Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM menghadiri Pengukuhan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Pekalongan Masa Bhakti 2021 - 2026 di Pendopo Bupati Pekalongan, Selasa (09/03/2022). Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Pekalongan Masa Bhakti 2021 – 2026 diketuai oleh Andre Agassy Harhara.
Dalam sambutannya Bupati Fadia minta kepada anggota Purna Paskibraka Kabupaten Pekalongan agar dapat terlibat dalam kegiatan sosial, mengingat Kabupaten Pekalongan merupakan salah satu daerah yang rawan bencana.
Bupati juga berpesan agar para purna paskibraka dapat menjadi contoh atau teladan bagi dan bisa menjaga nama baik paskibraka. “Purna Paskibraka merupakan anak-anak yang terpilih dari Kabupaten Pekalongan. Oleh karena itu, saya harap bisa menjadi contoh bagi adik-adiknya dan masyarakat luas,” tutur Bupati.
Ketua Provinsi Purna Paskibraka Indonesia Jawa Tengah, Bondan Setyo Darmawan, SE MM dalam sambutannya Mengucapkan terimakasih kepada Bupati Pekalongan, yang begitu luar biasa telah memberikan support adanya kegiatan pengukuhan Pengurus Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Pekalongan. “Saya yakin dan percaya di bawah kepemimpinan Bupati Pekalongan, kepemudaan di Kabupaten Pekalongan akan semakin maju,” ungkap Bondan.
Bondan menjelaskan, Purna Paskibraka Indonesia adalah wadah para mantan paskibraka baik dari kabupaten, provinsi maupun nasional. “Anggota organisasi ini terdiri dari orang-orang terpilih dari ribuan orang yang ada. Setiap tahunnya jumlah anggota PPI Provinsi Jawa Tengah bertambah 2.206 anggota,” ujarnya.
Pengukuhan PPI tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Mas’udah SH, Wakapolres Pekalongan Kompol Riwayat Sosiyanto, SH , Kepala Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata Kabupaten Pekalongan Ir. Bambang Irianto, M.Si, Plt. Kepala Badan Kesbangpol Haryanto Nugroho S.STP, MM dan perwakilan dari Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 10 Maret 2022
KAJEN - Pemkab melalui bidang UMKM Dinkop UKM dan Naker mengapresiasi komunitas IHOMIC dalam merangkul UMKM. Kepala Bidang UMKM Dinkop UKM dan Naker, Arief Rahman ,SE mengatakan pihaknya mendukung upaya -upaya terkait pemberdayaan pengembangan UMKM.
“ Kami siap mendukung, menfasilitasi bersama sama melakukan pemberdayaan pengembangan UMKM di Kabupaten Pekalongan, “ ungkap Arif Rahman saat ditemui di ruang kerjanya beberapa waktu lalu.
KAJEN – jembatan amblas di Desa Kajongan, Kecamatan Kajen akan segera diperbaiki. Jembatan yang amblas akibat hujan lebat pada akhir Januari lalu hingga saat ini belum dapat dilalui kendaraan roda empat atau lebih.
Wakil Bupati Pekalongan, H. Riswadi, didampingi Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Ali Riza, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Pekalongan, H. Abdul Munir (Fraksi PKB), Muzaki (FPAN), dan Sarjono (FPDIP).saat meninjau jembatan tersebut, berjanji akan memperbaiki jembatan dengan tanggap darurat, agar segera dapat dilalui kendaraan roda empat atau lebih. “Jika menunggu Perubahan Anggaran untuk pembangunan jembatan permanen, terlalu lama, karena minimal Oktober bahkan November. Maka ini percepatan, supaya arus lalu lintas, terutama roda empat, untuk distribusi barang dan jasa, supaya bisa kembali lancar,” tutur Wabup Riswadi saat meninjau lokasi jembatan, Jum'at (04/03).
KAJEN – Untuk meningkatkan kapasitas masyarakat agar lebih siap siaga menghadapi kerawanan, kerentanan dan resiko bencana, Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan memfasilitasi pelaksanaan kegiatan Pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) dan Tagana Masuk Sekolah (TMS). Kegiatan dipusatkan di Desa Karangjompo Kecamatan Tirto, tepatnya di SMPN 03 Tirto, sedangkan kegiatan TMS dilaksanakan di 10 sekolah dan Ponpes di Kecamatan Tirto, Kecamatan Wiradesa dan Kecamatan Bojong, dengan jumlah peserta 100 orang disetiap lokasi.
KAJEN - Rapat Paripurna DPRD, Selasa (01/03/2022) dengan agenda Penetapan Keputusan DPRD Kabupaten Pekalongan tentang Perubahan Propemperda Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 dan Penyampaian Raperda tentang Keolahragaan, memasukkan 15 (lima belas) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) masuk dalam Perubahan Program Pembentukan Produk Hukum Daerah (Propemperda) Kabupaten Pekalongan Tahun 2022.
KAJEN – Edukasi pengelolaan sampah kepada masyarakat, utamanya di perkotaan sangatlah penting, mengingat salah satu permasalahan yang cukup pelik di perkotaan adalah terkait pengelolaan sampah. Merespon masalah tersebut, Pemerintah Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo sejak 20 November 2020 mendirikan Bank sampah Unit (BSU).
Komunitas IHOMIC sendiri lahir dari inisiatif beberapa pelaku UMKM yang berkeinginan menyatukan para pelaku UMKM dalam satu wadah. Awalnya, seorang pelaku UMKM, Eli Kartika bersama 4 orang temannya mendirikan komunitas UMKM IHOMIC pada tahun 2018. Komunitas UMKM yang diketuai Eli Kartika, Eka Kustiana ( Bendahara) dan Romzi (Sekretaris) ini kini telah beranggotakan lebih dari 200 UMKM.
“Awal mula kita ber-5 berinisiatf menyatukan teman-teman dalam satu komunitas, akhirnya kita buat satu komunitas yang dinamai Rumah Kreartif Kabupaten Pekalongan. Seiring berjalannya waktu, rumah kreatif banyak digunakan BUMN,BNI,BRI kemudian kita beralih ke IHOMIC, “ ujar Eli Kartika saat menjadi narasumber dalam Pak Ora Podcast RKS TV Menapak Obrolan Rakyat, Jum’at (18/02)
Sejak berdiri, komunitas ini mendapat respon yang cukup baik dari para pelaku UMKM terlihat tingginya antusias para pelaku usaha yang ingin bergabung di komunitas ini. Namun menurut Eli pihaknya lebih mengutamakan menggandeng pelaku usaha yang baru tumbuh dengan alasan pelaku usaha yang baru ini bisa mendapat ruang memunculkan produknya.
“Kita ber-5 gerilya, teman-teman yang usaha peyek misalnya, kita ajak. Kemudian semisal dinas ada pelatihan, kita sampaikan dan kita rolling siapa yang diikutkan di setiap ada pelatihan dinas. Kita memang dibawah naungan Dinperindag UKM Kabupaten Pekalongan, setiap ada kegiatan dari dinas, kita selalu minta ijin kesana dan kita berharap setiap ada kegiatan apapun di dinas, mereka akan mengajak kita. Dan akhirnya disitu kita sinkron. Jadi keteka mereka butuh UMKM, kita sudah ada wadahnya,” ungkap Eli.
Dikatakan, permasalahan yang dihadapi UMKM adalah kebanyakan mereka belum tahu arti penting NIB (Nomor Ijin Berusaha ). Apalagi sejak berlakunya UU Cipta kerja, NIB sangat dibutuhkan. Dalam hal ini pihaknya membantu anggota komunitas yang tidak tahu cara mendaftar dan mendapatkan NIB tersebut.
Eli menambahkan, kehadiran IHOMIC bisa lebih mengangkat UMKM yang baru , dan ia berharap pelaku UMKM senior bisa merangkul yang bawah. “ Manfaat dari komunitas diantaranya bisa dapat teman, saudara, rejeki bahkan tahu informasi apapun,” tandasnya.
Sebelum pandemi covid 19, dikatakan komunitas ini rutin mengadakan kegiatan setiap bulannya seperti yang ditentukan dalam AD/ART nya. Namun sejak pandemi kegiatan rutin dioffkan.
Komunitas IHOMIC sangat dirasakan manfaatnya bagi para anggotanya karena disini mereka bisa mendapatkan pengetahuan seperti digital marketing selain juga bisa sharing informasi. Hal ini seperti dikatakan Bendahara IHOMIC, Eka Kustiana. “ Kita juga mengadakan kegiatan baik bekerjasama dengan pihak luar atau kita dengan anggota. Selain para pelaku UMKM berkumpul, kita juga mengadakan pelatihan untuk anggota maupun umum. Terakhir, kita foto produk. Terutama untuk membantu produk kuliner yang kesulitan menampilkan secara visual, agar tampilannya bagus. Mereka dibekali ketrampilan mengupload produk ke medsos,” jelas Eka. (Dian-Kominfo))
Rabu, 9 Maret 2022
Wabup berharap, perbaikan jembatan dengan pembangunan jembatan darurat bisa segera dilaksanakan dan akhir Maret bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih.
Sementara itu Kabid Bina Marga DPU, M. Farouq menjelaskan, pihaknya akan membangun jembatan darurat di samping jembatan di Desa Kajongan yang amblas dengan dana tak terduga. “Kami akan bangun jembatan darurat sambil menunggu anggaran untuk pembangunan jembatan permanen,” imbuh dia.
Jembatan selebar 4 meter dan sepanjang 6 meter itu menghubungkan antara Desa Pekiringan Ageng, Kajen dengan Desa Kajongan dan Desa Brengkolang, Kecamatan Kajen. Setelah amblas akibat tergerus hujan deras beberapa bulan sebelumnya, warga yang mengendarai kendaraan roda empat akhirnya tidak bisa melintasi jembatan tersebut dan harus berputar melalui jalan Desa Gandarum.
Dengan pembangunan jembatan darurat, sementara waktu sebelum dibangun jembatan permanen, diharapkan aktivitas warga menjadi bisa kembali normal serta lalu lintas barang dan jasa ke desa-desa yang dihubungkan oleh jembatan tersebut bisa lancar kembali. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Minggu, 6 Maret 2022
Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi, SH didampingi Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro, SKM, M.Kes mengecek 2 (dua) rumah sakit umum daerah (RSUD) di wilayahnya, yaitu RSUD Kajen dan RSUD Kesesi, Rabu (02/03/2022), untuk memastikan pasien dari kalangan masyarakat Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) atau pasien miskin mendapatkan layanan kesehatan gratis di rumah sakit tersebut.
Dalam tinjauan tersebut, Wabup mendapati pelayanan di dua RSUD tersebut sangat baik dan pasien dan keluarganya menyatakan puas dengan pelayanan yang diberikan.
“Kami hadir untuk koordinasi berkaitan dengan Program Ibu Bupati terkait Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Kabupaten Pekalongan. Kami tinjau langsung, untuk mengetahui apakah animo masyarakat tinggi terkait program tersebut dan bagaimana pelayanannya. Dari hampir semua ruangan yang kami kunjungi, pasien dan keluarganya mengaku mendapatkan pelayanan yang baik dan menyatakan puas,” tutur wabup.
Wabup mengatakan, dalam dua bulan terakhir, menurutnya, masyarakat sangat antusias dengan Program Kesehatan Gratis. “Program ini diminati masyarakat dan dibutuhkan masyarakat,” ujar wabup. Hal ini antara lain ditunjukkan dengan tingkat kunjungan pasien di rumah sakit di Kabupaten Pekalongan yang cukup tinggi setiap harinya menyusul Program Kesehatan Gratis bagi Masyarakat yang belum Memiliki JKN tersebut.
Disebutkan, kunjungan pasien di RSUD Kajen rata-rata 600 pasien per hari, di RSUD Kesesi 50-60 pasien per hari. “Kami menyadari RSUD Kesesi yang relatif baru, masih membutuhkan tenaga dokter, khususnya dokter Spesialis Anak dan dokter Spesialis Penyakit Dalam. Harapannnya, jika tahun depan terpenuhi, RSUD Kesesi dapat memberikan layanan kesehatan secara lebih optimal,” ujar Wabup.
Rencananya, dalam waktu dekat, Wabup juga akan mengunjungi RSUD milik Kabupaten Pekalongan lainnya, RSUD Kraton di Kota Pekalongan, untuk meninjau Layanan Kesehatan Gratis di rumah sakit tersebut. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 4 Maret 2022
Kegiatan yang diselenggarakan selama 3 hari, yaitu dari Tanggal 1 sampai dengan 3 Maret 2022 ini merupakan program dari Kementerian Sosial yang bekerjasama dengan Komisi VIII DPR RI. Kegiatan diikuti oleh unsur masyarakat peduli bencana dari 5 desa yaitu Desa Karangjompo, Tegaldowo, Muyorejo, Jeruksari dan Desa Pacar, anggota TAGANA Kabupaten Pekalongan serta kurang lebih 1000 pelajar dan santri.
Dalam kegiatan tersebut dilaksanakan berbagai agenda, diantaranya penyuluhan / sosialisasi KSB, pelatihan KSB, sharing informasi, serta simulasi penanggulangan bencana yang rencananya akan dilaksankan pada hari terakhir pelaksanaan kegiatan dan disaksikan oleh unsur Forkompimda, BPBD, Kominfo dan Dinkes Kabupaten Pekalongan.
Kepala Dinas Sosial, Rachmawati, S.IP, M.M dalam sambutan pembukaan kegiatan tersebut mengungkapkan harapannya agar KSB dan TMS, dapat melembagakan proses kegiatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, mengurangi dampak bencana, dan mengorganisir potensi masyarakat terlatih siaga bencana.
Ditambahkan Rachmawati, melalui program KSB dan TMS kedepan dapat terbentuk unit khusus siaga bencana berbasis masyarakat di setiap kecamatan sebagai front liner, menjamin kesinambungan (sustainable) proses kesiapsiagaan penanggulangan bencana berbasis masyarakat, memperkuat integrasi sosial melalui peningkatan intensitas dan kualitas interaksi sosial masyarakat, serta masyarakat memiliki kemampuan mengelola sumber daya manusia, wilayah, potensi dalam penanggulangan bencana. (Dian-Kominfo)
Rabu, 2 Maret 2022
Lima belas raperda tersebut terdiri dari 4 raperda inisiatif DPRD dan 11 raperda usulan Pemkab.
Raperda inisiatif DPRD tersebut yaitu, Raperda tentang Penyelenggaraan Pondok Pesantren, Raperda tentang Usaha Ekonomi Kreatif, Raperda tentang Pengelolaan Pasar Rakyat, dan Raperda tentang Organisasi Kepemudaan.
Sedangkan raperda usulan pemkab, yaitu, Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan TA 2021, Raperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Pekalongan TA 2022, Raperda tentang APBD Kabupaten Pekalongan TA 2023, Raperda tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Raperda tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
Raperda usalan pemkab lainnya yaitu, Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 2 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Transportasi Darat, Raperda tentang Penyelenggaraan Jalan dan Jembatan, Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Pekalongan Tahun 2024, Raperda tentang Perumahan dan Permukiman Kumuh, Raperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Pekalongan Nomor 1 Tahun 2013 tentang Bangunan Gedung dan Raperda tentang Keolahragaan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE.,MM dalam sambutan tertulis yang disampaikan oleh Wabup H. Riswadi, SH menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota Badan Pembentukan Produk Hukum Daerah (Bapemperda) yang telah mengoordinasikan pembahasan dan penelaahan terhadap Raperda tersebut. “Berdasarkan hasil pembahasan bersama terkait perubahan Propemperda TA 2022 antara Bapemperda dengan Pemerintah Daerah disepakati, sehingga pada Selasa (01/03) dapat ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPRD,” tutur Wabup Riswadi.
Rapat Paripurna dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua dan anggota DPRD dan sejumlah Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Pekalongan. (Red)
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 1 Maret 2022
BSU yang diberinama Jalin Setia ini berkomitmen mengedukasi masyarakat agar paham cara mengelola sampah baik organik maupun anorganik, dimana salah satu kegiatannya adalah setiap 3 minggu sekali berkeliling desa mengambil sampah ke rumah-rumah warga, untuk kemudian dicatat sebagai tabungan yang dapat dicairkan menjelang lebaran Idul Fitri.
Dibantu oleh relawan dari IPNU IPPNU, BSU Jalin Setia secara rutin mengedukasi masyarakat Desa Rowokembu agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah, yaitu memilah sampah agar lebih bermanfaat atau dapat menghasilkan rupiah dan dapat membantu perekonomian keluarga.
Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional Tahun 2022, yang jatuh pada 21 Pebruari lalu, BSU Jalin Setia mengadakan kegiatan gerakan pilah sampah dari rumah dengan tagline "Ayo rubah sampah menjadi rupiah melalui Bank Sampah". Pada Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Minggu, 20 Pebruari 2022 tersebut masyarakat dapat menukar sampah atom dengan telur. Masyarakat dapat menukar setiap 1/2 kg sampah atom dengan telur 1/4 kg telur, demikian kelipatannya.
Kegiatan yang diselenggarakan di Balai Desa Rowokembu tersebut dibuka oleh Camat Wonopringgo, Tuti Haryati, perwakilan Dinas Perkim LH Kabupaten Pekalongan, BSI (Bank Sampah Induk) Kabupaten Pekalongan, BSU di Kabupaten Pekalongan, sponsor dan donator serta 32 relawan sampah BSU Jalin Setia. Dijelaskan oleh Manager BSU Jalin Setia yang juga Ketua TP. PKK Desa Rowokembu, Fitriya Dwi Handayani bahwa Dalam kegiatan ini nasabah dan calon nasabah tidak hanya datang untuk menukar sampah dengan telur ayam, namun juga diberikan edukasi pilah sampah, dan dijelaskan tentang klasifikasi jenis sampah, agar masyarakat menjadi paham cara mengelola sampah baik organik maupun anorganik.
Sementara itu, Camat Wonopringgo mengungkapkan bahwa program pilah sampah dari rumah dan Bank Sampah nantinya akan dilaksanakan juga di seluruh desa di Kecamatan Wonopringgo, karena Wonopringgo termasuk wilayah perkotaan dimana sampah menjadi salah satu persoalan yang harus dicarikan solusinya. Ditegaskan Tuti bahwa peran semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk Bersama berkolaborasi mencari solusi penanganan sampah. “Jika tepat dalam pengelolaanya maka akan memiliki nilai ekonomis, Go Green akan menjadi Go Bussiness, karena dapat menghasilkan rupiah dan dapat membantu ekonomi masyarakat,” ungkap Tuti. (Dian-Kominfo)
Kamis, 24 Februari 2022
Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar kegiatan operasi pasar minyak goreng murah sebanyak 4000 liter minyak goreng yang dijadwalkan di 2 (dua) tempat, yaitu di Kantor Kecamatan Bojong dan Kecamatan Doro. Masing-masing tempat mendapat kuota 2000 liter miyak goreng.
Operasi pasar minyak goreng hari pertamaa di Kecamatan Bojong telah digelar Kamis pagi tadi (24/02) dan terpantau berjalan dengan lancar. Dalam waktu sekitar 2 jam, 2000 liter minyak goreng telah habis terjual. Sementara kegiatan serupa dijadwalkan besok, hari Jum’at (25/02) di kecamatan Doro.
Kabid Sarana Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan, Moh Yasin menjelaskan berdasarkan arahan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, kegiatan operasi pasar dipilih tempat di Bojong dan Doro dengan pertimbangan kegiatan serupa sebelumnya telah digelar di Kecamatan Kajen. Kecamatan Bojong mewakili daerah bawah , sementara Doro daerah atas.
Yasin juga mengungkapkan sistem yang diterapkan dalam kegiatan operasi pasar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).“ Sistem yang kita terapkan berhubung masa pandemi, tetap memperhatikan prokes. Kemudian juga dengan pengendalian agar tidak terjadi keributan yaitu dengan sistem kupon. Jadi satu orang berhak membeli 1 kupon yang bisa ditukar 2 liter minyak goreng dengan harga Rp.13.500 per liter. Kemudian kita beri tanda tinta agar tidak berulang-ulang,” jelas Moh Yasin saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/02) siang.
Disampaikan pula bahwa kegiatan operasi pasar ini sifatnya sementara dan ia optimis di bulan puasa mendatang stok minyak goreng di pasaran kembali stabil.
Yasin juga mengatakan operasi pasar minyak goreng masih akan digelar selama kondisi ketersediaan minyak goreng masih langka. ‘Nanti kita akan terus upayakan karena operasi pasar ini masih jarang. Sesuai arahan dari provinsi, kalau memungkinkan ke depan, kabupaten/kota tetap bisa mengajukan operasi pasar. Termasuk juga nanti akan ada minyak curah, kemarin dari provinsi sudah memberi arahan untuk dropping minyak curah. Tahapnya masih di proses di provinsi,” terang Yasin
Terakhir, Yasin berpesan agar masyarakat memahami bahwa kondisi kelangkaan minyak goreng ini merupakan permasalahan global. Namun demikian pemerintah terus berupaya menggencarkan langkah langkah konkret termasuk program pemerintah terhadap pendorongan kepada disitributor, dengan mengumpulkan distributor se-Jawa Tengah dan mereka sanggup segera menindaklanjuti mengatasi kelangkaan minyak goreng. “ Makanya kita optimis di bulan puasa InsyaAlloh sudah stabil,” pungkasnya. (Dian-Kominfo)
Kamis, 24 Februari 2022
Dalam kesempatan tersebut, Sekda jYulian Akbar melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan tahun 2021, data per maret 2021 sebesar 2,55 persen. Angka ini lebih rendah dari angka Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, dalam rangka membangun pertumbuhan ekonomi diharapkan untuk berkolaborasi sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan. “Jawa Tengah sudah berada di level 4 (empat) tumbuh, tetapi pertumbuhannya lambat,” tutur Akbar.
Untuk itu, menurut Akbar, Pemkab Pekalongan sangat terbuka untuk kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) untuk membangun Kabupaten Pekalongan yang lebih baik.
Pengurus KADIN Kabupaten Pekalongan Periode 2022-2027 dilantik oleh Ketua KADIN Provinsi Jawa Tengah, Kukrit Suryo Wicaksono. Acara dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan beserta unsur Forkopimda, dan sejumlah OPD terkait di Lingkungan Pemkab Pekalongan. (Red)
Sumber :*)Tim Prokompim
Rabu, 23 Februari 2022