KAJEN – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2022 disetujui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pekalongan dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (28/9) pagi.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE MM dalam sambutan pada rapat tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Pekalongan atas perhatian yang diberikan terhadap Rancangan Perubahan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2022, sehingga Rancangan Peraturan Daerah tersebut dapat disetujui bersama tepat waktu guna memenuhi amanat konstitusi.
Lebih lanjut bupati mengatakan bahwa Raperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Jawa Tengah, “Ini dilakukan untuk mendapatkan evaluasi agar tercapai keselarasan antara kebijakan daerah, provinsi dan nasional,” tuturnya.
Bupati juga mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan agar Rancangan Perubahan APBD yang disusun bersama DPRD Kabupaten Pekalongan telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. “Nantinya apabila masih ada catatan dan koreksi dari Gubernur Jawa Tengah, maka hasil evaluasi tersebut akan kita jadikan pedoman dalam rangka penyempurnaannya,” kata bupati.
Terakhir, dalam rapat tersebut, bupati menyampaikan bahwa pemikiran dan catatan yang telah disampaikan oleh segenap anggota Dewan baik melalui Rapat Kerja maupun Fraksi-fraksi yang tertuang dalam Pandangan Umum dan Kata Akhir, akan diperhatikan dan dijadikan sebagai bahan masukan untuk penyempurnaan langkah selanjutnya.
Dalam rapat yang digelar pagi itu, sejumlah fraksi di DPRD Kabupaten Pekalongan seperti Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) juga meyampaikan pandangannya terkait Raperda tentang APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran 2023.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 29 September 2022
KAJEN – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar secara resmi membuka pelatihan minat dan bakat atau Talent Scouring National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Provinsi Jateng bagi para atlet penyandang disabilitas, Sabtu (24/9) pagi. Kegiatan diselenggarakan di Gedung Serba Guna Pringgodani atau Gor Desa Wonopringgo Kecamatan Wonopringgo.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM menghadiri Pengajian Umum dalam rangka memperingati Mauild Nabi Muhammad SAW di Dukuh Kasogunung Desa Doro Kecamatan Doro, Jum’at (23/9) malam, yang menghadirkan Gus Miftah sebagai penceramah.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Bupati Fadia menyampaikan ungkapan bahagianya dapat bertemu masyarakat dan Gus Miftah dalam acara tersebut. “Alhamdulillah malam ini kita bisa hadir untuk bertemu masyarakat semua dan bersilaturahmi dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Malam ini kita sama-sama mendengarkan ceramah dari Gus Miftah. Insya Allah dapat menambahkan keimanan, ketakwaan, dan kecintaan kita kepada Rasulullah,” ujar bupati.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE MM menerima Ketua Umun Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si beserta rombongan di rumah dinasnya, Jum’at (23/9) siang.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq mengucapkan selamat datang di Kabupaten Pekalongan kepada Gus Muhaimin Iskandar beserta rombongan. “Terima kasih kepada keluarga besar PKB yang telah membantu kami membangun bersama-sama Kabupaten Pekalongan. Mudah-mudahan kekeluargaan kita bisa terus terjalin.,” tutur Bupati Fadia.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM dalam sambutan pada Rapat Paripurna DPRD, Jum’at (23/9) pagi menyampaikan, Struktur RAPBD TA 2023 meliputi antara lain pendapatan daerah yang direncanakan sebesar Rp 2.180.767.204.466. Pendapatan daerah meliputi PAD berupa pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan lain-lain pendapatan yang sah sebesar Rp 414.856.567.466.
KAJEN – Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendapatkan penghargaan dengan kategori WTP Minimal 5 Kali Berturut-turut dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia bersama sejumlah kabupaten/kota di Indonesia. Penghargaan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2022 yang digelar di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jalan Senen Raya No. 1 Jakarta, Kamis (22/9/2022).
Prosesi pelantikan tersebut dilakukan oleh Dr. Rumini, M, Pd. Selaku Ketua PASI Jawa tengah yang dalam kegiatan tersebut melantik Kholid, S.IP., MM. sebagai Ketua PASI Kabupaten Pekalongan bersama sejumlah pengurus PASI lainnya.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si. juga hadir dan ikut menyaksikan.
Dalam sambutannya pada kesempatan tersebut, sekda menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan jajaran pengurus PASI Kabupaten Pekalongan yang dilantik, “Saya mengucapkan selamat atas kepengurusan PASI Kabupaten Pekalongan tahun 2022-2026. Selalu berprestasi dan ingat sesuai dengan komitmen janji yang tadi sudah dikukuhkan agar lebih baik dari pengurus-pengurus sebelumnya. Masyarakat juga akan menunggu prestasi dari pengurus-pengurus nanti melalui berbagai kejuaraan,”.ujar sekda.
Lebih lanjut, sekda berharap PASI Kabupaten Pekalongan dapat menciptakan inovasi dan bekerjasama dengan berbagai pihak sehingga kegiatan olahraga khususnya cabang atletik di Kabupaten Pekalongan dapat lebih maju.
“Saya juga berharap PASI nantinya dapat meningkatkan kualitas atlet kita dan kuantitas atlet melalui berbagai lomba,” kata Sekda.
Sekda menandaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pekalongan mendukung terkait pelaksanaan olahraga di Kabupaten Pekalongan dan akan mendukung penuh terkait Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Ketua PASI Provinsi Jawa Tengah DR. Rumini, M, Pd. mengatakan bahwa pihaknya berharap agar kepengurusan PASI Kabupaten Pekalongan yang solid nantinya akan menumbuhkan prestasi yang lebih bagus.
“Saya percaya kepada Ketua Umum yang baru ini bahwa akan ada bibit-bibit atlet yang lebih berprestasi di Kabupaten Pekalongan ini dengan kerjasama solid dengan pengurus atlet maupun pelatih,” katanya.
Ketua KONI Kabupaten Pekalongan Suryan Rusli dalam sambutannya mengatakan bahwa atletik merupakan salah satu cabang olahraga andalan Kabupaten Pekalongan, “Atletik ini merupakan salah satu cabang langganan medali. Kontribusi atletik mestinya dapat dipertahankan setiap tahun, bahkan harapannya ditingkatkan oleh para Pengurus PASI yang baru sehingga menambahkan perolehan medali Kabupaten Pekalongan dalam kejuaraan seperti Porprov agar bisa mendongkrak prestasi secara umum Kabupaten Pekalongan,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua PASI Kabupaten Pekalongan Kholid, S.IP., MM mengajak kepada seluruh pengurusnya untuk dapat bersinergi dan bersatu untuk mendukung kemajuan cabang atletik di Kabupaten Pekalongan, “Kita yang dilantik harus saling bekerjasama dengan baik untuk membawa atlet-atlet dari SMP, SMA, SMK agar dapat bersaing baik Tingkat Karesidenan, Provinsi maupun Nasional. Kita harus saling bergotong-royong, janji kita adalah bekerja keras untuk membangun nama baik Kabupaten Pekalongan. Ini yang harus kita pegang sesuai dengan amanat, “ujarnya.
Selain itu, Kholid juga mengatakan bahwa PASI Kabupaten Pekalongan akan melakukan persiapan untuk menyongsong Kejuaraan Porprov Tahun 2023, “Kami akan menyiapkan atlet-atlet yang ada di Kabupaten Pekalongan. Harus kita bina dengan cepat. Ini adalah waktu yang singkat, kita harus lari, harus bekerja secara maksimal sesuai dengan apa yang kita programkan, sehingga kita bisa bersaing di berbagai tingkat kompetisi daerah maupun nasional, “ ujarnya.
Ketua Panitia Kegiatan, Drs. Tri Budi Hartono dalam laporannya menuturkan bahwa kegiatan pelantikan siang itu diikuti oleh sebanyak 129 orang, “Terdiri atas pengurus MKKS masing-masing 5 orang, Kepala Sekolah 65 orang, perwakilan atlet atletik 10 orang, pengurus PASI 24 orang, dan undangan,” paparnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 28 September 2022
Bupati dalam sambutannya menyampaikan ungkapan bahagia dengan adanya kegiatan tersebut. “Saya senang sekali dengan adanya turnamen ini. Karena Kabupaten Pekalongan menjadi ramai dikunjungi banyak warga baik dari Kabupaten Pekalongan maupun dari Luar Daerah,” tutur bupati.
Bupati juga berharap, ke depan turnamen menjadi ajang nasional yang lebih dikenal lagi dan Kabupaten Pekalongan menjadi daerah tujuan wisata pengunjung dari berbagai daerah.
Bupati juga menyatakan supportnya terhadap kegiatan tersebut. “Ini kegiatan yang sangat positif. Atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten, kami akan mensupport lagi, sehingga hadiahnya lebih besar lagi, panitianya lebih giat lagi dan masyarakatnya lebih semangat lagi,” ucap bupati.
Dalam kegiatan tersebut, bupati juga menyampaikan santunan kepada anak yatim/piatu.
Sebelumnya, Ketua Panitia Open Tournament Barramundi, Dedi Mulyadi melaporkan, bahwa peserta dIikuti sebanyak 1.700 peserta. Yang berasal dari wilayah Provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI, Banten, Lampung dan Kalimantan Timur. Kegiatan merupakan ajang silaturahmi para mancing mania.
Open Tournamen Barramundi tahun ini lanjutnya, merupakan turnamen yang ke-4 kalinya yang sebelumnya sempat tertunda akibat Pandemi Covid-19. “Yang pertama tahub 2015, kemudian tahun 2016, 2017,dan ke -4 terdampak Covid-19, sehingga baru tahun ini dapat kembali diselenggarakan,” ujar Dedi.
Lomba mancing digelar sabtu pukul 21.00 hingga Minggu (25/9) pukul 08.00 WIB.
Dia berharap turnamen bisa menjadi agenda tahunan di Kabupaten Pekalongan. “Potensi ikannya sangat banyak, terutama barramundi,” ungkap Dedi.
Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan, Mochtarudin Ashraff Abu yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi salah satu peluang pelaku UMKM untuk bangkit lagi dari keterpurukan. “Seperti kita lihat bersama, banyak UMKM yang ikut terlibat dalam kegaiatan ini. Tahun depan diharapkan bisa lebih spektakuler lagi. Tahun depan diharapkan lebih menasional lagi. Mudah-mudahan tahun depan pesertanya bisa 3000 atau 4000 orang,” harap Ashraff.
Lomba akhirnya dimenangkan oleh M. Bara dari Comal, Pemalang yang berhasil memancing ikan barramundi seberat 2,7 kilogram. Pemenang berhak atas hadiah satu unit sepeda motor matic.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 27 September 2022
Sekda mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut difasilitasi oleh KONI Kabupaten Pekalongan dan juga NPCI Provinsi Jawa Tengah. “Kegiatan hari ini diikuti oleh 50 peserta dan 10 panitia NPCI Kabupaten Pekalongan,” tutur sekda.
Lebih lanjut sekda memuji pontensi para atlet difabel diKabupaten Pekalongan yang telah menorehkan prestasi yang membanggakan, “Saya juga mendapatkan laporan bahwa prestasi anak-anak NPCI kita ini luar biasa. Prestasinya di Kabupaten Pekalongan mendapatkan 2 emas. Ini menunjukkan bibit kita luar biasa. Sehingga hari ini kita lihat dan saksikan bersama potensi anak-anak kita,” ujarnya.
Sekda mengatakan bahwa melalui kegiatan tersebut Pemerintah Kabupaten Pekalongan meneguhkan kembali komitmen untuk lebih peduli, lebih perhatian dan konsen terhadap kebijakan-kebijakan maupun program-program yang mendukung para disabilitas.
Dalam kesempatan tersebut, sekda juga memberikan semangat dan motivasi kepada para penyandang disabilitas. “Kepada teman-teman serta anak-anak penyandang disabilitas, kalian semuanya luar biasa. Saya kira Tuhan menciptakan kita sebagai makhluk yang sempurna. Saya yakin para penyandang disabilitas mempunyai keistimewaan, mempunyai minat bakat yang luar biasa. Terbukti hari ini mengharumkan nama Kabupaten Pekalongan tetap semangat, tetap berprestasi dan tetap memberikan manfaat kepada yang lain,” tandas sekda.
Ketua NPCI Kabupaten Pekalongan Moh. Yusuf dalam sambutannya menuturkan bahwa NPCI Kabupaten Pekalongan merupakan satu-satunya wadah dan induk organisasi olahraga bagi para penyandang disabilitas yang memiliki kedudukan yang sejajar dengan KONI serta bertanggung jawab terhadap prestasi olahraga kaum disabilitas di Kabupaten Pekalongan.
“Kami juga membantu pemerintah daerah dalam membuat kebijakan dalam keolahragaan serta pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga kaum disabilitas di Kabupaten Pekalongan,” ungkapnya.
Menurutnya, untuk mendukung para disabilitas di Kabupaten Pekalongan, diperlukan komitmen untuk menumbuhkan rasa hormat dalam diri bagi para kaum penyandang disabilitas.
Terkait kegiatan yang digelar pagi itu, dia berharap kegiatan dapat berjalan dengan lancar, “Kami beharap acara dapat berjalan dengan lancar semua peserta dapat turut aktif dan semangat dalam melaksanakan tes-tesnya. Sehingga mendapatkan hasil yang optimal,” ujarnya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 26 September 2022
Melalui kegiatan tersebut, bupati berharap seluruh masyarakat yang hadir dapat mendengarkan dengan seksama dan memetik hikmah dari ceramah yang disampaikan Gus MIftah untuk dapat diterapkan didalam kehidupan.
Sebelumnya, Ketua Panitia Aprilianto dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut. “Terima kasih atas kehadiran bapak ibu semua. Saya mengucapkan terima kasih kepada warga Dukuh Kasogunung dan juga kepada para donatur yang ikut berpartisipasi terselenggaranya acara ini,” ujarnya.
Sesepuh desa, Maksum, mewakili masyarakat, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya kegiatan malam hari itu. “Terima kasih kepada panitia penyelenggara yang sudah berusaha semaksimal mungkin demi terselenggaranya Pengajian Umum dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW,” ujarnya.
Kegiatan pengajian umum dan sholawat juga dihadiri anggota DPRD dari Dapil Doro, Moh. Khozin, Ketua Dekranasda Kabupaten Pekalongan Mochtarudin Ashraff Abu, Kabag Kesra Subagyo dan Kabag Prokompim Setda Kabupaten Pekalongan R. Handy Artawan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 26 September 2022
Bupati juga berharap kegiatan yang digelar PKB di Alun-alun Kajen berjalan lancar, aman dan kondusif. “Mudah-mudahan kegiatan hari ini berhasil, aman dan kondusif, dan tercapai maksud dan tujuannya,” ujar bupati.
Ketua Umum PKB, Drs. H. Muhaimin Iskandar, M.Si dalam sambutannya menyampaikan ungkapan syukur karena dapat bersilaturahmi dengan Bupati Pekalongan dan Pimpinan DPRD Kabupaten Pekalongan. “Matur nuwun disambut dengan hangat. Ini merupakan penyambung kembali, lama tidak bertemu,” tutur Cak Imin, sapaan Muhaimin Iskandar.
Menurutnya, Pekalongan merupakan pusat bisnis yang dahsyat. “Dalam beberapa abad yang lalu hingga sekarang mengalami pasang surut. Ini saatnya kita kembalikan menjadi sentra bisnis yang strategis, yang tidak hanya memakmurkan masyarakat Kabupaten Pekalongan, namun untuk mendongkrak ekonomi Jawa Tengah, sekaligus ekonomi Nasional. “Sekali lagi terima kasih Bupati Pekalongan,” ujar Gus Muhaimin yang sekaligus pamit untuk ke Alun-alun Kajen untuk menghadiri acara Gus Muhaimin Festival yang menghadirkan Jamrud, New Palapa dan Woro Widowati.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 26 September 2022
Selain itu, juga Pendapatan Transfer baik dari pusat berupa Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Insentif Daerah (DID) dan Dana Desa maupun dana transfer propinsi berupa Dana Bagi Hasil Propinsi sebesar Rp 1.760.810.637.000,0dan lain-lain pendapatan daerah yang sah berupa pendapatan hibah dari pemerintah sebesar Rp5.100.000.000,00.
Semantara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2.181.767.204.466,-
”Belanja daerah ini terklasifikasi dalam belanja pegawai, belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga dan belanja transfer,” tutur bupati.
Dikatakan, dengan pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 2.180.767.204.466, sedangkan belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2.181.767.204.466, maka terdapat defisit secara struktur sebesar Rp 1.000.000.000.
Lebih lanjut dijelaskan, Pembiayaan Daerah yang berupa Penerimaan Pembiayaan direncanakan sebesar Rp 30.000.000.000 yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA).
Sementara itu, Pengeluaran Pembiayaan direncanakan sebesar Rp 29.000.000.000. yang dialokasikan untuk Pembentukan Dana Cadangan dalam rangka Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024 sebesar Rp 20.000.000.000 dan penyertaan modal sebesar Rp 9.000.000.000.
”Dengan demikian maka Pembiayaan Netto sebesar Rp 1.000.000.000 (Satu milyar rupiah -red). Pembiayaan Netto ini untuk menutup defisit anggaran secara struktur yaitu selisih kurang antara pendapatan daerah dengan belanja daerah yang direncanakan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 26 September 2022
Diketahui bahwa Kabupaten Pekalongan sebelumnya telah menerima penghargaan WTP atas Laporan Keuangan Daerah 7 Kali berturut-turut dari Badan Pengawas Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).
Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani dalam Keynote Speechnya menyampaikan apresiasi atas kinerja baik seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah provinsi, kabupaten, dan kota yang memperoleh penghargaan dari Kementerian Keuangan.
“Ini merupakan pencapaian yang luar biasa karena kalau kita melihat perjalanan Indonesia dalam membangun tata kelola keuangan negara dan keuangan daerah secara akuntabel, transparan, bertanggung jawab, dan tentu kita berharap kita tidak hanya dari sisi status hasil audit saja, namun yang paling penting adalah bagaimana APBN dan APBD bisa betul-betul bermanfaat sebagai instrument keuangan negara di pusat dan daerah didalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi oleh bangsa dan negara,” tutur Sri Mulyani.
Dikatakannya, Indonesia selama masa pandemi kemarin menghadapi tantangan yang besar dalam pengelolaan keuangan APBN dan APBD. Celah melakukan penyelewengan pengelolaan anggaran ditengah kondisi krisis, menurutnya juga memungkinkan, namun jumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang mendapatkan opini WTP naik dari tahun sebelumnya.
“Terima kasih kepada seluruhnya. Semoga kita tetap dapat menjaga keuangan negara baik APBN maupun APBD secara terus bertanggung jawab, untuk menjadi instrumen bagi Indonesia untuk Bangkit Lebih Cepat, Pulih lebih Kuat.” Katanya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan secara simbolis pengawalan akuntabilias keuangan dan kinerja oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi oleh Direktur Jenderal Pembendaharaan Kementerian Keuangan RI Hadiyanto.
Kegiatan rakornas dan penyerahan penghargaan WTP diikuti dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar bersama sejumlah pejabat lainnya secara virtual dari Ruang Rapat Bupati Pekalongan.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 26 September 2022
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pekalongan H. Riswadi SH saat sambutan mewakili Bupati Fadia Arafiq, SE, MM dalam Rapat Paripurna dengan DPRD Kabupaten Pekalongan, Rabu (21/9) dengan agenda Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun Anggaran (TA) 2022
Riswadi, dalam rapat tersebut menyampaikan bahwa Perubahan APBD TA 2022 dilakukan mengikuti perubahan dinamika realisasi anggaran yang tercermin pada Laporan Realisasi Semester Pertama APBD TA 2022 dan juga perkembangan kebijakan dan regulasi dari pemerintah pusat.
“Perkembangan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan tahun 2022 ini terdapat beberapa kondisi yang dihadapi pemerintah daerah yang diantaranya adanya kebijakan serta regulasi pemerintah yang terkini yaitu Pemerintah Daerah diamanatkan untuk mengalokasikan belanja wajib dalam rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022 sebagaimana tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 134/PMK.07/2022 Tanggal 5 September 2022,” tutur Riswadi.
Pemerintah Kabupaten Pekalongan memandang perlu untuk melakukan Perubahan APBD Kabupaten Pekalongan TA 2022 yang telah dimulai tahapannya dengan penetapan Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 dan penyusunan Perubahan Kebijakan Umum APBD (Perubahan KUA) Tahun 2022 serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (Perubahan PPAS) Tahun 2022 yang telah dsepakati bersama antara Pemkab dan DPRD pada tanggal 16 September 2022 lalu.
Lebih lanjut, wabup pun memaparkan sejumlah rencana perubahan yang meliputi perubahan Pendapatan, Belanja, dan sejumlah pembiayaan. “Pendapatan daerah direncanakan turun sebesar 0,85 % dari APBD Penetapan TA. 2022. Belanja daerah direncanakan naik sebesar 5,98% dari APBD penetapan 2022, sedangkan penerimaan pembiayaan direncanakan naik yang berasal dari pos Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) TA 2022 yang telah diaudit BPK RI dan tercantum dalam Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Pekalongan Tahun 2021,” paparnya.
Pengeluaran pembiayaan direncanakan naik sebesar Rp 750 juta dari Penetapan APBD TA 2022. “Penyertaan modal ini dipergunakan untuk penyertaan modal pada PDAM “Tirta” Kajen melalui pembiayaan reimbers dari Pemerintah Pusat. Dengan demikian, pembiayaan netto setelah perubahan akan menjadi sekitar Rp. 156 miliyar. “Pembiayaan Netto ini untuk menutup defisit anggaran secara terstruktur yaitu selisih kurang antara pendapatan dan belanja daerah yang direncanakan,” jelas Riswadi dalam sambutannya.
Sumber : Tim Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 26 September 2022