Bantu kami meningkatkan kualitas Website Resmi Kabupaten Pekalongan dengan mengisi survei singkat (±1 menit).
KAJEN – Jumlah kasus stunting di Kabupaten Pekalongan sepanjang tahun 2022 ini terpantau mengalami penurunan. Hingga Bulan Agustus 2022 kasus yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan sebesar 747 kasus atau 11,04%. Angka tersebut turun dari Tahun 2021 yakni sebesar 1628 kasus atau 13,48% dan juga angka tersebut sudah dibawah angka nasional yakni sebesar 14%.
Demikian disampaikan oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. dalam kegiatan Seminar Gizi Keluarga dalam Upaya Pencegahan Stunting yang digelar dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-58 Tahun 2022 bertempat di Aula pendopo Bupati Pekalongan Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan, Selasa (15/11) pagi.
Bupati mengatakan bahwa penurunan kasus stunting merupakan hasil dari kerjasama yang baik seluruh komponen Pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Pekalongan, “Ini semua bisa tercipta karena kerjasama yang baik dari Puskesmas, PKK, Ibu-ibu Kabupaten Pekalongan, Posyandu, Para dokter dan Para Tokoh Masyarakat Kabupaten Pekalongan, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan yang ikut memantau dan memastikan semuanya berjalan dengan baik. Saya ucapkan terima kasih kepada semuanya,” ujar bupati.
Walaupun kasus stunting turun, tetapi Bupati Pekalongan meminta agar semua pihak tidak lengah, “Kita tetap harus berusaha karena stunting ini adalah musuh kita bersama yang harus kita berantas kalau perlu di Kabupaten Pekalongan ini agar bisa 0% stunting agar tidak ada anak kita yang kekurangan gizi,” katanya.
Lebih lanjut, bupati mengatakan bahwa upaya edukasi dan sosialisasi perlu terus digalakkan terutama kepada pasangan muda yang baru akan menikah agar mereka tau tentang gizi anak, tentang usia hamil yang ideal. Edukasi dan sosialisasi juga perlu diberikan kepada ibu-ibu hamil agar mereka tau apa yang baik untuk dimakan bagi bayi dalam kandunganya, “Karena pelajaran-pelajaran tersebut jika dilaksanakan akan membuat kasus stunting di Kabupaten Pekalongan terus turun,” tutur bupati.
Dalam rangka menyukseskan penurunan stunting di Kabupaten Pekalongan, bupati juga meminta agar disetiap Puskesmas tersedia fasilitas USG, “Saya juga minta kepada Dinas Kesehatan agar USG harus ada disetiap puskesmas dan juga posyandu-posyandu tersedia Antropometri kit. Ini agar para ibu lebih mudah mendapatkan fasilitas mencegah stunting ini dan juga memastikan anaknya tumbuh dengan sehat,” tandas bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan Setiawan Dwi Antoro, S.KM., M.Kes. menyampaikan dalam rangka pemenuhan kebutuhan alat pengukuran stunting di Kabupaten Pekalongan Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengalokasikan Antropometri kit kepada sejumlah puskesmas, “Tahun ini Pemerintah Kabupaten Pekalongan telah mengalokasikan Antropometri kit sebanyak 60 set untuk 60 posyandu. Sedangkan di Tahun 2023 akan dipenuhi semua posyandu sejumlah 1346 posyandu,” ujarnya.
Selain itu, dia juga mengatakan bahwa kegiatan seminar tersebut digelar dalam rangka penyebarluasan informasi dan peningkatan visi keluarga dalam pencegahan stunting serta dalam rangka membangun komitmen publik dalam kegiatan penurunan stunting di Kabupaten Pekalongan.
“Jumlah peserta yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 361 orang. Terdiri dari tim penggerak PKK, GOW dan juga dari puskesmas. Narasumber kita undang dari Dokters Spesialis Anak dan Dokter Spesialis Gizi,” terangnya.
Dalam kegiatan tersebut, bupati juga menyerahkan penghargaan Puskesmas Tergiat dalam Penanganan Stunting kepada Puskesmas Wiradesa dan Puskesmas Karangdadap. Selain itu, bupati juga menyalurkan bantuan alat USG kepada Puskesmas Karangdadap, Puskesmas I Doro dan Puskesmas Sragi, serta menyalurkan Alat Antropometri kepada Desa Kwayangan Kecamatan Kedungwuni, Desa Sidoharjo Kecamatan Doro, dan Desa Sidomukti Kecamatan Karanganyar.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 16 November 2022
KAJEN – Hari Kesehatan Nasional Ke-58 yang diperingati tanggal 12 November 2022 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan untuk menyegarkan, menegakkan, dan menumbuhkan kembali komitmen dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan terutama disaat-saat menghadapi masa Pandemi Covid yang belum selesai.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan generasi penerus Kabupaten Pekalongan. Kali ini, bupati bertemu dan berinteraksi langsung dengan siswa dan siswi SMK Ar-Rahman dalam kegiatan Sosialisasi Anti Perundungan/Bullying Peserta Didik dan Perlindungan Hak Anak dan Perempuan yang digelar di SMK Ar-Rahman Desa Watussalam Kecamatan Buaran, Jum’at (11/11).
KAJEN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyelenggarakan serangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Ke 77 Tahun 2022, pada Hari Kamis (10/11) pagi.
Kegiatan diawali dengan upacara bendera di Lapangan Belakang Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Pekalongan dengan inspektur upacara adalah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. yang membacakan sambutan dari Menteri Sosial Republik Indonesia.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir yang mungkin terjadi dikala musim penghujan tiba seperti yang terjadi akhir-akhir ini. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Kabupaten Bersholawat yang digelar di Pendopo Kecamatan Siwalan Kabupaten Pekalongan, Selasa (08/11) malam.
KAJEN – Bimbingan Teknis Pengelolaan Satuan Karya (Saka) Kwartir Cabang (Kwarcab) Pekalongan di Sanggar Pramuka, Karangsari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan, dibuka Wakil Ketua Bidang Organisasi Cabang Pekalongan, Kak Wahyu Kuncoro, Rabu (9/11). Bintek diikuti puluhan peserta dari 13 Saka Kwarcab Pekalongan. Ke-13 saka tersebut antara lain Saka Bhayangkara, Saka Wirakartika, Saka Bakti Husada, Saka Pariwisata, Saka Bahari, Saka Wanabakti, Saka Kalpataru, Saka Widya Budaya Bakti, Saka Adiyatsa Pemilu, dan Saka Milenial.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. hadir dalam kegiatan Kabupaten Bersholawat di Balai Desa Dadirejo Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan, Selasa (08/11) malam.
Dalam sambutan yang disampaikan, bupati mengatakan bahwa kegiatan Kabupaten Bersholawat merupakan kegiatan rutin setiap malam Rabu Wage, “Kabupaten Pekalongan ini semenjak saya menjabat sebagai bupati ada Pekalongan Bersholawat setiap malam Rabu Wage. Itu serentak disemua kecamatan di Kabupaten Pekalongan mengadakan Kabupaten Bersholawat,” terang bupati.
KAJEN – Ahli waris almarhum (alm.) Sayad (59) warga Desa Bukur Kecamatan Bojong menerima santunan jaminan kematian sebesar 42 Juta Rupiah dari BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi oleh Kepala BPJS Kabupaten Pekalongan Farah Diana menyerahkan secara simbolis uang santunan kepada Turah yang merupakan istri dari alm. Sayad bertempat dikediamannya Desa Bukur Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, Selasa (08/11).
Demikian dikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar S.Sos., M.Si dalam wawancara seusai memimpin kegiatan Apel Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-58 Tahun 2022 bertempat di Lapangan Belakang Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pekalongan, Sabtu (12/11).
Lebih lanjut, Sekda mengatakan bahwa Pemkab Pekalongan saat ini fokus untuk menyukseskan program visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan yakni berobat gratis cukup pakai KTP, “Kita ingin memastikan bahwa manajemen pengelolaan pelayanan kesehatan program kesehatan gratis masih kita laksanakan. Upayanya adalah jangan sampai ada orang sakit tidak dilayani di fasilitas kesehatan (Faskes) kita. Di Rumah Sakit (RS) maupun di Puskesmas. Ini ingin kita pastikan,” ujarnya.
Disamping itu, sekda juga mengatakan bahwa Pemkab Pekalongan juga berfokus untuk menyelesaikan berbagai permasalahan kesehatan yang ada di masyarakat, “Kita dihadapkan pada PR-PR dibeberapa indikator yang masih memerlukan penanganan. Mulai dari penanganan stunting, angka kematian ibu melahirkan, kematian bayi, dan gizi buruk. Ditahun 2023 saya kira kita akan fokuskan disitu,” lanjutnya.
Selain itu, sekda juga sempat menyampaikan bahwa di Hari Kesehatan Nasional, Kabupaten Pekalongan mendapatkan suatu anugerah, “Alhamdulillah, RSUD Kraton dan RSUD Kajen diawal Bulan November ini sudah terakreditasi Paripurna. Ini merupakan anugerah di Hari Kesehatan Nasional dan kita harapkan RSUD Kesesi melakukan akreditasi diawal tahun 2023 nanti,” tandasnya
Sebelumnya, Pemkab Pekalongan menyelenggarakan kegiatan apel dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional yang Ke 58 Tahun 2022.
Kegiatan apel diikuti oleh Jajaran Forkopimda Kabupaten Pekalongan, para bidan, dokter dan perawat serta sejumlah stakeholder dari Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Pekalongan.
Dalam apel tersebut, Sekda Kabupaten Pekalongan bertindak sebagai inspektur upacara mewakili Bupati Pekalongan dan membacakan sambutan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
Seusai kegiatan apel, Sekda bersama Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. Hj. Hindun, MH menyerahkan berbagai penghargaan secara simbolis kepada sejumlah desa, kecamatan, dan Puskesmas di Kabupaten Pekalongan yang berprestasi dalam berbagai kategori seperti penghargaaan kepada Posbindu PTM Tergiat, Kader TBC Tergiat, Fasilitas Kesehatan Tergiat Dalam Pelaksanaan Cakupan Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT), Fasilitas Kesehatan Tergiat dalam Jejaring Public Privat Mix Penatalaksanaan Kasus TBC, Kecamatan ODF, dan Desa ODF.
Selain itu, dalam kegiatan tersebut Pemkab Pekalongan juga menyalurkan satu mobil ambulance kepada Puskesmas Tirto II serta menyalurkan Motor Pusling kepada 6 Puskesmas di Kabupaten Pekalongan.
Selanjutnya, dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional, Pemkab Pekalongan melalui Dinkes Kabupaten Pekalongan juga menggelar berbagai kegiatan menarik seperti skrining PTM pada tanggal 2-18 November 2022, deteksi dini IVA pada tanggal 3, 5, 9 November 2022, Perti Husada pada tanggal 4-6 November 2022, Lomba bulu tangkis dan tenis meja pada tanggal 12-13 November 2022, donor darah masal pada tanggal 14 November 2022, seminar kesehatan pada tanggal 15 November 2022, launching cegah stunting dengan TTD pada tanggal 22 November 2022, Lomba HKN Idol pada tanggal 22-23 November 2022, Senam CTPS dan Edukator Kesehatan pada tanggal 24 November 2022, dan terakhir kegiatan jalan sehat pada tanggal 27 November 2022.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 16 November 2022
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, bupati menyampaikan beberapa kata-kata motivasi kepada siswa-siswi agar lebih semangat meraih cita-cita masa depan, “Semuanya Allah yang mengatur. Yang terpenting adalah semangat harus luar biasa karena Allah sudah memberikan kelebihan masing-masing untuk kalian semua,” kata bupati.
Kepada para siswi perempuan, bupati berpesan agar setelah lulus tidak buru-buru menikah dan terus belajar agar menjadi orang yang sukses, “Saya berharap agar siswi perempuan ini setelah lulus dari sini tidak buru-buru menikah. Karena orang tua kalian sudah bersusah payah mengusahakan agar kalian dapat bersekolah. Belajarlah dulu karena ibu yakin kalian semuannya bisa menjadi orang hebat suatu saat nanti,” ujarnya.
Sementara itu, kepada para siswa laki-laki bupati menyampaikan motivasi agar kelak ketika lulus mereka dapat menekuni berbagai bidang pekerjaan di masyarakat, “Jangan sampai berpikir harus bekerja sebagai pegawai dan tidak bisa berdiri sendiri itu jangan. Tapi kalian harus bisa bagaimana membuka peluang usaha dan Insya Allah semuanya bisa tinggal kita berusaha semaksimal mungkin,” tutur bupati.
Selain kepada para siswa, bupati juga menyampaikan pesan kepada para guru agar dapat mendukung siswa-siswi berkembang sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing.“Ini yang paling penting menurut saya. Bahwa tidak semua anak masa depannya ditentukan dari nilai mata pelajarannya. Kadang-kadang ada anak yang hebat dan pintar di matematika tapi belum tentu dia hebat dan pintar di pelajaran agama, ada anak yang hebat di keseniannya belum tentu dia hebat di matematika. Jadi setiap anak itu Allah berikan kelebihannya masing-masing,” ujar bupati.
Setelah sambutan, Bupati Fadia juga bermain games tanya jawab dengan para siswa SMK Ar-Rahman yang disambut para siswa dengan suka cita dan ramai berebut ingin menjawab pertanyaan bupati dan mendapatkan hadiah dari Bupati Pekalongan.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMK Ar-Rahman KH. Zainal Arifin, SQ.MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kesedaran dan pengetahuan siswa dan guru terhadap perilaku perundungan atau bullying baik itu di lingkungan sekolah maupun diluar sekolah.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 16 November 2022
Kegiatan upacara tersebut diikuti oleh para pejabat dan para kepala OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan, para ASN, unsur TNI, Unsur Polri, Unsur PGRI, Unsur Kejaksaan Negeri, Unsur Mahasiswa, serta unsur Organisasi Masyarakat.
Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan apel di Taman Makam Pahlawan Bhakti Wiratama Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan dengan pemimpin apel adalah Kapolres Pekalongan AKBP DR. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H.
Sementara itu, kegiatan apel diikuti oleh Bupati Pekalongan, para pejabat dan para kepala OPD di lingkungan Pemkab Pekalongan, Unsur TNI, Unsur Polri, Unsur ASN, Unsur Mahasiswa dan Unsur Pelajar.
Setelah kegiatan apel, Bupati Pekalongan juga melakukan ziarah dan tabur bunga di sejumlah makam yang ada di Taman Makam Pahlawan Bhakti Wiratama.
Bupati dalam wawancara seusai kegiatan tersebut menuturkan bahwa peringatan Hari Pahlawan sebagai momentum untuk bersyukur dan berterima kasih atas jasa-jasa para pahlawan sehingga Indonesia dapat merdeka, “Tanggal 10 November 2022 ini, kita semua Warga Negara Indonesia mengenang jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kita semua. Karena tanpa jasa mereka, saat ini kita sebagai bangsa Indonesia tidak akan bisa merdeka seperti sekarang, tidak akan bisa merasakan kebahagiaan seperti ini. Semuanya adalah berkat jasa-jasa para pahlawan yang telah berjuang,” ujar bupati.
Ia berharap agar momentum Hari Pahlawan Nasional dapat sebagai pendorong semangat agar tidak menyia-nyiakan perjuangan para pahlawan yang telah tiada, “Melalui peringatan hari pahlawan nasional ini, saya berharap agar kita sebagai bangsa indonesia tidak menyia-nyiakan apa yang sudah dilakukan dan diperjuangkan para pahlawan kita terdahulu,” ujar bupati.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 11 November 2022
“Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, juga kepada para camat, Kepala Desa. Sebentar lagi, kita memasuki musim hujan dan biasanya musimnya banjir. Artinya ini memang harus menjadi PR kita agar selalu waspada,” ujar bupati dalam sambutannya.
Selain itu, bupati juga menghimbau agar camat, kepala desa serta masyarakat dapat lebih peduli terhadap kebersihan saluran air dan sungai disekitar sebagai pencegahan banjir, “Kalau bisa juga bersih-bersih sungai, got, dan bersih-bersih dilingkungannya agar tidak ada banjir. Kita sebisa mungkin antisipasi dan persiapkan. Walaupun harapan kita tentu saja agar tidak ada banjir. Mudah-mudahan tetapi tetap kita harus antisipasi,” kata bupati.
Melalui kegiatan Kabupaten Bersholawat, bupati berharap agar dapat menghindarkan Kabupaten Pekalongan dari bencana yang mungkin saja terjadi, “Malam ini, seluruh kecamatan serentak bersholawat yakni fungsinya menurut saya yaitu kita bersama-sama mengetuk pintu langitnya Allah, agar segala bencana yang ada di Kabupaten Pekalongan ini hilang dan pembangunan di Kabupaten Pekalongan dipermudah oleh Allah sehingga masyarakat Kabupaten Pekalongan hidupnya menjadi lebih baik dan sejahtera,” tutur bupati.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa Kabupaten Bersholawat adalah kegiatan rutinan yang digelar setiap malam Rabu Wage di kecamatan-kecamatan se-Kabupaten Pekalongan.
Kepada masyarakat yang hadir, bupati juga menyampaikan tentang program visi dan misi bupati dan wakil Bupati Pekalongan seperti pembangunan infrastruktur, program kesehatan gratis cukup pakai KTP dan program melahirkan gratis di puskesmas dan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan, bantuan seragam sekolah gratis untuk siswa tidak mampu di sekolah negeri, serta bantuan bagi penunggu pasien rumah sakit yang tidak mampu.
Dalam kegiatan itu, Bupati juga berdialog dengan masyarakat dan para perangkat desa terkait berbagai macam permasalahan yang ada di Kecamatan Siwalan dan bagaimana tindak lanjutnya, “Tidak hanya bersholawat bersama-sama dengan masyarakat tetapi kegiatan ini juga sebagai silaturahmi sehingga saya tau perkembangan dan mungkin masukkan-masukkan dari masyarakat Siwalan sehingga menjadi masukkan untuk saya untuk membangun Kabupaten Pekalongan ditahun 2023 nanti,” tutur bupati.
Dalam kegiatan Kabupaten Bersholawat di Kecamatan Siwalan, Bupati Pekalongan hadir didampingi sang suami yaitu Muhtarudin Ashraff Abu serta beberapa Kepala Dinas dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Sementara itu, Camat Siwalan Siswanto, S.STP dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Pekalongan atas kehadirannya di Kecamatan Siwalan “ Mudah-mudahan dengan pelaksanaan pekalongan bersholawat ini khususnya diwilayah kami dijauhkan dari bencana, maupun mara bahaya sehingga kegiatan pembangunan yang ada di Kecamatan Siwalan bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 11 November 2022
Dalam sambutannya, Kak Wahyu berharap kepada para peserta untuk memanfaatkan kegiatan sebagai bahan dalam mengelola saka di Kwarcab Pekalongan. “Mudah-mudahan Bintek Pangkalan Saka ini bermanfaat bagi perkembangan Gerakan Pramuka di Kwarcab Pekalongan, khususnya untuk perkembangan Pangkalan Saka,” tutur Wahyu.
Sebelumnya, Kepala Pusat Diklat Cabang (Kapusdiklatcab) Pekalongan, Kak Inah melaporkan, bintek diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah di Kabupaten Pekalongan, mulai 9 hingga 12 November 2022.
“Kegiatan bertujuan memberikan garis-garis besar peraturan tata kelola pengorganisasian saka,” papar Kak Inah. Selain itu, lanjutnya, kegiatan juga memberikan arah kebijakan Saka bagi seluruh jajaran gerakan pramuka Kementrian dan Lembaga yang menjadi pengampu Saka, dunia usaha dan industri, asosiasi profesi, tokoh masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Sumber : Tim Dinkominfo Kab. Pekalongan
Kamis, 10 November 2022
Dikatakan, bahwa Kabupaten Bersholawat sebagai bentuk ikhtiar agar doa-doa dikabulkan, “Jadi kita bersama-sama mengetuk pintu langit kepada Allah supaya doa-doa kita semua, doa-doa dari masyarakat Kabupaten Pekalongan ini diijabah Allah, juga bencana-bencana dihilangkan Allah, dan semoga di musim hujan ini tidak banjir. Semoga kegiatan Kabupaten Bersholawat ini membawa manfaat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan,” kata bupati.
Kepada warga, Bupati menuturkan bahwa setiap malam Rabu, ia berkeliling ke beberapa kecamatan untuk berinteraksi dengan masyarakat, “Setiap malam Rabu Wage saya keliling ke kecamatan-kecamatan agar bisa bertemu langsung dengan masyarakat dan para tokoh masyarakat,” ujarnya.
Bupati dalam kegiatan tersebut hadir didampingi sang suami Muhtarudin Ashraff Abu serta beberapa Kepala Dinas dan Pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan, “Saya juga membawa para Kepala Dinas saya walaupun tidak semua tetapi ini agar kita bisa bertanya maupun memberikan masukkan sehingga ini bisa menjadi catatan ataupun perhatian di Pembangunan 2023,” ujar bupati.
Dalam kegiatan itu, ia juga menyampaikan bahwa jalan-jalan di Kecamatan Tirto yang sudah selesai akan segera diresmikan. Disamping itu juga menyampaikan tentang program-program visi dan misi Bupati Pekalongan yang sedang berjalan seperti, pembangunan infrastruktur, bantuan bagi penunggu pasien rumah sakit, program melahirkan gratis dan berobat gratis di Puskesmas dan RSUD di Kabupaten Pekalongan, serta bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa tidak mampu disekolah negeri.
Setelah sambutan, Bupati dalam kegiatan tersebut berdialog singkat dan menanggapi pertanyaan yang disampaikan warga terkait kesehatan gratis dan pemeliharaan lampu jalan di Desa Dadirejo.
Sementara itu, Kepala Desa Dadirejo Ahmad Fathoni menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Pekalongan atas pembangunan jalan yang telah dilaksanakan di Desa Dadirejo, “Saya atas nama Kepala Desa Dadirejo dan masyarakat Dadirejo mengucapkan terima kasih atas terwujudnya perbaikan ataupun pengaspalan jalan yang menghubungkan antara Desa Dadirejo dan Desa Silirejo. Alhamdulillah masyarakat bisa menikmati jalan yang sudah bagus sudah alus dan semoga bisa menjaga dan memelihara jalan tersebut,” ujarnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 9 November 2022
Dalam sambutannya, Bupati Fadia berharap agar santunan yang diberikan dapat bermanfaat untuk keluarga yang ditinggalkan, “Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat untuk membantu keluarga yang ditinggalkan walaupun uang sebesar apapun tidak bisa menggantikan orang yang kita cintai tapi minimal bisa sedikit membantu keluarga yang ditinggalkan,” ujar bupati.
Selain itu, bupati juga menyampaikan dukungan moril kepada keluarga Sayad yang sedang berduka, “Semoga keluarga yang ditinggalkan dikuatkan semuannya, senantiasa dilimpahkan barokah, hidupnya berjalan, semangatnya juga tetap berjalan,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bupati berharap agar masyarakat Kabupaten Pekalongan lebih peduli terhadap jaminan keselamatan terhadap orang-orang terdekat, “BPJS ketenagakerjaan ini bagus juga. Karena tidak hanya untuk yang berdasi saja tetapi sampai tingkat petani pun dilindungi. Nanti kalau meninggal diperhatikan dan kalau ada kecelakaan kerja juga diperhatikan. Walaupun petani jika ada kecelakaan kerja juga akan ditanggung juga. Ini adalah cara kita untuk menjaga orang yang kita cintai agar pada saat mereka bekerja merasa aman dan nyaman. Ini adalah satu perhatian baik dari pemerintah pastinya agar seluruh Warga Negara Indonesia mendapatkan perlindungan,” kata bupati.
Sebelumnya Kepala BPJS Kabupaten Pekalongan Farah Diana menuturkan bahwa Alm. Sayad berprofesi sebagai seorang petani dan merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Pekalongan dengan program BPU (Bukan Penerima Upah).
“Program yang diikuti alm. Bapak Sayad ada 2 yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Beliau meninggal karena sakit karenanya ahli waris mendapatkan santunan kematian sebesar 42 Juta Rupiah,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa Alm. Sayad belum lama bergabung sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan namun begitu pihaknya tetap memberikan santunan, “Beliau terdaftar sebagai peserta pada tanggal 27 Oktober 2022 dengan iuran perbulan sebesar Rp.16.800 perbulan. Sudah melakukan pembayaran sebanyak 2x kepada kami. Namun Allah berkehendak lain. Beliau meninggal pada tanggal 03 November 2022 kemarin dan hari ini kami berkewajiban memberikan santunan kepada ahli warisnya,” jelasnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 9 November 2022
“Kami ada bantuan perhatian dari Dinas Sosial hari ini. Walaupun ala kadarnya dulu berupa logistik mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk warga yang terdampak,” ujar bupati
Diketahui bahwa pada Hari Minggu (06/11) hujan lebat dan angin puting beliung melanda Kecamatan Kajen dan Kecamatan Karanganyar menyebabkan pohon-pohon tumbang, gerobak pedagang rusak, sejumlah kantor, sekolah, dan puluhan rumah warga juga rusak terkena dampak angin.
Lebih lanjut, diketahui bahwa sebelumnya bupati sempat meninjau Kantor DPRD Kabupaten Pekalongan, Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, Kantor Bappeda Kabupaten Pekalongan, SDN Tanjungsari Kecamatan Kajen yang juga terkena dampak angin puting beliung.
Berdasarkan hasil pengecekan, bupati mengungkapkan bahwa kantor-kantor dan sekolah yang ia kunjungi mengalami kerusakan yang beragam, “Disekolah SDN Tanjungsari, atap kamar mandinya lepas. Sementara itu beberapa bangunan dinas juga tadi kita cek ruangan di gedung DPRD, Bappeda, Dinkes itu ada yang langit-langitnya rusak. Mungkin juga banyak lagi tempat lainnya mungkin dikecamatan-kecamatan ada dan sekolah lain,” ujar bupati kepada awak media.
Bupati mengatakan bahwa tinjauan tersebut selain pengecekan juga sebagai persiapan guna perbaikan nantinya, “Nanti hari ini kita cek dan kita hitung mudah-mudahan dana dari kami cukup kalau memang tidak kita memang harus minta sentuhan bantuan dari pusat maupun provinsi,” ujar bupati.
Namun begitu, bupati menuturkan bahwa Pemkab Pekalongan akan segera melakukan perbaikan semampunya terhadap kantor dan sekolah yang terdampak bencana angin puting beliung, “Kemarin listrik itu sudah nyala semua. Ini langsung kita targetkan dalam waktu 2 hari paling lama sudah harus nyala. Kalau bangunan-bangunan kantor dinas mulai besok sudah mulai kita kerjakan dan sekolah-sekolah sudah mulai hari ini, karena saya ingin anak-anak Kabupaten Pekalongan tidak ada alasan anak-anak tidak bisa bersekolah harus bisa bersekolah semua,” ujar bupati.
Mengingat cuaca ekstrim yang terjadi beberapa waktu belakangan, bupati pun menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa berhati-hati, “Kita harus berhati-hati dan juga lebih peduli terhadap kondisi rumah kita. Ini perlu kita perhatikan karena memang kejadian seperti ini merupakan ujian dari Allah, tetapi kita sebagai manusia juga harus mempersiapkan,” katanya.
Selain itu, Bupati berpesan kepada para Kepala Desa dan desa-desa di Kabupaten Pekalongan untuk melakukan pembersihan sebagai antisipasi bencana banjir yang mungkin melanda sejumlah daerah di Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 9 November 2022