Admin
Selasa, 14 Maret 2023


KAJEN - Pondok Pesantren merupakan salah satu elemen pendidikan agama yang sudah turun temurun ada sebagai salah satu lembaga mendidik masyarakat utamanya ilmu-ilmu keagamaan. Meski begitu, eksistensinya sampai saat ini masih terus ada dan banyak diminati masyarakat. Salah satu fungsi pendidikan di Pondok Pesantren diantarnya adalah pendidikan akhlak yang saat ini memang sangat dibutuhkan.
Hal itu disampaikan Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Kabupaten Pekalongan Wahyu Koncoro yang mewakili Bupati Pekalongan Fadia Arafiq saat memberikan sambutan pada acara Haflah Akhirusanah Ponpes Minhajul Atqiya, Desa Larikan Kecamatan Doro, Minggu (12/3/2023) malam.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan pegangan sosok tauladan dan membutuhkan guru yang mengajarkan mereka tentang pentingnya adab dari pada ilmu. “anak sekarang lebih pintar dari segi ilmu namun masih lemah dari bidang akhlak, untuk itu salah satu peran Ponpes adalah membentuk akhlak,” katanya.
Dirinya juga mengucapkan terimkasih kepada Ponpes Minhajul Atqiya yang turut berpartisipasi mendidik generasi muda yang berakhlakul karimah, hal itu selaras dengan tujuan Pemerintah daerah yakni membentuk masyarakat yang berakhlak.
Selain itu, Wahyu juga menyampaikan beberapa program pemerintah daerah atau visi-misi bupati dan wakil bupati diantaranya kesehatan gratis, pendidikan gratis dan pembangunan infrastruktur dengan slogan ‘dalane alus rejekine mulus’. “saat ini dampak infalsi akibat kenaikan BMM masih dirasakan oleh masyarakat, namun kami dari pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin untuk mengendalikan inflasi agar harga-harga kebutuhan pokok tidak semakin tinggi,” terangnya.