Admin
Senin, 8 Mei 2023


KAJEN - Angka Kematian Ibu dan Anak (AKI) di Kabupaten Pekalongan masih cukup tinggi hal itu dikarenakan masih banyak angka pernikahan dini di Kota Santri. Untuk itu Bupati Pekalongan Fadia Arafiq meminta kepada pengurus dan anggota Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Pekalongan untuk membantu pemerintah menekan AKI. Demikian disampaikan Bupati dalam sambutan pada acara Halal Bi Halal IPHI yang diselenggarakan di Pendopo Bupati Pekalongan, Jumat (5/5/2023).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua dekranasda Kabupaten Pekalongan sekaligus suami Bupati Pekalongan Mukhtharuddin Ashraff Abu, Asisten 1 Setda, perwakilan Polres Pekalongan, perwakilan kejaksanaan, kepala OPD, Kepala Pengadilan Agama, Kemenag, Baznas, MUI, FKUB, serta para anggota IPHI Kabupaten Pekalongan.
Dikatakan bupati, selain karena pernikahan dini, AKI juga banyak terjadi pada warga yang kurang mampu, sehingga mereka tidak mengecek kehamilan ke petugas kesehatan atau dokter, dan ketika melahirkan akhirnya ibu dan anaknya. “padahal di Kabupaten Pekalongan sudah ada program kesehatan gratis Cuma pakai KTP. Sehingga diharapkan masyarakat mau berobat dan IPHI bisa ikut mensosialisasikan program ini,” pintanya.
Pada momen lebaran ini, Fadia berharap masyarakat bisa memanfaatkan momen dengan baik, dengan saling memaafkan. “namannya manusia pasti ada salahnya, karena kalau lebaran kita tidak malu untuk meminta maaf dan lebih baik secara langsung tidak lewat pesan WA atau lainnya,” ucapnya.
Bupati meminta agar IPHI bisa tersosialisasi dengan baik di masyarakat, karena menurutnya sekitar 25 persen penduduk Kabupaten Pekalongan sudah berhaji sehingga seharusnya yang datang pada acara halal bi halal bisa lebih banyak.
“IPHI juga saya minta lebih aktif dalam membantu pemerintah. Salah satunya mensosialisasikan program pemerintah kepada masyarakat. Karena jika kita lihat ada banyak haji di setiap desa, bahkan disetiap RT dan RW ada yang sudah berhaji. Pemkab siap support kegiatan IPHI terutama yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu Ketua IPHI Kabupaten Pekalongan Susiyanto mengatakan kegiatan halal bi halal merupakan suatu momentum yang sangat baik untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan. “karena manusia tidak pernah sepi dari kesalahan dan kealpaan, marilah kita saling memaafkan,” ujarnya.
IPHI, lanjutnya, akan sengkuyung dan akan mendukung visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan. Dan mendoakan kepada bupati supaya diberi umur panjang dan kesehatan agar istiqomah dalam memimpin Kota Santri.
Dalam kesempatan tersebut, Susiyanto meminta kepada Pemkab untuk memperbaiki Kantor Sekretariat IPHI karena gedung tersebut masih milik pemerintah belum diserahkan ke IPHI. “IPHI punya rumah namun megah saat baru, karena gedung tersebut belum diserahkan kepada IPHI,” katanya.