KAJEN – Pendapatan Daerah Kabupaten Pekalongan pada tahun 2023 direncanakan sebesar Rp. 2.180.767.204.466. Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 2.181.767.204.466, sehingga secara struktur, terdapat defisit sebesar Rp. 1 Miliar.
Demikian sambutan Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq SE MM yang dibacakan Wakil Bupati H. Riswadi, SH dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan dalam rangka Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD dan PPAS Kabupaten Pekalongan Tahun Anggarann 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pekalongan, Jum’at (12/8).
“Namun demikian, terdapat penerimaan pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp. 30 Miliar yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA). Sedangkan pengeluaran pembiayaan direncanakan sebesar Rp. 29 Miliar, sehingga terdapat Pembiayaan Netto sebesar Rp. 1 Miliar dapat menutup defisit anggaran secara struktur yang selisih kurang antara pendapatan daerah dengan belanja daerah yang direncanakan,” tutur Riswadi.
Dijelaskan, pendapatan daerah bersumber dari PAD, DAU, DAK, Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Insentif Daerah (DID) dan Dana Desa maupun Dana Bagi Hasil Propinsi serta pendapatan daerah lainnya yang sah. Sedangkan belanja daerah terklasifikasi dalam belanja pegawai, belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga, dan belanja transfer.
“Sementara itu, pengeluaran pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp. 29 Miliar dialokasikan untuk Pembentukan Dana Cadangan dalam rangka Pilkada Serentak 2024 sebesar Rp. 20 Miliar dan penyertaan modal sebesar Rp. 9 Miliar,” terang Riswadi.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 15 Agustus 2022
KAJEN – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S. Sos., M.Si. resmi melepas 16 orang peserta Kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XI Tahun 2022 Kwartir Cabang Kabupaten Pekalongan, di Pendopo Bupati Pekalongan Kajen, Selasa (9/8). Jamnas diselenggarakan di Cibubur, Jakarta, 12 hingga 21 Agustus 2022.
KAJEN – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar meletakkan batu pertama pembangunan gedung BPS di Jalan Rinjani, Kompleks Alun-alun Kajen, Kabupaten Pekalongan, Selasa (9/8) siang.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut Sekda Akbar mengungkapkan syukur atas dimulainya pembangunan gedung BPS di Kajen. Sebelumnya, gedung BPS berada di wilayah Kecamatan Wiradesa, namun pada 3 Desember 2018 mengalami kebakaran, “Alhamdulillah akhirnya setelah empat tahun berlalu, BPS bisa membangun gedung baru,” ujarnya.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq menghadiri kegiatan Haul Kiai Gede Ceper yang berlangsung di Desa Sembung Jambu, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Selasa (09/08) siang.
Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut bupati menyampaikan ungkapan syukurnya atas banyaknya kiai dan ulama yang makamnya berada di Kabupaten Pekalongan sehingga menjadikan berkah tersendiri untuk Kabupaten Pekalongan dan warga masyarakatnya.
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq SE, MM dilantik sebagai Ketua Majelis Bimbingan Cabang (Mabicab) Praja Muda Karana (Pramuka) Kabupaten Pekalongan beserta jajaran pengurusnya oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Hj. Atiqoh Supriyanti, S.TP, MT, MPP, Selasa (9/8), di Pendopo Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Memperingati 10 Muharram, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq atas nama Pemkab Pekalongan memberikan santunan dan bingkisan dari Baznas Kabupaten Pekalongan kepada 500 anak yatim piatu di 21 lembaga sosial dan panti asuhan di wilayah Kecamatan Kesesi, Kecamatan Wiradesa, dan Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, pada Senin (08/08).
KAJEN – Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM memberikan motivasi kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pekalongan saat mengisi jam pimpinan pada Pelatihan dan Pembinaan Paskibraka di Alun-alun Kajen, Senin (8/8) pagi.
Anggota Paskibraka Kabupaten Pekalongan berjumlah 27 siswa yang telah menyisihkan 240 siswa lain.
Dalam sambutannya pada kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta jamnas yang terdiri atas 8 orang putra dan 8 orang putri yang telah lolos seleksi hingga akhirnya dapat menjadi perwakilan dari Kabupaten Pekalongan. “Saya atas nama pemerintah dan kwarcab mengucapkan selamat kepada adik-adikku semuanya, dan terima kasih kepada para orang tua yang telah mengijinkan dan mendukung anak-anaknya mengikuti Jambore Nasional 2022 ini,” ujar Sekda.
Sekda juga mengucapkan terima kasih kepada para pembina dan pendamping yang telah berperan penting selama proses pelatihan peserta sampai hari pelepasan. “Terima kasih telah mendidik, membina, dan melatih para peserta selama masa pelatihan. Terima kasih telah mempersiapkan mereka dengan baik. Tetapi tetap jaga dan dampingi selama Jamnas nanti sehingga mereka memperoleh manfaat dari kegiatan tersebut,” tuturnya.
Menurutnya, kegiatan pramuka memberikan manfaat kepada anak-anak yakni keterampilan-keterampilan hidup yang bermanfaat untuk kehidupannya nanti di masa yang akan datang, “Gerakan pramuka ini bisa menjadi wadah belajar putra-putri kita belajar nasionalisme, keterampilan hidup, dan keterampilan-keterampilan lainya yang harus kita ajarkan kepada mereka,” ucap sekda.
Dikatakan, jamnas merupakan event nasional yang terakhir digelar pada tahun 2016 dan hanya digelar setiap 5 tahun sekali. Oleh karena itu, dia meminta kepada para peserta untuk dapat memanfaatkan kegiatan tersebut sebaik-baiknya, “Saya minta adek-adek semuanya untuk serius mengikuti kegiatan ini, karena ini akan menambah pengalaman kalian lebih dari pada yang lain. Nanti ketika selesai silakan pengalamannya untuk dibagi kepada adik-adik kita dari penggalang,” pesannya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga berpesan kepada para peserta untuk selalu menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu juga, agar selalu menjaga sikap, dan menikmati kegiatan jamnas dengan gembira, karena menurutnya itu merupakan pengalaman berharga. “Jaga kesehatan, nikmatilah, dan berikan citra positif Kabupaten Pekalongan dengan selalu bersikap ramah, tolong-menolong, sopan santun, ada kode etik gerakan pramuka, ini dijaga,” kata Sekda.
Ketua Panitia, Sugianto S.Pd melaporkan jamnas akan dilaksanakan pada tanggal 12-21 agustus 2022, tetapi khusus untuk Kontingen Kabupaten Pekalongan akan berangkat tanggal 10 agustus 2022.
“Karena ditunjuk sebagai peserta aksi dan atraksi dalam pembukaan jambore nasional 2022 sehingga H-2 sudah harus ada di Cibubur,” terangnya.
Dia menyebutkan, peserta Jambore Nasional Kontingen Kwarcab Kabupaten Pekalongan terdiri atas 1 regu putra dan 1 regu putri serta 3 pendamping putra dan 3 pendamping putri.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 10 Agustus 2022
Surat Edaran tersebut telah direspon oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan dengan mempersilahkan masyarakat yang di lingkungannya memerlukan fogging untuk segera melapor ke Puskesmas terdekat, sehingga secepatnya Puskesmas akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk merespon.
Sambil menunggu pelaksanaan fogging, Puskesmas juga akan melakukan penyelidikan epidemologi dan memberi edukasi serta tindakan untuk pencegahan penyebaran kasus (PSN Plus).
Berikut beberapa persyaratan yang harus terpenuhi untuk pelaksanaan fogging, diantaranya untuk daerah non endemis, didaerah tersebut telah terjadi kasus dengue/DBD, terdapat nyamuk infektif (dengue). Sedangkan untuk daerah endemis ditambah dengan syarat adanya persentase rumah/bangunan yang negatif larva (Angka Bebas Jentik/AJB) sebesar < 95%. Namun pada kondisi luar biasa dengue/DBD, bencana/pengungsian, fogging dapat sesegera mungkin dilakukan.(Dian-Kominfo)
Rabu, 10 Agustus 2022
Dia mengungkapkan rasa senang dengan pindahnya BPS ke Wilayah Kajen yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Pekalongan dan juga pusat hampir seluruh layanan publik. “Ini semakin mewujudkan cita-cita para pendahulu kita agar seluruh kantor pelayanan publik bertempat di Kajen,” katanya.
Sekda berharap dengan pindahnya Kantor BPS ke Kajen, masyarakat akan terbantu dan juga akan mempercepat proses komunikasi dan koordinasi antar kantor pemerintah atau OPD dengan BPS, “Pindahnya BPS ini, kami dari Pemkab Pekalongan tentunya memiliki ekspektasi yang besar agar proses komunikasi dan koordinasi yang lebih cepat, sehingga membantu kami lebih cepat dalam menyajikan data. Masyarakat juga pastinya berharap banyak akan ketersediaan data karena penggunanya juga seluruh masyarakat,” ucap sekda.
Lebih lanjut, Sekda juga berharap agar pindahnya BPS ke Kajen dapat meningkatkan pengetahuan OPD di Kabupaten Pekalongan tentang data-data. “Saya berharap BPS nanti bisa sharing dengan Pemkab Pekalongan. Kami Insya Allah siap,” tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Sekda Akbar meminta kepada agar BPS selalu menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan menyediakan data-data yang valid dan akurat, serta bisa dipertanggung jawabkan, sehingga program-program dan pembangunan di Kabupaten Pekalongan dapat tepat sasaran. “Data-data dari BPS ini menjadi salah satu indikator yang digunakan oleh Pemerintah Pusat dalam menentukan alokasi anggaran dan program,” terang sekda.
Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Ir. Adhi Wiriana, M.Si menyampaikan ucapan terima kasihnya atas hibah tanah yang diberikan oleh Pemkab Pekalongan, “Kami atas nama BPS Provinsi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Pekalongan atas hibah tanah kepada BPS sehingga dapat dimanfaatkan untuk pembangunan gedung BPS Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Pekalongan Siti Mardiyah, M.A. dalam sambutamnya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Pekalongan atas hibah tanah sebesar 1.500 meter persegi untuk pembangunan gedung, “Alhamdulillah tanah ini dapat kami sertifikatkan dan balik nama pada tahun 2021 dan kami lakukan pematangan lahan, pengurugan dan pembuatan palung,” terangnya.
Dia menjelaskan bahwa luas bangunan kantor BPS Kabupaten Pekalongan direncanakamn 670 meter persegi dengan 2 lantai. Sedangkan pelaksanaan pembangunan gedung akan dilaksanakan dari tanggal 5 Agustus 2022 sampai dengan 31 Desember 2022 atau atau selama 149 hari.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 10 Agustus 2022
Melalui kegiatan haul tersebut, Bupati berharap dapat mengingatkan kepada sesama manusia akan datangnya kematian, “Semua manusia akan meninggal. Baik itu yang mengaku sakti atau bukan, mempunyai jabatan atau tidak, semuanya akan meninggal tanpa memandang status dan jabatan,” tuturnya.
Oleh karena itu, Bupati Fadia mengajak kepada seluruh masyarakat untuk berlomba-lomba melakukan kebaikan sebagai bekal akhirat khususnya pada bulan muharram ini, “Setiap orang caranya pasti berbeda. Untuk para ibu-ibu bisa dengan berbuat baik kepada suami dan tetangga, untuk para pemangku jabatan bisa dengan melakukan pembangunan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat luas. Ini adalah bentuk ibadah kita semua,” ujarnya.
Dia juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk melakukan introspeksi diri terhadap perbuatan dan pencapaian di Tahun Hijriyah sebelumnya serta mendorong seluruh masyarakat untuk meningkatkan kebaikan di tahun ini dan mengurangi perbuatan buruk.
Lebih lanjut, Dia berharap agar melalui kegiatan Haul Kiai Gede Ceper tersebut, masyarakat yang hadir dapat mengenang jasa Kiai Gede Ceper dalam menyebarkan agama Islam di Kabupaten Pekalongan serta dapat menjadikan desa Sembung Jambu menjadi lebih dikenal luas, “Insya Allah desa ini juga akan subur, makmur dan banyak barokah nantinya,” kata bupati.
Terakhir, Bupati Fadia mendoakan seluruh masyarakat agar selalu mendapatkan ampunan dosa, segala keinginannya dapat tercapai dan dapat menyelesaikan segala permasalahan yang dihadapi.
Kegiatan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Pekalongan KH. Muhtarom, Kepala Bakesbangpol Haryanto Nugroho, serta Kabbag Kesra Setda Kabupaten Pekalongan Subagyo.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 10 Agustus 2022
Dalam sambutannya, Bupati Fadia menyampaikan selamat kepada Ketua GOW Ny. Tri Rafika Yulian Akbar dan jajaran pengurus yang telah dilantik. Bupati berharap GOW dapat menjalankan tupoksinya dengan baik. “Semoga GOW tupoksinya berjalan semua. Jangan diam di tempat, jangan ketemunya cuma pas pelantikan, terus tidak ada lagi. Saya mau lihat GOWnya aktif,” harap bupati.
Menurutnya, organisasi wanita di Kabupaten Pekalongan cukup banyak. Bupati juga meminta agar bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, untuk turut serta menyelesaikan PR dalam menekan angka stunting dan sejumlah PR lainnya. “Jika perempuannya bersatu, kompak, yang sulit jadi mudah,” ujar bupati.
Bupati juga berharap GOW bisa memberdayakan kaum perempuan di Kabupaten Pekalongan, misalnya dengan memberikan pelatihan pemasaran secara online.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan terkait program berobat gratis cukup dengan KTP serta melahirkan secara gratis yang merupakan program unggulan Pemkab Pekalongan.
“GOW kepengurusan yang baru sudah dilantik, harus semangat. Perempuan-perempuan semua harus terbantu dengan adanya GOW,” ujarnya.
Menurutnya, perempuan adalah manajer yang hebat. “Oleh karena itu, jika saling bersinergi, insya allah semua akan menjadi mudah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan supportnya terhadap GOW. “Kalau ada apa-apa silakan komunikasi dengan saya. Monggo disusun program kerjanya, dan dilaporkan kepada bupati,” ucap bupati.
Sebelumnya, Dewan Penasehat GOW, Ny. Widi Riswadi, dalam sambutannya mengucapkan selamat atas dilantiknya Ketua dan Pengurus GOW Masa Bhakti 2022-2027 dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan Pengurus GOW sebelumnya.
Menurut Widi, keberadaan GOW sebagai mitra pemerintah memiliki peran utama sebagai wadah koordinasi dan konsolidasi berbagai organisasi perempuan dalam upaya meningkatkan kapasitas dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan masyarakat secara inovatif, kreatif, serta terukur pencapaian sasarannya.
Ketua GOW Masa Bhakti 2022-2027- Tri Rafika Yulian Akbar, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas dukungan dari Bupati Pekalongan dan Dewan Penasehat GOW. “Semoga ini menjadi berkah bagi kami,” harap Fika, sapaan Tri Rafika.
GOW kata dia merupakan wadah untuk menyatukan langkah bagi kaum perempuan dari berbagai organisasi wanita yang ada di Kabupaten pekalongan agar mwnjadi satu bentuk gerakan yang konkrit dalam rangka peningkatan peran aktif perempuan yang memiliki posisi yang strategis dalam mendukung program-program pemerintah.
Fika dalam kesempatan tersebut melaporkan, jumlah organisasi wanita yang bergabung dalam GOW sebanyak 21 organisasi wanita. “Kami berharap banyak organisasi wanita lainnya yang bergabung,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 10 Agustus 2022
Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq menyampaikan bahwa tantangan dan kondisi permasalahan generasi muda semakin hari semakin kompleks. Oleh karena itu, menurutnya, diperlukan peran serta berbagai pihak termasuk di dalamnya peran Gerakan Pramuka dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut. “Hal ini sesuai dengan Satya Pramuka ke-2, yaitu Menolong sesama hidup dan ikut serta Membangun Masyarakat“, tutur bupati.
Selain itu, lanjutnya, tujuan mulia pendidikan kepramukaan yaitu untuk membentuk kepribadian yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mempunyai kecakapan, taat hukum dan disiplin, menjadi modal spirit untuk terus berkarya dan berbakti.
Usai dilantik menjadi Kamabicab, Bupati Fadia Arafiq juga melantik Pangurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Pekalongan yang diketuai Sekda Yulian Akbar, S.Sos, M.Si.
Hj. Atiqoh Supriyanti dalam sambutannya menyampaikan untuk menciptakan nggota pramuka yang unggul, pemuda-pemuda yang unggul, yang memiliki karakter yang mulia, saat ini menjadi tantang yang cukup besar. “Tantangannya banyak sekali, digitalisasi pengaruhnya yang begitu luar biasa masuk ke ranah privasi kita, tontonan-tontonan yang lain, belum lagi pengaruh lingkungan yang lain,” tutur Atiqoh.
Sementara itu, lanjutnya, ketrampilan dan kecakapan hidup, memang pembekalan yang perlu terus diberikan kepada anggota pramuka.
Yang terakhir, yaitu memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. “Jangan sampai rasa nasionalisme tergerus oleh faham-faham yang tidak sesuai dengan yang ada di Indonesia ini,” ujar Atiqoh.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 9 Agustus 2022
Dalam kesempatan tersebut, juga disalurkan bantuan hibah 21 lembaga sosial dan panti asuhan tersebut dengan total bantuan kurang lebih Rp. 331.600.000.
Melalui bantuan hibah tersebut, Bupati Fadia berharap lembaga sosial dan panti asuhan dapat mengelola dengan baik untuk mendukung pendidikan dan kehidupan anak-anak yatim, yatim-piatu, dan piatu di Kabupaten Pekalongan, “Harapannya mereka bisa menyekolahkan anak-anak yatim, bisa meringankan bebannya, dan juga bisa membuat anak-anak yatim piatu ini semuanya bahagia dan terkecukupi walaupun mungkin tidak maksimal tapi minimal perhatian kita ada,” tutur bupati.dalam sambutannya pada kegiatan tersebut,
Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan ungkapan bahagianya dapat bersilaturahmi dan bertemu dengan anak-anak yatim, yatimpiatu, dan piatu di Kabupaten Pekalongan.
Menurutnya, kegiatan semacam itu merupakan ladang pahala yang besar bagi seluruh umat Islam, “Bulan Muhrarram ini memang saat yang baik dan tepat untuk kita bisa saling berbagi dan saling mengingat anak-anak yang sangat memerlukan perhatian dari kita,” ujarnya. Bupati menilai, kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif yang dapat mendatangkan banyak rejeki kepada yang melakukannya.
Namun demikian, dia meminta kepada para tokoh masyarakat agar tidak hanya menyantuni anak yatim pada saat bulan Muharram saja, namun juga pada bulan-bulan lainnya. “Jika kita mencintai anak-anak yatim piatu. maka Allah akan lebih mencintai kita. Kita beri mereka 1.000 maka Allah SWT akan membalasnya dengan ribuan kebaikan untuk kita semua,” tutur bupati.
Bupati menuturkan bahwa anak-anak yatim piatu merupakan anak-anak yang diberikan ujian oleh Allah SWT sejak kecil karenanya dia mengajak kepada seluruh hadirin untuk dapat menjadi orang tua yang membantu mereka.
Selain itu, Bupati Fadia meminta juga kepada seluruh camat untuk memastikan anak-anak yatim piatu di Kabupaten Pekalongan mendapatkan pendidikan yang baik dan tidak ada yang putus sekolah karena sekolah sekarang sudah gratis, “Saya minta agar jangan sampai ada yang putus sekolah. Apalagi sekolah di Kabupaten Pekalongan ini kalau negeri sampai SMP itu gratis total. Malah untuk anak-anakku yang tidak mampu diberikan bantuan seragam sekolah. Jadi orang tuanya tinggal komunikasi saja sama pihak sekolahnya,” terang Bupati Fadia.
Kepala Panti Asuhan Tabarat Dra. Hj. Halimah Sakdiah mengucapkan terima kasihnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan kepada anak-anak yatim, yatim-piatu dan piatu, “Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat yang besar kepada anak-anak yatim serta kami dapat mengelola bantuan tersebut untuk keperluan anak-anak yatim piatu, kaum duafa dan para janda miskin dengan baik,” ujarnya.
Dia juga berharap bantuan yang diberikan Pemkab Pekalongan akan terus mengalir dan rutin untuk anak-anak yatim piatu setiap tahunnya.
Pengasuh Panti Asuhan Yatim dan Miskin MPS Cabang Muhammadiyah Kedungwuni Hafiz juga menyampaikan ucapan terima kasihnya atas kegiatan silaturahmi dan santuan yang diselenggarakan, “Kami mewakili anak-anak yatim, yatim-piatu, dan piatu Kabupaten Pekalongan dari 7 panti asuhan sangat berterima kasih dan sangat terharu atas perhatian Pemkab Pekalongan yang begitu besar dan mendalam,” ungkapnya.
Melalui perhatian yang diberikan Pemkab Pekalongan, Hafiz berharap Kabupaten Pekalongan mendapatkan banyak berkah, bertambah maju, dan selalu dalam perlindungan Allah.
Sementara itu Kepala Desa Kwasen Edi Rustani, ST mengungkapkan ucapan syukurnya atas kegiatan santunan yang dilaksanakan hari itu dan berharap kegiatan semacam itu dapat menjadi agenda rutin, “Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bukan hanya kegiatan tahunan saja, tetapi dapat menjadi kegiatan rutin membantu kepada sesama yang membutuhkan pertolongan,” katanya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 9 Agustus 2022
Dalam arahannya, Bupati Fadia Arafiq meminta kepada Paskibraka agar terus semangat dan kompak. “Semangat di dalam diri kita harus tinggi. Itu nomor satu. Mental dan otak itu setnya dari kita sendiri. Mental kita harus kuat. Namun jangan lupa, kita juga harus taat beribadah juga kepada Allah. Selain itu juga harus kompak, karena suksesnya acara itu kalau kalian kompak. Kalau gak kompak gak sukses. Harus semangat,” tutur bupati.
Bupati Fadia juga meminta seluruh anggota Paskibraka agar senantiasa menjaga kesehatan fisik maupun mental. Menurut bupati, kesehatan dipengaruhi mental dan sugesti kita masing-masing. “Menurut Ibu, yang terpenting adalah mental, sugesti kita. Kalau otak kita bilang kita bisa, kita bisa. Mungkin kadang-kadang kita merasa bangun tidur kok agak gak enak badan. Tanamkan dalam pemikirian kita, sugesti kita, gak ah, gak ada sakit, pokoknya harus bisa, pasti bangun tidak ada masalah,” ujar bupati.
Selain itu, bupati juga berpesan agar anggota Paskibraka menjaga persaudaraan. “Kalian bukan saingan, tapi bersaudara. Oleh kerena itu, saya minta agar anak-anakku ini saling menguatkan satu sama lain. Karena berhari-hari bersama,” ucap Bupati Fadia.
Menjelang Upacara Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang, bupati juga meminta kepada Paskibraka agar mengatur jam istirahat. “Istirahatnya harus cukup, minimal delapan jam. Stamina dijaga dan makannya dijaga, hatinya yang tenang” ujarnya berpesan.
Bupati juga meminta agar Paskibara tidak takut dan grogi ketika mengibarkan bendera merah-putih pada Upacara Hari Kemerdekaan RI ke-77 dan aubade nanti.
Bupati Fadia juga berpesan kepada anggota Cadangan Paskibraka agar mempersiapkan diri sebagaimana anggota Paskibraka inti. “Kalian semua harus bisa, baik angota inti maupun cadangan,” ujarnya.
Kegiatan dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Pekalongan, Asisten Administrasi Umum, Kepala Bakesbangpol, Kepala Dinporapar, pihak Polres Pekalongan, pelatih dan senior Paskibraka.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 9 Agustus 2022