KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM menyambut kedatangan rombongan haji Kelompok Terbang (Kloter) 32 asal Kabupaten Pekalongan, Minggu (7/8) sore, di Pendopo Bupati Pekalongan.
Bupati mengucapkan selamat datang kepada para jemaah haji Kloter 32. Bupati mengungkapkan rasa bahagianya karena para jemaah haji asal Kabupaten Pekalongan tiba di tanah air dalam keadaan sehat wal afiat. Bupati mendo’akan para jemaah haji menjadi haji dan hajjah yang mabrur.
“Alhamdulillah sampai pulang komplit, semua sehat, tidak ada yang nyasar, tidak ada yang memiliki penyakit yang mengkhawatirkan. Ini merupakan kebahagiaan teersendiri bagi saya,” tutur Fadia.
Bupati berharap, setelah kembali ke lingkungan masing-masing, para jemaah haji tetap mencontohkan perilaku yang baik, menjaga kondisi dengan baik, dan senantiasa menjaga persaudaraan antar haji.
Bupati juga berharap para haji dan hajjah agar mendo’akan agar Kabupaten Pekalongan selalu kondusif dan aman. “Saya juga mohon do’anya agar diberi keselamatan untuk membangun Kabupaten Pekalongan menjadi hebat dan luar biasa. Karena do’a dari para haji dan hajjah yang baru pulang haji Insya Allah dikabulkan oleh Allah,” ungkap bupati.
Ketua Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD) Kabupaten Pekalongan, dokter Farabi Elfouz, dalam laporannya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan yang selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sehingga para jemaah haji asal Kabupaten Pekalongan terlayani kesehatannya dengan baik.
Pihaknya memohon maaf kepada para jemaah haji jika ada kesalahan selama memberikan pelayanan kesehatan jemaah haji. “Mudah-mudahan bapak ibu sehat semua. Jika ada keluhan pasca haji, Pemkab Pekalongan siap 24 jam melayani bapak ibu jemaah haji semua,” ujarnya.
Petugas Haji Daerah Kabupaten Pekalongan, H. Sumar Rosul, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah jemaah haji Kloter 32 asal Kabupaten Pekalongan sebanyak 95 orang. “Sejak berangkat hingga pulang alhamdulillah tetap komplit,” ujarnya.
Sumar Rosul memohon maaf kepada para jamaah jika pelayanan yang diberikan tidak maksimal. “Ini karena keterbatasan dan kemampuan. semoga persaudaraan dan kekeluargaan antar jemaah haji maupun bisa terus terjalin,” ungap dia.
Sumar Rosul mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Pekalongan dan jajarannya yang telah memfasilitasi demi kelancaran ibadah haji para jamaah haji Kabupaten Pekalongan baik Kloter 32 maupun 33.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 8 Agustus 2022
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE MM membuka secara resmi Kontes Nasional Ayam Hias Ekor Lidi di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (7/8) pagi.
Dalam sambutannya, bupati menyatakan sangat senang dan bangga dengan terselenggaranya kegiatan tersebut di wilayah Kabupaten Pekalongan. Dengan adanya kontes tersebut, ayam tidak lagi diadu maupun hanya dikonsumsi, namun lebih untuk dipamerkan keindahannya.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM. ikut memeriahkan kegiatan jalan sehat dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ke-49 tahun, di Alun-alun Kajen, Minggu (07/08) pagi.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Bupati Fadia menyampaikan ucapan selamat atas ulang tahun KNPI, “Saya atas nama Bupati Pekalongan dan atas nama pribadi mengucapkan selamat ulang tahun KNPI Ke-49 tahun khususnya KNPI Kabupaten Pekalongan,” tuturnya. Ia berharap agar pada usia ke-49 Tahun KNPI dapat selalu solid dan dapat menjadi orang tua bagi seluruh Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Kabupaten Pekalongan, “Agar bisa mengayomi, bisa guyub bareng, dan tujuan yang sama yaitu membangun Kabupaten Pekalongan bersama-sama,” katanya.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM menyerahkan hibah 1 unit perahu karet dan 1 unit mesin tenpel perahu senilai 118 juta rupiah kepada Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat. Penyerahan hibah barang tersebut dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Pekalongan, Kajen, Selasa (02/08).
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM melantik Ketua dan Pengurus Ikatan Wanita Pengusaha Indonesi (IWAPI) Kabupaten Pekalongan, Rabu ( 3/8), di Pendopo Bupati Pekalongan.
Dalam sambutan usai pelantikan, bupati mengucapkan selamat kepada Ketua dan Pengurus IWAPI Periode 2022-2027 yang dilantik. Bupati berharap pengurus dapat menjalankan tupoksinya dengan baik. Bupati juga berharap IWAPI tidak vakum lagi. Karena kepengurusan sebelumnya yaitu periode tahun 2001-2006 dan 2006-2011, kemudian tidak ada pergantian ketua lagi dan baru tahun 2022 ini dilantik kembali.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq membuka secara Turnamen Sepak Bola OGOS CUP I 2022 di Desa Sokosari, Kecamatan Karanganyar, Senin (01/08). Turnamen yang dijadwalkan hingga 4 September mendatang itu diikuti 32 tim sepak bola desa.
Dalam sambutan pada pembukaan kegiatan tersebut, Bupati Fadia menyampaikan apresiasinya yang mendalam kepada pihak penyelenggara yang dengan kemandiriannya dapat mengadakan kegiatan turmanen semacam itu dengan sangat rapi.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq SE MM, Senin (1/8) mencanangkan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Tingkat Kabupaten di Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan.
BIAN yang dilaksanakan mulai 1 hingga 30 Agustus 2022 menargetkan 95% atau sebanyak 58.025 balita di Kabupaten Pekalongan mendapatkan imunisasi wajib.
Bupati menyatakan sangat mensupport adanya komunitas penggemar ayam hias ekor lidi. Bupati berharap, dengan adanya kontes yang diselenggarakan, akan banyak tumbuh pehobi ayam hias ekor lidi di Kabupaten Pekalongan. “Ini adalah komunitas yang positif, komunitas yang bisa merangkul para pecinta dan pehobi ayam hias ekor lidi. Mudah-mudahan komunitas ini bisa besar di Kabupaten Pekalongan dan tingkat Nasional,” tutur bupati.
Sekretaris Komunitas Pecinta Ayam Hias Ekor Lidi Indonesia (KOPALI), Lukman Hakim mengatakan, kontes diikuti 104 peserta dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan Madura. Kontes memperebutkan total hadiah sebesar Rp 9 Juta untuk Juara 1, 2, 3 Kelas A ( Berat ayam 3,5 kilogram ke atas) dan Juara 1,2,3 Kelas B ( Berat ayam 3,3 kilogram ke bawah).
Dia menjelaskan, KOPALI didirikan di Kabupaten Pekalongan sejak tahun 2018. “Namun, perkembangannya lebih pesat di wilayah timur. Dengan penyelenggaraan kontes nasional di Kabupaten Pekalongan, diharapkan akan menarik minat lebih banyak pecinta ayam hias ekor lidi ke dalam KOPALI Kabupaten Pekalongan,” ujar warga asli Kajen itu.
Kegiatan dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Pekalongan dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Pekalongan, pihak Polres Pekalongan dan para pecinta ayam hias ekor lidi dari Kabupaten Pekalongan dan beberapa daerah lainnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 8 Agustus 2022
Bupati Fadia mengatakan bahwa perbedaan-perbedaan warna di dalam masyarakat adalah hal yang lumrah, akan tetapi ia meminta kepada seluruh pemuda di Kabupaten Pekalongan agar selalu solid dan guyub untuk membangun Kabupaten Pekalongan bersama-sama.
Dalam kesempatan itu, Bupati Fadia mengingatkan para peserta untuk tetap tertib selama mengikuti jalan sehat, “Hati-hati di jalan, jangan sampai mengganggu lalu lintas,” pesannya kepada para peserta.
Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Jawa Tengah Mochtarudin Ashraff Abu mengatakan, kegiatan semacam itu merupakan bukti kerukunan antar ormas di Kabupaten Pekalongan.
Karenannya, dia berharap kegiatan semacam itu dapat sering digelar utamanya oleh KNPI Kabupaten Pekalongan, “Karena KNPI ini merupakan orang tuannya seluruh ormas. Saya harap kita semua inisiatif untuk membuat acara-acara seperti ini supaya kita bisa bersatu dan bisa membangun Kabupaten Pekalongan bersama-sama terutama anak-anak muda di semua ormas,” ujarnya.
Dia meminta agar seluruh ormas di Kabupaten Pekalongan dapat memiliki visi dan misi yang sama yaitu memajukan Kabupaten Pekalongan. “Saya berharap kita bisa bersatu tanpa ada gesekan tanpa ada salah faham walaupun ada perbedaan di dalam. Tetapi perbedaan itu adalah untuk membangun Kabupaten Pekalongan. Jangan sampai perbedaan itu menimbulkan gesekan satu sama lain,” tuturnya.
Ketua KNPI Kabupaten Pekalongan Metta Mulia Nugroho, S.H. mengucapkan terima kasihnya kepada segenap panita yang telah mengadakan kegiatan tersebut, “Insya Allah acara ini sukses,” ujarnya.
Dia juga menandaskan bahwa KNPI merupakan mitra strategis pemerintah daerah, “Kita akan dukung Pemerintah Kabupaten Pekalongan,” katanya.
Ketua Panitia Budi Satoso S.H. dalam laporannya mengatakan tujuan kegiatan jalan sehat tersebut adalah sebagai ajang silaturahmi seluruh Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda (OKP) yang ada di Kabupaten Pekalongan. “Maksud dan tujuannya yaitu untuk membantu membangun Pemeritah Kabupaten Pekalongan serta bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Pekalongan,” terangnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, selain jalan sehat juga digelar serangkaian kegiatan lainnya untuk memeriahkan HUT KNPI Ke-49, “Selain itu juga ada kegiatan bakti sosial, donor arah, vaksin booster, santunan anak yatim, yang juga jalan sehat dengan door prize sebuah sepeda motor serta pentas musik,” tandasnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 8 Agustus 2022
Bupati Fadia dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan bangganya dengan terbangunnya jaringan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di wilayah Kecamatan Lebakbarang, yang merupakan salah satu daerah pegunungan di Kabupaten Pekalongan.
“Saya sebagai Bupati Pekalongan turut bangga dan bahagia. Terima kasih kepada Bapak Ibu dari Kementrian Kominfo dan Icon Plus. Mudah-mudahan di kecamatan lain kita bisa kerja sama lagi, supaya semua masyarakat terpenuhi haknya,” tutur bupati.
Hari itu, Pemkab Pekalongan melalui Kementrian Komunikasi dan Informatika bersama Icon Plus yang merupakan anak perusahaan PLN, membuka jaringan fiber optic di 11 kantor desa, 1 kecamatan, 4 sekolah, dan 1 puskesmas di wilayah Kecamatan Lebakbarang dengan penarikan kabel FO sepanjang 51 kilometer. Empat sekolah yang difasilitasi jaringan FO yaitu, SMP Negeri 1 Atap Bantarkulon, smk 1 Lebakbarang, SMP 1 Lebakbarang, SMP 1 atap Timbangsari.
Bupati berharap pemkab dapat membangun lebih banyak lagi jaringan TIK di wilayah kecamatan lainnya. “Dari segi Pendidikan saja, banyak anak Kabupaten Pekalongan yang terbantu. Saya berharap akan ada banyak lagi dan di kecamatan lainnya. Saya juga berharap ke depannya semua desa ke kecamatan, sampai ke Kabupaten Pekalongan. Dari segi pemerintahan saja mudah. Kalau ada informasi apa pun, bisa tersampaikan dengan cepat.
Selain itu, di era transaksi digital ini, bupati yakin, para pengusaha dan masyarakat akan terbantu dengan adanya jaringan internet yang dibangun. “Saya yakin pengusaha-pengusahanya tambah semangat dengan adanya fiber optic ini.
Selain itu, bupati juga berharap jaringan yang terpasang dapat mempromosikan wisata desa. “Desa ini mempunyai keunggulan wisata, bisa dikembangkan melalui internet. Kta bisa mengupload, mempromosikan desa kita. Seingga masyarakat luar tahu kalau berkunjung ke Kabupaten Pekalongan harus datang ke Lebakbarang untuk melihat keindahan Lebakbarang,” ungkap bupati.
Menurut bupati, Internet sekarang ini merupakan kebutuhan dasar, yang sudah seharusnya setiap warga berhak mendapatkannya. “Dengan adanya fiber optic ini, saya berharap ekonomi Lebakbarang meningkat. Pemerintah sudah menyediakan sarananya, tinggal warga yang memanfaatkan dengan optimal. Ekonomi harus jalan, anak-anak sekolahnya tambah semangat, dan juga wisatanya dikembangkan,” ujar bupati.
General Manager Icon Plus Semarang PT Indonesia Comnets Plus, Hendrik Permajaya, S.Kom, M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa Icon Plus merupakan anak perusahaan PT PLN yang bergerak di bidang telekomunikasi yang berhak melakukan penarikan jaringan melalui tiang-tiang PLN. “Dengan kelebihan penggunaan tiang-tiang PLN ini, Insya Allah kita bisa deliver kebutuhan di wilayah dengan kolaborasi yang akan kita lakukan nanti. Kami mampu menyebarluaskan jaringan telekomunikasi ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau, termasuk wilayah blank spot,” ujar Hendrik.
Dengan adanya jaringan internet yang dibangun, diharapkan efektivitas semakin bisa didapatkan dan produktivitas meningkat. “ Mudah-mudah dengan adanya jaringan telekomunikasi ini, bisa meningkatkan efektivitas kerja kita, produktivitas kita dan mencapai tatanan ekonomi yang lebih baik,” harapnya.
Direktur Pengembangan Pita Lebar, Ir. Marvelis Situmorang, MT, dalam sambutan secara virtual, menyampaikan bahwa tanpa kita sadari, beberapa tahun belakangan ini, kita telah bertransformasi dari dunia konvensional ke dunia digital. “Kita dibatasi pertemuan fisik karena ada Pandemi Covid-19. Namun harus tetap beraktivitas dan harus tetap produktif. Kita bersyukur bagi yang berada di lokasi-lokasi yang infrastruktur TIKnya sudah mapan. Kita tidak bisa bayangkan bagi saudara-saudara kita yang jauh dari infrastruktur TIKnya masih terbatas,” tutur Marvelis.
Menurutnya, kehadiran infrastruktur saat ini masih belum merata bahkan masih ada kesenjangan. “Sejak dua tahun terakhir kita sudah diajarkan untuk bertransfomasi ke ruang digital. Transaksi ekonomi, pekerjaan, sekolah, ibadah, sudah kita lakukan secara digital, Kondisi ini menuntut ketersediaan infrastruktur yang memadai. Dan pagi ini kta patut bersyukur karena telah tersedia infrastruktur TIK di Kabupaten Pekalongan,” ucapnya.
Marvelis berharap, Pemkab Pekalongan dapat mempersempit kesenjagan digital dengan mengembangkan jaringan FO di wilayah kecamatan lainya. “Karena kita tahu bahwasanya ruang-ruang digital akan melingkupi seluruh masyarakat dan transformasi digital akan menjadi bagian penting di kehidupan masyarakat dalam semua aktivitas, baik aktivitas ekonomi, pekerjaan, sosial dan budaya.
Dia berharap kegiatan hari itu dapat menjadi tonggak bagi Kabupaten Pekalongan untuk menyongsong Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu Kabupaten Digital. “Kiranya apa yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan secara optimal untuk produktivitas masyarakat Kabupaten Pekalongan. Atas nama pimpinan, saya Mengucapkan terima kasih atas fasilitasi Pemkab Pekalongan dan ketersediaan fiber optic. Kami berharap ini dapat menjadi tonggak untuk Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu Kabupaten Digital.” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Koordinator Infrastuktur Telekomunikasi Pita Lebar, SInggih Yumawan ST MT, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Pekalongan Trisno Suharsanto SE, M.Si, PLt Kepala Dinkominfo Anis Rosidi, S.Sos , M.Si dan Kepala OPD serta Kabag Prokompim R. Handy Artawan, S.Kep, MM dan Kabag terkait lainnya, para camat se-Kabupaten Pekalongan, Kapolsek dan Danramil Lebakbarang, Kades se-Kecamatan Lebakbarang, dan tamu undangan lainnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan.
Jumat, 5 Agustus 2022
Dalam wawancara pada kegiatan tersebut, Bupati Fadia menyampaikan bahwa hibah kapal yang diberikan merupakan bentuk dukungan atas kerjasama yang selama ini terjalin baik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dengan Polres Pekalongan.
“Polres Pekalongan ini selalu menjadi yang terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat kita, baik itu saat pandemi Covid-19 maupun bencana-bencana lainnya. Oleh sebab itu, pada saat Polres minta bantuan berupa kapal ini dengan cepat kita langsung menyetujui,” ungkapnya.
Lebih lanjut, bupati berharap hibah kapal yang diberikan akan menambah semangat dan kepedulian Polres Pekalongan untuk terus membantu masyarakat di Kabupaten Pekalongan.
Sementara itu Kapolres Pekalongan AKBP Dr Arief Fajar Satria, SH, SIK, MH mengucapkan terima kasih atas hibah yang diberikan serta berharap sinegritas yang baik dapat terus terjaga antara Polres Pekalongan dan Pemkab Pekalongan dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Dia menuturkan bahwa hibah perahu karet dan mesin tempel perahu yang diterima Polres Pekalongan nantinya akan digunakan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat khususnya untuk proses evakuasi banjir dan korban tenggelam, “Kapal speedboat ini memiliki kapasitas 10-12 orang sehingga sangat sesuai digunakan untuk proses evakuasi saat banjir karena bisa juga digunakan untuk mengangkut banyak barang bawaan,” terangnya.
Terakhir, dia mengatakan, saat ini Polres Pekalongan hanya memiliki kapal kecil tanpa mesin yang merupakan hasil swadaya dengan kapasitas 6 penumpang serta hanya digunakan pada lokasi-lokasi sempit. Sehingga bantuan hibah kapal speedboat yang diberikan Pemkab akan sangat bermanfaat untuk proses pemberian bantuan kepada masyarakat di Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 5 Agustus 2022
IWAPI juga diharapkan bisa berkolaborasi dengan Pemkab Pekalongan melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait maupun Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). “Jika pengurus dan anggotanya serta pengusaha-pengusaha Kabupaten Pekalongan berkolaborasi dengan baik, Insya Allah IWAPI akan menjadi besar,” tutur bupati.
Bupati menyatakan akan mensupport para pengusaha dengan mengikutsertakan dalam pameran di luar daerah. “Kami akan menyediakan tempatnya, silakan nanti transportasi dan akomodasi dbiayai secara mandiri, sehingga banyak yang bisa ikut pameran, tidak hanya sqtu dua orang saja seperti sebelumnya.,” ujar Fadia.
Pemkab Pekalongan juga akan mengadakan pameran Kajen Expo pada 25 hingga 31 Agustus mendatang. “Anggota IWAPI maupun pengusaha pada umumnya bisa berpartisipasi dalam pameran, ” ujar bupati.
Ketua DPD IWAPI Jawa Tengh, Hj. Ningwahyu, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan ungkapan syukur dengan kembali aktifnya IWAPI Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, tantangan ke depan sangat banyak, terutama akibat dampak Covid-19. “Banyak pengusaha terutama UMKM yang tidak bisa bangkit. Oleh karena ituz IWAPI diharapkan dapat menghidupkan kembali UMKM dihidupkan kembali,” tutur Ningwahyu.
Dia berharap IWAPI Kabupaten Pekalongan dapat berkolaborasi dengan stakeholder yang ada dan berharap IWAPI bisa eksis, maju dan bisa memajukan para pengusaha perempuan di Kabupaten Pekalongan.
Ketua DPC IWAPI Kabupaten Pekalongan Hj. Dewi Kartika Yuniana, S.Si, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan padanya.
Dia berharap dapat menjalankan amanah dengan se baik-baiknya serta menjalankan visi misi IWAPI Kabupaten Pekalongan 5 tahun ke depan dengan penuh tanggung jawab. “IWAPI Kabupaten Pekalongan akan meningkatkan dan mengembangkan strategi digital marketing, menjalin kerjasama dan kolaborasi bisnis dengan berbagai pihak agar dapat berkontribusi dalam memulihkan perekonomian,” ungkap Dewi Sartika.
Pelantikan IWAPI Kabupaten Pekalongan dihadiri Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Pekalongan, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, Ketua Kadin Kabupaten Pekalongan, Ketua GOW dan para ketua Organisasi Wanita di Kabupaten Pekalongan, Ketua DPC IWAPI dari wilayah Eks Karesidenan Pekalongan dan Banyumas.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Jumat, 5 Agustus 2022
“Saya secara pribadi salut dengan anak muda Kabupaten Pekalongan yang luar biasa, yang dengan kemandiriannya mencari dana secara mandiri, untuk bisa menyelenggarakan acara ini, rapi dan bagus,” tutur bupati.
Bupati juga memberi pujian karena kegiatan turnamen yang digelar juga memberikan manfaat untuk warga masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk dapat berjualan.
Melalui kegiatan semacam itu, Dia berharap dapat menjadi inspirasi positif bagi anak-anak muda di Kabupaten Pekalongan khususnya yang mencintai sepak bola untuk dapat menunjukkan bakat-bakatnya di depan publik.
Bupati meminta masyarakat untuk dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan tertib, “Harus berjalan dengan kondusif dan aman, tidak boleh ada keributan antar supporter tim,” Fadia menegaskan.
Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Mochtarudin Ashraff Abu, yang juga penggemar sepak bola dan turut hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi kegiatan OGOS CUP I. “Mungkin ini kelihatannya sederhana tapi saya berani bilang ini seperti mini stadion gitu, ada pintu keluarnya segala makanya saya bangga sekali,” kata Ashraff.
Dia berharap kegiatan semacam itu dapat dipertahankan dan diperbaiki pelaksanannya agar lebih baik lagi. Dia juga menyampaikan harapannya agar Kabupaten Pekalongan dapat memiliki stadion yang lebih representatif untuk mengangkat lagi sepak bola di Kabupaten Pekalongan.
Ketua Askab PSSI, Candra Saputra menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan yang digelar serta dukungan bagi masa depan sepak bola di Kabupaten Pekalongan. “Ini merupakan kegiatan positif supaya kita bisa memunculkan pemain-pemain sepak bola dari Kabupaten Pekalongan karena pemain di Kabupaten Pekalongan tidak kalah dengan pemain dari luar daerah, regulasi juga sudah kita batasi, pemain asing kita batasi, luar daerah kita batasi,” ungkapnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 3 Agustus 2022
Kegiatan BIAN terdiri atas 2 tahapan kegiatan imunisasi. Pertama yaitu pemberian Imunisasi Measles/Campak dan Rubella (MR) untuk pencegahan penyakit Campak dan Rubella dengan sasaran balita umur 9 bulan - 59 bulan dan yang kedua yaitu Imunisasi Kejar OPV, DPT-HB-Hib dan IPV, yaitu untuk pencegahan penyakit Polio, Difteri, Pertusis, Tetanus, Hepatisis B dan Haemophilus Influenza tipe B dengan sasaran balita umur 12 bulan hingga 59 bulan
Bupati menyampaikan, kegiatan BIAN digelar menyusul menurunnya kasus Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, “Selama 2 tahun ini kita tidak bisa melakukan imunisasi secara keseluruhan. Saat pandemi kemarin orang tua yang ingin vaksinasi anak harus pergi ke Puskesmas dan rumah sakit. Tapi sekarang kasus Covid-19 di Kabupaten Pekalongan sudah 0 kasus. Semoga dapat tetap seperti itu agar semuanya bisa kembali normal,” tuturnya.
Dia meminta kepada para orang tua untuk dapat memanfaatkan situasi tersebut agar anaknya mendapatkan imunisasi di layanan kesehatan terdekat, “Vaksinasi ini gratis ya di posyandu, puskemas, serta layanan kesehatan yang ditunjuk dan ketersediaan vaksin lebih dari cukup. Jadi saya minta ibu-ibu di Kabupaten Pekalongan ini dapat memanfaatkan situasi sekarang dengan baik agar anak-anak kita di Kabupaten Pekalongan ini semuanya sehat,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia meminta kepada para lurah dan camat serta OPD terkait untuk dapat melakukan pendekatan kepada masyarakat dan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan kesadaran para orang tua tentang pentingnya imunisasi bagi balita dan utamanya adalah balita usia 1 sampai 3 tahun agar target pemerintah dapat tercapai.
“Ini kita lakukan untuk mencapai eliminasi penyakit campak dan rubella di Kabupaten Pekalongan di tahun 2023. Kemudian juga untuk mempertahankan Indonesia Bebas Polio dan mencapai Eradikasi Polio Global Tahun 2026, juga untuk mencegah terjadinya KLB penyakit difteri, untuk menutup kesenjangan imunitas terutama pada anak usia kurang dari 5 tahun (balita), serta Mencegah anak lahir cacat karena ibu hamil trimester pertama tertular oleh balita terserang penyakit rubella,” terang Bupati Fadia.
Bupati berharap kegiatan BIAN di Kabupaten Pekalongan dapat terlaksana dengan baik dan lancar serta tidak terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) sedang maupun berat kepada para balita.
Kepala Dinas Kesehatan Setiawan Dwi Antoro, SKM, M. Kes mengatakan, kegiatan BIAN dilaksanakan serentak diseluruh wilayah Kabupaten Pekalongan mulai 1 Agustus 2022. “Kami sudah menyiapkan sebanyak 1.648 tenaga kesehatan, 144 tenaga dokter, para medis 849, dan perawat sebanyak 625. Logistik kami pastinya siap, ada 60.000 dosis vaksin sudah lengkap di Kabupaten pekalongan,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Rowoyoso, Burhan menyampaikan ucapan terima kasih atas kegiatan yang diselenggarakan di desanya tersebut, “Ini merupakan suatu kehormatan bagi kami,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 2 Agustus 2022
Dalam kegiatan tersebut digelar khataman Al Qur’an (khotmil qur’an), dan pertunjukan oleh para santri. Kegiatan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M Yulian Akbar, S.Sos. M.Si.
Dalam sambutannya, Sekda mengucapkan terima kasih kepada BADKO LPQ, ustadz dan ustadzah, serta santri dan wali santri yang telah menyelenggarakan kegiatan Gebyar Muharram tersebut.
Lebih lanjut, dia mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan memberikan apresiasi atas kontribusi ustadz dan ustadzah di Kabupaten Pekalongan atas jasanya dalam mencerdaskan anak-anak di Kabupaten Pekalongan.
“Pemerintah mengakui peran serta Lembaga-lembaga TPQ yang telah berkontribusi dalam rangka mencerdaskan santri-santri kita untuk mengerti dan mengetahui tentang Al-Qur’an,” ujar Akbar.
Dia juga berterima kasih kepada para wali santri karena telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di TPQ lingkungan sekitar.
Menurut Sekda, lembaga TPQ memiliki peran penting karena dapat menyentuh sektor yang tidak dapat disentuh langsung oleh Pemerintah Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan bahwa Pemkab Pekalongan selama ini telah memberikan bantuan insentif kepada ustadz dan ustadzah di Kabupaten Pekalongan walaupun jumlah bantuannya tidak banyak.
“Saat ini ada sebanyak kurang lebih 7.984 ustadz dan ustadzah di Kabupaten Pekalongan serta 1.355 Madrasah Diniyah dan TPQ. Pemkab Pekalongan memberikan insentif kepada ustadz dan ustadzah sebesar 500 ribu per tahun serta bantuan operasional kepada Madin dan TPQ. Harapannya, kemampuan fiskal dan pendapatan kita meningkat sehingga dapat memberikan insentif bantuan lebih banyak,” ungkap dia.
Dia juga menambahkan bahwa pemerintah telah berperan serta membangun 23 gedung TPQ di Tahun 2022 ini yang jumlah anggarannya mencapai 2,6 Miliyar.
Sekda Akbar pun meminta kepada wali murid para santri untuk turut serta memperhatikan kesejahteraan para ustad dan ustadzah karena menurutnya tugas tersebut adalah PR bersama.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan sekaligus Ketua BADKO LPQ Kabupaten Pekalongan Hj. Hindun, MH menyampaikan dukungannya atas kegiatan yang dilaksanakan di Kajen itu, karena menurutnya dapat mengenalkan anak-anak dengan pusat pemerintahan dan juga pemimpin Kabupaten Pekalongan.
“Hari ini semua TPQ di Kabupaten Pekalongan hadir di sini, mudah-mudahan dengan kehadiran anak-anak kita ini yang sudah membacakan Al Qur’an, khataman Al-Qur’an pada Muharram ini akan membukakan keberkahan untuk Kabupaten pekalongan,” ujar Hindun.
Dia berharap kegiatan semacam itu dapat dilaksanakan lebih baik tahun depan karena merupakan pembinaan dan harapannya dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 1 Agustus 2022