KAJEN – Untuk menyukseskan Program Berobat Gratis, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM menggelar kegiatan pembinaan kepada jajaran Dinas Kesehatan, RSUD dan Puskesmas, di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan, baru-baru ini.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Fadia meminta kepada Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Daerah Kabupaten Pekalongan seperti RSUD Kajen, RSUD Kesesi, dan RSUD Kraton, serta Puskesmas-puskesmas di seluruh wilayah Kabupaten Pekalongan untuk dapat bekerja sama yang baik untuk menyukseskan program kesehatan gratis cukup pakai KTP yang merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Dia menyampaikan bahwa program unggulan pengobatan gratis cukup pakai KTP merupakan program yang sudah dikenal luas bahkan sampai ke daerah-daerah lain di Indonesia.
Dia pun menceritakan pengalamanya yang kerapkali ditanya oleh pejabat daerah lain terkait program kesehatan gratis cukup pakai KTP tersebut.
“Kita memang memiliki program berobat gratis cukup pakai KTP dan program ini sudah dikenal luas. Ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Saya berterima kasih kepada seluruh elemen pemerintahan yang terlibat dan kita harus terus menyukseskanya,” tutur Bupati Fadia.
Karenanya, dia meminta kepada Dinkes Kabupaten Pekalongan untuk dapat menempatkan personel di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Pekalongan serta meminta kepada puskesmas-puskesmas di Kabupaten Pekalongan agar membentuk tim khusus untuk kemudahan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak mampu di Kabupaten Pekalongan.
“Ini agar ada kemudahan input data. Tentunya kita utamakan program tersebut untuk masyarakat yang tidak mampu,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Fadia juga meminta kepada seluruh unit layanan kesehatan milik pemkab untuk dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang diberikan. Dia mengatakan keinginannya agar rumah sakit milik pemerintah daerah dan unit layanan kesehatan puskesmas menjadi pilihan utama masyarakat Kabupaten pekalongan untuk berobat ketika sakit.
“Saya tidak ingin pelayanan kita kalah dari rumah sakit swasta karena yang saya lihat banyak masyarakat kita yang mampu, namun tidak menjadikan rumah sakit umum daerah sebagai pilihan utama ketika sakit,” ujarnya.
Terakhir, bupati juga menyampaikan menaruh perhatian kepada tenaga kesehatan di Kabupaten Pekalongan, “Kita juga harus memikirkan bagaimana agar tenaga kesehatan kita ini aman, nyaman dan dapat bekerja sepenuh hati,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 1 Agustus 2022
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq memuji dan mengapresiasi kekompakan Muhammadiyah dalam membantu keluarga besarnya dan masyarakat Kabupaten Pekalongan. Pujian tersebut disampaikan bupati saat menghadiri Resepsi Semarak Muktamar Muhammadiyah dan Aisiyah ke-48 di Kompleks Gedung Dakwah Muhammadiyah, Gejlik, Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (31/7).
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan doa bersama menyambut tahun baru islam 1444 hijriyah yang digagas oleh Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Pekalongan yang berlangsung meriah oleh keceriaan murid Raudhatul Athfal, Bustanul Athfal, dan Taman Athfal (RA/BA/TA) se-Kabupaten Pekalongan yang hadir di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Jum’at (29/07) sore.
KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, SH menyampaikan apresiasi terhadap Muhammadiyah atas peran sertanya dalam upaya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pekalongan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pembukaan Pameran dalam Rangka Semarak Mukhtamar Muhammadiyah dan Aisyiyah Ke-48 di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kajen, Sabtu (30/07).
KAJEN – Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Pekalongan telah resmi pindah ke gedung Korpri. Dengan pemindahan ini diharapkan PWRI dapat semakin aktif berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan karena lebih dekat dengan Pusat Pemerintahan Kabupaten Pekalongan. PWRI diharapkan dapat mengadakan berbagai kegiatan yang bermanfaat untuk para pensiunan dan juga masyarakat Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-114 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2022 menargetkan pembangunan infrastruktur berupa Peningkatan Jalan Shandseet sepanjang 1.260 meter dengan lebar 3 meter dan membangun turap dengan panjang 10 meter dengan tinggi 1,5 meter di Desa Pedawang.
“Secara jujur saya sebagai Bupati Pekalongan, saya mengamati. Menurut saya, Muhammadiyah merupakan barisan terdepan yang membantu Kabupaten Pekalongan. Dari membangun RLTH, yang tidak melihat warnanya apa, dibangun oleh Muhammadiyah. Mensupport di bidang kesehatan, bahkan Muhammadiyah memiliki rumah sakit sendiri di Kabupaten Pekalongan ini,” ungkap Fadia.
Lebih lanjut bupati mengatakan, di bidang Pendidikan, Muhammadiyah pun memiliki Lembaga Pendidikan, mulai Pendidikan Usia Dini, SD, SMP, SMA, hingga Perguruan Tinggi, yaitu UMPP (universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan).
Dari segi UMKM, menurut Fadia, Muhammadiyah juga sangat support. “Muhammadiyah ini saling mendukung, saling membantu. Muhammmadiyah ini luar biasa. Kekompakan ini harus dijaga, persaudaraannya harus dipererat, rasa kecintaan dengan tidak membedakan warna tetap harus dipertahankan, sehingga Muhammadiyah di Kabupaten Pekalongan akan menjadi besar dan hebat dari yang ada sekarang ini,” ujar Bupati Fadia.
Dalam kesempatan tersebut, Fadia menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ini, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyalurkan hibah sebesar Rp 500 juta kepada ormas Muhammadiyah dan menyalurkan bantuan sekitar Rp 3,6 Miliar untuk 77 masjid dan mushola di Kabupaten Pekalongan. “Saya mohon doanya supaya PAD Kabupaten Pekalongan meningkat dan Masyarakat Kabupaten Pekalongan bisa lebih sejahtera, Covid-19 hilang dari Kabupaten Pekalongan, bisa pulih, dan kehidupan kita bisa hidup normal kembali,” ujar bupati.
Lebih lanjut bupati mengatakan, Tahun Baru Islam ini merupakan momen introspeksi diri. “Apakah kita sudah bermanfaat bagi orang banyak dan apakah cita-cita kita sudah berhasil kta gapai. Apa yang bermanfaat dapat kita lanjutkan, yang tidak bermanfaat kita tinggalkan,” katanya.
Bupati Fadia dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungannya terhadap acara Semarak Muhammadiyah dan Aisiyah ke-48 tahun 2022. “Acaranya benar-benar semarak. Ide-ide kreatif Muhammadiyah ini benar-benar luar biasa,” ucap bupati. Semarak Muhammadiyah dimeriahkan berbagai lomba, sepeda santai dan motor santai, serta kegiatan dan donor darah. Sebelumnya ada mancing gembira dan pameran.
Bupati berharap Muktamar Muhammadiyah dan Aisiyah yang akan diselenggarakan November 2022 di Surakarta yang akan memilih Ketua Umum Periode 2022-2027 berjalan lancar.
Sebelumnya, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan, H. Mulyono dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan yang diselenggarakan digerakkan semata-mata oleh Allah Subhanahu wa Taala dan dengan niat beribadah kepadaNya.
Dia menyampaikan terima kasih kepada Bupati Pekalongan yang telah berkenan hadir secara pribadi dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan dan meramaikan kegiatan Muktamar Muhammadiyah dan Aisiyah yang bertemakan “Memajukan Indonesia Mencerahkan Semesta” serta “Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa”.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 1 Agustus 2022
“Saya mengucapkan apresiasi yang besar dan salut kepada keluarga besar IGRA Kabupaten Pekalongan, karena saya lihat acara hari ini sukses, meriah, yang hadir juga semuannya senang dan semangat, karena kita sudah 2 tahun lebih Pandemi Covid-19 jadi tidak bisa mengadakan acara seperti ini,” ujar Bupati Fadia.
Dia berharap melalui kegiatan doa bersama tersebut tali silaturahmi dapat terjalin serta dapat memberikan manfaat kepada seluruh pengajar, murid-murid (RA/BA/TA), serta seluruh hadirin yang mengikuti kegiatan tersebut.
Lebih lanjut, dia berharap agar tahun baru islam ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana intropeksi diri atas segala yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya agar dapat meninggalkan keburukan dan menjadi manusia yang lebih baik.
“Mudah-mudahan di awal tahun hijriyah ini, semua yang hadir disini selalu diberikan Allah kesehatan, panjang umur, dan apapun yang dicita-citakan tercapai dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Fadia berpesan kepada para pengajar untuk dapat menjaga anak-anak Kabupaten Pekalongan dengan sebaik-baiknya karena merupakan generasi masa depan Kabupaten Pekalongan.
“Karena anak-anak kita ini lebih banyak mendengar dan bercerita kepada guru-gurunya. Bahkan sering kali lebih penurut kepada gurunya. Oleh sebab itu kita yang tugasnya sebagai para pengajar harus bisa memberikan mereka ilmu supaya mereka benar-benar sesuai dengan ajaran rosul dan juga sesuai dengan ajaran agama islam,” tuturnya.
Bupati Fadia juga menginformasikan kepada pengajar bahwa tahun 2022 ini insentif untuk para pengajar naik daripada tahun sebelumnya, “Alhamdulillah, BOSDA kemarin untuk para guru-guru Kabupaten Pekalongan tahun kemarin 250 perbulan insentifnya sekarang tahun 2022 ini menjadi 300 ribu perbulan,” ungkapnya.
Dia berharap ekonomi Kabupaten Pekalongan dapat segera membaik sehingga Pemerintah kabupaten Pekalongan dapat memberikan perhatian dan bantuan lebih banyak kepada para pengajar di Kabupaten Pekalongan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan Drs. H. Sukarno, MM dalam sambutannya mengatakan selain doa bersama kegiatan sore itu juga sekaligus pemberian santunan kepada anak yatim.
Dia juga menyampaikan bahwa sampai saat ini ada 285 lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Kementerian Agama Kabupaten Pekalongan, “Lembaga tersebut meliputi Madrasah Aliyah 16, Madrasah Tsanawiyah 36, MI 124, dan RA/BA/TA sejumlah 109 lembaga. Sampai saat ini ada total 55. 207 siswa yang berada dibawah naungan lembaga-lembaga pendidikan tersebut dan khusus untuk siswa RA/BA/TA jumlahnya meliputi 8.439 siswa,” terangnya.
Sukarno juga mengatakan bahwa kegiatan yang digelar tersebut diikuti sebanyak 3 guru dan 15 orang siswa dari masing-masing RA/BA/TA se-Kabupaten Pekalongan, “Sehingga jumlahnya ada 327 orang guru dan 1635 orang siswa,” jelasnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 1 Agustus 2022
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Wabup Riswadi mengatakan bahwa upaya pembangunan infrastruktur yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pekalongan tidak akan berjalan dengan optimal tanpa diiringi pembangunan SDM yang mumpuni. Karenanya dia mengapresiasi peran serta Muhammadiyah dalam peningkatan SDM melalui Bidang Kesehatan dan Pendidikan.
“Kami menyadari begitu besar kontribusi pemikiran Muhammadiyah untuk pembangunan Kabupaten Pekalongan contoh melalui majunya pendidikan Muhammadiyah di TK, SD, sampai ke Universitas,” tutur Wabup Riswadi.
Dia menambahkan bahwa pembangunan SDM yang dilaksanakan Muhammadiyah yang telah selama berlangsung puluhan tahun di Kabupaten Pekalongan menjadikan Muhammadiyah memiliki kualitas SDM yang unggul dan maju. Oleh karenanya dia berharap Muhammadiyah dapat terus menjalankan peran untuk mendukung pembangunan di kabupaten Pekalongan.
“Mari bersama-sama Pemerintah Kabupaten Pekalongan kita bangun infrastruktur sekaligus kita bangun SDM di Kabupaten Pekalongan,” ajaknya.
Lebih lanjut, dia juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Gebyar Muktamar Muhammadiyah yang rencananya akan dilaksanakan di Solo.
“Pra Muktamar Muhammadiyah di Solo nanti akan ada gebyar pasar dan pameran. . Hari ini saya lihat masyarakat ramai, saya rasa masyarakat sudah rindu karena sudah 2 tahunan vakum,” ujarnya.
Melalui kegiatan Gebyar Mukhtamar tersebut, dia berharap ekonomi masyarakat akan kembali tumbuh dan target pertumbuhan ekonomi yang direncanakan Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat terwujud.
Walaupun begitu, Wabup Riswadi tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan walaupun kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Pekalongan perhari itu tercatat 0 kasus. Tetapi masyarakat tetap di himbau untuk tetap waspada. “Masyarakat harus tetap waspada dan selalu menjaga protokol kesehatan,” ucapnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup Riswadi meminta Muhammadiyah untuk ikut berperan menyosialisasikan instruksi-instruksi Pemerintah kepada masyarakat serta mentaatinya dengan baik sebagai bentuk pendidikan SDM yang berkualitas.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan KH. Drs. Mulyono berharap agar kolaborasi pembangunan yang selama ini berjalan antara Muhammadiyah melalui pembangunan SDM dan Pemkab Pekalongan melalui pembangunan infrastruktur dapat terus berlanjut. “Jika kedua pihak ini saling menyatu Insya Allah akan semakin maju,” ujarnya.
Dia mengungkapkan bahwa Gebyar Muktamar merupakan rangkaian dari Muktamar yang memang sebagai ajang pemanasan untuk menyongsong suksesi pergantian kepemimpinan dari yang lama menuju ke yang baru.
“Penyegaran-penyegaran kepemimpinan diperlukan karena di belakang kami banyak pemuda-pemuda yang merupakan tunas-tunas bangsa di Kabupaten Pekalongan yang antri untuk bisa memimpin negeri ini dan memimpin Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan ,” tuturnya.
Sementara itu dari pihak panitia, Mardi Raharjo, S.Pd.I dalam sambutannya mamaparkan bahwa serangkaian kegiatan lainnya juga digelar oleh Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan dalam rangka menyemarakkan Muktamar Muhammadiyah Ke-48.
“Kegiatan lainnya seperti menyanyi, membaca Al Qur’an, gerak dan lagu oleh anak-anak BA/TA/SA. Lomba menyanyi Muktamar dan lagu nasional. Selain itu kami juga mempersiapkan pameran selama 2 hari, ada pula donor darah. Serta besok kami akan menyerahkan kursi roda sejumlah 15 yang sudah disiapkan Muhammadiyah untuk membantu Pemkab dalam upaya menangani anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus,” terang Mardi.
Dia mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan yang digelar tersebut merupakan bagian dari peran serta Muhammadiyah dalam upaya memperhatikan masyarakat Kabupaten Pekalongan serta sebagai upaya mendukung program Pemkab Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Minggu, 31 Juli 2022
Dalam sambutannya Bupati Fadia menyampaikan suka citanya dapat bertatap muka langsung dengan Gus Miftah dan Masyarakat Kabupaten Pekalongan melalui kegiatan tersebut. “Saya senang sekali bisa hadir di sini bertemu masyarakat Kabupaten Pekalongan semuanya dan saya senang bisa kenal langsung Gus Miftah karena saya biasanya hanya melihat Gus Miftah di TV saja,” ujarnya.
Bupati berharap melalui kegiatan tersebut Kabupaten Pekalongan dan warganya akan mendapatkan keberkahan. “Mudah-mudahan di malam Tahun Baru Islam ini, Tahun Barunya Umat Islam di seluruh dunia, kita mendapatkan barokah. Amin,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati juga berharap agar melalui ceramah yang disampaikan Gus Miftah dalam kegiatan tersebut, seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan mendapatkan keselamatan, “Semoga Pandemi Covid-19 dapat segera hilang dan masyarakat Kabupaten Pekalongan tambah sukses semuanya, panjang umur, berlimpah ruah rejekinya,” ungkap bupati.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fadia juga menyampaikan agar Tahun Baru Islam dapat dimanfaatkan sebagai saat yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, “Mudah-mudahan di Tahun Baru Islam ini kita bisa tambah introspeksi diri. Mungkin di tahun sebelumnya ada yang masih belum kita lakukan Insya Allah tahun ini bisa kita lakukan, ada cita-cita yang masih terhambat Insya Allah tahun ini bisa segera terlaksana,” ucapnya.
Pengajian malam itu berlangsung meriah oleh antusiasme dan gelak tawa warga mendengarkan ceramah Gus Miftah malam itu yang membawakan tema seputar bulan Muharram sebagai bulan dengan sejuta kebaikan.
“Pada bulan ini Allah akan mengabulkan doa-doa para Nabi dan Rosul, itu terjadi di Bulan Muharram,” tuturnya.
Akan tetapi, lanjutny, Bulan Muharram yang merupakan bulan suci dan mulia bagi Umat Islam, malah menjadi bulan yang terkesan penuh misteri bagi sebagian masyarakat, khususnya di Jawa. Bahkan warga enggan menggelar resepsi pernikahan pada bulan Muharram atau lebih akrab dikenal sebagai bulan Suro dalam penanggalan Jawa.
Melalui ceramahnya, dia mengajak seluruh masyarakat untuk memiliki keteguhan hati untuk mempercayai Bulan Muharram adalah bulan baik yang penuh berkah serta mengajak masyarakat untuk memiliki keimanan kepada Allah SWT.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Minggu, 31 Juli 2022
Demikian disampaikan bupati saat sambutan pada kegiatan Doa Bersama Awal dan Akhir Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah di Masjid Al Muhtaram Kajen, Jum’at (29/07).
“Apa saja yang sudah kita lakukan dan bermanfaat untuk orang banyak. Apa rencana-rencana kita yang masih belum bisa kita lakukan. Apa tujuan-tujuan kita lebih baik yang bisa kita lakukan pada tahun depan. Agar kita di tahun berikutnya segala cita-cita kita atau segala tujuan kita yang masih belum tercapai bisa kita tingkatkan lagi dan apa yang masih belum tercapai dan kurang bermanfaat bisa kita perbaiki untuk menjadi jauh lebih baik lagi,” tutur bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati menyampaikan harapan agar di Tahun Baru Islam 1444 Hijriyah Kabupaten Pekalongan dijauhkan dari Covid-19, “Semoga Kabupaten Pekalongan ini kasus Covid-19 bisa nol,” ujarnya.
Selain itu bupati juga berharap seluruh warga Kabupaten Pekalongan diberikan kesehatan, kesejahteraan, aman, kondusif serta tidak ada masalah apapun di Kabupaten Pekalongan.
Dia juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Pekalongan dapat melaksanakan segala rencana dan program dengan baik. “Semoga semua Visi-Misi dan Program Bupati dan Wakil Bupati semuanya berjalan dengan baik terlaksana dengan baik, program-program yang direncanakan dapat tercapai semua,” tandasnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 30 Juli 2022
Demikian disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM dalam sambutannya pada kegiatan Perayaan Hari Ulang Tahun PWRI Ke-60 Tahun yang digelar di Gedung Korpri Kecamatan Kajen, Kamis (28/07) siang.
“Misalnya bisa diadakan kegiatan bersama PMI, kemudian juga dapat berkolaborasi dengan UMKM supaya para pensiunan ini dapat terus aktif, mandiri dan bermanfaat untuk keluarga dan masyarakat,” tutur Bupati Fadia.
Lebih lanjut, dia mengatakan akan mengupayakan agar PWRI dapat memperoleh bantuan kios dari UMKM sehingga Koperasi PWRI dapat menjual lebih banyak barang.
Selain itu karena letak kantornya yang stategis dan mudah diakses, Bupati Fadia berharap agar PWRI dapat membantu Pemkab Pekalongan untuk menyentuh masyarakat dengan memberikan informasi kepada masyarakat bagaimana cara agar dapat memperoleh bantuan-bantuan dari pemerintah.
“Karena anggota PWRI ini merupakan tokoh-tokoh hebat dan juga merupakan tokoh-tokoh dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Jadi tahu bagaimana cara untuk bisa mendapatkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah,” kata Fadia.
Menurutnya, walaupun sudah purna tugas, pensiunan yang tergabung dalam PWRI tetap memiliki peran penting dalam memajukan Kabupaten Pekalongan.
“Kami, Pemerintah Kabupaten Pekalongan masih membutuhkan saran, dan masukan dari tokoh-tokoh PWRI dan juga tokoh pemikir dari masyarakat agar kami dapat lebih baik lagi,” ujarnya.
Ketua PWRI Kabupaten Pekalongan Ir. H. Susiyanto, M.M. dalam sambutannya menandaskan bahwa walaupun PWRI telah berusia 60 tahun tetapi semangat anggotanya harus tetap membara untuk tetap mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa. “Pensiun bukan berarti akhir dari sebuah pengabdian,” tuturnya.
Terkait pemindahan kantor PWRI ke Kajen yang sebelumnya bertempat di Wiradesa, Susiyanto berharap pemindahan kantor ini akan mejadikan PWRI semakin eksis dikenal oleh masyarakat dan terutama seluruh ASN di Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 29 Juli 2022
Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan menggelar Gebyar Muharram 1444 Hijriah, 29-30 Juli 2022, Peringatan pergantian tahun Baru Islam ini akan dilangsungkan di Masjid Al Muhtarom, Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan dan Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan, seperti yang disampaikan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq SE MM, melalui Kepala Bagian Kesra Kabupaten Pekalongan, H Subagyo, usai rapat koordinasi, Selasa (26/7/2022).
"Rangkaian acara Gebyar Muharram tahun ini akan dimulai dari hari Jum'at 29 Juli 2022 dengan acara Doa Bersama Akhir Tahun dan Awal Tahun 1444 Hijriyah di Masjid Al Muhtarom, dilanjutkan Hari Sabtu 30 Juli 2022, dari jam 06.00 WIB s/d 09.00 WIB acara Pembacaan Khataman Qur’an. 30 ribu Juz atau 1000 Khataman oleh santri TPQ. Seluruh rangkaian acara bertempat di dalam Masjid Al Muhtaram, Kajen Kabupaten Pekalongan," terang Subagyo.
Ditambahkan, Tujuan kegiatan selain untuk peringati Tahun Baru Islam juga sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak muslim di wilayah Kabupaten Pekalongan, supaya menjadi generasi penerus yang Islami dan berkualitas.
"Dengan Mengkhatamkan 30 Ribu Juz bacaan Al-Qur'an, Oleh santri dari berbagai Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), Kegiatan ini juga akan diikuti dengan santunan 200 anak yatim-piatu," jelas Kabag Kesra.
Ditambahkan, Acara seremonial Gebyar 1 Muharram 1444 Hijriyah dengan santunan untuk 300 anak yatim-piatu, serta penyerahan bantuan sosial secara simbolis pada 21 lembaga non pemerintah dengan total bantuan sebesar Rp.331.600.000, yang akan dilangsungkan Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan.
Rapat diikuti Kepala Bagian Kesra Kabupaten Pekalongan, Ketua Badko LPQ Kabupaten Pekalongan, Wakil Ketua Badko LPQ Kabupaten Pekalongan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinkominfo, Prokompim, Polres Pekalongan, Dinas Kesehatan dan Panitia. (Red)
Kamis, 28 Juli 2022
Kegiatan TMMD Reguler ke-114 dan Sengkuyung Tahap II resmi dibuka melalui upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pekalongan Riswadi, SH, di Desa Pedawang Kecamatan Karanganyar, Selasa (26/07).
Dalam wawancara seusai memimpin kegiatan tersebut, Wabup Riswadi mengatakan bahwa TMMD Sengkuyung II merupakan wujud kegotongroyongan antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan bersama masyarakat, TNI, serta Polri untuk bersama-sama memajukan infrastruktur daerah.
“Kegiatan ini untuk membangun kebersamaan masyarakat dan meningkatkan ekonomi serta laju distribusi barang menjadi semakin baik, semakin nyaman, serta apa yang kita inginkan yaitu peningkatan ekonomi akan bisa dilaksanakan,” terangnya.
Ia menambahkan bahwa dalam proses pembangunan, Pemerintah Daerah membutuhkan dukungan dari seluruh masyarakat. “Bersama rakyat, Insya Allah apa yang menjadi program-program untuk rakyat sejahtera, infrastruktur menjadi jawaban,” tuturnya.
Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf Rizki Aditya S.Sos M.Han mengatakan kegiatan pembangunan infrastruktur akan dikerjakan oleh personel sebanyak kurang lebih 45 orang dibantu oleh masyarakat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat bisa lebih maju dalam membangun daerahnya,” ujarnya.
Terkait pemilihan lokasi, dia mengatakan Desa Pedawang dipilih guna membantu pemerataan ekonomi di Kabupaten Pekalongan.
“Jadi TMMD ini, tidak hanya di daerah perkotaan atau daerah yang mudah di jangkau tetapi kita lebih menuju kepada daerah yang sulit atau terisolir sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Sengkuyung II Komandaan SST Arif Munajat, S.Sos dalam laporannya mengatakan selain kegiatan pembangunan fisik berupa infrastruktur, TMMD Sengkuyung juga memiliki sasaran non fisik yang ingin dicapai melalui kegiatan penyuluhan kepada masyarakat,
“Kami juga mempunyai rencana kegiatan lainnya seperti penyuluhan Wawasan Kebangsaan, Penyuluhan Penerimaan Prajurit TNI, Penyuluhan Kamtibmas, penyuluhan kesehatan, penyuluhan pertanian dan peternakan, Penyuluhan BUMDes, Penyuluhan kebencanaan, dan penyuluhan PKK,” paparnya.
Ia juga mengatakan kegiatan TMMD Reguler Ke-114 Sengkuyung Tahap II akan dilaksanakan antara tanggal 26 Juli 2022 sampai dengan 24 Agustus 2022 dengan sumber dana berasal dari APBD Provinsi dan APBD Kabupaten.
Dalam kesempatan tersebut dia juga menyampaikan harapan agar proyek yang dibangun pada kegiatan TMMD Reguler Ke-114 dan Sengkuyung Tahap II dapat bermanfaat untuk masyarakat.
“Kita harapkan manfaat proyek ini nantinya supaya dapat meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat, memperlancar arus lalu lintas, membangun semangat masyarakat untuk membangun desanya, serta meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 27 Juli 2022