KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri kegiatan Haul Kiai Gede Ceper yang berlangsung di Desa Sembung Jambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Selasa (09/08) siang.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut bupati menyampaikan ungkapan syukurnya atas banyaknya kiai dan ulama yang makamnya berada di Kabupaten Pekalongan sehingga menjadikan berkah tersendiri untuk Kabupaten Pekalongan dan warga masyarakatnya.
Melalui kegiatan haul tersebut, Bupati berharap dapat mengingatkan kepada sesama manusia akan datangnya kematian, “Semua manusia akan meninggal. Baik itu yang mengaku sakti atau bukan, mempunyai jabatan atau tidak, semuanya akan meninggal tanpa memandang status dan jabatan,” tuturnya.
Oleh karena itu, Bupati Fadia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan sebagai bekal akhirat khususnya pada bulan muharram ini, “Setiap orang caranya pasti berbeda. Untuk para ibu-ibu bisa dengan berbuat baik kepada suami dan tetangga, untuk para pemangku jabatan bisa dengan melakukan pembangunan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat luas. Ini adalah bentuk ibadah kita semua,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk melakukan introspeksi diri terhadap perbuatan dan pencapaian di Tahun Hijriyah sebelumnya serta mendorong seluruh masyarakat untuk meningkatkan kebaikan di tahun ini dan mengurangi perbuatan buruk.
Lebih lanjut, Dia berharap agar melalui kegiatan Haul Kiai Gede Ceper tersebut, masyarakat yang hadir dapat mengenang jasa Kiai Gede Ceper dalam menyebarkan agama Islam di Kabupaten Pekalongan serta dapat menjadikan desa Sembung Jambu menjadi lebih dikenal luas, “Insya Allah desa ini juga akan subur, makmur dan banyak barokah nantinya,” kata bupati.
Terakhir, Bupati Fadia mendoakan seluruh masyarakat agar selalu mendapatkan ampunan dosa, segala keinginannya dapat tercapai dan dapat menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan KH. Muhtarom, Kepala Bakesbangpol Haryanto Nugroho, serta Kabbag Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 10 Agustus 2022
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq SE, MM dilantik sebagai Ketua Majelis Bimbingan Cabang (Mabicab) Praja Muda Karana (Pramuka) Kabupaten Pekalongan beserta jajaran pengurusnya oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Hj. Atiqoh Supriyanti, S.TP, MT, MPP, Selasa (9/8), di Pendopo Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Memperingati 10 Muharram, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq atas nama Pemkab Pekalongan memberikan santunan dan bingkisan dari Baznas Kabupaten Pekalongan kepada 500 anak yatim piatu di 21 lembaga sosial dan panti asuhan di wilayah Kecamatan Kesesi, Kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (08/08).
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM memberikan motivasi kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pekalongan saat mengisi jam pimpinan pada Pelatihan dan Pembinaan Paskibraka di Alun-alun Kajen, Senin (8/8) pagi.
Anggota Paskibraka Kabupaten Pekalongan berjumlah 27 siswa yang telah menyisihkan 240 siswa lain.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM menyambut kedatangan rombongan haji Kelompok Terbang (Kloter) 32 asal Kabupaten Pekalongan, Minggu (7/8) sore, di Pendopo Bupati Pekalongan.
Bupati mengucapkan selamat datang kepada para jemaah haji Kloter 32. Bupati mengungkapkan rasa bahagianya karena para jemaah haji asal Kabupaten Pekalongan tiba di tanah air dalam keadaan sehat wal afiat. Bupati mendo’akan para jemaah haji menjadi haji dan hajjah yang mabrur.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE MM membuka secara resmi Kontes Nasional Ayam Hias Ekor Lidi di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (7/8) pagi.
Dalam sambutannya, bupati menyatakan sangat senang dan bangga dengan terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayah Kabupaten Pekalongan. Dengan adanya kontes tersebut, ayam tidak lagi diadu maupun hanya dikonsumsi, namun lebih untuk dipamerkan keindahannya.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. ikut memeriahkan kegiatan jalan sehat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-49 tahun, di Alun-alun Kajen, Minggu (07/08) pagi.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Bupati Fadia menyampaikan ucapan selamat atas ulang tahun KNPI, “Saya atas nama Bupati Pekalongan dan atas nama pribadi mengucapkan selamat ulang tahun KNPI Ke-49 tahun khususnya KNPI Kabupaten Pekalongan,” tuturnya. Ia berharap agar pada usia ke-49 Tahun KNPI dapat selalu solid dan dapat menjadi orang tua bagi seluruh Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Kabupaten Pekalongan, “Agar bisa mengayomi, bisa guyub bareng, dan tujuan yang sama yaitu membangun Kabupaten Pekalongan bersama-sama,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan selamat kepada Ketua GOW Ny. Tri Rafika Yulian Akbar dan jajaran pengurus yang telah dilantik. Bupati berharap GOW dapat menjalankan tupoksinya dengan baik. “Semoga GOW tupoksinya berjalan semua. Jangan diam di tempat, jangan ketemunya cuma pas pelantikan, terus tidak ada lagi. Saya mau lihat GOWnya aktif,” harap bupati.
Menurutnya, organisasi wanita di Kabupaten Pekalongan cukup banyak. Bupati juga meminta agar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, untuk turut serta menyelesaikan PR dalam menekan angka stunting dan sejumlah PR lainnya. “Jika perempuannya bersatu, kompak, yang sulit jadi mudah,” ujar bupati.
Bupati juga berharap GOW bisa memberdayakan kaum perempuan di Kabupaten Pekalongan, misalnya dengan memberikan pelatihan pemasaran secara online.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan terkait program berobat gratis cukup dengan KTP serta melahirkan secara gratis yang merupakan program unggulan Pemkab Pekalongan.
“GOW kepengurusan yang baru sudah dilantik, harus semangat. Perempuan-perempuan semua harus terbantu dengan adanya GOW,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan adalah manajer yang hebat. “Oleh karena itu, jika saling bersinergi, insya allah semua akan menjadi mudah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan supportnya terhadap GOW. “Kalau ada apa-apa silakan komunikasi dengan saya. Monggo disusun program kerjanya, dan dilaporkan kepada bupati,” ucap bupati.
Sebelumnya, Dewan Penasehat GOW, Ny. Widi Riswadi, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya Ketua dan Pengurus GOW Masa Bhakti 2022-2027 dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus GOW sebelumnya.
Menurut Widi, keberadaan GOW sebagai mitra pemerintah memiliki peran utama sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi berbagai organisasi perempuan dalam upaya meningkatkan kapasitas dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan masyarakat secara inovatif, kreatif, serta terukur pencapaian sasarannya.
Ketua GOW Masa Bhakti 2022-2027- Tri Rafika Yulian Akbar, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Bupati Pekalongan dan Dewan Penasehat GOW. “Semoga ini menjadi berkah bagi kami,” harap Fika, sapaan Tri Rafika.
GOW kata dia merupakan wadah untuk menyatukan langkah bagi kaum perempuan dari berbagai organisasi wanita yang ada di Kabupaten pekalongan agar mwnjadi satu bentuk gerakan yang konkrit dalam rangka peningkatan peran aktif perempuan yang memiliki posisi yang strategis dalam mendukung program-program pemerintah.
Fika dalam kesempatan tersebut melaporkan, jumlah organisasi wanita yang bergabung dalam GOW sebanyak 21 organisasi wanita. “Kami berharap banyak organisasi wanita lainnya yang bergabung,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 10 Agustus 2022
Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq menyampaikan bahwa tantangan dan kondisi permasalahan generasi muda semakin hari semakin kompleks. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan peran serta berbagai pihak termasuk di dalamnya peran Gerakan Pramuka dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut. “Hal ini sesuai dengan Satya Pramuka ke-2, yaitu Menolong sesama hidup dan ikut serta Membangun Masyarakat“, tutur bupati.
Selain itu, lanjutnya, tujuan mulia pendidikan kepramukaan yaitu untuk membentuk kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mempunyai kecakapan, taat hukum dan disiplin, menjadi modal spirit untuk terus berkarya dan berbakti.
Usai dilantik menjadi Kamabicab, Bupati Fadia Arafiq juga melantik Pangurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pekalongan yang diketuai Sekda Yulian Akbar, S.Sos, M.Si.
Hj. Atiqoh Supriyanti dalam sambutannya menyampaikan untuk menciptakan nggota pramuka yang unggul, pemuda-pemuda yang unggul, yang memiliki karakter yang mulia, saat ini menjadi tantang yang cukup besar. “Tantangannya banyak sekali, digitalisasi pengaruhnya yang begitu luar biasa masuk ke ranah privasi kita, tontonan-tontonan yang lain, belum lagi pengaruh lingkungan yang lain,” tutur Atiqoh.
Sementara itu, lanjutnya, ketrampilan dan kecakapan hidup, memang pembekalan yang perlu terus diberikan kepada anggota pramuka.
Yang terakhir, yaitu memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. “Jangan sampai rasa nasionalisme tergerus oleh faham-faham yang tidak sesuai dengan yang ada di Indonesia ini,” ujar Atiqoh.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 9 Agustus 2022
Dalam kesempatan tersebut, juga disalurkan bantuan hibah 21 lembaga sosial dan panti asuhan tersebut dengan total bantuan kurang lebih Rp. 331.600.000.
Melalui bantuan hibah tersebut, Bupati Fadia berharap lembaga sosial dan panti asuhan dapat mengelola dengan baik untuk mendukung pendidikan dan kehidupan anak-anak yatim, yatim-piatu, dan piatu di Kabupaten Pekalongan, “Harapannya mereka bisa menyekolahkan anak-anak yatim, bisa meringankan bebannya, dan juga bisa membuat anak-anak yatim piatu ini semuanya bahagia dan terkecukupi walaupun mungkin tidak maksimal tapi minimal perhatian kita ada,” tutur bupati.dalam sambutannya pada kegiatan tersebut,
Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan ungkapan bahagianya dapat bersilaturahmi dan bertemu dengan anak-anak yatim, yatimpiatu, dan piatu di Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, kegiatan semacam itu merupakan ladang pahala yang besar bagi seluruh umat Islam, “Bulan Muhrarram ini memang saat yang baik dan tepat untuk kita bisa saling berbagi dan saling mengingat anak-anak yang sangat memerlukan perhatian dari kita,” ujarnya. Bupati menilai, kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif yang dapat mendatangkan banyak rejeki kepada yang melakukannya.
Namun demikian, dia meminta kepada para tokoh masyarakat agar tidak hanya menyantuni anak yatim pada saat bulan Muharram saja, namun juga pada bulan-bulan lainnya. “Jika kita mencintai anak-anak yatim piatu. maka Allah akan lebih mencintai kita. Kita beri mereka 1.000 maka Allah SWT akan membalasnya dengan ribuan kebaikan untuk kita semua,” tutur bupati.
Bupati menuturkan bahwa anak-anak yatim piatu merupakan anak-anak yang diberikan ujian oleh Allah SWT sejak kecil karenanya dia mengajak kepada seluruh hadirin untuk dapat menjadi orang tua yang membantu mereka.
Selain itu, Bupati Fadia meminta juga kepada seluruh camat untuk memastikan anak-anak yatim piatu di Kabupaten Pekalongan mendapatkan pendidikan yang baik dan tidak ada yang putus sekolah karena sekolah sekarang sudah gratis, “Saya minta agar jangan sampai ada yang putus sekolah. Apalagi sekolah di Kabupaten Pekalongan ini kalau negeri sampai SMP itu gratis total. Malah untuk anak-anakku yang tidak mampu diberikan bantuan seragam sekolah. Jadi orang tuanya tinggal komunikasi saja sama pihak sekolahnya,” terang Bupati Fadia.
Kepala Panti Asuhan Tabarat Dra. Hj. Halimah Sakdiah mengucapkan terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan kepada anak-anak yatim, yatim-piatu dan piatu, “Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang besar kepada anak-anak yatim serta kami dapat mengelola bantuan tersebut untuk keperluan anak-anak yatim piatu, kaum duafa dan para janda miskin dengan baik,” ujarnya.
Dia juga berharap bantuan yang diberikan Pemkab Pekalongan akan terus mengalir dan rutin untuk anak-anak yatim piatu setiap tahunnya.
Pengasuh Panti Asuhan Yatim dan Miskin MPS Cabang Muhammadiyah Kedungwuni Hafiz juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kegiatan silaturahmi dan santuan yang diselenggarakan, “Kami mewakili anak-anak yatim, yatim-piatu, dan piatu Kabupaten Pekalongan dari 7 panti asuhan sangat berterima kasih dan sangat terharu atas perhatian Pemkab Pekalongan yang begitu besar dan mendalam,” ungkapnya.
Melalui perhatian yang diberikan Pemkab Pekalongan, Hafiz berharap Kabupaten Pekalongan mendapatkan banyak berkah, bertambah maju, dan selalu dalam perlindungan Allah.
Sementara itu Kepala Desa Kwasen Edi Rustani, ST mengungkapkan ucapan syukurnya atas kegiatan santunan yang dilaksanakan hari itu dan berharap kegiatan semacam itu dapat menjadi agenda rutin, “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bukan hanya kegiatan tahunan saja, tetapi dapat menjadi kegiatan rutin membantu kepada sesama yang membutuhkan pertolongan,” katanya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 9 Agustus 2022
Dalam arahannya, Bupati Fadia Arafiq meminta kepada Paskibraka agar terus semangat dan kompak. “Semangat di dalam diri kita harus tinggi. Itu nomor satu. Mental dan otak itu setnya dari kita sendiri. Mental kita harus kuat. Namun jangan lupa, kita juga harus taat beribadah juga kepada Allah. Selain itu juga harus kompak, karena suksesnya acara itu kalau kalian kompak. Kalau gak kompak gak sukses. Harus semangat,” tutur bupati.
Bupati Fadia juga meminta seluruh anggota Paskibraka agar senantiasa menjaga kesehatan fisik maupun mental. Menurut bupati, kesehatan dipengaruhi mental dan sugesti kita masing-masing. “Menurut Ibu, yang terpenting adalah mental, sugesti kita. Kalau otak kita bilang kita bisa, kita bisa. Mungkin kadang-kadang kita merasa bangun tidur kok agak gak enak badan. Tanamkan dalam pemikirian kita, sugesti kita, gak ah, gak ada sakit, pokoknya harus bisa, pasti bangun tidak ada masalah,” ujar bupati.
Selain itu, bupati juga berpesan agar anggota Paskibraka menjaga persaudaraan. “Kalian bukan saingan, tapi bersaudara. Oleh kerena itu, saya minta agar anak-anakku ini saling menguatkan satu sama lain. Karena berhari-hari bersama,” ucap Bupati Fadia.
Menjelang Upacara Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang, bupati juga meminta kepada Paskibraka agar mengatur jam istirahat. “Istirahatnya harus cukup, minimal delapan jam. Stamina dijaga dan makannya dijaga, hatinya yang tenang” ujarnya berpesan.
Bupati juga meminta agar Paskibara tidak takut dan grogi ketika mengibarkan bendera merah-putih pada Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-77 dan aubade nanti.
Bupati Fadia juga berpesan kepada anggota Cadangan Paskibraka agar mempersiapkan diri sebagaimana anggota Paskibraka inti. “Kalian semua harus bisa, baik angota inti maupun cadangan,” ujarnya.
Kegiatan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Pekalongan, Asisten Administrasi Umum, Kepala Bakesbangpol, Kepala Dinporapar, pihak Polres Pekalongan, pelatih dan senior Paskibraka.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 9 Agustus 2022
“Alhamdulillah sampai pulang komplit, semua sehat, tidak ada yang nyasar, tidak ada yang memiliki penyakit yang mengkhawatirkan. Ini merupakan kebahagiaan teersendiri bagi saya,” tutur Fadia.
Bupati berharap, setelah kembali ke lingkungan masing-masing, para jemaah haji tetap mencontohkan perilaku yang baik, menjaga kondisi dengan baik, dan senantiasa menjaga persaudaraan antar haji.
Bupati juga berharap para haji dan hajjah agar mendo’akan agar Kabupaten Pekalongan selalu kondusif dan aman. “Saya juga mohon do’anya agar diberi keselamatan untuk membangun Kabupaten Pekalongan menjadi hebat dan luar biasa. Karena do’a dari para haji dan hajjah yang baru pulang haji Insya Allah dikabulkan oleh Allah,” ungkap bupati.
Ketua Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Kabupaten Pekalongan, dokter Farabi Elfouz, dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan yang selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sehingga para jemaah haji asal Kabupaten Pekalongan terlayani kesehatannya dengan baik.
Pihaknya memohon maaf kepada para jemaah haji jika ada kesalahan selama memberikan pelayanan kesehatan jemaah haji. “Mudah-mudahan bapak ibu sehat semua. Jika ada keluhan pasca haji, Pemkab Pekalongan siap 24 jam melayani bapak ibu jemaah haji semua,” ujarnya.
Petugas Haji Daerah Kabupaten Pekalongan, H. Sumar Rosul, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji Kloter 32 asal Kabupaten Pekalongan sebanyak 95 orang. “Sejak berangkat hingga pulang alhamdulillah tetap komplit,” ujarnya.
Sumar Rosul memohon maaf kepada para jamaah jika pelayanan yang diberikan tidak maksimal. “Ini karena keterbatasan dan kemampuan. semoga persaudaraan dan kekeluargaan antar jemaah haji maupun bisa terus terjalin,” ungap dia.
Sumar Rosul mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pekalongan dan jajarannya yang telah memfasilitasi demi kelancaran ibadah haji para jamaah haji Kabupaten Pekalongan baik Kloter 32 maupun 33.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 8 Agustus 2022
Bupati menyatakan sangat mensupport adanya komunitas penggemar ayam hias ekor lidi. Bupati berharap, dengan adanya kontes yang diselenggarakan, akan banyak tumbuh pehobi ayam hias ekor lidi di Kabupaten Pekalongan. “Ini adalah komunitas yang positif, komunitas yang bisa merangkul para pecinta dan pehobi ayam hias ekor lidi. Mudah-mudahan komunitas ini bisa besar di Kabupaten Pekalongan dan tingkat Nasional,” tutur bupati.
Sekretaris Komunitas Pecinta Ayam Hias Ekor Lidi Indonesia (KOPALI), Lukman Hakim mengatakan, kontes diikuti 104 peserta dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Madura. Kontes memperebutkan total hadiah sebesar Rp 9 Juta untuk Juara 1, 2, 3 Kelas A ( Berat ayam 3,5 kilogram ke atas) dan Juara 1,2,3 Kelas B ( Berat ayam 3,3 kilogram ke bawah).
Dia menjelaskan, KOPALI didirikan di Kabupaten Pekalongan sejak tahun 2018. “Namun, perkembangannya lebih pesat di wilayah timur. Dengan penyelenggaraan kontes nasional di Kabupaten Pekalongan, diharapkan akan menarik minat lebih banyak pecinta ayam hias ekor lidi ke dalam KOPALI Kabupaten Pekalongan,” ujar warga asli Kajen itu.
Kegiatan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Pekalongan dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Pekalongan, pihak Polres Pekalongan dan para pecinta ayam hias ekor lidi dari Kabupaten Pekalongan dan beberapa daerah lainnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 8 Agustus 2022
Bupati Fadia mengatakan bahwa perbedaan-perbedaan warna di dalam masyarakat adalah hal yang lumrah, akan tetapi ia meminta kepada seluruh pemuda di Kabupaten Pekalongan agar selalu solid dan guyub untuk membangun Kabupaten Pekalongan bersama-sama.
Dalam kesempatan itu, Bupati Fadia mengingatkan para peserta untuk tetap tertib selama mengikuti jalan sehat, “Hati-hati di jalan, jangan sampai mengganggu lalu lintas,” pesannya kepada para peserta.
Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Jawa Tengah Mochtarudin Ashraff Abu mengatakan, kegiatan semacam itu merupakan bukti kerukunan antar ormas di Kabupaten Pekalongan.
Karenannya, dia berharap kegiatan semacam itu dapat sering digelar utamanya oleh KNPI Kabupaten Pekalongan, “Karena KNPI ini merupakan orang tuannya seluruh ormas. Saya harap kita semua inisiatif untuk membuat acara-acara seperti ini supaya kita bisa bersatu dan bisa membangun Kabupaten Pekalongan bersama-sama terutama anak-anak muda di semua ormas,” ujarnya.
Dia meminta agar seluruh ormas di Kabupaten Pekalongan dapat memiliki visi dan misi yang sama yaitu memajukan Kabupaten Pekalongan. “Saya berharap kita bisa bersatu tanpa ada gesekan tanpa ada salah faham walaupun ada perbedaan di dalam. Tetapi perbedaan itu adalah untuk membangun Kabupaten Pekalongan. Jangan sampai perbedaan itu menimbulkan gesekan satu sama lain,” tuturnya.
Ketua KNPI Kabupaten Pekalongan Metta Mulia Nugroho, S.H. mengucapkan terima kasihnya kepada segenap panita yang telah mengadakan kegiatan tersebut, “Insya Allah acara ini sukses,” ujarnya.
Dia juga menandaskan bahwa KNPI merupakan mitra strategis pemerintah daerah, “Kita akan dukung Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Ketua Panitia Budi Satoso S.H. dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan jalan sehat tersebut adalah sebagai ajang silaturahmi seluruh Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) yang ada di Kabupaten Pekalongan. “Maksud dan tujuannya yaitu untuk membantu membangun Pemeritah Kabupaten Pekalongan serta bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pekalongan,” terangnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain jalan sehat juga digelar serangkaian kegiatan lainnya untuk memeriahkan HUT KNPI Ke-49, “Selain itu juga ada kegiatan bakti sosial, donor arah, vaksin booster, santunan anak yatim, yang juga jalan sehat dengan door prize sebuah sepeda motor serta pentas musik,” tandasnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 8 Agustus 2022
Bupati Fadia dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan bangganya dengan terbangunnya jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di wilayah Kecamatan Lebakbarang, yang merupakan salah satu daerah pegunungan di Kabupaten Pekalongan.
“Saya sebagai Bupati Pekalongan turut bangga dan bahagia. Terima kasih kepada Bapak Ibu dari Kementrian Kominfo dan Icon Plus. Mudah-mudahan di kecamatan lain kita bisa kerja sama lagi, supaya semua masyarakat terpenuhi haknya,” tutur bupati.
Hari itu, Pemkab Pekalongan melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama Icon Plus yang merupakan anak perusahaan PLN, membuka jaringan fiber optic di 11 kantor desa, 1 kecamatan, 4 sekolah, dan 1 puskesmas di wilayah Kecamatan Lebakbarang dengan penarikan kabel FO sepanjang 51 kilometer. Empat sekolah yang difasilitasi jaringan FO yaitu, SMP Negeri 1 Atap Bantarkulon, smk 1 Lebakbarang, SMP 1 Lebakbarang, SMP 1 atap Timbangsari.
Bupati berharap pemkab dapat membangun lebih banyak lagi jaringan TIK di wilayah kecamatan lainnya. “Dari segi Pendidikan saja, banyak anak Kabupaten Pekalongan yang terbantu. Saya berharap akan ada banyak lagi dan di kecamatan lainnya. Saya juga berharap ke depannya semua desa ke kecamatan, sampai ke Kabupaten Pekalongan. Dari segi pemerintahan saja mudah. Kalau ada informasi apa pun, bisa tersampaikan dengan cepat.
Selain itu, di era transaksi digital ini, bupati yakin, para pengusaha dan masyarakat akan terbantu dengan adanya jaringan internet yang dibangun. “Saya yakin pengusaha-pengusahanya tambah semangat dengan adanya fiber optic ini.
Selain itu, bupati juga berharap jaringan yang terpasang dapat mempromosikan wisata desa. “Desa ini mempunyai keunggulan wisata, bisa dikembangkan melalui internet. Kta bisa mengupload, mempromosikan desa kita. Seingga masyarakat luar tahu kalau berkunjung ke Kabupaten Pekalongan harus datang ke Lebakbarang untuk melihat keindahan Lebakbarang,” ungkap bupati.
Menurut bupati, Internet sekarang ini merupakan kebutuhan dasar, yang sudah seharusnya setiap warga berhak mendapatkannya. “Dengan adanya fiber optic ini, saya berharap ekonomi Lebakbarang meningkat. Pemerintah sudah menyediakan sarananya, tinggal warga yang memanfaatkan dengan optimal. Ekonomi harus jalan, anak-anak sekolahnya tambah semangat, dan juga wisatanya dikembangkan,” ujar bupati.
General Manager Icon Plus Semarang PT Indonesia Comnets Plus, Hendrik Permajaya, S.Kom, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Icon Plus merupakan anak perusahaan PT PLN yang bergerak di bidang telekomunikasi yang berhak melakukan penarikan jaringan melalui tiang-tiang PLN. “Dengan kelebihan penggunaan tiang-tiang PLN ini, Insya Allah kita bisa deliver kebutuhan di wilayah dengan kolaborasi yang akan kita lakukan nanti. Kami mampu menyebarluaskan jaringan telekomunikasi ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, termasuk wilayah blank spot,” ujar Hendrik.
Dengan adanya jaringan internet yang dibangun, diharapkan efektivitas semakin bisa didapatkan dan produktivitas meningkat. “ Mudah-mudah dengan adanya jaringan telekomunikasi ini, bisa meningkatkan efektivitas kerja kita, produktivitas kita dan mencapai tatanan ekonomi yang lebih baik,” harapnya.
Direktur Pengembangan Pita Lebar, Ir. Marvelis Situmorang, MT, dalam sambutan secara virtual, menyampaikan bahwa tanpa kita sadari, beberapa tahun belakangan ini, kita telah bertransformasi dari dunia konvensional ke dunia digital. “Kita dibatasi pertemuan fisik karena ada Pandemi Covid-19. Namun harus tetap beraktivitas dan harus tetap produktif. Kita bersyukur bagi yang berada di lokasi-lokasi yang infrastruktur TIKnya sudah mapan. Kita tidak bisa bayangkan bagi saudara-saudara kita yang jauh dari infrastruktur TIKnya masih terbatas,” tutur Marvelis.
Menurutnya, kehadiran infrastruktur saat ini masih belum merata bahkan masih ada kesenjangan. “Sejak dua tahun terakhir kita sudah diajarkan untuk bertransfomasi ke ruang digital. Transaksi ekonomi, pekerjaan, sekolah, ibadah, sudah kita lakukan secara digital, Kondisi ini menuntut ketersediaan infrastruktur yang memadai. Dan pagi ini kta patut bersyukur karena telah tersedia infrastruktur TIK di Kabupaten Pekalongan,” ucapnya.
Marvelis berharap, Pemkab Pekalongan dapat mempersempit kesenjagan digital dengan mengembangkan jaringan FO di wilayah kecamatan lainya. “Karena kita tahu bahwasanya ruang-ruang digital akan melingkupi seluruh masyarakat dan transformasi digital akan menjadi bagian penting di kehidupan masyarakat dalam semua aktivitas, baik aktivitas ekonomi, pekerjaan, sosial dan budaya.
Dia berharap kegiatan hari itu dapat menjadi tonggak bagi Kabupaten Pekalongan untuk menyongsong Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu Kabupaten Digital. “Kiranya apa yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk produktivitas masyarakat Kabupaten Pekalongan. Atas nama pimpinan, saya Mengucapkan terima kasih atas fasilitasi Pemkab Pekalongan dan ketersediaan fiber optic. Kami berharap ini dapat menjadi tonggak untuk Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu Kabupaten Digital.” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator Infrastuktur Telekomunikasi Pita Lebar, SInggih Yumawan ST MT, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan Trisno Suharsanto SE, M.Si, PLt Kepala Dinkominfo Anis Rosidi, S.Sos , M.Si dan Kepala OPD serta Kabag Prokompim R. Handy Artawan, S.Kep, MM dan Kabag terkait lainnya, para camat se-Kabupaten Pekalongan, Kapolsek dan Danramil Lebakbarang, Kades se-Kecamatan Lebakbarang, dan tamu undangan lainnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan.
Jumat, 5 Agustus 2022