Admin
Senin, 13 Maret 2023


KAJEN - Bupati Pekalongan Fadia Arafiq meminta kepada Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pekalongan untuk dapat menjaga persaudaraan dan mengayomi berbagai warna serta harus bisa menjadi panutan dan tokoh masyarakat yang baik.
Demikian dikatakan Bupati saat memberikan sambutan pada acara Pakisputih Bershalawat dalam rangka Harlah 1 Abad Nu yang dilakasanakan di Lapangan Pakisputih Kecamatan Kedungwuni, Sabtu (11/3/2023).
Menurutnya NU di Kabupaten Pekalongan merupakan organisasi keagamaan mayoritas, sehingga keberhasilan pembangunan di Kota Santri tidak lepas dari kontribusi orang-orang NU. “NU juga sampai saat ini bisa menjaga solidaritas dan bisa bekerjasama dengan baik dengan Pemnkab,” tuturnya.
Tak lupa Bupati Fadia mengucapkan selamat atas satu abad NU. “saya atas nama bupati dan juga sebagai warga nahdliyin mengucapkan selamat kepada seluruh warga NU karena NU sudah memasuki usia satu abad. Satu abad NU menjadi salah satu tiang keberhasilan Pemerintah Indonesia, NU ada dimana-mana,” ujarnya.
Bupati juga memberikan pesan terutama kepada para ibu-ibu Muslimat dan Fatayat untuk menjaga masa depan anak-anaknya terutama mencegah adanya pernikahan dini karena dapat meningkatkan resiko kematian ibu dan aank. “di Kabupaten Pekalongan, angka kematian ibu dan anak menempati peringkat nomor 2 tertinggi se Jawa Tengah, untuk itu saya berpesan kepada para ibu-ibu dan para tokoh NU agar memberikan masukan kepada anak-anaknya untuk bersekolah dulu dan menggapai cita-cita dulu dan jangan menikah jika belum cukup umur,” pintanya.