KAJEN – Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan M. Yulian Akbar, S.Sos., M.Si mewakili Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) secara virtual di Ruang Rapat Bupati Pekalongan, Senin (5/9) siang.
Rapat dipimpin Mendagri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., dan membahas beberapa hal penting terkait pengalihan anggaran subsisi BBM menjadi penebalan jaring sosial tambahan sebesar 24,17 Triliun.
Bantuan sosial yang diberikan nantinya meliputi Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 12,40 Triliun dengan sasaran penerima sejumlah 20,65 Juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan indeks 150 ribu perbulan selama 4 bulan diberikan dua kali sebesar 300 ribu, Bantuan Subsidi Upah (BSU) 9,60 Triliun dengan sasaran 16 Juta dengan gaji maksimal 3,5 juta mendapatkan unit cost 600 ribu selama 1 bulan, serta penganggaran dukungan dari Pemerintah Daerah sebesar 2% dari Dana Transfer Umum (DTU) (DAU atau DBH) mulai bulan Oktober 2022 untuk program perlindungan sosial, penciptaan lapangan kerja, dan subsidi sektor transportasi.
Dalam rakor juga dibahas mengenai pendistribusian bantuan tersebut yang akan dilaksanakan pada rentang waktu September-Desember 2022 dan skema pengawasan dan pengamanan program yang berjalan. Selain itu juga, langkah-langkah pengendalian inflasi tingkat kab/kota, provinsi dan sampai ke pusat.
Rapat koordinasi yang digelar menghadirkan sejumlah Menteri dan Perwakilan dari kementerian dan lembaga terkait sebagai pemateri diantaranya Menteri Sosial Republik Indonesia Dr. (H.C.) Ir. Tri Rismaharini, M. T, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, Jaksa Agung Republik Indonesia Dr. ST. Burhanuddin, SH., MM., Menteri Ketenagakerjaan Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Muhammad Yusuf Ateh, serta Wakil menteri Keuangan RI, Prof. Suahasil Nazara, S.E., M.Sc., Ph.D.,
Sementara itu, rapat virtual di Ruang Rapat Bupati juga dihadiri oleh Kapolres Pekalongan AKBP DR. Arief Fajar Satria, S.H., S.I.K., M.H., PJs Pabung Kodim 0710 Pekalongan hadir Kapten Inf. Nurhan mewakili Dandim, perwakilan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, Perwakilan Bappeda, Perwakilan Disperindag, Perwakilan DKPP, dan Perwakilan Kamar Dagang Indonesia Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 8 September 2022
KAJEN – Istighotsah qubro dan haul akbar serta pengajian umum dalam rangka HUT RI ke-77 dan Hari Jadi ke-400 Kabupaten Pekalongan, di Halaman Pendopo Bupati Pekalongan, Jum’at (2/9) dihadiri ribuan jamaah.
Para jamaah antusias memgikuti kegiatan yang menghadirkan Ketua PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf sebagai penceramah. Kegiatan juga dihadiiri Sekjen PBNU KH Syaefullah Yusuf, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, Forkopimda Kabupaten Pekalongan, Sekda dan seluruh jajaran pegawai Pemkab Pekalongan, para ulama, kiai, para ustadz dan ustadzah, santri dan warga masyarakat Kabupaten Pekalongan.
KAJEN – Untuk meningkatkan kepastian hukum dan mewujudkan keadilan terkait pengadilan agama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dan Pengadilan Agama (PA) Kajen melakukan penandatanganan nota kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Sinegritas Layanan Hukum Kepada Masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk Mewujudkan Keadilan.
KAJEN – Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM menyambut Feni Nilasari, SH., MH., sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pekalongan baru menggantikan Kajari Kabupaten Pekalongan yang lama yakni Abun Hasbullah Syambas, SH., MH, Rabu (31/8) malam di Pendopo Bupati Pekalongan.
“Saya atas nama Bupati Pekalongan beserta mewakili Wakil Bupati Pekalongan dan juga Pemerintah Kabupaten Pekalongan mengucapkan selamat datang Ibu Feni Nilasari, SH., MH., sebagai Kajari yang baru,” ujar Bupati Fadia kepada Kajari Baru.
KAJEN – Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS/Bapak Asuh) Diharapkan dapat mengatasi stunting di Kabupaten Pekalongan.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE, MM mengukuhkan BAAS dalam kegiatan Gebyar Bangga Kencana yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-72 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400 dan bertempat di Halaman Kantor Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan Kecamatan Kajen, Senin (29/8).
“Kami bersalah melabeli Bupati Cup atas kegiatan ini tanpa seizin Ibu Bupati dan Pemkab Pekalongan,” ungkap Ketua Pengcab PBSI Nur Wahid dalam konferensi pers di Ruang Rapat Bupati Pekalongan, Senin (5/9).
Dia menjelaskan bahwa kegiatan murni diselenggarakan oleh PBSI Kabupaten Pekalongan. “Ibu Bupati sama sekali tidak mengetahui terkait kegiatan ini dan tidak terlibat langsung maupun tidak langsung terkait kegiatan ini,” ujarnya.
Kegiatan kata dia, bertujuan untuk untuk menggairahkan perbulutangkisan di Kabupaten Pekalongan sekaligus memeriahkan HUT RI ke-77 dan Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400.
Turnamen memberikan hadiah sebesar Rp 50 ribu kepada Juara 3 dan sempat viral karena orang tua sang atlet memposting di media sosial. “ Kami mengakui, dalam pemberian apresiasi kepada pemenang, sangatlah tidak pantas.Yang berakibat menyudutkan kredibilitas Kabupaten Pekalongan, khususnya Bupati Ibu fadia Arafiq SE MM,” ucap dia.
Oleh karena itu dia menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh jajaran Pemkab Pekalongan. “Dalam kesempatan ini dari lubuk hati yang paling dalam, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Ibu Bupati, Ibu Fadia Arafiq SE MM beserta seluruh keluarga besarnya, atas kebodohan saya dan panitia yang mengakibatkan situasi seperti ini,” ungkap dia.
Pihaknya juga memohon maaf kepada wakil bupati dan segenap unsur Forkopimda Kabupaten Pekalongan, atas kejdian tersebut. “Yang mengakibatkan terganggunya roda pemerintahan baik langsung maupun tidak langsung. Juga kepada Ketua KONI dan pengurusnya, karena kami tidak mampu menterjemahkan dengan benar semangat dan perubahan yang betul-betul baik yang dilakukan KONI termasuk terhadap bulu tangkis,” ujar dia.
Dia mengatakan, sejak viralnya pemberitaan, pihaknya kami telah melakukan koordinasi dan evaluasi dengan KONI dan PBSI Kabupaten Pekalongan serta silaturahmi ke rumah atlet pemenang Juara 3 Ketegori Tunggal Putra Usia Pra Dini yang mendapatkan hadiah Rp. 50 ribu. “Yaitu Ananda Osil. Dalam sialturahmi, kami sampaikan permohonan maaf atas kejadian ini khususnya dalam pemberian apresiasi yang tidak pantas. Paada akhirnya diterima dengan baik dan lapang dada dan saling memaaafkan dan tidak mempermasalahkan lagi,” kata dia.
Pada kesempatan ini dia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh atlet, orang tua atlet serta pelatih, serta seluruh awak media, pengelola sosial media, dan netizen
“Kami sampaikan terima kasih dan permohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian ini. Dengan pemberitaan ini, menjadikan koreksi terhadap kekurangan kami. Dan kami berjanji akan senantiasa berupaya untuk membenahi di setiap kegiatan ke depan, baik teknis pelaksanaan maupun apresiasi yang pantas demi kemajuan bulu tangjis di Kabupaten Pekalongan,” ucap dia.
Dia juga memohon dengan kerendahan hati, agar semua media dapat mengentikan pemberitaan terkait kejadian tersebut. “Kami mohon, semoga berkenan, baik di media cetak, online, sosial media, maupun media informasi lainnya. Kami merasa sangat bersalah kepada Ibu Bupati yang tidak tahu menahu tetapi mendapatkan akibat dari hal ini” ujarnya.
Konferensi Pers dihadiri Sekda Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si Asisten Administrasi Umum Anis Rosidi, S.Sos, M.Si, Kepala Dinporapar M. Bambang Irianto, S.Sos,M.Si, Kabag Prokompim R. Handy Artawan, S.Kep, MM, Ketua KONI Kabupaten Pekalongan, Suryan, orang tua atlet, dan para awak media.
Sekda Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, S.Sos, M.Si didampingi Asisten Administrasi Umum Anis Rosidi, S.Sos, M.Si, menyampaikan bahwa kejadian tersebut akam menjadi evaluasi pihaknya. “Ini menjadi evaluasi bersama seluruh kegiatan olahraga dengan kejadian viral terkait Bupati Cup. Saya minta Diporapar, ketika mengajukan, pihak lain mengajukan Bupati Cup, harus melalui proses yang benar. Harus ada SOP. Ini adalah evaluasi yang luar biasa bagi dunia olahraga Kabupaten Pekalongan. Khususnya Pencab PBSI. Kami akan koordinasi dengan Ketua KONI terkait peristiwa ini,” tutur Sekda.
Sekda mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu mengenai turnamen bulu tangkis yang mencatut Nama Bupati Cup sebagai penghargaannya. “Beliau tidak tahu dan kami juga tidak tahu, ternyata labelingnya Bupati Cup,” ungkap Akbar.
Dia mengatakan bahwa labeling Bupati Cup ada prosedurnya. “Mengajukan sebuah label kejuaraan Bupati Cup ada prosedurnya. Ini nanti kita tertibkan kembali. Jadi Top Kegiatannya harus ada, mulai secara teknis, termasuk jumlah hadiah sebagai bagian dari Pembinaan. Saya kira 50 ribu gak usah bicara Bupati Cup, level RT saja tidak sesuai,” ujar Sekda.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 7 September 2022
Kegiatan diawali dengan pembacaan tawasul yang dipimpin KH Muhtarom. Setelah itu, dilkukan istighotsah qubro dan do’a oleh KH Zuhdi Khariri. Kegiatan juga menampilkan grup sholawat dan rebana sebelum acara dimulai.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam sambutannya mengungkapkan perasaannya dalam kegiatan tersebut. “Malam ini saya senang sekali dapat bersilaturahmi dengan Bapak/Ibu semua, khususnya para kiai dan para ustadz,” ungkap bupati.
Dalam kesempatan tersebut, bupati melaporkan kepada Ketua PBNU bahwa pihaknya mengundang minimal 5 hingga 6 ustadz dari seluruh desa di Kabupaten Pekalongan yang jumlahnya 285 desa/kelurahan. “Ini agar kita bisa bersilaturahmi. Karena kita semua yang punya Kabupaten Pekalongan,” ujar bupati.
Kegiatan juga untuk mendoakan sesepuh Kabupaten Pekalongan. “400 Tahun kita merasakan nikmatnya hidup di Kabupaten Pekalongan. Ini tidak mungkin tidak ada jasa dari para sesepuh dan pejuang-pejuang kita. Oleh sebab itu, saya mintakan haul akbar, supaya kita mengenang jasa-jasa dan mendo’akan para kiai, para ulama, para pejuang dan pemimpin-pemimpin Kabupaten Pekalongan terdahulu,” ucap bupati.
Sememtara itu, KH Yahya Cholil Tsaquf dalam kesempatan tersebut menyampaikan ungkapan syukur karena bisa ikut mangayu bagyo (turut berbahagia dapat menghadiri) Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400 tahun.
Yahya Cholil Tsaquf saat memberikan mauidhoh khasanah (pesan-pesan yang baik-red), menyampaikan mengenai sejarah Nusantara.
Menurutnya, sejak peradaban Nusantara diIslamkan skitar 400 hingga 500 tahun lalu, barokah Allah turun tidak putus-putusnya. “Bangsa yang tumbuh di Tanah Wali Songo ini dari waktu ke waktu senantiasa tumbuh menjadi bangsa yang lebih baik, mendapati kehidupan yang lebih baik dari masa ke masa dan tidak pernah jatuh ke dalam kerusakan yang habis-habisan sebagaimana banyak dialami oleh bangsa-bangsa lainnya,” kata dia.
Dikatakan, bangsa ini mengalami sejumlah era, mulai era Majapahit, Mataram Islam, era Hindia Belanda, Era Kemerdekaan, Era Orde Baru hingga era Reformasi saat ini. Bangsa Indonesia menurutnya merupakan bangsa yang diberkahi Allah SWT. “Termasuk Kabupaten Pekalongan ini, in Sya Allah adalah kabupaten yang diberkahi Allah SWT,” ungkap Yahya diamini para jamaah.
Menurutnya, kenapa barokah Allah turun kepada Bangsa Indonesia, salah satunya adalah karena bangsa ini senantiasa menghormati para ulama.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Senin, 5 September 2022
Dokumen MoU ditanda tangani Ketua Pengadilan Agama Kajen Azimar Rusydi dan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, di Rumah Dinas Bupati Pekalongan, (2/9).
Bupati Fadia mengatakan bahwa pendatanganan dilakukan untuk mempererat kerja sama di antara kedua belah pihak, sekaligus untuk menjamin masyarakat Kabupaten Pekalongan mendapatan kejelasan hukum yang berada di bawah kewenangan Pengadilan Agama Kajen.
“Kami dari Pemerintah Kabupaten Pekalongan memikirkan bagaimana kerjasama dengan Pengadilan Agama Kajen dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat bisa mendapatkan kejelasan pelayanan hukum diantaranya terkait hak asuh anak, terkait pernikahan maupun yang lainnya,” tutur bupati.
Ketua Pengadilan Agama Kajen Azimar Rusydi mengungkapkan bahwa sejatinya kerja sama antara Pemkab Pekalongan sebenarnya sudah berjalan. “Namun secara tertulis kita mantapkan sehingga dengan penandatanganan MoU ini, kerjasama dan sinegritas antara Pengadilan Agama Kajen dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan akan semakin meningkat terutama pelayanan-pelayanan hukum yang berkaitan dengan kewenangan Pengadilan Agama yang sudah berjalan yaitu Sidang Terpadu,” ujarnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa pihaknya juga telah melakukan konsultasi dengan Pemkab Pekalongan terkait adanya dispensasi kawin dan isbat nikah.
“Kita juga akan bekerja sama dengan Kemenag. Itu sedang kita lakukan sehingga Insya Allah akan ditindaklanjuti oleh Pengadilan agama dengan Pemkab Pekalongan,” tandasnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 3 September 2022
Para petani tembakau yang menerima BLT hari ini yaitu dari Desa Curugmuncar, Desa Simego, Desa Songgodadi, Desa Tlogohendro dan Desa Telogo Pakis.
Bupati berharap bantuan yang disalurkan tersebut dapat membantu perekonomian para petani tembakau dan keluarganya, “Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat para perani agar lebih giat lagi untuk membangun dan mengembangkan usaha di sektor tembakau,” ujarnya.
Selain itu, bupati berharap ke depannya, bantuan tersebut dapat menjangkau lebih banyak petani tembakau di Kabupaten Pekalongan, “Perlu kita pikirkan agar bisa merambah lebih banyak bantuannya, agar yang masih belum mendapatkan bisa mendapatkan bantuan juga,” tutur bupati.
Menurut bupati, Pemkab Pekalongan juga perlu memikirkan bantuan dalam bentuk lainnya untuk mendukung keberlangsungan dan kemajuan usaha para petani tembakau, “Perlu dipikirkan untuk peralatan apa yang para petani ini perlukan, sarana dan prasarananya yang diperlukan apa. Kita bisa saling komunikasi supaya pemkab tau apa yang mereka butuhkan dan bantuan apa yang kiranya akan lebih bermanfaat untuk mereka,” kata bupati.
Sebelumnya Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pekalongan Yudi Himawan, ST.M.Sc.MT mengungkapkan bahwa BLT DBHCHT yang disalurkan hari itu merupakan bantuan tahap pertama yang dilaksanakan pada bulan Agustus 2022.
“BLT ini tiap bulan per orang mendapatkan 300 ribu rupiah per bulan selama 4 bulan. Penyaluran bantuan hari ini meupakan tahap pertama yakni untuk bulan Juli-Agustus 2022 sebesar 600 ribu rupiah. Tahap ke dua nanti akan kita salurkan di Bulan Oktober. Ini sesuai dengan juknis dari Provinsi,” terangnya.
Yudhi mengatakan, selain BLT DBHCT Kabupaten Pekalongan, buruh tani tembakau serta buruh pabrik rokok di Kabupaten Pekalongan juga menerima BLT DBHCHT Provinsi Jawa Tengah. Jumlah penerima BLT DBHCHT Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Pekalongan sebanyak 718 orang, “Ini terdiri dari 380 buruh tani tembakau, dan 338 buruh pabrik rokok yang sebagian besar berasal dari Kecamatan Petungkriyono. Para buruh pabrik rokok merupakan warga Kabupaten Pekalongan yang bekerja di beberapa pabrik rokok di Kota Pekalongan dan sekitarnya.,” ungkapnya.
Selain menyalurkan BLT kepada para petani tembakau, dalam kesempatan itu, bupati juga menyerahkan bantuan berupa sebuah kursi roda kepada penyandang disabilitas yang sumber dananya dari APBD Kabupaten Pekalongan.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 September 2022
Hal itu disampaikan Ketua Panitia HUT RI ke-77 dan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan ke-400, Wahyu Kuncoro, ST MT dalam Penutupan Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022, Selasa (30/8) malam.
Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022 resmi ditutup Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, SE, MM malam itu. Dalam sambutannya, bupati manyampaikan bahwa rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pekalongan sebelumnya sudah dimulai dengan ziarah ke Makam Pangeran Mandurorejo, Do’a Bersama Antar Umat Beragama, Kirab Budaya.
Bupati berharap, tahun depan lebih meriah. “Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, berkat doa seluruh masyarakat. In Sya Allah tahun 2023 nanti Alun-alun kita ini sudah jadi, sudah lebih bagus,” harap bupati.
Rangkaian Hari Jadi akan ditutup dengan istoghotsah, sholawat bersama dengan ustadz dan kiai di Kabupaten Pekalongan yang akan dihadiri Ketua PBNU pada 2 September mendatang. “Mudah-mudahan Allah memberikan kita kesuksesan, kelancaran dan kemajuan untuk membangun Kabupaten Pekalongan,” tutur bupati.
Kajen Expo diharapkan bisa membuat pelaku UMKM semangat untuk bangkit lagi dari Pandemi Covid-19. “Semangat semuanya untuk membangun ekonominya kembali,” ujar bupati.
Bupati juga mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba.
Bupati menyampaikan bahwa setiap Malam Minggu, digelar hiburan musik dengan tajuk “Panggung Apresiasi Seni Rakyat” atau disingkat PASER. “Supaya Kajennya rame, masyarakatnya terhibur dan ekonominya berjalan,” ungkap bupati.
Bupati juga mengatakan bahwa 17 September 2022 akan digelar Karnaval SCTV di Alun-alun Kajen yang menghadirkan 60 artis Ibu Kota. ”Mudah-mudahan Kajennya kondusif terus dan aman,” ucap bupati.
Penutupan Hybrid Expo Pekan Raya Kajen dibanjiri ribuan pengunjung. Wahyu Kuncoro menyampaikan selama 6 hari expo, jumlah pengunjung diperkirakan sekitar 77 ribu pengunjung.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Kamis, 1 September 2022
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan harapan bagi hubungan kerja sama antara Pemkab Pekalongan dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Pekalongan, “Semoga kerja sama yang selama ini terjalin dengan baik dapat diteruskan oleh Kajari yang baru. Kejaksaan dapat tetap menjadi mitra yang baik untuk Pemkab Pekalongan,” tuturnya.
Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan kepada kajari yang lama, “Terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan baik selama ini. Pak Abun ini orangnya baik, sangat ramah, dan bisa bekerja sama dengan baik. Semoga nantinya betah di tempat yang baru dan tidak melupakan Kabupaten Pekalongan,” ujarnya.
Sementara itu, Kajari Kabupaten Pekalongan yang lama Abun Hasbullah Syambas, SH., MH. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dia telah dilantik 8sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Papua Barat pada tanggal 23 Agustus 2022 dan telah melaksanakan serah terima jabatan di Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada 30 Agustus 2022.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Pekalongan, Wakil Bupati Pekalongan, unsur Forkopimda, Kepala OPD dan smeua pihak, atas kerja sama yang baik sehingga saya dapat menjalankan tugas dengan lancar selama 1 tahun 6 bulan ini saya menjabat sebagai Kajari, mudah-mudahan dapat ditingkatkan lagi oleh Kajari yang baru,” ujar Abun.
Kajari Kabupaten Pekalongan yang baru Feni Nilasari, SH., MH., mengungkapkan harapan agar selama menjalankan tugasnya di Kabupaten Pekalongan dapat berkolaborasi dengan Pemkab Pekalongan, “Dengan amanah yang diberikan oleh pimpinan kepada saya, saya berharap dapat berkolaborasi dengan Bupati, Wakil Bupati, Forkopimda, dan OPD di Kabupaten Pekalongan semuanya,” ujarnya.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Rabu, 31 Agustus 2022
Bupati berharap Program BAAS dapat efektif menyukseskan penurunan stunting di Kabupaten Pekalongan, “Mudah-mudahan dengan adanya Bapak Asuh ini dapat menurunkan stunting di Kabupaten Pekalongan, juga menurunkan kematian ibu dan anak serta mencegah anak yang masih muda untuk menikah muda,” tuturnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan bahwa Bapak Asuh berperan memantau anak-anak yang memang tidak berkecukupan gizi agar stunting menurun di Kabupaten Pekalongan.
Selain program BAAS, dalam kesempatan tersebut Bupati Fadia juga mengukuhkan Tim Percepatan Penurunan Stunting, serta me-launcing Sekolah Lansia, Sekolah Siaga Kependudukan dan Dapur Atasi Stunting Kabupaten Pekalongan.
Bupati berharap semua dapat bekerja optimal sesuai dengan peran dan fungsinya dalam upaya penurunan stunting, “Semua yang dikukuhkan hebat-hebat. Jika semuanya dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan baik, tingkat keberhasilannya akan tinggi,” ujarya.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah drg. Widwiiyono, M.Kes. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kasus stunting di Kabupaten Pekalongan telah turun drastis bahkan berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Tengah.
“Provinsi Jawa Tengah sudah berada di bawah rata-rata Nasional dan Kabupaten Pekalongan Alhamdulillah berkat kerja keras seluruh jajaran Pemkab Pekalongan sehingga stunting di Kabupaten Pekalongan bisa turun drastis,” ujarnya.
Widwiyono berharap pengukuhan yang telah dilaksanakan dapat ditindaklanjuti nantinya dengan melakukan upaya intervensi sehingga kasus stunting di Kabupaten pekalongan tidak hanya turun tetapi nantinya dapat mencapai Zero kasus.
Sementara itu, Kepala Dinas P3A dan PPKB Kabupaten Pekalongan dr. Eko Wigiantoro, M.Kes dalam laporannya menyampaikan kegiatan Gebyar Bangga Kencana untuk menyosialisasikan dan mengaktualisasikan program Bangga Kencana di tengah masyarakat.
“Tujuan yakni untuk meningkatkan capaian indikator Program Bangga Kencana yang mendukung paket kinerja piroritas pembangunan nasional.” Ungkap Eko.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Selasa, 30 Agustus 2022
Kegiatan diawali dengan pertunjukan Polisi Cilik Polres Pekalongan, dilanjutkan dengan pertunjukan dari Juara Umum PKS se-Kabupaten Pekalongan serta penampilan Tari Renggong Manis.
Pesta Kembang Api dan Pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Aditiya Sabda Anindita dari Doro, Kabupaten Pekalongan dengan lakon Pandowo Syukur berhasil menarik minat warga masyarakat untuk datang menyaksikan dan memadati halaman Pendopo Bupati dan Alun-alun Kajen. Terlebih lagi Pemkab juga menyediakan ribuan nasi megono, kopi serta camilan palawija rebus gratis untuk seluruh masyarakat.
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, SE., MM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara kembali digelar menyusul dengan redanya pandemi Covid-19 di Kabupaten Pekalongan, “Alhamdulillah setelah 2 tahun vakum ditiadakan karena pandemi yang melanda kita dapat kembali menyelenggarakan acara yang meriah seperti ini. Ini semua berkat kerja keras kita bersama-sama sehingga pandemi Covid-19 di daerah kita mulai reda dan membaik,” ujarnya.
Karenanya bupati berharap agar situasi yang kondusif dan aman yang telah tercipta selama ini dapat terus dijaga, “Kita harus tetap taat prokes, karena berbagai acara kami dari Pemkab akan memberikan kelonggaran. Tetapi masyarakat kami himbau harus tetap taat prokes,” katanya.
Lebih lanjut, Bupati mengatakan bahwa Hybrid Expo Pekan Raya Kajen 2022 akan berlangsung sejak tanggal 25-30 Agustus 2022, “Insya Allah nanti dihari terakhir juga akan ada pertunjukan dari artis ibu kota,” ungkap bupati Fadia.
Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Dra. HJ. Hindun MH. dalam sambutannya berharap agar Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun dapat dijadikan sebagai saat untuk melakukan introspeksi dan kembali mengulas perjalanan sejarah para pendahulu, “Ini perlu kita lakukan agar hal-hal baik dapat kita teruskan, dan yang tidak baik dapat kita buang. Sambil menggali hal-hal yang lebih baik lagi agar masyarakat kita semuanya sejahtera,” ujarnya.
Hindun mengatakan bahwa antusiasme seluruh masyarakat dalam menyambut dan ikut menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan merupakan suatu gambaran keberhasilan program-program pemerintah dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat seperti kesehatan dan pendidikan, “Ini tentu harus kita teruskan,”tuturnya.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Pekalongan selaku Ketua Panitia HUT Ke-77 Kemerdekaan RI dan Peringatan Hari Jadi Ke-400 Kabupaten Pekalongan Wahyu Koncoro, ST, MM melaporkan bahwa kegiatan malam resepsi merupakan acara puncak dari Rangkaian Peringatan Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun.
“Rangkaian Hari Jadi Ke-400 atau Ke-4 Abad bertema Pekalongan Setara Bangkit Maju Bersama. Dimana kegiatan pada hari ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan yang sudah ada. Pada tanggal 23 terlaksana ziarah ke Makam Mandurorejo Bupati Pekalongan yang pertama. kemudian dilanjutkan doa bersama antar umat beragama, dan tadi kita sudah melaksanakan Kirab Ageng yang dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-400,” terangnya.
Dalam kesempatan tersebut Wahyu juga menambahkan, bahwa Pemkab Pekalongan juga menggelar berbagai perlombaan dalam rangka memperingai Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Ke-400 Tahun.
Setelah resepsi dan membuka mengikuti acara resepsi, bupati dan tamu undangan yang hadir meninjau stand-stand Hybrid Expo Pekan Raya Kajen di Alun-alun Kajen.
Sumber : Prokompim Kab. Pekalongan
Sabtu, 27 Agustus 2022