’Selain mengalami fungsi kognitif dan keterlambatan motorik, anak-anak stunting juga beresiko mengalami permasalahan kesehatan di masa dewasa. Dan bagi perempuan makan ia akan melahirkan bayi yang lebih kecil dan akan beresiko melambungkan lingkaran setan kemiskinan dalam keluarga. Jadi ini penting karena untuk mengurai agar persoalan-persoalan di belakang hari bisa kita antisipasi sedemikian rupa,’’jelasnya.
Dan karena masalah stunting merupakan masalah multidimensional, Bupati Asip mengatakan bahwa masalah ini harus diselesaikan dnegan melibatkan banyak sektor supaya bisa cepat diselesaikan. ‘’ Ada faktor multidimensional yang tidak hanya disebabkan oleh gizi buruk saja yang dialami oleh ibu hami maupun anak balita, oleh karena itu penanganan stunting harus ditangani secara pentahelik yaitu koordinasi antar sektor dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan,’’ ujarnya.
Selain itu, tambah Bupati Asip, pemerintah desa juga menjadi hal penting dalam permasalahan ini ,karena menurutnya, nanti dana desa bisa diarahkan untuk infrastruktur dalam rangka menangani atau pencegahan dini terhadap keluarga yang berpotensi akan mengalami stunting.
Selain itu, lanjut Bupati Asip, Pemerintah Kabupaten Pekalongan juga akan terus melakukan upaya-upaya konfirmasi, singkronisasi, dan sinergitas dari hasil analisis situasi dan susunan rancangan kegiatan dari OPD penanggung jawab layanan di tingkat kabupaten dengan hasil perencanaan partisipatif masyarakat dalam rangka penurunan stunting.
Sementara itu dalam kesempatan yang sama, mewakili Dinkes Kabupaten Pekalongan, Dr.Budi Darmoyo mengatakan dalam sambutannya, bahwa tujuan puncak dari acara rembug stunting ini adalah untuk meningkatkan sinergitas dan singkronisasi hasil analisis situasi serta penyusunan rencana kegiatan dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Pekalongan. ’Tujuannya memang pada akhirnya untuk pencegahan stunting di Kabupaten Pekalongan,’’ ujarnya.
Selain itu, dikatakan oleh Dr. Budi Darmoyo bahwa dalam acara rembug stunting ini juga diberikan penghargaan terhadap tiga puskesmas terbaik dalam upaya penurunan stunting di Kabupaten Pekalongan. Dimana penghargaan tersebut diberikan kepada Puskesmas Kesesi 1, Pusksesmas Paninggaran dan Puskesmas Bojong 1. ‘’ Sebagai bentuk memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Kabupaten Pekalonga diberikan 3 penghargaan terbaik bagi puskemas dalam penurunan stunting yaitu Puskesmas Kesesi 1, Puskesmas Paninggaran, dan Puskesmas Bojong 1,’’ pungkasnya.(Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 20 April 2021
Pada kesempatan tersebut Asip berpesan agar masyarakat Desa Paninggaran bisa menjalankan ibadah di bulan Ramadhan ini sebaik mungkin meski dalam situasi pandemi, karena pahala ibadah di bulan suci ini berlipat ganda. Tak lupa Asip juga berpesan agar masyarakat jangan lupa bertadarus Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk mewujudkan kesejahteraan, kedamaian dan keamanan masyarakat serta yang juga tak kalah penting adalah tanggungjawab dan kewajiban pemerintah dalam menjaga keamanan akidah warganya supaya tetap berpegang teguh pada akidah dan akhlak yang baik. “Pemerintah juga bertugas membantu mengamankan akidah yang sudah tertanam baik di masyarakat Kabupaten Pekalongan supaya jangan sampai akidah yang sudah baik ini hilang atau digantikan paham-paham tidak benar dari luar yang tidak sesuai dengan akidah kita semua,’’ tegasnya.
Diungkapkan Asip bahwa, berkaitan dengan tugas dan tanggungjawab mengamankan akidah masyarakat inilah, atas nama Pemerintah Kabupaten Pekalongan dirinya hadir ditengah masyarakat Paninggaran, selain tentunya juga untuk bersilaturahmi. “ Kami mengucapkan teimakasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Paninggaran atas kerjasamanya selama ini, sehingga tercipta kondisi yang aman dan tentram, itu tanda kerjasama yang baik antara ulama dengan pemerintah,’’ tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Asip berpesan agar masyarakat, khususnya masyarakat Paninggaran untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan, mengingat bulan Ramadhan kali ini masih dalam situasi pandemi. (Dian-Kominfo)
[Gambar]
Publisher : aris
Selasa, 20 April 2021
Hal tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pekalongan, ucap Bupati Asip, karena belajar dari lebaran tahun kemarin, saat ada larangan mudik dari Pemerintah Pusat, warga Kabupaten Pekalongan yang berjumlah sekitar 55.000 orang tetap nekat pulang ke kampung halaman. Dan hal tersebut tidak boleh terulang kembali di tahun ini, menurutnya.
Selain itu, supaya tidak terulang kembali seperti tahun kemarin, dikatakan Bupati Asip Kholbihi bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Kapolres Pekalongan untuk membatasi pemudik di tahun 2021 ini. Dan pihaknya juga akan melakukan sosialisasi dengan Paguyuban Warga Pekalongan yang ada di Jakarta supaya pembatasan mudik bisa dilakukan dengan baik. ‘’Kepada warga Pekalongan yang ada di Jakarta, saya mohon agar ikut mengamankan kebijakan pemerintah, demi keselamatan kita bersama,’’ ujarnya.
Selain melakukan antisipasi gelombang mudik dari luar kota, dikatakan oleh Bupati Asip Kholbihi bahwa pihaknya juga melarang ASN yang ada di lingkungan Kabupaten Pekalongan untuk mengajukan ijin mudik karena menurutnya, dapat dipastikan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan mengijinkannya. ‘’ Memang di Kabupaten Pekalongan ini banyak ASN yang berasal dari luar kota, tetapi Insyaallah para ASN di lingkungan Kabupaten Pekalongan ini sudah memahami aturan main, sehingga tidak mengajukan ijin untuk mudik pada hari itu. Dan pemerintah kabupaten juga tidak akan mengijinkan, dalam rangka mengamankan instruksi dari pemerintah pusat,’’ ungkapnya.
Bupati Asip juga menuturkan,hal yang paling penting saat ini adalah mewaspadai para pemudik-pemudik yang datang ke wilayah Kabupaten Pekalongan dengan cara mengoptimalkan kembali program dari pak gubernur yaitu ‘Jogo Tonggo’. Karena menurutnya Program "Jogo Tonggo" ini yang harus diaktifkan kembali untuk mengantisipasi kalau ada beberapa warganya yang terpaksa pulang, maka harus ada langkah-langkah untuk mencegah penyebaran virus Covid-19,’’
Dan saat dimintai keterangan, apabila ada warga Kabupaten Pekalongan yang pulang ke kampung halaman dari luar kota sebelum tanggal 6 Mei 2021 mendatang apakah akan dilakukan karantina terlebih dahulu, Bupati Asip menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan melakukan hal tersebut. ‘’Tidak, saya lihat, kecuali yang bergejala ya, dan sekarang ini sudah banyak yang pulang juka ini, tetapi karena kondisinya sehat-sehat saja maka tidak kita lakukan langkah-langkah tersebut. Tetapi tetap kita waspadai, karena dari Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan akan memantau terus perkembangan orang per orang warga masyarakat, terutama yang baru saja datang dari luar kota,’’ jelas Bupati Asip Kholbihi. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Sabtu, 17 April 2021
“Saya berpesan kepada para ASN supaya tidak keliru, maka harus belajar (ngaji). Apalagi dalam konteks pengamalan agama. Agama ini tidak boleh menggunakan interpretasi sendiri karena agama merupakan wahyu sehingga harus ada pihak otoritas yang menunjukkan bahwa wahyu ini diimplementasikan dalam bentuk ibadah yang bisa dipertanggungjawabkan,” terang Bupati.
Selanjutnya dijelaskan bahwa pemegang otoritas domain keagamaan setelah para nabi, diselesaikan semua oleh para sahabat. Dan sekarang yang diakui menurut disiplin ilmu agama, pemegang otoritas untuk bisa menyampaikan wahyu secara benar, adalah para ulama. “ Ulama adalah personifikasi yang melalui dua tahap. Pertama sudah melakukan proses tafaqquh fiddin (mendalami ilmu agama).Yang kedua setelah punya kapasitas keilmuan yang bisa dipertanggungjawabkan, harus punya jiwa kasih sayang sesama, dengan menunjukkan cara beribadah yang benar sesuai syareat yang betul-betul sesuai ajaran Nabi,” lanjutnya.
Bupati juga menegaskan pentingnya ngaji untuk memperdalam khasanah keilmuan dalam rangka mencari panduan yang bisa dipertanggungjawabkan.“ Oleh karena itu dalam rangka memperteguh keilmuan kita, kita perlu belajar dengan siapapun yang mempunyai khasanah keilmuan jelas,” tegasnya. (Dian-Kominfo)
Jumat, 16 April 2021
“Kabupaten Pekalongan masuk 3 besar karena kita mengusung program”Kudu Sekolah”, dimana ‘Kudu Sekolah’ dimaksudkan agar seluruh anak yang drop out berkesempatan sekolah lagi. Kita punya program, menciptakan aplikasinya, kemudian intervensi program dari pemerintah yang didukung oleh seluruh kekuatan. Dengan cara seperti itu Alhamdulilah upaya untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia dan menghilangkan distorsi/dikotomi pendidikan di daerah atas/bawah, masyarakat kota/desa, masyarakat miskin/kaya, Alhamdulilah bisa kita hilangkan di kabupaten Pekalongan, “Ungkap Bupati Pekalongan Asip Kholbihi SH.,M.Si usai menerima penghargaan pembangunan daerah tahun 2021 di gedung gradhika bhakti praja kantor Gubernur Jawa Tengah Semarang, Rabu (14/04) pagi.
Mengenai program’Kudu Sekolah”, dijelaskan Bupati Asip pihaknya menpunyai database anak yang tidak sekolah secara rinci termasuk ada dimana dan anaknya siapa serta karena apa. Kemudian treatment nya nanti akan dibuka secara lebih tepat sehingga pada akhirnya seluruh anak di kabupaten Pekalongan yang wajib sekolah, mereka “kudu sekolah’ semua.
Disamping itu, lanjutnya, prestasi pemkab Pekalongan pada 2021 ini tidak hanya penghargaan di bidang perencanaan daerah saja , melainkan ada beberapa bidang lain yang kesemuanya berkat kerja dari rekan-rekan di OPD dan didukung oleh seluruh warga masyarakat sehingga seringkali Pemkab mendapat penghargaan baik dari pemerintah pusat maupun provinsi.
“ Manfaat/imbas dari beberapa kali kita memperoleh penghargaan adalah pemkab Pekalongan mendapat perhatian secara khusus. Kita juga mengusulkan kepada DPRD Provinsi Jawa Tengah, ada reward yang berupa bantuan keuangan. Mudah-mudahan ini bisa kita dapatkan, seperti kita memperoleh penghargaan di bidang lingkungan, yaitu juara II dan III lomba Habitat provinsi JawaTengah,”imbuhnya.
“ Inilah contoh, ketika semua komponen bergerak, bisa bersaing dengan daerah lain, maka akan ada reward yang akan kita dapatkan, meski bukan itu tujuannya. Tujuannya adalah membangun kredibilitas pemerintahan, agar tujuan utama mensejahterakan masyarakat kabupaten Pekalongan ini segera bisa kita wujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama,”pungkasnya (Dian-Kominfo)
Publisher :aris
Rabu, 14 April 2021
Dalam sambutannya, Bupati juga memberikan tausiyah pendek tentang tingkatan puasa menurut Imam Ghazali. Ada tiga tingkatan puasa menurut Imam Ghazali yaitu puasa kelas awan (Shaumul umum), puasa kelas istimewa (shaumul khushus), dan puasa kelas sangat istimewa (shaumul khushusil khushus). Tingkatan tersebut diharapkan menjadi pendorong semangat diri untuk menjadi individu dengan kadar puasa yang berkualitas, seperti puasanya para nabi.
“Mudah-mudahan kita semua dari tahun ke tahun, masa ke masa ada perbaikan secara individual dalam rangka merasakan nilai-nilai puasa, “harapnya.
Selanjutnya melalui momentum bulan Ramadhan 1442 H ini bupati berharap seluruh masyarakat kabupaten Pekalongan selalu diberi kesehatan, barokah rejekinya. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama serta lebih ringan dalam menyelesaikan persoalan sehingga Kabupaten Pekalongan akan semakin baik dan sejahtera tidak hanya lahiriah tetapi sejahtera secara batiniah. Dan tugas pemerintah tidak hanya menyediakan sarana untuk keselamatan masyarakat di dunia saja tapi pemerintah juga bertanggungjawab untuk menghantarkan masyarakat menuju kebahagiaan abadi dan hakiki selamat dunia akhirat. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Selasa, 13 April 2021
Bupati berpesan kepada Pak Casmadi selaku Kades yang dilantik untuk menjaga kesehatan, karena kepala desa menjadi manajer pembangunan di desa jadi secara fisik harus kuat. "Pokoknya kepala desa adalah kepalanya orang sedesa jadi lahir batin harus disiapkan termasuk juga Bu Kades yang harus bisa melayani masyarakat desa menjadi khoddimul Ummah," tambah Bupati.
Bupati menyampaikan bahwa pemimpin itu pelayan masyarakat, hal ini merupakan pesan dari Nabi Muhammad bahwa yang namanya pemimpin itu melayani masyarakat dengan baik, maka layani dengan baik supaya Desa Pringsurat ini maju dengan baik. Desa Pringsurat sudah lebih baik dari sebelumnya, kini tinggal di tata yang baik tinggal ditingkatkan lagi, untuk kemajuan Desa Pringsurat ini sampai tahun 2025. Warga desa yang sudah menjalankan proses pergantian Pilkades antar waktu dengan baik dan aman itu menjadi modal sosial.
Menurut Bupati seorang kepala Desa diberi 4 modal, yang pertama modal sumber daya manusia, sudah banyak warga desa Pringsurat yang sudah maju itu adalah modal kepala desa, yang kedua modal sumber daya alam, tanah di desa Pringsurat ini subur ditanami tanaman tumbuh karena ketinggiannya sekitar 600 sampai 700 DPL (di atas permukaan laut) itu adalah sumber daya alam yang tidak semua desa memiliki, ini bisa dikelola dengan baik dengan anak muda desa dengan BPD BMD dan tokoh-tokoh masyarakat bisa diajak untuk bagaimana cara mengembangkan Desa Pringsurat dibawah pimpinan Kades, yang ketiga yaitu modal sosial Resource atau sumber daya sosial, warga yang guyub rukun dan gotong royong kemudian saling menghargai ini adalah nilai-nilai di desa ini yang perlu dipelihara.
Kepala desa juga dibantu secara maksimal melalui sumber daya finansial yang berupa APBD maupun DD terutama dana desa Pekalongan dananya perdesa berjumlah 800 juta sampai 1 miliar, dana ini milik rakyat yang pertanggungjawabannya harus wujud. "Sepertinya di desa ini banyak kebun-kebun silakan dikelola," imbuh Bupati.
Bupati berterima kasih atas berjalannya Pilkades antar waktu di desa Pringsurat ini dengan baik, Bupati berharap Kades yang terpilih bisa menjalankan amanah dengan baik serta bisa membawa kemajuan bagi masyarakat desa Pringsurat. Tak lupa bupati juga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa 1442 H/2021 M, "mudah-mudahan Allah SWT memberikan kekuatan lahir batin kepada kita semua sehingga puasa ini betul-betul cara menjadikan kita sebagai orang yang lebih peduli terhadap sesama serta menjauhkan diri kita dari sifat takabur dan sombong. Dan paling penting sekali lagi menjadikan diri kita bisa menghargai."(Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 12 April 2021
“Selamat bekerja, selamat menunaikan amanah. Berdirinya GP Anshor adalah untuk mempersiapkan generasi muda yang mewarisi estafet kepemimpinan khususnya di Jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Jadi distribusi kader harus disiapkan, “ ucap Bupati Asip dalam sambutannya.
Dalam acara Pelantikan PC GP Anshor Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2020-2024 tersebut Bupati Asip menjelaskan bahwa GP Anshor adalah wadah untuk melakukan regenerasi baik di kepemimpinan politik, keagamaan, dan di kepemimpinan social yang lain. Sementara pemimpin itu perlu mendapat pelatihan dan perlu ada tempat untuk melakukan upaya-upaya menempa diri.
“Saya berharap, ini para kadernya muda-muda semua dan tersebar dari seluruh wilayah, seluruh latar belakang yang berbeda beda. Ada yang dari birokrasi, sekretaris desa, Inilah hal yang saya kira perlu kita dinamisir sehingga kekuatan GP Anshor di Kabupaten Pekalongan betul-betul bisa membanggakan Jam’iyyah NU sekaligus juga warga masyarakat kabupaten Pekalongan,” tandasnya. Tak lupa atas nama bupati dan pribadi, Bupati Asip juga mengucapkan apresiasi atas kerjasama para kader GP Anshor selama ini.
Pelantikan PC GP Anshor Kabupaten Pekalongan Masa Khidmat 2020-2024 juga dihadiri oleh KH Saiful Bahri selaku Rois Suriah PC NU, pengurus pusat Anshor, Abdul Hamid selaku pengurus wilayah sekaligus anggota DPRD Jateng, Maulana Yusuf selaku Ketua Anshor cabang Batang sekaligus ketua DPRD, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, anggota DPRD dari fraksi PPP, Muslimat, fatayat, IPPNU, perwakilan ormas Islam seperti Pemuda Muhammadiyah dan para kader GP Anshor. (Dian-Kominfo)
Publisher : aris
Senin, 12 April 2021