KAJEN – Organisasi-organisasi Kepemudaan di Kabupaten Pekalongan diharapkan dapat menciptakan dan mengembangkan program-program kepemudaan yang kreatif dan inovatif, sehingga mendukung dan mewarnai pembangunan di Kabupaten Pekalongan. Demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si. dalam kegiatan pembukaan Konfercab PC IPNU Kabupaten Pekalongan di SMK MA’arif NU Kajen, Jum’at (1/7) malam.
Ia memaparkan jumlah penduduk usia muda di Kabupaten Pekalongan dengan rentang usia antara 16-30 tahun berada diatas 25% dari jumlah penduduk. Jika melihat topografi wilayah Kabupaten Pekalongan, jumlah tersebut merupakan pontensi yang luar biasa. Namun, menurutnya, selama ini fokus pembangunan kepemudaan di Kabupaten Pekalongan masih belum optimal. “Jadi masih berorientasi pada bantuan yang sifatnya hibah bantuan OKP,” ujarnya.
Oleh karena itu, dia berharap agar organisasi-organisasi kepemudaan di Kabupaten Pekalongan dapat memberikan lebih banyak kontribusi, “Pemerintah sangat serius membangun pemuda. Mohon nanti program-programnya yang baru silakan lebih bersinergi lagi dengan Pemerintah melalui Dinporapar,” tuturnya.
Ia juga mengatakan pihaknya terbuka menerima masukan, saran, dan ide dari para pemuda. “Mari kita sinergikan program-program kedepan, sharing bareng, sharing program, sharing ide, sharing inovasi. Pemerintah daerah dalam membangun kepemudaan ini masih perlu dukungan program inovasi saran, masukan dari teman-teman OKP Kabupaten Pekalongan,” kata Akbar.
Sekda Akbar dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan harapannya agar melalui Konfercab PC IPNU yang digelar malam itu, dapat menghasilkan ketua dan pengurus hebat yang dapat menciptakan dan mengembangkan program-program kepemudaan yang baik.
Pimpinan Cabang NU Kabupaten Pekalongan Kyai H. Muslikhu Dhori dalam sambutannya meminta agar kegiatan konfercab tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan rutin yang merupakan panggilan dari organisasi, tetapi juga sebagai sebuah sarana introspeksi dari kegiatan tahun sebelumnya, “NU ini ada dimana-mana baik daerah maupun nasional sehingga kita memiliki banyak tantangan yang harus dihadapi,” ujarnya.
Pimpinan Wilayah IPNU Jawa Tengah Syaiful Kamaludin yang hadir pada kegiatan tersebut mengungkapkan apresiasi kepada Pengurus PC IPNU Kabupaten Pekalongan Masa Bhakti 2020 sampai 2022 yang telah menjalankan seluruh agenda dan program-program yang diputuskan melalui rapat kerja cabang 2 tahun sebelumnya dengan baik. “Mudah-mudahan melalui konfercab ini nanti PC IPNU di Kabupaten Pekalongan mampu merumuskan satu keputusan yang bisa menjadi satu strategi agar IPNU kedepan bisa menghadirkan kegiatan-kegiatan secara inklusif sehingga ada relevansi dengan kebutuhan anggota. Kita membutuhkan inovasi-inovasi baru yang harus disajikan dalam program-program yang sesuai dengan minat dan bakat anggota di Kabupaten Pekalongan dalam rangka eksistensi,” ujarnya.
Ketua IPNU Cabang Pekalongan, Muhammad Wafiq Fahmi dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf mewakili pengurus periode tahun 2020-2022, “Kami memohon maaf selaku kepengurusan 2020 sampai 2022, tentunya masih banyak kekurangan-kekurangan yang kami lakukan serta masih banyak hal-hal yang kurang maksimal dari kami. Kami secara ke organisasian maupun secara pribadi memohon maaf sedalam-dalamnya,” ujarnya.
Dia juga meminta kepada seluruh peserta konfercab untuk mengikuti konfercab dengan hikmat serta dengan asas-asas tujuan organisasi yaitu insan IPNU menjadi insan cerdas yang dekat dengan masyarakat.
Konfercab PC IPNU Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 juga dihadiri oleh, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Ketua PC Fatayat, Ketua PC Muslimat, Ketua PC GP Ansor, Para Ketua OKP di Kabupaten Pekalongan serta tamu-tamu undangan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 4 Juli 2022
KAJEN - Dalam rangka persiapan Penilaian Kepatuhan Standar Pelayanan oleh OMBUDSMAN RI Tahun 2022, seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pekalongan diharuskan melakukan updating website. Berkaitan hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan menggandeng Dinkominfo menyelenggarakan pelatihan website Puskesmas dengan menghadirkan admin 25 Puskesmas untuk dilatih tehnis pengelolaan website, Rabu (29/06/2022) di aula lantai 2 Dinkominfo.
KAJEN - Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan lebih serius lagi dalam hal pembangunan bidang keolahragaan, hal itu tidak hanya penyiapan anggaran saja namun juga penyiapan sumber daya manusia dan sarana prasarananya.
Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan Yulian Akbar saat menghadiri acara Musyawarah olahraga dan Pembentukan Badan Fungsional Koni Kabupaten Pekalongan yang diselenggarakan oleh Koni Kabupaten Pekalongan di salah satu rumah makan di Karanganyar, Selasa (28/6/2022). “kita targetkan pada even Porprov 2023 Kota Santri naik tingkat, untuk itu perlu sinergitas bersama agar prestasi olahraga meningkat,” katanya.
KAJEN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mengusulkan Dana Cadangan Pilkada Tahun 2024 dianggarkan pada Tahun 2023 sebesar Rp. 20 Miliar. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, SH saat membacakan sambutan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan dalam Rangka Penyampaian 2 Rancangan Peraturan Daerah, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Senin (27/6).
Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi SH saat menghadiri undangan kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan perlombaan yang digelar menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa kegiatan rakyat telah dapat dibuka kembali. Kegiatan diharapkan dapat membantu upaya pemulihan ekonomi masyarakat. “Saya mengucapkan apresiasi dan semoga di HUT Bhayangkara ke-76 ini semakin solid semakin jaya dan semakin sukses dan semakin membina masyarakat berpelayanan sama dan prima,” tutur wabup.
Kepala Kepolisian Resort Pekalongan AKBP Dr. Arief Fajar Satria, SH, SIK, MH menjelaskan kegiatan lomba burung berkicau dalam rangka HUT Ke-76 Bhayangkara diikuti oleh 1000 peserta yang berasal dari Jawa Tengah maupun luar Jawa Tengah. “Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antara Polri dan masyarakat dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, pemulihan ekonomi masyarakat yang 2 tahun kemarin terdampak mulai tumbuh. Itu yang diharapkan,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan para partisipan yang telah mendukung kegiatan tersebut dapat terlaksana dengan baik.
Arief juga mengungkapkan pihaknya telah mempersiapkan sejumlah hadiah menarik untuk para pemenang lomba. “Untuk tiketnya kita ada beberapa tiket yaitu tiket gratis yang tadi telah kita berikan dengan hadiah Rp. 2 juta untuk Juara 1, Rp. 1 juta untuk Juara 2 dan Rp. 500 ribu untuk juara ke-3 dan nanti ada tiket premium dimana kita juga akan memberikan door prize dari Bank BRI yaitu 1 buah sepeda motor,” ungkapnya.
Sumber : Prokompim Setda Kab. Pekalongan
Sabtu, 2 Juli 2022
Pelatihan dibuka oleh Plt Kepala Dinas Kominfo Anis Rosidi S.Sos.,M.Si didampingi kepala Bidang e-government Bambang Widjanarko,S.IP serta dihadiri pula Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Budi Darmoyo. Diharapkan setelah pelatihan ini para admin Puskesmas mendapat pengetahuan pengelolaan website.
Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pekalongan Anis Rosidi S.Sos.,M.Si dalam sambutannya berharap seluruh personel di lingkup OPD Kabupaten Pekalongan mempunyai kecakapan digital. “Ini sebuah keharusan. Seluruh personel di kabupaten Pekalongan , personel OPD harus melek IT,” tegas Anis
Anis menerangkan, Puskesmas semestinya memiliki website yang memuat profil, pelayanan maupun bagaimana cara berobat dan lainnya. “Nanti akan dilatih oleh tim kami , tolong diikuti dengan seksama, semoga apa yang kita lakukan pada siang hari ini membawa kemajuan dan diridhoi Alloh SWT sebagai niat luhur kita melayani masyarakat,” harapnya.
Lebih lanjut Anis menjelaskan perlunya Puskesmas melakukan rekap jumlah pasien tiap harinya yang kemudian diakumulasi tiap bulannya. Hal tersebut untuk mengenali antara lain jumlah penyakit, pasien, juga berapa total biaya yang dikeluarkan. “Itu yang menjadi dasar pemerintah. kita bisa menentukan jumlah kematian ibu hamil di tingkat kecamatan, kita juga bisa mengenali jumlah gizi buruk,” tandasnya.
Mengakhiri sambutannya, Anis mengajak para peserta memiliki semangat kerja yang tinggi meski ditengah keterbatasan. “Mari kita kembangkan budaya kerja yang bagus yaitu resources is limited but creativity unlimited. (Sumber daya alam itu terbatas, tapi kreatifitas dari sumber daya manusia tidak terbatas). (Red)
Rabu, 29 Juni 2022
Disampaikan pula dalam kegiatan kali ini juga dibentuk Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia atau Bapopsi Kabupaten Pekalongan.“beri kami waktu satu bulan untuk membentuk Lembaga ini. Intinya kita sepakat bahwa prestasi olahraga tidak instan harus ada pembinaan diusia dini, yakni pelajar SD dan SMP. Ini akan menjadi energi baru bagi kita untuk membantu meningkatkan prestasi olahraga,” ujar Yulian.
Selain membentuk Bapopsi, dalam kegiatan ini juga dibentuk Badan Pembinaan Olahraga (Bapor) Korpri. “ini sesuai dengan arahan Korpri Provinsi Jawa Tengah yang pada beberapa bulan mendatang akan dilaksanakan Porprov Korpri. Setelah kedua Lembaga itu terbentuk kita tidak ingin hanya program saja, namun ada target dan tentu saja anggarannya,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Koni Kabupaten Pekalongan Suryan menjelaskan, dengan adanya Musyawarah Olahraga ini diharapkan ada sinergitas dan membagi peran dan tanggung jawab yang sama kepada pemangku kebijakan. “Koni tidak hanya menjadi tumpuan utama, namun semua perangkat juga punya peran dan tanggungjawab yang sama sesuai dengan aturan undang-undang. Seperti untuk pembinaan ditingkat pelajar ada Dinporapar dan untuk Korpri ada Bapor Korpri,” katanya.
Bapopsi sendiri, lanjutnya, mempunyai peran yang efektif karena menjadi dasar pembinaan atlet. Selain itu dirinya juga menggandeng BPJS untuk mengcover atlet apabila ada yang cidera. “kedepan Koni akan memberikan rekomendasi kepada setiap penyelenggaraan even-even olahraga yang memenuhi syarat, salah satunya yang menjamin keselamatan atlet. Karena itu adalah aset yang berharga,” jelas Suryan.
Acara yang mengambil tema “Sinergitas Pembinaan dan Prestasi Olahraga” tersebut dihadiri Sekda Kabupaten Pekalongan, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pekalongan, Dinas Pendidikan, Dinporapar, Kankemenag, Korpri, MGMP Guru olahraga SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK/MA se Kabupaten Pekalongan serta pegiat dan pengurus Koni Kabupaten Pekalongan. Dan mengundang pemateri Wakil Ketua Bapor Korpri Jateng Dr. Tri Rustiadi, M.Kes dan Erlangga Ardianza Wibowo, S.T, S.Pd Ketua Komite Pertandingan BAPOPSI Jawa tengah. (Red)
Rabu, 29 Juni 2022
Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq mengaku senang Kabupaten Pekalongan dijadikan tuan rumah turnamen sepakbola DANYONIF 407/PK Cup IX tahun ini. “Saya senang sekali setelah lama tidak diadakan turnamen sepakbola dan tahun ini alhamdulillah Kabupaten Pekalongan menjadi tuan rumah.
Bupati berharap turnamen berjalan lancar dan membuat masyarakat semakin semangat dan semakin mencintai bola. Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengijinkan penyelenggaraan turnamen sepakbola menyusul melandainya kasus Covid-19 di wilayah ini. “PPKM Kabupaten Pekalongan saat ini level 1, acara pengajian diperbolehkan, musik diperbolehkan, sepakbola diperbolehkan, yang penting protokol kesehatan selalu dijaga,” tutur bupati.
Komandan Yonif 407/ Padma Kusuma, Mayor Inf Hermawan Setya Budi dalam sambutannya berharap, dengan penyelenggaraan turnamen sepakbola, Kompi Senapan C dikenal masyarakat. “Kami juga berharap masyarakat Pekalongan makin dicintai TNI, terutama anggota kami di 407. Melaui ajang kompetisi ini, kami ingin mendekatkan diri dengan rakyat. Apabila ada hal yang bisa kami perbuat untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan, kami bisa turut serta semaksimal mungkin,” ujar Danyonif 407/ Padma Kusuma.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa esensi turnamen yaitu untuk menyiapkan generasi muda dalam meningkatkan kemampuan sepakbola dan prestasi di bidang olahraga. “Semoga makin dapat terus erlanjut dan ditingkatkan khususnya di wilayah Kabupaten Pekalongan.” harap Hermawan Setya Budi.
Turnamen sepakbola dijadwalkan berlangsung mulai 27 hingga 31 Juli 2022. Pembukaan Turnamen Sepakbola dihadiri Unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Unsur Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Kepala OPD terkait di Lingkungan Pemkab Pekalongan, Forkopimcam Wonopriggo, para kepala desa di wilayah Kecamatan Wonopringgo, tokoh masyarakat dan para peserta turnamen sepakbola.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 29 Juni 2022
Dalam sambutannya, Riswadi mengatakan bahwa Undang-Undang Dasar 1945 memberikan amanat bahwa kedaulatan tertinggi berada di tangan rakyat sehingga suara rakyat haruslah menjadi acuan penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Penjabaran dari pengakuan kedaulatan rakyat tersebut kemudian diterapkan dalam mekanisme demokrasi one man one vote value dalam Pilkada Langsung dimana rakyat diberikan keleluasaan untuk menentukan Kepala Daerah yang dianggap terbaik,” ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa pemilihan kepada daerah secara langsung memerlukan biaya yang harus disediakan oleh Pemerintah Daerah, mulai tahapan persiapan, pelaksanaan, dan penyelesaian Pilkada.
Untuk memastikan diselenggarakannya Anggaran Pilkada Kabupaten Pekalongan Tahun 2024, sesuai dengan Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah dan Pasal 76 ayat (5) Perda Kabupaten Pekalongan Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah bahwa pembentukan dana cadangan ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Oleh karena itu, Pemkab Pekalongan mengusulkan Raperda tentang Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan Tahun 2024. “Arah Pengaturan Dana Cadangan untuk Pilkada Tahun 2024 dianggarkan pada Tahun 2023 sebesar Rp 20 Miliar,” tutur Wabup Riswadi.
Dalam kesempatan tersebut Riswadi juga menyampaikan terkait Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2021.
Dia menyampaikan bahwa Rancangan Peraturan Daerah yang disampaikan memuat Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 dan telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Hasil pemeriksaan BPK RI Perwakilan Provinsi Perwakilan Provinsi Jawa Tengah terhadap LKPD Tahun Anggaran 2021 telah diserahkan kepada Ketua DPRD dan Bupati Pekalongan pada tanggal 23 Mei 2022 dengan mendapatkan opini “WAJAR TANPA PENGECUALIAN (WTP),” terang Riswadi
Dia menyampaikan ucapan syukur atas pencapaian tersebut, “Alhamdulillah berhasil diraih ketujuh kalinya secara berturut-turut dengan kategori opini tertinggi dari BPK RI,” ujar Riswadi.
Oleh karena itu, dia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkerja keras sehingga Kabupaten Pekalongan dapat mempertahankan predikat WTP berturut-turut,
“Kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua stakeholders yang telah berperan dalam upaya memperoleh WTP,” ucapnya.
Riswadi dalam kesempatan itu mengajak semua stakeholders untuk tetap bersama-sama mempertahankan serta meningkatkan kualitas WTP pada tahun-tahun mendatang.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 28 Juni 2022
Acara yang mengambil tema “Padukan Potensi Wujudkan Visi” tersebut dihadiri Bupati Pekalongan dan wakil bupati pekalongan, Forkompimda, Kepala OPD, Ormas, Tokoh Masyarakat serta warga Kabupaten Pekalongan.Dalam sambutanya Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, S.E., M.M mengatakan beberapa hari lagi merupakan saat yang tepat dimana 1 tahun lalu dirinya bersama Wakil Bupati Pekalongan dilantik oleh Gubernur. Jika pada hari sebelumnya, sudah digelar pengajian dengan mengundang Ust Nur Maulana, dan malam ini acara hiburan dengan acara musik dengan mengundang beberapa artis ibukota untuk ikut meramaikan acara. “setelah dua tahun kita tidak bisa membuat kegiatan karan pandemi covid 19, namun saat ini Kabupaten Pekalongan sudah level 1 sehingga bisa mengadakan acara, asal sesuai dengan prokes,” katanya.
Dijelaskan bupati, bahwa janji politik selama dirinya berkampanye dulu sudah terlaksana. Dan yang dijanjikan yakni pembangunan sirkuit motocross saat ini sudah masuk dalam DED dan tahun 2023 sudah akan mulai dibangun. “jadi nanti anak muda tidak boleh lagi balapan di jalan, tapi sudah kita sediakan sirkuitnya. Dan juga alun-alun Kajen akan kita percantik dengan ikon Al-qur’an dan akan ditata tamanya menjadi lebih cantik. Serta wisata Linggoasri akan kembali ditata agar pariwisata menjadi bangkit guna meningkatkan ekonomi masyarakat,” terangnya.
Selain itu, Fadia menyampaikan beberapa program unggulan dalam masa pemerintahanya, diantaranya kesehatan gratis dengan cukup menggunakan KTP bagi masyarakat Kota Santri serta penunggu pasien yang tidak mmapu mendapat bantuan 50 ribu rupiah perhari. “ini merupakan program yang luar biasa, dari ujung pantura sampai ke selatan belum ada yang berani menggratiskan biaya kesehatan. Kami lakukan karena kami ingin menjadi pemimpin yang bermanfaat,” ucap Bupati.
Disamping itu, dalam hal pembangunan infrastruktur juga terus digenjot, dengan menggelontorkan dana yang besar, yakni pada tahun 2021 sebesar 50 milyar dan pada tahun 2022 naik menjadi 130 milyar. “sehingga akan banyak jalan yang halus lagi di Kabupaten Pekalongan, namun yang belum mohon bersabar, karena sebelumnya banyak jalan yang berlobang sehingga banyak yang harus kita perbaiki,” ujar Fadia.
Untuk pendidikan, anak yang tidak mampu dan bersekolah negri, akan mendapat seragam gratis dari Pemerintah Daerah serta guru pesantren yang selama ini tidak tersentuh bantuan kini mendapat insentif bahkan para penunggu kuburan dan lainnya. “saya dan pak wakil mohon doa restu dan dukungannya semoga Allah memberi kekuatan pada kami untuk memimpin Kabupaten Pekalongan menjadi hebat dan luar biasa,” pungkasnya.(rks)
Senin, 27 Juni 2022
Acara yang dilaksanakan di saluran irigasi depan PAY tersebut dikuti ribuan orang dan dihadiri Bupati Pekalongan beserta OPD, PDM Muhamadiyah Kabupaten Pekalongan PCM Kajen serta ribuan masyarakat yang ikut memancing dilokasi.
Seusai sambutan, Bupati beserta tamu undangan melakukan tebar benih dan mancing bersama. Bupati mengaku senang atas inovasi yang dilakukan warga muhammadiyah dengan menggelar gebyar mancing yang diikuti lebih dari 2 ribu orang.
“semoga kedepan sungainya menjadi bersih sehingga bisa menjadi tempat wisata. Jika ini berkelanjuan akan kita bikin lebih menarik lagi sehingga bisa menarik wisatawan,” kata Fadia, Minggu (26/6/2022)
Dirinya berpesan melalui kegiatan ini, agar masyarakat selalu menjaga sungai agar selalu bersih sehingga tidak menyebabkan banjir. “saya harapkan di Kajen ada sesuatu yang baru lagi yang bisa dijadikan tempat wisata,” pintanya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kajen Ahmad Soleh menuturkan, gebyar mancing ini sudah dilakukan selama 5 kali dan sempat terhenti dengan adanya pandemi covid 19. “niat kami ingin membuat gembira masyarakat masyarakat dan dikaitkan dengan semarak Muktamar Muhammadiyah ke 48 di Surakarta,” terangnya.
Untuk ikan yang ditebar disaluran irigasi tersebut, dirinya mengaku dari panitia ada 3,5 kuintal ikan yang ditebar meliputi dari beberapa jenis diantaranya nila, tawas, bawal, patin dan lainnya. “para pengunjung diminta infaq 10 ribu yang digunakan untuk operasional panti asuhan. Ikan yang berhasil dipancing silahkan dibawa pulang. Dan bagi yang beruntung bisa mendapatkan doorprise dari sponsor,” terangnya. (Dian-Kominfo)
Senin, 27 Juni 2022
Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Segenap lulusan UIN KH. Abdurrahman Wahid yang baru diwisuda. Ia mengatakan bahwa lulusan UIN Gusdur sudah sepantasnya menjadi lulusan yang terbaik dan berkualitas. “Pertama saya masuk UIN, luar biasa kampusnya megah, bangunan-bangunannya luas dan bagus, parkiran dan lain-lainnya juga, selamat saya ucapkan kepada UIN Gusdur,” terang Fadia.
Bupati menambahkan, Meskipun dari jam 5 subuh sudah berderet acara Bupati namun ia tetap memprioritaskan untuk hadir secara langsung ke UIN KH. Abdurrahman Wahid guna memberi semangat kepada wisudawan. “Saya sengaja menyempatkan hadir di sini secara langsung, saya berpesan kepada teman-teman, saatnya mengucapkan terima kasih kepada orang tua anda, saat ini adalah momen yang tetap untuk membalas segala kebaikan dan kerja keras orang tua anda,” tegasnya.
Di kesempatan yang sama, Rektor UIN KH Abdurrahman Wahid, Prof Dr Zaenal Mustakim MAg mengatakan, Universitas Islam Negeri (UIN) KH Abdurrahman Wahid Pekalongan menggelar wisuda perdana, setelah berubah bentuk dari IAIN Pekalongan. Wisuda Magister Ke-15 dan Sarjana Ke-43 yang dapat terselenggara secara offline.
"Semoga segenap wisudawan UIN Gusdur dapat meneladani spirit KH Abdurrahman Wahid m, mampu bertransformasi, mampu bersaing didunia kerja dan industri dengan kualitas, dan memberikan kontribusi yang riil terhadap masyarakat," terang Prof Zaenal.
Dengan mengusung tema “Menyongsong UIN KH Abdurrahman Wahid dalam Menjaga Toleransi dan Kebhinekaan Indonesia.”diharapkan seluruh wisudawan mampu merealisasikan teladan dan spiritualitas Gus Dur dalam menjalankan setiap peran ditengah masyarakat, seperti yang disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Dr Magfur MAg dalam laporanya.
"Hari ini sebanyak 985 wisudawan yang mengikuti sidang senat terbuka, terdiri dari 961 wisudawan Sarjana dan 24 lulusan Magister, dengan predikat wisudawan terbaik diraih oleh Wisudawan Jurusan Ekonomi Syariah, Muhammad Miftachudin dengan IPK 3,93," terang Prof Magfur.
Hadir dalam prosesi wisuda segenap Senator UIN KH Abdurrahman Wahid, Tamu undangan dari Forkompimda Kabupaten dan Kota Pekalongan, serta Orang Tua wisudawan, Prosesi wisuda diakhiri dengan doa dan dilanjutkan dengan pemanggilan para wisudawan secara berurutan sekaligus pemindahan kuncir toga oleh Dekan masing masing Jurusan. (Dian-Kominfo)
Senin, 27 Juni 2022