KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Pekalongan tahun 2022 kepada 125 petani tembakau dari 5 desa di Kecamatan Petungkriyono di Kantor Kecamatan Petungkriyono, Rabu (31/08).
Para petani tembakau yang menerima BLT hari ini yaitu dari Desa Curugmuncar, Desa Simego, Desa Songgodadi, Desa Tlogohendro dan Desa Telogo Pakis.
Bupati berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat membantu perekonomian para petani tembakau dan keluarganya, “Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat para perani agar lebih giat lagi untuk membangun dan mengembangkan usaha di sektor tembakau,” ujarnya.
Selain itu, bupati berharap ke depannya, bantuan tersebut dapat menjangkau lebih banyak petani tembakau di Kabupaten Pekalongan, “Perlu kita pikirkan agar bisa merambah lebih banyak bantuannya, agar yang masih belum mendapatkan bisa mendapatkan bantuan juga,” tutur bupati.
Menurut bupati, Pemkab Pekalongan juga perlu memikirkan bantuan dalam bentuk lainnya untuk mendukung keberlangsungan dan kemajuan usaha para petani tembakau, “Perlu dipikirkan untuk peralatan apa yang para petani ini perlukan, sarana dan prasarananya yang diperlukan apa. Kita bisa saling komunikasi supaya pemkab tau apa yang mereka butuhkan dan bantuan apa yang kiranya akan lebih bermanfaat untuk mereka,” kata bupati.
Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Yudi Himawan, ST.M.Sc.MT mengungkapkan bahwa BLT DBHCHT yang disalurkan hari itu merupakan bantuan tahap pertama yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2022.
“BLT ini tiap bulan per orang mendapatkan 300 ribu rupiah per bulan selama 4 bulan. Penyaluran bantuan hari ini meupakan tahap pertama yakni untuk bulan Juli-Agustus 2022 sebesar 600 ribu rupiah. Tahap ke dua nanti akan kita salurkan di Bulan Oktober. Ini sesuai dengan juknis dari Provinsi,” terangnya.
Yudhi mengatakan, selain BLT DBHCT Kabupaten Pekalongan, buruh tani tembakau serta buruh pabrik rokok di Kabupaten Pekalongan juga menerima BLT DBHCHT Provinsi Jawa Tengah. Jumlah penerima BLT DBHCHT Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Pekalongan sebanyak 718 orang, “Ini terdiri dari 380 buruh tani tembakau, dan 338 buruh pabrik rokok yang sebagian besar berasal dari Kecamatan Petungkriyono. Para buruh pabrik rokok merupakan warga Kabupaten Pekalongan yang bekerja di beberapa pabrik rokok di Kota Pekalongan dan sekitarnya.,” ungkapnya.
Selain menyalurkan BLT kepada para petani tembakau, dalam kesempatan itu, bupati juga menyerahkan bantuan berupa sebuah kursi roda kepada penyandang disabilitas yang sumber dananya dari APBD Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 September 2022
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM menyambut Feni Nilasari, SH., MH., sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pekalongan baru menggantikan Kajari Kabupaten Pekalongan yang lama yakni Abun Hasbullah Syambas, SH., MH, Rabu (31/8) malam di Pendopo Bupati Pekalongan.
“Saya atas nama Bupati Pekalongan beserta mewakili Wakil Bupati Pekalongan dan juga Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengucapkan selamat datang Ibu Feni Nilasari, SH., MH., sebagai Kajari yang baru,” ujar Bupati Fadia kepada Kajari Baru.
KAJEN – Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS/Bapak Asuh) Diharapkan dapat mengatasi stunting di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM mengukuhkan BAAS dalam kegiatan Gebyar Bangga Kencana yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-72 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400 dan bertempat di Halaman Kantor Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan Kecamatan Kajen, Senin (29/8).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM melantik pejabat struktural eselon II, III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jum’at (26/8). Pelantikan digelar di Aula Lantai 1 Setda Kabupaten Pekalongan.
Pejabat yang dilantik terdiri dari 2 pejabat tinggi pratama yang menempati posisi Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dinlutkan), 43 pejabat eselon III, dan 39 pejabat eselon IV. Ajid Suryo Pratondo, S. STP, M. Si dilantik sebagai Kepala Dindukcapil dan Edy Prabowo, S.P., M.A.P sebagai Kepala Dinlutkan.
KAJEN – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pembentukan Dana Cadangan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan (Pilbup) 2024 ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Perda disetujui dan ditetapkan bersama antara Pemkab dan DPRD Kabupaten Pekalongan dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Rabu (24/8).
Hal itu disampaikan Ketua Panitia HUT RI ke-77 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400, Wahyu Kuncoro, ST MT dalam Penutupan Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022, Selasa (30/8) malam.
Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022 resmi ditutup Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM malam itu. Dalam sambutannya, bupati manyampaikan bahwa rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pekalongan sebelumnya sudah dimulai dengan ziarah ke Makam Pangeran Mandurorejo, Do’a Bersama Antar Umat Beragama, Kirab Budaya.
Bupati berharap, tahun depan lebih meriah. “Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, berkat doa seluruh masyarakat. In Sya Allah tahun 2023 nanti Alun-alun kita ini sudah jadi, sudah lebih bagus,” harap bupati.
Rangkaian Hari Jadi akan ditutup dengan istoghotsah, sholawat bersama dengan ustadz dan kiai di Kabupaten Pekalongan yang akan dihadiri Ketua PBNU pada 2 September mendatang. “Mudah-mudahan Allah memberikan kita kesuksesan, kelancaran dan kemajuan untuk membangun Kabupaten Pekalongan,” tutur bupati.
Kajen Expo diharapkan bisa membuat pelaku UMKM semangat untuk bangkit lagi dari Pandemi Covid-19. “Semangat semuanya untuk membangun ekonominya kembali,” ujar bupati.
Bupati juga mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba.
Bupati menyampaikan bahwa setiap Malam Minggu, digelar hiburan musik dengan tajuk “Panggung Apresiasi Seni Rakyat” atau disingkat PASER. “Supaya Kajennya rame, masyarakatnya terhibur dan ekonominya berjalan,” ungkap bupati.
Bupati juga mengatakan bahwa 17 September 2022 akan digelar Karnaval SCTV di Alun-alun Kajen yang menghadirkan 60 artis Ibu Kota. ”Mudah-mudahan Kajennya kondusif terus dan aman,” ucap bupati.
Penutupan Hybrid Expo Pekan Raya Kajen dibanjiri ribuan pengunjung. Wahyu Kuncoro menyampaikan selama 6 hari expo, jumlah pengunjung diperkirakan sekitar 77 ribu pengunjung.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 September 2022
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan harapan bagi hubungan kerja sama antara Pemkab Pekalongan dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, “Semoga kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik dapat diteruskan oleh Kajari yang baru. Kejaksaan dapat tetap menjadi mitra yang baik untuk Pemkab Pekalongan,” tuturnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan kepada kajari yang lama, “Terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini. Pak Abun ini orangnya baik, sangat ramah, dan bisa bekerja sama dengan baik. Semoga nantinya betah di tempat yang baru dan tidak melupakan Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Sementara itu, Kajari Kabupaten Pekalongan yang lama Abun Hasbullah Syambas, SH., MH. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dia telah dilantik 8sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua Barat pada tanggal 23 Agustus 2022 dan telah melaksanakan serah terima jabatan di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada 30 Agustus 2022.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan, Wakil Bupati Pekalongan, unsur Forkopimda, Kepala OPD dan smeua pihak, atas kerja sama yang baik sehingga saya dapat menjalankan tugas dengan lancar selama 1 tahun 6 bulan ini saya menjabat sebagai Kajari, mudah-mudahan dapat ditingkatkan lagi oleh Kajari yang baru,” ujar Abun.
Kajari Kabupaten Pekalongan yang baru Feni Nilasari, SH., MH., mengungkapkan harapan agar selama menjalankan tugasnya di Kabupaten Pekalongan dapat berkolaborasi dengan Pemkab Pekalongan, “Dengan amanah yang diberikan oleh pimpinan kepada saya, saya berharap dapat berkolaborasi dengan Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan OPD di Kabupaten Pekalongan semuanya,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 31 Agustus 2022
Bupati berharap Program BAAS dapat efektif menyukseskan penurunan stunting di Kabupaten Pekalongan, “Mudah-mudahan dengan adanya Bapak Asuh ini dapat menurunkan stunting di Kabupaten Pekalongan, juga menurunkan kematian ibu dan anak serta mencegah anak yang masih muda untuk menikah muda,” tuturnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa Bapak Asuh berperan memantau anak-anak yang memang tidak berkecukupan gizi agar stunting menurun di Kabupaten Pekalongan.
Selain program BAAS, dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia juga mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting, serta me-launcing Sekolah Lansia, Sekolah Siaga Kependudukan dan Dapur Atasi Stunting Kabupaten Pekalongan.
Bupati berharap semua dapat bekerja optimal sesuai dengan peran dan fungsinya dalam upaya penurunan stunting, “Semua yang dikukuhkan hebat-hebat. Jika semuanya dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan baik, tingkat keberhasilannya akan tinggi,” ujarya.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah drg. Widwiiyono, M.Kes. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kasus stunting di Kabupaten Pekalongan telah turun drastis bahkan berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah.
“Provinsi Jawa Tengah sudah berada di bawah rata-rata Nasional dan Kabupaten Pekalongan Alhamdulillah berkat kerja keras seluruh jajaran Pemkab Pekalongan sehingga stunting di Kabupaten Pekalongan bisa turun drastis,” ujarnya.
Widwiyono berharap pengukuhan yang telah dilaksanakan dapat ditindaklanjuti nantinya dengan melakukan upaya intervensi sehingga kasus stunting di Kabupaten pekalongan tidak hanya turun tetapi nantinya dapat mencapai Zero kasus.
Sementara itu, Kepala Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan dr. Eko Wigiantoro, M.Kes dalam laporannya menyampaikan kegiatan Gebyar Bangga Kencana untuk menyosialisasikan dan mengaktualisasikan program Bangga Kencana di tengah masyarakat.
“Tujuan yakni untuk meningkatkan capaian indikator Program Bangga Kencana yang mendukung paket kinerja piroritas pembangunan nasional.” Ungkap Eko.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 30 Agustus 2022
Kegiatan diawali dengan pertunjukan Polisi Cilik Polres Pekalongan, dilanjutkan dengan pertunjukan dari Juara Umum PKS se-Kabupaten Pekalongan serta penampilan Tari Renggong Manis.
Pesta Kembang Api dan Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Aditiya Sabda Anindita dari Doro, Kabupaten Pekalongan dengan lakon Pandowo Syukur berhasil menarik minat warga masyarakat untuk datang menyaksikan dan memadati halaman Pendopo Bupati dan Alun-alun Kajen. Terlebih lagi Pemkab juga menyediakan ribuan nasi megono, kopi serta camilan palawija rebus gratis untuk seluruh masyarakat.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara kembali digelar menyusul dengan redanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, “Alhamdulillah setelah 2 tahun vakum ditiadakan karena pandemi yang melanda kita dapat kembali menyelenggarakan acara yang meriah seperti ini. Ini semua berkat kerja keras kita bersama-sama sehingga pandemi Covid-19 di daerah kita mulai reda dan membaik,” ujarnya.
Karenanya bupati berharap agar situasi yang kondusif dan aman yang telah tercipta selama ini dapat terus dijaga, “Kita harus tetap taat prokes, karena berbagai acara kami dari Pemkab akan memberikan kelonggaran. Tetapi masyarakat kami himbau harus tetap taat prokes,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022 akan berlangsung sejak tanggal 25-30 Agustus 2022, “Insya Allah nanti dihari terakhir juga akan ada pertunjukan dari artis ibu kota,” ungkap bupati Fadia.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. HJ. Hindun MH. dalam sambutannya berharap agar Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun dapat dijadikan sebagai saat untuk melakukan introspeksi dan kembali mengulas perjalanan sejarah para pendahulu, “Ini perlu kita lakukan agar hal-hal baik dapat kita teruskan, dan yang tidak baik dapat kita buang. Sambil menggali hal-hal yang lebih baik lagi agar masyarakat kita semuanya sejahtera,” ujarnya.
Hindun mengatakan bahwa antusiasme seluruh masyarakat dalam menyambut dan ikut menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan merupakan suatu gambaran keberhasilan program-program pemerintah dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan, “Ini tentu harus kita teruskan,”tuturnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pekalongan selaku Ketua Panitia HUT Ke-77 Kemerdekaan RI dan Peringatan Hari Jadi Ke-400 Kabupaten Pekalongan Wahyu Koncoro, ST, MM melaporkan bahwa kegiatan malam resepsi merupakan acara puncak dari Rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun.
“Rangkaian Hari Jadi Ke-400 atau Ke-4 Abad bertema Pekalongan Setara Bangkit Maju Bersama. Dimana kegiatan pada hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah ada. Pada tanggal 23 terlaksana ziarah ke Makam Mandurorejo Bupati Pekalongan yang pertama. kemudian dilanjutkan doa bersama antar umat beragama, dan tadi kita sudah melaksanakan Kirab Ageng yang dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-400,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut Wahyu juga menambahkan, bahwa Pemkab Pekalongan juga menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingai Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun.
Setelah resepsi dan membuka mengikuti acara resepsi, bupati dan tamu undangan yang hadir meninjau stand-stand Hybrid Expo Pekan Raya Kajen di Alun-alun Kajen.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 27 Agustus 2022
Bupati Fadia Arafiq dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Bupati meminta kepada para pejabat yang dilantik agar bekerja yang baik dan maksimal. “Di mana pun posisi kita berada, tunjukkan loyalitas tegak lurus kepada pimpinan kepada Bupati Pekalongan. Tunjukkan kita semua bisa membantu mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati pekalongan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” tutur bupati.
Bupati juga berharap pelantikan memberikan semangat. “Mudah-mudahan dengan pelantikan menambah semangat dan menambah kinerja kita lebih tinggi lagi. Dan saya berharap agar bapak ibu sekalian menunjukkan kinerja terbaiknya untuk masyarakat Kabupaten Pekalongan,” harap bupati.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 27 Agustus 2022
Kebangkitan dari keterpurukan tersebut ditunjukkan dari beberapa indikator makro yang menunjukkan perkembangan pulih dari Pandemi Covid-19. Diantaranya yaitu, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan yang mengalami pertumbuhan positif sebesar 3,54 persen pada tahun 2021, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yakni minus 1,89 persen.
Selain itu, juga, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat pada Tahun 2021 menjadi 70,11 yang sebelumnya 69,63 pada tahun 2020.
Pemkab Pekalongan juga terus berupaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan IPM.
Indikator lainnya yaitu Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Pekalongan tahun 2021 turun sebesar 4,28 persen yang sebelumnya mencapai 6,97 persen pada tahun tahun 2020. Pemkab berusaha menurunkan TPT dengan berbagai upaya.
Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM dalam Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka Hari Jadi Ke-400 Kabupaten Pekalongan yang digelar Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Kamis (25/8) sore.
Tema Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400 tahun ini yakni “Pekalongan Setara Bangkit Maju Bersama”. Tema ini selaras dengan semangat kebangkitan dari keterpurukan ekonomi yang sering digaungkan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
“Tema Hari Jadi memiliki makna filosofi, Pekalongan Setara merupakan Visi Kabupaten Pekalongan yaitu mewujudkan masyarakat Kabupaten Pekalongan yang Sejahtera, Adil, Merata (Setara) dan Berbudaya Gotong Royong. Sedangkan Bangkit Maju Bersama mengandung maksud bahwa Hari Jadi ke-400 Tahun ini merupakan momentum bagi pemerintah dan seluruh masyarakat dan stakeholder Kabupaten Pekalongan untuk bangkit dari kertepurukan akibat/ dampak Pandemi Covid-19 dan bersama-sama menyatukan langkah dan tekad menuju kondisi yang lebih baik,” terang bupati.
Tema tersebut selaras dengan tema HUT RI Ke-77 Tahun yaitu “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat.
Dalam paripurna istimewa tersebut, Bupati Fadia juga menyampaikan berbagai prestasi yang telah diraih selama masa kepemimpinanya bersama Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, SH.
Penghargaan tersebut antara lain, sebagai 10 besar Kabupaten/Kota terbaik se-Jawa Tengah (3 besar kabupaten) dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) atau Penghargaan Pangripta Abipraya Provinsi Jawa Tengah Tahun 2022, Top 45 (Nasional) Lomba Sistem Informasi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) untuk Aplikasi Kudu Sekolah, Top 10 (Provinsi) Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) untuk Inovasi Junjang Adminduk dan Inovasi Sapu Jagad, 10 Besar Simpul Jaringan Terbaik Nasional Jaringan Informasi Kearsipan Nasional (JIKN).
“Alhamdulillah juga masuk Peringkat 1 (Provinsi) Nilai Pengawasan Kearsipan Eksternal, Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Penghargaan Kabupaten Layak Anak dengan Kategori Madya dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), dan Penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI atas Laporan Keuangan Daerah (LKD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2021,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan sekaligus Pemimpin Rapat Paripurna Dra. Hj. Hindun, MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pekalongan dan Wakil Bupati Pekalongan beserta jajarannya yang telah bekerja keras untuk memulihkan berbagai sektor atau bidang yang terdampak pandemi Covid-19. Dia dan juga mengapresiasi atas prestasi yang telah diraih pemkab.
“Semoga penghargaan yang telah diraih dapat memotivasi untuk senantiasa mempunyai tekad dan komitmen yang lebih, agar pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan pemerintahan di Kabupaten Pekalongan menjadi semakin baik,” ujarnya.
Hindun berharap peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan yang ke-400 Tahun dapat menjadi penyemangat untuk terus bangkit dari kondisi pandemi, “Kita harus optimis untuk membangun Kabupaten Pekalongan. Jangan kendor, atau hanya sekedar menerima apa adanya, hanya rutinitas saja. Kita perlu kerja keras, kerja cerdas, inovatif, kreatif, serta saling bahu-’membahu bergotong-royong saling bekerjasama untuk menuju kemajuan,” katanya.
Rapat paripurna istimewa juga dihadiri Bupati Pekalongan Periode Tahun 2001-2006 dan 2011-2016, Wakil Bupati Pekalongan Periode 2016-2021, Ketua DPRD 2004-2009, Wakil Ketua dan anggota DPRD Kabupaten Pekalongan, Sekda Kabupaten Pekalongan, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Sekda, Para Kepala OPD dan para Kabag, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Para Ketua Partai Politik, Para Camat dan Lurah/Kades di Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 27 Agustus 2022
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati H, Riswadi SH menyampaikan, persetujuan raperda diharapkan mengurangi beban kebutuhan biaya Pilkada Tahun 2024.
Dalam Rapat Paripurna hari itu, pemkab juga menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Tahun Anggaran 2022.
Wabup Riswadi menyampaikan bahwa perubahan anggaran dapat dilakukan apabila terjadi, antara lain perkembangan yang tidak sesuai dengan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar organisasi, antar unit organisasi, antar program, antar kegiatan, dan antar jenis belanja. Selain itu juga, keadaan yang menyebabkan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran sebelumnya harus digunakan dalam tahun anggaran berjalan, serta keadaan darurat atau keadaan luar biasa.
“Seiring dengan dinamika yang terjadi, baik realisasi anggaran yang tercermin pada Laporan Realisasi Semester Pertama APBD Tahun Anggaran 2022 maupun perkembangan kebijakan dan regulasi dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Pekalongan memandang perlu untuk melakukan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022,” tutur Wabup dalam sambutannya.
Tahapan Perubahan APBD TA 2022 telah dimulai dengan Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 yang difasilitasi oleh Tim Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Perubahan Kebijakan Umum APBD (Perubahan KUA) Tahun 2022 serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (Perubahan PPAS) Tahun 2022.
“Selanjutnya Perubahan KUA dan PPAS tersebut digunakan sebagai pedoman dalam penyusunan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (Perubahan APBD) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2022.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 26 Agustus 2022
Kirab diikuti Bupati Fadia Arafiq SE, MM dan Wakil Bupati H. Riswadi, SH beserta unsur forkopimda, sekda dan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Dalam kirab tersebut, Bupati bersama suami, Mochatrudin Ashraf Abu dan Wakil Bupati bersama isteri, Ny Widi Roati, mengendarai kereta kencana yang didatangkan dari Solo. Sedangkan unsur forkopimda, Sekda dan pejabat lainnya mengendarai kuda hias. Mereka mengenakan pakaian adat Jawa.
Kirab Budaya atau Kirab Ageng berangkat dari Pendopo Lama Nusantara di Kota Pekalongan menyusuri Jalan Hayam Wuruk dan Gajahmada Kota Pekalongan – Stasiun KA - Tirto - Wiradesa - Pasar Bojong – Kemasan – Surabayan – Yonif 407 Wonopringgo - Karanganyar dan finish di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan di Kajen.
Masyarakat menyambut dengan antusias Kirab Ageng. Ribuan warga menyambut Kirab Ageng sambil melambaikan tangan serta mengibarkan bendera sepanjang rute yang dilalui rombongan Kirab Ageng. Bupati dan rombongan pun antusias dan tampak membalas dengan senyuman dan lambaikan tangan ke arah warga.
Bupati beserta rombongan Kirab Ageng tiba di halaman DPRD Kabupaten Pekalongan sekitar pukul 14.30 WIB. Subo Manggala atau cucuk lampah menyerahkan pataka kepada Bupati Pekalongan dan kemudian bupati menyerahkannya kepada Ketua DPRD, Dra. Hj. Hindun, MH. Kirab Ageng selesai dan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa dalam Rangka Peringatan Hari Jadi ke-400 Kabupaten Pekalongan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 26 Agustus 2022